Anda di halaman 1dari 17

Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel.

Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. Berdasarkan prosesnya metabolisme dibagi menjadi 2, yaitu: 1. Anabolisme/AsimilasI/Sintesis, yaitu proses pembentakan molekul yang kompleks dengan menggunakan energi tinggi. Contoh : fotosintesis (asimilasi C)
energi cahaya

6 CO2 + 6 H2O > C6H1206 + 6 02


klorofil glukosa (energi kimia)

Pada kloroplas terjadi transformasi energi, yaitu dari energi cahaya sebagai energi kinetik berubah menjadi energi kimia sebagai energi potensial, berupa ikatan senyawa organik pada glukosa. Dengan bantuan enzim-enzim, proses tersebut berlangsung cepat dan efisien. Bila dalam suatu reaksi memerlukan energi dalam bentuk panas reaksinya disebut reaksi endergonik. Reaksi semacam itu disebut reaksi endoterm. 2. Katabolisme (Dissimilasi), yaitu proses penguraian zat untuk membebaskan energi kimia yang tersimpan dalam senyawa organik tersebut. Contoh: C6H12O6 + 6 O2 > 6 CO2 + 6 H2O + 686 KKal.
energi kimia enzim

Saat molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi sehingga terbentuk energi panas. Bila pada suatu reaksi dilepaskan energi, reaksinya disebut reaksi eksergonik. Reaksi semacam itu disebut juga reaksi eksoterm.

Proses Metabolisme Organisme. Metabolisme adalah segala proses reaksi kimia yang terjadi didalam tubuh makhluk hidup, baik organisme seluler maupun organisme kompleks. Prosesproses kimia yang terjadi selama metabolisme di dalam organisme bertujuan untuk menghasilkan energi. Karena itu metabolisme sangat penting bagi makhluk hidup untuk kelangsungan hidupnya. Secara umum metabolisme terdiri dari dua proses reaksi, yaitu:

Proses metabolisme organisme


Metabolisme terdiri atas 2 proses, yaitu: 1. Anabolisme Anabolisme adalah proses penyusunan energi kimia melalui sintesis senyawa-senyawa organik. Dalam anabolisme terjadi reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul sederhana menjadi molekul kompleks.

2. Katabolisme Katabolisme adalah proses penguraian dan pembebasan energi dari senyawasenyawa organik melalui proses respirasi ataupun fermentasi. Dalam katabolisme terjadi reaksi penguraian senyawa kompleks menjadi molekul sederhana. Semua reaksi yang terjadi dikatalis oleh enzim, baik reaksi yang sederhana maupun reaksi yang rumit. Kedua prose metabolisme diatas diperlukan oleh setiap organisme untuk dapat bertahan hidup. Proses metabolisme ditentukan oleh suatu senyawa yang disebut sebagai hormon, dan dipercepat (dikatalisis) oleh enzim. Pada senyawa organik, penentu proses reaksi kimia disebut promoter dan penentu percepatan reaksi kimia disebut katalis. Metabolisme juga berperan mengubah zat beracun menjadi senyawa yang tidak beracun dan dapat dikeluarkan dari tubuh. Umumnya hasil akhir anabolisme merupakan senyawa pemula untuk proses katabolisme, begitu pula sebalinya. Sebagian besar proses metabolisme terjadi didalam sel. Proses metabolisme memungkinkan organisme untuk tumbuh dan berkembang biak, menjaga struktur mereka, dan memberi respon pada lingkungan.
Anda sedang membaca artikel Proses Metabolisme Organisme | Pengertian dan Definisi jika ingin menautkan artikel ini permalinknya adalah http://kamusq.blogspot.com/2012/05/proses-metabolisme-organismepengertian.html . Semoga bermanfaat untuk Anda semua. Amin

Related Posts : Biology, kamus pengetahuan


Alantois adalah | Kamus Biologi Fungsi Hormon Adrenalin | Fungsi Kelenjar Adrenalin Seputar Indonesia | Mengenal Indonesia Jenis-jenis Penyakit Ginjal | Macam-macam Gangguan Ginjal Fungsi Ginjal sebagai organ Ekskresi Bagian-bagian Ginjal

You Might Also Fungsi Enzim pada Metabolisme tubuh Makhluk Hidup | Metabolisme Organisme Unsur, Senyawa dan Campuran | Pengertian dan Definisi Katabolisme | Jenis-jenis katabolisme Senyawa Flavanoid | Pengertian dan Definisi Sains dan Saintis | Pengertian dan Definisi 1 1 0 1803 di ulas oleh Nurlela Azizah ***Rating: 5 at 7:40 PM Labels: Biology, kamus pengetahuan 0 comments: Poskan Komentar << Enzim dan Bentuk Enzim Fungsi Enzim pada Metabolisme tubuh Makhluk Hidup | Metabolisme Organisme >> Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom)

LinkWithin

Kotak Pencarian

Popular Posts Today


Nama-nama Enzim dalam Sistem Pencernaan | Jenis-jenis Enzim Pencernaan Makanan Jenis-jenis Majas Perbandingan | Contoh Majas Perbandingan Para Pemain Drama Korea The King 2 Heart | Daftar Pemeran The King 2 Heart Jenis-jenis Penyakit pada sistem pencernaan | Macam-macam gangguan pada Sistem Pencernaan Teori asal Usul Kehidupan | Biogenesis dan Abiogenesis Flashdisk Write Protected | Cara memperbaiki Disk Write Protected Unsur, Senyawa dan Campuran | Pengertian dan Definisi Bunyi Hukum Archimedes | Rumus Hukum Archimedes Rangka dan Tulang Tubuh Manusia | Pengertian dan Definisi Bagian-bagian Bunga Sempurna dan bunga tidak sempurna

My Favorit

Blog Q

APABILA PHK DATANG MELANDA !!! - *JIKA PHK MENGHAMPIRIMU !!!* Setiap orang pasti akan merasa stress jika tiba-tiba harus kehilangan pekerjaannya. Apalagi bila hal itu terjadi pada sebuah k... 4 jam yang lalu

Dtebu.com-Bianglala79 Cara Mudah Menambah Tinggi Badan - Cara mudah menambah tinggi badan. Siapa sih yang nggak mau punya badan yang tinggi dan semampai? Setiap orang pasti ingin mempunyai tubuh yang tinggi, mesk... 18 jam yang lalu

Kamusq.com Benua Asia adalah | Pengertian dan Definisi - Pengertian dan definisi Benua Asia. Benua Asia adalah benua terbesar di dunia. Benua Asia mengisi hampir 1/3 luas daratan di permukaan bumi yang terbentang... 6 hari yang lalu

Matematika PANCER (Papan Pencerminan) - Panduan Alat Peraga 1. Tujuan alat peraga, Tujuan alat peraga papan pencerminan ini diantaranya: - Mempermudah siswa dalam mempelajari dan memahami... 1 minggu yang lalu

ARIFIYAN PRAYOGI Short Functional Text : Notice - Notice is something written or a sign to give everyone information, instruction or warning. Example : KEEP SILENT It means : - We Must not ... 1 minggu yang lalu

A Moment with Diajeng

Lomba Menulis Novel Bentang Pustaka 2012-2013 | Syarat & Ketentuan - Lomba menulis Novel Bentang Pustaka 2012-2013. Kesempatan istimewa ini dihadirkan oleh Penerbit Buku Bentang Pustaka bagi semua warga Indonesia yang berusi... 1 minggu yang lalu

d'tebu

Blogging Tips dan Tricks | Jasa Pembuatan Blog - Blogging Tips dan Tricks. Di masa kini, blogging selain merupakan cara untuk menyalurkan minat menulis dan membaca [image: blogging tricks] dapat juga di... 3 bulan yang lalu

Cara Bikin Kue Cara membuat Mie | Cara bikin Mi - Cara membuat mi. Cara bikin mie sebenarnya sangat mudah dan sederhana. Serta bahan-bahan pembuatnya pun dapat ditemukan dimana saja. Untuk mengetahui bah... 6 bulan yang lalu

Teknologi Makanan Perbedaan Lemak minyak Hewani dan Lemak Minyak Nabati - Perbedaan antara lemak minyak Hewani dan Lemak minyak Nabati. Sumber dan asal dari lemak minyak berpengaruh terhadap komposisi atau jenis asam lemak dan ... 7 bulan yang lalu

Jeplax.com dr. Karmila Karmila | Resensi Novel - Jeplax.com dr. Karmila adalah tokoh utama dari sebuah novel yang berjudul sama KARMILA karya novelis ternama Indonesia Marga T. Novel ini berkisah tent... 2 tahun yang lalu .

Makhluk multiseluler, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan tersusun atas jutaan sel. Tiap sel memiliki fungsi tertentu untuk kelangsungan hidup suatu organisme. Untuk menjalankan fungsinya, sel melakukan proses metabolisme. Metabolisme adalah reaksi-reaksi kimia yang terjadi di dalam sel. Reaksi kimia ini akan mengubah suatu zat menjadi zat lain. Metabolisme terdiri atas dua proses sebagai berikut. 1. Anabolisme Anabolisme adalah proses-proses penyusunan energi kimia melalui sintesis senyawa-senyawa organik. 2. Katabolisme Katabolisme adalah proses penguraian dan pembebasan energi dari senyawa-senyawa organik melalui proses respirasi. Semua reaksi tersebut dikatalisis oleh enzim, baik oleh reaksi yang sederhana maupun reaksi yang rumit. Atau dengan pengertian ain: Anabolisme adalah pembentukan molekul-molekul kompleks dari molekul sederhana, contoh fotosintesis. Katabolisme adalah penguraian molekul-molekul kompleks menjadi molekul-molekul sederhana, contoh respirasi.

Metabolisme juga berperan mengubah zat yang beracunmenjadi senyawa yang tak beracun dan dapat dikeluarkan dari tubuh. Proses ini disebut detoksifikasi. Umumnya, hasil akhir anabolisme merupakan senyawa pemula untuk proses katabolisme. Hal itu disebabkan sebagian besar proses metabolisme terjadi di dalam sel. Mekanisme masuk dan keluarnya zat kimia melalui membran sel mempunyai arti penting dalam mempertahankan keseimbangan energi dan materi dalam tubuh. Proses sintesis dan penguraian berlangsung dalam berbagai jalur metabolisme. Adapun hasil reaksi tiap tahap metabolisme merupakan senyawa pemula dari tahap reaksi berikutnya. Proses metabolisme yang terjadi di dalam sel makhluk hidup seperti pada tumbuhan dan manusia, melibatkan sebagian besar enzim (katalisator) baik berlangsung secara sintesis (anabolisme) dan respirasi (katabolisme). Apa peran enzim di dalam reaksi kimia yang terjadi di dalam sel? Pada saat berlangsungnya peristiwa reaksi biokimia di dalam sel, enzim bekerja

secara spesifik. Enzim mempercepat reaksi kimia yang menghasilkan senyawa ATP dan senyawa-senyawa lain yang berenergi tinggi seperti pada proses respirasi, fotosintesis, kemosintesis, sintesis protein, dan lemak.

Oleh Dr Ananya Mandal, MD Metabolisme adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan semua reaksi kimia yang terlibat dalam mempertahankan keadaan hidup sel-sel dan organisme. Metabolisme dapat nyaman dibagi menjadi dua kategori:

Katabolisme - rincian dari molekul untuk mendapatkan energi Anabolisme - sintesis senyawa semua yang diperlukan oleh sel-sel

Metabolisme adalah erat dengan gizi dan ketersediaan nutrisi. Bioenergetics adalah istilah yang menggambarkan jalur biokimia atau metabolisme yang sel akhirnya memperoleh energi. Pembentukan energi adalah salah satu komponen vital metabolisme.

Nutrisi, metabolisme dan energi


Nutrisi adalah kunci untuk metabolisme. Lintasan metabolisme mengandalkan nutrisi bahwa mereka rincian untuk menghasilkan energi. Energi ini pada gilirannya diperlukan oleh badan untuk mensintesis baru protein, asam nukleat (DNA, RNA) dll. Nutrisi dalam metabolisme mencakup tubuh persyaratan untuk berbagai bahan, masing-masing fungsi dalam tubuh, jumlah yang diperlukan, tingkat di bawah ini yang menyebabkan miskin kesehatan dll. Nutrisi penting pasokan energi (kalori) dan pasokan bahan kimia yang diperlukan yang tidak dapat mensintesis tubuh sendiri. Makanan menyediakan berbagai bahan yang penting untuk bangunan, pemeliharaan dan perbaikan jaringan tubuh, dan untuk efisien fungsi tubuh. Diet kebutuhan nutrisi penting seperti karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, fosfor, belerang, dan sekitar 20 elemen anorganik lainnya. Unsur-unsur utama disediakan karbohidrat, lipid, dan protein. Selain itu, vitamin, mineral dan air yang diperlukan.

Karbohidrat dalam metabolisme


Makanan pasokan karbohidrat dalam tiga bentuk: pati, gula dan selulosa (serat). Pati dan gula membentuk besar dan penting sumber energi untuk manusia. Serat berkontribusi massal dalam diet. Jaringan tubuh tergantung pada glukosa untuk semua kegiatan. Karbohidrat dan gula menghasilkan glukosa oleh pencernaan atau metabolisme.

Keseluruhan reaksi untuk pembakaran glukosa ditulis sebagai: C6H12O6 + O2 6---> 6 CO2 + 6 H2O + energi Kebanyakan orang mengkonsumsi sekitar setengah dari diet mereka sebagai karbohidrat. Ini berasal dari beras, gandum roti, kentang, pasta, makaroni dll.

Protein dalam metabolisme


Protein adalah pembangun jaringan utama dalam tubuh. Mereka adalah bagian dari setiap sel dalam tubuh. Protein ini membantu dalam struktur sel, fungsi, formasi hemoglobin untuk membawa oksigen, enzim untuk melaksanakan reaksi penting dan segudang acara lain dalam tubuh. Protein juga penting dalam memasok nitrogen untuk DNA dan RNA genetik materi dan produksi energi. Protein diperlukan untuk nutrisi karena mereka mengandung asam amino. Di antara 20 atau lebih asam amino, tubuh manusia tidak mampu mensintesis 8 dan ini disebut asam amino esensial. Asam amino esensial meliputi:

Lisina triptofan metionina Leu isoleusin fenilalanina Valina Treonina

Makanan dengan kualitas terbaik protein adalah telur, susu, kedelai, daging, sayuran dan bijibijian.

Lemak dalam metabolisme


Lemak adalah terkonsentrasi sumber energi. Mereka menghasilkan dua kali lebih banyak energi sebagai karbohidrat atau protein secara berat. Fungsi lemak meliputi:

membantu untuk membentuk struktur selular; membentuk sebuah pelindung bantal dan isolasi di sekitar organ-organ vital; membantu menyerap vitamin larut dalam lemak, menyediakan penyimpanan cadangan untuk energi

Asam lemak esensial meliputi asam lemak tak jenuh seperti linoleat, linolinic dan asam arachidonic. Ini harus diambil dalam diet. Lemak jenuh, bersama dengan kolesterol, telah terlibat dalam arteriosclerosis dan penyakit jantung.

Mineral dan vitamin dalam metabolisme


Mineral dalam makanan tidak memberikan kontribusi langsung untuk kebutuhan energi tetapi penting sebagai tubuh regulator dan berperan dalam lintasan metabolisme tubuh. Lebih dari 50 unsur yang ditemukan dalam tubuh manusia. Sekitar 25 elemen telah ditemukan untuk menjadi penting, karena kekurangan menghasilkan gejala defisiensi tertentu. Mineral penting termasuk:

kalsium fosfor besi natrium kalium ion klorida tembaga kobalt mangan Seng magnesium fluor yodium

Vitamin penting senyawa organik yang tubuh manusia tidak dapat mensintesis dengan sendirinya dan harus oleh karena itu, hadir dalam diet. Vitamin yang sangat penting dalam metabolisme meliputi:

Vitamin A B2 (riboflavin) Niacin atau Asam nikotinat Asam pantotenat dll.

Lintasan metabolisme
Reaksi kimia metabolisme tergabung dalam lintasan metabolisme. Ini memungkinkan bahan kimia dasar dari nutrisi harus berubah melalui serangkaian langkah-langkah ke lain kimia, dengan serangkaian enzim. Enzim penting untuk metabolisme karena mereka memungkinkan organisme untuk berkendara diinginkan reaksi yang memerlukan energi. Reaksi ini juga ditambah dengan orang-orang yang melepaskan energi. Seperti enzim bertindak sebagai katalis mereka memungkinkan reaksi ini

untuk melanjutkan dengan cepat dan efisien. Enzim juga memungkinkan peraturan lintasan metabolisme dalam menanggapi perubahan dalam sel ' s lingkungan atau sinyal dari sel-sel lain. Ditinjau oleh April Cashin-Garbutt, BA Hons (Cantab)

Sumber
1. http://www.unm.edu/~lkravitz/Article%20folder/Metabolism.pdf 2. http://www.biobreeders.com/Images/Nutrition_and_Metabolism.pdf 3. http://www.oup.com/US/Static/Companion.Websites/9780199730841/McKee_Chapter8_

Sample.pdf
4. http://Cronus.uwindsor.ca/units/biochem/web/biochemi.NSF/18e8732806421826852569

830050331b/7a371e9af805f74e85256a4f00538021/$file/Energy%20metabolism.pdf
5. http://www.Elmhurst.edu/~chm/vchembook/5900verviewmet.html

KWASHIORKOR PENDAHULUAN Definisi kwashiorkor adalah satu bentuk malnutrisi yang disebabkan oleh defisiensi protein yang berat bisa dengan konsumsi energi dan kalori tubuh yang tidak mencukupi kebutuhan. Kwashiorkor atau busung lapar adalah salah satu bentuk sindroma dari gangguan yang dikenali sebagai Malnutrisi Energi Protein (MEP) Dengan beberapa karakteristik berupa edema dan kegagalan pertumbuhan,depigmentasi,hyperkeratosis. Penyakit ini merupakan bentuk malnutrisi paling banyak didapatkan di dunia ini, pada dewasa ini,terutama sekali pada wilayah-wilayah yang masih terkebelakangan bidang industrinya.(1) Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Cicely D. Williams pada rangkaian saintifik internasional melalui artikelnya Lancet 1935 (1,9). Beliau pada tahun 1933 melukiskan suatu sindrom tersebut berhubungan dengan defisiensi dari nutrien apa. Akhirnya baru diketahui defisiensi protein menjadi penyebabnya (1). Walaupun sebab utama penyakit ini ialah defisiensi protein, tetapi karena biasanya bahan makanan yang dimakan itu juga kurang mengandung nutrien lainnya, maka defisiensi protein disertai defisiensi kalori sehingga sering penderita menunjukkan baik gejala kwashiorkor maupun marasmus (1). ETIOLOGI

Kwashiorkor paling seringnya terjadi pada usia antara 1-4 tahun ,namun dapat pula terjadi pada bayi .Kwashiorkor yang mungkin terjadi pada orang dewasa adalah sebagai komplikasi dari parasit atau infeksi lain. Banyak hal yang menjadi penyebab kwashiorkor, namun faktor paling mayor adalah menyusui, yaitu ketika ASI digantikan oleh asupan yang tidak adekuat atau tidak seimbang. Setelah usia 1 tahun atau lebih ,kwashiorkor dapat muncul bahkan ketika kekurangan bahan pangan bukanlah menjadi masalahnya, tetapi kebiasaan adat atau ketidak tahuan (kurang nya edukasi) yang menyebabkan penyimpangan keseimbangan nutrisi yang baik. Walaupun kekurangan kalori dan bahan-bahan makanan yang lain memepersulit pola-pola klinik dan kimiawinya, gejala-gejala utama malnutrisi protein disebabkan oleh kekurangan pemasukan protein yang mempunyai nilai biologik yang baik.Bisa juga terdapat gangguan penyerapan protein,misalnya yang dijumpai pada keadaan diare kronik,kehilangan protein secara tidak normal pada proteinuria (nefrosis), infeksi,perdarahan atau luka-luka bakar serta kegagalan melakukan sintesis protein , seperti yanga didapatkan pula pada penyakit hati yang kronis. INSIDENS DAN EPIDEMIOLOGI Kwashiorkor dijumpai terutama pada golongan umur tertentu yaitu bayi pada masa menyusui dan pada anak prasekolah, 1 hingga 3 tahun yang merupakan golongan umur yang relatif memerlukan lebih banyak protein untuk tumbuh sebaik-baiknya. Sindrom demikian kemudian dilaporkan oleh berbagai negeri terutama negeri yang sedang berkembang seperti Afrika, Asia, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan bagian-bagian termiskin di Eropa (1,2). Penyakit ini banyak terdapat anak dari golongan penduduk yang berpenghasilan rendah. Ini dapat dimengerti karena protein yang bermutu baik terutama pada bahan makanan yang berasal dari hewan seperti protein, susu, keju, telur, daging, dan ikan (3). Bahan makanan tersebut cukup mahal , sehingga tidak terjangkau oleh mereka yang berpenghasilan rendah. Akan tetapi faktor ekonomi bukan merupakan satu-satunya penyebab penyakit ini. Ada berbagai protein nabati yang bernilai cukup baik, misalnya kacang kedele, kacang hijau, dan sebagainya, akan tetapi karena tidak diketahui atau tidak disadari, bahan makanan tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya (2). Pengetahuan yang kurang tentang nilai bahan makanan, cara pemeliharaan anak, disamping ketakhyulan merupakan faktor tambahan dari timbulnya penyakit kwashiorkor. Keadaan higiene yang buruk, sehingga mereka mudah dihinggapi infeksi dan infestasi parasit dan timbulnya diare mempercepat atau merupakan trigger mechanisme dari penyakit ini (1). PATOGENESIS Pada kwashiorkor yang klasik, terjadi edema dan perlemakan hati disebabkan gangguan metabolik dan perubahan sel. Kelainan ini merupakan gejala yang menyolok. Pada penderita defisiensi protein, tidak terjadi katabolisme jaringan yang berlebihan, karena persediaan energi dapat dipenuhi oleh jumlah kalori yang cukup dalam dietnya. Namun, kekurangan protein dalam dietnya akan menimbulkan kekurangan berbagai asam amino esensial yang dibutuhkan untuk sintesis (1). Oleh karena dalam diet terdapat cukup karbohidrat, maka produksi insulin akan meningkat dan

sebagian asam amino dalam serum yang jumlahnya sudah kurang tersebut akan disalurkan ke otot. Berkurangnya asam amino dalam serum merupakan penyebabnya kurang pembentukan albumin oleh hepar, sehingga kemudian timbul edema (1,2). Perlemakan hati disebabkan gangguan pembentukan lipoproteinbeta sehingga transportasi lemak dari hati ke depot lemak juga terganggu dan akibatnya terjadi akumulasi lemak dalam hepar (1,4). MANIFESTASI KLINIS Manifestasi dini pada kwashiorkor cukup samar-samar mencakup letargi,apati, dan iritabilitas. Manifestasi lanjut yang berkembang dapat berupa pertumbuhan yang tidak memadai, kurangnya stamina, hilangnya jaringan otot, menjadi lebih peka terhadap serangan infeksi dan edema. Nafsu makan berkurang ,jaringan bawah kulit mengendor dan lembek serta ketegangan otot menghilang. Pembesaran hati dapat terjadi secra dini atau kalau sudah lanjut, infiltrasi lemak lazim ditemukan. Edema biasanya terjadi secara dini,kegagalan mencapai penambahan BB ini dapat terselubungi oleh edema yang terjadi ,yang kerap kali telah terdapat pada organ-organ dalam,sebelum ia dapat terlihat pada muka dan anggota gerak. 1. Wujud Umum Secara umumnya penderita kwashiorkor tampak pucat, kurus, atrofi pada ekstremitas, adanya edema pedis dan pretibial serta asites. Muka penderita ada tanda moon face dari akibat terjadinya edema (2). 2. Retardasi Pertumbuhan Gejala penting ialah pertumbuhan yang terganggu. Selain berat badan, tinggi badan juga kurang dibandingkan dengan anak sehat (1). 3. Perubahan Mental Biasanya penderita cengeng, hilang nafsu makan dan rewel. Pada stadium lanjut bisa menjadi apatis. Kesadarannya juga bisa menurun, dan anak menjadi pasif (1). 4. Edema Pada sebagian besar penderita ditemukan edema baik ringan maupun berat. Edemanya bersifat pitting. Edema terjadi bisa disebabkan hipoalbuminemia, gangguan dinding kapiler, dan hormonal akibat dari gangguan eliminasi ADH (2). 5. Kelainan Rambut Perubahan rambut sering dijumpai, baik mengenai bangunnya (texture), maupun warnanya. Sangat khas untuk penderita kwashiorkor ialah rambut kepala yang mudah tercabut tanpa rasa sakit. Pada penderita kwashiorkor lanjut, rambut akan tampak kusam, halus, kering, jarang dan

