BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Pendiri dinasti ini adalah Sri Kesari Warmadewa, menurut riwayat lisan turun-temurun, yang berkuasa sejak abad ke-10. Namanya disebut-sebut dalam prasasti Blanjong di Sanur dan menjadikannya sebagai raja Bali pertama yang disebut dalam catatan tertulis. Menurut prasasti ini, Sri Kesari adalah penganut Buddha Mahayana yang ditugaskan dari Jawa untuk memerintah Bali. Dinasti inilah yang memiliki hubungan dekat dengan penguasa Kerajaan Medang periode Jawa Timur pada abad ke-10. Salah satu dinasti kerajaan yang terbesar di Kepulauan Nusantara dan semenanjung Asia Tenggara adalah dinasti Warman atau Warmadewa. Warmadewa berasal dari bahasa Sansekerta secara umum berarti berarti Dewa Pelindung atau Dilindungi Dewa. Raja-raja dari Dinasti Warmadewa ini awalnya berasal dari India(kerajaan Pallawa)3, muncul kemudian menyebar ke Nusantara dan ke wilayah Asia Tenggara sejak abad ke-5 Masehi, mendirikan dan menguasai banyak kerajaan, seperti Kaundhiya, pengikut ajaran Maharsi Agastya, mendirikan dinasti Warmadewa di Funan ( Kamboja sekarang), kemudian kerabatnya yang lainnya bernama Kudungga, pada periode yang sama mendirikan dinasti Warmadewa di Kerajaan Kutai atau Poli di Kalimantan Timur. Kemudian juga muncul kerajaan Chenla(Angkor) di Kamboja dan kerajaan Champa( Lin-yi) di Vietnam2. Demikian pula di Sumatra, timbul kerajaan Kuntala, Malayu (Suarnabhumi) dan Sriwijaya, raja-raja mereka awalnya diyakini berasal dari India serta dengan nama rajakula Warmadewa pula. Selanjutnya di Jawa Barat, muncul kerajaan Salakanegara dan Tarumanegara, dengan raja berwangsa Warmadewa pula, di Jawa Tengah berdiri kerajaan Kalingga ( Keling atau Holing) dan Mataram, raja-raja awalnya berasal dari India, dimana ada raja berwangsa Warmadewa dan ada pula berwangsa Sanjaya . 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan dan Manfaat 1.3.1 Tujuan Penulisan
• Untuk mengetahui Dinasti Warmadewa di Bali,agar generasi muda bisa lebih memahami nilai keluhuran kehidupan nenek moyang khususnya dinasti warmadewa • Untuk mendapatkan kebenaran pengetahuan sehingga sejarah generasi yang muda lebih bisa mendekati

1

1 Definisi Dinasti Warmadewa Dinasti (wangsa) Warmadewa adalah keluarga bangsawan yang pernah berkuasa di Pulau Bali. Pendiri dinasti ini adalah Sri Kesari Warmadewa. sehingga kehidupan bangsa semakin kuat dan kukuh. Raja Candrabhayasinga Warmadewa 4. Dinasti inilah yang memiliki hubungan dekat dengan penguasa periode Jawa Timur pada abad ke-10 hingga ke-11. yang berkuasa sejak abad ke-10. 1.3. 1. Raja Dharma Udayana Warmadewa 5.memahami nilai-nilai luhur nenek moyang. Raja Sri Kesari Warmadewa 3. menurut riwayat lisan turuntemurun. Raja Marakata Dinasti Warmadewa di Bali. Namanya disebut-sebut dalam prasasti Blanjong di Sanur dan menjadikannya sebagai raja Bali pertama yang disebut dalam catatan tertulis. Sri Kesari adalah penganut Buddha Mahayana yang ditugaskan dari Jawa untuk memerintah Bali. sehingga makalah ini bisa mengungkapkan berdasarkan benda arkiologi ( data-data sejarah ) yang dapat . BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Menurut prasasti ini.2 Manfaat Penulisan • Sebagai penanaman rasa cinta tanah air dan bangsa serta mnumbuhkan kehidupan kebudayaan bangsa kita yang telah memiliki nilai luhur dan tinggi.4 Ruang Lingkup Masalah Karena keterbatasan data yang bisa dipakai untuk mengungkapkan keberadaan ditemukan.disamping itu juga agar kita bisa memperluas perbendaharaan peristiwa sejarah khususnya pengetahuan Dinasti Warmadewa di Bali. Raja Sri Ugra Sena 2. Ada pun Dinasti yang dimaksudkan diantaranya: 1.

1. Seri Suradhipa BAB III METODELOGI PENULISAN 3.1. Raja Anak Wungsu 7. Seri Maharaja Seri Sukalendukirana 9. 3.2. Seri Maharaja Seri Walaprabu 8. Jenis Data a. Raja Sri Kesari Warmadewa 3. Seri Maharaja Seri Sukalendukirana 9. Raja Sri Ugra Sena  2. 3 . Data Primer Data yang diperoleh dari sumber internet dan buku sejarah. Raja Anak Wungsu 7. Raja Candrabhayasinga Warmadewa 4. Seri Maharaja Seri Walaprabu 8.1.2 Nama Raja-Raja Dinasti Warmadewa 1. Seri Suradhipa 2. Sumber Data a. Raja Marakata 6.1 Jenis dan Sumber Data 3. Raja Dharma Udayana Warmadewa 5. Data Kualitatif Data yang diambil dari sumber internet dan buku sejarah yang berbentuk data huruf atau abjad.6.

Kepustakaan Data-data yang diperoleh dari sumber internet yang berkaitan dengan tema makalah..2 Sistem Pemerintahan Dinasti Warmadewa . BAB IV HASIL PEMBAHASAN 4. 3.2 Teknik Pengumpulan Data 3.2. 3. Interview Data yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan narasumber mengenai hal-hal yang berkaitan dengan tema.2.2.3 Agama dan Keperjayaan Yang Dianut BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan 5. internet dan buku sejarah.b.1. 4. Data Sekunder Data yang diperoleh dari bimbingan guru sejarah.1 Pengetahuan Tentang Dinasti Warmadewa 4.2 Saran .

4 Gambar I.DAFTAR GAMBAR Gambar I.3 : Gambar I.5 Gambar I.1 : Gambar I.2 : Gambar I.6 5 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful