P. 1
Persyaratan Teknis ISO 17025

Persyaratan Teknis ISO 17025

|Views: 196|Likes:
Dipublikasikan oleh Gusti Sudika

More info:

Published by: Gusti Sudika on Dec 26, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2013

pdf

text

original

ISO / IEC 17025 : 2005

PersyaratanTeknis ISO/IEC 17025
Oleh: Aminudin Sulaeman

PERSYARATAN TEKNIS 5.1 Umum 5.2 Personil 5.3 Kondisi akomodasi dan lingkungan 5.4 Metode pengujian, metode kalibrasi dan validasi metode 5.5 Peralatan 5.6 Ketertelusuran pengukuran 5.7 Sampling 5.8 Penanganan barang yang diuji dan dikalibrasi 5.9 Jaminan mutu hasil pengujian dan kalibrasi 5.10 Pelaporan hasil

ISO / IEC 17025 : 2005

1 UMUM 5. pemilihan peralatan dan pelatihan personil .1.2 Semua ini harus diperhitungkan saat mengembangkan prosedur.1.ISO / IEC 17025 : 2005 5.1 Faktor yang mempengaruhi hasil pengujian/ hasil kalibrasi 5.

1 Personel yang melaksanakan tugas-tugas tertentu harus memenuhi syarat berdasarkan pendidikan.2.4 Pemeliharaan deskripsi pekerjaan teknis.2. pengalaman dan keterampilan 5. engoperasian peralatan tertentu Pemeliharaan Rekaman kualifikasi.2. pelatihan.5 Otorisasi untuk pengambilan sampel. pengujian / kalibrasi.2 Kebijakan dan prosedur untuk mengidentifikasi pelatihan yang dibutuhkan dan memberikan pelatihan 5.2.penandatanganan sertifikat.3 Memastikan bahwa pekerjaan personil yang dikontrak disuvervisi dan sesuai dengan Sistem Manajemen laboratorium 5.2. manajerial daripersonil kunci 5.5.2 PERSONIL 5. penafsiran / pendapat. pelatihan dan keterampilan personil ISO / IEC 17025 : 2005 .

3.3.2 Monitoring.5 Pengaturan kerumah tanggaan yang baik ISO / IEC 17025 : 2005 .3.5.3.3.3 Ada pemisahan yang Efektif antara pengujian yang berpotensi kontaminasi silang 5.3 AKOMODASI DAN KONDISI LINGKUNGAN 5.1 Persyaratan teknis akomodasi dan kondisi lingkungan yang mempengaruhi hasil pengujian / kalibrasi harus didokumentasikan dan dikendalikan 5.4 Pengendalian akses ke ruang pengujian / kalibrasi 5. kontrol dan catatan lingkungan kondisi 5.

5. manual dan data di tempat kerja 5. transportasi.4. standar. termasuk pengambilan sampel.1 UMUM Penggunaan metode yang tepat untuk pengujian/ kalibrasi.2 PEMILIHAN METODE Penggunaan metode/ prosedur telah diterbitkan Penggunaan metode laboratorium yang dikembangkan senddiri harus sudah divalidasi Informasi kepada customer waktu mengenai penggunaan metode yang tidak sesuai ISO / IEC 17025 : 2005 . estimasi ketidakpastian dll Ketersediaan instruksi kerja. penyimpanan.4.4 METODE PENGUJIAN/ KALIBRASI DAN VALIDASI METODE 5.

4. pada analis yang kompeten Pembaharuan rencana hasil pengembangan 5.4.4 METODE NON-STANDAR Penggunaan metode non-standar harus tunduk pada perjanjian dengan customer metode tersebut harus sudah divalidasi sebelum digunakan .ISO / IEC 17025 : 2005 5.3 METODE YANG DIKEMBANGKAN LABORATORIUM Rencana pengembangan metode pengujian/ kalibrasi Penugasan kegiatan tsb.

2 Validasi metode non-standar. metode yang dikembangkan laboratorium Pemeliharaan catatan validasi 5.5.5 VALIDASI METODE 5.1 Validasi adalah konfirmasi melalui bukti-bukti pemeriksaan dan telah sesuai dengan tujuan pengujian 5.3 Rentang ukur dan akurasi dapat diperoleh dari hasil validasi metode yang sesuai dengan kebutuhan customer ISO / IEC 17025 : 2005 .5.5.5.4.4.4.4.

3 Pertimbangan untuk semua komponen estimasi ketidakpastian 5.4.6.2 Cocok kontrol saat data diperoleh dan diproses melaluikomputer atau dengan peralatan yang otomatis .4.6.7 PENGENDALIAN DATA 5.1 Cek perhitungan dan transfer data .4.4.ISO / IEC 17025 : 2005 5.4.6 ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN 5.4.4.6. sedapat mungkin menggunakan metode statistik yang sesuai.1 Prosedur untuk estimasi ketidakpastian pengukuran dan kalibrasi 5.7.7.2 Prosedur untuk estimasi ketidakpastian pengukuran dalam pengujian. 5.

2 Peralatan dan perangkat lunak harus cocok untuk mencapai akurasi yang diperlukan.5 catatan Pemeliharaan peralatan 5.1 Ketersediaan peralatan yang diperluka 5.3 Operasi oleh petugas yang berwenang menggunakan hingga instruksi tanggal identifikasi 5.5.penggunaan dan pemeliharaan yang direncanakan ISO / IEC 17025 : 2005 .5 PERALATAN 5.5.5.4 unik dari setiap item peralatan 5.6 Prosedur untuk penanganan. Pembentukan program kalibrasi 5.5.5.5. penyimpanan. transportasi.5.

5.5.5.7 Penghapusan dari layanan dikenakan overloading / kesalahan penanganan.5.11 Prosedur untuk memastikan penerapan koreksi faktor mana diperlukan peralatan 5. memeriksa kalibrasi validitas sebelum digunakan kembali 5.5.12 Pengamanan terhadap penyesuaian yang disengaja ISO / IEC 17025 : 2005 .9 Bila suatu peralatan berjalan di luar kendali laboratorium. Penggunaan seperti peralatan hanya setelah pemeriksaan atau kalibrasi setelah perbaikan 5.5.5.8 Indikasi status kalibrasi pada peralatan 5.10 Menengah pemeriksaan sesuai prosedur yang ditetapkan 5.

pembentukan ketertelusuran pengukuran melalui Penggunaan bahan bersertifikat dan metode tertentu Inter-laboratorium perbandingan .2 PERSYARATAN KHUSUS 5.2.6.6.6.2 Bila tidak ada kemungkinan penggunaan SI unit.6 KETERTELUSURAN Pengukuran ISO / IEC 17025 : 2005 5.5.1 UMUM Kalibrasi peralatan sebelum digunakan Sebuah program untuk kalibrasi 5.1 tertelusur ke kalibrasi International Sistem Unit (SI Unit) 5.1 Kalibrasi 5.6.2.2.6.1.1.

2 Bahan Acuan Bahan Acuan sedapat mungkin tertelusur ke satuan SI.3.3.4 Transportasi dan Penyimpanan Prosedur penanganan yang aman dari bahan referensi dan standar acuan. untuk mencegah deteriotasi .3 REFERENSI STANDAR DAN BAHAN 5.5. ISO / IEC 17025 : 2005 5.6.3.3 Pengecekan antara Pemeriksaan antara sesuai prosedur dan jadwal yang ditetapkan 5. Kalibrasi sebelum penyesuaian setelah.1 Referensi Standar Program untuk kalibrasi Standar referent hanya digunakan untuk kalibrasi.6. jika ada 5.3.6.6.6.

7 SAMPLING ISO / IEC 17025 : 2005 5.5. Ini didasarkan pada tepat teknik statistik.2 Apabila customer ingin penyimpangan prosedur rincian yang diperlukan harus disertakan dalam semua dokumen yang berkaitan dengan pengujian / kalibrasi 5.7. jika memungkinkan 5.1 Sampling Rencana / prosedur untuk pengambilan sampel di mana diperlukan.7.7.3 Prosedur untuk merekam data yang relevan pada pengambilan sampel dilakukan .

8.8.1 Prosedur untuk transportasi.8 PENANGANAN BARANG YANG DUJI/ KALIBRASI ISO / IEC 17025 : 2005 5. penyimpanan. penyimpanan dan persiapan .4 Prosedur untuk menghindari penurunan mutu selama penanganan. penanganan penerimaan.2 Sebuah sistem / prosedur untuk identifikasi barang yang diuji/kalibrasi jika ada kelainan Rekaman 5.8. retensi dan pembuangan item yang diterima untuk pengujian / kalibrasi 5. perlindungan.5.3 jika ada dan konsultasi dengan Nasabah atas diperlukan instruksi/aksi lanjutan 5.8.

5.9 JAMINAN MUTU HASIL PENGUJIAN DAN KALIBRASI ISO / IEC 17025 : 2005 Penggunaan prosedur pengendalian mutu untuk memantau keabsahan pengujian/kalibrasi Pemantauan dapat mencakup. namun tidak terbatas pada : a) Penggunaan bahan bersertifikat b) Partisipasi dalam perbandingan antarlaboratorium / uji profisiensi c) Mereplikasi pengujian d) Re-pengujian / kalibrasi ulang item dipertahankan e) korelasi hasil untuk karakteristik yang berbeda .

4) harus dipelihara oleh laboratorium ISO / IEC 17025 : 2005 .10. namun informasi lengkap (tercantum dalam 5.1 UMUM Pelaporan hasil harus jelas dan obyektif dalam bentuk Laporan Uji / Kalibrasi Dalam hal Pelanggan internal atau perjanjian khusus dengan customer hasil dapat dilaporkan dalam bentuk yang disederhanakan.2 .10 PELAPORAN HASIL 5.10.5.5.10.

5. jika ada i) Test / kalibrasi hasil j) Nama & penunjukan laporan orang otorisasi k) k) Pernyataan yang menyatakan bahwa hasil hanya berkaitan dengan dengan barang yang diuji / dikalibrasi ISO / IEC 17025 : 2005 .2 UJI DAN SERTIFIKAT KALIBRASI Test Report / Kalibrasi Sertifikat memuat a) Judul (Test Report / Kalibrasi Sertifikat) b) Nama & alamat laboratorium c) identifikasi unik (seperti nomor seri) d) Nama & alamat Customer e) Identifikasi Metoda Uji f) Kondisi & identifikasi Uji / Kalibrasi barang g) Tanggal penerimaan & tanggal uji/kalibrasi h) Referensi rencana sampling.10.

3. jika berlaku b) Pernyataan kepatuhan / ketidakpatuhan.5.3 UJI LAPORAN 5. jika relevan c) Pernyataan ketidakpastian estimasi d) Pendapat / penafsiran.1 Selain (5.2) Laporan atas Uji harus memuat a) Penyimpangan dari Prosedur Uji & kondisi lingkungan. metode. jika ada e) e) Informasi tambahan yang diperlukan oleh customer 5.10.10.10.3.2 Apabila sampling rincian berlaku dari tanggal. kondisi lingkungan dan lain-lain harus dicantumkan ISO / IEC 17025 : 2005 .10.

4.4.10.2 Pernyataan kepatuhan meliputi yang parameter spesifikasi terpenuhi/ tidak terpenuhi 5.4.10.10.2 Sertifikat kalibrasi harus mencakup a) Kondisi lingkungan.4 Tidak ada rekomendasi pada interval kalibrasi .1 Selain rincian diberikan dalam ISO / IEC 17025 : 2005 5.4 KALIBRASI SERTIFIKAT 5.10.5.3 Setiap penyesuaian/perbaikan yang dilakukan harus dilaporkan 5. jika ada b) Ketidakpastian pengukuran c) Bukti pengukuran ketertelusuran 5.10.4.10.

5 PENDAPAT DAN INTERPRETASI Dokumen yang mendasari memberikan pendapat /interpretasi Kosongkan menandai yang sama dalam laporan 5.ISO / IEC 17025 : 2005 5.10.6 PENGUJIAN / KALIBRASI HASIL DARI Subkontraktor Batal identifikasi hasil dari subkontraktor 5.10.10. telepon dll .7 ELEKTRONIK TRANSMISI HASIL Kontrol yang diperlukan untuk melindungi kerahasiaan saat transmisi hasil dengan media elektronik seperti fax.

ISO / IEC 17025 : 2005 5. Amandemen untuk memenuhi standar internasional .10.10.9 PERUBAHAN ATAS LAPORAN HASIL UJI / SERTIFIKAT KALIBRASI Amandemen terhadap laporan hasil uji/ kalibrasi dengan laporan lebih lanjut. harus disertai laporan sebelumnya sebagai referensi.8 FORMAT LAPORAN/SERTIFIKAT format yang sesuai baik untuk laporan hasil ujimaupun laporan/sertifikat kalibrasi untuk menghindari kesalah pahaman 5.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->