Pelaksanaan Audit

Quality Assurance Office

Melakukan Wawancara 5. Perencanaan Rinci 3. Melakukan visitasi 4.PELAKSANAAN AUDIT 1. Persiapan Awal 2. Mencatat Hasil Quality Assurance Office .

Memahami ruang lingkup dan tujuan audit  Ruang lingkup dan tujuan audit harus dipahami dengan baik oleh auditor dan auditee b. Mengumpulkan informasi mengenai target area (area audit). melalui:   Dokumentasi Diskusi dengan auditee management Quality Assurance Office .1. PERSIAPAN AWAL a.

PERENCANAAN RINCI Langkah 1 Langkah 2 Pastikan persyaratan yang relevan untuk area sasaran telah lengkap Tentukan bagaimana hubungan persyaratan tersebut dengan aktivitas yang dijalankan oleh unit kerja yang diaudit Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Pastikan apa yang harus ditetapkan auditor dan dipenuhi oleh auditee Pastikan checklist telah lengkap dan akurat Putuskan rencana tindakan Quality Assurance Office .2.

3. MELAKUKAN VISITASI a. memiliki karakteristik positif sebagai auditor. Audit harus dilakukan secara profesional (memiliki kompetensi sebagai auditor. mampu bekerja sama dalam tim) b. Daftar periksa harus diisi sesuai yang dibutuhkan Quality Assurance Office .

Tidak membuat kesimpulan sebelum buktibukti diuji 2. Menjaga kerahasiaan 3.AUDIT YANG PROFESIONAL 1. Tidak mengadili Quality Assurance Office . Tidak menginformasikan temuan Program Studi lain 4.

Proses a. Apakah mendapatkan pelatihan dengan memadai? c.AUDIT DILAKUKAN TERHADAP 1. Apakah dikendalikan dengan benar? b. Apakah dalam lingkungan yang tepat? Quality Assurance Office . Apakah kompeten untuk melaksanakan tugas? b. Apakah didokumentasikan? c. Orang a. Apakah tanggung jawabnya jelas? 2.

Sesuaikan gaya wawancara Quality Assurance Office . WAWANCARA Faktor Keberhasilan Kritis 1. Persiapan dengan baik 3. Wawancara orang yang tepat 2. Usahakan yang diwawancarai dalam keadaan santai 4.4.

Buatlah pertanyaan yang spesifik/ tidak bermakna ganda Quality Assurance Office . Hindari memverifikasi/ cross-check pernyataan auditee-auditee yang berbeda 3. Lakukan wawancara terpisah antara kepala unit kerja dan staf/karyawan 2. Hindari menyodorkan opini dan corrective action 5.Beberapa tips pada saat wawancara 1. Hindari kesan membaca checklist 4.

TEKNIK BERTANYA Kata-Kata Kunci  Mengapa  Dimana  Kapan  Apa  Siapa  Bagaimana Quality Assurance Office .

Bicara dengan jelas 4. Membangun komunikasi dua arah yang kolegial 3. Ulangi pertanyaan yang sulit Quality Assurance Office . Ajukan pertanyaan satu persatu 5. Bicara pada pelaku proses 2.TEKNIK BERTANYA Hal-Hal yang harus diingat 1.

Saling menghormati 3. Santai 2.SUASANA AUDIT 1. Menunjukkan ketertarikan pada pekerjaan auditee 4. Bersikap profesional Quality Assurance Office . Tidak emosional 5.

Contoh-contoh ketidaksesuaian terhadap standar 2. Contoh-contoh ketidaksesuaian terhadap dokumen 3.5. Aspek dari operasi yang cenderung mengarah kepada ketidaksesuaian Quality Assurance Office . MENCATAT HASIL AUDIT Yang Harus Dicatat 1.

Mengapa dianggap sebagai ketidaksesuaian 7. Siapa yang hadir/ ada pada saat ditemukan Quality Assurance Office . Apa yang ditemukan 5.4. Dimana ditemukan 6.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.