Anda di halaman 1dari 2

FISIOLOGI VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL

Dasar Teori Adenosine Tri pospat (ATP) : energy yang siap dipakai oleh sel, yang diperlukan untuk aktifitas fisik. - Pembentukan resistensi ATP secara berkesinambungan diperlukan untuk aktifitas supaya terus berlangsung,karena ATP dalam tubuh jumlahnya terbatas. - Pembentukna ATP berlangsung : a. Anaerobic (tanpa menggunakan oksigen ) b. Aerobic ( menggunakan oksigen) VO2 max : jumlah maksimal oksigen yang dapat ditangkap (oleh paru), diedarkan (oleh system kardiovasa) dan dikomsumsi oleh sel/jaringan permenit. - Factor yg berpengaruh pd penangkapan O2 dr udra smpai dlm sel,biokimia dlm sel berpengaruh trhdp VO2 maksimal. - System yg berpengaruh terhadap VO2 mak : a. System respirasi b. System pengangkutan O2 c. System kardiovasa d. System biokimiawi dalam sel - Yang mempengaruhi VO2mak (Rushall,1993) : a. Ventilasi paru b. Diffuse O2 dari paru ke dlm darah, c. Pengangkutan O2 dlm darah,terutama kdar Hb dan eritrosit d. Daya pompa jantung e. Pengangkutan O2 ke dlm serabut otot melalui kapiler f. Difussi O2 dari kapiler ked lm otot g. Proses oksidasi glikogen dan lemak dalam sel Rumus (oleh Fick),untuk menggmbarkan proses fisiologi hubungan antara VO2mak dgn curah jantung,pengangkutan O2 dan ekstrasi O2 : VO2 = Q (a VO2diff) Q = curah jantung a-VO2diff = selisih O2 arteri dengan vena Proses Pembentukan ATP : a. Anaerobic : alaktasid atau ATP-PC, laktasit atau system LA b. Aerobic : aerobic glikosis, siklus kreb, oksidasi fosforilasi/ETS (system transport electron) - Pembentukan ATP tergantung : intensitas kegiatan, lamanya kegiatan, serta diet seseorang. - System energy predominan berdasarkan aktifitas menjadi 4 macam (fox 1984) : 1. ATP-PC (alaktasid) : waktu aktivitas kurang dr 30 detik, missal 100 m 2. ATP-PC+LA : waktu aktivitas 30detik 1,5 menit, missal lari cepat 200-400, renang 100 m. 3. LA+O2 wktu aktivitas 1,5 mnit-3 mnit, missal lari 800m,senam,tinju (3mnit/ronde)gulat(2mnit/ronde) 4. O2 wktu aktivtas lbih dr 3mnit. Koreksi factor umum : Koreksi VO2max berdasarkan umur : umur faktor 15 1.10 25 1.00 35 0.87 40 0.83 45 0.78 50 0.75 55 0.71

Ririh_dr

60 0.68 65 0.65 Dasar Percobaan : Pengukuran VO2 max : a. Secara langsung : missal dengan analisa gas b. Secara tidak langsung : missal dengan step test Astrand Rhyming) Alat-alat : - Bangku astrad setinggi 40cm untuk laki2 dan 33 cm untuk wanita - Stop watch / arloji - Metronome - Nomogram Astrand - Timbangan berat badan - Penggaris Cara Kerja : - Catat jenis kelamin,umur, BB (kg), TB (cm) - Metronome di stel pd angka 90/mnit - Probandus naik turun bangku Astrand dengan kec.kaki mengikuti irama metronome selama 5mnit - Hitung frekuensi denyut nadi /menit pd a.radialis,atau daerah leher (terti lain mencocokkan frek denyut nadi dengn mnghitung frek.jantung scra auskultasi pd iktus kordis ) - Nadi dpt diplotkan pd normogram, ddptkan VO2max dlm satuan liter. - VO2max didpt dr normogram dikoreksi dgn umur - Hasil dikoreksi dengn umur dibagi BB(kg) hasilnya VO2max probandus dlm satuan ml/kgBB/mnit - Tulis besarny VO2max dlm satuan ml/kgBB/mnit KLASIFIKASI FITNESS KARDIORESPIRATOIR WANITA (Satuan VO2max :ml/kgBB/mnit) Umur (thn) rendah memadai sedang bagus 20-29 <24 24-30 31-37 38-48 30-39 <20 20-27 28-33 34-44 40-49 <17 17-23 24-30 31-41 50-59 <15 15-20 21-27 28-37 60-69 <13 13-17 18-23 24-34 LAKI-LAKI Umur (thn) 20-29 30-39 40-49 50-59 60-69

A.

tinggi 49+ 45+ 42+ 38+ 34+

B.

rendah <25 <23 <20 <18 <16

memadai 25-33 23-30 20-26 18-24 16-22

sedang 34-42 31-38 27-35 25-33 23-30

bagus 43-52 39-48 36-44 34-42 31-40

tinggi 53+ 49+ 45+ 43+ 41+

Ririh_dr