Anda di halaman 1dari 4

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

JOB SHEET TEKNOLOGI PEMBENTUKAN DASAR


Semester I LAS CAIR BUSUR GAS ASETYLIN Revisi : 01 Tgl :1 Maret 2008 5 X 200 Menit Hal 1 dari 4

No. JST/OTO/OTO 306/01

I.

Kompetensi :
Membuat sambungan las dengan menggunakan las cair busur gas asetylin dengan cara yang benar dan dilakukan di bawah tangan.

II.

Sub Kompetensi : 1. 2. 3. 4. 5. Dapat membuat jalur rigi-rigi las tanpa bahan tambah. Dapat membuat jalur rigi-rigi las dengan bahan tambah. Dapat membuat sambungan dengan kampuh I Tertutup. Dapat membuat sambungan sudut tumpang, tepi, dan sudut Te. Dapat membuat pipa bulat siku.

III.

Alat Dan Bahan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Gas asetylin, gas oksigen, dan kunci tabung gas. Brander las/pembakar ukuran 0,5 1,0 mm, Tang kecil. Jarum pembersih. Api penyulut/korek api. Kaca mata las gas asetylin. Pelat eyser ukuran 100 x 60 x 1 mm Pelat eyser ukuran 100 x 25 x 1 mm Pelat eyser ukuran 100 x 40 x 1 mm Pelat eyser ukuran 100 x 100 x 1 mm Bahan tambah secukupnya. = 3 potong = 4 potong = 1 potong = 1 potong

IV.

Keselamatan kerja : 1. Untuk memulai dan mengakhiri kerja perhatikan petunjuk operasional penggunaan perlengkapan las gas asetylin. 2. 3. Gunakan selalu kacamata las asetylin Apabila terjadi nyala api diluar pada tempatnya, tabung utama gas asetylin segera ditutup. 4. Benda kerja yang masih panas tidak boleh ditunjukkan orang lain.

Dibuat oleh :

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA


JOB SHEET TEKNOLOGI PEMBENTUKAN DASAR
Semester I LAS CAIR BUSUR GAS ASETYLIN Revisi : 01 Tgl :1 Maret 2008 5 X 200 Menit Hal 2 dari 4

No. JST/OTO/OTO 306/01

V.

Langkah Kerja : 1. 2. 3. 4. Membuka gas asetylin dan menyetel tekanan kerja gas asetylin 0,5 bar, Mengecek ada tidaknya kebocoran gas asetylin, jika terdapat kebocoran segera ditutup Membuka gas oksigen dan menyetel tekanan kerja oksigen 2 - 3 bar Mengecek ada tidaknya kebocoran gas oksigen, jika terdapat kebocoran segera ditutup 5. 6. Menyetel bahan/benda kerja dan menyiapkan bahan tambah jika diperlukan. Alirkan sedikit gas asetylin pada brander las, kemudian disulut dengan menggunakan sumber api (korek api). 7. Mengatur dan memilih api las dan banyaknya panas yang akan digunakan. (dalam hal ini untuk pelat ayser dipakai api netral). 8. 9. Lakukan pengelasan, dan sebaiknya pakai bahan latihan terlebih dahulu. Lakukan pengelasan berulang-ulang dari nomor 5 hingga nomor 7

Gambar Kerja :
80

15

15

Gambar 1.1 Jalur Las Tanpa Bahan Tambah

Dibuat oleh :

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA


JOB SHEET TEKNOLOGI PEMBENTUKAN DASAR
Semester I LAS CAIR BUSUR GAS ASETYLIN Revisi : 01 Tgl :1 Maret 2008 5 X 200 Menit Hal 3 dari 4

No. JST/OTO/OTO 306/01

80

20

20

Gambar 1.2. Jalur Rigi-rigi Las dengan Bahan Tambah

80

Gambar 1.3. Sambungan Tertutup.

Dibuat oleh :

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA


JOB SHEET TEKNOLOGI PEMBENTUKAN DASAR
Semester I LAS CAIR BUSUR GAS ASETYLIN Revisi : 01 Tgl :1 Maret 2008 5 X 200 Menit Hal 4 dari 4

No. JST/OTO/OTO 306/01

Las tepi

las sudut

80

20 las sudut

20

20

100

Gambar 1.4. Sambungan Sudut Tumpang, Tepi, dan Sudut Te.

30

50

50

Gambar 1.5. Membuat Pipa Bulat Siku.

Dibuat oleh :

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :