Anda di halaman 1dari 10

Uji 2( Chi-Square)

Data dalam pengujian ketergantungan dan beberapa proporsi disajikan dalam bentuk Tabel
Kontingensi.
Bentuk umum Tabel Kontingensi berukuran r baris x k kolom




dimana : f
o
= besarnya frekuensi yang teramati.
f
e
= besarnya frekuensi yang diharapkan
Hitung derajat bebas, df = (jumlah baris 1) x (jumlah kolom 1)

n keseluruha Total
kolom Total baris Total
diharapkan yang Frekuensi
_
) _ )( _ (
_ _ =
(


=
e
e o
f
f f
X
2
2
) (
1) Tabel 5.3 Hubungan Antara Umur Pasien Dengan Insiden Stroke Rawat Inap Di
Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Zainoel Abidin Banda Aceh Periode 1 Januari-27
Juli 2012.
Umur
(tahun)
Stroke Total 2


Iskemik Hemoragik
N % N % n %
<45 1 50 1 50 2 100
1,64783748<
5.99147
45-65 19 63 11 37 30 100
>65 15 79 4 21 19 100
Total 35 16 51

H
0
: Umur tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
H
1
: Umur ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
hitunganya
Apakah ada kaitan antara faktor usia dengan kejadian stroke?
Melakukan pengujian kebebasan variabel dengan taraf uji 5 %
Ukuran Tabel Kontingensi di atas = 3 x 2 ( 3 baris dan 2 kolom)
db = (3-1)(2-1) = 2 x 1 = 2
Solusi :
1. H
0
: Umur tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
H
1
: Umur ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
2. Statistik Uji =
3. Nilai = 5 % = 0.05
4. Nilai Tabel db = 2; = 0.05 tabel = 5.99147
5. Wilayah Kritis : Penolakan H0 hitung > tabel
hitung > 5.99147
Perhitungan
frekuensi harapan untuk :
stroke iskemik umur <45 tahun :

=1,37 stroke iskemik umur 45-65 tahun:


=20,59
stroke iskemik umur >65 tahun :

=13,04
stroke hemoragik umur <45 tahun:

=0,63 stroke hemoragik umur 45-65 tahun:


=9,41
stroke hemoragik umur >65 tahun :

=5,96
menentukan hitung:
Kategori f
o
f
e

) (
e o
f f

) (
e o
f f
2
) (
e o
f f
2
/ f
e

stroke iskemik umur <45 tahun 1 1,37 -0,37 0,1369 0,09992701
stroke iskemik umur 45-65 tahun 19 20,59 -1,59 2,5281 0,1227829
stroke iskemik umur >65 tahun 15 13,04 1,96 3,8416 0,29460123
stroke hemoragik umur <45 tahun 1 0,63 0,37 0,1369 0,21730159
stroke hemoragik umur 45-65 tahun 11 9,41 1,59 2,5281 0,268661
stroke hemoragik umur >65 tahun 4 5,96 -1,96 3,8416 0,64456376
1,64783748
hitung = 1,64783748
Penolakan H0 jika hitung > tabel
hitung > 5.99147
ternyata hitung < tabel 1,64783748<5.99147 maka H
0
diterima.
Kesimpulan Umur tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke.
2). Tabel 5.4 Hubungan antara Jenis Kelamin Pasien dengan Insiden Stroke Rawat
Inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr.Zainoel Abidin Banda Aceh Periode 1
Januari-27Juli 2012
Jenis
Kelamin
Stroke Total 2


Iskemik Hemoragik
N % N % N %
Laki-laki 18 72 7 28 25 100 0,25714104
< 3,84146 Perempuan 17 65 9 35 26 100
Total 35 16 51

H
0
: Jenis kelamin tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
H
1
: Jenis kelamin ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
Hitunganya.
Apakah ada kaitan antara Jenis kelamin dengan kejadian stroke?
Melakukan pengujian kebebasan variabel dengan taraf uji 5 %
Ukuran Tabel Kontingensi di atas = 2 x 2 ( 2 baris dan 2 kolom)
db = (2-1)(2-1) = 1 x 1 = 1
Solusi :
1. H
0
: Jenis kelamin tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
H
1
: Jenis kelamin ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
2. Statistik Uji =
3. Nilai = 5 % = 0.05
4. Nilai Tabel db = 1; = 0.05 tabel = 3,84146
5. Wilayah Kritis : Penolakan H0 hitung > tabel hitung > 3,84146
Perhitungan
frekuensi harapan untuk :
stroke iskemik laki-laki :

= 17,16
stroke iskemik perempuan :

= 17,84
stroke hemoragik laki-laki:

= 7,84
stroke hemoragik perempuan :

=8,16
menentukan hitung:
Kate Kategori gori f
o
f
e

) (
e o
f f

) (
e o
f f
2
) (
e o
f f
2
/ f
e

stroke iskemik laki-laki
18 17,16 0,84 0,7056 0,04111888
stroke iskemik perempuan
17 17,84 -0,84 0,7056 0,03955157
stroke hemoragik laki-laki
7 7,84 -0,84 0,7056 0,09
stroke hemoragik perempuan
9 8,16 0,84 0,7056 0,08647059

0,25714104
hasil = 0,25714104
Penolakan H0 jika hasil > tabel
hasil > 3,84146
ternyata hasil < tabel 0,25714104 < 3,84146 maka H
0
diterima.
Kesimpulan Jenis Kelamin tidak ada hubungan bermakna dengan risiko terjadinya Stroke


3) Table 5.5 Hubungan Antara Riwayat Hipertensi Pasien dengan Insiden Stroke
Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr.Zainoel Abidin Banda Aceh Periode
1 Januari-27 Juli 2012
Riwayat
Hipertensi
Stroke Total 2
Iskemik Hemoragik
n % n % n %
Hipertensi 34 68 16 32 50 100 0,458201215
< 3,84146 Tidak Hipertensi 1 100 0 0 1 100
Total 35 16 51
H
0
: Riwayat hipertensi tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
H
1
: Riwayat hipertensi ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
Hitunganya.
Apakah ada kaitan antara Riwayat hipertensi dengan kejadian stroke?
Melakukan pengujian kebebasan variabel dengan taraf uji 5 %
Ukuran Tabel Kontingensi di atas = 2 x 2 ( 2 baris dan 2 kolom)
db = (2-1)(2-1) = 1 x 1 = 1
Solusi :
1. H
0
: Riwayat hipertensi tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
H
1
: Riwayat hipertensi ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
2. Statistik Uji =
3. Nilai = 5 % = 0.05
4. Nilai Tabel db = 1; = 0.05 tabel = 3,84146
5. Wilayah Kritis : Penolakan H0 hitung > tabel hitung > 3,84146

Perhitungan
frekuensi harapan untuk :
stroke iskemik ada riwayat hipertensi:

= 34,31
stroke iskemik tidak ada riwayat hipertensi :

= 0,69
stroke hemoragik ada riwayat hipertensi:

= 15,69
stroke hemoragik tidak ada riwayat hipertensi :

= 0,31
menentukan hitung:
Kate Kategori gori f
o
f
e

) (
e o
f f

) (
e o
f f
2
) (
e o
f f
2
/ f
e

stroke iskemik ada riwayat hipertensi
34 34,31 -0,31 0,0961 0,002800933
stroke iskemik tidak ada riwayat
hipertensi
1 0,69 0,31 0,0961 0,139275362
stroke hemoragik ada riwayat hipertensi
16 15,69 0,31 0,0961 0,00612492
stroke hemoragik tidak ada riwayat
hipertensi
0 0,31 -0,31 0,0961 0,31

0,458201215
hasil = 0,458201215
Penolakan H0 jika hasil > tabel
hasil > 3,84146
ternyata hasil < tabel 0,458201215 < 3,84146 maka H
0
diterima.
Kesimpulan riwayat hipertensi tidak ada hubungan bermakna dengan risiko terjadinya Stroke


4) Table 5.6 Hubungan Antara Riwayat Diabetes Mellitus Pasien dengan Insiden
Stroke Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr.Zainoel Abidin Banda Aceh
Periode 1 Januari-27 Juli 2012

Riwayat
Diabetes Mellitus
Stroke Total 2


Iskemik Hemoragik
n % n % n %
Ada 9 64 5 36 14 100 0,16676145
< 3,84146
Tidak ada 26 70 11 30 37 100
Total 35 16 51
H
0
: Riwayat diabetes mellitus tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
H
1
: Riwayat diabetes mellitus ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
Hitunganya
Apakah ada kaitan antara riwayat diabetes mellitus dengan kejadian stroke?
Melakukan pengujian kebebasan variabel dengan taraf uji 5 %
Ukuran Tabel Kontingensi di atas = 2 x 2 ( 2 baris dan 2 kolom)
db = (2-1)(2-1) = 1 x 1 = 1
Solusi :
1. H
0
: riwayat diabetes mellitus tidak ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
H
1
: riwayat diabetes mellitus ada hubungan dengan risiko terjadinya Stroke
2. Statistik Uji =
3. Nilai = 5 % = 0.05
4. Nilai Tabel db = 1; = 0.05 tabel = 3,84146
5. Wilayah Kritis : Penolakan H0 hitung > tabel hitung > 3,84146

Perhitungan
frekuensi harapan untuk :
stroke iskemik ada riwayat diabetes mellitus:

= 9,61
stroke iskemik tidak ada riwayat diabetes mellitus:

= 25,40
stroke hemoragik ada riwayat diabetes mellitus:

= 4,40
stroke hemoragik tidak ada riwayat diabetes mellitus:

= 11,61
menentukan hitung:
Kate Kategori gori f
o
f
e

) (
e o
f f

) (
e o
f f
2
) (
e o
f f
2
/ f
e

stroke iskemik ada riwayat diabetes
mellitus
9 9,61 -0,61 0,3721 0,038720083
stroke iskemik tidak ada riwayat diabetes
mellitus
26 25,40 0,6 0,36 0,014173228
stroke hemoragik ada riwayat diabetes
mellitus
5 4,40 0,6 0,36 0,081818182
stroke hemoragik tidak ada riwayat
diabetes mellitus
11 11,61 -0,61 0,3721 0,032049957

0,16676145

hasil = 0,16676145
Penolakan H0 jika hasil > tabel
hasil > 3,84146
ternyata hasil < tabel 0,16676145 < 3,84146 maka H
0
diterima.
) ( e o f f ) ( e o f f ) ( e o f f
Kesimpulan riwayat diabetes mellitus tidak ada hubungan bermakna dengan risiko terjadinya
Stroke