P. 1
Kawasan Dilarang Merokok

Kawasan Dilarang Merokok

|Views: 36|Likes:
Dipublikasikan oleh Edwin Gunawan

More info:

Published by: Edwin Gunawan on Dec 28, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2013

pdf

text

original

Kawasan Dilarang Merokok (KDM

)

Duta Pertiwi adalah pemilik seluruh mal dengan label ITC. Menurut Tigor, ITC Cempaka Mas dan BPLHD DKI Jakarta telah lalai menjalankan Pasal 115 ayat (1) huruf g UU No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo. Pasal 22 Peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2003 tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan Jo Pasal 13 ayat (1) Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No.2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, Pasal 1 Peraturan Bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri No.188/Menkes/PB/I/2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok serta Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.88 Tahun 2010 tentang Perubahan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.75 Tahun 2005 tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM).

Pelaksanaan penegakan hukum Kawasan Dilarang Merokok mulai akan digelar sepanjang tahun 2009 ini sebagai implementasi Perda 2/2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan Pergub 75/2005 tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM), setelah selama tahun 2008 dilaksanakan uji petik KDM terhadap 7 kawasan di 5 Wilayah Kotamadya.

Pelaksanaan Kegiatan penegakan hukum KDM untuk Tahun 2009 Penegakan Hukum Kawasan Dilarang Merokok yang akan dimulai pada akhir bulan April 2009 dengan sasaran para perokok dan pimpinan / penanggungjawab kegiatan/usaha yang melanggar 7 KDM akan dikenakan sanksi pidana. Khusus untuk pelanggar perokok akan diproses dengan sidang di tempat, sedangkan bagi pimpinan/penanggungjawab kegiatan/usaha di 7 KDM yang tidak memenuhi syarat penandaan/petunjuk penetapan area KDM dan membiarkan orang merokok tidak pada tempatnya yang telah disediakan akan dikenakan sanksi administrasi berupa (peringatan, penghentian sementara dan pencabutan izin), sedangkan khusus untuk pimpinan/penanggungjawab kegiatan/usaha dari tempat umum dan tempat kerja yang tidak menyediakan Tempat Khusus Merokok akan dikenakan sanksi pidana.

Adapun tujuan dilaksanakan penegakan hukum Kawasan Dilarang Merokok yang akan berlangsung secara bergelombang selama Tahun 2009 ini diharapkan akan dapat meningkatkan kesadaraan penaatan hukum bagi masyarakat, dan drajat kesehatan masyarakat.

Pengawasan KDM

Dasar Hukum

Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005 Tentang Pengendalian Pencemaran Udara Peraturan Gubernur Nomor 75 Tahun 2005 Tentang Kawasan Dilarang Merokok Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2010 Tentang Perubahan Peraturan Gubernur Nomor 75 Tahun 2005 Tentang Kawasan Dilarang Merokok Surat Edaran Gubernur Provinsi DKI Jakarta kepada Para Pengelola Gedung Tempat Kegiatan/Usaha Nomor 42/SE/2010 tanggal 18 Oktober 2010 hal Larangan Merokok di Gedung Tempat Umum dan Tempat Kerja

Telah dilakukan penutupan tempat merokok di Gedung Balaikota Provinsi DKI Jakarta oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 13 Oktober 2010, yang diikuti dengan penandatangan komitmen Pimpinan SKPD Provinsi DKI Jakarta terhadap Kawasan Dilarang Merokok.

Telah dilakukan sosialisasi dan diseminasi penerapan Kawasan Dilarang Merokok pada Tempat Kerja dan Tempat Umum, kepada pengelola gedung Hotel/Apartemen, Mal, dan Perkantoran, pada tanggal 15, 18, 20 Oktober 2010.

Pengawasan penerapan Kawasan Dilarang Merokok pada Tempat Kerja dan Tempat Umum telah dilakukan sejak 1 November 2010, dimana aspek yang diawasi meliputi penetapan areal Kawasan Dilarang Merokok, penandaan, penerapan kebijakan kawasan dilarang merokok total di dalam gedung, pengawasan oleh pengelola gedung, dan pelanggaran oleh perokok di dalam gedung. Selain itu dilakukan diseminasi melalui pendistribusian poster KDM, leaflet KDM, dan surat edaran Gubernur.

Pengawasan telah dilakukan terhadap 53 gedung instansi pemerintah, 30 gedung perkantoran swasta, dan 24 gedung mal/pusat perbelanjaan.

Hasil pengawasan didapatkan 9 gedung termasuk kategori sangat baik, 69 gedung termasuk kategori baik, 20 gedung termasuk kategori cukup, dan 9 gedung termasuk kategori buruk.

Dari setiap kawasan yang telah menerapkan Kawasan Dilarang Merokok adalah:

Sebagai tindak lanjut dari pengaduan masyarakat melalui website : www.pedulijakarta.com sebanyak 132 pengaduan dari 74 gedung, telah dilakukan pengawasan terhadap 7 gedung, yang akan dilanjutkan dengan gedung lainnya.

Pelaksanaan pengawasan akan dilakukan selanjutnya terhadap: a. 35 gedung Kecamatan b. 100 gedung Kelurahan c. 35 Gedung Mal d. 20 Gedung Perkantoran Swasta

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->