Rencana Program Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) Program Studi S1-Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil Fakultas

Teknik Universitas Tadulako

Manajemen Konstruksi
1. Nama Matakuliah : Manajemen Konstruksi 2. Kode/SKS 3. Semester 4. Prasyarat : SI66244/2 SKS : VI :-

5. Status Matakuliah : Wajib

Deskripsi Matakuliah:
Manajemen Konstruksi merupakan pelajaran wajib dalam kurikulum program S1 Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil, Universitas Tadulako yang materinya mencakup pembelajaran tentang pengenalan tentang manajemen proyek dalam bidang jasa konstruksi.

Tujuan Pembelajaran:
Mahasiswa akan mempunyai kompetensi untuk dapat menjelaskan tentang konsep manajemen dalam pelaksanaan proyek konstruksi dan juga teknik teknik yang digunakan untuk mengelola proyek jasa konstruksi sehingga dapat memenuhi biaya, mutu dan waktu proyek dan juga sebagai basis pengetahuan untuk mempelajri lebih lanjut mata kluliah yang berhubungan kelompok bidang jasa konstruksi seperti aspek hukum dalam pembangunan, perencanaan pengendalian proyek, dan penjaminan mutu proyek konstruksi

5) 6) Mahasiswa mampu menjelaskan tahapan proyek Mahasiswa mampu menjelaskan tipikal penghataran proyek dan karakteristiknya dalam industri konstruksi. Tugas pekerjaan rumah akan diberikan secara rutin pada setiap akhir pembahasan suatu topik dan harus dikumpulkan pada setiap awal temu kelas berikutnya. Pembelajaran didesain dalam tiga bagian yang melibatkan peran aktif mahasiswa yaitu. diskusi kelas dimana mahasiswa secara aktif menyelenggarakan presentasi dan diskusi. definisi dan fungsi manajemen dalam industri jasa konstruksi 2) Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik pemangku kepentingan jasa konstruksi. Selama satu semester akan diadakan beberapa kali tes/kuis secara mendadak. 3) Mahasiswa mampu menjelaskan jenis atau sektor serta karakteristiknya dalam industri konstruksi. Dalam rencana kuliah. pertama ceramah dan tanya-jawab antara dosenmahasiswa. dengan bahan berupa materi yang telah dibahas pada kuliah sebelumnya maupun materi kuliah yang baru akan dibahas pada saat itu. Ketiga. Pekerjaan Rumah Diskusi Kuis . Mahasiswa diharapkan membuat kelompok diskusi untuk mempersiapkan presentasi hasil-hasil pekerjaan rumah dan mampu menjelaskan apa yang sudah dikerjakan atau ditugaskan. kuis disebutkan secara tentative. 4) Mahasiswa mampu menjelaskan tipikal atau struktur organisasi proyek konstruksi serta karakteristiknya serta perencanan struktur pembagian kerja proyek. Kedua.Hasil Pembelajaran: 1) Mahasiswa mampu menjelaskan konsep. tugas-tugas pekerjaan rumah yang akan dibahas di kelas (keaktifan mahasiswa mempunyai bobot tersendiri). 7) Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip dasar dan metode seleksi penyedia jasa konstruksi 8) Mahasiwa mampu menjelaskan dan menggunakan prinsip dasar dan beberapa teknik penjadwalan dan pengendalian proyek termasuk pengendalian biaya proyek 9) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip dasar kontrak jasa konstruksi 10) Mahasiswa mampu menjelaskan tetnang prinsip dasar penjaminan mutu Metode dan Kode Etik Pembelajaran: Pembelajaran Pembelajaran akan dititikberatkan pada peran aktif mahasiswa sebagai pusat pembelajaran.

proyek dan manajemen proyek kontruksi 2. Konsep. Ujian tengah semester (UTS) 25% 4). Pengertian Manajemen proyek konstruksi 2. keterlambatan setelah itu mahasiswa dianggap tidak masuk. sesuai bobot komponen. Pokok dan Sub Pokok Bahasan 1. Keterlambatan mahasiswa hanya dibolehkan selama 5 menit. Peranan manajer proyek Metode pembelajaran Ceramah dan tanya-jawab 2. adalah sebagai berikut: A  85 – 100 D  45 .1. definisi manajemen. Funsi manajemen 2.3.44 C  60 – 69 Rencana Kegiatan Pembelajaran Kuliah 1.3 Perbedaan Industri konstruksi dengan industri manufaktur 2. Tugas (PR) 20% Konversi nilai angka ke nilai huruf.2.Metode dan Kode Etik Pembelajaran (lanjutan): Kehadiran Mahasiswa wajib hadir di kelas minimal 75% dari total kehadiran. Peranan dan ciri industri konstruksi 1. Pendahuluan 1. Ujian akhir semester (UAS) 25% 5). copy-paste) tidak akan ditoleransi. Rencana Program Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Semester dan sumber bahan pembelajaran 1. Segala kecurangan (cheating. dan apabila terbukti melakukan perbuatan tersebut maka akan didiskualifikasi dari kelas ini Kode etik Komponen Penilaian: Penilaian akan ditentukan berdasarkan lima komponen berikut ini (bobot dapat berubah): 1).2. Kuis 10% 3).59 B  70 – 84 E  00 .1. . Partisipasi 20% 2). apabila tidak hadir harus ada keterangan yang jelas yang menjelaskan ketidakhadiran tersebut. plagiat.

