SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI DAN REKAYASA PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK BANGUNAN KOMPETENSI KEAHLIAN : 1. TEKNIK KONSTRUKSI BAJA (001) 2. TEKNIK KONSTRUKSI KAYU (002) 3. TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON (003) 4. TEKNIK GAMBAR BANGUNAN (004) 5. TEKNIK FURNITUR (005)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menerapkan dasar-dasar gambar teknik KOMPETENSI DASAR 1.1 Menjelaskan dasar-dasar gambar teknik 1.2 Mengidentifikasi peralatan gambar teknik 1.3 Menggambar garis 1.4 Menggambar bentuk bidang dan bentuk tiga dimensi 1.5 Menggambar proyeksi benda 1.6 Menggambar dengan perangkat lunak (software) untuk gambar teknik. 2. Menerapkan ilmu statika dan tegangan 2.1 Menjelaskan besaran vektor, sistem satuan, dan hukum Newton 2.2 Menerapkan besaran vektor pada gaya, momen dan kopel 2.3 Membuat diagram gaya normal, momen gaya, kopel pada konstruksi bangunan
PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 1 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR 2.4 Menerapkan teori keseimbangan 2.5 Menerapkan teori tegangan pada konstruksi bangunan.

3. Mengidentifikasi ilmu bangunan gedung

3.1 Mendeskripsikan bagian-bagian bangunan gedung 3.2 Menjelaskan macam-macam pekerjaan batu bata 3.3 Menjelaskan dasar-dasar plambing 3.4 Menentukan jenis pondasi yang tepat untuk bangunan sesuai dengan jenis tanahnya 3.5 Menjelaskan macam-macam sambungan 3.6 Menerapkan macam-macam konstruksi pintu dan jendela.

4. Memahami bahan bangunan

4.1 Mendeskripsikan bahan bangunan kayu 4.2 Mendeskripsikan bahan bangunan batu dan beton 4.3 Mendeskripsikan bahan bangunan baja.

5. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) KOMPETENSI KEJURUAN

5.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) 5.2 Melaksanakan prosedur K3

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 2 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

1. Teknik Konstruksi Baja (001)
PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 3 Dari 129

2 Menjelaskan proses pengadaan material dan peralatan 4.1 Mengidentifikasi struktur konstruksi baja 3.5 Menggambar rencana struktur konstruksi baja dengan software.2 Merancang struktur konstruksi baja 2.2 Menjelaskan bagian-bagian konstruksi baja 1.4 Membuat perencanaan detail struktur pemikul momen biasa. terbatas dan khusus.4 Menjelaskan proses pendistribusian material dan peralatan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 Mendeskripsikan prinsip perencanaan struktur konstruksi baja 2. 3. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 4 Dari 129 . 4.3 Menjelaskan material konstruksi baja 2.1 Mengidentifikasi spesifikasi baja 4.3 Menjelaskan proses sistem penerimaan dan penyimpanan material dan peralatan 4.3 Membuat model struktur konstruksi baja 2. Menerapkan perencanaan struktur konstruksi baja 2.2 Membuat analisis struktur konstruksi baja secara Manual 3.3 Membuat analisis struktur konstruksi baja menggunakan sotware 3.1 Mendeskripsikan dasar-dasar bangunan gedung konstruksi baja 1. Mengelola material dan peralatan 4.4 Menggambar rencana struktur konstruksi baja secara manual 2. Menerapkan perencanaan analisis struktur konstruksi baja 3. Memahami dasar-dasar konstruksi baja KOMPETENSI DASAR 1.

Membuat konstruksi kuda-kuda 6.3 Membangun konstruksi baja pada pekerjaan bentangan/kolom.2 Merancang konstruksi baja pada pekerjaan pekerjaan bentangan/kolom 7.5 Mengoperasikan sistem pengelolaan material dan peralatan 5. 7.2 Merancang konstruksi baja pada pekerjaan konstruksi kudakuda 6. 6. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 5 Dari 129 .3 Menerapkan sistem sambungan pada konstruksi baja.3 Membangun konstruksi baja pada pekerjaan konstruksi kudakuda.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan konstruksi kuda-kuda 6.1 Menjelaskan macam-macam sambungan konstruksi baja 5. Melakukan pekerjaan bentangan/kolom pada konstruksi baja 7.2 Merancang sistem sambungan konstruksi baja 5.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 4.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pekerjaan bentangan/kolom 7. Membuat sambungan pada pekerjaan konstruksi baja 5.

9. 10. Melakukan perakitan/ fabrikasi pekerjaan konstruksi baja KOMPETENSI DASAR 8.3 Mengkreasikan pelapisan permukanan konstruksi baja dengan sistem pelapisan galvanis.1 Menjelaskan prinsip-prinsip sistem pemeliharaan dan perbaikan pekerjaan konstruksi baja 10. 9. Memahami sistem pemeriksaan dan perbaikan pada pekerjaan konstruksi baja 10.1 Menjelaskan prinsip-prinsip pelapisan permukaan 9.3 Melaksanakan pekerjaan pengelasan dan sambungan baut mur 8.3 Mengidentifikasi kondisi konstruksi baja 10.1 Mengidentifikasi persiapan pekerjaan fabrikasi 8.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 8.5 Memperbaiki pekerjaan dengan pengecatan ulang.4 Melaksanakan pekerjaan perakitan konstruksi.2 Menginterprestasi gambar rencana dan spesifikasi teknis 8. Menggunakan pelapisan permukaan pada konstruksi baja.2 Menjelaskan cara penggantian elemen struktur konstruksi baja 10.2 Membuat pekerjaan shotblast painting pada konstruksi baja 9. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 6 Dari 129 .4 Memperbaiki elemen struktur 10.

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 7 Dari 129 .3 Membangun sistem pemasangan pada pekerjaan portal struktur baja.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 11. Membuat portal baja KOMPETENSI DASAR 11.5 Menjelaskan cara mengawasi pekerjaan finishing 12.6 Menjelaskan cara mengawasi pekerjaan pembuatan as built drawing.1 Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan portal baja 11. 12.3 Menjelaskan cara mengawasi pekerjaan pengukuran dan fabrikasi komponen 12.1 Mengidentifikasi persiapan pengawasan pekerjaan kontraktor 12.2 Menjelaskan cara mengawasi pengadaan material dan peralatan 12. Memahami proses pengawasan pada pemasangan rangka atap baja 12.4 Menjelaskan cara mengawasi perakitan/assembling komponen baja 12.2 Merancang sistem pemasangan portal baja 11.

1 Menjelaskan cara menyusun anggaran biaya 14.2 Melaksanakan survei dan pengukuran fisik bangunan 13.4 Menggambar denah. 2.3 Mengolah data teknik bangunan 13. Teknik Konstruksi Kayu (002) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 8 Dari 129 .3 Menyusun estimasi biaya.2 Menyusun spesifikasi teknis 14. atap dan kolom 13.5 Menggambar rencana pondasi.7 Menggambar instalasi utilitas dan mekanikal elektrikal yang berhubungan dengan konstruksi.6 Menggambar detail struktur 13. Menyusun anggaran biaya pekerjaan konstruksi baja 14. Merancang as built drawing KOMPETENSI DASAR 13.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 13. 14. tampak dan potongan memanjang dan melintang bangunan 13.1 Mendeskripsikan prinsip-prinsip perancangan as built drawing 13.

2 Melukis pembuatan sambungan dan hubungan kayu 4.3 Membuat gambar kerja 2.3 Memotong dan membelah kayu PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 9 Dari 129 .1 Menjelaskan prosedur pembuatan gambar kerja dan daftar komponen 2.4 Membuat daftar komponen dan gambar detail sambungan 2. Membuat sambungan dan hubungan kayu 4. 2.1 Mendeskripsikan pembuatan sambungan dan hubungan kayu 4. Merencanakan pekerjaan konstruksi kayu KOMPETENSI DASAR 1.2 Memperkirakan kuantitas kebutuhan bahan konstruksi kayu 2.2 Mengidentifikasikan persyaratan kerja konstruksi kayu 1.4 Merencanakan proses pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. 3. Membuat gambar kerja dan daftar komponen pekerjaan konstruksi kayu 2.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 Mendeskripsikan prosedur penyusunan rencana pekerjaan konstruksi kayu 1.3 Melaksanakan pengukuran dan perhitungan bahan secara sederhana.3 Menentukan peralatan dan perlengkapan kerja konstruksi kayu 1.1 Mendeskripsikan pengukuran dan perhitungan bahan konstruksi kayu 2. Menghitung kebutuhan bahan pekerjaan konstruksi kayu 2.5 Memeriksa gambar kerja (shop drawing).2 Melaksanakan pekerjaan persiapan 2. 4.

Menggunakan peralatan tangan dan listrik 6.1 Mendeskripsikan peralatan mesin tetap pekerjaan konstruksi kayu 7.1 Mengidentifikasi peralatan tangan dan listrik pekerjaan konstruksi kayu 6.2 Mengoperasikan peralatan tangan dan listrik pekerjaan konstruksi kayu 6.7 Merakit sambungan dan hubungan kayu. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 10 Dari 129 .4 Melaksanakan pembubutan kayu.1 Mendeskripsikan bentuk-bentuk komponen pekerjaan kayu 5.2 Membuat profil kayu 5.6 Membuat hubungan kayu 4.3 Merawat peralatan mesin tetap pekerjaan kayu.3 Merawat peralatan tangan dan listrik pekerjaan kayu. 6. 5.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 4. Menggunakan peralatan mesin tetap (statis) 7. 7.5 Membuat sambungan kayu 4. Membuat bentuk komponen pekerjaan kayu 5.3 Membuat sponning konstruksi kayu 5.2 Mengoperasikan peralatan mesin tetap pekerjaan konstruksi kayu 7.4 Mengetam kayu KOMPETENSI DASAR 4.

Membuat kusen.3 Membuat bagian-bagian komponen perancah kayu 10.3 Membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu 9.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan perancah kayu 10. daun pintu dan jendela kayu 8.3 Membuat bagian-bagian komponen kusen.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan merakit kuda-kuda kayu 9. daun pintu dan jendela kayu 8. daun pintu dan jendela kayu KOMPETENSI DASAR 8.1 Menjelaskan prosedur perakitan kusen.1 Menjelaskan prosedur pemasangan perancah kayu 10. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 11 Dari 129 .4 Memasang bagian-bagian komponen perancah kayu.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan merakit kusen. Membuat kuda-kuda kayu 9. 9. daun pintu dan jendela kayu.4 Merakit bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 8.4 Merakit bagian-bagian komponen kusen.1 Menjelaskan prosedur perakitan kuda-kuda kayu 9. daun pintu dan jendela kayu 8. Memasang perancah kayu 10. 10.

12.3 Membuat bagian-bagian komponen rangka dan penutup lantai kayu dari bahan papan dan parket 12.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 11. Memasang rangka dan penutup lantai kayu 12. balok. 13.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan rangka dan penutup dinding dari kayu dan partisi 13. dan pelat lantai 11. Memasang rangka dan penutup dinding dari kayu dan partisi 13. dan pelat lantai 11. dan pelat lantai. balok.3 Membuat bagian-bagian komponen bekisting kayu untuk kolom. balok. dan pelat lantai 11.1 Menjelaskan prosedur pemasangan bekisting kayu untuk kolom.4 Memasang bagian-bagian komponen bekisting kayu untuk kolom. balok.3 Membuat bagian-bagian komponen rangka dan penutup PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 12 Dari 129 .1 Menjelaskan prosedur pemasangan rangka dan penutup lantai kayu 12.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan rangka dan penutup lantai kayu 12.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan bekisting untuk kolom. Memasang bekisting kayu KOMPETENSI DASAR 11.1 Menjelaskan prosedur pemasangan rangka dan penutup dinding dari kayu dan partisi 13.4 Memasang bagian-bagian komponen rangka dan penutup lantai kayu.

2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan kaca pada kusen/daun pintu/jendela kayu 16.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan kusen kayu pada bangunan 14.1 Menjelaskan prosedur pemasangan kaca pada kusen/daun pintu/jendela kayu 16. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 13 Dari 129 .3 Memasang engsel dan daun pintu/ jendela pada kusen 15. Memasang kusen kayu pada bangunan 14. 16.4 Memasang kusen pada bukaan dinding yang sudah ada.1 Menjelaskan prosedur pemasangan kusen kayu pada bangunan 14. 15. 14. Memasang daun pintu/ jendela pada kusen kayu 15.1 Menjelaskan prosedur pemasangan daun pintu/jendela pada kusen kayu 15. Memasang kaca pada kusen/daun pintu/jendela Kayu 16.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR dinding dari kayu dan partisi 13.3 Memotong kaca dengan lurus sesuai ukuran.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan daun pintu/jendela pada kusen kayu 15.4 Memasang bagian-bagian komponen rangka dan penutup dinding dari kayu dan partisi.3 Memasang kusen pada konstruksi dinding yang sedang di bangun 14.4 Memasang hardware pada daun pintu/jendela.

2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan rangka dan penutup plafon 18. 17.4 Memasang bagian-bagian komponen tangga kayu dan railing kayu 18.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan tangga kayu dan railing kayu 17. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 14 Dari 129 .4 Memasang kaca pada bagian yang telah ditentukan 16.1 Menjelaskan prosedur pemasangan tangga kayu dan railing kayu 17.3 Membuat bagian-bagian komponen rangka dan penutup plafon 18. Memasang tangga kayu dan railing kayu 17.5 Memasang lis kayu pada kusen/daun pintu/jendela kayu.3 Membuat bagian-bagian komponen tangga kayu dan railing kayu 17.4 Memasang bagian-bagian komponen rangka dan penutup plafon.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 16.Memasang rangka dan penutup plafon 18.1 Menjelaskan prosedur pemasangan rangka dan penutup plafon 18. .

3 Melaksanakan pekerjaan mengecat 20.1 Menjelaskan prosedur dan teknik pekerjaan finishing konstruksi kayu 20. Melaksanakan pekerjaan finishing konstruksi kayu 20. Menghitung konstruksi sederhana KOMPETENSI DASAR 1.1 Menjelaskan prosedur pemasangan rangka atap sistem portal sederhana dan sistem kuda-kuda 19. 3. 20.3 Membuat bagian-bagian komponen rangka atap sistem portal sederhana dan sistem kuda-kuda 19.2 Merencanakan kebutuhan bahan finishing kayu 20. Memasang rangka atap sistem portal sederhana dan sistem kuda-kuda KOMPETENSI DASAR 19. Teknik Konstruksi Batu dan Beton (003) STANDAR KOMPETENSI 1.1 Menghitung konstruksi gedung sederhana 1.2 Menghitung konstruksi bangunan air sederhana PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 15 Dari 129 .4 Melaksanakan pekerjaan politur 20.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 19.2 Melaksanakan pekerjaan persiapan pemasangan rangka atap sistem portal sederhana dan sistem kuda-kuda 19.4 Memasang bagian-bagian komponen rangka atap sistem portal sederhana dan sistem kuda-kuda.6 Melaksanakan pekerjaan vernis.5 Melaksanakan pekerjaan melamin 20.

4. Menggunakan peralatan tangan dan mekanik listrik pada konstruksi batu dan beton 4.3 Menghitung konstruksi jembatan sederhana 1.4 Menghitung konstruksi jalan sederhana. bangunan air. Menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) konstruksi 3.3 Menggambar konstruksi beton pada kontruksi gedung.5 Membuat gambar kerja konstruksi gedung. jalan dan jembatan 2. jalan dan jembatan 4.1 Menentukan peralatan tangan dan mekanik/listrik pekerjaan kontruksi gedung.2 Menggambar dasar-dasar gambar teknik 2. jalan dan jembatan. Membuat gambar pelaksanaan konstruksi 2.3 Menghitung RAB kontruksi gedung.1 Mengindentifikasi jenis bahan konstruksi 3. bangunan air.4 Menggambar pasangan batu pada konstruksi gedung.1 Mengindentifikasi simbol gambar konstruksi batu dan beton 2.2 Melakukan analisa satuan bahan dan upah kerja 3. 2. jalan dan jembatan 2. bangunan air. jalan dan jembatan 3. bangunan air. jalan dan jembatan PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 16 Dari 129 .bangunan air.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 Menggunakan peralatan tangan dan mekanik/listrik pekerjaan konstruksi gedung. bangunan air.

jalan dan jembatan. bangunan air. jalan dan jembatan.4 Melaksanakan leveling pada pekerjaan konstruksi gedung. 7.3 Membuat laporan pekerjaan pada kontruksi gedung.2 Membuat jadwal pengelolaan material.2 Melaksanakan pengukuran pekerjaan konstruksi gedung.1 Mendeskripsikan unsur-unsur pengelolaan pekerjaan konstruksi 5. bangunan air. kelecakan beton. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 17 Dari 129 . Melaksanakan pengukuran konstruksi 7. jalan dan jembatan 7.bangunan air.2 Memeriksa bahan bangunan di lapangan 6. bangunan air.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 5.3 Memasang papan duga (bauwplank) pekerjaan pada pekerjaan konstruksi gedung. Mengelola pekerjaan konstruksi KOMPETENSI DASAR 5.1 Mendeskripsikan prosedur pemeriksaan bahan bangunan 6. peralatan dan waktu pekerjaan konstruksi gedung. jalan dan jembatan 7. 6.1 Mengidentifikasi peralatan pengukuran dan leveling 7.3 Membuat benda uji di lapangan untuk uji kekuatan. bangunan air. tenaga kerja. jalan dan jembatan 5. Melaksanakan pemeriksaan bahan bangunan 6.

jalan dan jembatan 8.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 8. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 18 Dari 129 .1 Mengindentifikasi peralatan pekerjaan tulangan/pembesian 10. Melaksanakan pekerjaan scafolding 9. bangunan air. bangunan air. bangunan air.1 Menjelaskan penggunaan scafolding 9.3 Memasang perancah pada pekerjaan kontruksi gedung. bangunan air.2 Memasang scafolding untuk pekerjaan kontruksi gedung. 9. jalan dan jembatan. jalan dan jembatan. Melaksanakan pengecoran beton 11. 10.1 Merancang campuran beton 11. tulangan penyangga) 10.3 Memasang tulangan/pembesian pada pekerjaan kontruksi gedung.1 Menjelaskan penggunaan perancah 8. jalan dan jembatan. jalan dan jembatan.2 Memasang papan duga perancah pada pekerjaan kontruksi gedung.2 Melaksakan pekerjaan persiapan pemasangan tulangan (beton decking. 11.2 Membuat adukan beton segar 11. bangunan air. Melaksanakan pekerjaan perancah KOMPETENSI DASAR 8.3 Melakukan pengecoran beton untuk pekerjaan kontruksi gedung. Melaksanakan pekerjaan pembesian 10.

3 Melaksanakan pasang batu/stone (rubble) mason 12.5 Melaksanakan pasang keramik (lantai dan dinding) 12.3 Melakukan pengecoran beton pracetak 13.2 Melaksanakan pasang bata/dinding/ bricklayer/bricklaying 12.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 12.5 Memasang detail sambungan beton pracetak pada pekerjaan konstruksi gedung. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 19 Dari 129 . Melaksanakan pekerjaan beton pracetak 13.7 Melaksanakan pengecatan bangunan. jalan dan jembatan 13.4 Melaksanakan plesteran/plasterer/solid plasterer 12. 13. Melaksanakan pekerjaan finishing bangunan KOMPETENSI DASAR 12.1 Mendeskripsikan pekerjaan finishing 12.2 Membuat cetakan beton pracetak 13. bangunan air. jalan dan jembatan.4 Memasang beton pracetak pada pekerjaan konstruksi gedung.6 Melaksanakan pasang lantai tegel. dan marmer 12.1 Mendeskripsikan beton pracetak 13. bangunan air. ubin.

4 Mengatur tata letak gambar manual 1.2 Membuat gambar catatan dan legenda umum 1. Teknik Gambar Bangunan (004) STANDAR KOMPETENSI 1.5 Melaksanakan pekerjaan pengaspalan jalan. Melaksanakan pekerjaan jalan KOMPETENSI DASAR 14.2 Mengidentifikasi lapisan perkerasan jalan 14.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 14.3 Melaksanakan pemadatan jalan 14.4 Mengidentifikasi jenis pengaspalan jalan 14.5 Membuat format lembaran gambar. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 20 Dari 129 .3 Menggambar lembar halaman muka dan informasinya 1. 4.1 Mendeskripsikan pekerjaan jalan 14. Mengatur tata letak gambar manual KOMPETENSI DASAR 1.1 Membuat daftar gambar 1.

Menggambar konstruksi lantai dan dinding PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON 5.3 Menggambar denah perletakkan kolom struktur gedung beton bertulang 3.6 Mencetak gambar dengan perangkat lunak.2 Merancang rencana kolom struktur gedung beton bertulang 3. Membuat gambar rencana balok beton bertulang 4. Menggambar dengan perangkat lunak KOMPETENSI DASAR 2.4 Menggambar tulangan kolom struktur gedung beton bertulang 3. Membuat gambar rencana kolom beton bertulang 3.1 Mendeskripsikan perangkat lunak menggambar bangun 2.1 Mendeskripsikan konstruksi dinding dan lantai bangunan SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 21 Dari 129 .3 Menggambar denah rencana pembalokan lantai dan peletakannya 4.4 Menggambar detail penulangan balok 4.5 Membuat daftar tulangan kolom struktur gedung beton bertulang pada gambar.4 Membuat restore data level 1 2.2 Mengatur tata letak gambar pada model space dengan perangkat lunak 2.1 Mendeskripsikan kolom struktur gedung beton bertulang 3.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 2.5 Membuat daftar tulangan balok beton bertulang pada gambar. 4.1 Mendeskripsikan balok beton bertulang 4. 5.2 Merancang rencana balok beton bertulang 4. 3.3 Membuat back-up data level 1 2.5 Menggambar dengan perangkat lunak 2.

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI bangunan KOMPETENSI DASAR 5.5 Menggambar konstruksi penutup dinding dan kolom 5.3 Menggambar denah rencana penulangan dinding penahan 6.4 Menggambar detail penulangan dinding penahan 6.1 Mendeskripsikan jenis kusen.2 Menggambar konstruksi lantai 5. pintu dan jendela 7. pintu dan jendela kayu 7. 6.2 Memilih jenis kusen.2 Merancang denah rencana penulangan plat lantai 8.4 Menggambar konstruksi bata dan batako 5.1 Mendeskripsikan rencana plat lantai 8.5 Menggambar detail potongan dan sambungan.4 Menggambar rencana kusen.3 Menggambar modifikasi pola lantai 5. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 22 Dari 129 .1 Menjelaskan prinsip-prinsip rencana dinding penahan 6.5 Membuat daftar tulangan pada gambar.3 Menggambar denah rencana penulangan plat lantai 8. Menggambar rencana dinding penahan 6. pintu dan jendela kayu 7. Menggambar rencana plat lantai 8. 8. pintu dan jendela kayu 7.daun pintu dan jendela aluminium 7.3 Menggambar rencana kusen.5 Membuat daftar tulangan dinding penahan pada gambar. 7. Menggambar konstruksi kusen.6 Menggambar finishing dinding dan kolom.4 Menggambar detail penulangan plat lantai 8.2 Merancang denah rencana penulangan dinding penahan 6.

4 Menggambar rencana titik lampu di langit-langit.3 Menggambar detail konstruksi langit-langit 10.Menggambar konstruksi atap 11.1 Menjelaskan konstruksi atap 11. 10.2 Merancang konstruksi tangga 9. 11.1 Mendskripsikan konstruksi langit-langit 10.3 Menggambar konstruksi tangga beton 9.2 Merancang konstruksi rangka atap 11.Menggambar konstruksi langit-langit 10.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 9.4 Menggambar konstruksi tangga dan railling kayu 9.1 Mendeskripsikan konstruksi tangga 9.3 Menggambar detail potongan kuda-kuda dan setengah kudakuda 11.5 Menggambar konstruksi penutup atap 11. Menggambar konstruksi tangga KOMPETENSI DASAR 9.4 Menggambar detail sambungan 11.2 Menggambar pola langit-langit 10.5 Menggambar konstruksi tangga dan railling besi/baja 9. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 23 Dari 129 .6 Menggambar bentuk-bentuk struktur tangga.6 Menggambar konstruksi talang horisontal.

5 Menggambar lay out dekorasi interior rumah tingal. perkantoran dan ruang publik.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 12.6 Mengkomunikasikan secara visual hasil gambar dekorasi interior rumah tinggal.4 Menggambar drainase gedung.2 Menggambar elemen dekorasi interior rumah tingal. perkantoran dan ruang publik 14.2 Mengambar instalasi listrik 12. dan ruang publik 14.3 Membaca gambar lay out dekorasi interior dan eksterior 13.1 Menentukan elemen dekorasi interior rumah tinggal. perkantoran dan ruang publik 14. 14. estetika. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 24 Dari 129 .3 Memilih warna elemen ruang dan elemen dekorasi interior rumah tinggal. perkantoran dan ruang publik 14. dan eksterior 13.Menggambar lay out dekorasi interior dan eksterior 13.Menggambar utilitas gedung KOMPETENSI DASAR 12. 13.1 Mendiskripkan utilitas bangunan 12.4 Mengidentifikasi luas dan kebutuhan ruang masing-masing elemen dekorasi interior rumah tinggal.4 Mendiskripsikan fungsi.Menggambar dekorasi interior rumah tinggal. perkantoran dan ruang publik 14. dekorasi interior.2 Mendiskripsikan ruang. perkantoran dan ruang publik. suasana. harmoni interior dan eksterior. dekorasi interior dan eksterior 13.3 Menggambar instalasi plambing 12. 14. perkantoran.1 Mengidentifikasai elemen ruang.

17.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan desain interior Menjelaskan konsep dan gaya interior bangunan Menentukan komposisi bentuk interior bangunan Membuat desain interior pada ruang.4 Mendeskripsikan desain eksterior Menjelaskan konsep dan gaya eksterior bangunan Menentukan komposisi bentuk eksterior bangunan Membuat desain eksterior pada ruang.3 Menentukan pencahayaan buatan interior dan eksterior bangunan 16.2 15.3 15.5 Menggambar desain taman sebagai pendukung eskterior bangunan.4 Menentukan ornamen interior dan eskterior bangunan 16.1 Menentukan ukuran skala manusia desain interior dan eksterior dan eksterior bangunan bangunan 16.2 Mengaplikasikan material interior dan eskterior bangunan 16.2 17.Menerapkan desain eksterior bangunan 17. 16.Menerapkan desain interior bangunan 15.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 15.Menentukan unsur penunjang desain interior 16.1 15.1 17. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 25 Dari 129 .3 17.

