Anda di halaman 1dari 164

KULIAH AGAMA SATU

MATERI KULIAH AGAMA 1 PERTEMUAN 1-8

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KHALIK DAN MAKHLUK MANUSIA RUANG LINGKUP AGAMA AGAMA ISLAM TAUHID RUKUN IMAN

PENGANTAR KULIAH
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Diketahui dan dipahami (aspek kognitif) Diyakini dan diimani Dicintai (aspek afektif), dan Diamalkan (psikomotorik)

Tujuan Pendidikan Islam


Sebagai Seorang Muslim Pengetahuan dan Pemahaman Keimanan Pengalaman Kecintaan

P A I

AJARAN ISLAM

Menjadikan Al-Quran dan Al-hadits sebagai petunjuk dalam: Sebagai Mahasiswa/ Sarjana
Memotivasi penelitian dan pandangan terhadap pengetahuan Landasan pemikiran penelitian dan pengembangan ilmu

ANJURAN BELAJAR ILMU AGAMA ISLAM

ANJURAN MENCARI ILMU SECARA UMUM


Mencari ilmu wajib bagi setiap Muslim',


'Carilah ilmu meskipun hingga ke negeri Cina',

Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.

)(
'Pencari ilmu karena Allah lebih utama di sisi Allah dibanding dengan mujhid di jalan Allah.(HR. al-Dailami dari Anas).

Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. (Q.s. Fathir (35) :28)

Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. (Q.S. ALTaubah (9):122)

Hadits Nabi

(
Rasulullah saw bersabda: Barang siapa yang Allah kehendaki baik, maka Allah memahamkannya dalam agama (HR alBukhari dan Muslim)

Siapa yang dikehendaki baik oleh Allah, maka akan difahamkan dalam agama

Rasulullah saw bersabda: Para malaikat benar-benar membentangkan sayap (merahmati) bagi penuntut ilmu, karena ridha dengan yang dilakukan

(Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

Kepada umat yang berkumpul dalam satu rumah Allah, mereka membaca kitab Allah dan mengkaji di antara mereka, maka akan turun sakinah, rahmat akan melingkupi mereka, malaikat kan merengkuh dan Allah menyebutkan mereka di sisinya

Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dari hamba-Nya tetapi tercabutnya ilmu dengan meninggalnya ulama sehingga tidak tersisa orang alim yang dapat dijadikan pemimpin kecuali kepada orang bodoh, mereka meminta fatwa kepada mereka lalu mereka berfatwa tanpa didasari ilmu, jadilah mereka sesat dan menyesatkan

Para ulama adalah pewaris nabi, para nabi tidak meninggalkan dinar atau dirham, mereka meninggalkan ilmu, maka siapa yang mengambilnya akan mendapat bagian yang melimpah (banyak)

Keutamaan seorang alim dibandingkan dengan seorang ahli ibadah (tanpa ilmu) seperti keutamaanku tas orang yang paling rendah di antara kalian

dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan."

MULTI NIAT MENCARI ILMU


Mendapatkan rahmat dari Allah dan para malaikat, Mendapatkan pahala dari sisi Allah Berharap mendapatkan ampunan Allah Mengharapkan hidayah Allah Mengharapkan pahala penganjur kebaikan Mengharapkan kedudukan tinggi di sisi Allah. Mengharapkan hidayah Allah. Dll.

Allah dan para Malaikat, bahkan semut di lubangnyam hingga ikan di laut mendoakan para pengajar ilmu kepada manusia

Para malaikat membentangkan sayapnya bagi pencari ilmu, ridha dengan yang dilakukannya

Kaum yang duduk menyebut Allah Taala, maka sebuah panggilan dari langit bangkitlah, kalian telah diampuni
`

Siapa yang mengajak kepada petunjuk, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala-pahala orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikit pun

PEMBAGIAN DAN SISTEMATIKA AJARAN AGAMA ISLAM

ALQURAN

ASSUNNAH

RASULULLAH SAW
ISLAM

AQIDAH

SYARIAH

AKHLAK

AKIDAH
Rukun Iman
Iman kepada: Allah Malaikat Kitab-kitab

Bentuk Akidah
Rububiyyah Uluhiyyah Itiqad Qauli

Rasul
Hari Akhir Taqdir

Shifati
Amali

Ibadah:
Pengadilan Muamalah

Penyem belihan

Munakahah

SYARIAH
Makanan /minuman

Mawarits

Jinayat Hudud

Fikih Siyasah

Jihad

PEMBAGIAN KAJIAN ISLAM

KHALIK DAN MAKHLUK

AL-KHALIQ

PENCIPTA

MAKHLUQ

Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?