Kontrak Jasa konstruksi 9.2.2. badan perizinan dan lain lain 3.1. Seleksi penyedia jasa konstruksi 7. Jenis sistem pembayaran dalam kontrak 9. Organisasi Proyek Konstruksi 4.1. pelelangan 7. latihan dan tanya-jawab 12. Perencanan dan pengendalian proyek 8. latihan dan tanya-jawab Ceramah. latihan dan tanya-jawab Ceramah.3.2.1. latihan dan tanya-jawab 6. gedung pemerintah dan komersial.2. Penganggaran biaya proyek 9.3. Manajemen 6. Organisasi departemental 4. Karakteristik pemangku kepentingan utama seperti pemilik proyek. Kemitraan Ujian Tengah Semester 7.Rencana Kegiatan Pembelajaran (lanjutan) Kuliah 3. Klaim dan Penyelesaian perselisihan Review materi secara keseluruhan Metode pembelajaran Ceramah. Istilah dan definsi bagian kontrak 9. pemerintah. Pokok dan Sub Pokok Bahasan 3. Tradisional 6. Sistem evaluasi pemenang 8. Pemangku kepentingan proyek 3.-15 16.3. Ceramah. Tipikal Teknik penjadwalan 8. dan tanya-jawab 4. 8. Perencanaan 6. infrastruktur dan industri 4.2.-9. Rancang-Bangun 6.1. Prakulafikasi dan pasca kualifikasi 7. Penunjukan langsung.3. Konsep dan definisi 5. Dokumen kontrak 10. Inisiasi 6. latihan dan tanya-jawab 10.1. Karakteristik sektor industri jasa konstruksi seperti perumahan. latihan dan tanya-jawab . Ceramah. 14.3 Rancangan 6. pemilihan langsung.-11. Konstruksi 6.3 Organisasi matriks 5. Organisasi generalis 4. subkontraktor.3.2. Karakteristik pemangku kepentingan lainnya seperti pemasok. masyarakat.4.1.1. Kesehatan dan Keselamat kerja 11.-13. Ceramah. Ceramah.2. Tahapan proyek konstruksi 6. penyedia jasa konsutansi dan penyedia jasa pelaksanaan konstruksi 3. Struktur pembagian kerja atau kegiatan proyek 5. Karateristik 5. Penyerahan 6. Penghantaran proyek konstruksi 6.1.4. latihan dan tanya-jawab 5. latihan dan tanya-jawab 7.2. Ceramah. Ceramah.

R. 28. USA. Ritz. (2004). . Gould. Manajemen Proyek. S. Prentice Hall. D. 80. PMI Standard.Referensi/Daftar Pustaka: Clough. N. John Wiley and Sons. Jakarta. New York.. New York. Jakarta. R. New York. USA. Pedoman pelaksanaan pengadaan barang/ jasa pemerintah. Sekretaris Negara Republik Indonesia. Ohio. 29. D. W. G. & Woodhead. McGraw Hill.. Peraturan Pemerintah No. Construction management. G. W. (1994). Keppres No. Singapore. Pennsylvania. G. J. USA. Peraturan Pemerintah No. Columbus. (2000). (1997). Peraturan Pemerintah No. Sears. (2000). & Joyce. Penerbit Erlangga. Sektretaris Negara Republik Indonesia. (1998). 30 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan pembinaan jasa konstruksi. (2003). F. H.. E. Project management for engineering and construction. Total construction project management. E. Jakarta. Peraturan Pemerintah No. Halpin. K. Peraturan Pemerintah No. Jakarta. McGraw-Hill.. Sektretaris Negara Republik Indonesia. (2000). (1994).. 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan jasa konstruksi. USA. Project Management Institute. (2000). Oberlender. Sektretaris Negara Republik Indonesia. (2000). Construction project management. A. I. Construction project management. Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan peran masyarakat jasa konstruksi. A Guide to the Project Management Body of Knowledge. & Sears. Inc. Jakarta. 30. Soeharto. John Wiley & Son.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful