Anda di halaman 1dari 1

Penghasilan Teratur Masa/bulan selain Des/selain masa peg tetap berhenti Masa/bulan Des/masa peg tetap berhenti Penghasilan

Tidak Teratur

Pengh bruto-(bi jabatan+iuran pensiun=pengh neto Pengh neto disetahunkan (x 12)-PTKP=Peng Kena Pajak Pengh Kena Pajak x Tarif Pasal 17=PPh terutang, kemudian dibagi 12 a. Pengh teratur yg disetahunkan + pengh tdk teratur=pengh bruto, ikuti prosedur normal didptka npph atas Pengh Teratur + Tdk teratur b. PPh atas pengh tdk teratur=Perhit a dikurangi perhit pengh teraturs aja

PEGAWAI

Pegawai Tetap

Total Pengh bruto (baik teratur & tdk teratur) dihit pph sesuai prosedur PPh yg dipot masa Des/masa berhenti = PPh terutang total PPh yg tlh dipot Jan s.dNop/masa seblmnya

PPhMasa selain Des: a. WP subjektifnya sejak awal th, pengh neto sethn=pengh neto 1 bln x jmlh bln s.d Des b. PPh terutang bkn atas pembay per bulan, gaji 1 minggu x 4, gaji 1 hr x 26 PPh Masa Des, WP subjektifnya sejak awal th, PPh total dihit dr total pengh yg diterima, utk WP subjektifnya tdk di awal th, PPh dihit dr total pengh disetahunkan.

P E N G H A S I L A N

Pegawai Tidak Tetap/Tenaga Kerja Lepas

Upah Harian Upah Mingguan Upah Satuan Upah Borongan

Tentukan upah/hari Atau Rata2/hari

Per hari belum< 150.000 dan Kumulatif belum>1.320.000 Per hari telah> 150.000 dan Kumulatif belum>1.320.000 Kumulatif telah>1.320.000 dan<6.000.000 Kumulatif telah>6.000.000

Tdk dipotong PPh Psl 21


PPh Psl 21 = (Pengh 150.000) X 5%
PPh Psl 21=(Pengh PTKP sehari)X5%
PPhPsl 21=(Pengh bruto disetahunkan PTKP) XTarif Psl 17 dibagi 12

Upah bulanan

PPh Psl 21=(Pengh bruto disetahunkan PTKP) XTarif Psl 17 dibagi 12

Dewan pengawas/komisaris, mantan pegawai

Menerima jasa produksi, tantiem, bonus dll

PPh Psl 21=Pengh bruto kumulatif X Tarif Psl 17


PPh Psl 21=[(Pengh bruto kumulatif X 50%) PTKP/bln] X Tarif Psl 17 PPh Psl 21=(Pengh bruto kumulatif X 50%) X Tarif Psl 17 BagiDokter, pengh bruto = jasa dokter yg dibayar pasien seblm dipot biaya2/bagi hasil dg RS

BUKAN PEGAWAI

Berkesinambungan

Punya NPWP & 1 pemberi kerja Tdk Punya NPWP atau>1 pemberi kerja

Tidak Berkesinambungan

PPh Psl 21=(Pengh bruto X 50%) X Tarif Psl 17

Bagi Bukan Pegawai: 1. Punya pegawai, pengh bruto = jumlah pembayaran-gaji/upah 2. Ada penyerahan Barang/material, pengh bruto = pengh atas jasanya saja Kecualidlmkontrak, tidakdptdipisahkan

PESERTA KEGIATAN

PPh Psl 21=Pengh bruto X Tarif Psl 17

Tahun Pertama Pensiun

Pengh bruto 1 bulan bi pensiun=pengh neto sebulan (Pengh neto sebulan x jumlh bln s.d Des) + total pengh neto sblm pensiun = Total Penghasilan Neto, kemudian dikurangi PTKP = Pengh Kena Pajak Pengh Kena Pajak x Tarif Pasal 17=PPh terutang, kemudian dikurangi pph yg tlh dipotong sblm pensiun dan dibagi byknya bln setlh pensiun Pengh bruto-bi pensiun = pengh neto Pengh neto disetahunkan (x 12)-PTKP=Peng Kena Pajak Pengh Kena Pajak x Tarif Pasal 17=PPh terutang, kemudian dibagi 12

PENERIMA PENSIUN

Masa/bulan selain Des

Tahun Kedua & selanjutnya

KONSEP PERHITUNGAN PPH PSL 21

Masa/bulan Des

Total Pengh bruto (baik teratur & tdk teratur) dihit pph sesuai prosedur PPh yg dipot masa Des = PPh terutang total PPh yg tlh dipot Jan s.d Nop