DASAR-DASAR KERJA DRAINASE

BAB VI BANGUNAN PENGOLAH LIMBAH

Berbagai macam bangunan pengolah limbah telah dibuat oleh manusia, baik pengolah limbah cair maupun limbah padat. Bangunan pengolah limbah dapat dibuat didalam ruangan maupun diluar ruangan. Limbah padat maupun limbah cair biasanya dihasilkan oleh rumah tangga maupun industri menurut tempatnya, yang umumnya kesemuanya itu oleh karena akibat aktivitas manusia. Bangunan pengolah limbah ada beberapa macam, tergantung fungsinya, yaitu : 1. Kakus Sumuran (Jumbleng). 2. Tanki Septik (Septictank). 3. Penyaring Aliran (Trickling Filter). 4. Pemisah Minyak dan Lemak (Grease and Oil Interceptors). 5. Instalasi Pengolah Limbah (Waste Water Treatment Plant).

1. Kakus Sumuran (Jumbleng) Bangunan ini digunakan untuk membuang limbah padat manusia (faeces). Pada umumnya dibangun pada daerah dimana lahan yang digunakan masih cukup luas, misalnya di pedesaan, dan pada lingkungan yang relatif belum cukup memperhatikan lingkungannya, dan dianggap konstruksi relatif lebih murah dibandingkan dengan tangki septik. Bentuk bangunannya yaitu tanah digali menyerupai sumuran sedalam 2 – 6 meter (dasarnya masih diatas permukaan air tanah yaitu 2 – 6 meter tergantung kondisi tanah setempat, agar tidak mencemari air tanah). Sedalam 1 – 2 meter dari permukaan tanah, dibuat pasangan batu bata setebal satu batu dengan spesi kedap air, agar muka tanah tidak mudah longsor. Konstruksi tersebut dapat bertahan (digunakan) sampai 10 tahun pada suatu rumah tangga dengan 6 jiwa, dengan ukuran sumuran  1 meter dengan kedalaman 8 meter. Setelah penuh, limbah padat dapat dikuras atau

Halaman

57

Tanki Septik (Septictank). baik di kota-kota.A 2 – 6 meter Muka Air Tanah 2. Halaman 58 . maupun di kota kecamatan. Bangunan ini banyak digunakan. jika kelebihan air tersebut tidak dialirkan ke saluran drainase kota.DASAR-DASAR KERJA DRAINASE dibuatkan sumuran baru didekatnya (jarak sumuran baru dengan sumuran lama tergantung jenis tanah dan kepadatan/kestabilannya). Pipa Ventilasi Plat Beton Bertulang Buangan Dari Kloset Pasangan Kedap Air A A Potongan A . bahkan dapat dibangun didalam ruangan. bahkan mulai merambah di desa-desa. kota kabupaten. misalnya dibawah lantai dapur. Hanya saja bangunan ini memerlukan peresapan untuk membuang kelebihan air yang ada dalam tangki septik. Tangki septik dapat dibangun pada lahan yang tidak terlalu luas. ruang keluarga bahkan dibawah ruang tamu.

Pada daerah perkotaan termasuk kota-kota baru / kota satelit. cukup limbah yang dihasilkan diolah secara terpusat dan profesional. Bilamana pada setiap rumah. sehingga air tanah pada lingkungan tersebut tidak tercemar. kelebihan air dari tangki septik dapat dialirkan menuju drainase kota yang kemudian dialirkan menuju Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL). sehingga setiap rumah tidak perlu membuat tangki septik. pengolaan limbah domestik dapat dilakukan secara terpusat. Tutup Kontrol Pipa Ventilasi D A B C Halaman 59 . jika muka air tanah rendah atau peresapan lapangan jika memungkinkan tersedia lahan yang cukup. limbah domestik dialirkan menuju drainase kota.DASAR-DASAR KERJA DRAINASE Peresapan dapat berupa peresapan sumuran. Pada daerah perkotaan yang padat penduduknya dan muka air tanah cukup tinggi. seyogyanya pemerintah kota dapat membuat kebijaksanaan menyediakan meteran dan detektor air limbah yang dipasang pada saluran outlet rumah tangga. dimana biaya pembuangan limbah domestik dapat ditentukan dengan jumlah limbah yang dibuang dan kandungan kimianya termasuk bahan-bahan toksik (beracun) untuk menutupi biaya operasional Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) yang dimiliki pemerintah kota.

000 20.00 1.80 B 1.C Buangan dari W.25 1.20 1.80 0.50 2.40 1.00 1.000 15.000 A 2.40 1.60 2.00 3.80 1.80 Tabel : Perhitungan Pendekatan Kapasitas Tangki Septik.50 3.000 10.00 1.00 1.75 2.75 1.00 1.60 3.000 5.50 1.000 3.90 C 0. ASAL SUMBER RUMAH TANGGA Buangan dari W. UKURAN (METER) KAPASITAS (LITER) 2.DASAR-DASAR KERJA DRAINASE Tabel : Ukuran Tangki Septik.65 1.000 4.40 2.00 D 1.C & Dapur Seluruh Air Buangan Rumah Susun & Daerah Pemukiman Rumah Sakit KAPASITAS TANGKI SEPTIK (LITER)= TANGKI LUMPUR + TANGKI BUANGAN CAIRAN (HARIAN) Asumsi : Minimal 5 Orang / Rumah 1500 Liter + 50 Liter / Orang 1800 Liter + 80 Liter / Orang 2000 Liter + 200 Liter / Orang 2000 Liter + 200 Liter / Orang 3000 Liter +7 50 Liter / Pasien/Bed Termasuk Buangan Dari Cucian 3000 Liter + 200 Liter / Tamu Jika tersedia Café + 5 Liter / Tamu 2000 Liter + 500 Liter / Petak 2000 Liter + 50 Liter / Pegawai Jika tersedia kamar mandi + 50 Liter / Pegawai 2000 Liter + 20 Liter / Orang 2000 Liter + 15 Liter / Orang 2000 Liter + 10 Liter / Pengunjung 2000 Liter + 5 Liter / Orang Hotel & Motel Perkemahan Pabrik & Perkantoran Sekolahan Restoran Tempat Pemandian Bangunan Umum & Daerah Rekreasi Halaman 60 .50 1.50 1.

misalnya sedalam 7 meter dari muka tanah. maka penyambungan pipa tersebut tanpa spesi (adukan). cukup dibuat 1 lajur saja. untuk pipa beton maupun pipa tanah liat.DASAR-DASAR KERJA DRAINASE Peresapan Air buangan dari tangki septik dapat dialirkan menuju pipa saluran drainase primer atau menuju ke peresapan. dapat dibuat dari pipa PVC/UPVC. Peresapan dapat dibuat bentuk sumuran atau bentuk lapangan. pipa beton atau pipa tanah liat lokal/pabrik. Pipa Ventilasi Plat Beton Bertulang Buangan Dari Tangki Septik Pasangan Kedap Air A Aanstamping A PERESAP SUMURAN Potongan A . Peresapan sumuran dapat dibuat pada lokasi dimana kondisi muka air tanah rendah. sebaiknya menggunakan peresapan lapangan. Tetapi untuk pipa-pipa tersebut sebaiknya berbentuk pervorasi (berlubanglubang) yang berfungsi untuk menyebarkan aliran air buangan kesegala arah. Jika lahan sempit. Peresapan lapangan dapat dibuat berbagai macam bentuk yang tergantung dari tersedianya dana dan luas lahan (tanah) yang tersedia. 3 atau 4 lajur. Untuk Muka air tanah sedalam kurang dari 2 meter. peresapan lapangan dapat dibuat 2. Bahan pipa untuk peresapan lapangan. Jika lahan untuk peresapan cukup luas.A Halaman 61 . Jika tidak didapat pipa bentuk pervorasi. cukup ditutup dengan batu bata. Sedangkan untuk pipa PVC/UPVC dapat dibuatkan lubang-lubang.

DASAR-DASAR KERJA DRAINASE PERESAP LAPANGAN Bak Kontrol Aliran dari Tangki Septik Pipa Peresap Tampak Samping 1 Lajur 2 Lajur 3 Lajur 3 Lajur Tampak Atas Halaman 62 .

C C Peresap Pipa Beton Halaman 63 .DASAR-DASAR KERJA DRAINASE PIPA PERESAP LAPANGAN A Tanah Urug Pipa Tanah Liat Pervorasi Selubung Ijuk / Sabut Kelapa Pasir dan Kerikil Potongan A .A A Pipa Peresap Tanah Liat Pervorasi B Tanah Urug Pipa PVC / UPVC Selubung Ijuk / Sabut Kelapa Pasir dan Kerikil Potongan B .B B Pipa Peresap PVC / UPVC Pervorasi C Tanah Urug Pipa Beton Selubung Ijuk / Sabut Kelapa Pasir dan Kerikil Potongan C .

atau sejenisnya sebagai bahan penyaring yang memungkinkan batu penyaring tersebut dapat tumbuh jasad renik (mikro organisme) yang dapat memakan bahan-bahan organik yang dikandung limbah tersebut. hotel. Bangunan ini digunakan untuk menyaring limbah yang banyak mengandung bahan-bahan organik (bahan yang mudah membusuk). dll). roti.DASAR-DASAR KERJA DRAINASE 3. Penyaring Aliran (Trickling Filter). genteng. misalnya buangan dari industri kecil makanan (pabrik tahu. Jasad renik akan berkembangbiak pada seluruh permukaan batu-batu tersebut manakala pada limbah tersebut tidak disertai dengan bahan-bahan disinfektan (seperti karbol. pecahan batu bata. Penyaringan dilakukan dengan mengisi bak penyaring dengan batu gamping atau terasso atau batu bintang. kreoline. dapat pula digunakan untuk penyaringan dan pengolahan limbah rumah tangga lainnya. atau dari beton bertulang serta tutup dari plat beton bertulang. restoran.A Penyaring Aliran (Trickling Filter) Halaman 64 . A Pipa Ventilasi Batu Pecah/ Kerikil/Klinker A Pasangan Bata Kedap Air/ Beton Bertulang Potongan A . tempe. Konstruksi dapat dibuat dari pasangan batu bata kedap air serta plaster luar dan dalam kedap air. keramik. dll) yang akan dapat mematikan jasad renik tersebut. kue. seperti limbah dari rumah makan. dan sejenisnya.

cucian piring dan sejenisnya dari restoran dan hotel. dll. Pada gambar dibawah ini menunjukkan ruang-ruang penyekat yang menampung zat-zat apung. Bangunan tersebut digunakan untuk menampung limbah yang mengandung sejumlah lemak (gajih) atau gemuk. misalnya limbah dari cucian dapur.DASAR-DASAR KERJA DRAINASE 4. industri penyembelihan hewan.A Halaman 65 . dan anak panah yang semakin mengecil yang mengindikasikan meningkatnya kejernian air terhadap zat-zat tersebut. Pemisah Minyak dan Lemak (Grease and Oil Interceptors). industri makanan yang limbahnya cenderung berlemak. A A Tampak Samping Potongan A .

perkantoran bahkan limbah cair non medis dari rumah sakit. Pipa Penyebar Rumah Pompa Sakelar Pelampung Otomatis Splinker Krikil Penyaring A Tangga Besi Pompa Vertikal Tangki Septik Tangki Kontrol A Pengolah Limbah Cair Skala Kecil Potongan A . Instalasi pengolah limbah ini cocok untukmengolah limbah cair dari asrama.A Halaman 66 .DASAR-DASAR KERJA DRAINASE 5. dilengkapi bak penampung. Konstruksi dapat dibuat dari pasangan batu bata kedap air atau pasangan beton bertulang. hotel-hotel. ruang pompa dan pompa serta splinker (pemancar air). Instalasi Pengolah Limbah (Waste Water Treatment Plant).

Halaman 67 .DASAR-DASAR KERJA DRAINASE Bersumber dari materi praktek drainase yang diberikan di jurusan teknik sipil Politeknik Negeri Malang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful