Anda di halaman 1dari 16

TUGAS MAKALAH DASAR SISTEM KOMPUTER

PROCESSOR (CENTRAL PROCESSING UNIT)

OLEH : IKHWANUL AKBAR AS'AD (E1D212017) JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS HALUOLEO

2012

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .................................................................................... 1 DAFTAR ISI ............................................................................................. 2 KATA PENGANTAR ................................................................................ 3 BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... 4 BAB II PEMBAHASAN ............................................................................ 5 BAB III PENUTUP ................................................................................. 15 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 16

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, sehingga saya dapat menyelesaikan pembuatan makalah ini dengan judul Central Processor Unit. Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Dasar Sistem Komputer. Dalam makalah ini saya membahas tentang pengertian, fungsi, dan perkembangan dari CPU. Semoga makalah ini bermanfaat bagi diri saya dan khususnya pembaca pada umumnya. Tak ada gading yang tak retak, begitulah adanya makalah ini. Dengan segala kerendahan hati, saran-saran dan kritik yang konstruktif sangat saya harapkan dari para pembaca guna peningkatan pembuatan makalah pada tugas yang lain dan pada waktu mendatang.
Penyusun

BAB I PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG Di masa modern ini tuntutan zaman akan pekerjaan mengharuskan banyak orang terutama kalangan mahasiswa dan profesional membutuhkan komputer untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya. Kata komputer sendiri memiliki arti yang luas dan berbeda bagi untuk semua orang, Kata komputer (computer) sendiri diambil dari Bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon). Pada dasarnya suatu komputer terdiri dari tiga bagian yaitu memori, CPU, dan I/O modul. Perkembangan komputer sebenarnya tidak seimbang antara ketiga elemen dasar tersebut. I/O modul adalah elemen yang paling lambat dalam perkembangannya karena pengembangnya sendiri juga yang berjumlah relatif kecil. Sedangkan memori tidak mengalami perkembangan sepesat perkembangan dari CPU, hal ini disebabkan mahalnya komponen-komonen pada memory. Selain itu pengembang cenderung untuk lebih mengembangkan dan bereksplorasi pada CPU CPU merupakan kepanjangan dari Central Processing Unit yang diartikan sebagai unit pusat pemrosesan. CPU merupakan bagian terpenting dari sebuah computer karena setiap tugas atau perintah baik yang berupa data maupun informasi di dalam sistem komputer diatur oleh CPU. Bisa dikatakan bahwa CPU adalah otak dari sebuah computer. Secara umum CPU biasa disebut dengan prosesor. Prosesor juga merupakan komponen terpenting yang memiliki prosentase terbesar dalam menentukan baik buruknya sebuah komputer. Pada computer mikro, prosesor ini disebut dengan mikroprosesor. Pada perkembangannya, CPU telah banyak mengalami perubahan yang signifikan dalam hal kecepatan, kinerja, dan performansi. Makalah ini akan mencoba untuk mengulas lebih dalam tentang komputer terutama CPU.
4

BAB II PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN PROCESSOR
Pengertian Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. IC yaitu suatu komponen dasar terdiri dari resistor, transistor dan sebagainya, IC juga suatu komponen yang dipergunakan sebagai otak perangkat-perangkat elektronika. Pada unit komputer, IC yang dipakai adalah microprocessor, kita ambil salah satu contoh yaitu Intel Pentium 4 mempunyai frekuensi 1,8 trilyun getar perdetik, Intel Pentium 4 didalamnya terdiri dari 16 juta transistor, belum termasuk komponen lain, fabrikasi pembuatan microprocessor ini adalah 60 nm. Dulu waktu pertengahan abad 20 fabrikasi dari processor ini menggunakan semikonduktor yang menunjukkan bahwa alat ini bisa melakukan fungsi seperti dalam tabung vakum. Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Prosesor adalah chip yang sering disebut Microprosessor yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.

B. SEJARAH PROCESSOR
Pertama kali MIkroprosesor dikenalkan pada tahun 1971 oleh Intel Corp, yaitu Mikroprosesor Intel 4004 yang mempunyai arsitektur 4 bit. Dengan
5

penambahan beberapa peripheral (memori, piranti I/O, dsb) Mikroprosesor 4004 di ubah menjadi komputer kecil oleh intel. Kemudian mikroprosesor ini di kembangkan lagi menjadi 8080 (berasitektur 8bit), 8085, dan kemudian 8086 (berasitektur 16bit). Dilain pihak perusahaan semikonduktor lain juga memperkenalkan dan mengembangkan mikroprosesor antara lain Motorola dengan M6800, dan Zilog dengan Z80nya. Mikroprosesor Intel yang berasitektur 16 bit ini kebanyakan di akhiri oleh angka 86, akan tetapi karena nomor tidak dapat digunakan untuk merek dagang mereka menggantinya dengan nama pentium untuk merek dagang Mikroprosesor generasi kelima mereka. Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar. Di tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft). Untuk melihat sejarah perkembangan komponen elektronik bisa dilihat dibawah ini: 1904: Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945) 1906: ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode. Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor. 1947: Transistor diciptakan di labolatorium Bell. 1965: Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade. 1968: Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis "INTegrated ELectronics."
6

1969: Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis. 1971: Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin. 1972: Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat. 1974: Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya. 1975: Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080. 1976: Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan menggunakan prosesor 8-bit Motorola 6502. 1978: Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni. 1979: Intel memperkenalkan versi dengan harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus. 1980: Intel memperkenalkan 8087 math co-processor. 1981: IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai "Kemenangan besar pertama Intel." 1982: IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprosesor 8086 dan 8088. 1982: Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286 dengan 134.000 transistor. 1984: IBM mengembangkan PC generasi kedua, 80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS, kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun. 1985: Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386, sebuah chip 32-bit dengan
7

275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus. 1986: Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386. 1987: VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86. 1989: 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor. Intel telah memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an. 1990: Compaq memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486. 1993: Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan. 1994: AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk mendukung Compaq computer dengan mikroprosesor Am486. 1997: Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara. 1998: Intel memperkenalkan prosesor Celeron di bulan April. 1999: VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-processor. 2000: Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor. 2003: AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86 instruction set. 2004: AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip. 2005: Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya. 2006: Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system prosesor berbasis AMD. 2007: Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di bulan juli. 2008: Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan januari. 2010: Intel memperkenalkan prosesor core I yang lebih dikenal core i3, core i5, core i7 2011: Intel memperkenalkan prosesor core I generasi ke dua
8

2012: Intel mengeluarkan Ultra Boot (Ultra Team Notebook)

C. KOMPONEN PROCESSOR
Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam, yaitu sebagai berikut. 1. Unit kontrol yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua CPU.CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah: a. b. c. d. e. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses. Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU. Menyimpan hasil proses ke memori utama.

2. Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali

yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika. 3. ALU unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan. ALU sering di sebut mesin bahasa karena bagian ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri. Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan ( ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan ( ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan ( ). CPU Interconnections adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan registerregister dan juga dengan bus-bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan /keluaran. CPU juga memiliki beberapa karateristik penting, berikut adalah faktorfaktor penting prosesor yang dapat menggambarkan karakteristik dari prosesor tersebut. a. Clock Speed. Clock Speed adalah seberapa cepat Processor bekerja (memproses data) dalam waktu satu detik. Satuan Clock Speed saat ini adalah GigaHertz (GHz). Misalnya : Pentium 4 3.2 GHz artinya inti processor mampu memproses secepat 3.2 x 109 kali dalam waktu satu detik. Atau setara dengan kecepatan 3.2 miliar per-detik. b. Front Side Bus. Front Side Bus merupakan satuan kecepatan ketika data ditransfer ke Memory Utama (RAM) atau sistem komputer. Dengan kata lain,
10

jika clock speed merupakan pengolahan internal processor maka FSB merupakan kecepatan ketika data dibawa keluar / masuk ke processor. c. Cache Memory. Cache Memory merupakan memori khusus yg diintegrasikan pada inti processor. Memori ini berkecepatan tinggi (high speed memory) agar processor mendapatkan pasokan data dengan cepat. Kebanyakan processor memiliki L1 Cache dan L2 Cache, meski ada juga yang memiliki L3 Cache.

D. CARA KERJA PROCESSOR


Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di Generalpurpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Workingstorage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Outputstorage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.

11

Fungsi Processor CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki. Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai

pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data kemudian


berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan

penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya


instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai. Percabangan Instruksi

12

Pemrosesan instruksi dalam CPU dibagi atas dua tahap, Tahap-I disebut Instruction Fetch, sedangkan Tahap-II disebut Instruction Execute. Tahap-I berisikan pemrosesan CPU dimana Control Unit mengambil data dan/atau instruksi dari main-memory ke register, sedangkan Tahap-II berisikan pemrosesan CPU dimana Control Unit menghantarkan data dan/atau instruksi dari register ke main-memory untuk ditampung di RAM, setelah Instruction Fetch dilakukan. Waktu pada tahap-I ditambah dengan waktu pada tahap-II disebut waktu siklus mesin (machine cycles time). Penghitung program dalam CPU umumnya bergerak secara berurutan. Walaupun demikian, beberapa instruksi dalam CPU, yang disebut dengan

instruksi lompatan, mengizinkan CPU mengakses instruksi yang terletak bukan


pada urutannya. Hal ini disebut juga percabangan instruksi (branching

instruction). Cabang-cabang instruksi tersebut dapat berupa cabang yang


bersifat kondisional (memiliki syarat tertentu) atau non-kondisional. Sebuah cabang yang bersifat non-kondisional selalu berpindah ke sebuah instruksi baru yang berada di luar aliran instruksi, sementara sebuah cabang yang bersifat kondisional akan menguji terlebih dahulu hasil dari operasi sebelumnya untuk melihat apakah cabang instruksi tersebut akan dieksekusi atau tidak. Data yang diuji untuk percabangan instruksi disimpan pada lokasi yang disebut dengan

flag.
Bilangan yang dapat ditangani Kebanyakan CPU dapat menangani dua jenis bilangan, yaitu fixed-point dan floating-point. Bilangan fixed-point memiliki nilai digit spesifik pada salah satu titik desimalnya. Hal ini memang membatasi jangkauan nilai yang mungkin untuk angka-angka tersebut, tetapi hal ini justru dapat dihitung oleh CPU secara lebih cepat. Sementara itu, bilangan floating-point merupakan bilangan yang diekspresikan dalam notasi ilmiah, di mana sebuah angka direpresentasikan sebagai angka desimal yang dikalikan dengan pangkat 10 (seperti 3,14 x 1057). Notasi ilmiah seperti ini merupakan cara yang singkat untuk mengekspresikan bilangan yang sangat besar atau bilangan yang sangat kecil, dan juga
13

mengizinkan jangkauan nilai yang sangat jauh sebelum dan sesudah titik desimalnya. Bilangan ini umumnya digunakan dalam merepresentasikan grafik dan kerja ilmiah, tetapi proses aritmatika terhadap bilangan floating-point jauh lebih rumit dan dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih lama oleh CPU karena mungkin dapat menggunakan beberapa siklus detak CPU. Beberapa komputer menggunakan sebuah prosesor sendiri untuk menghitung bilangan

floating-point yang disebut dengan FPU (disebut juga math co-processor) yang
dapat bekerja secara paralel dengan CPU untuk mempercepat penghitungan bilangan floating-point. FPU saat ini menjadi standar dalam banyak komputer karena kebanyakan aplikasi saat ini banyak beroperasi menggunakan bilangan

floating-point.

14

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN
Prosesor (CPU) memiliki fungsi yang sangat vital untuk komputer dalam membantu menyelesaikan setiap aktifitas atau pekerjaan. Salah satu yang yang yang sangat besar pengaruhnya terhadap komputer tergantung dari jenis dan kapasitas prosesor. Bagian utama dari CPU adalah control unit, Arithmatic and Logic Unit (ALU), dan register. Control unit bertugas mengatur dan mengendalikan semua device yang ada pada system computer. ALU bertugas melakukan semua perhitungan aritmatika dan perbandingan logika. Sedangkan register digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang akan diproses oleh CPU.

SARAN
Dalam pemilihan processor yang akan digunakan perlu diperhatikan

peruntukan pekerjaan yang akan diselesaikan. Jika komputer tersebut hanya dipakai untuk pengetikan (komputasi standar) dan browsing pilih prosesor dengan TDP (thermal design power) yang ber-watt kecil agar pemakaian listrik lebih hemat. Namun jika komputer digunakan untuk bermain game dan multimedia pilih prosesor yang mempunyai core speed 2 GHz sampai 3 GHz, geme tidak butuh memori internal yang besar. sedangkan komputer yang digunakan untuk analist/designer/video creator pilih yang memilik internal memory yang lebihg besar.

15

DAFTAR PUSTAKA

Buku dan Majalah 1. Sutantyo, Donny K, Ir., Arsitektur dan Pemprograman Mikrokontroler MCS51, Salatiga, 2001 2. Tanenbaum, Andrew S, Organisasi Komputer Terstruktur, SalembaTeknika, Jakarta, 2001 3. Suyanto, M., Pengantar Teknologi Informasi untuk Bisnism, PenerbitAndi, Jogjakarta, 2005

Internet 1. http://id.wikipedia.org/wiki/X86 2. http://www.computerworld.com/action/article.do?comman d=viewArticleBasic&articleId=9091018&source=rss_news1 0 3. http://www.intel.com 4. http://www.chiponline.com

16