2 Melaksanakan proses pekerjaan dasar pekerjaan furnitur/cabinet making.2 Mendeskripsikan finishing material interior dan eksterior bangunan 19.Menerapkan material finishing bangunan KOMPETENSI DASAR 18. Teknik Furnitur (005) STANDAR KOMPETENSI 1. 19.1 19.1 Menjelaskan proses pelaksanaan pekerjaan dasar-dasar furnitur/cabinet making 1. 2. Memahami dasar furnitur/ cabinet making 2.1 Mendeskripsikan material finishing bangunan 18.2 19.3 19.3 Mengidentifikasi tipikal dan jenis furnitur.1 Mendeskripsikan dasar-dasar furnitur/cabinet making 2.2 Mendeskripsikan bahan furnitur 2.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 18. Menerapkan pekerjaan dasar-dasar furnitur/cabinet making KOMPETENSI DASAR 1.4 Mendeskripsikan macam-macam partisi ruang Mendeskripsikan bentuk/model partisi ruang Menentukan penggunaan bahan dan bentuk/model partisi ruang Menggambar konstruksi partisi ruang.Merancang partisi ruang 5. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 26 Dari 129 .

7 Membuat hubungan kayu 4.2 Mendeskripsikan persyaratan kerja 5. 5. Memilih bahan furnitur/ mebel kayu KOMPETENSI DASAR 3.4 Memilih peralatan dan perlengkapan kerja. 4.1 Menjelaskan prosedur pemilihan bahan konstruksi kayu 3.2 Melaksanakan pengukuran dan perhitungan bahan secara SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 27 Dari 129 .4 Membelah kayu 4. penyimpanan.1 Menjelaskan pengukuran dan perhitungan bahan 6.6 Membuat sambungan kayu 4.4 Melakukan penerimaan. Menghitung kebutuhan bahan pekerjaan mebel kayu PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON 6.2 Memesan bahan dan perlengkapan furnitur 3.8 Merakit sambungan dan hubungan kayu. penyaluran bahan dan perlengkapannya.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI 3.2 Melukis pekerjaan kayu 4.3 Merencanakan proses pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan 5.1 Menjelaskan pembuatan sambungan dan hubungan kayu 4. Merencanakan pekerjaan mebel kayu 5. 6.5 Mengetam kayu 4.1 Mendeskripsikan penyusunan rencana pekerjaan 5.3 Mengendalikan kualitas bahan 3.3 Memotong kayu 4. Membuat sambungan dan hubungan kayu untuk pekerjaan mebel/furnitur 4.

Membuat gambar kerja dan daftar komponen pekerjaan mebel kayu 8.4 Merakit (installing) komponen mebel.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI sederhana KOMPETENSI DASAR 6.1 Menjelaskan persiapan pekerjaan finishing SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 28 Dari 129 . 10.3 Merawat peralatan mesin tetap pekerjaan kayu. Membuat bentuk komponen pekerjaan mebel 7.3 Membuat daftar komponen dan gambar detail sambungan 8.1 Mendeskripsikan bentuk-bentuk komponen pekerjaan kayu kayu 7.2 Menggunakan peralatan mesin tetap pekerjaan mebel kayu 10.1 Menjelaskan peralatan mesin tetap pekerjaan mebel kayu 10.4 Memeriksa gambar kerja (shop drawing).8 Merawat peralatan tangan dan listrik pekerjaan mebel kayu.1 Menjelaskan prosedur pembuatan gambar kerja dan daftar komponen 8.2 Membuat komponen mebel/profil kayu 7.3 Menghitung kuantitas kebutuhan bahan.Merencanakan persiapan pekerjaan finishing PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON 11.7 Menggunakan peralatan tangan dan listrik pekerjaan mebel kayu 9. 11. Menggunakan peralatan tangan dan listrik 9. 8. 9.2 Membuat gambar kerja/set out 8.Menggunakan peralatan mesin tetap/statis 10.3 Melaksanakan pembubutan kayu 7. 7.6 Menjelaskan peralatan tangan dan listrik pekerjaan mebel kayu 9.

4 Merakit komponen dan sambungan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 11.3 Mengukir bentuk rumit.3 Membuat komponen konstruksi 12.1 Menjelaskan unit-unit lemari tanam 13.1 Mendeskripsikan pekerjaan finishing 17.Membuat pola untuk pekerjaan ukir 15.2 Melaksanakan menyetel unit-unit lemari tamu.1 Menjelaskan komponen dan detail sambungan 12.Melaksanakan pekejaan finishing 17.3 Melakukan finishing dengan teknik semprot PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 29 Dari 129 .Membuat komponen dan detail sambungan bentuk rumit 12. 13. 15.2 Melakukan finishing dengan teknik oles 17.2 Menjelaskan teknik perakitan mebel dan asesoris.2 Menggunakan material untuk persiapan permukaan.1 Mendeskripsikan pengukiran 16.1 Menjelaskan cara pembuatan pola pekerjaan ukir 15. 12.2 Mengukir bentuk sederhana 16. 17.Melakukan penyetelan unit-unit lemari tanam di workshop (installing) 14.2 Membuat pola pekerjaan ukir.Melakukan pengukiran 16. 14.1 Melaksanakan perakitan mebel dan asesoris 14. 16.Merakit Mebel dan asesoris (assembling) 13.2 Menggambar pola bahan 12.

4 Melakukan finishing dengan teknik topcoating.3 Membuat pola.2 Menentukan sistem pembelahan kayu 18.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 17. 18. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 30 Dari 129 .1 Menjelaskan prinsip-prinsip pembelahan log dan pola 18.Merancang pembelahan log dan pola 18.

mengidentifikasi Fungsi Gambar dengan baik  Mampu mendistribusikan Gambar-gambar kepada penggunanya  Test tertulis  Observasi 2 KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN SUMBER BELAJAR PI 2 (8)  Gambar kerja PS 5 (10) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 31 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 01 Standar Kompetensi : Membaca Dan Menerjemahkan Gambar Konstruksi Kode Kompetensi : BB.1001 A Alokasi Waktu : 40 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU TM 1. Mengidentifikasi jenis gambar dan fungsinya  Jenis utama dari gambar denah dan gambar detail yang digunakan untuk konstruksi diidentifikasi  Fungsi utama dari setiap jenis gambar diidentifikasi  Pengguna utama dari gambargambar tersebut diidentifikasi  Mengidentifikasi dan memahami Gambar Denah dan Gambar Detail yang digunakan untuk Konstruksi  Mempelajari dan memahami fungsi utama masing-masing jenis gambar  Memahami dan mengidentifikasi Pengguna Gambargambar tersebut  Cermat dan teliti dalam membaca Gambar-gambar Konstruksi  Teliti dalam membaca masingmasing Fungsi Gambar  Cermat dalam mempelajari Identifikasi Pengguna Gambar  Pengetahuan tentang Identifikasi Gambar.gambar konstruksi  Pengetahuan tentang Fungsinya  Mampu Membaca .

 Akses ke lokasi kerja ditentukan lokasi dan diidentifikasi. Singkatan dan membaca Legenda  Teliti dan cermat dalam membaca gambar Situasi (layout/site-plan)  Bersungguh-sungguh dalam memahami Orientasi / arah Gambar Situasi (lay-out/siteplan)  Cermat dalam memahami Lokasi kerja  Teliti dan bersungguh-sungguh untuk memahami Prasarana dan Sarana lokasi Kerja  Pengetahuan tentang gambar Situasi (lay-out/site-plan)  Pengetahuan tentang Orientasi / arah Gambar Situasi (layout/site-plan) pengetahuan tentang Lokasi kerja  Pengetahuan tentang Prasarana dan Sarana lokasi Kerja  Memiliki kemampuam yang baik. dalam mengidentifikasi gambar utama dari gambar situasi (layout/site-plan) untuk menentukan lokasi  Test tertulis  Pengamatan 2 3.  Prasarana dan sarana lokasi kerja diidentifikasi  Mempelajari Gambar utama dan Dimensi dari Situasi (layout/site-plan) untuk mengidentifikasi dan menentukan lokasi  Mempelajari dan memahami Orientasi / arah Gambar Situasi (lay-out/site-plan)  Memahami Akses ke Lokasi untuk menentukan lokasi kerja  Mengidentifikasi Prasarana dan Sarana lokasi Kerja  Test tertulis  Pengamatan 2 6 (12) 2 (8)  Gambar kerja  Buku Ilmu Banguna n Gedung 1 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 32 Dari 129 . Menentukan lokasi dan mengidentifikasi gambar utama dari gambar situasi (layout/site-plan)  Gambar utama dan dimensi dari situasi (lay-out/site-plan) diidentifikasi dan ditentukan lokasinya.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 2.  Orientasi/arah situasi (lay-out/siteplan) diidentifikasi. dalam memahami Simbolsimbol. Mengenali simbol dan singkatan (legenda) yang umum digunakan INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari dan Mengenali Simbol dan Singkatan yang umum digunakan  Mempelajari dan memahami fungsi dari Legenda Gambar dan mampu menjelaskan KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM ALOKASI WAKTU PS 4 (8) SUMBER BELAJAR PI  Gambar kerja  Buku Ilmu Banguna n Gedung 1  Simbol dan singkatan yang umum digunakan dikenali  Fungsi dari legenda dipahami dan dijelaskan  Cermat dan teliti dalam mengenali simbol-simbol dan singkatan  Cermat dan teliti dalam membaca Legenda Gambar  Pengetahuan tentang membaca simbol dan singkatan  Pengetahuan tentang ketelitian membaca Legenda  Memiliki kemampuam yang baik.

Mengidentifikasi dan menentukan lokasi gambar utama dari gambar detail potongan dan elevasi INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari Gambar utama dengan benar. Elevasi dan Ukuran-ukuran Gamba  Memiliki kemampuam yang baik . Mengenali amandemen/peruba han gambar  Kolom judul dicek  Verifikasi bahwa Gambar yang digunakan adalah perubahan terakhir.  Jenis dan detail spesifikasi diidentifikasi  Mempelajari kegunaan Spesifikasi untuk bisa mengidentifikasi  Mempelajari dan mengidentifikasi Jenis dan Detail Spesifikasi  Serius dalam mempelajari Jenis dan Detail Spesifikasi  Pengetahuan tentang Jenis dan Detail Spesifikasi  Mampu membaca dan menginterpretasikan spesifikasi Detail  Test tertulis  Tugas 2 4 (8) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 33 Dari 129 .  Mempelajari dan memahami (Verifikasi) gambar-gambar yang sudah diamandemen sehingga benar-benar tahu bahwa gambar yang digunakan adalah hasil perubahan terakhir  Test tertulis  Pengamatan 2 3 (6) 2 (8)  Gambar kerja  Buku Ilmu Banguna n Gedung 1  Buku Menggam bar Teknik bangunan  Gambar kerja  Buku Ilmu Banguna n Gedung 1  Buku Menggam bar Teknik bangunan 6.  Gambar struktur dan ukuran horizontal & vertikal ditentukan lokasinya. untuk menentukan lokasinya KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TM ALOKASI WAKTU PS 3 (6) SUMBER BELAJAR PI 2 (8)  Gambar kerja  Buku Ilmu Banguna n Gedung 1  Buku Menggam bar Teknik bangunan  Gambar utama yang khusus diidentifikasi dengan benar dari detail potongan dan elevasi. dari detail potongan dan elevasi untuk diidentifikasi  Mempelajari Gambar struktur dan ukuran horizontal & vertikal. Membaca dan menginterpretasikan spesifikasi. dalam Mengidentifikasi dan menentukan lokasi gambar utama dari gambar detail potongan dan elevasi  Bersungguh-sungguh dalam memahami Amandemen Gambar  Pengetahuan tentang Amandemen Gambar  Mampu membaca dan memahami Amandemen Gambar untuk dasar pelaksanaan di lapangan  Test tertulis  Pengamatan 2 5.  Kegunaan dari spesifikasi diidentifikasi.  Cermat dan teliti dalam membaca  Cermat dan teliti dalam membaca Ukuran Gambar  Pengetahuan tentang gambar Detail Potongan .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 4.

MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari Item pekerjaan  Berlatih membuat Jadual Kerja .1002 A Alokasi Waktu : 20 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1. dipahami dan bila diperlukan diklarifikasi. kinerja dan persyaratan penjaminan mutu diterima. Kinerja dan persyaratan penjaminan mutu  Mempelajari identifikasi dan klarifikasi KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat dan teliti dalam menyusun macam pekerjaan  Cermat dalam mengidentifikasi dan meng klarifika si macam pekerja an  Serius dalam mempelajari persyaratan penjaminan mutu  Cermat dan teliti dalam latihan membuat Jadual Kerja dan Kinerja  Pengetahuan tentang menyusun macam pekerjaan  Pengetahuan tentang identifikasi dan klarifikasi pekerjaan  Pengetahuan tentang persyaratn penjaminan mutu  Pelatihan membuat Jadual Kerja dan Kinerja  Mampu menyusun macam pekerjaan  Mampu membuat identifikasi dan klarifikasi pekerjaan  Faham tentang persyaratan penjaminan mutu  Mampu membuat Jadual Kerja dan Kinerja PENILAIAN TM  Tugas 2 SUMBER BELAJAR PS 4 (8) PI  Gambar kerja  RKS  PUBI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 34 Dari 129 . Mengidentifikasi persyaratan kerja INDIKATOR  Instruksi untuk jadwal kerja.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 01 Standar Kompetensi : Merencanakan dan Mengatur Pekerjaan Konstruksi Kode Kompetensi : BB.

 Peralatan dan perlengkapan dipilih sesuai dengan persyaratan kerja. urutan pekerjaan  Mempelajari cara membuat Jadual sesuai prioritas.  Perlengkapan perlindungan diri diidentifikasi dan dipilih sesuai persyaratan kerja. perlengkapan dan identifikasi  Mampu mengguna kan Perlengkapan perlindungan diri dengan baik  Faham tentang persyaratan kerja  Mampu mengguna kan peralatan dan perlengkapan dan mampu mengidenti fikasi PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan 2 SUMBER BELAJAR PS 4 (8) PI 1 (4)  Gambar kerja  RAB 3.  Proses pekerjaan kontruksi yang utama diidentifikasi.  Mempelajari Fungsi peralatan. MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari identifikasi untuk menentukan prioritas. dibuat prioritas.  Fungsi utama dari peralatan dan perlengkapan dari konstruksi utama diidentifikasi. urutan pekerjaan  Cermat dalam mengidentifikasi macam pekerjaan  Pengetahuan tentang menyusun prioritas urutan macam pekerjaan  Pelatihan membuat  Jadual Kerja  Pengetahuan tentang identifikasi macam pekerjaan  Mampu menyusun daftar urutan priori tas pekerjaan  Mampu membuat Jadual Kerja  Mampu membuat identifikasi macam pekerjaan  Serius dalam mempelajari Perlengkapan perlindungan diri  Cermat dan teliti dalam mempelajari persyaratan kerja.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 2. perlengkapan dan identifikasi  Pengetahuan tentang Perlengkapan perlindungan diri  Pengetahuan tentang persyaratan kerja  Pengetahuan tentang Fungsi peralatan . Merencanakan proses untuk menyelesaikan pekerjaan INDIKATOR  Pekerjaan diidentifikasi. diurutkan dan dijadwalkan untuk mencapai penyelesaian pekerjaan yang efektif. perlengkapan dan identifikasi  Tugas  Pengamatan 4 3 (6)  Buku Pedoma n K3 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 35 Dari 129 . Memilih peralatan dan perlengkapan.  Mempelajari tentang Perlengkapan perlindungan diri  Mempelajari tentang persyaratan kerja. urutan pekerjaan  Mempelajari cara mengidentifikasi pekerjaan kontruksi yang utama KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat dan teliti dalam menyusun prioritas urutan macam pekerjaan  Cermat dan teliti dalam latihan membuat Jadual yang sesuai dengan prioritas.  Serius dalam mempelajari Fungsi peralatan .

Teliti dan Disiplin  Cermat. Mendapatka n hasil pengukuran INDIKATOR  Pengukuran akurat didapat sesuai instruksi kerja dengan menggunakan penggaris. Melaksanak an perhitungan sederhana  Perhitungan sederhana meliputi panjang. Teliti mempelajari Standard  Pengetahuan tentang alat-alat ukur  Pengetahuan tentang Standard Baku Mutu Konstruksi  Trampil menggunakan alatalat Ukur  Memahami sepenuhnya tentang Standar Baku Mutu Konstruksi  Cermat.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 01 Standar Kompetensi : Melakukan Pengukuran dan Perhitungan Sederhana Kode Kompetensi : BB. massa dan volume menggunakan operasi dasar (+. keliling.1005 A Alokasi Waktu : 30 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR 1. x.  Persyaratan Jaminan Mutu berkenaan dengan pelaksanaan kontruksi milik perusahaaan dipahami dan dipatuhi MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari alat-alat pengukuran secara umum  Mempelajari standard Baku Mutu Konstruksi KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat. -. Teliti  Ilmu Matematika sederhana  Memiliki kemampuan menghitung secara cepat dan teliti dengan cara sederhana PENILAIAN TM  Test tertulis  Tugas  Penga matan 2 PS 7 (14) PI SUMBE R BELAJA R  PUBI 2. ) dilaksanakan  Cara penghitungan sederhana secara Matematis  Test tertulis  Tugas  Penga matan 2 2 (4)  Buku RAB  Gamb ar Kerja PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 36 Dari 129 . meteran dan alat ukur lain.

Melakukan estimasi kuantitas INDIKATOR  Pengukuran atau kuantitas diestimasi (pendekatan) di lapangan atau dari instruksi kerja. dengan kondisi La pangan  Mempelajari cara peng ukuran dan mengidenti fikasi  Mempelajari cara peng hitungan Kuantitatif Material bangunan  Mempelajari Estimasi Perhitungan Biaya Pro yek secara sederhana KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat. Teliti dan Konsisten  Ilmu Bahan Bangunan  Trampil membuat estimasi kuantitas PENILAIAN TM  Tugas  Penga matan 4 PS 4 (8) PI 4 (16) SUMBE R BELAJA R  Buku Konstr uksi Bangu nan  Buku Konstr uksi Beton  Buku RAB PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 37 Dari 129 .  Pengukuran secara akurat diidentifikasi/dicatat tanpa kesalahan  Kuantitas material untuk kebutuhan kerja dihitung dan dicatat sesuai instruksi kerja  Perhitungan biaya untuk proyek sederhana diestimasi dalam kisaran penyimpangan + 10% MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari Gambar Kerja dan Instruksi Ke rja .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR 3.

dan mengidentifikasi  Pelajaran tentang sumber tenaga Listrik  Mempelajari peraturan Persyaratan K3 untuk penggunaan peralatan mekanik listrik  Pengenalan dan Praktek penggunaan Peralatan Tangan  Pengenalan dan Praktek penggunaan Peralatan keselamatan Kerja   Praktek memilih peralatan yang sesuai dengan kebutuhan  Praktek merawat Peralatan dan mempelajari kelayakan. menggunakan. Teliti dan Didsiplin  Manual Peralatan mekanik / listrik  Peraturan Persyaratan K3  Trampil menggunakan dan mengidentifikasi peralatan tangan dan peralatan mekanik/listrik PENILAIAN TM  Tugas  Penga matan 2 SUMBER BELAJAR PS 3 (6) PI  Buku Konstr uksi Beton  Buku pedom an K3 2.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 01 Standar Kompetensi : Menggunakan Peralatan Tangan dan Peralatan Mekanik Listrik Kode Kompetensi : BB.1006 A Alokasi Waktu : 30 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1. Memilih peralatan tangan  Cermat. digunakan dengan benar  Peralatan tangan dipilih sesuai dengan kebutuhan kerja  Peralatan dicek kelayakannya dan keamanannya dan setiap kerusakan dilaporkan ke penyelia/atasan langsung  Perlengkapan bantu material dipilih sewaktu aplikasi peralatan tangan jika dibutuhkan MATERI PEMBELAJARAN  Praktek penggunaan peralatan mekanik/ listrik regular. merawat peralatan tangan  Pengetahuan cara merawat peralatan dan kelayakan Pakai  Pengetahuan tentang kerusakan peralatan  Tugas  Penga matan 1 4 (8) 1 (4)  Buku Konstr uksi Beton  Buku Pedo man K3 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 38 Dari 129 . mengenali kerusakannya dan membuat laporan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Tekun. Teliti dan penuh kesungguhan  Pengetahuan mengenai Peralatan tangan  Pengetahuan cara penggunaan dan memilih Peralatan tangan  Terampil dalam memilih.  Persyaratan K3 untuk penggunaan peralatan mekanik listrik dipahami dan dipatuhi  Persyaratan K3 untuk penggunaan peralatan tangan dipahami dan dipatuhi  Peralatan keselamatan kerja dipilih. Cermat. Mengidentifik asi peralatan tangan dan peralatan mekanik/listrik INDIKATOR  Cara penggunaan peralatan mekanik/listrik regular pada tempat kerja dipahami  Jenis dan fungsi dari peralatan diidentifikasi  Sumber untuk tenaga listrik diketahui.

Membuat sambungan tenaga listrik ke lokasi kerja  Teori Kelistrikan  Praktek Kelistrikan  Cermat. Rapi  Pengetahuan tentang peralatan mekanik/ listrik  Trampil Memilih Peralatan Mekanik / Listrik secara benar. teliti. Rapi  Pengetahuan tentang penggunaan peralatan mekanik/listrik  Trampil Menggunakan peralatan mekanik/ listrik  Tugas  Penga matan 3 (6)  Buku pedom an K3 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 39 Dari 129 . menempatkan peralatan dengan aman KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat. teliti. digunakan dengan benar  Peralatan mekanik/listrik dan kabel dipilih sesuai dengan kebutuhan kerja  Peralatan mekanik/listrik dan kabel dicek secara visual kelayakan dan keamanannya sesuai dengan persyaratan K3 dan setiap kerusakan dilaporkan kepada penyelia/atasan langsung  Perlengkapan bantu material dipilih sewaktu aplikasi peralatan listrik jika dibutuhkan  Jalur diidentifikasi buat keamanan kabel listrik bebas dari bahaya  Kabel listrik disambung ke sumber daya dan disangga agar bebas dari lalu lintas atau dilindungi jika ada kemungkinan bahaya  Peralatan mekanik/listrik digunakan dengan aman dan efektif sesuai dengan kebutuhan  Peralatan mekanik/listrik ditempatkan dengan aman jika tidak digunakan  Mempelajari cara memilih Peralatan Mekanik / Listrik. menempatkan peralatan dengan aman  Cermat. Memilih peralatan mekanik/listrik  Peralatan keselamatan kerja dipilih. teliti. telit. Rapi  Pengetahuan tentang kelistrikan  Trampil melaksanakan sambungan tenaga listrik ke lokasi kerja  Tugas  Penga matan 1 1 (2)  Buku pedom an K3  6. Menggunakan peralatan mekanik/listrik  Praktek penggunaan Peralatan mekanik/listrik. Menggunakan peralatan tangan INDIKATOR  Peralatan tangan digunakan dengan aman dan efektif sesuai dengan kebutuhan  Peralatan tangan ditempatkan dengan aman jika tidak digunakan MATERI PEMBELAJARAN  Praktek penggunaan Peralatan Tangan. Kabel  Mempelajari Persyarat an K3 bidang Kelistrikan  Mempelajari Aplikasi Kelistrikan  Cermat.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 3. sesuai kebutuhan  Tugas  Penga matan 1 3 (6) 5. Rapi  Teori penggunaan Peralatan Tangan yang efektif  Trampil menggunakan peralatan tangan PENILAIAN TM  Tugas  Penga matan SUMBER BELAJAR PS 2 (4) PI  Petunj uk pengg unaan peralat an kerja 1 (4)  Petunj uk pengg unaan peralat an kerja  Pedo man K3 4.

merawat peralatan  Praktek perawatan dan pengecekan kabel listrik  Perawatan Perlengkapan dan pembersihan tempat kerja KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat. pembersihan dan perawatan PENILAIAN TM  Tugas  Penga matan 1 SUMBER BELAJAR PS 4 (8) PI  Buku pedom an peralat an  Buku pedom an K3 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 40 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 7.  Kabel listrik dibersihkan. dicek secara visual dan disimpan. teliti. Rapi  Trampil Melakukan perapihan.  Perlengkapan dibersihkan. Melakukan perapihan. pembersihan dan perawatan INDIKATOR  Peralatan mekanik/listrik dibersihkan. dirawat dan disimpan. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek membersihkan. dirawat dan disimpan  Tempat dirapikan dan sampah/bahan sisa dibuang.

 Persyaratan Jaminan Mutu perusahaan berkaitan dengan pelaksanaan konstruksi dipahami dan dipatuhi. Merencanakan dan mempersiapkan pekerjaan  Persyaratan K3 sesuai dengan pekerjaan dan lingkungan kerja dipahami dan dipatuhi  Perlengkapan perlindungan diri dipilih dan digunakan secara benar. dipilih sesuai dengan persyaratan kerja. bahan sisa tidak beracun.1007 A Alokasi Waktu : 30 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan 2 KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PS 6 (12) PI 2 (8) SUMBER BELAJAR 1.  Mempelajari persyaratan K3 sesuai dengan pekerjaannya  Pengenalan dan Praktek penguanaan Perlengkapan perlindungan diri  Mempelajari persyaratan Jaminan Mutu pelaksanaan konstruksi  Mempelajari sistim pelaporan         Tekun Cermat Rajin Pengetahuan tentang Persyaratan K3 Pemahaman tentang Perlengkapan perlindungan diri Pengetahuan tentang persyaratan Jaminan Mutu pelaksanaan konstruksi Pengetahuan tentang cara pelaporan yang benar Trampil MerencanaKan dan mempersiapkan pekerjaan  PUBI  Buku pedoma n K3  Buku RAB PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 41 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 01 Standar Kompetensi : Menangani Material Konstruksi dan Membuang Bahan Sisa Kode Kompetensi : BB. diperiksa kelayakannya dan dilaporkan kerusakannya kepada pengawas. Peralatan dan perlengkapan untuk penanganan material / barang.

 Penanganan material diidentifikasi dan cara penanganan yang sesuai dilakukan  Persyaratan penanganan khusus untuk material berbahaya dilakukan  Material disimpan dan dilindungi. Mempersiapkan untuk penanganan material secara mekanis.  Material diikat/dibungkus untuk penanganan secara mekanis sesuai dengan jenis material dan peralatan yang digunakan. Menangani dan memindahkan bahan sisa dengan aman  Material sisa ditangani secara benar dan aman sesuai persyaratan  Material berbahaya diidentifikasi untuk dipisahkan  Material dipindahkan sesuai prosedur  Prosedur pembersihan debu digunakan untuk meminimalisasi resiko kesehatan bagi pekerja dan lainnya  Mempelajari cara penanganan material sisa sesuai persyaratan  Memahami jenis material dan sifatsifatnya  Memahami cara-cara pembersihan Debu  Tugas  Pengamatan 2 3 (6) 2 (8)  Buku Lingkun gan Hidup  Buku PUBI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 42 Dari 129 . Penanganan material secara manual yang benar digunakan. sehingga mudah diidentifikasi.     Tekun Cermat Rajin Pengetahuan tentang Bahan Bangunan.  Mempelajari dan mema hami tentang macam material Konstruksi dan sifatsifat bahan  Mempelajari cara penanganan material secara Mekanis     Tekun Cermat Rajin Pengetahuan tentang Bahan Bangunan. Menangani.  Rambu dan pengaman dipasang jika memungkinkan untuk menjaga material dari lalulintas kerja. khususnya material Konstruksi  Trampil dalam Menangani.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan PS 2 (4) PI SUMBER BELAJAR 2. khususnya material Konstruksi dan penanganannya  Trampil menangani material sisa secara benar dan aman  Tugas  Pengamatan 2 2 4)  PUBI 4. bebas dari lalu lintas. khususnya material Konstruksi dan pen anganannya  Trampil menangani material secara mekanis. diambil dan tidak rusak. memisahkan dan menyimpan material konstruksi  PUBI 3. forklift atau hoist  Mempelajari dan memahami tentang macam material Konstruksi dan sifatsifat bahannya     Tekun Cermat Rajin Pengetahuan tentang Bahan Bangunan. memisahkan dan menyimpan material konstruksi secara benar  Material konstruksi umum dipahami dan dipilih untuk pemisahan dan penyimpanan sesuai instruksi penyelia/atasan langsung dan/atau spesifikasi.  Material ditangani dengan aman dengan bantuan troli.

 Pembuangan limbah  Pembrsihan dan perapihan lokasi pekerjaan     Teliti Hati-hati Tekun Memahami material sisa yang terpakai dan limbah yang harus dibuang  Memilih dan mengumpulkan material sisa dan material buangan dengan teliti dan hati-hati.  Buku Lingkun gan Hidup PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 43 Dari 129 . dipelihara dan disimpan. Membersihkan area kerja dan peralatan  Peralatan dan perlengkapan dibersihkan.  Material yang tidak digunakan disimpan/ditumpuk dengan aman  Bahan sisa dibuang dengan aman  Area kerja dibersihkan dan dikosongkan dari sampah dan material yang tidak diinginkan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan PS 5 (10) PI SUMBER BELAJAR 5.  Pengumpulan material sisa dan limbah pekerjaan.

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 01 Standar Kompetensi : Membuat Laporan dan Memelihara Catatan Mutu Kode Kompetensi : BB.1008 A Alokasi Waktu : 20 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR
1. Mempersiapkan dan membuat laporan

INDIKATOR
 Jenis dan format laporan sesuai kebijakan perusahaan diidentifikasi dan dipahami  Kebutuhan data untuk pembuatan laporan diidentifikasi dan dikumpulkan  Laporan dibuat sesuai dengan jenis dan format yang dipersyaratkan  Laporan didistribusikan sesuai kebutuhan perusahaan  Kriteria persyaratan jaminan mutu perusahaan dipahami dan diikuti  Informasi dicatat sesuai persyaratan jaminan mutu  Detail dicatat secara jelas dan akurat pada form yang digunakan perusahaan  Catatan dijaga, mudah diakses dan up to date

MATERI PEMBELAJARAN
 Pelatihan pengisian Format Laporan yang Baku  Identifikasi Datadata

KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Cermat  Teliti  Mengetahui cara me mbuat laporan yang benar  Tahu cara mengiden-tifikasi data  Mampu dan trampil membuat laporan sesuai dengan Format yang dipersyaratkan

PENILAIAN TM
 Tugas  Pengamatan 4

SUMBER BELAJAR PS
6 (12)

PI
 Buku RAB

2. Memelihara catatan mutu

 Mempelajari Peraturan tentang Persyaratan Jaminan Mutu  Pelatihan Pola Pencatatan pada Form

 Cermat  Teliti  Memahami Peraturan tentang Persyaratan Jaminan Mutu  Tahu cara pencatatan yang benar  Mampu dan trampil Membuat dan menyajikan Catatan Mutu yang baik

 Tugas  Pengamatan

2

6 (12)

2 (8)

 Buku PUBI

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 44 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 01 Standar Kompetensi : Mempersiapkan Lokasi dan Lapangan Kerja Kode Kompetensi : BB.2002 A Alokasi Waktu : 20 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR
1. Melakukan peninjauan lapangan SUMBER BELAJA R  Buku PUBI  Data Peral atan Kerja

INDIKATOR
 Hal-hal yang dibutuhkan dalam pekerjaan diidentifikasi  Peralatan keselamatan kerja ditentukan  Peralatan dan perlengkapan kerja ditentukan dengan benar sesuai jenis pekerjaan  Penempatan material dan peralatan diidentifikasi  Ketentuan pemenuhan kualitas diikuti dengan benar  Lokasi pekerjaan dibersihkan dari sampah dan kotoran  Lokasi pekarjaan dibebaskan dari benda-benda yang menghalangi proses pekerjaan  Kebutuhan penerangan dan sarana kebersihan disiapkan  Perataan dan pemadatan permukan tanah dilokasi pekerjaan dilakukan

MATERI PEMBELAJARAN
 Referensi tentang Bahan Bangunan  Referensi tentang Peralatan Kerja  Referensi tentang Material  Referensi tentang Kualitas Bahan    

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Tekun Cermat Serius Pengetahuan tentang Referensi Penting sesuai bidang kerjanya  Menguasai kondisi lapangan kaitannya dengan persiapan pekerjaan

PENILAIA N TM
 Tugas  Pengama tan 2

PS
6 (12)

PI
2 (8)

2. Melakukan Pembersihan lokasi kerja

 Praktek Lapangan dibawah bimbingan Instruktur

 Tekun  Serius  Pengetahuan tentang Persiapan Awal di mulainya Pekerjaan  Trampil Menyiap kan Lokasi untuk persiapan Pekerjaan Proyek

 Pengama tan

3 (6)

 Buku Lingk unga n hidu p

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 45 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR
3. Menyiapkan Sarana lapangan

INDIKATOR
 Perlengkapan kerja dan sarana penunjang, termasuk alat berat, disiapkan secara aman dan disimpan/ditempatkan sedemikian sehingga siap untuk dipakai  Jalan masuk sampai ke tempat kerja disiapkan  Pagar pengaman di lokasi pekerjaan dipasang  Gudang penyimpan material dan alat disiapkan  Kantor direksi lapangan disiapkan  Menyiapkan kebutuhan drainase  Ciri-ciri penting di lokasi kerja dan pemasangannya diidentifikasi  Hasil orientasi lapangan diidentifikasi  Akses ke lokasi, pelayanan, patok utama, kontur dan datum diidentifikasi  Kesiapan lapangan untuk pekerjaan konstruksi dilaporkan  Hal-hal yang sifatnya khusus dicatat dalam laporan  Laporan disetujui dan ditandatangani oleh pengawas yang berwenang

MATERI PEMBELAJARAN
 Praktek Lapangan dibawah bimbingan Instruktur

KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Tekun  Serius  Pengetahuan tentang Persiapan Awal di mulainya Pekerjaan  Trampil Menyiap kan Lokasi untuk persiapan Pekerjaan Proyek

PENILAIA N TM
 Tugas  Pengama tan

PS
2 (4)

PI

SUMBER BELAJA R  Buku Lingk unga n hidu p

4. Menempatka n dan mengidentifik asi ciri-ciri/ patok penting di lokasi kerja 5. Membuat Laporan

 Praktek Lapangan dibawah bimbingan Instruktur

 Tekun  Serius  Pengetahuan tentang Persiapan Awal di mulainya Pekerjaan  Trampil Menyiap kan Lokasi untuk persiapan Pekerjaan Proyek  Tekun  Serius  Pengetahuan tentang Pembuatan Laporan Persiapan Awal di mulainya Pekerjaan  Trampil Menyiap kan Laporan untuk persiapan Pekerjaan Proyek

 Tugas  Pengama tan

2 (4)

 Buku Lingk unga n hidu p

 Praktek Membuat Laporan dibawah bimbingan Instruktur

 Tugas  Pengama tan

3 (6)

 Buku Lingk unga n hidu p

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 46 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 01 Standar Kompetensi : Melakukan Pekerjaan Pengukuran dan Levelling Lapangan Kode Kompetensi : BB. Menyiapkan data dan peralatan pengukuran INDIKATOR  Lokasi pengukuran dibebaskan dari benda yang menghalangi  Denah dan gambar potongan diidentifikasi  Peralatan dan alat pendukung disiapkan sesuai dengan kebutuhan  Level titik duga ditentukan sesuai dengan ketentuan pada perencanaan  Peralatan bantu yang diperlukan dipersiapkan  Alat ukur diset sesuai dengan jangkauan pengukuran  Alat leveling diset sesuai dengan pengukuran ketinggian  Tabel hasil pengukuran dan leveling disiapkan dan diberi KODE KOMPETENSI lokasi titik yang akan diukur  Peta pengukuran disiapkan MATERI PEMBELAJARAN  Membaca Gambar Kerja dan diidentifikasi Mengenali Peralatan Pendukung Praktek Lapangan dibawah bimbingan Instruktur        KEGIATAN PEMBELAJARAN Tekun Cermat Serius Tentang Gambar Kerja Menguasai jenis Peralatan Pendukung Praktek Pengukuran Trampil Menyiapkan data dan peralatan pengukuran PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan SUMBER BELAJAR PS 3 (6) PI 2 (8)  Gambar Kerja  Data Peralatan Kerja   2. Menyiapkan dan menyeting peralatan pengukuran  Pengenalan Alat ukur dan alat-alat Bantunya  Menyiapkan Tabel  Menyiapkan Peta Lokasi  Praktek Lapangan dibawah bimbingan Instruk tur     Tekun Cermat Serius Tentang Persiapan Pengukuran dan Pealatannya  Trampil Menyiapkan Seting Peralatan Pengukuran  Tugas  Pengamatan 2 4 (8)  Buku PUBI  Data Peralatan Kerja PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 47 Dari 129 .2003 A Alokasi Waktu : 20 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1.

Melakukan Pengukuran Lapangan INDIKATOR  Pengukuran dilakukan dengan tepat sesuai dengan gambar yang ada  Ttitik hasil pengukuran diberi tanda dengan KODE KOMPETENSI yang ditetapkan  Hasil pengukuran dicatat dalam tabel yang disiapkan  Ketinggian yang ditentukan dilihat pada gambar/sketsa dan/atau petunjuk  Level ditentukan sesuai dengan ketentuan/ manual pengoperasian alatnya  Pembacaan level dan ketinggiannya ditandai dan/atau dicatat sesuai kebutuhan pekerjaan dengan ketelitian 1mm setiap10 m.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 3. Membuat Laporan hasil pekerjaan  Memahami Format La poran  Praktek Membuat Lap  oran dibawah bimbing an Instruktur     Tekun Cermat Serius Memahami cara-cara Membuat Laporan Pengukuran  Trampil Membuat Laporan hasil pekerjaan Penguku ran  Tugas  Pengamatan 1 3 (6) 1 (4)  Pedoman penyusun an laporan PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 48 Dari 129 . Melakukan pekerjaan Leveling  Praktek Lapangan dibawah bimbingan Instruk tur     Tekun Cermat Serius Memahami cara-cara melakukan Leveling  Trampil melakukan Leveling  Trampil membuat Catatan Leveling sesuai dengan kebu tuhan pekerjaan  Tugas  Pengamatan 2 (4)  Buku Pedoman Pelaksan aan pengukur an 5.  Hasil pengukuran dan leveling yang dilakukan dirangkum dan dibuat kesimpulan hasil pengukuran  Laporan dibuat dengan format yang sudah ditetapkan  Laporan yang telah disusun disahkan oleh atasan dan pengawas MATERI PEMBELAJARAN  Praktek Lapangan dibawah bimbingan Instruk tur     KEGIATAN PEMBELAJARAN Tekun Cermat Serius MemahamiPengukuran Lapangan  Trampil Melaksanakan Pengukuran Lapangan PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan SUMBER BELAJAR PS 1 (2) PI 1 (4)  Buku PUBI  Data Peralatan Kerja 4.

dan dicari solusinya  Dibuat daftar rekapitulasi ukuran konstruksi yang disetujui yang berwenang  Praktek Pengukuran La pangan  Praktek pendataan dan Membuat Laporan  Praktek Membuat Daf tar Rekapitulasi Ukuran  Tugas  Pengamatan 12 (24) 6 (24)  Gambar Kerja PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 49 Dari 129 .2004 A Alokasi Waktu : 60 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1. tempat kerja dan peralatan INDIKATOR  Gambar rencana dan spesifikasi teknik dipahami dan diinterpretasikan  Tempat kerja disiapkan  Perangkat dan peralatan gambar baik manual maupaun komputer disiapkan MATERI PEMBELAJARAN  Pengenalan Perangkat dan Peralatan Gambar  Membaca Gambar Re ncana     KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Tekun Tentang Kegunaan Peralatan Gambar baik manual maupun Computer  Teknik Menggambar dengan benar  Trampil menyiapkan Peralatan Menggambar dengan baik     Cermat Teliti Tekun Ilmu Pengukuran yang Benar  Teknik Pendataan dan Pelaporan  Trampil melakukan Pendataan Lapangan dan Faktor-fak tor terkait PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan 2 SUMBER BELAJAR PS 8 (16) PI 2 (8)  Gambar Kerja 2. Pekerjaan menyiapkan bahan. Mendata ukuran lapangan dan faktor terkait  Semua data hasil pengukuran lapangan dirangkum dan dibuat gambar sket  Material yang menjadi obyek pekerjaan didata dari daftar bahan  Adanya penyimpangan dilaporkan pada yang berwenang.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 02 Standar Kompetensi : Membuat Gambar Kerja Kode Kompetensi : BB.

 Gambar dicocokkan dengan gambar desain.  Hasil gambar diinformasikan kepada pelaksana MATERI PEMBELAJARAN  Tugas / Praktek Meng gambar baik Manual maupun menggunakan Computer dibawah Bim bingan Instruktur     KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Tekun Ilmu / Teknik Menggambar dengan Benar  Trampil Membuat gambar detail struktur dan hubungan elemen struktur PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan SUMBER BELAJAR PS 6 (12) PI  Gambar Kerja 4. dirawat dan disimpan pada tempatnya  Latihan Pengarsipan Gambar dengan menggunakan KODE KOMPETENSI  Perawatan Peralatan  Tugas  Pengamatan 2 6 (12) 4 (16)  Gambar Kerja PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 50 Dari 129 .  Perangkat/software gambar yang akan digunakan diaktifkan  Bentuk dan susunan detail struktur digambar dengan memenuhi syarat spesifikasi teknis  Bentuk dan hubungan elemen struktur digambar dengan memenuhi syarat spesifikasi teknis hubungan struktur dilengkapi dengan ukuran yang jelas  Seluruh gambar detail dan  Gambar dilengkapi dengan Cara baca gambar dan informasi gambar yang lengkap. Merapikan Tempat Kerja  Arsip diberi KODE KOMPETENSI dan disimpan pada tempatnya  Peralatan dibersihkan. Membuat gambar detail struktur dan hubungan elemen struktur INDIKATOR  Skala gambar.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 3. Memeriksa gambar shopdrawing  Membaca Gambar  Simulasi Komunikasi dengan Pelaksana  Teliti  Mampu Berkomunikasi menggunakan bahasa yang mudah dimengerti  Faham tentang Gambar Kerja  Mampu Memeriksa gambar Shopdra Wing  Trampil Meninformasikan kepada Pelaksana  Cermat  Teliti  Faham tetang Pola Pengarsipan  Trampil Merapikan Tempat Kerja  Ketrampilan Arsiparis  Tugas  Pengamatan 3 6 (12) 4 (16)  Gambar Kerja 5. ukuran kertas ditentukan sehingga detail struktur dan sambungan tergambar dengan jelas.

balok. dan dinding dari masing-masing bagian konstruksi dihitung  Volume kebutuhan material yang dibutuhkan dihitung  Berat (tonase) kebutuhan material besi beton yang dibutuhkan dihitung  Daftar volume kebutuhan material disusun MATERI PEMBELAJARA N  Membaca Gambar Kerja  Latihan Mengidentifika si Spesifikasi Teknik ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN     Cermat Teliti Faham tentang Gambar Kerja Tahu cara Identifikasi Spesifikasi  Trampil Menyusun Daftar Spesifikasi Material yang diperlukan PENILAIA N  Tugas  Pengama tan TM PS 2 (4) PI SUMBE R BELAJA R  Gamba r Kerja  Lembar contoh spesifik asi materia l 2. kolom dan dinding ditetapkan sesuai dengan kebutuhan struktur  Daftar spesifikasi material yang mencantumkan mutu bahan dan dimensi bahan dibuat  Luas plat dan panjang balok.2005 A Alokasi Waktu : 10 Jam @ 45 Menit KOMPETEN SI DASAR 1. Menyusun Daftar Spesifikasi Material yang diperlukan INDIKATOR  Gambar rencana dan shop drawing diidentifikasi  Spesifikasi teknik diidentifikasi  Jenis dan mutu beton dan batu yang diperlukan diidentifikasi  Dimensi/ukuran plat.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Persiapan Pelaksanaan Konstruksi Batu dan Beton Kelas/Semester : X / 02 Standar Kompetensi : Menyusun Daftar Kebutuhan Material Kode Kompetensi : BB. Menyusun Daftar Volume Kebutuhan Material  Membaca Gambar Kerja  Latihan Menghitung Folume Bahan  Latihan membuat Daftar Folume Bahan       Cermat Teliti Tekun Rapi Faham tentang Gambar Kerja Tahu cara Menghitung Folume Bahan  Tahu cara membuat Daftar Folume Bahan  Trampil Menyusun Daftar Volume Kebutuhan Material  Tugas  Pengama tan 2  Gamba r Kerja  Buku RAB PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 51 Dari 129 . kolom.

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETEN SI DASAR 3. Menyusun Daftar Volume Material Perawatan beton  Volume kebutuhan material perawatan permukaan beton dihitung berdasarkan jenisnya  Daftar volume kebutuhan material disusun  Latihan Menghitung Folume Kebutuhan Mate rial Perawatan Beton  Latihan membuat Daftar Folume Kebutuhan Material Perawatan  Latihan Indentifikasi Tahapan Pekerjaan  Latihan Menghitung Volume Bahan  Latihan Membuat Jadual Prioritas  Latihan Membuat Daftar Petugas Lapangan  Simulasi Pelaporan  Tugas  Pengama tan 1  Gamba r Kerja  Buku RAB 5. Menyusun Daftar Volume Kebutuhan Alat Pengecoran INDIKATOR  Jumlah dan jenis kebutuhan alat cor sesuai volume beton dihitung  Daftar volume kebutuhan material disusun MATERI PEMBELAJARA N  Latihan Menghitung Folume Kebutuhan Alat  Latihan membuat Daftar Folume Kebutuhan Alat Pengecoran ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN      Cermat Teliti Tekun Rapi Tahu cara Menghitung Folume Kebutuhan Alat  Tahu cara membuat Daftar Folume Kebutuhan Alat Pengecoran  Trampil Menyusun Daftar Volume Kebutuhan Alat Pengecoran      Cermat Teliti Tekun Rapi Tahu cara Menghitung Folume Kebutuhan Mate rial Perawatan Beton  Tahu cara membuat Daftar Folume Kebutuhan Material Perawatan  Trampil Menyusun Daftar Volume Material Perawatan beton           Cermat Teliti Tekun Rapi Cara Mengidentifikasi Cara Menghitin Volume Bahan Cara Membuat Jadwal Cara Membuat Daftar Petugas Cara Pelaporan Trampil Membuat jadwal prioritas kebutuhan bahan PENILAIA N  Tugas  Pengama tan TM 1 PS PI SUMBE R BELAJA R  Gamba r Kerja  Buku RAB 4. Membuat jadwal prioritas kebutuhan bahan  Tahapan kerja mulai dari persiapan sampai dengan pekerjaan perawatan diidentifikasi  Volume kebutuhan bahan pada tiap tahapan pekerjaan dihitung  Jadwal prioritas kebutuhan bahan dibuat  Daftar petugas penyiapan bahan dibuat  Daftar kebutuhan material dilaporkan ke bagian pengadaan bahan  Tugas  Pengama tan 2 2 (4)  Gamba r Kerja  Buku RAB PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 52 Dari 129 .

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pemeriksaan Bahan Konstruksi Beton Kelas/Semester : X / 02 Standar Kompetensi : Memeriksa Material Agregat Halus dan Agregat Kasar Di Lapangan Kode Kompetensi : BB.  Prinsip kerja peralatan diidentifikasi sesuai manual yang ada.   PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 53 Dari 129 .  Perlengkapan K3L digunakan. serta langkah pengamanan dilakukan sesuai dengan prosedur yang diberlakukan.  Laporan dibuat dengan ketentuan sampel untuk pengujian dianggap mewakili.  Pengambilan sampel agregat halus dan kasar dilaksanakan sesuai standar operasional.  Peralatan dipersiapkan sesuai standar yang berlaku. agregat halus  Perbedaan agregat halus dan dan kasar agregat kasar diidentifikasi.  Cara pengambilan contoh secara acak dengan metode yang tepat sesuai kondisi timbunan yang ada diidentifikasi. Mengambil Fungsi agregat halus dalam sampel campuran beton diidentifikasi.2008 A Alokasi Waktu : 24 Jam @ 45 Menit KOMPETEN SI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN Pemelajaran Peraturan-peraturan dan standard yang terkait  Pengenalan Peralatan Pendukung  Pelatihan Identifikasi fungsi Agregat Halus  Pelatihan Identifikasi Agregat Halus dan Agregat Kasar untuk mengetahui Perbedaannya  Praktek pengambilan contoh Agregat secara Acak dengan metode tepat untuk diidentifikasi  Menyiapkan Peralatan Standard  Latihan menggunakan Perlengkapan K3 dan langkah pe ngamanan sesuai prosedur  Praktek pengambilan Sampel sesuai standar Opersional  Pelatihan membuat Laporan         KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Hati-hati Memahami Peraturan dan Standar Mengenal Peralatanperalatan Pendukung Tahu cara mengientifikasi Agregat Tahu cara menggunakan perleng kapan K3 Tahu cara pengambilan Sampel yang sesuai dengan Standar Operasional Tahu cara membuat Pelaporan Trampil dalam pengambilan sampel agregat halus dan kasar ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM  Tugas  Pengam atan 2 PS 7 (14) PI 2 (8) SUMBER BELAJAR  PBI  SNI 1.

3.  Latihan mengidetifikasi kondisi tempat penyimpanan berdasar luasan lokasi  Pelatihan menyiapkan tempat penyimpanan agar bersih dan tidak ambles  Pelatihan menyiapkan peralatan angkut standar  Pelatihan menyiapkan perlengkapan / peralatan K3 sesuai prosedur  Tugas  Pengam atan 3 (6) 2 (8)  PBI  SNI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 54 Dari 129 . agregat  Peralatan utama dan Bantu angkut halus dan dan timbun dipersiapkan sesuai kasar. Penerapan hasil pemeriksaan laboratorium uji material ke lapangan dan peralatannya dipersiapkan. n agregat  Tempat penyimpanan dipersiapkan sesuai tidak ambles dan bersih.dan agregat kasar.      MATERI PEMBELAJARAN Pelatihan Identifikasi Perbedaan Agregat Halus dan kasar Gradasi dan Sifat Fisis Kandungan yang mengganggu rendah nya Kualitas Beton  Komposisi campuran dan kebutuhan materi al per M³ Beton segar  Praktek penerapan hasil Uji material ke lapangan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat  Teliti  Cara mengidentifikasi kualitas material  Cara mengidentifikasi Komposisi campuran  Cara penerapan hasil uji Laboratorium di lapangan  Trampil Menentukan Rekomendasi hasil pemeriksaan laboratorium  Cermat  Teliti  Cara mengidentifikasi kuantitas Lokasi untuk penyimpanan material  Cara mengidentifikasi kualitas Lokasi untuk penyimpanan material  Cara menyiapkan peralatan pendukung dan peralatan K3  Trampil Menyiapkan penimbunan agregat halus dan kasar.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETEN SI DASAR 2. standar operasional yang berlaku. ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM  Tugas  Pengam atan 2 PS 6 (12) PI SUMBER BELAJAR  Buku Konstr uksi Beton  PBI  SNI  Kondisi tempat penyimpanan Mempersia diidentifikasi dan denah pkan penimbunan dibuat berdasarkan penimbuna luas lokasi proyek. Perlengkapan atau peralatan K3L dipersiapkan sesuai prosedur yang berlaku. INDIKATOR  Perbedaan antara agregat halus dan kasar diidentifikasi.  Komposisi campuran beton dan kebutuhan material per meter kubik beton Segar diidentifikasi.  Gradasi dan sifat-sifat fisis agregat diidentifikasi.  Kandungan lumpur dan material yang menggangu rendahnya kualitas beton diidentifikasi. Menentuka n rekomend asi hasil pemeriksa an laboratoriu m mengenai agregat halus.

dan di identifikasi  Pelatihan menyiapkan peralatan angkut standar  Pelatihan menyiapkan perlengkapan / peralatan K3 sesuai prosedur  Praktek pengambilan Sampel sesuai standar Opersional  Pelatihan membuat Laporan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Teliti  Cermat  Memahami kegunaan semen untuk masingmasing tipe dalam konstruksi Beton  Cara mengidentifikasi sample semen  Tahu cara menggunakan perlengkapan K3  Tahu cara pengambilan Sampel yang sesuai dengan Standar Operasional  Tahu cara membuat Pelaporan  Trampil Mengambil contoh semen.2009 A Alokasi Waktu : 16 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1. INDIKATOR  Kegunaan semen tipe I. IV dan V dalam konstruksi beton harus diketahui.  Penggunaan perlengkapan K3L.  Cara pengambilan sampel secara acak pada timbunan Zak semen diidentifikasi. Laporan dibuat. II. serta langkah pengaman dilakukan sesuai dengan prosedur yang diberlakukan. MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari Standard an Manual bahan  Praktek pengambilan sample semen.  Peralatan dipersiapkan sesuai standar operasional yang berlaku. Pengambilan contoh semen.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pemeriksaan Bahan Konstruksi Beton Kelas/Semester : X / 02 Standar Kompetensi : Memeriksa Material Semen Di Lapangan Kode Kompetensi : BB.  Pengambilan sampel dilakukan sesuai standar operasional. III. PENILAIA N TM  Tugas  Pengama tan 2 PS 4 (8) PI SUMBER BELAJA R  PBI  SNI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 55 Dari 129 .

 Bentuk fisik semen dipastikan tidak menggumpal. MATERI PEMBELAJARAN  Menyiapkan sample semen  Mememeriksa semen dibandingkan dengan standar Produk  Pelatihan menyiapkan perlengkapan / peralatan K3 sesuai prosedur  Pelatihan membuat Laporan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Teliti  Cermat  Cara pemeriksaan sample semen  Cara menyiapkan peralatan sesuai prosedur  Cara membuat laporan  Trampil Memeriksa kondisi fisik semen. Memeriksa kehalusan semen dengan alat speady  Mempelajari prinsip kerja alat Uji semen menggunakan Manual  Mempelajari standar operasional yang ber laku  Menyiapkan alat dan sample  Mencatat hasil pengu jian  Pelaporan  Teliti  Cermat  Mengetahui cara kerja dan kegunaan alat uji Speady  Mengenali Standar operasional  Cara pencatatan hasil pengujian  Cara pelaporan  Trampil memeriksa kehalusan semen dengan alat speady  Tugas  Pengama tan 2 4 (8)  PBI  SNI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 56 Dari 129 .  Berdasarkan skala yang ada pada alat tersebut kehalusan semen dapat diketahui.  Standar operasional yang berlaku dipelajari.  Alat dan sampel dipersiapkan.  Perlengkapan K3L digunakan. PENILAIA N TM  Tugas  Pengama tan PS 4 (8) PI SUMBER BELAJA R  PBI  SNI 3.  Prinsip kerja peralatan uji speady dipelajari berdasarkan manual yang ada. INDIKATOR  Sampel semen dalam zak yang telah dibuka disiapkan  Warna semen diperiksa dan dibandingkan dengan warna standar produk semen bersangkutan.  Laporan dibuat.  Laporan dan kesimpulan dapat dibuat.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 2. Memeriksa kondisi fisik semen.

 Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan ditentukan sesuai keadaan lapangan dan diperlakukan sesuai spesifikasi yang ada dan dicek bebas dari rayap-rayap.  Bangunan sementara untuk penumpukan dan penyimpanan bahan kayu dipilih untuk melakukan proses pemasangan sesuai pekerjaan.2010 A Alokasi Waktu : 8 Jam @ 45 Menit KEGIATAN PEMBELAJARA N           Cermat Teliti Hati-hati Memahami Gambar Kerja Memahami RKS Memahami Persyarattan dan standar Tahu cara Identifikasi bahan Tahu cara penyimpanan yang baik Tahu cara menetapkan loaksi yang baik Trampi melaksanakan Pekerjaan Pra persiapan ALOKASI WAKTU PENILAI AN TM  Tugas  Penga matan 2 KOMPETENSI DASAR 1. benang dan alat pengukur diidentifikasi.  Metode penumpukan dan penyimpanan bahan di lapangan ditetapkan menurut jenis bahan. Menentukan pekerjaan prapersiapan. air dan material lainnya yang dapat menurunkan kualitas bahan utama. kotoran.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XI / 01 Standar Kompetensi : Memasang Papan Duga (Bouwplank) Untuk Acuan dan Perancah Kode Kompetensi : BB.  Ketentuan-ketentuan mengenai perlakuan di lapangan terhadap bahan kayu dan benang sebagai pedoman ditentukan. MATERI PEMBELAJARAN  Membaca gambar kerja  Mempelajari RKS  Mempelajari Persyara tan dan Standar  Pelatihan Mengidentifi kasi criteria mutu bahan  Pelatihan menentukan pedoman berdasarkan bahan yang ada  Praktek pola penumpuk an bahan seuai jenis bahan  Praktek menyiapkan bangunan sementara untuk menyimpan bahan dan dicek kelayakannya  Praktek menentukan lokasi penumpukan sesuai dengan spesifi kasi bahan yang bebas dari hal-hal yang bisa menurunkan kualitas bahan utama SUMBE R BELAJA R  PUBI  Buku Ilmu baha n Bang unan PS 2 (4) PI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 57 Dari 129 . debu. dicek kelayakannya dan dilaporkan setiap kekurangannya. INDIKATOR  Kriteria mutu bahan kayu.

 Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan sementara dipersiapkan dan tidak mengganggu lalu lintas pekerjaan lainnya. Menentukan kebutuhan bahan. untingunting. paku dan benang). waterpas.  Papan duga ditentukan dan dibuat sesuai syarat ketegakan dan kestabilan untuk digunakan sebagai pedoman pengukuran ketepatan konstruksi.  Papan duga harus dilindungi dari benturan dan gangguan-gangguan lainnya selama pekerjaan konstruksi. Memasang papan duga. peralatan lainnya (palu.  Papan duga dipasang sesuai koordinat titik yang Akan dipantau dan dibuat menurut elevasi rencana menggunakan alat ukur theodolit.  Cermat  Teliti  Langkah – langkah Pemasangan Papan Duga  Trampil dalam pemasangan Papan Duga ALOKASI WAKTU PENILAI AN TM  Tugas  Penga matan SUMBE R BELAJA R  PUBI  Buku Ilmu baha n Bang unan PS 1 (2) PI 3.  Praktek menentukan titik koordinat pemasangan papan duga dengan menggunakan peralatan penunjang  Praktek membuat papan duga yang sesuai dengan persyaratan konstruksi  Praktek menempatkan Blokblok beton sebagai penyangga pada lokasi yang tidak mengganggu  Praktek menempatkan papan duga yang terlindungi dari gangguan selama masa pekerjaan  Tugas  Penga matan 2 (4) 1 (4)  Buku Ilmu Bang unan Gedu ng PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 58 Dari 129 . patok.  Bahan-bahan diambil dan digunakan sesuai spesifikasi penggunaannya.  Penempatan blok-blok beton sebagai penyangga ditempatkan di lokasi-lokasi yang tidak mengganggu lalu lintas kerja secara keseluruhan atau lalu lintas umum di bawahnya.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 2. INDIKATOR  Bahan-bahan untuk keperluan papan duga diidentifikasi.  Bahan kayu diambil sesuai urutan kedatangan dan dibersihkan sebelum digunakan dalam pekerjaan pemasangan. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan mengidentifikasi bahan Papan duga  Latihan pengambilan bahan dan pembersihan bahan  Latihan melokalisir penumpukan bahan sehingga tidak mengganggu flow pekerjaan lain KEGIATAN PEMBELAJARA N  Cermat  Teliti  Cara identifikasi bahan (papan duga )  Cara memilih bahan dan pembersihannya  Cara penumpukan yang benar  Trampil Menentukan kebutuhan bahan.  Bahan kayu dan besi yang belum terpakai dikembalikan ke ruang penyimpanan dan disusun untuk kembali digunakan pada pekerjaan konstruksi selanjutnya. meteran. selang.

besi. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan mengidentifikasi bahan acuan dan perancah di lapangan atau fabrikan  Latihan mengidentifi kasi mutu bahan . Menentukan pekerjaan prapersiapan Konstruksi acuan dan perancah INDIKATOR  Konstruksi elemen rencana diidentifikasi dalam pemilihan bahan acuan dan perancah secara langsung di lapangan atau fabrikasi.        KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Tekun Tahu cara mengidentifikasi bahanbahan Tahu cara meng identifikasi mutu bahan Tahu cara meng identifikasi keten tuan perlakauan bahan Tahu cara meng identifikasi ukuran bahan sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan Tahu cara mengidentifikasi metode penumpukan dan penyimpanan Tahu cara menentukan lokasi penyimpanan sesuai jenis bahan Trampil menentukan pekerjaan pra persiapan konstruksi acuan dan perancah PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan 2 SUMBER BELAJAR PS 6 (12) PI 2 (8)  Buku Ilmu Pengetah uan Bahan  PUBI  Buku Konstruks i Beton Bertulang    PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 59 Dari 129 . besi dan membran diidentifikasi.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XI/ 01 Standar Kompetensi : Mempersiapkan Acuan dan Perancah Kode Kompetensi : BB.  Kriteria mutu bahan kayu.2011 A Alokasi Waktu : 20 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1. pembentuk beton ekspos.  Ketentuan-ketentuan perlakuan di lapangan terhadap bahan kayu. kayu .ukuran standar bahan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan dan spesifikasi teknis. atau dari produsen tentang penggunaannya . besi dan bahan pembentuk beton ekspos (membran) dari standar yang berlaku atau dari produsen tentang penggunaannya diidentifikasi dan ditentukan. dan selanjutnya ditentukan  Mengidentifikasi ketentuan mengenai perlakuan bahan-bahan tsb di lapangan  Mengidentifikasi Ukuran.

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR  Ukuran-ukuran standar bahankayu dan besi diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan spesifikasi teknis. MATERI PEMBELAJARAN  Mengidentifikasi metode penumpukan dan penyimpanan bahan di lapangan  Latihan menentukan lokasi penyimpanan material.  Metode penumpukan dan penyimpanan bahan di lapangan diidentifikasi  Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan/ material ditentukan sesuai keadaan lapangan dan diperlakukan sesuai spesifikasi yang ada dan dikontrol bebas dari rayap-rayap.  Penggunaan bahan saat pemasangan diatur sesuai urutan kedatangan dari alat-alat pengangkat. disesuaikan antara jenis bahan dan kondisi lapangan  Pengaturan penggunaan bahan sesuai dengan urutan kedatangan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Tahu cara mengatur distribusi penggunaan bahan sesuai urutan kedatangan PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 60 Dari 129 . air dan jenis material lainnya yang menurunkan kualitas bahan utama. debu. kotoran.

kegunaan  Praktek melokalisir penumpukan yang tidak mengganggu kegiatan lainnya  Praktek menyusun bahan berdasarkan ukurannya KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat  Teliti  Tahu cara meng hitung kebutuhan bahan sesuai dengan kondisi pekerjaan  Tahu cara mengambil bahan sesuai urutan kedatangan dan kegunaan  Tahu cara melokalisir penumpukan bahan yang tidak mengganggu kegiatan lain  Tahu cara menyusun bahan  Trampil mengambil bahan untuk proses pemasangan di lapangan PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan 2 SUMBER BELAJAR PS 4 (8) PI 1 (4)  Buku Ilmu Pengetah uan Bahan  PUBI  Buku Konstruks i Beton Bertulang PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 61 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 2. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan membuat per hitungan kebutuhan bahan disesuaikan dengan kondisi / keadaan elemen struktur  Praktek mengambil bahan-bahan disesuaikan dengan urutan ke datangan sesuai degan spesifikasi .  Bahan-bahan diambil sesuai urutan kedatangan dan digunakan sesuai spesifikasi penggunaannya berdasarkan material dasar atau dari perusahaan pembuat. Mengambil bahan untuk proses pemasangan di lapangan INDIKATOR  Kebutuhan dicatat dan dihitung sesuai dengan kondisi atau keadaan elemen struktur yang terencana.

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR INDIKATOR  Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan sementara saat dipersiapkan dan tidak mengganggu lalu lintas pekerjaan bagian konstruksi lainnya.  Bahan disusun berdasarkan ukuran menurut dasar material atau standar dari perusahaan pembuat.  Bahan-bahan diambil sesuai urutan kedatangan dan disimpan sementara di lokasi yang telah memenuhi persyaratan kebersihan sesuai spesifikasi yang ada  Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan sementara saat dipersiapkan dan tidak mengganggu lalu lintas pekerjaan bagian konstruksi lainnya. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek pengambilan bahan sesuai dengan urutan kedatangan selanjutnya disimpan pada lokasi yang memenuhi syarat bahan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Tahu cara pengambilan bahan sesuai dengan urutan dan selanjutnya menyimpan pada lokasi yang memenuhi syarat PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 62 Dari 129 .

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 3. Merawat bahan acuan dan perancah INDIKATOR  Bahan/material disyaratkan bahwa air semen tidak diserap oleh material. kuat dan awet (dapat dipakai berulangulang) diidentifikasi. dan sebagainya yang mampu menahan beban statis/getaran dan penurunan setempat. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan mengidentifikasi bahan acuan yang awet dan kuat juga tidak menyerap air  Praktek membuat landasan penumpukan bahan yang sesuai dengan ketentuan spesifikasi pabrik KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cermat  Teliti  Tahu cara mengidentifikasi bahan acuan  Tahu cara membuat landasan penumpukan bahan  Trampil Merawat bahan acuan dan perancah PENILAIAN TM  Tugas  Pengamatan SUMBER BELAJAR PS 2 (4) PI 1 (4)  Buku Ilmu Pengetah uan Bahan  PUBI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 63 Dari 129 .  Landasan penumpukan harus dibuat terlebih dahulu dan ditentukan berdasarkan bahan balok beton atau balok baja.

INDIKATOR  Konstruksi elemen rencana diidentifikasi dalam pemilihan bahan acuan dan perancah secara tradisional atau fabrikasi. besi dan bahan pembentuk beton ekspose (membran) dari standar yang berlaku atau dari produsen tentang kenggunaannya diidentifikasi dan ditentukan.2012 A Alokasi Waktu : 60 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR 1. Menentukan pekerjaan prapersiapan konstruksi acuan dan perancah. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan mengidentifikasi elemen konstruksi acuan dan perancah  Latihan mengidentifikasi criteria mutu bahan konstruksi acuan dan perancah  Latihan mengidentifikasi perlakuan bahan kayu. besi dan membrane  Latihan mengidentifikasi ukuran-ukuran bahan sesuai kebutuhan pekerjaan dan spesifikasinya  Latihan mengidentifikasi metode penumpukan bahan di lapangan  Praktek lapangan membuat bangunan sementara untuk penyimpanan bahan         KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N TM PS 10 (20) SUMBER BELAJAR PI 4 (16)  Buku Ilmu Pengeta huan Bahan  Gambar Kerja  Buku Konstru ksi Beton Bertulan g 4   Cermat  Tugas Teliti  Pengamata Tekun n Tahu cara mengidentifikasi bahan acuan Tahu cara mengidentifikasi bahan konstruksi acuan Tahu cara mengidentifikasi perlakuan bahan acuan Tahu cara mengidentifikasi ukuran bahan acuan Tahu cara mengidentifikasi penumpukan bahan acuan dilapangan Tahu cara membuat bangunan sementara untuk penyimpanan bahan Trampil Menentukan pekerjaan prapersiapan konstruksi acuan dan perancah.  Ketentuan-ketentuan perlakuan di lapangan terhadap bahan kayu.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XI/ 01 Standar Kompetensi : Memasang Acuan dan Perancah Kode Kompetensi : BB.  Kriteria mutu bahan kayu. besi dan membrane diidentifikasi. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 64 Dari 129 .

air dan material lainnya yang dapat menurunkan kualitas bahan utama. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek lapangan menentukan lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan yang aman dari kerusakan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Tahu cara menentukan lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan yang aman dari kerusakan PENILAIA N TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 65 Dari 129 . debu. dicek kelayakannya dan dilaporkan setiap kekurangannya.  Area penumpukan dan penyimpanan sementara saat pemasangan bahan dijaga dari kotoran-kotoran yang dapat mengurangi mutu bahan dan diatur sesuai dengan urutan kedatangan bahan tersebut dari alat-alat pengangkat.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR INDIKATOR  Ukuran-ukuran standar bahan kayu dan besi diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan spesifikasi.  Media atau bangunan sementara untuk penumpukan dan penyimpanan bahan dipilih untuk melakukan proses pemasangan konstruksi sesuai pekerjaan. kotoran.  Metode penumpukan dan penyimpanan bahan di lapangan diidentifikasi.  Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan atau material ditentukan sesuai keadaan lapangan dan diperlakukan sesuai spesifikasi yang ada dan dicek bebas dari rayap-rayap.

 Bahan-bahan diambil sesuai urutan kedatangan dan disimpan sementara di lokasi yang telah memenuhi persyaratan kebersihan sesuai spesifikasi yang ada.  Bahan-bahan diambil sesuai dengan urutan kedatangan dan digunakan sesuai spesifikasi penggunaannya berdasarkan perusahaan pembuat.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR 2. PENILAIA N TM  Tugas  Pengam atan 2 SUMBER BELAJAR PS 10 (20) PI 3 (12)  Buku Ilmu Pengeta huan Bahan  Buku RAB PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 66 Dari 129 .  Lokasi penumpukan dan penyimpanan bahan sementara saat dipersiapkan dan tidak mengganggu lalu lintas pekerjaan pemasangan bagian konstruksi lainnya. Mengambil bahan untuk proses pemasangan di lapangan.  Bahan-bahan disusun berdasarkan ukuran perusahaan pembuat.  Bahan kayu dan besi diambil sesuai urutan kedatangan dan dibersihkan sebelum digunakan dalam pekerjaan pemasangan. INDIKATOR  Kebutuhan bahan dicatat dan dihitung sesuai dengan kondisi atau keadaan elemen struktur yang rencana. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan membuat peritungan kebutuhan bahan sesuai kondisi rencana  Praktek lapangan mengambil bahan sesuai urutan kedatangan dan sesuai spesifikasi penggunaannya  Praktek lapangan membersihkan bahan kayu dan besi sebelum digunakan  Praktek melokalisir penumpukan yang tidak mengganggu kegiatan lainnya  Praktek menyusun bahan berdasarkan ukuran  Praktek mengambil bahan sesuai urutan kedatangan dan penyimpanan           KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Tekun Tahu cara membuat perhitungan kebutuhan bahan sesuai rencana Tahu cara mengambil bahan sesuai aturan Tahu cara membersihkan bahan yang akan digunakan Tahu cara melokalisir penumpukan yang tidak menggangu Tahu cara menyusun bahan yang benar Tahu cara mengambil bahan sesuai urutan Menguasai Cara pengambilan bahan untuk proses pemasangan di lapangan.

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR 3.  Penempatan blok-blok beton atau baja penyangga ditempatkan di lokasi-lokasi yang tidak mengganggu lalu lintas kerja secara keseluruhan atau lalu lintas umum di bawahnya. PENILAIA N TM  Tugas  Pengam atan 2 SUMBER BELAJAR PS 14 (28) PI 4 (16)  Buku Ilmu Pengeta huan Bahan  Gambar Kerja     PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 67 Dari 129 . dan sebagainya) yang mampu menahan beban statis/getaran dan penurunan setempat. INDIKATOR  Acuan dipasang sesuai dengan dimensi bagian-bagian struktur rencana dan dibuat sesuai dengan elevasi rencana. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek lapangan memasang acuan sesuai dimensi bagian struktur dan elevasi yang direncanakan  Praktek lapangan memasang perancah dan mengukur ketegakan/ kemiringan dengan baik  Praktek lapangan menentukan garis as / sumbu pasangan berdaarkan titik ikat yang telah diperoleh  Praktek lapangan membuat landasan perancah yang mampu menahan beban saat pengecoran  Praktek menempatkan blok-blok beton atau baja penyangga yang tidak mengganggu lalu lintas dibawahnya  Praktek membuat lobang unutk pembuangan kotoran yang tidak mengganggu saat pengecoran  Mengidentifikasi perlengkapan pendukung  Praktek menggunakan peralatan K3       KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Tekun Tahu cara memasang acuan sesuai dengan rencana Tahu cara mengukur ketegakan dan kemiringan perancah Tahu cara menempatkan blok-blok beton / baja penyangga yang tidak menggangu Tahu cara membuat lobang pembuangan kotoran sisa cor Mengidentifikasi perlengkapan pendukung Tahu cara menggunakan peralatan K3 Trampil memasang acuan dan perancah. Memasang acuan dan perancah.  Perancah dipasang sesuai dengan titik-titik yang telah ditentukan dan ketegakan/kemiringan untuk penahan diukur dengan tepat. dan sebagainya).  Garis as atau sumbu-sumbu pasangan diambil dan diatur berdasarkan titik-titik ikat yang telah diperoleh dari titik-titik ikat permanent di sekitar lokasi pekerjaan (titik BM.  Landasan perancah harus dibuat terlebih dan ditentukan berdasarkan bahan-bahan (Blok beton atau balok baja. titik pantau di stasiun terdekat.

Membersihk an hasil pekerjaan pemasangan .  Perlengkapan pendukung seperti: rapid klam dan sebagainya diidentifikasi sesuai produsen pembuat  Peralatan K3 digunakan seperti: baju kerja.sisa material  Praktek menyimpan bahan yang belum terpakai untuk digunakan pada pekerjaan selanjut nya.  Praktek membersihkan sisa.  Jaring-jaring pengamanan disiapkan dan ditempatkan di lokasi tertentu untuk menangkap sisa bahan cor yang ke luar. sarung tangan.  Bahan kayu dan besi yang tersisa di areal pasangan ditempatkan. 4.  Tugas  Pengam atan 5 (10) 2 (8)  Buku Lingkun gan Hidup  Buku Pedoma n K3 MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 68 Dari 129 .  Bahan-bahan kayu dan besi yang belum terpakai dikembalikan ke ruang penyimpanan dan disusun untuk kembali digunakan pada pekerjaan selanjutnya.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR INDIKATOR  Lubang-lubang untuk membuang kotoran dibuat di bagian-bagian tertentu yang tidak berpengaruh terhadap konstruksi saat pengecoran. sepatu dan helmet. dipelihara dan ditutupi dengan terpal sehingga tidak ada kotoran yang bisa masuk.  Seluruh bahan atau material dibersihkan dari sisa-sisa material selama pekerjaan konstruksi dan kotoran-kotoran lainnya. untuk besi harus ditutup dengan terpal  Praktek memasang jarring pengaman untuk menangkap sisa bahan cor  Cermat  Teliti  Tahu cara membersihkan sisa material  Tahu cara menyimpan bahan yang belum terpakai secara benar  Tahu cara memasang jarring pengaman  Trampil membersihkan hasil pekerjaan pemasangan.

mutu.2013 A Alokasi Waktu : 60 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 1. workshop dan kebersihan diidentifikasi agar terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan tulangan sebelum/ sesudah dipasang. kait-kait dari tulangan polos maupun yang diprofilkan diidentifikasi sesuai posisi dalam gambar kerja. MATERI PEMBELAJARAN  Membaca gambar kerja konstruksi . INDIKATOR  Semua KODE KOMPETENSI-KODE KOMPETENSI yang tercantum dalam gambar kerja konstruksi diidentifikasi. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 69 Dari 129 . sambungan. Mengidentifika si gambar konstruksi. PENILAIAN SUMBER BELAJAR TM  Tugas  Penga matan 4 PS 8 (16) PI 2 (8)  PUBI  SNI/PB I  Gamba r Kerja  Tempat penyimpanan.  Diameter. panjang penyaluran. dan mengidentifikasi KODE KOMPETENSI-KODE KOMPETENSI nya  Mengidentifikasi pembesian yang tertuang dalam gambar kerja sesuai posisi gambar  Mengidentifikasi Tempat penyimpanan dan kebersihan agar kualitas besi terjaga dengan baik     KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Tekun Tahu cara mengidentifikasi KODE KOMPETENSI-KODE KOMPETENSI dalam gambar kerja  Tahu cara mengidentifikasi posisi/letak tulangan sesuai gambar kerja  Tahu cara mengidentifikasi tempat penyimpanan/gudang  Trampil Mengidentifikasi gambar konstruksi.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XI/ 02 Standar Kompetensi : Mempersiapkan Tulangan / Pembesian Di Lapangan Kode Kompetensi : BB.

ukuran panjang dan bengkokan tulangan berdasarkan diameternya. baik manual maupun mekanis serta peralatan K3L dipersiapkan. PENILAIAN SUMBER BELAJAR TM  Tugas  Penga matan 6 PS 6 (12) PI 2 (8)  Buku konstru ksi Beton  Gamba r Kerja 3. panjang. ukuran panjang dan bengkokan tulangan berdasarkan diameternya. ukuran tiap-tiap ruas yang dibengkokkan.  Bukaan tulangan ditabelkan dalam bentuk formulir bengkokan tulangan. meja pembengkok dan peralatan K3L  Praktek pemotongan dan pembengkokan tulangan sesuai gambar dan tabel bengkokan dilakukan dengan prosedur      Cermat Teliti Tekun Memahami gambar kerja Tahu cara menyiap kan peralatan kerja  Tahu cara memotong dan mem bengkokkan tulang an yang sesuai gam bar  Trampil Melaksanakan pembengkokan tulangan. Melaksanakan pembengkoka n tulangan. diluruskan dan diukur sesuai gambar kerja.  Tugas  Penga matan 10 (20) 4 (16) Buku Konstru ksi Beton  Gamba r Kerja  Pemotongan dan pembengkokkan dilaksanakan sesuai bentuk gambar yang tercantum dalam formulir tabel bengkokkan dengan standar prosedur operasional yang berlaku PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 70 Dari 129 . mutu dan diameter  Pelatihan membuat tabel / formulir Bengkokan Tulangan      KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Tekun Memahami gambar kerja Tahu cara membuat gambar bukaan  Tahu cara membuat tabel Bengkokan tulangan  Trampil Membuat tabel potongan. ukuran tiaptiap ruas yang dibengkokkan.  Praktek menyiapkan tulangan sesuai dengan gambar kerja  Praktek menyiapkan peralatan . Membuat tabel potongan. MATERI PEMBELAJARAN  Membaca gambar konstruksi  Menyusun gambar bukaan yang berisi . alat potong.  Alat potong tulangan dan meja pembengkok tulangan dalam kondisi prima. INDIKATOR  Berdasarkan gambar konstruksi di dalamnya termasuk detail potongan memanjang dan melintang dari penampang beton harus disusun dalam bentuk gambar bukaannya. mutu dan diameter tulangan. bentuk tulangannya .  Tulangan dipersiapkan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 2. ukuran panjang.  Bukaan tulangan tersebut harus digambar bentuk tulangannya.

 Tulangan dibersihkan dari kotoran yang melekat di sekeliling tulangan. PENILAIAN SUMBER BELAJAR TM  Tugas  Penga matan PS 12 (24) PI 6 (24) Buku Pedom an Penggu naan dan Perawa tan Alat  Buku Konstru ksi Beton PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 71 Dari 129 . MATERI PEMBELAJARAN  Praktek pengontrolan / penghitungan tulangan berdasarkan gambar  Praktek membersihkan tulangan selanjutnya diakukan pengikatan .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENSI DASAR 4. INDIKATOR  Tulangan dikontrol kebenarannya berdasarkan gambar dan dihitung jumlahnya. dan diberi KODE KOMPETENSI sesuai gambar  Praktek menumpuk tulangan.  Tulangan disimpan dan disusun sedemikian rupa agar dalam jadwal pemasangan tidak ada kesulitan dalam pengangkatan sesuai prosedur operasional yang berlaku. Melaksanakan penyimpanan tulangan.  Tulangan-tulangan diikat dengan baik dan diberi tanda KODE KOMPETENSI sesuai gambar. agar mudah pendistribusiannya sesuai prosedur operasioal  Praktek pembersihan peralatan kerja     KEGIATAN PEMBELAJARAN Cermat Teliti Tekun Cara mengontrol penghitungan tulangan  Cara memperlakukan dan penyimpanan yang sesuai dengan prosedur operasional  Cara membersihkan peralatan  Trampil Melaksanakan penyimpanan tulangan.  Alat-alat potong dan meja pembengkok dibersihkan dan disimpan.

INDIKATOR  Persyaratan mutu dari produsen besi atau baja tulangan dan kawat ikat (bendraat) ditentukan sesuai standar yang berlaku di lokasi proyek. MATERI PEMBELAJARAN  Membaca gambar kerja konstruksi. KEGIATAN PEMBELAJARAN     Cermat Teliti Tekun Tahu cara mengiden tifikasi KODE KOMPETENSI-KODE KOMPETENSI dalam gambar kerja  Tahu cara mengidentifikasi posisi / letak tulangan sesuai gambar kerja  Trampil melakukan persiapanpersiapan yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan pembesian beton di lapangan. dan mengidentifikasi KODE KOMPETENSI-KODE KOMPETENSInya  Membaca jadwal kerja penulangan beton pada pelaksanaan di lapangan. PENILAIA N TM  Tugas  Pengamat an 2 SUMBER BELAJAR PS 20 (40) PI 6 (24)  Gamba r Kerja  RKS PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 72 Dari 129 . Mempersiap kan pekerjaan prapersiapan.2014 A Alokasi Waktu : 66 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR 1.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XI/ 02 Standar Kompetensi : Memasang Tulangan / Pembesian Kode Kompetensi : BB.

gambar pelaksanaan atau dari spesifikasi teknis. PENILAIA N TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 73 Dari 129 . jadwal penulangan.  Bekisting/cassing dikontrol mengenai kesiapannya untuk pemasangan atau penempatan tulangan. jadwal penulangan. dan gambar kerja atau dari spesifikasi teknis.  Jumlah dan diameter tulangan dikontrol terhadap jadwal pelaksanaan pekerjaan penulangan atau gambar detail pada gambar rencana atau pelaksanaan MATERI PEMBELAJARAN  Mengidentifikasi pembesian yang tertuang dalam gambar kerja sesuai posisi gambar  Mengidentifikasi tempat penyimpanan dan kebersihan  Mengontrol kesiapan bekisting di lapangan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR INDIKATOR  Penulangan/pembesian. jenis ikatan dan lokasi pemasangan diidentifikasi dari instruksi perencana atau pengawas. KEGIATAN PEMBELAJARAN  Tahu cara mengidentifikasi tempat penyimpanan/gudang  Tahu persyaratan bekisting.  Bentuk tulangan polos atau deform diidentifikasi sesuai instruksi perencana atau pengawas.

 Tahu cara mempersiapkan tulangan untuk dirangkai di lapangan. PENILAIA N TM  Tugas  Pengamat an 2 SUMBER BELAJAR PS 16 (32) PI 4 (16)  Buku Konstru ksi beton  Daftar Bengko k PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 74 Dari 129 . KEGIATAN PEMBELAJARAN      Cermat Teliti Tekun Memahami gambar kerja Tahu bentuk-bentuk kait ujung tulangan beton dan ketentuan panjang penyaluran. MATERI PEMBELAJARAN  Membuat gambar kerja  Menyiapkan tulangan dengan bentuk dan jumlah sesuai kebutuhan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR 2.  Trampil mempersiapkan tulangan dengan bentuk dan jumlah sesuai kebutuhan pemasangan tulangan di lapangan. INDIKATOR  Jadwal pengelolaan dan gambar kerja praktis tulangan (bestaad) dibuat dengan teliti dan berdasar-kan interpretasi pengawas atau atas petunjuk dari perencana di lapangan. Melaksanak an fabrikasi tulangan dan menentukan sistem tranportasi vertikal dan horizontal.  Penentuan panjang penyaluran dan panjang kait ujung sesuai persyaratan.

dibengkokan dan dibentuk spiral utama di los-los kerja disesuaikan kebutuhan pemasangan.  Tipe-tipe kait ujung pada tulangan diidentifikasi sesuai dengan persyaratan yang berlaku atau standar yang digunakan di dalam perencanaan konstruksi beton bertulang.  Fabrikasi langsung di tempat pemasangan ditentukan dan diidentifikasi dan atas seijin perencana / pengawas MATERI PEMBELAJARAN  Pengangkutan tulangan yang siap dipasangan ke tempat penyetelan di lapangan.  Syarat-syarat atau ketentuan mengenai panjang penyaluran (LD) pada sambungan antar elemen struktur atau sejenisnya harus diidentifikasi dan ditentukan dalam setiap kegiatan pengukuran panjang tulangan sebelum kegiatan pemotongan. KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 75 Dari 129 . gambar detail rencana atau pelaksanaan dan syarat-syarat yang berlaku diidentifikasi.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR INDIKATOR  Tulangan dipotong.

 Alat transpotasi horizontal dan vertikal ditentukan dan digunakan sesuai dengan laju penggunaan atau tingkat kecepatan pemasangan tulangan di lapangan. MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 76 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR INDIKATOR  Peralatan manual atau masinal diidentifikasi sesuai dengan standar yang berlaku atau tercantum dalam spesifikasi atau tidak Akan merusak diameter dan permukaan tulangan. sehingga kondisi tulangan tetap baik dan sesuai dengan ketentuan/persyaratan yang berlaku.

 Tulangan diikat pada posisi yang benar sesuai dengan gambar dan spesifikasi teknis dan standar yang berlaku.  Dalam keadaan khusus tulangan yang dilas harus seijin perencana/pengawas lapangan yang ditunjuk untuk mengawasi pekerjaan tersebut.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETENS I DASAR 3. PENILAIA N TM  Tugas  Pengamat an 2 SUMBER BELAJAR PS 10 (20) PI 4 (16)  Gamba r Kerja  Daftar Bengko k PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 77 Dari 129 . Menempatk an dan memasang tulangan pada setiap elemen struktur.  Dudukan atau stek-stek tambahan tulangan pada jagaan ketebalan dan tipetipe sambungan lainnya ditempatkan sesuai persyaratan jadwal penulangan dan gambar kerja. INDIKATOR  Tulangan utama dan sengkang diikat sesuai dengan gambar rencana atau pelaksanaan dan ditempatkan sesuai pada posisi yang tepat berdasarkan ketebalan selimut beton atau gambar pelaksanaan. alat merakit tulangan beton dan peralatan K3L  Praktek merangkai / memasang tulangan beton sesuai gambar kerja. KEGIATAN PEMBELAJARAN      Cermat Teliti Tekun Memahami gambar kerja Tahu cara menyiapkan peralatan kerja  Tahu cara merangkai tulangan yang sesuai gambar  Trampil Melaksanakan pemasangan tulangan beton.  Pemasangan tulangan harus diikuti atau dilanjutkan dengan tahapan pengecoran minimal 2 (dua) hari setelah pemasangan secara keseluruhan selesai MATERI PEMBELAJARAN  Praktek menyiapkan tulangan sesuai dengan gambar kerja  Praktek menyiapkan peralatan .  Ujung tulangan yang menonjol dilindungi dan ditutupi sesuai dengan ketebalan selimut beton atau spesifikasi.

 Ketentuan-ketentuan atau spesifikasi mengenai perlakuan dan pengelolaan terhadap bahan utama di lapangan diidentifikasi dan dilaksanakan sesuai prosedur standar dalam peraturan yang berlaku.  Gambar dan RKS Proyek  Identifikasi bahan berdasar Standard  Standard dan Peraturan  Mampu memahami Gambar kerja dan RKS  Mampu membuat Identifikasi Bahan  Mampu memahami Standard  Trampil Memeriksa kualitas material untuk perhitungan rencana komposisi campuran.  Tugas  Pengamat an 2 (8)  Gambar Kerja  RKS  PUBI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 78 Dari 129 .  Kriteria mutu bahan agregat halus atau agregat kasar. semen dan air diidentifikasi dan ditentukan berdasarkan standar yang berlaku.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XI/ 02 Standar Kompetensi : Merencanakan Campuran Beton dengan Kuat Tekan < K175 Kode Kompetensi : BB. Memeriksa kualitas material untuk perhitungan rencana komposisi campuran.2015 A Alokasi Waktu : 20 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU KOMPETEN SI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TATAP MUKA (TEORI ) 2 PRAKTE K DI SEKOLA H 4 (8) PRAKTE K DI DU/DI SUMBER BELAJA R 1.

serta dibandingkan dengan hasil ukuran sebenarnya di lapangan. Menghitung komposisi bahan utama.  Faktor koreksi jumlah volume adukan beton Segar diperhitungkan akibat terbuang saat transportasi dan saat pengecoran.  Membaca Gambar dan RKS Proyek  Praktek Pengukuran Formula Campuran di lapangan  Praktek membuat perhitungan Penyusutan adukan Beton segar akibat Transportasi saat Pengecoran  Praktek menggunakan Alat Takaran ( dolak ) untuk perbandingan Volume adukan beton segar     Cermat Serius Memahami Gambar dan RKS Pengukuran Formula Campuran  Perhitungan Penyusutan Beton segar  Penggunaan alat Ukur  Pandai Menentukan volume pencampuran mas.sal untuk melaksanakan pengecoran.  Pelatihan membuat Formulir Rencana Kompo sisi Bahan berdasar Standard  Tekun  Teliti  Tata cara membuat Formulir Rencana Komposisi Bahan  Trampil Menghitung komposisi bahan utama.  Tugas  Pengamat an  Buku Konstru ksi Beton 3.  Tugas  Pengamat an 2 6 (12) 2 (8)  Gambar Kerja  RKS  Buku Pedoma n penggu naan dan perawat an alat PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 79 Dari 129 .  Formulir perhitungan rencana komposisi bahan utama ditentukan berdasarkan perbandingan volume menurut standar tertentu yang berlaku dalam perencanaan konstruksi beton.  Volume adukan beton Segar total dari seluruh elemen struktur diidentifikasi dan dihitung berdasarkan gambar pelaksanaan.  Kotak takaran (dolak) digunakan sebagai alat takaran perbandingan volume adukan beton Segar. Menentukan volume pencampura n mas.sal untuk melaksanak an pengecoran.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ALOKASI WAKTU KOMPETEN SI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN TATAP MUKA (TEORI ) 2 PRAKTE K DI SEKOLA H PRAKTE K DI DU/DI SUMBER BELAJA R 2.

 Material sesuai fraksi di timbunan atau di lokasi pengadukan disiapkan. dan perlengkapan K3L  Trampil menyiapkan pembuatan adukan beton ringan  Tugas  Pengama tan : XI/ 02 : 30 Jam @ 45 Menit ALOKASI WAKTU SUMBER BELAJAR TM PS PI 2 6 (12) 1 (4)  Buku Konstruk si Beton  Spesifikasi yang disyaratkan diidentifikasi termasuk tempat akhir beton ditempatkan. tempat kerja. termasuk agregat buatan (mempunyai berat jenis (BJ) < 1. : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton : Membuat Adukan Beton Segar INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN  Praktek mengidentifikasi Spesifikasi beton dan penempatannya  Praktek mengidentifikasi Spesifikasi dan komposisi campuran berdasar rekomendasi laboratorium  Praktek mengidentifikasi metode pembuatan beton ringan .80) atau alam.  Beton diangkut untuk proses cor.  Spesifikasi dan komposisi campuran dari rekomendasi laboratorium diidentifikasi.  Metode pembuatan beton ringan diidentifikasi sesuai dengan material yang tersedia.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN Mata Pelajaran Standar Kompetensi KOMPETENSI DASAR 1. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 80 Dari 129 .  Uji kekentalan (slump) dan pengambilan sampel dilaksanakan sesuai standar yang berlaku. disesuaikan dengan mat erial yang tersedia  Praktek menyiapkan peralatan sesuai prosedur standar operasional  Menyiapkan material sesuai fraksi pada lokasi pengadukan  Menyiapkan tempat kerja dan perlengkapan K3 L sesuai prosedur  Praktek menyiapkan proses pencampuran dan pengadukan beton ringan sesuai petunjuk laboratorium  Praktek menyiapkan sample untuk uji kekentalan (slump) sesuai aturan Praktek menyiapkan pengecoran dan membuat laporan  Kelas/Semester Alokasi Waktu KEGIATAN PEMBELAJAR PENILAIAN AN      Tekun Cermat Serius Disiplin Tahu cara melakukan Identifikasi pesiapan pengadukan beton ringan  Tahu cara menyiapkan peralatan .  Tempat kerja dibersihkan dan perlengkapan K3L di siapkan sesuai prosedur. Membuat adukan beton ringan.  Proses pencampuran dan pengadukan material beton ringan dilaksanakan sesuai standar petunjuk laboratorium.  Peralatan yang berfungsi baik dipersiapkan sesuai prosedur standar operasional yang berlaku.  Laporan dibuat.

 Perlengkapan K3L disiapkan sesuai prosedur.  Peralatan berfungsi baik dan tempat dibersihkan sesuai prosedur standar operasional yang berlaku.  Uji kekentalan (slump) dan pengambilan benda uji dilaksanakan sesuai standar yang berlaku. tempat kerja.  Proses pencampuran dan pengadukan material beton dilaksanakan sesuai prosedur standar operasional.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 2. dan perlengkapan K3L ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengama tan TM PS 7 (14) PI 2 (8) SUMBER BELAJAR  Buku Konstruk si Beton  Spesifikasi dan komposisi campuran dari laboratorium dan metode pembuatannya dipelajari.  Laporan dibuat. Membuat adukan beton normal. 20 menurut fraksinya sesuai persyaratan di timbunan atau di lokasi pengadukan disiapkan beserta bahan tambah. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON  Praktek mengidentifikasi Spesifikasi dan komposisi campuran berdasar rekomendasi laboratorium  Praktek menyiapkan peralatan sesuai prosedur standar operasional  Menyiapkan material sesuai fraksi pada lokasi pengadukan  Menyiapkan tempat kerja dan perlengkapan K3 L sesuai prosedur  Praktek menyiapkan proses pencampuran dan pengadukan beton ringan sesuai petunjuk laboratorium  Praktek menyiapkan sample untuk uji kekentalan (slump) sesuai aturan  Praktek menyiapkan pengecoran dan membuat laporan SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 81 Dari 129 .  Material agregat yang mempunyai minimum berat jenis (BJ) = 2. INDIKATOR  Spesifikasi standar yang disyaratkan diidentifikasi termasuk tempat akhir beton ditempatkan MATERI PEMBELAJARAN  Praktek mengidentifikasi Spesifikasi beton dan penempatannya KEGIATAN PEMBELAJAR AN      Tekun Cermat Serius Disiplin Tahu cara melakukan Identifikasi persiapan pengadukan beton Normal  Trampil menyiapkan pembuatan adukan beton normal Tahu cara menyiapkan peralatan.  Beton Segar diangkut untuk proses cor.

Membuat adukan beton berat. INDIKATOR  Spesifikasi yang disyaratkan diidentifikasi. termasuk tempat akhir beton ditempatkan. dan perlengkapan K3L  Trampil menyiapkan pembuatan adukan beton berat. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek mengidentifikasi Spesifikasi beton dan penempatannya  Praktek mengidentifikasi Spesifikasi dan kom posisi campuran berdasar rekomendasi laboratorium KEGIATAN PEMBELAJAR AN      Tekun Cermat Serius Disiplin Tahu cara melakukan Identifikasi persiapan pengadukan beton Berat  Tahu cara menyiapkan peralatan.  Spesifikasi komposisi campuran dari laboratorium dan metode pembuatannya diidentifikasi. ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengama tan TM 2 PS 8 (16) PI 2(8) SUMBER BELAJAR  Buku Konstruk si Beton  Jobsheet PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 82 Dari 129 . tempat kerja.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 3.

 Proses pencampuran dan pengadukan material beton dilaksanakan sesuai prosedur standar operasional.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR INDIKATOR  Peralatan yang berfungsi baik dan tempat dibersihkan sesuai prosedur standar operasional yang berlaku. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek menyiapkan peralatan sesuai prosedur standar operasional  Menyiapkan material sesuai fraksi pada lokasi pengadukan  Menyiapkan tempat kerja dan perlengkapan K3 L sesuai prosedur  Menyiapkan material sesuai fraksi pada lokasi pengadukan  Menyiapkan tempat keja dan perlengkapan K3 L sesuai prosedur  Praktek menyiapkan proses pencampuran dan pengadukan beton ringan sesuai petunjuk laboratorium  Praktek menyiapkan sample untuk uji kekentalan (slump) sesuai aturan  Praktek menyiapkan pegecoran dan membuat laporan KEGIATAN PEMBELAJAR AN ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 83 Dari 129 .  Uji kekentalan (slump) dan pengambilan benda uji dilaksanakan sesuai petunjuk laboratorium.  Beton segar diangkut untuk proses cor.  Laporan dibuat.50 dan untuk pemakaian beton anti radiasi harus mengandung hidrogen dan oksigen  Perlengkapan K3L disiapkan sesuai prosedur.  Material agregat kasar mempunyai berat jenis (BJ) > 3.

identifikasi bahanbahan yang bisa merusak kualitas beton Praktek memilih dan menyiapkan peralatan pelindung yang tepat Praktek memilih perlengkapan sesuai dengan kebutuhan kerja dan pengecekan kelayakannya Identifikasi penuangan. Membuat pekerjaan prapersiapan. tempat kerja. Prosedur dan peran diidentifikasi melalui pengawas dalam tim pelaksanaan pekerjaan beton.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kode Kompetensi Alokasi Waktu KOMPETENSI DASAR 1. dan perlengkapan K3L Memilih peralatan pelindung yang tepat Tahu cara memilih perlengkapan kerja proses pengecoran Tahu cara merawat beton paska pengecoran Trampil melaksanakan pekerjaan prapersiapan. perataan  KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN SUMBER BELAJAR  Buku Konstruksi Beton  Buku Pedoman K3  Data Peralatan dan penggunaa n dan perawatan INDIKATOR Persyaratan K3L dengan aplikasi tugas dan lingkungan kerja ditentukan termasuk identifikasi bahan-bahan yang dapat merusak kualitas beton Segar.   Peralatan dan perlengkapan yang dipilih untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan kerja. Peralatan pelindung yang sesuai dipilih dan digunakan secara tepat. pemadatan menggunakan alat mekanik atau manual. TM 4 PS 18 (36) PI 5(20)        Tugas Tahu cara menyiapkan peralatan  Pengamatan .2018 A : 60 Jam @ 45 Menit MATERI PEMBELAJARAN  Praktek menyiapkan persyaratan K3L. dicek kelayakannya dan setiap kerusakan dilaporkan ke pengawas.  : SMK N 1 Lahat : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton : XI/ 02 : Melaksanakan Pengecoran Beton Pada Kondisi Normal : BB.  PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 84 Dari 129 .

Beton diratakan sesuai level tertentu sesuai instruksi. Beton dibawa dengan alat angkut secara tepat dan dituangkan ke dalam bekisting dengan cara yang tepat. dirawat dan disimpan. Beton dituang sesuai dengan instruksi kerja.    MATERI PEMBELAJARAN Praktek menyiapkan uji beton Praktek pengangkutan dan pengecoran beton.   INDIKATOR Asisten disiapkan untuk melakukan uji beton yang di butuhkan. Peralatan dan perlengkapan dibersihkan. Beton diratakan sesuai instruksi sesuai permukaan akhir tertentu.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 2. Proses perawatan beton diidentifikasi dan ditentukan sesuai instruksi. Melakukan pengecoran beton normal.     3. Lokasi dibersihkan dari kotoran atau serpihan atau beton sisa. Beton dipadatkan sesuai spesifikasi dan instruksi dengan menggunakan vibrator atau metode penggetaran bekisting atau metode lain yang layak. Praktek perawatan beton paska pengecoran agar terhindar dari kerusakan    KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS 16 (32) PI 4(16) SUMBER BELAJAR  Buku Konstruk si Beton  Buku Pedoma n K3  SNI/PBI    Tugas Mengetahui cara menyiapkan bahan  Pengamatan uji Beton Mengetahui cara melakukan Melakukan pengecoran beton pada kondisi normal.      Praktek pembersihan permukaan pengecoran Praktek membersihkan peralatan dan perleng kapan dan penyimpanan    Tugas Tahu cara  Pengamatan membersihkan permukaan beton paska penge oran dan peralatan Trampil Membersihkan lokasi pengecoran 9 (18) 4(16)  Buku Konstruk si Beton  SNI/PBI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 85 Dari 129 . Permukaan beton secukupnya ditutupi dengan bahan yang sesuai untuk mendukung proses perawatan beton dan mencegah dari kerusakan. Bahan sisa dan material yang tidak berguna dibuang dengan aman. Membersihkan lokasi pengecoran.

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 86 Dari 129 .

Merencanakan dan mempersiapkan perlengkapan pekerjaan  Penerapan persyaratan K3 sesuai dengan pekerjaan dan lingkungan kerja dipahami dan dipatuhi  Perlengkapan pengamanan personil dipilih dan digunakan secara benar.  Peralatan dan perlengkapan untuk penanganan perbaikan dipilih sesuai dengan standar PBI/SNI. ASTM.  Persyaratan jaminan mutu perusahaan berkaitan dengan hasil pelaksanaan konstruksi dipahami dan dipatuhi. ACI tentang kualitas konstruksi beton.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kode Kompetensi Alokasi Waktu KOMPETENSI DASAR 1. Memeriksa dan menganalisis hasil pengecoran : SMK N 1 Lahat : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton : XII/ 01 : Melaksanakan Penyelesaian Akhir Pada Beton : BB.2021 A : 20 Jam @ 45 Menit MATERI PEMBELAJARAN Praktek memeriksa hasil pengecoran secara visual / menggunakan alat Bantu Praktek menganalisis ketidak sempurnaan pengecoran Praktek menerapkan persyaratan K3 Praktek memilih perlengkapan secara benar Mempelajari persyaratan jaminan Mutu perusahaan Praktek memilih peralatan / perlengkapan untuk menangani perbaikan yang sesuai dengan standar Praktek memeriksa kelayakan peralatan dan perlengkapan KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN SUMBER BELAJAR  Buku Konstruksi Beton  SNI/PBI INDIKATOR  Hasil pengecoran diperiksa secara visual dan atau dengan alat bantu sederhana  Ketidak sempurnaan pengecoran dianalisis penyebab dan cara mengatasi TM PS 3 (6) PI  Teori dan cara memeriksa  Tugas  Pengamatan hasil pengecoran  Teori dan cara menganalisa ketidak sempurnaan pengecoran  Trampil Memeriksa dan menganalisa hasil pengecoran  Tugas  Mengetahui tentang  Pengamatan persyaratan K3  Mengetahui cara memilih perlengkapan  Mengetahui tentang persyaratan Jaminan mutu  Mengetahui cara memilih perlengkapan untuk menangani perbaikan secara benar  Mengetahui cara memeriksa kelayakan peralatan  Merencanakan dan mempersiapkan perlengkapan pekerjaan 2 2. 4 (8) 1 (4)  Buku Pedoman K3I  Buku Peralatan dan Pedoman Penggunaan dan Perawatan PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 87 Dari 129 .  Kelayakan peralatan dan perlengkapan diperiksa dan diperbaiki bila ada ketidaksempurnaan.

Melakukan penyelesaian akhir Praktek pelaksanaan penyelesaian akhir pasca pengecoran beton  Melaksanakan penyelesaian akhir pasca pengecoran beton  Tugas  Pengamatan 2 (4)  Buku Konstruksi Beton  PUBI  SNI/PBI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 88 Dari 129 .  Setelah beton dicor dilakukan penyelesaian level. kerataan MATERI PEMBELAJARAN Praktek memilih mater ial untuk penyempurna an hasil pengecoran Mengidentifikasi mate rial dan cara penyimpa nan yang benar     KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM 1 PS 1 (2) PI SUMBER BELAJAR  Buku Konstruksi Beton  PUBI  SNI/PBI Memilih material  Tugas Mengidentifikasi material  Pengamatan Menentukan lokasi penumpukan Mempersiapkan lokasi konstruksi beton yang akan disempurnakan dan material yang digunakan 4. Mempersiapkan lokasi konstruksi beton yang akan disempurnakan dan material yang digunakan INDIKATOR  Material untuk  penyempurnaan konstruksi dipahami dan dipilih yang sesuai dengan cara  penyempurnaan.  Rambu dan penghalang dipasang jika memungkinkan untuk menjaga material dari lalulintas kerja.  Jenis penanganan material diidentifikasi dan cara penanganan yang sesuai dilakukan yaitu disimpan. bebas dari lalu lintas. Praktek menyiapkan  material yang akan di tangani secara mekanis Praktek membuatkom  posisi penggunaan material yang sesuai dengan mutu beton  Mengetahui cara  Tugas menyiapkan material yang  Pengamatan benar Mempersiapkan untuk penanganan material secara mekanis. sehingga mudah diidentifikasi. Mempersiapkan untuk penanganan material secara mekanis.  Material disiapkan sesuai  standar beton untuk penanganan secara mekanis. kepadatan. diambil dan tidak rusak.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 3. dilindungi. Membuat komposisi penggunaan material yang sesuai dengan mutu beton 1 (2)  Buku Konstruksi Beton  PUBI  SNI/PBI 5.  Material ditangani dengan aman  Prosedur penyelesaian  akhir digunakan. peralatan yang digunakan. ditumpuk.   Komposisi penggunaan material disesuaikan mutu beton.

MATERI PEMBELAJARAN Praktek membersihkan  dan memelihara peralatan dan perlengkapan Praktek membersihkan areal kerja KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS 2 (4) PI SUMBER BELAJAR  Buku Konstruksi Beton  PUBI  SNI/PBI Mmembersih kan Peralatan  Tugas  Pengamatan dan perlengkapan dan Areal Kerja PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 89 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 6. dipelihara dan disimpan. Membersihkan INDIKATOR  Peralatan dan perlengkapan dibersihkan.  Area kerja dibersihkan dan dikosongkan dari sampah  dan material yang tidak diinginkan.

MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari persyaratan jaminan Mutu perusahaan  Praktek menerapkan persyaratan K3 KEGIATAN PEMBELAJARAN  Mengetahui tentang persyaratan jaminan mutu  Mengetahui tentang persyaratan K3  Memilih metode perawatan ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamatan TM 6 PS 1 (2) PI SUMBER BELAJAR  Persyarata n jaminan mutu perusahaan  Buku Persyaratan K3 2. Metode perawatan beton beton dipilih sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar nasional. Memilih  peralatan kerja dan perlengkapan  keselamatan kerja  Praktek memilih peralatan perawatan yang sesuai dengan persyaratan  Praktek memilih perlengkapan keselamatan dan praktek penggunaannya  Serius  Tugas  Cermat  Pengamatan  Tahu cara memilih peralatan perawatan yang sesuai  Tahu cara memilih perlengkapan keselamatan dan praktek penggunaannya  Trampil Memilih peralatan kerja dan perlengkapan keselamatan kerja 2 5(10)  Buku Persyaratan K3 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 90 Dari 129 . Peralatan perawatan dipilih sesuai dengan persyaratan dan dicek kelengkapannya. Ketentuan K3L untuk lingkungan kerja dan perawatan beton ditentukan sesuai dengan persyaratan. digunakan dengan dengan benar.2022 A Alokasi Waktu : 20 Jam x 45 menit KOMPETENSI DASAR 1. Persyaratan khusus dari produsen dicek berkaitan dengan penggunaan bahan tambah perawatan jika digunakan. Perlengkapan keselamatan kerja dipilih.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XII/ 01 Standar Kompetensi : Melaksanakan Perawatan Beton Kode Kompetensi : BB. Memilih metode perawatan    INDIKATOR Kriteria jaminan mutu dari perusahaan tentang pekerjaan beton.

Peralatan dibersihkan. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek merawat beton yang sesuai dengan pedoman perawatan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Serius  Cermat  Trampil Melakukan perawatan beton ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamatan TM PS 3 (6) PI SUMBER BELAJAR  Buku Konstruksi Beton 4.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 3. Melakukan  perawatan beton   INDIKATOR Beton dirawat sesuai dengan persetujuan pengawas teknik dan sesuai dengan pedoman perawatan beton. Membersihk  an dan merapikan   Praktek membersihkan dan memelihara peralatan dan perlengkapan  Praktek membersihkan areal kerja  Serius  Tugas  Cermat  Pengamatan  Trampil membersihkan dan merapikan 3(6)  Buku Konstruksi Beton PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 91 Dari 129 . Area dibersihkan dan bahan sisa dipindahkan. Metode perawatan dilakukan pada permukaan beton sesuai spesifikasi. dirawat dan disimpan sesuai standar operasional. Perlindungan dilakukan pada beton selama proses perawatan dengan memasang penghalang/barikade.

persyaratan sambungan. ASTM. bahan olahan. kekuatan. Memeriksa Persiapan Sumber Daya : SMK N 1 Lahat : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : Membuat dan Memasang Beton Pracetak Pada Bangunan Drainase Alokasi Waktu INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari Standar Nasional maupun Inter nasional ( SNI.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN Nama Sekolah Mata Pelajaran Standar Kompetensi KOMPETENSI DASAR 1. atau ASTM  Kualitas dan Jumlah Tenaga Kerja /Pekerja yang akan digunakan diperiksa dari segi :  Pendidikan  Keterampilan  Budaya Kerja dan Etika  Pengalaman membuat dan memasang beton pra cetak  Latihan membuat Ceklis penulangan. jumlah material (sumber bahan. AASHTO )  Latihan memeriksa sesuai prosedur standar  Latihan memeriksa mutu dan jumlah peralatan / perlengkapan sesuai prosedur standar (PBI/SNI) atau (ACI).  Mutu dan jumlah pembesian diperiksa sesuai dengan standar PBI dan PPBBI (SNI). bahan jadi) diperiksa sesuai prosedur yang berlaku secara Nasional (SNI) atau Internasional (ASTM/BS/AASHTO)  Mutu dan jumlah Peralatan dan perlengkapan diperiksa sesuai prosedur yang berlaku secara nasional (PBI/SNI) atau Internasional (ACI). kebersihan ) dituangkan kedalam SOP  Pelaksanaan Pekerjaan beton.  Simulasi memberi persetujuan hasil pemerik saan secara tertulis PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 92 Dari 129 . bekisting.  Latihan memeriksa mutu dan jumlah pembesian sesuai dengan standar  Simulasi memeriksa Kualitas dan Kuantitas SDM / Pekerja yang akan digunakan KEGIATAN PEMBELAJARAN       Memahami Standar Nasional maupun Inter nasiona Tahu cara memrilsa Mutu jumlah material Tahu cara memrilsa mutu dan jumlah peralatan /perlengkap an yang sesuai standar Tahu cara memeriksa mutu dan jumlah pembesian sesuai dengan standar Tahu cara memeriksa Kualitas dan Kuantitas SDM / Pekerja yang akan digunakan Trampil Memeriksa persiapan sumber daya PENILAIA N  Tugas  Pengama tan : XII/ 01.02 : 60 Jam x 45 menit ALOKASI WAKTU SUMBER BELAJAR TM PS PI 2  PBI/SNI  Mutu. kelurusan / kerataan. penguat dituang kan dalam Manual Instruction  Latihan memeriksa Kesiapan pekerjaan yang menjadi prasyarat ( ke tegakan peil.

bekisting. volume material yang Akan digunakan diperiksa. kekuatan. kebersihan tertuang dalam SOP Pelaksanaan Pekerjaan Beton.  Kesiapan pekerjaan yang menjadi prasyarat diperiksa yaitu ketegakan. persyaratan sambungan. peil. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan membuat Ceklis kesiapan lokasi dituangkan dalam Manual Instruction KEGIATAN PEMBELAJARAN Tahu cara membuat Ceklis kesiapan lokasi selanjutnya dimasukkan kedalam  Manual Instruction  Tahu cara memeriksa kesiapan pekerjaan persiapan pengecoran beton pra cetak  Tahu cara memberi persetujan secara tertulis Trampil Memeriksa Persiapan Membuat Beton pra cetak  PENILAIA N  Tugas  Pengama tan ALOKASI WAKTU TM 2 PS PI SUMBER BELAJAR  Lembar ceklist persiapan lokasi PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 93 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 2.  Jumlah. Memeriksa Persiapan Membuat Beton pra cetak INDIKATOR  Ceklist kesiapan lokasi di workshop/ lapangan tertuang dalam Manual Instruction  Ceklist pekerjaan yang menjadi prasyarat (penulangan. penguat) tertuang dalam Manual Instruction. Memberi persetujuan hasil pemeriksaan yang tertuang dalam persetujuan tertulis. kelurusan/kerataan.

mengacu pada standar nasional PBI/SNI dan standar internasional ACI  Latihan memperhitungkan kekuatan acuan dan penguat berdasarkan cara mengecor dan pembebanan   Tahu cara memeriksa mutu dan persyaratan teknik pada beton sampel sesuai sektor pekerjaan Tahu cara memperhitungkan kekuatan acuan PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 94 Dari 129 . air  Latihan memeriksa Slump beton sesuai PBI  Latihan memeriksa Mutu dan persyaratan teknik pada beton sample sesuai sektor pekerjaan dituangkan kedalam spesifikasi se suai standar nasional PBI/SNI dan standar internasional ACI  Latihan mengambil sampel kubus/silender sesuai PBI KEGIATAN PEMBELAJARAN      Tahu cara memeriksa proses campuran air dan material beton sesuai standar PBI. semen. semen.  Latihan membuat perco baan campuran agregat. air dibuat  Slump beton sesuai PBI diperiksa  Mutu dan persyaratan teknik pada beton sample diperiksa sesuai sektor pekerjaan yang tertuang dalam spesifikasi yang mengacu pada standar nasional PBI/SNI dan standar internasional ACI Sample kubus/silender diambil sesuai PBI dengan campuran dan persyaratan beton sample  Mutu dan persyaratan teknik pada beton sample diperiksa sesuai sektor pekerjaan yang tertuang dalam spesifikasi yang mengacu pada standar nasional PBI/SNI dan standar internasional ACI  Mutu beton dipersiksa untuk kubus/silinder beton berdasarkan sesuai standar PBI/SNI Kekuatan acuan dan penguat diperhitungkan berdasarkan cara mengecor dan pembebanan MATERI PEMBELAJARAN  Latihan memeriksa proses campuran air dan material beton sesuai standar PBI. air Tahu caramemeriksa Slump beton sesuai PBI Tahu caramemeriksa Mutu dan persyaratan teknik pada beton sample sesuai sektor pekerjaan Tahu cara mengambil sampel kubus / si linder sesuai PBI Terampil memeriksa material beton PENILAIA N  Tugas  Pengama tan ALOKASI WAKTU TM PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR 1(4)  PBI/SNI  Lembar Percobaan Bahan Beton    Latihan memeriksa mutu dan persyaratan teknik pada beton samp el sesuai sektor pekerjaan yang tertuang dalam spesifikasi. semen. Tahu cara membuat percobaan campuran agregat.  Percobaan campuran agregat. Memeriksa Material Beton INDIKATOR  Proses campuran air dan material beton diperiksa sesuai standar PBI. SNI dan ACI / BS / JIS. SNI dan ACI / BS / JIS. SNI dan ACI / BS / JIS.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 3.

mengacu pada standar nasional PBI/SNI dan standar internasional ACI  Latihan memeriksa volume beton segar  Latihan memeriksa jumlah perputaran / kerja molen KEGIATAN PEMBELAJARAN        Memeriksa campuran agregat kasar. air (Mixed Design) dibuat. air sesuai standar  Latihan memeriksa cara pencampuran bahan menggunakan alat sesuai standar Nasional (PBI/SNI) atau internasional(ACI)  Latihan memeriksa Proses pencampuran air dan material beton sesuai standar PBI. semen. Membuat Beton Segar INDIKATOR  Jumlah campuran agregat kasar. halus. semen. Proses pencampuran air dan material beton diperiksa sesuai standar PBI. SNI dan standar Internasional (ASTM/BS/JIS). halus. air Memeriksa cara pencampuran bahan menggunakan alat Memeriksa Proses pencampuran air dan material beton Membuat camp uran beton Memeriksa Slump beton Mengam bil sampel kubus / silinder sesuai PBI Memeriksa mutu dan persyaratan teknik pada beton sampel sesuai sektor pekerjaan Membuat Beton Segar Tahu cara memeriksa voluume beton segar Tahu cara memeriksa jumlah perputaran / kerja molen PENILAIA N  Tugas  Pengama tan ALOKASI WAKTU TM 1 PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR 1(4)  Buku Konstruksi Beton  PBI/SNI    PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 95 Dari 129 .  Slump beton diperiksa sesuai SNI Beton atau ACI  Benda uji kubus/silinder diambil sesuai PBI dengan campuran dan persyaratan beton sample.  Percobaan campuran agregat kasar.  Jumlah putaran molen & lama molen berputar diperiksa.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 4. semen. halus. SNI dan ACI/BS/JIS. air  Latihan memeriksa urutan pencampuran agregat kasar.  Praktek membuat campuran beton  Praktek memeriksa Slump beton  Latihan mengambil sampel kubus/silender sesuai PBI  Latihan memeriksa mutu dan persyaratan teknik pada beton sampel sesuai sektor pekerjaan yang tertuang dalam spesifikasi. halus. air diperiksa di lokasi  Urutan pencampuran agregat kasar. air diperiksa sesuai standar nasional PBI. halus. SNI dan ACI/BS/JIS. halus.  Volume beton Segar diperiksa. semen. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan memeriksa campuran agregat kasar.  Cara mencampur bahan beton dimasukkan dalam peralatan dan perlengkapan diperiksa sesuai standar Nasional (PBI/SNI) atau internasional (ACI). semen. semen.  Mutu dan persyaratan teknik pada beton sample diperiksa sesuai sektor pekerjaan yang tertuang dalam spesifikasi yang mengacu pada standar nasional PBI/SNI dan Standar internasional ACI.

Mengetahui Kualitas acuan beton pra cetak. ACI  Praktek melaksanakan pengecoran beton pra cetak dengan Transportasi horizontal dan vertikal sesuai PBI/SNI.  Latihan memeriksa Sistem transportasi acuan sesuai PBI/SNI danASTM. ketegakan dan kelurusan hasil pemasangan acuan diperiksa  Batas-batas pengecoran dan sistem sambungan beton diperiksa    Tahu tentang Sistem pembesian beton pra cetak terpasang yang sesuai ketentuan PBI/SNI atau ACI Tahu tentang Sistem penyambungan beton pra cetak Tahu tentang pemasangan acuan yang baik Tahu tentang Sistem pengecoran beton Pra Cetak PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 96 Dari 129 . penguat (angkur. ketegakan dan kelurusan hasil pemasangan acuan  Latihan memeriksa Batasbatas pengecoran dan sistem sambungan KEGIATAN PEMBELAJARAN       Mengetahui tentang mutu adukan beton yang sesuai PBI/SNI. profil dan lapisan mebran/pelumas) disesuaikan dengan Cara pengangkatan. ACI Mengetahui cara pengecoran beton pra cetak yang sesuai dengan PBI/SNI. acuan sesuai PBI/SNI danASTM. pengecoran dan beban yang Akan diterima beton pra cetak  Sistem transportasi horizontal dan vertikal. Membuat Beton Beton pra cetak INDIKATOR  Hasil adukan beton segar yang akan dituangkan.  Latihan memeriksa Kualitas acuan beton pra cetak. ACI  Sistem transportasi horizontal dan vertikal untuk mengecor beton beton pra cetak sesuai PBI/SNI.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 5.  Pembesian yang terpasang sesuai ketentuan PBI/SNI atau ACI  Sistem sambungan beton pra cetak beton harus diletakkan dengan benar dan diberi pengait yang kuat agar tidak bergerak pada waktu proses pengecoran. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek membuat aduk an bahan beton segar untuk beton pracetak sesuai PBI/SNI.  Kekuatan. Membuat Beton Pra Cetak PENILAIA N  Tugas  Pengama tan ALOKASI WAKTU TM 1 PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR 1(4)  Buku Konstruksi Beton  PBI/SNI  PUBI  Kualitas acuan. sesuai PBI/SNI. Mengetahui Sistem transportasi acuan sesuai PBI/SNI danASTM.  Latihan memeriksa Pembesian yang terpasang sesuai ketentuan PBI/SNI atau ACI  Latihan memeriksa Sistem sambungan beton pra cetak beton  Latihan memeriksa Kekuatan.

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 6.  Latihan finishing pengait beton pra cetak dan struktur KEGIATAN PEMBELAJARAN   Mengetahui cara merawat paska pengecoran beton pra cetak Merawat beton setelah di cor PENILAIA N  Tugas  Pengama tan ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJAR  PBI/SNI 7.  Kesiapan peralatan diperiksa yaitu umur alat.  Peralatan utama dan peralatan Bantu diperiksa sesuai dengan beban beton pra cetak yang diangkat dan sistem pengangkatannya. jam pemakaian alat.  Antara pengait beton pra cetak dan struktur di  finishing dengan baik.  Keamanan sekitar lokasi pengangkatan diperiksa  Leveling dan ketegakan pada lokasi yang akan dipasang beton pra cetak diperiksa. pengencangan baut.  Latihan memeriksa Kesiapan peralatan  Latihan memeriksa Keamanan sekitar lokasi pengangkatan  Latihan memeriksa Leveling dan ketegakan pada lokasi yang akan dipasang beton pra cetak  Latihan memeriksa Beton pra cetak terpasang dipastikan sudah terkait pada struktur bangunan. titik angkat dan luas area kerja yang tersedia.  Sistem pengangkatan harus didasarkan pada jenis dan kapasitas alat. kuat dan aman MATERI PEMBELAJARAN  Latihan memeriksa kualitas air dan material pendukung  Praktek melaksanakan perawatan paska penge coran beton pracetak selama periode tertentu sesuai ketentuan PBI/SNI. titik angkat dan luas area kerja yang tersedia. karat. Merawat setelah beton di cor INDIKATOR  Kualitas air dan material pendukung (seperti: karung goni dan sebagainya) diperiksa  Beton di tutup karung basah selama periode tertentu sesuai ketentuan PBI/SNI.  Latihan memeriksa Peralatan utama dan peralatan Bantu sesuai dengan beban beton pra cetak yang diangkat  Latihan melaksanakan sistem pengangkatan didasarkan pada jenis dan kapasitas alat.  Beton pra cetak terpasang dipastikan sudah terkait pada struktur bangunan. Memasang beton pra cetak       Mengetahui Cara memeriksa peralatan / alat berat yang sesuai untuk me ngangkat beton pra ce tak Mengetahui cara pengangkatan sesuai spesifikasi peralatan dan kondisi lapangan Mengetahui cara memeriksa leveling dan ketegakan lokasi Mengetahui cara memeriksa Beton pra cetak terpasang Mengetahui cara finishing pengait beton pra cetak dan struktur Memasang beton pra cetak  Tugas  Pengama tan 2(4)  Buku Konstruksi Beton  PBI/SNI PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 97 Dari 129 .

Menyambung Beton pra cetak INDIKATOR  Pelaksanaan disesuaikan dengan spesifikasi. Membersihka n Lokasi  Praktek pembersihan lokasi pengecoran  Praktek membersihkan peralatan dan perlengkapan dan penyimpanan   Tugas  Pengama tan 1(2)  Buku Konstruksi Beton  PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 98 Dari 129 .  Lokasi dibersihkan dari bahan buangan dan peralatan  Material buangan dan sampah dibuang di tempat yang aman (tidak mengganggu)  Material yang tidak digunakan tetapi masih terpakai disingkirkan dan disimpan.  Alat-alat khusus untuk penyambungan dipersiapkan.  Hasil sambungan harus dievaluasi.  Beton pra cetak disambung sesuai dengan spesifikasi.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 8.  Peralatan utama dan peralatan bantu dibersihkan dan disimpan MATERI PEMBELAJARAN  Praktek melaksanakan penyambungan beton sesuai dengan spesifikasi  Praktek menyiapkan alat khusus untuk penyambungan  Latihan membuat evaluasi hasil penyambungan KEGIATAN PEMBELAJARAN     Mengetahui cara penyambungan beton sesuai dengan spesifikasi Mengetahui alat penyambungan Mengetahui cara membuat evaluasi hasil penyambungan Menyambung Beton pra cetaK Mengetahui cara membersihkan lokasi paska pengecoran dan peralatan Membersihkan lokasi pengecoran PENILAIA N  Tugas  Pengama tan ALOKASI WAKTU TM PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Buku Konstruksi Beton Pracetak 9.

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

SILABUS
Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XII/ 02 Standar Kompetensi : Membuat Gambar Terpasang Kode Kompetensi : BB.2025 A Alokasi Waktu : 60 Jam x 45 menit KOMPETEN SI DASAR
1. Pekerjan persiapan

INDIKATOR
 Gambar rencana, gambar kerja dan spesifikasi teknik dipahami dan diinterpretasikan.Sistem struktur dan konstruksi yang ada diidentifikasi.  Tempat kerja disiapkan.  Rencana dan sistem kerja dibuat.  Perangkat alat dan media gambar disiapkan.  Foto tampak bangunan di setiap sudut bangunan yang ada (existing) dibuat.  Lakukan pengukuran ulang pada bangunan yang sudah jadi di setiap bagian bangunan  Adakan pengecekan hasil pengukuran dilapangan dengan gambar perencanaan dan gambar kerja yang ada  Lakukan pencatatan bila ada perubahan ukuran yang terjadi dilapangan  Pelajari berita acara perubahan bentuk dan ukuran pada saat pelaksanaan

MATERI PEMBELAJARAN
 Membaca , dan memahami gambar rencana  Mengidentifikasi Sistem struktur dan konstruksi  Latihan menyiapkan tempat kerja  Latihan membuat rencana sistem kerja  Latihan menyiapkan peralatan dan media gambar

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
2

PS
8(16)

PI
1(4)

SUMBER BELAJAR
 Gambar Kerja  Program Kerja

 Memahami gambar rencana  Tugas  Tahu cara melaku kan  Pengamatan identifikasi Sis tem struktur dan kons truksi  Tahu cara menyiap kan tempat kerja dengan baik  Tahu cara membuat renca na sistem kerja  Tahu cara menyiap kan pe ralatan dan media gambar  Trampil melaksanakan pekerjaan persiapan  Tahu cara pengambilan foto  Tugas bangunan secara lengkap  Pengamatan  Tahu cara melakukan pengukuran secara lengkap pada bangunan yang sudah jadi  Trampil melakukan survey dan pengukuran fisik bangunan  Tahu cara melakukan pengecekan hasil pengukuran dengan gambar perencanaan dan gambar kerja  Tahu cara melakukan pencatatan perubahan ukuran yang terjadi di lapangan  Tahu cara berita acara perubahan

2. Melakukan survey dan pengukuran fisik bangunan

 Latihan membuat foto bangunan secara lengkap  Latihan melakukan pengukuran secara lengkap pada bangunan yg sudah jadi

2

8(16)

3(12)

 Petunjuk penggunaan alat

 Latihan melakukan pengecekan hasil pengukuran dengan gambar perencanaan dan gambar kerja  Mencatat perubahan ukuran yang terjadi dilapangan  Latihan membuat berita acara perubahan bentuk dan ukuran pada saat pelaksanaan

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 99 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETEN SI DASAR
3. Menyusun data teknik bangunan

INDIKATOR
 Buat tabel data teknik bangunan yang lengkap  Catat semua ukuran bangunan yang ada di lapangan  Lakukan pendataan pada dimensi, bentuk panampang dan jenis bahan pada setiap elemen bangunan  Lakukan pendataan pada bagian-bagian utilitas yang ada  Buat catatan khusus pada hal-hal yang dianggap penting  Konsultasikan dengan pihak pengawas

MATERI PEMBELAJARAN
 Latihan membuat tabel data teknik bangunan  Mencatat semua ukuran bangunan yang ada di lapangan  Melakukan pendataan dimensi, bentuk panampang dan jenis bahan pada setiap elemen bangunan  Melakukan pendataan pada bagian-bagian utilitas  Mencatat secara khusus halhal yang dianggap penting  Simulasi konsultasi dengan pihak pengawas

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
2

PS
8(16)

PI

SUMBER BELAJAR
 Lembar kerja

 Tahu cara membuat  Tugas membuat tabel data teknik  Pengamatan bangunan  Tahu cara mencatat semua ukuran bangunan dilapangan  Tahu cara membuat data dimensi, bentuk panampang dan jenis bahan pada setiap elemen bangunan dan data bagianbagian utili tas  Tahu cara membuat catatan khusus  Tahu cara berkonsultasi dengan pihak pengawas  Pandai Menyusun data teknik bangunan  Tahu cara membuat gambar  Tugas denah, tampak dan potongan  Pengamatan yang sesuai standar teknis dan kelengkapan gambar kerja  Pandai Menggambar denah, tampak dan potongan melintang/memanjang bangunan

4. Membuat gambar denah, tampak dan potongan melintang/me manjang bangunan

 Skala gambar, ukuran kertas ditentukan sehingga gambar tampak, dan potongan tergambar dengan jelas.

 Latihan membuat gambar denah, tampak dan potongan yang sesuai standar teknis dan kelengkapan gambar kerja

2

4(8)

 Buku Ilmu Bangunan Gedung 2,3

 Gambar dilengkapi dengan cara baca gambar, informasi gambar dengan ukuran dan notasi yang lengkap  Gambar potongan digambar selengkap mungkin, sehingga seluruh sudut pandang dalam bangunan dapat terlihat

 Sesuai standar teknis dan kelengkapan gambar kerja  Latihan membuat daftar Spesifikasi yang berisi jumlah dan ukuran serta jenis setiap bagian bangunan yang tergambar pada gambar denah

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 100 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETEN SI DASAR
5. Membuat gambar denah pondasi, denah atap, denah balok – kolom

INDIKATOR
 Skala gambar, ukuran kertas ditentukan sehingga seluruh gambar denah tergambar dengan jelas.  Gambar denah dilengkapi dengan KODE KOMPETENSI dan notasi pada setiap bagian yang ada pada dinding bangunan dengan ukuran dan notasi yang lengkap  Dibuat daftar jumlah dan ukuran serta jenis setiap bagian bangunan yang tergambar pada gambar denah  Skala gambar ditetapkan dengan skala 1:5 dan 1:10, ukuran kertas ditentukan sehingga seluruh gambar detail struktur tergambar dengan jelas.  Gambar dibuat lengkap, bagian-bagian struktur yang penting harus ditampakkan  Dibuat gambar bukaan pada bagian-bagian detail yang penting Lengkapi dengan ukuranukuran dan spesifikasi bahan yang lengkap

MATERI PEMBELAJARAN
 Latihan membuat gam bar denah, pondasi denah atap, denah balok – kolom yang

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM
2

PS
4(8)

PI

SUMBER BELAJAR
 Buku Ilmu Bangunan Gedung 2,3

 Tahu cara membuat gambar  Tugas kerja dan kelengkapannya  Pengamatan sesuai standar teknis  Tahu cara membuat daftar spesifikasi jumlah dan ukuran serta jenis setiap bagian bangunan  Pandai Menggambar denah pondasi, denah atap, denah balok – kolom

6. Membuat gambar detail struktur

 Latihan membuat gambar dengan Skala gam bar ditetapkan dengan skala 1:5 dan 1:10  Ukuran kertas ditentukan sedemikian rupa sehingga seluruh gambar detail struktur tergam bar dengan jelas.  Latihan membuat gambar lengkap bagian-bagian struktur yang penting, dan gambar bukaan pada bagian-bagian detail yang penting  Membuat kelengkapan ukuranukuran dan spesifikasi bahan.

 Tahu cara membuat gambar  Tugas dengan skala yang benar  Pengamatan  Tahu cara membuat gambar detail struktur dengan jelas.  Tahu cara membuat gambar detail dan gambar bukaan pada bagian-bagian detail yang penting dan lengkap  Pandai Menggambar detail struktur

2

4(8)

2(8)

 Buku Ilmu Bangunan Gedung 2,3

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 101 Dari 129

ukuran kertas ditetapkan dengan jelas sehingga seluruh gambar instalasi utilitas dan mechanical-electrical tergambar dengan jelas  Setiap jenis jaringan utilitas yang ada digambar dengan aturan dan KODE KOMPETENSI-KODE KOMPETENSI masing-masing utilitas yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku Gambar detail utilitas seperti persilangan jaringan.3  Tahu cara membuat gambar  Tugas instalasi utilitas dan  Pengamatan mechanical-electrical  Tahu cara membat gambar jaringan sesuai dengan ketentuan yang berlaku  Tahu cara membat gambar detail utilitas  Pandai Membuat gambar instalasi utilitas dan mekanikalelektrikal bangunan yang berhubungan dengan konstruksi baja PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 102 Dari 129 . Membuat gambar instalasi utilitas dan mekanikalelektrikal bangunan yang berhubungan dengan konstruksi baja INDIKATOR  Skala gambar. penyambungan dan terminal.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETEN SI DASAR 7. KEGIATAN PEMBELAJARAN ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM 2 PS 4(8) PI 2(8) SUMBER BELAJAR  Buku Ilmu Bangunan Gedung 2. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan membuat gam bar instalasi utilitas dan mechanicalelectrical dengan Skala gambar ditetapkan sehingga seluruh gambar instalasi utilitas tergambar dengan jelas.  Latihan membuat gambar jaringan utilitas dengan KODE KOMPETENSI-KODE KOMPETENSI masing-masing utilitas yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku  Latihan membuat gambar detail utilitas digambar dengan jelas disertai daftar dan KODE KOMPETENSI masing-masing bahan. digambar dengan jelas disertai daftar dan KODE KOMPETENSI masing-masing bahan.

kira akan berpengaruh terhadap estimasi waktu pelaksanaan pekerjaan  Latihan Menghitung durasi setiap jenis pekerjaan .  Metoda pelaksanaan konstruksi. bulanan menggunakan formula yang tepat  Memahami Cara mengidentifikasi data.2026 A Alokasi Waktu : 10 Jam x 45 menit KOMPETENSI DASAR 1. mingguan . bulanan dihitung sesuai formula yang tepat dan akurat. estimasi biaya. jenis peralatan yang akan dipakai  Latihan menganalisa faktor-faktor yang kira. MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari Dokumen proyek / pekerjaan  Latihan Mengidentifikasi jenisjenis pekerjaan dan memahami persyaratan dokumen kontrak kerja yang ditetapkan  Latihan Mengidentifikasi dan klarifikasi persyaratan tenaga kerja agar sesuai dengan standar kebutuhan  Latihan menyiapkan perlengkapan dan peralatan dan pembuatan laporan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami Dokumen proyek / pekerjaan  Tahu cara Mengidentifikasi jenisjenis pekerjaan  Tahu cara Mengidenifikasi dan klarifikasi SDM sesuai dengan kebutuhan  Tahu cara menyiapkan perlengkapan dan peralatan dan pembuatan laporan  Trampil menyiapkan pekerjaan pembuatan laporan PENILAIAN  Tugas  Pengamatan 2 ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJAR  Gambar kerja 2. secara harian.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XII/ 02 Standar Kompetensi : Membuat Laporan Kemajuan Kerja Kode Kompetensi : BB.  Tahu cara membuat analisa faktor yang akan berpengaruh terhadap estimasi waktu pekerjaan  Tahu cara menghitung durasi pelaksa naan jenis pekerjaan dengan mengguna kan formula tepat  Trampil Mengevaluasi rencana durasi pekerjaan  Tugas  Pengamatan 2  Lembar kerja PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 103 Dari 129 .  Jenis pekerjaan diidentifikasi dengan jelas dari data BQ dan WBS serta estimasi biaya. kemampuan) diidentifikasi/klarifikasi agar sesuai dengan standar kebutuhan Peralatan dan perlengkapan pembuatan laporan disiapkan dan semuanya dalam kondisi siap pakai. mingguan. harian. serta jenis peralatan yang akan dipakai diidentifikasi dan dipahami  Analisa berbagai faktor yang akan mempengaruhi ketepatan estimasi dilakukan.  Durasi setiap jenis pekerjaan. Mengevalu asi rencana durasi pekerjaan  Latihan Mengidentifikasi data dari BQ dan WBS serta estimasi biaya  Latihan Mengidentifikasi metoda pelaksanaan konstruksi. metoda pelaksanaan. Persiapan pekerjaan pembuata n laporan INDIKATOR  Kelengkapan dokumen dipersiapkan  Semua pekerjaan diidentifikasi dan dipahami sesuai dengan persyaratan dokumen kontrak kerja yang ditetapkan  Rencana dan sistem kerja pembuatan laporan dipersiapkan dan dipahami  Persyaratan tenaga kerja (jumlah.

bulan) atau sesuai kebutuhan MATERI PEMBELAJARAN  Latihan merencanakan menggunakan analisa jaringan berdasar logika ketergantungan antar aktifitas pekerjaan  Latihan memeriksa analisa jaringan disesuaikan dengan metoda kerja yang digunakan  Latihan memeriksa aktifitas seluruh kegiatan proyek dan hubungan ketergantungan serta durasi antar jenis pekerjaan  Latihan mengidentifikasi analisa jaringan pekerjaan yang harus didahulukan  Latihan mengidentifikasi perhitungan RAB. bobot dan waktu pelaksanaan konstruksi  Trampil menghitung volume/bobot dan waktu kemajuan pekerjaan  Tugas  Pengamatan 2  RAB PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 104 Dari 129 . menggunakan format yang sudah ditetapkan  Latihan memploting bobot masingmasing jenis pekerjaan dari nilai total proyek . dihitung sesuai dengan format yang telah ditetapkan  Porsentase bobot masingmasing jenis pekerjaan dari nilai total proyek diplot kedalam skala waktu dan prosentase pada format yang telah ditentukan (contoh “S curve”).SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 3. kedalam skala waktu ( S curva ) sesuai dengan berita acara kemajuan pekerjaan  Latihan menghitung dan membuat laporan volume. mingguan. bobot dan waktu pelaksanaan konstruksi . waktu pelaksanaan untuk masing-masing pekerjaan dan biaya total konstruksi  Latihan menghitung volume pekerjaan yang telah dilaksanakan. Menghitun g volume/bo bot dan waktu kemajuan pekerjaan  Tekun  Cermat  Rapi  Memahami RAB dan alokasi waktu pelaksanaan pekerjaan dengan baik  Tahu cara menghitung volume pekerjaan yang telah dilaksanakan menggunakan format standar  Tahu cara membuat skala waktu dengan format standar contoh ( S curve ) se suai dengan Berita Acara kemajuan pekerjaan  Tahu cara menghitung dan membuat laporan volume. bobot dan waktu pelaksanaan konstruksi dibuat laporannya sesuai format / standar yang ditetapkan (dapat berupa: harian. sesuai format / standar yang ditetapkan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Bersungguh-sungguh  Memahami langkah. dan dicek kebenarannya sesuai berita acara kemajuan pekerjaan  Hasil perhitungan volume. waktu pelaksanaan masing-masing pekerjaan maupun biaya total konstruksi diidentifikasi  Volume/bobot pekerjaan yang telah terlaksana. Mengevalu asi ketergantu ngan setiap jenis pekerjaan INDIKATOR  Teknik perencanaan dengan analisa jaringan berdasarkan logika ketergantungan antar aktivitas setiap jenis pekerjaan diperiksa dan diidentifikasi  Analisa jaringan diperiksa yang sesuai dengan metoda pekerjaan yang digunakan  Semua aktivitas (daftar pekerjaan) dalam suatu proyek dan hubungan ketergantungan serta durasi antar jenis pekerjaan tersebut diperiksa  Dari analisa jaringan diidentifikasi pekerjaan  Hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya.langkah evaluasi ketergantungan jenisjenis pekerjaan dalam proyek  Trampil melaksanakan evaluasi ketergantungan setiap jenis pekerjaan dalam pelaksanaan proyek PENILAIAN  Tugas  Pengamatan 1 ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJAR  Lembar kerja 4.

Membuat laporan pembayar an dan penagihan INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami dan tahu prosedure penyiapan dokumen kontrak untuk pembayaran / penagihan termin pekerjaan  Trampil Membuat laporan pembayaran dan penagihan PENILAIAN  Tugas  Pengamatan ALOKASI WAKTU TM PS 2 PI SUMBER BELAJAR  Lembar kerja  Metoda pembayaran dan  Latihan mengidentifikasi metode penagihan diidentifikasi dan pembayaran dan penagihan . Membuat laporan serah terima pekerjaan  Berita acara kemajuan pekerjaan diidentifikasi kelengkapannya sesuai persyaratan yang ditetapkan  Laporan penyerahan pekerjaan disusun sesuai dengan kebutuhan dan format yang telah ditetapkan  Laporan ditandatangani oleh pihak terkait dan diserahkan kepada pihak yang berwenang  Simulasi penyiapan dokumen Termin / tahapan pembayaran sesuai waktu/bobot kemajuan pekerjaan yang telah mencapai batas dan persyaratan yang ditetapkan  Simulasi penyiapan dokumen sesuai dengan format yang telah ditetapkan  Simulasi prosedur pembayaran dan penagihan sesuai dengan SOP serta diperiksa kebenarannya  Latihan membuat Berita Acara kemajuan Pekerjaan dengan segala kelengkapannya.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 5. sesuai dipahami sesuai yang tertera dalam dengan Dokumen Kontrak dokumen kontrak  Termin/tahapan pembayaran dan penagihan diperiksa sesuai waktu/bobot kemajuan pekerjaan yang telah mencapai batas dan persyaratan yang ditetapkan  Dokumen yang berhubungan dengan pembayaran dan penagihan dibuat sesuai dengan format yang telah ditetapkan Semua prosedur pembayaran dan penagihan ditindaklanjuti sesuai dengan SOP serta diperiksa kebenarannya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan 6. sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan  Latihan membuat Berita Acara Penyerahan Pekerjaan sesuai dengan format yang telah ditetapkan  Simulasi penanda tanganan dan penyerahan dokumen laporan  Memahami dan tahu prosedure penyiapan dokumen Berita Acara Kemajuan Pekerjaan dan Berita Acara Penyerahan Pekerjaan  Terampil Membuat laporan serah terima pekerjaan  Tugas  Pengamatan 1  Buku RAB PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 105 Dari 129 .

ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamatan TM 2 PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Buku RKS PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 106 Dari 129 . INDIKATOR  Kriteria mutu bahan semen dari perusahaan pembuat atau produsen tentang penggunaannya ditentukan sesuai standar yang berlaku. kapur/tras bahan dan anti rayap KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami aturan dan standar yang ber laku secara Nasional  Memahami Rencana Kerja dan Syarat-syarat Proyek  Tahu cara memilih kualitas bahan yang baik sesuai dengan standar  Tahu cara penyimpanan bahan yang baik sesuai tuntutan pekerjaan  Tahu cara memilih lokasi bangunan sementara untuk penumpukan bahan dan proses pengadukan Terampil menyiapkan bahan mortar sebagai bahan pasangan batu konstruksi.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : X/ 02 Standar Kompetensi : Mempersiapkan Material Konstruksi Pasangan Batu Kode Kompetensi : BB. pasir pasang.  Ketentuan kualitas bahan berupa pasir pasang.2027 A Alokasi Waktu : 10 Jam x 45 menit KOMPETENSI DASAR 1. MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari Standard yang berlaku secara Nasional  Mempelajari Rencana Kerja dan Syarat-syarat Proyek  Pelatihan memilih semen yang sesuai dengan standar yang berlaku Pelatihan memilih kualitas bahan berupa pasir pasang. kapur/tras bahan dan anti rayap dapat ditentukan sesuai standar yang berlaku. Mempersiapkan bahan mortar (semen. air pasir urug. air pasir urug. kapur/tras dan air) dan bahan batu belah (kali/gunung) sebagai bahan pasangan batu konstruksi.

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR
 Ketentuan kualitas batu belah yang berasal dari sungai/kali atau gunung diidentifikasi sesuai dengan spesifikasi teknis dan kebutuhan pekerjaan.  Penyimpanan bahan mortar/spesi (semen, pasir pasang dan air) dan batu belah di lapangan dipilih cocok dan bebas dari lumpur/debu atau jenis material lain yang mengurangi kekuatan ikatan antar bahan mortar dan batu belah.  Media atau bangunan sementara untuk penumpukan dan penyimpanan bahan mortar dipilih sehingga dapat melakukan proses pengadukan dan transportasi yang efektif untuk pemasangan konstruksi sesuai pekerjaan, dicek kelayakannya dan dilaporkan setiap kekurangannya.

MATERI PEMBELAJARAN
 Pelatihan memilih kualitas batu belah yang berasal dari sungai/kali atau gunung yang sesuai dengan kebutuhan.  Praktek Penyimpanan bahan mortar/spesi dan batu belah sedemikian rupa sehingga tidak mengurangi kekuatan ikatan antar bahan  Praktek memilih lokasi dan membuat bangunan sementara untuk penumpukan bahan dan proses pengadukan agar efektifitas transportasi nya tercapai dan melaporkan setiap keku rangan

KEGIATAN PEMBELAJARAN

ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI

SUMBER BELAJAR

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 107 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
2. Mengambil bahan mortar untuk proses pengadukan dalam pekerjaan pasangan batu konstruksi.

INDIKATOR
 Bahan semen, kapur/tras diambil sesuai dengan urutan kedatangan dan digunakan sesuai spesifikasi penggunaannya berdasarkan tipe-tipe atau jenis semen dari perusahaan pembuat.  Bahan pasir, bahan tambah diambil sesuai urutan kedatangan dan dibersihkan dari materialmaterial yang mengganggu ikatan sebelum digunakan dalam pekerjaan pasangan batu belah.  Air diambil dari sumbersumber mata air dan dapat diminum atau telah memenuhi semua persyaratan yang tertuang dalam spesifikasi pekerjaan pasangan. Alat dan lokasi pengadukan dipersiapkan dan tidak mengganggu lalu lintas pekerjaan.

MATERI PEMBELAJARAN
 Praktek mengambil bahanbahan sesuai dengan urutan kedatangan dan digunakan sesuai spesifikasi pekerjaan  Praktek mengambil bahan pasir sesuai dengan urutan kedatang dan membersihkan dari material yang mengganggu ikatan pasangan batu belah  Praktek mengambil air dari sumber yang baik, digunakan untuk minum dan proses pengadukan spesi pasangan  Praktek menyiapkan Alat dan lokasi pengadukan agar tidak mengganggu lalu lintas pekerjaan.

KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Tahu cara memilih bahan yang sesuai dengan urutan dan spesifikasi pekerjaan  Memahami cara mengambil bahan utama dan bahan pendukung yang sesuai dengan standar spesifikasi  Memahami cara menyiapkan Alat dan lokasi pengadukan  Terampil mengambil bahan mortar untuk proses pengadukan dalam pekerjaan pasangan batu konstruksi.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN
 Tugas  Pengamatan

TM
1

PS
2(4)

PI

SUMBER BELAJAR
 Buku petunjuk Praktek Kerja batu

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 108 Dari 129

SMK NEGERI 1 LAHAT

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

KOMPETENSI DASAR
3. Membersihkan bahan mortar dan bahan batu belah, mengumpulkan dan menempatkan material yang tersisa dan tak terpakai selama pelaksanaan pekerjaan pasangan batu konstruksi.

INDIKATOR
 Seluruh bahan atau material dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menganggu ikatan selama melaksanakan pekerjaan pasangan batu belah untuk pondasi dan dinding penahan atau jenis struktur lainnya yang dikenai beban.  Bahan-bahan mortar yang belum terpakai dikembalikan ke ruang penyimpanan dan disusun untuk kembali digunakan pada pekerjaan pasangan selanjutnya.  Bahan atau material pasir pasang dan kapur/tras yang tersisa di areal pasangan ditempatkan, dipelihara dan ditutupi dengan terpal atau bahan tertentu sehingga tidak ada kotoran yang bisa masuk.  Tangki atau bak penyimpanan air ditempatkan dan ditutup dengan alat penutup yang terbuat dari bahan anti karat atau korosi. Air yang telah tercemar harus dibuang dan tidak digunakan lagi pada pekerjaan pasangan selanjutnya.

MATERI PEMBELAJARAN
 Praktek membersihkan bahan atau material dari kotoran yang akan mengganggu ikatan pasangan batu  Praktek memelihara bahanbahan mortar yang belum terpakai ke dalam gudang penyimpanan untuk pekerjaan selanjutnya  Praktek memelihara material pasir pasang dan kapur/tras yang tersisa di areal pasangan ditutupi dengan terpal atau bahan tertentu sehingga tidak ada kotoran yang bisa masuk.  Praktek menampung air menggunakan bak yang anti karat, tertutup

KEGIATAN PEMBELAJARAN
 Tahu cara membersihkan bahan atau material dari kotoran yang mengganggu kekuatan ikatan  Tahu cara memelihara bahan-bahan yang belum terpakai dan penyimpanannya  Tahu cara menampung Air Kerja dengan baik dan benar  Terampil Membersihkan bahan sisa dan tak terpakai selama pelaksanaan pekerjaan pasangan batu konstruksi.

ALOKASI WAKTU PENILAIAN
 Tugas  Pengamatan

TM

PS
3(6)

PI

SUMBER BELAJAR
 Buku petunjuk Praktek Kerja batu

PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON

SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 109 Dari 129

muka air tanah. ukuran atau dimensi tebal.Mempersiapkan lokasi pasangan batu belah konstruksi di lapangan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Alokasi Waktu KOMPETENS I DASAR 1. ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamatan TM 2 PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Buku RKS  Buku Ilmu Banguna n Gedung PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 110 Dari 129 . KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami RKS Proyek  Memahami standar yang berlaku  Memahami cara menyiapkan lahan yang untuk membuat pondasi  Cara memilih. Pekerjaan turap (konstruksi penahan tanah sementara) dapat ditentukan sesuai dengan keadaan tanah di sekitar lokasi. membuat turap bila diperlukan. bila tanah tidak stabil bisa menggunakan konstruksi sederhana untuk stabilisator ( bisa dengan sistim cerucuk ) INDIKATOR Lokasi untuk melaksanakan pekerjaan pasangan batu konstruksi ditentukan menurut kedalaman galian rencana. melakukan dewatering untuk tanah dengan muka air tinggi . : : : : : SMK N 1 Lahat Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton X/ 02 Mempersiapkan Lokasi Pasangan Batu 10 Jam x 45 menit MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari RKS Proyek  Mempelajari Standar  Praktek menentukan lokasi untuk melaksanakan pekerjaan pasangan batu sesuai denganRKS  Praktek menyiapkan lahan untuk pekerjaan pondasi . Pekerjaan dewatering untuk tanah dengan muka air tinggi dapat ditentukan sesuai keadaan lokasi pekerjaan pondasi. panjang dan ketinggian. menyediakan dan mengangkut bahan dasar  Cara membuat pondasi sesuai dengan spesifikasi pekerjaan  Terampil menyiapkan lokasi pasangan batu belah konstruksi di lapangan. serta lebar nat-nat.

 Terampil Menentukan volume bahan mortar/spesi dan batu belah yang dibutuhkan. Peralatan pengukuran yang dibutuhkan (meteran. Perbandingan campuran ditentukan berdasarkan pekerjaan pasangan konvensional / biasa dan kedap air diidentifikasi. Cara pengadukan mortar/spesi ditentukan berdasarkan pertimbangan berat atau volume material. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek menyediakan dan pengangkutan bahan dasar yang sudah dipilih  Praktek membuat pondasi berbagai type sesuai spesifikasi yang ada  Latihan mengidentifikasi peralatan pengukuran yang dibutuhkan. Volume bahan mortar dan bahan batu belah ditentukan sesuai dengan target pelaksanaan pekerjaan. Ketentuan urutan pemasangan dari awal hingga akhir untuk tipetipe penampang persegi dan trapesium ditentukan sesuai spesifikasi yang ada. mistar baja) dan perlengkapan untuk membuat stake out awal pasangan dapat diidentifikasi. Jumlah dan kebutuhan bahanbahan untuk anti rembesan air tanah (terutama pasangan dinding penahan) diidentifikasi.  Tugas  Pengamatan 2(4)  Gambar bangunan Gedung  Buku Ilmu Bangunan Gedung PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 111 Dari 129 . Menentukan volume bahan mortar/spesi dan batu belah yang dibutuhkan.  Latihan menentukan volume bahan mortar dan bahan batu belah sesuai dengan target pelaksanaan pekerjaan  Praktek membuat adukan mortar/spesi berdasarkan berat atau volume material.  Praktek membuat perbandingan campuran pekerjaan pasangan konvensional / biasa dan kedap air.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENS I DASAR INDIKATOR Untuk kestabilan tanah dasar selama pelaksanaan dapat digunakan konstruksi sederhana menggunakan sistem cerucuk. Penyediaan dan pengangkutan bahan mortar dan bahan batu belah (kali/gunung) ditentukan dan dipilih secara efektif.  Tahu cara menentukan volume bahan sesuai target pelak sanaan pekerjaan  Tahu cara membuat aduk an mortar/spesi berdasarkan berat atau volume material. dan perlengkapan untuk membuat stake out awal pasangan  Latihan mengidentifikasi Jumlah dan kebutuhan bahanbahan untuk anti rembesan air tanah KEGIATAN PEMBELAJARAN  Cara mengidentifikasi peralatan pengukuran dan perlengkapan pekerjaan awal  Cara mengidentifikasi jumlah dan kebutuhan bahan anti rembesan air tanah ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR 2.  Tahu cara membuat perbandingan campu ran pekerjaan pasangan konvensional / biasa yang kedap air.

Perlengkapan dan peralatan untuk mengantisipasi genangan air dan longsoran tanah diidentifikasi. kotak adukan. dapat ditentukan dan diidentifikasi. Persiapan perlengkapan pengukuran untuk kelanjutan pekerjaan ditentukan. 4. palu belah/ godam) pasangan batu konstruksi dipersiapkan sesuai dengan persyaratan kemudahan di dalam pelaksanaan pekerjaan.Mempersiapkan Peralatan utama pengukuran / peralatan dan setting out dapat perlengkapan Perlengkapan K3 (baju kerja.  Tahu cara mengidentifikasi peralatan/perlengkapan awal untuk pekerjaan pasangan batu konstruksi  Tahu cara menyiapkan peralatan utama untuk pekerjaan pasangan batu konstruksi  Tahu cara mengidentifikasi peralatan / perlengkapan antisipasi genangan air dan longsoran tanah pekerjaan  Terampil menyiapkan peralatan dan perlengkapan pasangan batu konstruksi.  Latihan mengidentifikasi peralatan pengukuran yang dibutuhkan  Latihan mengidentifikasi dan menentukan Perlengkapan sistem cerucuk  Latihan mengidentifikasi peralatan / perlengkapan untuk antisipasi ketinggian pasangan sesuai dengan tingkat kesulitan yang dihadapi selama pelaksanaan pekerjaan batu konstruksi. Pasangan batu Perlengkapan sistem cerucuk konstruksi. sepatu kerja. Perlengkapan untuk antisipasi ketinggian pasangan dapat diidentifikasi dan disiapkan sesuai dengan tingkat kesulitan yang dihadapi selama pelaksanaan pekerjaan batu konstruksi.  Tugas  Pengamatan 1 2(4)  Buku pedoman K3  Petunjuk penggunaan peralatan PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 112 Dari 129 . Perlengkapan untuk merawat hasil-hasil pasangan ditentukan berdasarkan target mutu yang akan dicapai. Peralatan utama (sendok spesi.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENS I DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN  Bahan-bahan untuk sistem cerucuk  Identifikasi perlengkapan untuk pekerjaan pasangan batu yang tinggi  Penyiapan alat-alat pelaksanaan pekerjaan batu sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Mempelajari bahan-bahan untuk sistem cerucuk  Mengikuti cara identifikasi perlengkapan yang diperlukan untuk pekerjaan pasangan batu yang tinggi  Mempersiapkan alat-alat untuk pekerjaan pasangan batu ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamatan TM 1 PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Buku Pengetahua n Bahan 3. helmet. sarung tangan) diidentifikasi sesuai persyaratan dan peraturan proyek yang ada di lokasi pelaksanaan.

 Latihan menyiapkan perlengkapan pengukuran untuk kelanjutan pekerjaan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Tahu cara mengidentifikasi peralatan / perlengkapan K3 sesuai persyaratan  Tahu cara menentukan perlengkapan untuk merawat hasil-hasil pasangan  Tahu cara menyiapkan perlengkapan pengukuran untuk kelanjutan ALOKASI WAKTU PENILAIAN TM PS PI SUMBER BELAJAR PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 113 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENS I DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN  Latihan menyiapkan Peralatan utama untuk pekerjaan pasangan batu konstruksi  Latihan mengidentifikasi peralatan / perlengkapan untuk antisipasi terjadinya genang an air dan longsoran tanah  Latihan mengidentifikasi peralatan / perlengkapan K3 sesuai persyaratan dan peraturan proyek  Latihan menentukan perlengkapan untuk merawat hasil-hasil pasangan berdasarkan target mutu yang akan dicapai.

2029 A Alokasi Waktu : 10 Jam x 45 menit KOMPETENSI DASAR 1.  Bahan dan peralatan papan duga dipilih dan dapat digunakan (paku dan palu cakar besi). INDIKATOR  Papan duga/stake out berdasarkan instruksi perencana atau pengawas.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : X/ 02 Standar Kompetensi : Memasang Papan Duga Pekerjaan Konstruksi Pasangan Batu Kode Kompetensi : BB. Merencanakan dan mempersiapkan pengukuran di lapangan. ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamatan TM 2 PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Buku RKS  Buku Pengetahua n Bahan  Profil pasangan dipilih dan diletakkan sebagai pedoman pasangan di lokasi yang telah ditentukan. jadwal pelaksanaan.  Ketentuan pengukuran pekerjaan pasangan dapat diidentifikasikan di lapangan.  Latihan menyiapkan Bahan dan peralatan papan duga PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 114 Dari 129 .  Bahan-bahan untuk papan duga diidentifikasi sesuai kebutuhan pekerjaan dan spesifikasi teknis MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari peraturanperaturan tentang papan duga dan RKS  Praktek melaksanakan pemasangan Papan duga / stake out berdasar gambar rencana  Praktek pengecekan hasil pembacaan  Latihan mengidentifikasi ketentuan pengukuran pekerjaan pasangan di lapangan  Latihan mengidentifikasi Bahan-bahan untuk papan duga  Praktek melaksanakan pemasangan Profil pasangan KEGIATAN PEMBELAJARAN  Bersungguh-sungguh  Memahami peraturan peraturan tentang papan duga dan RKS  Cara melaksanakan pemasangan Papan duga /stake out  Tahu cara mengidentifikasi ketentuan pengukuran pekerjaan pasangan  Tahu cara mengidentifikasi Bahanbahan untuk papan duga  Tahu cara menyiapkan Bahan dan peralatan papan duga  Terampil merencanakan dan mempersiapkan pengukuran di lapangan.  Hasil pembacaan dicek di lapangan. gambar rencana atau pelaksanaan dapat dilaksanakan.

Memasang papan duga (bouwplank) INDIKATOR  Papan duga diletakkan sehingga sedemikian sehingga pasangan dapat dikontrol dengan mudah.  Praktek memasang benang pada papan duga agar mudah dipindah kan saat pelaksanaan  Praktek Pemasangan papan duga secara bertahap KEGIATAN PEMBELAJARAN  Bersungguh-sungguh  Tahu cara pemasang Papan duga yang mudah dikontrol  Tahu cara melaksanakan waterpasing papan duga  Tahu cara memasang memasang benang pada papan duga agar mudah dipindahkan  Tahu cara memasang papan duga secara bertahap  Terampil melaksanakan pemasangan papan duga ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamatan TM 2 PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Buku RKS  Buku Pengetahua n Bahan PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 115 Dari 129 . MATERI PEMBELAJARAN  Praktek melaksanakan pemasangan Papan duga yang mudah dikontrol  Praktek melaksanakan waterpasing papan duga sehingga hasil pasangan tetap dalam kondisi datar. Pemasangan papan duga secara bertahap ditentukan sesuai dengan volume pekerjaan yang ada dalam gambar kerja.  Setiap plot benang pada papan duga dalam setiap baris pasangan mudah dipindahkan saat pelaksanaan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 2.  Kedataran papan duga diukur dengan waterpas sehingga hasil pasangan tetap dalam kondisi datar.

2030 A Alokasi Waktu : 10 Jam x 45 menit KOMPETENSI DASAR 1. dicek kelayakannya PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 116 Dari 129 . INDIKATOR  Kriteria tempat dan lokasi pengadukan ditentukan dan diidentifikasi berdasarkan instruksi perencana atau pengawas. menggunakan alat masinal atau manual  Latihan memilih Peralatan pengadukan.PUBI. SNI )  Mempelajari RKS Proyek  Latihan mengidentifi kasi kriteria tempat dan lokasi pengadukan sesuai Instruksi Peren cana / Pengawas  Latihan mengidentifkasi urutan penuangan bahan atau material dalam pros KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami standar dan peraturan  Memahami RKS Proyek  Cara mengidentifikasi kriteria tempat dan lokasi pengadukan  Cara mengidentifikasi urutan penuangan bahan atau material kedalam proses pengadukan  Cara mengidentifikasi ketentuan kualitas adukan  Tahu tentang model pengangkutan hasil adukan yang cocok dan efektif Terampil Merencanakan dan mempersiapkan lokasi pengadukan di lapangan.  Ketentuan kualitas adukan diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan spesifikasi teknis MATERI PEMBELAJARAN  Mempelajari Standar Nasional (SKSNI.  Ketentuan urutan penuangan bahan atau material dalam proses penuangan ke dalam molen atau proses pengadukan manual diidentifikasi. Merencanak an dan mempersiapkan lokasi pengadukan di lapangan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : X/ 02 Standar Kompetensi : Mempersiapkan Adukan Mortar / Spesi Kode Kompetensi : BB.  Tahu tentang peralatan pengadukan yang layak guna ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamatan TM 1 PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Buku RKS  PUBI  SNI/PBI  Metode transportasi hasil adukan menggunakan alat manual atau masinal dipilih cocok dan efektif  Peralatan pengadukan dipilih dan dicek kelayakannya dan dilaporkan setiap kekurangannya.  Latihan mengidentifikasi Ketentuan kualitas adukan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan spesifikasi teknis  Latihan memilih model pengangkutan hasil adukan.

dan bahan bebas dari kotoran  Latihan menakar atau menimbang material  Latihan membuat perbandingan campuran berdasar spesifikasi teknis KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami cara menentukan mutu adukan mortar sesuai dengan keadaan  Tahu cara menakar atau menimbang material  Tahu cara menentukan perbandingan campuran berdasar spesifikasi  Terampil menentukan mutu adukan mortar/spesi.  Latihan mengaduk mortar/ spesi sesuai dengan spesifikasi. pasir dan air dinyatakan telah bersenyawa dan merata keseluruh bagian. debu.  Takaran atau timbangan material diatur berdasarkan berat atau volume. bekas-bekas lumpur dan material lainnya yang dapat menurunkan kualitasnya. MATERI PEMBELAJARAN  Latihan menentukan mutu adukan mortar sesuai keadaan lapangan. Proses pengadukan dilaksanakan dan tidak terjadi kondisi perubahan gradasi pasir akibat pergesekan yang terjadi.  Memahami cara mengaduk mortar/spesi sesuai dengan spesifikasi  Terampil melakukan pengadukan mortar/ spesi ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamat an TM PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Buku Ilmu Bangun an Gedung 3.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 2.  Perbandingan campuran ditentukan berdasarkan spesifikasi teknis  Bahan semen. Menentukan mutu adukan mortar/spesi . PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 117 Dari 129 . sesuai spesifikasi. pasir pasang dan bahan tambah diambil sesuai dengan berat/volume dan dimasukan ke dalam media pengadukan dan diaduk dengan air hingga memenuhi persyaratan kemudahan pekerjaan.  Air semen ditambahkan sesuai dengan kondisi kekentalan/konsistensi yang memenuhi semua persyaratan yang tertuang dalam spesifikasi pekerjaan. Mengaduk mortar/spesi . INDIKATOR  Mutu adukan mortar ditentukan sesuai keadaan lapangan dan diperlakukan sesuai spesifikasi yang ada dan dicek bebas dari kotoran. memenuhi syarat kerja  Tugas  Pengamat an 1(2)  Buku Ilmu Bangun an Gedung  Bahan tambah (bila diperlukan) ditakar sesuai berat/volume dan dimasukkan setelah adukan semen.

Peralatan adukan harus dibersihkan dari seluruh bahan-bahan yang tertinggal karena pengadukan terdahulu.  Seluruh sistem pengangkutan dilindungi dari penambahan air hujan atau jenis air yang tidak disyaratkan. bucket tower crane dan sebagainya)  Cara melindungi sistim pengangkutan dari air yang tidak diperlukan  Cara pengujian kelayakan media pengangkutan  Terampil melaksanakan pengangkutan adukan mortar / spesi  Tugas  Pengamat an 2(4)  Lembar Kerja PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 118 Dari 129 . bucket tower crane dan sebagainya)  Latihan melindungi sistem pengangkutan dari penambahan air hujan atau jenis air yang tidak disyaratkan.  Bejana atau tempat penampungan sementara diidentifikasi memenuhi persyaratan kebersihan sesuai spesifikasi yang ada. bucket tower crane dan sebagainya) harus dibersihkan dari pertama kali pengadukan hingga akhir pengadukan. ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamat an TM PS 2(4) PI SUMBER BELAJAR  Lembar Kerja 5. INDIKATOR  Menuangkan mortar kedalam media yang telah dipersiapkan sesuai dengan kecepatan putar alat pengaduk standar.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 4.  Praktek pengujian kelayakan media pengang kutan  Memahami cara membersihkan media pengangkutan  Memahami cara membersihkan sistim pembawa adukan ban berjalan (conveyor).  Seluruh sistem pembawa adukan (ban berjalan (conveyor). seluruh media pengangkutan harus diuji kelayakannya apabila akan digunakan pada pekerjaan pasangan selanjutnya. Menuangkan adukan mortar. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek menuangkan mortar kedalam media yang telah disiapkan  Mengidentifikasi tempat penampungan sementara sesuai spesifikasi  Membersihkan Peralatan adukan dari sisa adukan terdahulu KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami cara pe nuangan mortar kedalam media  Cara mengidentifikasi tempat penampungan sementara  Cara membersihkan peralatan adukan  Terampil Menuangkan adukan mortar. Mengangkut adukan mortar/spesi .  Setiap kali sesi pengadukan.  Praktek Membersihkan media pengangkutan dari kotoran-kotoran  Praktek Membersihkan sistem pembawa adukan (ban berjalan (conveyor).  Seluruh media pengangkutan dibersihkan dari kotoran-kotoran yang Akan merusak kualitas adukan.

 Tempat air bersih dan semen kering dipersiapkan untuk menambahkan konsistensi/ kekentalan mortar yang mengering saat digunakan. Menentukan  Rencana pelaksanaan pondasi ditentukan pekerjaan praberdasarkan instruksi perencana atau persiapan di pengawas. alat-alat KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N ALOKASI WAKTU TM 6 PS 8(16) PI 6(24) SUMBER BELAJAR  Buku Ilmu Bangunan Gedung 1. Mortar diletakkan dalam bejana besi/kayu dalam keadaan yang mudah dijangkau oleh pekerja.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : X/ 02 Standar Kompetensi : Membuat Pasangan Pondasi Batu Belah Kode Kompetensi : BB. dan bahan batu belah dilakukan sehingga memungkinkan pekerja melakukan tugas dengan sebaik-baiknya.  Memahami RKS dan  Tugas Gambar teknis  Pengamatan  Memahami Jadual pelaksanaan  Memahami langkahlangkah pra persiapan pekerjaan pemasangan pondasi batu belah  Menguasai pekerjaan prapersiapan pemasangan pondasi batu belah. Organisasi penempatan bahan-bahan dapat ditentukan dan dilaksanakan di lapangan. bagaimana meletakkan bahanbahan dasar. pondasi batu  Pengaturan peletakan bahan mortar/spesi belah.  Jarak antara bahan mortar dan bahan batu belah yang akan dibuat diatur dan ditentukan (± 40 cm). jadwal pelaksanaan.2031 A Alokasi Waktu : 50 Jam x 45 menit KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN  Mebaca Rencana Kerja dan Syaratsyarat dengan Gambar Teknis nya  Membaca Jadual Pelak sanaan  Praktek Prapersiapan pemasangan Pondasi batu belah . dengan langkah-langkah instr uksional. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 119 Dari 129 . gambar lokasi pasangan rencana atau pelaksanaan.

 Dasar galian tanah pondasi diurug dengan pasir urug dan diberikan pasangan batu kosongan (tanpa mortar). waterpas.  Pemasangan elemen batu belah dilakukan dan diatur dari bagian dasar (batu belah yang memiliki ukuran dan berat yang lebih besar) hingga ke atas (batu belah yang memiliki ukuran dan berat yang lebih kecil). dengan instruksional teknis dari Instruktur  Praktek menggunakan peralatan teknis  Praktek menggunakan peralatan K3 KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami cara pemasangan pondasi batu belah dengan benar  Memahami cara penggunaan peralatan teknis  Memahami Fungsi peralatan K3  Terampil Memasang pondasi batu belah (kali/gunung) di lokasi pekerjaan.  Peralatan pekerja digunakan menurut fungsinya. Peralatan K3 digunakan seperti: baju kerja. Elemen batu belah dibuat bersudut atau dihindari bentuk bulat pada setiap permukaannya sehingga akan menambah ikatan antar elemen dan ikatan mortar. sarung tangan. PENILAIA N  Tugas  Pengam atan ALOKASI WAKTU TM 6 PS 8(16) PI 6(24) SUMBER BELAJAR  Buku Ilmu Bangun an Gedung 2. atau ditarik dengan benang dari papan duga. dan palu pemecah batu belah. seperti: sendok spesi. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 120 Dari 129 .  Batu belah diletakkan dengan mempertimbangkan gaya gravitasi dari berat batu ke arah sumbu pasangan dan saling mengunci sehingga tidak tejadi bahaya pergesaran atau kelongsoran.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN  Praktek Memasang pondasi batu belah.  Kontrol terhadap tingkat penguapan mortar akibat suhu dapat ditentukan dan dinetralisir dengan menambahkan air atau semen kering saat pelaksanaan. sepatu kerja dan pelindung kepala (helmet). Memasang  Teknik pemasangan dan penghentian pondasi batu pekerjaan dilaksanakan berdasarkan belah ukuran besar dan berat batu belah dan (kali/gunung) dapat diatur sesuai penampang yang di lokasi diinginkan (persegi atau trapesium) diplot pekerjaan.

INDIKATOR  Pasangan yang baru selesai harus dilindungi dari hujan atau genangan air dan terik matahari yang menimbulkan penguapan air mortar yang berlebihan.  Ditutup lembaran plastik. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami cara perawatan pasangan pondasi batu belah sehingga menghasikan Fisik pondasi yang memenuhi persyaratan teknis  Terampil merawat hasil pasangan.  Setiap hari harus disiram atau diperciki air hingga tetap lembab selama kurang lebih 4 hari.  Sistem perlindungan lain dapat dilakukan sesuai dengan persyaratan atau spesifikasi yang ada. Pengurugan timbunan samping pondasi dilaksanakan minimal 4 hari setelah pelaksanaan. terutama pada ketinggian kurang lebih sampai 60 cm dari permukaan atas. anyaman bambu (gedek/bilik). Merawat hasil pasangan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENSI DASAR 3. pondasi batu belah PENILAIA N  Tugas  Pengam atan ALOKASI WAKTU TM 6 PS 14(28 PI 8(32) SUMBER BELAJAR  Buku Ilmu Bangun an Gedung PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 121 Dari 129 .

 Organisasi penempatan bahan-bahan dapat ditentukan dan dilaksanakan di lokasi pasangan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XI/ 01 Standar Kompetensi : Membuat Pasangan Dinding Penahan tanah Dari Batu Belah Hingga Ketinggian 3 Meter Kode Kompetensi : BB. memungkinkan pekerja melakukan tugas dengan sebaik-baiknya.2032 A Alokasi Waktu : 70 Jam x 45 menit KOMPETENS I DASAR MATERI PEMBELAJARAN  Mebaca Rencana Kerja dan Syarat-syarat dengan Gambar Teknis nya  Membaca Jadual Pelaksanaan  Praktek Pra persiapan pemasangan pasangan dinding penahan tanah dari batu belah . gambar lokasi pasangan rencana atau pelaksanaan dinding penahan  Pengaturan peletakan bahan mortar/spesi tanah dari batu dan bahan batu belah dilakukan sehingga belah. dengan langkahlangkah instruksional. bagaimana meletakkan bahan-bahan dasar.  Mortar diletakkan dalam bejana besi/kayu dalam keadaan yang mudah dijangkau oleh pekerja.  Jarak antara bahan mortar dan bahan batu belah yang Akan dibuat diatur dan ditentukan sesuai dengan ketinggian pasangan yang direncanakan. PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 122 Dari 129 . Menentukan  Rencana pelaksanaan pondasi ditentukan pekerjaan praberdasarkan instruksi perencana atau persiapan di pengawas. skejul pelaksanaan.  Tempat air bersih dan semen kering dipersiapkan untuk menambahkan kosistensi/kekentalan mortar yang mengering saat digunakan. alat-alat INDIKATOR KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami RKS dan Gambar teknis  Memahami Jadual pelaksanaan  Memahami langkahlangkah pra persiapan pekerjaan pemasangan pasangan dinding penahan tanah dari batu belah  Menguasai pekerjaan pra-persiapan pemasangan pasangan dinding penahan tanah dari batu belah. ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamata n TM 6 PS 8(16) PI 6(24) SUMBER BELAJAR  Buku Ilmu Bangunan Gedung 1.

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENS I DASAR INDIKATOR MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami cara pemasangan dinding penahan batu belah dengan benar  Memahami cara penggunaan peralatan teknis  Memahami Fungsi peralatan K3  Terampil Memasang dinding penahan tanah dari batu belah (kali/gunung) di lokasi pekerjaan.  Drainase didepan dinding penahan dipersiapkan dengan menggunakan sistem talang penangkap praktis. palu pemecah batu belah dan perancah PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 123 Dari 129 .  Elemen batu belah dibuat bersudut atau dihindari bentuk bulat pada setiap permukaannya sehingga Akan menambah ikatan antar elemen dan ikatan mortar.  Pelepas tekanan (pipa PVC.  Batu belah diletakkan dengan cara mempertim-bangkan gaya gravitasi dari berat batu kearah sumbu garis pasangan dan saling mengunci sehingga tidak tejadi kegagalan akibat bahaya pergesaran atau kelongsoran. Memasang  Teknik pemasangan dan penghentian  Praktek Memasang dinding penahan pekerjaan dilaksanakan berdasarkan ukuran dinding penahan batu batu belah besar dan berat batu belah dan dapat belah.  Peralatan pekerja diguna-kan menurut fungsinya. dengan (kali/gunung) di diatur sesuai dengan kemiringan instruksional teknis dari lokasi (gradien)/ketegakan dinding pasangan Instruktur pekerjaan. ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamata n TM 6 PS 16(32) PI 6(24) SUMBER BELAJAR  Buku Ilmu Bangunan Air 1 2. seperti: sendok spesi.  Pemasangan elemen batu belah dilakukan dan diatur dari bagian dasar (ukuran dan berat yang lebih besar) hingga ke atas (ukuran dan berat yang lebih kecil). peralatan teknis  Dasar galian tanah pondasi diurug dengan  Praktek menggunakan pasir urug dan diberikan pasangan batu peralatan K3 kosongan (tanpa mortar). sarung tangan.  Peralatan K3 digunakan seperti: baju kerja. yang diinginkan diplot atau ditarik dengan  Praktek menggunakan benang dari papan duga. bambu) akibat rembesan air tanah dipasang dan diatur dalam jarak 1 meter. waterpas. sepatu kerja dan pelindung kepala (helmet).

SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETENS I DASAR 3. INDIKATOR  Pasangan yang baru selesai harus dilindungi dari hujan atau genangan air dan terik matahari yang menimbulkan penguapan air mortar yang berlebihan.  Setiap hari harus disiram atau diperciki air hingga tetap lembab selama kurang lebih 4 hari. anyaman bambu (gedek/ bilik).  Pengurugan timbunan didepan atau dinding penahan tanah dilaksanakan minimal 4 hari setelah pelaksanaan.  Sistem perlindungan lain dapat dilakukan sesuai dengan persyaratan atau spesifikasi yang ada. dinding penahan batu belah ALOKASI WAKTU PENILAIAN  Tugas  Pengamata n TM 4 PS 8(16) PI 2(8)) SUMBER BELAJAR  Buku Ilmu Bangunan Air 1 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 124 Dari 129 . terutama pada ketinggian kurang lebih sampai 60 cm dari permukaan atas.  Ditutup lembaran plastik. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek KEGIATAN PEMBELAJARAN  Memahami cara perawatan pasangan dinding penahan batu belah sehingga menghasilkan Fisik yang memenuhi persyaratan teknis  Teramil Merawat hasil pasangan. Perawatan hasil pasangan.

MATERI PEMBELAJARAN  Mebaca Rencana Kerja dan Syarat-syarat dengan Gambar Teknis nya  Membaca Jadual Pelak sanaan  Praktek Pra persiapan pemasangan pasangan dinding dari batu bata.langkah pra persiapan pekerjaan pemasangan pasangan dinding dari batu bata. Menentukan pekerjaan prapersiapan di lokasi pasangan dinding dari batu bata.  Pengaturan peletakan bahan mortar/spesi dan bahan batu bata dilakukan sehingga memungkinkan pekerja melakukan tugas dengan sebaik-baiknya. 2(8)  Buku Ilmu Bangunan Gedung 1 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 125 Dari 129 .SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SILABUS Nama Sekolah : SMK N 1 Lahat Mata Pelajaran : Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Beton Kelas/Semester : XI/ 01 Standar Kompetensi : Membuat Pasangan Dinding Batu bata Hingga Ketinggian 3 Meter Kode Kompetensi : BB. INDIKATOR  Rencana pelaksanaan pasangan dinding ditentukan berdasarkan instruksi dari perencana/pengawas.  bagaimana meletakkan  bahan-bahan dasar .  dengan langkah langkah instr uksional .  Menguasai pekerjaan pra-persiapan pemasangan pasangan dinding dari batu bata. skejul pelaksanaan.  Jarak antara bahan mortar dan batu bata yang akan dipasang diatur dan ditentukan sesuai dengan ketinggian pasangan yang direncanakan.  dan alat-alat  Praktek menggunakan peralatan K3 KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N ALOKASI WAKTU TM 2 PS 8(16) PI SUMBER BELAJA R  Memahami RKS dan Gambar teknis  Tugas  Memahami Jadual pelaksanaan  Pengamatan  Memahami langkah.2033 A Alokasi Waktu : 70 Jam x 45 menit KOMPETEN SI DASAR 1. dan gambar kerja.

 Tugas  Pengamatan 2 8(16) 2(8)  Buku Ilmu Bangunan Gedung 1 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 126 Dari 129 .  Elemen batu bata dibuat dipasang sesuai dengan tipe pasangan ½ batu atau 1 batu dan pola ikatan standar yang ada.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETEN SI DASAR INDIKATOR  Mortar diletakkan dalam bejana besi/kayu dalam keadaan yang mudah dijangkau oleh pekerja.  Praktek Memasang dinding batu bata. Memasang dinding batu bata di lokasi pekerjaan.  Teknik pemasangan dan penghentian pekerjaan dilaksanakan berdasarkan ukuran besar dan berat batu bata dan dapat diatur sesuai dengan ketegakan dinding pasangan yang diinginkan serta diplot atau ditarik dengan benang dari papan duga.  Peralatan K3 digunakan seperti: baju kerja.  Tempat air bersih dan semen kering dipersiapkan untuk menambahkan kosistensi/kekentalan mortar yang mengering saat digunakan. dengan instruksional teknis dari Instruktur  Praktek Memasang Kolom praktis dan balok ring  Praktek menggunakan peralatan teknis  Memahami cara pemasangan dinding batu bata dengan benar  Memahami cara pemasangan Kolom praktis dan balok ring  Memahami cara penggunaan peralatan teknis  Terampil Memasang dinding batu bata di lokasi pekerjaan.  Organisasi penempatan bahanbahan dapat ditentukan dan dilaksanakan di lokasi pasangan. sarung tangan. sepatu kerja dan pelindung kepala (helmet) MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJA R 2.

waterpas. siar-siar tegak merupakan garis patah-patah dan siar-siar mendatar merupakan garis lurus.  Stek-stek tulangan dan bekisting untuk pengecoran kolom praktis disiapkan  Pengecoran kolom praktis dilakukan setiap ketinggian pasangan batu bata telah mencapai 1. 0 -1.0 m.  Peralatan pekerja digunakan menurut fungsinya. dan perancah untuk antisipasi ketinggian pasangan dinding.  Pengecoran balok ring praktis dilakukan setiap ketinggian pasangan batu bata telah mencapai 3. seperti: sendok spesi.  Stek-stek tulangan dan bekisting untuk pengecoran balok ring praktis disiapkan. Kontrol terhadap tingkat penguapan mortar akibat suhu dapat ditentukan dan dinetralisir dengan menambahkan air atau semen kering saat pelaksanaan.  Batu bata dipasang lurus. tegak (baik lurus atau diagonal). MATERI PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N ALOKASI WAKTU TM PS PI SUMBER BELAJA R PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 127 Dari 129 . 50 m.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETEN SI DASAR INDIKATOR  Batu bata direndam air terlebih dahulu hingga jenuh air dan dipasang dari kepala pasangan bagian dasar hingga ke atas mengikuti pedoman benang.

Perawatan hasil pasangan. MATERI PEMBELAJARAN  Praktek KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIA N ALOKASI WAKTU TM PS 4(8) PI SUMBER BELAJA R  Memahami cara perawatan  Tugas pasangan dinding batu bata dengan  Pengamatan benar  sehingga menghasilkan Fisik yang memenuhi persyaratan teknis  Terampil Merawat hasil pasangan.SMK NEGERI 1 LAHAT KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN KOMPETEN SI DASAR 3.  Sistem perlindungan lain dapat dilakukan sesuai dengan persyaratan atau spesifikasi yang ada.  Ditutup lembaran plastik. terutama pada ketinggian kurang lebih sampai 60 cm dari permukaan atas. dinding batu bata dengan benar 2(8)  Buku Konstruksi batu 3 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SILABUS MATA PELAJARAN KEJURUAN Halaman 128 Dari 129 .  Setiap hari harus disiram atau diperciki air hingga tetap lembab selama kurang lebih 4 hari. INDIKATOR  Pasangan yang baru selesai harus dilindungi dari hujan atau genangan air dan terik matahari yang menimbulkan penguapan air mortar yang berlebihan. anyaman bambu (gedek/ bilik).

 Teliti dan cermat dalam membaca  Tugas gambar kerja dan spesifikasi teknik. Marpendi NIP. 24(4 8) 14(56 Buku  ) Konst ruksi batu 3  Keterangan : TM : Tatap Muka PS : Praktik di Sekolah (2 jam praktik di sekolah setara dengan 1 jam tatap muka) PI : Praktik di Industri (4 jam praktik di DU/DI setara dengan 1 jam tatap muka) Mengetahui Komite Sekolah.  Adukan spesi bahan batuan dihamparkan di seluruh permukaan ram kawat mengikuti bentuknya.  Bentuk batuan dan tekstur dikerjakan menggunakan sendok spesi kecil (Small Tool) dan sikat ijuk. tertib dan rapi dalam an melaksanakan pekerjaan Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja Melakukan komunikasi di tempat kerja secara efektif Bersikap positif dan terbuka terhadap koreksi dan penilaian hasil pekerjaan Memahami pengertian dan jenis-jenis batuan buatan untuk asesoris taman/dinding Mengidentifikasi konstruksi dan bentuk batuan buatan.benda yang dapat mengganggu pekerjaan.KOMP DASA R 4. Melaksa nakan pemasang an / pembentu kan batuan buatan untuk asesoris taman/din ding INDOKATOR MATERI PELAJA RAN  Pemasangan  batu-batuan buatan untuk  asesoris taman  Pemasangan  batu-batuan buatan untuk  asesoris dinding      KEGIATAN PEMBELAJARAN PENILAIAN T M 2 ALOKASI WAKTU PS PI SUMBER BELAJAR  Gambar kerja dan spesifikasi teknik dibaca dan dipahami  Bahan-bahan dan alatalat disiapkan sesuai keperluan pekerjaan. 131792637 129 .  Memahami syarat-syarat hasil pekerjaan pembuatan batuan buatan  Mengidentifikasi peralatan Mengetahui teknik pembuatan/konstruksi batuan buatan dan finishing permukaannya  Melakukan pekerjaan pembuatan batuan buatan untuk asesoris Taman dengan prosedur yang benar dan hasil yang memenuhi ketentuan. Mengidentifikasi peralatan untuk melaksanakan pembuatan batuan buatan.  Lokasi pekerjaan dibersih-kan dari kotoran dan benda.  Batuan buatan yang telah kering dibersihkan dan diberi pewarnaan muka batu dengan cat sesuai ketentuan.  Besi-besi beton penyangga dan ram kawat sebagai rangka pembentuk batuan dipasang dengan kuat sesuai bentuk batuan yang direncanakan. Lahat.  Pengamat Teliti. Melakukan pekerjaan pembuatan batuan buatan untuk asesoris dinding dengan prosedur yang benar dan hasil yang memenuhi ketentuan. Lahat. Mengidentifikasi campuran bahanbahan adukan untuk pembuatan batuan buatan. Maret 2007 Kepala SMK Negeri 1 Suud Saputro Drs.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful