Anda di halaman 1dari 18

H I D R O L I K D A N P N E U M AT I K

KELOMPOK X
WAYAN SUARJANA.1004305005

KOMANG PANDE JUNIARTA..1004305042

1. SINYAL DAN STANDAR 2. NOSEL-FLAPPER

3. PEMAMPAT VOLUME
4. PRINSIP KESEIMBANGAN GAYA DAN RELAI UDARA

5. PENGONTROL PENEUMATIK

KONTROL PROSES PNEUMATIK


Jika beberapa proses industri harus dikontrol secara
otomatis, maka akan ada banyak variabel proses (misalnya temperatur, aliran, tekanan level) yang perlu diukur dan dijaga

pada nilai yang benar demi keamanan dan ekonomisnya operasi.

KONTROL PROSES PNEUMATIK

PV = SP , maka akan menghasilkan error nol Dimana : PV (Process Variabel) ; SP (Set Point)

KONTROL PROSES PNEUMATIK


Gambar 7.1 diatas dinamakan kontrol loop tertutup karena
sebagian loop pengukur. Dalam banyak pabrik, kontrol loop tertutup diperoleh melalui teknik-teknik elektronik, atau bahkan komputer, teknik dengan
-1 berbagai sinyal dipresentasikan oleh arus listrik. Suatu standar umum

dibentuk oleh pengontrol, aktuator, dan peralatan

menggunakan arus dalam kisaran 4-20mA. Jika arus ini menyatakan aliran air dari 0-1500 1menit misalnya, aliran air 1000 1menit dinyatakan oleh arus sebesar 14,67mA

-1

1. SINYAL DAN STANDAR 2. NOSEL-FLAPPER

3. PEMAMPAT VOLUME
4. PRINSIP KESEIMBANGAN GAYA DAN RELAI UDARA

5. PENGONTROL PENEUMATIK

SINYAL DAN STANDAR


Sinya dalam kontrol proses biasanya dipresentasikan
dengan tekanan yang bervariasi dalam kisaran 0,2 1,0 bar atau hampir identik dengan 3-15 psig untuk jangka imperial ekuivalen

1. SINYAL DAN STANDAR 2. NOSEL-FLAPPER

3. PEMAMPAT VOLUME
4. PRINSIP KESEIMBANGAN GAYA DAN RELAI UDARA

5. PENGONTROL PENEUMATIK

NOSEL-FLAPPER

1. SINYAL DAN STANDAR 2. NOSEL-FLAPPER

3. PEMAMPAT VOLUME
4. PRINSIP KESEIMBANGAN GAYA DAN RELAI UDARA

5. PENGONTROL PENEUMATIK

PEMAMPAT VOLUME

1. SINYAL DAN STANDAR 2. NOSEL-FLAPPER

3. PEMAMPAT VOLUME
4. PRINSIP KESEIMBANGAN GAYA DAN RELAI UDARA

5. PENGONTROL PENEUMATIK

PRINSIP KESEIMBANGAN GAYA DAN RELAI UDARA

1. SINYAL DAN STANDAR 2. NOSEL-FLAPPER

3. PEMAMPAT VOLUME
4. PRINSIP KESEIMBANGAN GAYA DAN RELAI UDARA

5. PENGONTROL PENEUMATIK

PENGONTROL PNEUMATIK
Pengontrol pneumatik yang paling sederhana ialah
pengontrol proporsional saja. Sinyal keluaran hanyalah sinyal

error yang dikaitkan dengan suatu gain:


OP = K x error
OP = K x (SP PV)

Dengan k adalah gain.

PUSTAKA
Hidrolika dan Pneumatika Pedoman Untuk Teknisi dan Insinyur Karangan Andrew Parr MSc., Ceng, MIEE, MlnstMC
www.google.com www.wikipedia.com www.youtube.com

T H A N K S F O R AT E N T I O N

Copyright @ 2012 Fakultas Teknik Mesin Univ. Udayana-Hidrolik&Pneumatik_Kelompok7