MAKHLUK

MAKHLUK
NYATA
DAPAT DITANGKAP INDERA

GHAIB
KEBERADAANNYA DIPERCAYAI DG IMAN HAKIKI

NISBI
Kelahiran
Kematian Jodoh Dsb.

MANUSIA Planet Flora Fauna

Roh Alam Barzah Surga dsb

mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan ( menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka,

Al-Asmaul Husna

Allah mempunyai Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Q.s. al-Araf (7): 180).

MANUSIA DALAM AL-QURAN

MANUSIA
Makhlq (ciptaan), Mukallaf (yang dibebani kewajiban), Mukarram (yang dimuliakan), Mukhayyar (yang dipilih atau mempunyai pilihan), Natiqh (yang bertutur), dan lain-lain

materi mempunyai kebutuhan-kebutuhan material,

immateri mempunyai kebutuhan spiritual

Penyebutan Manusia dalam alQuran


1. 2. 3.

Insn, ins, ns, atau uns Basyar atau al-Basyar Bani Adam, dan dzurriyat Adam

Insn, ins, ns, atau uns


Berbeda satu dengan yang lain, akibat perbedaan fisik, mental, dan kecerdasannya. Banyak lupa, ketika menghadapi kesulitan hidup, hati mereka berguncang Makhluk yang dibebani tugas dan tanggung jawab, Seluruh totalitasnya, jiwa dan raga. Makhluk yang diberi ilmu pengetahuan dan mengajarkannya kepada manusia lain Menunjukkan perbedaannya dengan makhluk lain dari sudut penerimaan ilmu.

Bani Adam, dan Dzurriyat Adam

Menunjukkan penghargaan intelektual (berakal, mempunyai kecerdasan tinggi), berbeda dengan makhluk lain

Basyar atau al-Basyar


Aspek biologis, kulitnya tampak jelas, dan berbeda dengan kulit binatang. Mengisyaratkan pada proses kejadiannya melalui tahap-tahap tertentu sehingga mencapai tahap kedewasaan. Menunjukkan pada kedewasaan dalam kehidupannya, yang menjadikannya mampu memikul tanggung jawab

TUGAS MANUSIA
Menguasai dan mengelola bumi
(Khalifah fi alArdhi)

Melestarikan alam (rahmatan lil lamn

Potensi Manusia
Diciptakan dalam bentuk terbaik Diberi kelebihan dibandingkan dengan makhluk lain. Memiliki potensi positif, bersyukur, bersabar, belas-kasih yang tinggi, selalu bertobat, selalu berlaku jujur, benar, dan terpercaya. Dll.

Kecenderungan Negatif Manusia


Berlaku zalim dan mengingkari nikmat Memiliki sifat banyak membantah Sering berkeluh kesah, kikir, dll.

PENGGOLONGAN MANUSIA (Segi Baik dan Buruknya) Muttaqin (orang-orang bertakwa), Muhsinin (orang-orang baik) Tawwabin (orang-orang yang bertaubat), Mutathahhirin (orang-orang yang menyucikan diri), almaghdhubi 'alaihim (yang dimurkai Tuhan), al-Dhallin (orang-orang yang sesat), kafirin (orang-orang yang mengingkari Allah), munafiqin (orang-orang munafiq), fasiqin (orang-orang fasik),

Shabirin (orang-orang yang sabar),

Muqsithin (orangorang yang berlaku adil), Mutawakkilin (orangorang yang menyerahkan diri), ashhabul yamin atau ashhabul maimanah (orang-orang kelompok kanan), Khairul bariyyah (sebaik-baik makhluk), dll.

Mufsidin (orang-orang yang melakukan kerusakan),

Mustakbirin (yang menyombongkan diri), Musrifun Kadzdzab (yg berlebihan lagi pendusta), ashhabusy syimal (kelompok kiri), syarrul bariyyah (kelompok makhluk buruk), dll.

Pembagian Manusia (Sisi penerimaan, ketundukan, dan kepatuhan menjalankan perintah Allah)
Kelompok yang menganiaya diri sendiri (zhalimun linafsihi), Kelompok pertengahan (Muqtashidun), Kelompok yang lebih dahulu berbuat kebaikan (Sabiqun bil khairat),

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP AGAMA

AGAMA

(RELIGI)

AGAMA
Berasal dari Bahasa Sanskrit): a = tidak gam = pergi tidak pergi, tetap di tempat, diwarisi secara turun-menurun (sifat agama).

Berarti teks atau Kitab suci agama mempunyai kitab suci


Berasal dari kata gam = tuntunan krn agama mengandung ajaran-ajaran yang menjadi tuntunan bagi penganutnya

RELIGI
Relegere (Bahasa Latin): mengumpulkan; membaca, mengikat
Agama merupakan kumpulan cara-cara mengabdi kpd Tuhan yg terkumpul dlm Kitab Suci yang hrs dibaca.
Religare (Bahasa Latin) : mengikat Agama mempunyai sifat mengikat. Dlm agama terdpt ikatan antara roh manusia dengan Tuhan Agama juga mengikat manusia dg Tuhan. "IKATAN" Ikatan tsb berpengaruh besar terhdp kehidupan manusia sehari-hari. Ikatan tsb berasal dari kekuatan yang lebih tinggI dari manusia (kekuatan ghaib)

DEFINISI AGAMA
Pengakuan terhadap adanya hubungan manusia dengan kekuatan ghaib yang harus dipatuhi. Pengakuan terhadap adanya kekuatan ghaib yang menguasai manusia. Mengikatkan diri pada suatu bentuk hidup yang mengandung pengakuan pada suatu sumber yang berada di luar diri manusia dan yang mempengaruhi perbuatanperbuatan manusia.

Kepercayaan pada suatu kekuatan ghaib yang menimbulkan cara hidup tertentu. Suatu sistem tingkah laku yang berasal dari suatu kekuatan ghaib. Pengakuan terhadap adanya kewajibankewajiban yang diyakini bersumber pada suatu kekuatan ghaib. Pemujaan terhadap kekuatan ghaib yang timbul dari perasaan lemah dan perasaan takut terhadap kekuatan misterius yang terdapat dalam alam sekitar manusia. Ajaran-ajaran yang diwahyukan Tuhan kepada manusia melalui seorang Rasul.

Unsur-unsur Agama

Kekuatan Ghaib. Keyakinan manusia. Respons yang bersifat emosional dari manusia. Paham adanya yang kudus (the sacred) dan suci.

PEMBAGIAN AGAMA

PEMBAGIAN AGAMA
Agama wahyu, munazzal Agama Samawi, Agama Langit, Agama Profetis, atau Revealed Religions Agama Ardhi/ WadhI/ Bumi/ Filsafat/Natural Religions/ Alam, dan Non-revealed Religions,

Agama Yahudi, Agama Nasrani, dan Agama Islam.

Hindu, Budha, Kong Hu Cu, Shinto, dan lain-lain

YAHUDI DAN NASRANI DEWASA INI

SEMI SAMAWI

Telah diubah, dibolakbalikkan, tidak asli

Ciri dan Perbedaan Agama Samawi dan Ardhi


Berasal dari wahyu, Konsep ketuhanannya monoteisme mutlak (tauhid). Disampaikan oleh Nabi/Rasul. Mempunyai kitab suci yang autentik, Ajarannya bersifat tetap Kebenarannya bersifat universal
Hasil fikiran dan atau perasaan manusia. Tidak disampaikan oleh Rasul. Pada umumnya tidak memiliki kitab suci, kalau ada, kitabnya telah mengalami perubahan Ajarannya dapat berubah-ubah Konsep ketuhanannya dinamisme, animisme, atau politeisme, paling tinggi monoteisme-nisbi. Kebenaran prinsip-prinsip ajarannya tak tahan terhadap kritik akal,

FAEDAH AGAMA BAGI MANUSIA


Dapat mendidik jiwa manusia menjadi tenteram, sabar, tawakkal, dsb. Dapat memberi modal kepada manusia untuk menjadikannya berjiwa besar, kuat, dan tidak mudah ditundukkan oleh siapa pun. Dapat mendidik manusia berani menegakkan kebenaran dan takut melakukan kesalahan. Dapat memberi sugesti kepada manusia agar tumbuh sifat rendah hati, sopan santun, hormatmenghormati, dsb, terjauhkan dari perangai buruk seperti sombong, congkak, riya, dan sebagainya.

AGAMA ISLAM

PENGERTIAN ISLAM

IS
L A M

aslama ( = ) menjaga dalam keadaan baik; mengusahakan agar tak ada salah/cacatnya. aslama ( = ) menjaga dalam keadaan baik; mengusahakan agar tak ada salah/cacatnya. Salima ( = ) dalam keadaan baik; sejahtera, tidak ada salah/cacat; selamat Salm - silm = kedamaian, kepatuhan, penyerahan diri sejahtera, tidak bercela, selamat, damai, patuh, berserah diri.

Taat atau patuh dan berserah diri kepada Allah, dengan penyerahan diri itu terwujudlah salam. Inti salam adalah selamat dan senang. Naluri manusia dan makhluk hidup lain berupaya mewujudkannya.

Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepadaNya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.

ISlLAM BUKAN MUHAMMADISM


Nama Islam diberikan langsung oleh Allah. Muhammadism tidak dikenal dalam al-Quran dan Hadits. Islam bukan merupakan isme (faham/aliran) yang dikaitkan dengan pencetus faham itu. Istilah tsb mengarah kepada kultus individu.

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu), dan dia di akhirat termasuk orangorang yang rugi.

PENGERTIAN IMAN
Bahasa

"Membenarkan at-Tashdiq dg hati"


Istilah (Hakikat Iman)

,
Ungkapan dg lidah, pembenaran dg hati, dan perbuatan dg anggota Membenarkan dg hati semua yg dibawa oleh Rasulullah saw.

BENTUK UNGKAPAN IMAN


Ucapan /lisan Penetapan hati (Qalbu) Realisasi/amal perbuatan (Jawrih)

TAUHID

PENGERTIAN TAUHID ( )
Mengesakan (Bahasa) Iktikad atau keyakinan bahwa Allah adalah Esa; Tunggal; Satu: Dzat, Sifat, Perbuatan, Tiada sekutu bagi-Nya (Istilah)

Definisi:
Ilmu yg mempelajari bagaimana
bertauhid dg baik dan benar sesuai dg petunjuk al-Quran dan Hadits. Ilmu yg mempelajari tentang sifat-sifat yg wajib bagi-Nya dan yg wajib ditiadakan pada-Nya.

RUANG LINGKUP PEMBAHASAN ILMU TAUHID


Hal-hal yg berhubungan dg
ALLAH, TAKDIR
UTUSAN ALLAH, MALAIKAT, NABI DAN RASUL, KITAB SUCI KITAB SUCI, SURGA DAN NERAKA

Titik Beratnya Ke-Esaan Allah

RUKUN IMAN

RUKUN IMAN
Hadits Nabi ) (
Malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul, dan hari kemudian, dan dg qadar, baik dan buruknya (HR Muslim)

Iman adalah engkau beriman kepada Allah,

IMAN KEPADA ALLAH

IMAN KEPADA ALLAH


Meyakini secara mantap dalam hati bahwa Zat Allah itu benar-benar ada, yang menciptakan semesta dan isinya tanpa sekutu, memiliki seluruh sifat kesempurnaan, suci dari berbagai sifat kekurangan dan cela, tidak ada ciptaan-Nya yang menyerupai dan menyamai-Nya, yang berhak disembah satu-satunya tanpa ada sekutu bagi-Nya.

CARA IMAN KEPADA ALLAH


1.

2.
3.

Meyakini adanya Allah. Meyakini ke-Esaan Allah. Meyakini bahwa Allah bersifat sempurna, suci dari sifat kekurangan, suci dari sifat penyerupaan dg makhluk-Nya.

Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.

