P. 1
Rancangan Sistem Informasi Geografis Kota Malang

Rancangan Sistem Informasi Geografis Kota Malang

|Views: 299|Likes:
Dipublikasikan oleh Ahmad A. Trianto
Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan Kota Malang Berbasis WebGis
Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan Kota Malang Berbasis WebGis

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Ahmad A. Trianto on Dec 31, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/15/2015

pdf

text

original

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI 3.

1 Analisis Sistem Analisis sistem bertujuan untuk melakukan identifikasi persoalanpersoalan yang muncul dalam pembuatan sistem, hal ini dilakukan agar saat proses perancangan aplikasi tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang berarti sehingga sistem dapat berjalan dengan baik dan selesai tepat pada waktu yang telah ditentukan. Dalam analisis sistem ini, sistem yang akan dianalisa meliputi, analisis kebutuhan sistem, spesifikasi aplikasi, dan lingkungan operasi. 3.1.1 Analisis Kebutuhan Sistem Analisis kebutuhan sistem membahas secara garis besar kebutuhan sistem aplikasi “Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan Kota Malang Berbasis WebGis” Dalam membangun sistem tata letak lokasi pelayanan kesehatan Kota Malang, data-data yang dibutuhkan untuk data masukan sistem meliputi. Data letak beserta pelayanan rumah sakit, puskesmas, dokter praktek, dan apotek untuk menentukan hasil masukan (input) admin. 3.1.2 Spesifikasi Aplikasi Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan di kota Malang akan memberikan data dan memiliki kemampuan sebagai berikut: 1. Memberikan informasi lokasi-lokasi pelayanan kesehatan di Kota Malang. 2. Memberikan informasi pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit, puskesmas, dokter praktek, dan apotek di Kota Malang.
3. Memiliki kemampuan navigasi peta seperti zoom in, zoom out, identify

feature, dan legenda.

3.1.3

Lingkungan Operasi Untuk membangun aplikasi web sesuai dengan spesifikasi kebutuhan,

dibutuhkan lingkungan operasi sebagai berikut: a. Sistem operasi Windows 7 Sistem operasi windows Seven digunakan karena perancang sistem sudah terbiasa menggunakan sistem operasi ini sehingga lebih familiar dan mudah dalam mengoperasikannya.
b. Web Server

Web server digunakan untuk memberikan layanan web sehingga dapat diakses oleh pengguna baik yang berada pada jaringan lokal maupun pada jaringan internet. Web server yang digunakan adalah Apache. Perangkat lunak ini digunakan karena Apache adalah freeware yang memiliki kemampuan kerja tinggi dibanding dengan perangkat lunak web server lainnya. c. MapServer MapServer digunakan sebagai perangkat lunak visualisasi peta digital jalan dan posisi. Alasan dipilih perangkat lunak ini adalah:
1.

Merupakan aplikasi open source untuk membangun aplikasi

internet-based (aplikasi berbasis internet) yang cukup handal.
2.

Mendukung format peta digital SIG yang banyak digunakan yaitu

format Shapefile (SHP).
3.

Selain format SHP, Map Server juga mendukung format data yang

berasal dari basis data PostgreSQL/PostSIG sehingga memungkinkan peta digital disimpan dalam basisdata yang bisa diintegrasikan dengan datadata atribut.

Perangkat lunak ini digunakan karena bersifat gratis dan open source. Mendukung format peta digital SIG yang banyak digunakan yaitu format Shapefile (SHP). Alasan dipilih perangkat lunak ini adalah: 1. Map Server juga mendukung format data yang berasal dari basis data PostgreSQL/PostSIG sehingga memungkinkan peta digital disimpan dalam basisdata yang bisa diintegrasikan dengan data-data atribut. e. PHP/Mapscript PHP/Mapscript digunakan sebagai perangkat lunak visualisasi peta digital dan infrastruktur kota.d. 2. tahap berikutnya adalah tahap perancangan sistem aplikasi Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan di kota Malang. Merupakan aplikasi open source untuk membangun aplikasi internet- based (aplikasi berbasis internet) yang cukup handal.2 Perancangan Sistem Setelah dilakukan analisis sistem. 3. 3. f. Interpreter PHP PHP adalah bahasa pemrograman server side yang bekerja pada sisi server yang berfungsi untuk menangani request dari pengguna dan berkomunikasi dengan Map Server serta DBMS PostgreSQL melalui API (application program interpreter) yang disediakannya. Selain format SHP. tahap perancangan sistem bertujuan untuk menghasilkan sebuah bentuk atau format sistem aplikasi yang ada di lapangan dengan memperhatikan . DBMS PostgreSQL PostgreSQL adalah perangkat lunak database management system (DBMS).

Proses Visualisasi Data Proses ini berfungsi untuk memvisualisasikan peta Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan di kota Malang yang didalamnya termuat peta kota Malang dan jalan hasil input yang disampaikan dalam bentuk point (point buatan) pada peta.1 Perancangan Menu Aplikasi Web Dalam Proses ini akan menjelaskan tentang proses perancangan menu aplikasi WebGis. 3. dan juga atribut-atribut peta seperti peta referensi. yang terdiri dari: a. dan juga penggunaan perangkat keras (hardware) yang tepat sehingga bisa dihasilkan sebuah sistem aplikasi yang dapat berjalan dan mudah diimplementasikan.3. penggunaan perangkat lunak (software). Proses perancangan ini meliputi perancangan menu aplikasi. perancangan tampilan antarmuka (interface layout). 3. legenda. Langkah yang dilakukan untuk menghasilkan sebuah bentuk sistem aplikasi tersebut adalah dengan mencari kombinasi penggunaan metode (teknologi). . dan scalebar.3 Perancangan Aplikasi Web Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan di kota Malang Pada tahapan ini akan dibahas mengenai proses perancangan web untuk aplikasi Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan di kota Malang dengan mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan dan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam tahap analisis sistem. perancangan basisdata.kebutuhan-kebutuhan sistem yang telah ditentukan dalam tahapan analisis sistem.

informasi jalan.1 Alur proses visualisasi data Peta b. puskesmas. dokter praktek. maka hasil dari klik (query) tersebut adalah informasi mengenai titik atau objek pada peta yang diklik tadi. ataupun informasi lainnya. seperti informasi tentang lokasi rumah sakit.Alur proses aplikasi peta dapat dilihat pada gambar di bawah ini: Gambar 3. Untuk membuka informasi yang ada pada obyek peta pengguna hanya perlu melakukan klik pada salah satu bagian obyek yang ada pada peta yang ingin dimunculkan informasinya. Proses Query Peta Modul ini berfungsi untuk menangani proses query yang dilakukan pengguna yang ingin mengetahui informasi tentang obyek yang ada di peta. . apotek. setelah pengguna melakukan klik pada peta.

2 Arsitektur Aplikasi Arsitektur Aplikasi adalah untuk mendefinisikan jenis-jenis aplikasi utama yang dibutuhkan untuk mengelola data dan mendukung fungsi untuk memberikan kemudahan-kemudahan bagi pihak pihak yang terhubung dengan penggunaan aplikasi tersebut. fungsi basisdata dalam aplikasi ini adalah untuk menyimpan data atribut beserta informasi yang terkait dengan lokasi pelayanan kesehatan di kota Malang beserta informasi yang terkait.3 Perancangan Sistem dan Basisdata Aplikasi sistem informasi pelayanan kesehatan di kota Malang ini dibangun dengan menggunakan PostgreSQL sebagai sistem manajemen databasenya.3. Agar dalam implementasinya nanti .3. Tampilan Berbasis Web Gambar 3.2 Arsitektur Aplikasi 3.3.

karena data flow diagram merupakan interpretasi model (Logical Model) dari sebuah sistem. menjelaskan secara logis bagaimana fungsi-fungsi yang ada di sistem akan bekerja. Data Flow Diagram.3.basisdata dapat berjalan dengan baik. . Untuk pemodelan proses desain secara umum dilakukan dengan DFD (data flow diagram).1 Diagram Konteks Context diagram atau biasa disebut dengan diagram kontek adalah sebuah gambaran kasar aliran data dan informasi yang akan dilakukan oleh sistem basisdata yang akan dirancang. Berikut adalah diagram kontek sistem informasi pelayanan keseahtan di kota Malang. 3.3. maka sebelum proses perancangan basis data terlebih dahulu perlu dilakukan pemodelan basis data yang akan dirancang.

User Request Informasi Apotek Informasi Rumah Sakit Request Informasi Rumah Sakit Informasi Puskesmas informasiInformasi Dokter Praktek Apotek informasi pelayanan kesehatan secara keseluruhan Request Informasi Dokter Praktek Request Informasi Puskesmas 0 Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan + Log in Konfirmasi Log in update data admin Update Data pelayanan kesehatan input data pelayanan kesehatan Administrator Gambar 3.3 Diagram Konteks SIG Pelayanan Kesehatan di Kota Malang Secara garis besar arus data di atas dapat diperjelas sebagai berikut: • • • • • Informasi rumah sakit: menampilkan informasi rumah sakit yang ada di Kota Malang baik lokasi ataupun pelayanan. Informasi puskesmas: menampilkan informasi puskesmas yang ada di Kota Malang baik lokasi ataupun pelayanan. Seperti rumah sakit mana saja yang melayani . pelayanan. dan jam praktek. Informasi apotek menampilkan informasi apotek yang ada di Kota Malang baik lokasi dan jam buka. Request informasi rumah sakit: menampilkan informasi rumah sakit sesuai dengan kriteria user. Informasi dokter praktek: menampilkan informasi doter praktek yang ada di Kota Malang baik lokasi.

meliputi rumah sakit. • Informasi pelayanan kesehatan secara keseluruhan: Menampilkan informasi letak pelayanan kesehatan di Kota Malang secara keseluruhan. • Request informasi puskesmas: menampilkan informasi puskesmas sesuai dengan kriteria user. paru-paru dekat dengan lokasi user. Seperti potek yang buka 24 jam atau 13 jam dan yang dekat dengan lokasi user. • • Request informasi dokter praktek: menampilkan informasi informasi dokter praktek sesuai dengan kriteria user. apotek. dan dokter praktek.penyakit jantung. Bentuk DFD level 1 dari Sistem Informasi Geografis Pelayanan Kesehatan digambarkan sebagai berikut: .2 DFD Sistem Infrmasi Geografis Pelayanan Kesehatan Data Flow Diagram atau biasa disebut DFD merupakan detil rancangan dari diagram konteks yang telah dibuat yang didalamnya sudah memuat rancangan tabel basisdata yang akan diimplementasikan pada database yang akan dibuat. puskesmas. Seperti puskesmas yang dekat dengan lokasi user. 3.3. Seperti informasi dokter praktek yang sesuai dengan penyakit yang di derita dan yang dekat dengan lokasi user. Request informasi apotek: menampilkan informasi apotek sesuai dengan kriteria user.3.

4 DFD level 1 SIG Pelayanan Kesehatan Pada level 1 terdapat lima proses yang teriri dari manajemen informasi administrator.In fo rm a si Ru m a h S a kit Re q u e st In fo rm a si Ru m a h S a ki t In fo rm a si P u ske sm a s Re q u e st In fo rm a si P u ske sm a s Use Use rrr Re q u e st In fo rm a si A p o te k Re q u e st In fo rm a si Do kte r P ra kte k i n fo rm a si A p o te k In fo rm a si Do kte r P ra kte k in fo rm a si p e l a ya n a n ke se h a ta n se c a ra ke se l u ru h a n 2 Ru m a h S a ki t 3 P u ske sm a s 5 A p o te k 4 Do kte r P ra kte k + d a fta r ru m a h sa ki t + 6 P e l a ya n a n K e se h a ta n se c a ra ke se l u ru h a n + + d a ta d o kte r p ra kte k + Da fta r Ru m a h S a ki t Da fta r P u ske sm a s Da fta r A p o te k Da fta r Do kte r P ra kte k Ru m a h S a kit P u ske sm a s d a ta a p o te k d a ta p u ske sm a s 1 M anajem en d a ta A d m i n i stra to r A p o te k Do kte r Da ta P u ske sm a s Da ta R u m a h S a ki t m e m b a c a d a ta p e l a ya n a n Da ta A p o te k Da ta u p d a te d a ta a d m i n Do kte r P ra kte k + p e la ya n a n u p d a te d a ta p e la ya n a n K o n firm a si L o g in m e m b a c a d a ta a d m i n Adm in in p u t d a ta p e l a ya n a n ke se h a ta n A d m in i stra t A d m i n istra to r i stra or Up d a te Da ta p e la ya n a n ke se h a ta n Log in u p d a te d a ta a d m i n Gambar 3. apotek. rumah sakit. mengubah dan menghapus data. puskesmas. . a. dokter praktek. Proses 1 duganakan untuk mengecek login admin untuk mendapatkan akses agar dapat menambah.

2 m a n a je m e n d a ta p e la ya n a n ke se h a ta n [D a t a P u ske sm a s] [ D a ta A p o t e k] a n] [ m e m b a c a d a ta p e l [aDyaatn a D o kt e r P ra kte k] [ K o n f i rm a si L o g i n ] A d m i n i stra t or [ u p d a te d a t a p e l a y a n a n ] [u p d a te d a t a a d m i n ] [i n p u t d a ta p e l a y a n a n ke se h a t a n ] [U p d a te D a t a p e l a y a n a n ke se h a t a n ] p e la ya n a n : 1 2 Gambar 3. A d m in : 1 2 [ u p d a te d a t a a d m i n ] R u m a h S a ki t P u ske sm a s A p o te k D o kt e r [m e m b a c a d a ta a d m i n ] [ D a ta R u m a h S a ki t] 1 .b.5 DFD level 2: Subproses manajeman data administrator . f. d. Proses 4 merupakan proses yang digunakan untuk menampilkan informasi hasil pemetaan dokter praktek. c. Proses 5 merupakan proses yang digunakan untuk menampilkan informasi hasil pemetaan apotek. Berikut merupakan gambaran dari DFD level 2 dari sub proses manajemen informasi administrator. Proses 2 merupakan proses yang digunakan untuk menampilkan informasi hasil pemetaan rumah sakit. Proses 3 merupakan proses yang digunakan untuk menampilkan informasi hasil pemetaan puskesmas.1 [L o g in ] lo g in 1 . Proses 6 merupakan proses yang digunakan untuk menampilkan informasi hasil pemetaan pelayanan kesehatan secara keseluruhan. e.3 m a n a je m e n d a ta a d m i n 1 .

[Informasi Rumah Sakit] [Request Informasi Rumah Sakit] User 2. dokter praktek dan apotek.2 Hasil Filter Rumah Sakit Pengkategorian Rumah Sakit [Daftar Rumah Sakit] Rumah Sakit membaca data rumah Sakit Gambar 3. .1 Informasi Lengkap Rumah Sakit 2.6 DFD level 2: Subproses Rumah Sakit Pada sub proses rumah sakit ini menangani proses informasi yang detail dan lengkap dari rumah sakit.Pada sub proses manajemen informasi data administrator ini menangani manajemen informasi oleh admin berkaitan dengan posisi lokasi dan informasi yang terdapat di rumah sakit. Mulai dari lokasi serta pelayanan apa saja yang terdapat di rumah sakit tersebut. puskesmas. Berikut merupakan gambaran dari DFD level 2 dari sub proses rumah sakit.

1 Informasi Lengkap Puskesmas Hasil Filter Puskesmas 3. .2 Pengaktegorian Puskesmas [Daftar Puskesmas] Puskesmas menbaca data Puskesmas Gambar 3. Informasi yang diberikan berupa informasi lokasi dan pelayanan yang diberikan oleh puskesmas tersebut.7 DFD level 2: Subproses Puskesmas Pada sub proses puskesmas ini menangani proses informasi yang detail dan lengkap dari puskesmas.Berikut merupakan gambaran dari DFD level 2 dari sub proses puskesmas. [Informasi Puskesmas] User [Request Informasi Puskesmas] 3.

apoteker dan jam operasi dari apotek tersebut.Berikut merupakan gambaran dari DFD level 2 dari sub proses apotek.2 Pengklasifikasi an Apotek Hasil Filter Apotek 5. Informasi yang di berikan berupa informasi lokasi. Berikut merupakan gambaran dari DFD level 2 dari sub proses dokter praktek . . [Request Informasi Apotek] User [informasi Apotek] 5.1 Informasi Lengkap Apotek Membaca Daftar Apotek Apotek [Daftar Apotek] Gambar 3.8 DFD level 2: Subproses Apotek Pada sub proses puskesmas ini menangani proses informasi yang detail dan lengkap dari puskesmas.

[Informasi Dokter Praktek] User [Request Informasi Dokter Praktek] 4.4 Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) atau bisa disebut diagram E-R merupakan model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak.9 DFD level 2: Subproses Dokter Praktek Pada sub proses dokter praktek ini menangani proses informasi yang detail dan lengkap dari dokter praktek. Informasi yang di berikan berupa informasi lokasi dan pelayanan yang diberikan.2 Hasil Filter Dokter Rumah Sakit Pengklasifikasian Dokter Praktek [Daftar Dokter Praktek] Dokter membaca dokter praktek Gambar 3. Diagram E-R merupakan sebuah diagram yang menggambarkan hubungan/relasi antar Entity. berbeda dengan DFD yang merupakan . diagram E-R lebih menekankan pada struktur dan hubungan antar data.1 Informasi Lengkap Dokter Praktek 4. 3.3.

Gambar 3.10 Context Diagram Pelayanan Kesehatan .model jaringan fungsi yang akan dilaksanakan oleh sistem. Conceptual data model dari sistem informasi geografis pelayanan kesehatan di Kota Malang dapat di gambarkan sebagai berikut: dokter id_dokter dokter_puskesmas Puskesmas id_puskesmas det ail dokt er admin us ername pasword Rumah Sakit id_rs apotek_rs Apotek id_apotek sub pelayanan id_s ubpelayanan pelayanan_rs Pelayanan id_pelayanan sub_pelayanan . Conceptual Data Model Conceptual Data Model merupakan konsep yang berkaitan dengan pandangan pemakai terhadap data. a.

begitu juga satu pelayanan bisa terdapat di banyak rumah sakit. maksudnya: satu rumah sakit bisa terdiri dari lebih dari satu doter. Tabel admin tidak mempunyai hubungan cengan tabel lain. Hubungan tabel dokter dengan puskesmas adalah one to many. maksudnya: satu puskesmas dapat memiliki lebih dari satu dokter. karena admin berfungsi untuk mengakses akun administrator untuk manajemen data. begitu juga satu dokter bisa bekerja di lebih dari satu rumah sakit. 5. maksudnya: satu rumah sakit memiliki lebih dari satu pelayanan. . tapi tidak semua apotek berada di rumah sakit. Hubungan tabel rumah sakit dengan tabel apotek adalah one to many. maksudnya: satu rumah sakit memiliki satu apotek. Hubungan tabel rumah sakit dengan tabel pelayanan adalah many to many. 3. 2. Hubungan tabel dokter dengan tabel rumah sakit adalah many to many.Hubungan antar tabel dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. 4.

DOKTER ID_DOKTER NAMA_DOKT ER KEAHLIAN KET ER ANGAN ALAMAT NO_TELPON LATIT U DE LONGITUDE POIN_D OKTER FOTO varc har(10) long varc har long varc har long varc har varc har(50) varc har(12) numeric numeric varc har(20) varc har(50) dalam aliran data yang ID_DOKT ER = ID_DOKTER ADMIN USERNAM E varc har(50) PASWOR D varc har(20) PUSKESMAS ID_PUSKESMAS varchar(10) NAMA_PUSKESMAS long varchar ALAMAT varchar(50) NO_T ELPON varchar(12) POIN_PU SKESM AS varchar(20) FOTO varchar(50) LATITUDE numeric LANGITU D E numeric ID_DOKT ER varchar(10) PELAYANAN long varchar I D_DO KT ER = I D_DOKTER APOTEK DETAIL_DOKTER ID_RS varchar(10) ID_DOKTER varchar(10) ID _APOTEK N AMA_APOTEK ALAMAT KET ERANGAN JAM_OPERASI LATIT UDE LONGITUDE POIN_APOTEK F OTO JENIS_APOTEK R ATING_APOTEK varc har(10) long varc har varc har(50) long varc har varc har(10) numeric numeric varc har(20) varc har(50) varc har(50) numeric I D_RS = I D_RS I D_APOT EK = I D_APO TEK RUMAH_SAKIT ID_RS NAMA_RS ALAMAT_RS RATING NO_TELPON JENIS_RS POIN_RS FOTO LATITUDE LONGITUDE ID_APOTEK varc har(10) long varc har varc har(50) < undefined> varc har(12) varc har(20) varc har(20) varc har(50) numeric numeric varc har(10) PELAYANAN ID_PELAYANAN NAMA_PELAYANAN DESKRIPSI FOTO ID_SUBPELAYANAN I D_SUBPELAYANAN = ID_SUBPELAYANAN I D_PELAYANAN = ID_PELAYANAN I D_SUBPELAYANAN = ID_SUBPELAYANAN varchar(10) long varchar long varchar varchar(50) varchar(20) PELAYANAN_RS ID_RS varc har(10) I D_RS = I D_RS ID_PELAYANAN varc har(10) ID_SUBPELAYANAN varc har(20) SUB_PELAYANAN ID_SUBPELAYANAN NAMA_SUBPELAYANAN DESKRIPSI FOTO varchar(20) varchar(50) long varchar varchar(50) . Gambar 3. Tabel Data Dari pemodelan dan perancangan sistem dengan menggunakan DFD dan juga diagram ER dapat dibuat tabel-tabel yang akan digunakan dalam pembuatan WebGis pelayanan kesehatan di Kota Malang. Berikut adalah susunan masingmasing tabel: .Physical Model Phisycal model merupakan tingkatan menggambarkan penyimpanan data secara fisik.11 Physical Model Pelayanan Kesehatan b.

1 Admin Nama Username Pasword Tipe Data character varying(20) character varying(20) Not Null? Yes Yes Primary key? Yes No Tabel 3.3 Puskesmas Nama Id_Puskesamas Nama_Puskesamas Alamat No_telpon Poin_puskesmas Foto Latitude Longitude Tipe Data character varying(50) Text character varying(50) Number character varying(10) character varying(10) Number Number Not Null? Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Primary key? Yes No No No No No No No Tabel 3.2 Rumah Sakit Nama Id_rumah_sakit Nama_Rumah_Sakit Alamat No_telpon Jenis_RS Poin_RS Foto Latitude Longitude Rating Tipe Data character varying(50) Text character varying(50) Number character varying(10) character varying(10) character varying(10) Number Number Number Not Null? Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Primary key? Yes No No No No No No No No No Tabel 3.Tabel 3.4 Dokter Praktek Nama Id_dokter Nama_Dokter Keahlian Alamat No_telpon Keterangan Latitude longitude Nama Poin_dokter Foto Tipe Data character varying(50) Text Text character varying(50) Number character varying(50) Number Number Tipe Data character varying(10) character varying(10) Not Null? Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Not Null? Yes Yes Primary key? Yes No No No No No No No Primary key? .

5 Apotek Nama Id_Apotek Nama_Apotek Alamat Jam_operasi Keterangan Latitude Longitude Poin_apotek Rating_apotek Jenis_apotek Foto Tipe Data character varying(50) Text character varying(50) Number Text Number Number character varying(10) Number character varying(10) character varying(10) Not Null? Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Yes Primary key? Yes No No No No No No No No No No Tabel 3.Tabel 3.6 Pelayanan Nama Id_pelayanan Nama_Pelayanan Tipe Data character varying(10) Text Not Null? Yes Yes Primary key? Yes No .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->