berubah warna menjadi putih. Sering bulu mata menjadi panjang (1). 6. Kelainan Kulit Kulit penderita biasanya kering dengan menunjukkan garis-garis kulit yang lebih mendalam dan lebar. Sering ditemukan hiperpigmentasi dan persisikan kulit. Pada sebagian besar penderita dtemukan perubahan kulit yang khas untuk penyakit kwashiorkor, yaitu crazy pavement dermatosis yang merupakan bercak-bercak putih atau merah muda dengan tepi hitam ditemukan pada bagian tubuh yang sering mendapat tekanan (4,5). Terutama bila tekanan itu terus-menerus dan disertai kelembapan oleh keringat atau ekskreta, seperti pada bokong, fosa politea, lutut, buku kaki, paha, lipat paha, dan sebagainya. Perubahan kulit demikian dimulai dengan bercakbercak kecil merah yang dalam waktu singkat bertambah dan berpadu untuk menjadi hitam. Pada suatu saat mengelupas dan memperlihatkan bagian-bagian yang tidak mengandung pigmen, dibatasi oleh tepi yang masih hitam oleh hiperpigmentasi (1,2). 7. Kelainan Gigi dan Tulang Pada tulang penderita kwashiorkor didapatkan dekalsifikasi, osteoporosis, dan hambatan pertumbuhan. Sering juga ditemukan caries pada gigi penderita (2). 8. Kelainan Hati Pada biopsi hati ditemukan perlemakan, bisa juga ditemukan biopsi hati yang hampir semua sela hati mengandung vakuol lemak besar. Sering juga ditemukan tanda fibrosis, nekrosis, da infiltrasi sel mononukleus. Perlemakan hati terjadi akibat defisiensi faktor lipotropik (2). 9. Kelainan Darah dan Sumsum Tulang Anemia ringan selalu ditemukan pada penderita kwashiorkor. Bila disertai penyakit lain, terutama infestasi parasit ( ankilostomiasis, amoebiasis) maka dapat dijumpai anemia berat. Anemia juga terjadi disebabkan kurangnya nutrien yang penting untuk pembentukan darah seperti Ferum, vitamin B kompleks (B12, folat, B6) (2,7). Kelainan dari pembentukan darah dari hipoplasia atau aplasia sumsum tulang disebabkan defisiensi protein dan infeksi menahun. Defisiensi protein juga menyebabkan gangguan pembentukan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya terjadi defek umunitas seluler, dan gangguan sistem komplimen (2). 10. Kelainan Pankreas dan Kelenjar Lain Di pankreas dan kebanyakan kelenjar lain seperti parotis, lakrimal, saliva dan usus halus terjadi perlemakan (2). 11. Kelainan Jantung Bisa terjadi miodegenerasi jantung dan gangguan fungsi jantung disebabkan hipokalemi dan hipmagnesemia (2).

12. Kelainan Gastrointestinal Gejala gastrointestinal merupakan gejala yang penting. Anoreksia kadang-kadang demikian hebatnya, sehingga segala pemberian makanan ditolak dan makanan hanya dapat diberikan dengan sonde lambung. Diare terdapat pada sebagian besar penderita (5,6). Hal ini terjadi karena 3 masalah utama yaitu berupa infeksi atau infestasi usus, intoleransi laktosa, dan malabsorbsi lemak. Intoleransi laktosa disebabkan defisiensi laktase. Malabsorbsi lemak terjadi akibat defisiensi garam empedu, konyugasi hati, defisiensi lipase pankreas, dan atrofi villi mukosa usus halus (2). Dermatitis juga lazim ditemukan.Penggelapan kulit terjadi pada tempat-tempat yang mengalami iritasi,namun tidak pada daerah-daerah yang terkena sinar matahari.. Rambutnya biasanya jarang dan halu-halus serta kehilangan elastisitasnya. Pada anak-anak yang berambut gelap dapat terlihat jalur-jalur rambut berwarna merah atau abu-abu.Otot-otonya tampak lemah dan atrofi,tetapi sesekali dapat ditemukan lemak dibawah kulit yang berlebihan. DIAGNOSIS Untuk menegakkan diagnosis kwashiorkor ini bias kita lihat melalui pemeriksaan fisis dan pemeriksaan laboratorium. Dari pemeriksaan fisis yang pertama adalah inspeksi, dapat kita lihat fisik penderita secara umum seperti yang telah dijelaskan diatas antara lain edema dan kurus, pucat,moon face, kelainan kulit misalnya hiperpigmentasi, crazy pavement dermatosis. Pada palpasi ditemukan hepatomegali. Sementara untuk pemeriksaan laboratorium ada beberapa hal yang penting diperhatikan berupa : tes darah (Hb, glukosa, protein serum, albumin) kadar enzim pencernaan biopsi hati pem. tinja & urin perubahan yang paling khas adalah penurunan konsentrasi albumin dalam serum. Ketonuria lazim ditemukan pada tingkat awal karena kekurangan makanan,tetapi sering kemudian hilang pada keadaan penyakit lebih lanjut. Kadar glukosa darah yang rendah,pengeluaran hidrosiprolin melalui urin,kadar asam amino dalam plasma dapat menurun,jika dibandingkan dengan asam-asam amino yang tidak essensial dan dapat pula ditemukan aminoasiduria meningkat. Kerap kali juga ditemukan kekurangan kalium dan magnesium.Terdapat juga penurunan aktifitas enzim-enzim dari pancreas dan xantin oksidase,tetapi kadarnya akan kembali menjadi normal segera setelah pongobatan dimulai.

DIAGNOSIS BANDING Diagnosa banding untuk sindroma kwashiorkor, antara lain ialah : 1. Defisiensi asam lemak bebas dan karboksilase multiple; 2.sindroma imunodefisiensi, 3.cyctic fibrosis, 4.histiositosis sel Langerhans (2,7). PENGOBATAN 1.DIIETIK - Makanan TKTP = 1 setengah x kebutuhan normal Kebutuhan normal 0-3 tahun : 150 175 kcal/kg/hari, diberikan bertahap Mg I : Fase stabilisasi (75% - 80% kebutuhan normal) Protein : 1 - 1,5 gram/kgBB/hari Mg II : Fase transisi ( 150% dari kebutuhan normal) Protein : 2 - 3 gram/kgBB/hari Mg III : Fase rehabilitasi ( 150 200% kebutuhan normal) Protein : 4 - 6garm/kgBB/hari 2.PENAMBAHAN SUPLEMENTASI VITAMIN Vitamin A 1 tahun : 200.000 SI (1 kali dalam 6 bulan) Vitamin D + B kompleks + C 3 .MINERAL - Jumlah cairan : 130 200 ml/kg/BB/hari (per oral / NGT) - Kalau edem dikurangi

- Porsi kecil tetapi sering PROGNOSIS Penanganan yang cepat dan tepat pada kasus-kasus gizi seperti kwashiorkor, umumnya dapat memberikan prognosis yang cukup baik. Penanganan pada stadium yang lanjut,walaupun dapat meningkatkan kesehatan anak secara umum, namun ada kemungkinannya untuk memperoleh gangguan fisik permanen dan gangguan intelektual. Sedangkan bila penanganan terlambat atau tidak memperoleh penanganan sama sekali, dapat berakibat fatal. KOMPLIKASI Shock Koma Cacat permanen PENCEGAHAN Pencegahannya dapat berupa diet adekuat dengan jumlah-jumlah yang tepat dari karbohidrat, lemak (minimal 10% dari total kalori), dan protein (12 % dari total kalori). Sentiasa mengamalkan konsumsi diet yang seimbang dengan cukup karbohidrat, cukup lemak dan protein bisa mencegah terjadinya kwashiorkor. Protein terutamanya harus disediakan dalam makanan. Untuk mendapatkan sumber protein yang bernilai tinggi bisa didapatkan dari protein hewan seperti susu, keju, daging, telur dan ikan. Bisa juga mendapatkan protein dari protein nabati seperti kacang ijo dan kacang kedelei (1) REFERENSI 1. Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Buku Kuliah ilmu Kesehatan Anak, Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 1985 2. Dr. Lisal Sp.A., Diktat Kuliah Ilmu Gizi Anak, Bagian Ilmu Kesehatan Anak Universitas Hasanuddin 3. Robert M. Kliegman MD, Hal B. Jenson MD, Nelson Essential of Pediatrics 5th Edition, Elsevier Saunders, 2000 4. Scheinfeld NS. Protein Energy Malnutrition. Emedicine.com. http://www.emedicine.com/derm/topic797.htm 5. Benjamin W. Van Voorhees, MD, MPH, Assistant Professor of Medicine and Pediatrics, Article on Kwashiorkor, University of Chicago, Verimed Healthcare Network, http//www.medlineplus.com

6. Repulika Company, Kwasiorkor, Republika Online, http://www.republika.co.id 7.Anonymous. Malnutrisi. Medicastore.com. http://www.medicastore.com/cybermed/detail_pyk.php?idktg=10&iddtl=628 sumber: http://cetrione.blogspot.com/2008_05_01_archive.html 21/02/11 Diposkan oleh rharjanto

Anda mungkin juga menyukai