Anda di halaman 1dari 12

EXPENDITURES DURING USEFULL LIFE Ordinary Repairs: pengeluaran untuk memelihara efisiensi operasi dan umur produktif suatu

asset. Kadang disebut juga sebagai revenue expenditures. Perusahaan akan mendebit ke Repair (Maintenance) Expense. Revenue expenditures sering terjadi dengan nilai yang umumnya kecil (tidak material). Additions and Improvements: costs yang terjadi untuk meningkatkan efisiensi operasi, kapasitas produksi atau umur manfaat dari suatu plant assets. Kadang disebut juga sebagai capital expenditures. Perusahaan akan mendebit ke plant asset yang bersangkutan. Capital expenditures jarang terjadi, namun nilainya material.

PLANT ASSETS DISPOSAL Perusahaan akan men-dispose aktiva tetapnya dengan 3 cara: Retirement (penghentian pemakaian), Sale (penjualan), atau Exchange (pertukaran aktiva tetap). Lihat illustration 9-19:

Pada saat perusahaan mendispose aktiva tetapnya, maka: 1. Mencatat beban penyusutan dari terakhir disusutkan sampai dengan tanggal dilakukan disposal. 2. Mengeliminasi asset dengan cara: mendebit Accumulated Depreciation, dan mengkredit aktiva tetap (sebesar harga perolehan) yang di-dispose. Retirement of Plant Assets Cth: Hobart enterprises menghentikan pemakaian printer computer yang memiliki harga perolehan sebesar $32.000. Akumulasi penyusutan sebesar $32.000. Karena telah disusutkan penuh, maka nilai buku aktiva tersebut adalah nol. Jurnal untuk mencatat penghentian pemakaian adalah: Accumulated depreciation-printing equipment 32.000 Printing equipment 32.000 Questions: Bagaimana jika aktiva tersebut telah disusutkan penuh tetapi masih dapat digunakan? Cth lain: Sunset company membuang delivery equipment yang memiliki cost $18.000 dan akumulasi penyusutan sampai dengan tanggal pembuangan sebesar $14.000. JURNAL: Accumulated depreciation-delivery equipment 14.000 Loss on disposal 4.000 Delivery equipment 18.000

Loss on disposal akan dilaporkan dalam income statement di bagian other income and expense. Sale of Plant Assets Perusahaan akan membandingkan nilai buku (book value) asset dengan harga penjualan (proceeds): Jika proceeds > book value, maka akan timbul gain on disposal. Jika proceeds < book value, maka akan timbul loss on disposal. GAIN ON DISPOSAL Cth: tanggal 1 Juli 2011, Wright Co menjual secara tunai office furniture senilai $16.000. Cost $60.000. Sampai dengan tanggal 1 Januari 2011, total akumulasi penyusutan sebesar $41.000. Depresiasi untuk 6 bulan pertama di tahun 2011 adalah $8.000. Jurnal untuk mencatat depresiasi selama 6 bulan pertama: 2011 July 1 Depreciation expense 8.000 Accumulated depreciationOffice furniture 8.000 Lihat illustration 9-20:

Jurnal untuk mencatat penjualan aktiva tetap:

LOSS ON DISPOSAL Cth: masih menggunakan soal di atas, tetapi office furniture dijual secara tunai sebesar $9.000. Lihat illustration 9-21:

Jurnal untuk mencatat penjualan aktiva tetap:

APPENDIX: EXCHANGE OF PLANT ASSETS Biasanya, perusahaan akan mencatat gain (loss) on disposal saat melakukan pertukaran aktiva tetap. Hal ini dikarenakan pertukaran aktiva tetap memiliki commercial substance (substansi komersial). Suatu pertukaran memiliki substansi komersial jika arus kas di masa depan akan berubah akibat dilakukannya pertukaran tersebut. Loss Treatment Cth: Roland Co menukarkan truk lama dengan truk baru ditambah dengan uang tunai. Nilai buku truk lama sebesar $42.000 (cost $64.000 dikurangi $22.000 akumulasi penyusutan). Truk lama perusahaan memiliki nilai pasar wajar $26.000. Untuk memperoleh truk baru, perusahaan harus mengeluarkan uang tunai sebesar $17.000. Lihat illustration 9A-1 dan 9A-2: Cost of old trucks Less: Accumulated depreciation Book value Fair value of old trucks Loss on disposal Fair value of old trucks $26,000 Cash paid 17,000 Cost of new semi-truck $43,000 Jurnal untuk mencatat pertukaran aktiva tetap tersebut adalah: $64,000 (22,000) 42,000 26,000 $16,000

Gain Treatment Cth: Mark Express Delivery akan menukarkan delivery equipment lama ditambah uang tunai sebesar $3.000 dengan yang baru. Nilai buku delivery equipment lama sebesar $12.000 (cost $40.000 dikurangi akumulasi penyusutan $28.000). Nilai pasar wajar delivery equipment lama sebesar $19.000. Lihat illustration 9A-3 dan 9A-4: Cost of old equipment Less: Accumulated depreciation Book value Fair value of old equipment Gain on disposal $40,000 (28,000) 12,000 19,000 $ 7,000

Fair value of old equipment $19,000 Cash paid 3,000 Cost of new equipment $22,000 Jurnal untuk mencatat pertukaran aktiva tetap tersebut adalah:

NATURAL RESOURCES Natural resources terdiri atas perhutanan (standing timber) dan sumber daya yang digali dari tanah, seperti minyak, gas, dan mineral. Dalam IFRS, perhutanan dikelompokkan sebagai aset biologis (biological asset). Apabila belum dipanen/ditebang, maka perusahaan akan mencatat nilainya sebesar penyesuaian terhadap nilai pasar wajar tiap periodenya. IFRS mendefinisikan extractive industries sebagai perusahaan (bisnis) yang terlibat dalam menemukan dan memindahkan sumber daya alam yang berada di dalam atau dekat kulit bumi. Cost adalah seluruh biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh sumber daya alam sampai dengan siap untuk digunakan. Depletion (deplesi) adalah pengalokasian cost sumber daya alam (natural resources) menjadi expense dengan cara yang rasional dan sistematis. Metode deplesi yang digunakan adalah units-of-activity method.

Cth: Lane Coal Company menginvestasikan $5 juta dalam tambang batu bara yang diestimasi memiliki 10 juta ton batu bara dan tanpa nilai sisa. Di tahun pertama, Lane menggali dan menjual 800.000 ton batu bara. Lane menghitung beban deplesi sebagai berikut: Beban deplesi per ton = $5,000,000 10,000,000 = $.50 Beban deplesi untuk tahun pertama = $.50 x 800,000 = $400,000

FINANCIAL STATEMENT PRESENTATION Lihat illustration 9-23:

Sumber daya alam yang telah digali tetapi belum dijual akan dicatat sebagai inventory dalam current asset. INTANGIBLE ASSETS Adalah hak, hak istimewa, dan keunggulan kompetitif yang tidak memiliki wujud/bentuk. Jika intangible asset (aktiva tidak berwujud) memiliki umur yang terbatas (definite life),

maka perusahaan akan mengalokasikan cost-nya menjadi expense sepanjang umur manfaatnya. Ini yang disebut sebagai amortisasi (amortization), biasanya menggunakan metode straight line. Untuk intangible asset yang umurnya tidak terbatas (indefinite life), tidak akan di-amortisasi. Jenis-jenis intangible assets: patent (hak paten), copyrights (hak cipta), trademark dan trade names (merk dagang dan nama dagang), franchise dan license, serta goodwill. Patents Adalah hak eksklusif untuk memproduksi, menjual atau mengontrol suatu penemuan (invention) untuk sejumlah tahun sejak hak paten diperoleh. Umur hukum paten adalah 20 tahun. Perusahaan akan mengamortisasi paten sepanjang umur hukumnya atau umur manfaatnya, mana yang lebih pendek. Biaya hukum yang dikeluarkan untuk mempertahankan paten akan dikapitalisir ke akun patent (menambah cost dari hak paten). Cth: National labs membeli patent senilai $60.000. Umur manfaat adalah 8 tahun, amortisasi tahunan sebesar $7.500, berasal dari $60.000 : 8 tahun. Jurnal: Dec 31 Amortization expense-patents 7.500 Patents 7.500 Amortization expense akan dilaporkan sebagai operating expense di dalam income statement.

Copyrights Adalah hak eksklusif yang diberikan kepada pemilik untuk mereproduksi dan menjual karya seni, seperti: pertunjukan, karya literature, gambar, foto, dll. Copyrights akan diberikan selama umur penciptanya ditambah 70 tahun kemudian. Copyrights akan diamortisasi sepanjang umur manfaatnya. Trademarks and trade names Adalah suatu kata, slogan, bunyi, atau symbol yang mengidentifikasi perusahaan atau produk tertentu. Umurnya adalah 20 tahun dan dapat diperpanjang, sehingga tidak akan diamortisasi. Franchise and License Adalah perjanjian kontrak antara franchisor dengan franchisee. Franchise dengan umur yang terbatas akan diamortisasi sedangkan yang umurnya tidak terbatas tidak akan diamortisasi. Goodwill Termasuk kemampuan manajemen yang luar biasa, lokasi yagn strategis, hubungan yang baik dengan pelanggan, karyawan yang trampil, produk yang berkualitas tinggi, dll. Goodwill dicatat saat terdapat transaksi yang melibatkan pembelian suatu perusahaan. Goodwill adalah selisih antara harga beli dengan nilai pasar wajar dari perusahaan yang dibeli. Goodwill tidak diamortisasi.

Research & Development Costs Adalah pengeluaran yang terkait dengan paten dan copyrights, seperti: produk baru, ide, proses, formula, dll. Biaya yang terkait dengan penelitian (research) selalu dicatat sebagai expense pada saat terjadinya. Biaya yang terkait dengan pengembangan (development) akan dicatat sebagai expense, kecuali jika pengembangan tersebut dapat mencapai kelayakan teknologi (menghasilkan suatu penemuan yang baru) maka akan dicatat sebagai development cost. Cth: Laser Scanner Company telah menghabiskan $1 juta dalam penelitian dan $2 juta untuk pengembangan produk baru. Dari biaya pengembangan sebesar $2 juta, $500.000 terjadi sebelum kelayakan teknologi tercapai dan sisanya $1.500.000 muncul setelah kelayakan teknologi telah didemonstrasikan. Jurnal yang akan dibuat oleh perusahaan: Research expense 1.000.000 Development expense 500.000 Development costs 1.500.000 Cash 3.000.000 STATEMENT PRESENTATION AND ANALYSIS PRESENTATION Lihat illustration 9-24:

ANALYSIS Lihat illustration 9-25:

Berarti: untuk tiap $1 yang diinvestasikan dalam assets, dapat menghasilkan penjualan sebesar . Bila perusahaan dapat menggunakan asetnya secara efisien maka akan menghasilkan tingkat penjualan yang tinggi.