Anda di halaman 1dari 8

Bapak D seorang laki laki berusia 40 tahun, terlahir dari keluarga keraton ngajog ngajenang.

. Sejak kecil bapak D memimpikan dirinya menjadi seorang presiden. Mimpi bapak D sanggat kuat sampai sampai menjadi obsesi dirinya. Dia sangat berambisi bagaimanapun caranya agar mimpinya menjadi presiden terwujud. Berkat kerja kerasnya pada suatu waktu bapak D mendapatkan kesempatan untuk mmenjadi salah satu calon presiden yang di calonkan dari partainya. Namun keberutungan belum berpihak kepadanya. Perolehan suara bapak D kalah dengan kandidat lawannya. Alhasih bapak D gagal menjadi presiden. Karena kejadian itu bapak D mengalam depresi yang sangat berat. Bapak D sering mengucapkan saya ini presiden. Karena kondisi tersebut, keluarga membawa bapak D ke rumahsakit solo. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa bapak D menderita skizofrenia dengan masalah utama waham kebesaran.

Strategi Pelaksanaan Asuhan Keperawatan pada pasien skizofrenia dengan masalah utama waham kebesaran..
1. SP 1 Pasien : Membina hubungan saling percaya, mengidentifikasi kebutuhan yang tidak terpenuhi dan cara memenuhi kebutuhan, mempraktekkan pemenuhan kebutuhan yang tidak terpenuhi. a. Orientasi (Perkenalan) Assalammualaikum Perkenalkan saya maharani, Saya senang dipanggi ani, Saya perawat diruang melati ini, Saya merawat bapak dengan meakukan kunjungan rutin kemari Nama bapak siapa..? senang nya di panggil apa? Bagaimana kalau kita berbincang bincang tentang apa yang bapak rasakan sekarang? Berapa lama bapak mau berbincang bincang ? bagaimana kalau 15 menit? b. Kerja : Saya mengerti bapak merasa bahwa bapak adalah seorang Presiden, bisa kita lanjutkan pembicaraan yang tadi terputus bapak D? Tampaknya bapak D gelisah sekali, bisa Bapak D ceritakan apa yang Bapak rasakan? Ojadi bapak merasa gelisah karena takut tidak menjadi presiden? menurut bapak D, apa yang menyebabkan bapak takut tidak menjadi presiden? Kalau bapak D sendiri inginnya seperti apa?

Obagus kalau bapak D sudah punya rencana dan jadwal untuk diri sendiri? Coba tuliskan rencana dan jadwal tersebut? Wahbagus sekali,jadi setiap harinya bapak D ingin ada kegiatan di luar rumah karena bosan kalau ada di rumah terus y?

c. Terminasi: Bagaimana perasaan bapak D setelah kita latihan berkenalan? Apa saja tadi yang telah kita bicarakan? Bagus Bagaimana kalau jadwal ini bapak coba lakukan,setuju bapak D? Bagaimana kalau saya datang kembali dua jam lagi? Kita berbincang-bincang tentang kemampuan yang pernah bapak D miliki? Mau di mana kita berbincang-bincang? Bagaimana kalau disini lagi?

2. SP

pasien

Mengidentifikasi

kemampuan

positif

pasien

dan

membantu mempraktekkannya

a. Orientasi (Perkenalan) Asslammualaikum bapak D,bagaimana perasaan nya saat ini? Bagus! Apakah bapak D sudah mengingat-ingat apa saja hobi bapak? Bagaimana kalau kita bicarakan hobby bapak D tersebut? Dimana enak nya bapak D mau berbincang-bincang tentang hobi bapak D tersebut? Berapa lama bapak D mau kita berbincang-bincang? Bagaimana kalau 20 menit?

b. Kerja Apa saja hobby bapak D? Saya catat ya,terus apa lagi? Wah..,rupanya bapak D pandai bermain sulap, tidak semua orang bisa bermain sulap seperti bapak (atau yang lain sesuai yang di ucapkan pasien). Bisa bapak D ceritakan kepada saya kapan pertama kali belajar bermain sulap,siapa yang mengajarkannya kepada bapak D,di mana? Bisa bapak D memainkan sulap di depan saya? Wah..,bagus sekali sulap bapak D Coba kita buat jadwal untuk kemampuan bapak D ini ya,berapa kali sehari bapak D bermain sulap?

Apa yang bapak D harapkan dari kemampuan bermain sulap bapak D ini? Ada tidak hobby atau kemampuan bapak D yang lain selain bermain sulapi?

c. Terminasi Bagaimana perasaan bapak D setelah kita berbincang-bincang tentang hobby dan kemampuan bapak D? Setelah ini coba bapak D bermain sulap sesuai jadwal yang telah kita buat ya? Besok kita ketemu lagi ya bapak D? Bagaiman kalau nanti sebelum makan siang? Di ruang makan saja, setuju? Nanti kita akan membicarakan tentang obat yang harus bapak D minum,setuju?

3. SP 3 pasien : Menganjurkan dan melatih cara minum obat yang benar

a. Orientasi (Perkenalan) Assalammualaikum bapak D Bagaiamana bapak D sudah di coba latihan bermin sulapnya? Bagus sekali Sesuai dengan janji kita dua hari yang lalu, bagaimana kalau sekarang kita membicarakan tentang minum obat yang bapak D minum? Di mana sebaiknya kita berbicara? Di ruang makan? Berapa lama bapak D mau kita berbicara? 20 atau 30 menit?

b. Kerja Ada berapa macam obat yang bapak D minum / jam berapa saja obat tersebut di minum? bapak D perlu meminum obat ini agar pikiran bapak D jadi tenang, dan tidur bapak D juga nyenyak Obat nya ada 3 macam, yang warnanya oranye namanya CPZ gunanya agar bapak D merasa tenang, yang putih ini namanya THP gunanya agar bapak D merasa rileks, dan yang merah jambu ini namanya HLP gunanya agar pikiran bapak D jadi teratur. Semuanya ini di minum 3 kali sehari, jam 7 pagi, jam 1 siang, dan jam 7 malam. Bila nanti setelah minum obat mulut bapak D terasa kering, untuk membantu mengatasi nya bapak D bisa minum dan mengisap-isap es batu.

Sebelum minum obat ini, bapak D harus mengecek dulu label kotak obat, apakah benar nama bapak D tertulis disitu, berapa dosis atau butir yang harus diminum, jam berapa saja harus diminum. Baca juga apakah nama obatnya sudah benar. Obat-obat ini harus diminum secara teratur dan kemungkinan besar harus diminum dalam jangka waktu yang lama. Agar tidak kambuh lagi, sebaiknya bapak D tidak menghentikan sendiri obat yang harus diminum sebelum berkonsultasi dengan dokter.

c. Terminasi Bagaimana perasaan bapak D setelah kita berbincang-bincang tentang obat yang bapak D minum? Apa saja nama obat nya? Jam berapa minum obat? Mari kita masukkan jadwal kegiatan bapak D. Jangan lupa minum obat nya dan nanti saat makan minta sendiri obat nya pada suster. Jadwal yang telah kita buat kemarin dilanjutkan ya bapak D! bapak D, besok kita ketemu lagi untuk melihat jadwal yang telah dilaksanakan. Sampai besok. Tindakan keperawatan untuk keluarga a. Tujuan : 1. Keluarga mampu mengidentifikasi waham pasien 2. Keluarga mampu memfasilitasi pasien untuk memenuhi kebutuhan yang dipenuhi oleh waham nya. 3. Keluarga mampu mempertahankan program pengobatan pasien secara optimal b. Tindakan : 1. Diskusikan masalah yang dihadapi keluarga saat merawat pasien dirumah. 2. Diskusikan dengan keluarga tentang waham yang dialami pasien 3. Diskusikan dengan keluarga tentang : Cara merawat pasien waham dirumah. Follow up dan keteraturan pengobatan. Lingkungan yang tepat untuk pasien

4. Diskusikan dengan keluarga tentang obat pasien (nama obat,dosis,frekuensi,efek samping,akibat penghentian obat). 5. Diskusikan dengan keluarga kondisi pasien yang memerlukan konsultasi segera 6. Latih cara merawat 7. Menyusun rencana pulang pasien bersama keluarga

SP 1 Keluarga :

Membina hubungan saling percaya dengan keluarga, mengidentifikasi

masalah menjelaskan proses terjadinya masalah, dan obat pasien. a. Orientasi (perkenalan) Assalamualaikum pak / bu,perkenalkan nama saya ani, saya perawat yang dinas di ruang ini. Saya yang merawat bapak D selama ini. Nama ibu siapa? senang nya dipanggil apa? Bagaimana kalau sekarang kita membicarakan tentang masalah bapak D dan cara merawat bapak D dirumah? Dimana kita mau berbicara? Bagaimana kalau di ruang wawancara? Berapa lama waktu bapak / ibu? Bagaimana kalau 30 menit? b. Kerja Pak / bu, apa masalah yang Bpk/ibu rasakan dalam merawat bapak D? Apa yang sudah dilakukan bapak D dirumah? Dalam menghadapi sikap suami ibu yang sudah mengaku-ngaku sebagai presiden tetapi kenyataannya bukan presiden merupakan salah satu gangguan proses berpikir. Untuk itu akan saya jelaskan sikap dan cara menghadapi nya. Setiap kali suami ibu berkata bahwa ia seorang artis maka bapak/ibu mengatakan : ibu mengerti bapak D merasa dirinya seorang presiden, tapi sulit bagi ibu untuk mempercayai nya karena bapak D adalah seorang pria yang biasa saja. Kedua, bapak/ibu harus lebih sering memuji bapak D jika ia melakukan hal-hal yang baik. Ketiga, hal-hal ini sebaiknya dilakukan oleh seluruh keluarga yang berinteraksi dengan bapak D.ibu dapat berbincang-bincang dengan bapak D tentang kebutuhan yang diinginkan ba[ak D, missal nya: ibu percaya bapak D punya kemampuan .. (kemampuan yang pernah dimiliki oleh bapak D) Keempat, Bagaimanakalau dicoba lagi sekarang? (Jika suami mau mencoba berikan pujian) ibu, bapak D perlu minum obat ini agar pikirannya jadi tenang, tidur nya juga tenang. Obat nya ada tiga macam, yang warna nya oranye nama nya CPZ, guna nya agar tenang, yang putih ini nama nya THP guna nya agar pikiran tenang semuanya ini harus diminum secara teratur 3 kali sehari, jam 7 pagi,jam 1 siang, dan jam 7 malam, jangan dihentikan sebelum berkonsultasi dengan dokter karena dapat menyebabkan bapak D kambuh kembali (Libatkan keluarga saat memberikan penjelasan tentang obat kepada pasien). Bapak D

