Anda di halaman 1dari 2

Laporan Kematian

Untuk berkas laporan kematian terdapat dua lembar, untuk lembar pertama terbagi menjadi tiga bagian, bagian pertama berisi : 1. Pada bagian pertama : a. Nama b. Unit c. Lantai d. Umur e. Ruang f. Kelas 2. Pada bagian kedua : a. Nama Lengkap b.Tanggal Lahir c. Jenis Kelamin d. Suku Bangsa e. Agama f. Tanggal Masuk g. Tanggal keluar h. Tanggal Meninggal i. Dokter 3. Pada bagian ketiga : a. Laporan (Dalam kolom Laporan yang mengisi adalah dokter) b. Diagnosis Dokter c. Sebab Kematian d. Pada Konvensi Kematian e. Pimpinan Konvensi Kematian f. Tanggal Kematian g. Tanda Tangan Dokter h. Nama Lengkap Dokter Untuk lembar kedua terbagi menjadi dua bagian : 1. Pada bagian pertama berisi : a. Nomer Rekam Medis b. Waktu Meninggal c. Tempat meninggal d. Rumah Sakit e. Di Kota f. Kabupaten g. Nomer Registrasi Pasien h. Nama i. Umur Saat Meninggal j. Alamat k. Kabupaten/kota l. Pekerjaan m. Bangsa n. Jenis kelamin 2. Pada bagian kedua berisi tentang Sebab Kematian : a. Berisi uraian tentang :Penyakit / kondisi yang menyebabkan kematian lalu diberi code ICD dan keterangan lamanya kira-kira sakit b. Penyakit Penyakit lain yang mempengaruhi Kematian tetapi tidak ada hubungannya dengan penyakit tersebut, lalu dberi code ICD dan diisi keterangan lama/ kira-kira sakit c. Final Ucod

d. Tanda Tangan Dokter e. Nama Dokter Dibalik lembar kedua terdapat catatan tentang aturan pengisian laporan kematian sebagai berikut : a. Formulir ini dipakai dirumah sakit untuk setiap peristiwa kematian dan kelahiran mati b. Beberapa petunjuk dalam mengisi formulir : 1. Untuk mengisi sebab sebab kematian jangan disebut caranya mati (mode of dying) seperti parlysis Cardis,cacheyia, dll. Tetapi agar disebut Penyakit, jelas atau komplikasi yang mengakibatkan kematian itu seperti occlusioarteria malnutrition. 2. Sedapat mungkin diagnosa diisi selengkap lengkapnya umpamanya : pneumonia laboris, malatia tertiana, desentri basili, neoplasma maligna coli dan jangan ditulis nomer klasifikasinya saja. 3. Untuk mengisi keterangan kematian karena rudapaksa : a. Jelaskan macam rudapaksa tersebut, apakah itu peristiwa bunuh diri, Pembunuhan atau kecelakaan. b. Mengenai bunuh diri dan pembunuhan jelaskan alat apa yang dipakai dan cara bagaimana dilakukannya. Contoh : Bunuh diri dengan terjun ke sungai,dipukul kepalanya dan sebagainya. c. Mengenai kecelakaan : Jelaskanlah kendaraan apa atau benda benda apakah yang tersangkut, sipakah penderita kecelakaan tersebut (penmpang mobil, petugas kreta api, orang jalan dan seagainya). Dan dalam hal kecelakaan alat pengangkutan,pula dimanakah terjadinya,(jalan umum, lingkungan rumah, perusahaan dan sebagainya). Contoh : orang berjalan ditabrak mobil di jalan umum. d. Setelah disebutkan cara terjadinya kecelakaan, masih perlu ditulis sifat jejas(kerusakan tubuh) sebagai akibat dari kecelakaan tersebut umpamanya : fraktur -fraktur pada tibia kanan dan calcenneus kanan dan sebagainya. 4. Dalam pengisian umur janin lahir mati jangan ditulis baru lahir tetapi dituis lahir mati. Karena perkataan baru lahir pada ruang umur dapat diartikan adanya kelahiran hidup. No.registrasi pasien......

Anda mungkin juga menyukai