Anda di halaman 1dari 20

Pleura

M. Denny Arnoviandry 1010211145

Anatomi
Pleura merupakan lapisan pembungkus paru (pulmo) Dimana antara pleura yg membungkus pulmo dextra et sinistra dipisahkan oleh adanya mediastinum. Pleura dr interna ke eksterna terbagi atas 2 bagian :

Pleura Visceralis/ Pulmonis


Pleura yg langsung melekat pd permukaan pulmo.

Pleura Parietalis
Bagian pleura yg berbatasan dg dinding thorax.

Kedua lapisan pleura ini saling berhubungan pd hilus pulmonis sbg lig. Pulmonale (Pleura penghubung) . Diantara kedua lapisan pleura ini terdapat sebuah rongga yg disebut dgn cavum pleura. Dimana di dalam cavum pleura ini terdapat sedikit cairan pleura yg berfungsi agar tdk terjadi gesekan antar pleura ketika proses pernapasan.

Pleura parietal berdasarkan letaknya terbagi atas :


1. Cupula Pleura (Pleura Cervicalis)
Merupakan pleura parietalis yg terletak di atas costae I. Cupula pleura terletak setinggi 1-1,5 inchi di atas 1/3 medial os. Clavicula

2. Pleura Parietalis pars Costalis


Pleura yg menghadap ke permukaan dalam costae, cartilage costae, pinggir corpus vertebrae, dan permukaan belakang os. Sternum

3. Pleura Parietalis pars Diaphragmatica


Pleura yg menghadap ke diaphragm permukaan thoracal yg dipisakan oleh fascia endothoracica.
4. Pleura Parietalis pars Mediastinalis (Medialis) Pleura yg menghadap ke mediastinum / terletak di bagian medial dan membentuk bagian lateral dr mediastinum.

Vaskularisasi Pleura
Pleura parietal divaskularisasi oleh Aa. Intercostalis, a. mammaria interna, a. musculophrenica. Dan vena2 nya bermuara pd sistem vena dinding thorax. Sedangkan pleura visceralis nya mendapatkan vaskularisasi dr Aa. Bronchiales.

Innervasi Pleura
1. Pleura parietalis pars costalis diinnervasi oleh Nn. Intercostales. 2. Pleura parietalis pars mediastinalis diinnervasi oleh n. phrenicus 3. Pleura parietalis pars diaphragmatica bagian perifer diinnervasi oleh Nn. intercostales. Sedangkan 4. Pleura Parietalis pars Mediastinalis diinervasi oleh n. phrenicu 5. Pleura visceralis diinnervasi oleh serabut afferent otonom dr plexus pulmonalis.

Recessus Pleura
Recessus merupakan sebuah ruangan kosong yg akan terisi oleh paru saat inspirasi dalam dan akan menjadi tempat yg berisi cairan pada pasien dengan kasus efusi pleura. Terdapat 3 recessus, yaitu :
recessus costodiaphragmatica dextra et sinistra recesssus yg terletak diantara pleura parietalis pars costalis dan pleura parietalis pars diaphragmatica recessus costomediastinalis anterior dextra et sinistra recessus yg terletak di antara pleura parietalis pars costalis dan pleura parietalis pars mediastinalis di bagian ventral recessus costomediastinalis posterior dextra et sinistra recessus yg terletak di antara pleura parietalis pars costalis dan pleura parietalis pars mediastinalis di bagian dorsal.

Fisiologi pleura
Fungsi mekanis pleura adalah meneruskan tekanan negatif thoraks kedalam paru-paru, sehingga paru-paru yang elastis dapat mengembang. Tekanan pleura pada waktu istirahat (resting pressure) dalam posisi tiduran adalah -2 sampai -5 cmH2O; sedikit bertambah negatif di apex sewaktu posisi berdiri. Sewaktu inspirasi tekanan negatif meningkat menjadi -25 sampai 35 cmH2O.

Selain fungsi mekanis, seperti telah disinggung diatas, rongga pleura yang steril karena mesothelial bekerja melakukan fagositosis benda asing; dan cairan yang diproduksinya bertindak sebagai lubrikans (pelumas).

Dalam beberapa hal terdapat perbedaan antara kedua pleura : Pleura viseralis, bagian permukaan luarnya terdiri dari selapis sel mesotelial yang tipis (tebalnya tidak lebih dari 30 um). Diantara celahcelah sel ini terdapat beberapa sel limfosit. Dibawah selsel mesotellial ini terdapat endopleura yang berisi fibrosit dan histiosit

Seterusnya dinamakan lapisan tengah terdapat jaringan kolagen dan seratserat elastik. Pada lapisan terbawah terdapat jaringan interstitial subpleura yang sangat banyak mengandung pembuluh darah kapiler dari Arteri pulmonalis dan Arteri brakhialis serta pembuluh getah bening. Keseluruhan jaringan pleura viseral ini menempel dengan kuat pada jaringan parenkim paru.

Pleura parietalis, disini lapisan jaringan lebih tebal dan terdiri juga dari sel-sel mesotelial dan jaringan ikat (jaringan kolagen dan serat serat elastik). Dalam jaringan ikat ini terdapat pembuluh kapiler dari A. interkostalis dan A. mammaria interna, pembuluh getah bening dan banyak reseptor sarafsaraf sensoris yang peka terhadap rasa sakit.

Sistem persarafan ini berasal dari nervus interkostalis dinding dada dan alirannya sesuai dengan dermatom dada. Keseluruhan jaringan pleura parietalis ini menempel dengan mudah, tapi juga mudah dilepaskan dari dinding dada diatasnya

Cairan pleura
Cairan yang mengisi ruang antara lapisan pleura visceral dan pleura parietalis. cairan pleura serosa adalah cairan yang dihasilkan oleh pleurae normal. Sebagian besar cairan yang dihasilkan oleh sirkulasi parietalis (arteri interkostalis) melalui aliran massal dan diserap oleh sistem limfatik

Cairan rongga pleura sangat sedikit, sekitar 0.3 ml/kg, bersifat hipoonkotik dengan konsentrasi protein 1 g/dl. Gerakan pernapasan dan gravitasi kemungkinan besar ikut mengatur jumlah produksi dan reabsobsi cairan rongga pleura. Reabsobsi terjadi terutama pada pembuluh limfe pleura parietalis, dengan kecepatan 0.1 sampai 0.15 ml/kg/jam. Bila terjadi gangguan produksi dan reabsorbsi akan mengakibatkan terjadinya pleural effusion.