sudah mempunyai jadwal minum obat. Jika dia minta obat sesuai jadwal jam nya, segera beri pujian.

c.Terminasi Bagaimana perasaan ibu setelah kita berbincang-bincang tentang cara merawat bapak D di rumah? Setelah ini coba ibu lakukan apa yang sudah saya jelaskan tadi setiap kali berkunjung ke rumah sakit. Baiklah bagaimana kalau dua hari lagi ibu datang kembali kesini dan kita akan mencoba melakukan langsung cara merawat bapak D sesuai dengan pembicaraan kita tadi Jam berapa ibu bisa kemari? Baik saya tunggu, kita ketemu lagi di tempat ini ya bu. SP 2 Keluarga : Melatih keluarga cara merawat pasien

a. Orientasi (perkenalan) Assalammualaikum ibu, sesuai janji dua hari yamg lalu kita sekarang ketemu lagi Bagaimana ibu, ada pertanyaan tentang cara merawat yang kita bicarakan dua hari yang lalu? Sekarang kita akan latihan cara-cara merawat tersebut ya ibu? Kita akan coba disini dulu, setelah itu baru kita coba langsung ke bapak D ya? Berapa lama ibu punya waktu?

b.

Kerja Sekarang anggap saya bapak D yang sedang mengaku-ngaku sebagai presiden, coba ibu praktekkan cara bicara yang benar bila bapak D sedang dalam keadaan yang seperti ini Bagus,betul begitu caranya Sekarang coba praktekkan cara memberikan pujian kepada kemampuan yang dimiliki bapak D, Bagus. Sekarang coba cara memotivasi bapak D minum obat dan melakukan kegiatan positifnya sesuai jadwal? Bagus sekali, ternyata ibu sudah mengerti cara merawat bapak D Bagaimana kalau sekarang kita mencobanya langsung ke bapak D?

(Ulangi lagi semua cara di atas langsung kepada pasien). c. Terminasi Bagaimana perasaan ibu setelah kita berlatih cara merawat bapak D? Setelah ini coba ibu lakukan apa yang sudah dilatih tadi setiap kali ibu membesuk bapak D Baiklah bagaimana kalau dua hari lagi ibu datang kembali kesini dan kita akan mencoba lagi cara merawat bapak D sampai ibu lancar melakukan nya. Jam berapa ibu bisa kemari? Baik saya tunggu,kita ketemu lagi di tempat ini ya ibu SP 3 Keluarga : Membuat perencanaan pulang bersama keluarga

a. Orientasi (perkenalan) Assalammualaikum ibu, karena bapak D sudah boleh pulang, mari kita bicarakan jadwal bapak D selama dirumah Bagaimana ibu, selama ibu besuk apakah sudah terus dilatih cara merawat bapak D? Nah sekarang bagaimana kalau bicarakan jadwal di rumah? Mari ibu duduk disini. Berapa lama ibu punya waktu? Baik 30 menit saja, sebelum ibu menyelesaikan administrasi di depan.

b. Kerja ibu ,ini jadwal bapak D selama di rumah sakit. Coba diperhatikan. Apakah kirakira dapat dilaksanakan semua dirumah? Jangan lupa memperhatikan bapak D, agar ia tetap menjalankan dirumah, dan jangan lupa member tanda M (mandiri), B (bantuan), atau T (tidak mau melaksanakan). Hal-hal yang perlu diperhatikan lebih lanjut adalah perilaku yang ditampilkan oleh suami ibu selama dirumah. Kalau misalnya bapak D mengaku sebagai seorang artis terus menerus dan tidak memperlihatkan perbaikan, menolak minum obat atau memperlihatkan perilaku membahayakan orang lain. Jika hal ini terjadi segera hubungi Suster ani di Puskesmas Hangtuah, puskesmas terdekat dari rumah ibu, ini nomor telepon puskesmasnya: 123456. Selanjutnya suster E yang akan membantu memantau peerkembangan bapak D selama di rumah.

c. Terminasi Apa yang ingin ibu tanyakan? Bagaimana perasaan ibu? Sudah siap melanjutkan di rumah? Ini jadwal kegiatan hariannya. Ini rujukkan untuk Susterr E di PKM Jaya. Kalau ada apa-apa ibu boleh juga menghubungi kami. Silahkan menyelesaikan administrasi ke kantor depan.