Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Mata Pelajaran Program Studi Keahlian Kompetensi keahlian Kelas / Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator :

: PRODUKTIF : Teknik otomotif : Teknik Kendaraan Ringan(TSM) : X /2 :: 2 x 45 Menit : Konsep mesin konversi energi : Identifikasi konsep motor bakar

1. Prinsip kerja motor bakar dijelaskan 2. Konstruksi motor bakar dijelaskan Tujuan Pembelajaran Setelah proses belajar mengajar tentang alat ukur micrometer luar siswa dapat : A. Menjelaskan prinsip kerja motor bakar. B. Menjelaskan konstruksi motor bakar dengan benar.

II. Materi Ajar A. Prinsip kerja motor bakar B. Konstruksi motor bakar

III. Metode Pembelajaran: A. Metode 1. Ceramah 2. Tanya jawab 3. Demonstrasi

B. Model pembelajaran 1. Pengajaran langsung (explicit instruction)

C. Pendekatan 1. Pembelajaran akatif, inovatif, kreatif, efektif, menyenangkan, gembira dan berbobot (PAIKEM GEMBROT)

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

No

Jenis Kegiatan

Alokasi Waktu

Nilai PPBKB

A.

Kegiatan awal 1. Pembelajaran dilaksanakan diruang kelas. 2. Pengondisian kelas (penertiban kelas, siswa, berdoa, pengabsenan) 3. Penyediaan alat-alat media pembelajaran. 4. Penyampaian informasi materi yang akan dibahas, tujuan yang harus dicapai, dan tugas-tugas yang harus dilaksanakan siawa. 5. 6. Apersepsi. Penilaian awal

10 menit Disiplin

Religius

Disiplin

Berkomunikasi

Berkomunikasi/bersahabat Berkomunikasi/bersahabat

B.

Kegiatan Inti: 1. Prinsip kerja motor bakar

a.

b.

c.

Siswa memperhatikan prinsip kerja motor bakar yang diberikan oleh guru menggunakan media LCD/proyektor. (elaborasi) Siswa diminta untuk menjelaskan prinsip kerja motor bakar .(Eksplorasi) Siswa bertanya jawab dengan guru tentang prinsip kerja motor bakar (konfirmasi)

70 menit

Rasa ingin tahu

Kerja keras

Berkomunikasi

2.

konstruksi motor bakar a. Siswa menyimak penjelasan dari guru tentang konstruksi motor bakar.(Elaborasi) b. Siswa diminta untuk menjelaskan konstruksi motor bakar.(Eksplorasi) c. Siswa bertanya jawab dengan guru tentang konstruksi motor bakar .(konfirmasi) Siswa mengerjakan latihan soal. (Eksplorasi)

Rasa ingin tahu

Kerja keras

Berkomunikasi

3.

Kerja keras

4.

Siswa

dipandu

guru

Berkomunikasi

menyimpulkan untuk

pembelajaran materi KKM).

memperjelas

pembelajaran. (Konfirmasi) 5. 6. Penilaian. (Konfirmasi) Remedial (jika ada siswa yang belum mencapai Tanggung jawab Tanggung jawab

(Konfirmasi)

C.

Kegiatan akhir

1. 2.

Refleksi Penyampaian informasi yang 10 menit

Berkomunikasi bersahabat Tanggung jawab

akan dibahas pada pertemuan berikutnya, yaitu alat ukur dial test indicator. 3. Meminta siswa untuk berdoa

Religius

dengan dipimpin oleh ketua kelas.

V. Alat/media dan Sumber Belajar A. Alat/media : Papan Tulis, Notebook, LCD/proyektor, Gambar. B. Sumber Belajar Modul motor bakar

VI. Penilaian A. Prosedur B. Jenis Tes : Tes proses dan tes akhir. : Tes lisan dan tes perbuatan (dilakukan saat proses KBM) Tes Kompetensi Teori C. Bentuk Tes D. Soal E. Skor F. Kunci Jawaban : Uraian dan objektif tes : Terlampir : Terlampir : Terlampir

LAMPIRAN I Materi : A. Prinsip kerja motor bakar

Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin penggerak yang banyak dipakai Dengan memanfaatkan energi kalor dari proses pembakaran menjadi energi mekanik. Motor bakar merupakan salah satu jenis mesin kalor yang proses pembakarannya terjadi dalam motor bakar itu sendiri sehingga gas pembakaran yang terjadi sekaligus sebagai fluida kerjanya. Mesin yang bekerja dengan cara seperti tersebut disebut mesin pembakaran dalam. Adapun mesin kalor yang cara memperoleh energi dengan proses pembakaran di luar disebut mesin pembakaran luar. Sebagai contoh mesin uap, dimana energi kalor diperoleh dari pembakaran luar, kemudian dipindahkan ke fluida kerja melalui dinding pemisah.

Motor bakar adalah mesin atau pesawat yang menggunakan energi termal untuk melakukan kerja mekanik, yaitu dengan cara merubah energi kimia dari bahan bakar menjadi energi panas, dan menggunakan energi tersebut untuk melakukan kerja mekanik. Energi termal diperoleh dari pembakaran bahan bakar pada masin itu sendiri. Jika ditinjau dari cara memperoleh energi termal ini (proses pembakaran bahan bakar), maka motor bakar dapat dibagi menjadi 2 golongan yaitu: motor pembakaran luar dan motor pembakaran dalam. I. Motor pembakaran luar Pada motor pembakaran luar ini, proses pembakaran bahan bakar terjadi di luar mesin itu, sehingga untuk melaksanakan pembakaran digunakan mesin tersendiri. Panas dari hasil pembakaran bahan bakar tidak langsung diubah menjadi tenaga gerak, tetapi terlebih dulu melalui media penghantar, baru kemudian diubah menjadi tenaga mekanik. Misalnya pada ketel uap dan turbin uap. II. II. Motor pembakaran dalam Pada motor pembakaran dalam, proses pembakaran bahan bakar terjadi di dalam mesin itu sendiri, sehingga panas dari hasil pembakaran langsung bisa diubah menjadi tenaga mekanik. Misalnya : pada turbin gas, motor bakar torak dan mesin propulasi pancar gas.

Keuntungan dari mesin pembakaran dalam dibandingkan dengan mesin pembakaran luar adalah kontruksinya lebih sederhana, tidak memerlukan fluida kerja yang banyak dan efesiensi totalnya lebih tinggi. Sedangkan mesin pembakaran luar keuntungannya adalah bahan bakar yang digunakan lebih beragam, mulai dari bahan bakar padat sampai bahan-bakar gas, sehingga mesin pembakaran luar banyak dipakai untuk keluaran daya yang besar dengan banan bakar murah. Pembangkit tenaga listrik

banyak menggunakan mesin uap. Untuk kendaran transpot mesin uap tidak banyak dipakai dengan pertimbangan kontruksinya yang besar dan memerlukan fluida kerja yang banyak

A. Prinsip Kerja Motor bakar Bensin Pada motor bensin, bensin dibakar untuk memperoleh energi termal. Energi ini selanjutnya digunakan untuk melakukan gerakan mekanik. Prinsip kerja motor bensin, secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut : campuran udara dan bensin dari karburator diisap masuk ke dalam silinder, dimampatkan oleh gerak naik torak, dibakar untuk memperoleh tenaga panas, yang mana dengan terbakarnya gas-gas akan mempertinggi suhu dan tekanan. Bila torak bergerak turun naik di dalam silinder dan menerima tekanan tinggi akibat pembakaran, maka suatu tenaga kerja pada torak memungkinkan torak terdorong ke bawah. Bila batang torak dan poros engkol dilengkapi untuk merubah gerakan turun naik menjadi gerakan putar, torak akan menggerakkan batang torak dan yang mana ini akan memutarkan poros engkol. Dan juga diperlukan untuk membuang gas-gas sisa pembakaran dan penyediaan campuran udara bensin pada saat-saat yang tepat untuk menjaga agar torak dapat bergerak secara periodik dan melakukan kerja tetap.

Kerja periodik di dalam silinder dimulai dari pemasukan campuran udara dan bensin ke dalam silinder, sampai pada kompresi, pembakaran dan pengeluaran gas-gas sisa pembakaran dari dalam silinder inilah yang disebut dengan siklus mesin. Pada motor bensin terdapat dua macam tipe yaitu: motor bakar 4 tak dan motor bakar 2 tak. Pada motor 4 tak, untuk melakukan satu siklus memerlukan 4 gerakan torak atau dua kali putaran poros engkol, sedangkan pada motor 2 tak, untuk melakukan satu siklus hanya memerlukan 2 gerakan torak atau satu putaran poros engkol.

B. Konstruksi motor bakar