Q.s. al-Hijr:85

Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah". Lalu jadilah ia. (Q.s. al-Baqaah (2):117)

SIFAT-SIFAT/
ASMA ALLAH
antara lain:

TERHIMPUN DALAM

AL-ASMAUL HUSNA (Yg masyhur)`

Allah memiliki 99 nama, siapa yang menghitungnya (menjadikannya sebagai sifatnya) maka masuk surga

PEMBAGIAN TAUHID

RUBUBIYYAH

Meng-Esakan Tuhan, sebagai Pemelihara, Pencipta, Raja, Pengatur, Pemberi rezki, Yang Menghidupkan, dsb Meng-Esakan Tuhan, Dzat, Sifat, Perbuatan, tiada Tuhan selain Allah, dsb.
Meng-Esakan perbuatan Tuhan; Merealisasikan tauhid dlm amal perbuatan, meneladani perbuatan Tuhan

ULUHIYYAH

AF'AL/ 'AMALI

'UBUDIYYAH

yg berhak disembah hanya Allah, Beribadah ikhlas semata krn Allah Sifat-kesempurnaan hanya ada pada diri Allah Meneladani sifat-sifat Allah

SIFATI

QAULI

Mengikrarkan ke-Esakan Pengakuan iman dengan lisan

Hikmah Iman Kepada Allah


1.

2.

3.

Mencari tahu, mengenali-Nya, mencintai-Nya, mengagungkan, mentaati perintah dan menjauhi larangan-Nya, mendekatkan diri kepada-Nya Kekuatan batin, ketabahan, keberanian dan harga dirinya akan timbul karena ia hanya menyandarkannya kepada Allah. Rasa aman, damai, dan tenteram dalam jiwa karena telah menyerahkan dirinya kepada Allah.

4.

5.

Merasakan keagungan dan kekuasaan Tuhan sehingga melahirkan rasa takut dan berharap, selalu berusaha mendekatkan diri kepada-Nya dengan cara melakukan semua yang diperintahkan dan menjauhi larangannya. Menyempurnakan kecintaan terhadap Allah, serta mengagungkan-Nya sesuai dengan nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya yang Maha Tinggi.

IMAN KEPADA MALAIKAT

IMAN KEPADA MALAIKAT


Pembenaran yang mantap bahwa Allah memiliki malaikat, makhluk mulia yang diciptakan dari nur (cahaya), mereka senantiasa bertasbih, tidak pernah durhaka kepada Allah, mereka berbeda dengan manusia, tidak makan, minum, tidur, atau malas, senantiasa menegakkan berbagai tugas Allah yang diemban mereka.

BENTUK IMAN KEPADA MALAIKAT


Mengimani wujud mereka secara global. Mengimani mereka yang diketahui namanamanya, seperti Jibril, dsb dan yang tidak diketahui secara global. Mengimani sifat-sifat mereka secara global. Mengimani tugas-tugas yang diperintahkan Allah kepada mereka,.

Sifat-sifat/Hakikat Malaikat (dalam nash):


Diciptakan dari cahaya Kadang-kadang bersama manusia Dapat mengubah ujud Memiliki potensi untuk dapat melakukan perbuatan yang menyalahi kebiasaan. Senantiasa tunduk patuh pada perintah Allah. Senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Tidak berkeluarga dan berketurunan. Menyampaikan pesan ilahi kepada manusia Memiliki kemampuan jelajah menembus berbagai dimensi kealaman. Diciptakan sebelum manusia Senantiasa, takut, tidak melakukan maksiat, dan senantias beribadah. Memiliki sejumlah 'sayap'. Jumlahnya hanya Allah yg mengetahui.

NAMA-NAMA MALAIKAT
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

(Sebagaimana dihafal umat Islam)


JIBRIL - Menyampaikan wahyu kepada para Nabi dan Rasul. MIKAIL - Membagi rezeki kepada seluruh makhluk, di antaranya menurunkan hujan. ISRAFIL - Meniup sangkakala (terompet) pada hari kiamat IZRAIL - Mencabut nyawa seluruh makhluk MUNKAR Menanyai manusia di alam kubur. NAKIR - Menanyai manusia di alam kubur. RAQIB - Mencatat amal baik manusia ATID - Mencatat amal buruk manusia Malik - Menjaga neraka. RIDWAN - Menjaga sorga.

10.

Nama-nama Malaikat (yang lain)


Malaikat Zabaniyah - Malaikat penyiksa dalam neraka Hamalatul Arsy - Malaikat pembawa Arsy Allah. Malaikat Rahmat Malaikat Kiraman Katibin - Pencatat amal baik dan buruk Malaikat Harut dan Marut . Dan lain-lain.

Malaikat diciptakan dari nur

HIKMAH IMAN KEPADA MALAIKAT

Antara Lain:
Mengetahui keagungan Allah, kekuatan-Nya, dan kekuasaan-Nya. Kebesaran makhluk-Nya (Malaikat) pada hakikatnya adalah dari keagungan Pencipta. Syukur kepada Allah atas perhatian-Nya terhadap manusia sehingga menugasi malaikat untuk memelihara, mencatat amal-amal dan berbagai kemaslahatan lain. Meneladani ketundukannya kepada Allah. Ada rasa malu karena perbuatannya diawasi dan dicatat. Mengenal kitab, rasul, dan seluruh misi yg diemban

Malaikat diciptakan dari nur, Jin dari api, dan Adam sebagaimana yang anda ketahui

IMAN KEPADA RASUL

IMAN KEPADA NABI DAN RASUL NUBUWWAH


Mempercayai bahwa Allah telah menentukan manusia pilihan sebagai utusan-Nya yg bertindak sebagai perantara antara Allah dg manusia, bertugas untuk menyampaikan wahyu yg diterimanya dan menunjukkan jalan yg lurus, menuntun, memimpin, dan membimbing mereka kepada jalan kebahagiaan dunia dan akhirat.

TUGAS RASUL dan KEBUTUHAN MANUSIA TERHADAP ADANYA RASUL


Antara lain:

Penyampai syariat kepada manusia. Menjelaskan makna nash yg diturunkan kepada umatnya. Membimbing, menuntun umat kepada kebaikan dan menghindari keburukan.

SIFAT RASUL
1.
2.

3.
4.

Ash-Shidq (Benar). Amanah (dapat dipercaya). Fathanah (Cerdas/tangkas). Tabligh (Menyampaikan).

BENTUK IMAN KEPADA RASUL


Mengimani bahwa risalah para rasul benar

benar dari Allah, yang mengingkarinya berarti kafir. Mengimani nama-nama mereka yang disebutkan nama-namanya dalam al-Quran maupun tidak. Membenarkan berita-berita mereka. Mengamalkan syariat Nabi Muhammad

Ulul Azmi

Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolaholah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik. (Q.s. al-Ahqaf:35(

Nama Nabi Ulul Azmi selain Nabi Muhammad saw.

Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri), dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putera Maryam,(Q.s. al-Ahzab:7),

Hikmah Iman kepada Rasul


Antara lain:

Dapat mengetahui dan mempraktekkan syariat Allah Mencintai, mengikuti anjuran, dan meneladani, serta memegang teguh syariat yg dibawanya. Menebalkan rasa toleransi beragama Mempertebal keimanan kepada Allah. Memberi keyakinan bahwa missi para rasul adalah untuk membahagiakan umat manusia

IMAN KEPADA KITAB ALLAH

IMAN KEPADA KITAB ALLAH


Meyakini dan membenarkan bahwa Allah mempunyai kitab-kitab yang diturunkan kepada hamba-hamba-Nya dengan kebenaran yang jelas, bahwa ia adalah kalam Allah secara hakiki sebagaimana yang Dia kehendaki.

IMAN KEPADA KITAB

Mengimani bahwa kitabkitab tersebut benar-benar diturunkan dari Allah

Mengimani kitab-kitab yang sudah diketahui namanya dan yang tidak

Membenarkan seluruh isi alQuran, dan terhadap yg lain hanya bersifat global

Seluruh kitab terdahulu telah dinasakh oleh al Quran

IMAN KEPADA KITAB

KITAB ALLAH
Firman-firman Allah yg diwahyukan kepada para rasul melalui perantara Malaikat Jibril untuk disampaikan kepada manusia.

CARA KITAB/ WAHYU ILAHI DITURUNKAN

Sekaligus Berangsur

C a r a

Lisan/hafalan Tulisan

b e n t u k

MALAIKAT JIBRIL

PARA RASUL

JUMLAH KITAB SUCI


Sejumlah Rasul

Disebutkan namanya dalam al-Qur'an


Taurat Zabur Injil
Quran Secara Global sekadar tashdiq

Ibrahim Musa

masih ada nama dan gakikatnya Secara Rinci Mengimani dan mengamalkan isinya

URGENSI KITAB SUCI BAGI MANUSIA

Antara lain:
1.

2. 3.

Manusia memerlukan bantuan Tuhan untuk mencapai kehidupan kesejahteraan yg hakiki. Sebagai penyambung lidah Tuhan Sebagai hujjah (bukti) sehingga tidak mudah manusia mengingkarinya.

KEDUDUKAN AL-QURAN TERHADAP KITAB SAMAWI SEBELUMNYA

Antara lain :
1.

2.

3.

Al-Quran telah me-nasakh kitab-kitab lain Al-Quran sebagai penjaga, pemelihara dan saksi terhadap kitab-kitab sebelumnya. Tasyri' Islam berlaku umum bagi manusia.

HIKMAH IMAN KEPADA KITAB Antara lain:


1. 2.

3.

4. 5. 6.

Dapat mengenal Allah, mengetahui janji dan ancaman-Nya Mengenal dan mengimani rasul pembawa kitab suci, dan malaikat pembawanya serta isi misi yg diembannya. Menumbuhkan rase untuk mencintainya, kemudian mengikuti ajaran-ajarannya. Meneladani dan berpegang teguh pada ajarannya. Mendidik toleransi terhadap pemeluk agama lain. Menumbuhkan keyakinan akan autentisitas dan kesempurnaan al-Quran

IMAN KEPADA HARI AKHIR

IMAN KEPADA HARI AKHIR


Pembenaran terhadap akan berakhirnya kehidupan duniawi dan adanya kehidupan ukhrawi

Rumusan lain:
Meyakini secara mantap tentang benarnya berita Allah dan utusan-Nya akan binasanya dunia ini, adanya tanda-tanda yang terjadi sebelumnya, serta berbagai kesulitan dan perbedaan keadaan saat terjadinya. Juga membenarkan berita-berita tentang berbagai kejadian yang menyertainya terjadi pada hari kiamat, baik nikmat maupun azab, serta berbagai peristiwa besar yang akan terjadi, seperti pembangkitan, mengumpulan, hisab, dan balasan bagi manusia atas perbuatan mereka di dunia

NAMA-NAMA LAIN HARI AKHIR


1. Yaumul Qiyamah/Hari Qiyamat 2. Yaumul ba'ts/Hari Kebangkitan 3. Yaumud Din/Hari pengadilan 4 Yaumul Hasyr/Hari dikumpulkan 5. YaumulHisab/Hari Perhitungan. 6. Yaumul Wa'id/Hari Ancaman 7. Yaumul Hasyrah/Hari Kerugian 8. Yaumul Khuruj/Hari Keluar 9. Yaumul Khulud/Hari kekekalan 10. Yaumul Hisab/ hari Perhitungan
11. Yaumul Jam'/Hari Berhimpun

12. Yaumul Fashl/Hari Perpisahan 13. Darul Akhirah/Kampung Akhirat 14. Darul Qarar/Kampung tempat tingal abadi 15. Darul Khulud/Kampung Kekekalan 16. Al-Waqi'ah/Kepastian terjadinya 17. Al-Qariah/Hentakan sura yg keras. 18. Ath-thammah/Kemalangan yg dahsyat. 19. Al-Ghasiyah/makhluk dalam keadaan pingsang 20. Al-Azifah/Dekat; kepastian datangnya

TANDA-TANDA TELAH DEKATNYA HARI KIAMAT JAUH


TELAH TERJADI
Kelahiran dan Wafat Nabi Muhammad saw, sebagai nabi terakhir, dll

DEKAT
TELAH TERJADI & TERUS TERJADI
Bermegah-megahan masjid, banyak peminum, zina, homoseksual, dll.

SANGAT DEKAT

AKAN TERJADI
Yaju Majuj, munculnya Dajjal, Terbitnya matahari dari barat, dll

Katakanlah: "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.

Barang siapa yang akhir ucapannya la Ilaha illallah, maka is masuk surga.

Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya.

Azab kubur umumnya disebabkan persoalan kencing, karena itu, bersucilah dari kencin

ALAM/TAHAPAN KEHIDUPAN UKHRAWI

MATI
BARZAH/ALAM KUBUR
Pertanyaan Kubur
Siksa kUBUR Nikmat KUBUR

HARI KIAMAT
Hari Kebangkitan/ Ba'ts

Peniupan Sangkakala

Hasyar/mah syar, Wukuf Al-Kuatsar (telaga minuman) Menerima shuhuf

SYAFAAT

Pembeberan Perbuatan di Depan Pelakunya

Hisab,
Timbangan amal /Mizan Ash-Shirath

NERAKA

SURGA

NERAKA

Dan Dialah Allah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari ni`mat.

BEBERAPA NAMA NERAKA


1.Huthamah. 2.Hawiyah, 3.Jahim 4.Saqar 5.Sair 6.Lazha 7.Jahannam

Dan orang-orang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.

Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.

Dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yang kafir neraka yang bernyala-nyala.

Kami berlindung kepada Allah dari panasnya Neraka Jahannam

BERBAGAI KEADAAN SURGA

NAMA-NAMA SURGA
Jannatu and Jannatu naim. Jannatul mawa Jannatul firdaus Drussalam Dral muqamah Drul Akhirat Maqamin Amin

Di dalamnya sesuatu yangt belum dilihat mata, didengar telinga, dan terbesik dalam kalbu manusia

Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipandipan.

Perumpamaan syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman). mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.

Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungaisungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah "salam"

Hikmah Iman Kepada Hari Akhir


Antara lain:
1.

2.

3.

Termotivasi untuk senantiasa mengerjakan kebajikan dan menjauhi larangan-Nya, karena adanya pengharapan kehidupan bahagia yg hakiki dan bayangan pedihnya adzab neraka. Akan sabar dalam menghadapi setiap cobaan dan penderitaan hidup karena penderitaan dan kebahagiaan yg hakiki adalah di akhirat. Memiliki tujuan jelas yg ingin dicapai, yaitu kebahagiaan hidup di akhirat. Membenci perbuatan maksiat dengan rasa takut akan siksa pada hari itu Menghibur orang mukmin tentang apa yang tidak didapatkan di dunia dengan mengharap kenikmatan di akhirat

IMAN KEPADA QADHA DAN QADAR

IMAN KEPADA QADHA DAN QADAR

Mempercayai bahwa tiap-tiap yg terjadi di alam ini adalah dengan takdir, menurut taqdir yg telah ditetapkan Allah Allah yg menjadikan Makhluk-Nya, dg qudrah-Nya, dg ikhtiar dan hikmah-Nya Allah memiliki berbagai aturan dalam menjadikan, menciptakan sunnah-sunah-Nya

Cakupan Iman terhadap Qadha dan Qadar

Allah mengetahui segala sesuatu secara global maupun terperinci, azali dan abadi, baik yang berkaitan dengan perbuatan-Nya maupun perbuatan hamba-Nya. Allah telah 'menulisnya di Lauh Mahfuzh.

Seluruh kejadian tidak lepas atas kehendak Allah, baik yang berkaitan dengan perbuatan-Nya sendiri dan makhlukmakhluk-Nya. Iman kepada takdir tidak menafikan bahwa manusia mempunyai kehendak dan kemampuan dalam berbagai perbuatan yang sifatnya ikhtiyari.

PEMBAGIAN TAKDIR Taqdir Mubram


Ketentuan yang bersifat pasti dan tak dapat diubah, seperti, manusia pasti mati, manusia terlahir sebagai laki-laki atau perempuan, dsb.

Taqdir Muallaq,
Ketentuan berdasarkan situasi dan kondiri, seperti: jika rajin belajar, maka ia akan pandai, yang rajin bekerja dan cerdas akan kaya, dsb.

PERBEDAAN PANDANGAN UMAT ISLAM TENTANG QADAR

QADARIYAH

JABARIYAH

Perbuatan manusia ditentukan oleh manusia

Perbuatan manusia ditentukan oleh Tuhan

Hikmah Iman Kepada Takdir

Antara lain:

Bahwa yg terjadi di alam tidak ada yg tidak diperhatikan Allah. Terciptanya ketenangan jiwa Bersabar saat mendapat musibah, tidak putus asa Tidak lupa daratan saat dalam kegembiraan. Senantiasa berbaik sangka kepada Allah, istiqamah