Anda di halaman 1dari 1

Depth of Burn Injury

Second Degree Characteristic Morphology First Degree Kerusakan hanya pada epidermis, belum sampai lapisan dermal / subcutan. Intact (utuh) ; Masih terpeliharanya water vapor. Fungsi barrier bacteri masih baik. Intact (utuh) Terlihat setelah 24 jam pertama. Karena terkena sunburns, exposure UV ; local pain & erythema (karena vasodilatasi dermal), 2-3 hari sembuh. Skin peels pada 24 jam pertama, normal / akan hilang warna merah pada bagian bawah. 3-5 hari. Tidak ada. Superficial Partial Thickness Kerusakan pada epidermis & beberapad lapisan atas dermis. Absent (tidak ada). Deep Partial Thickness Kerusakan pada epidermis, dermis, hanya menyisakan kulit anggota badan. Absent (tidak ada). Third Degree Full Thickness Kerusakan pada epidermis, dermis, lapisan jaringan subcutaneous, bisa sampai ke otot dan tulang. Absent (tidak ada).

Skin function

Tactile and pain sensors Blisters

Intact (utuh). Terlihat dalam beberapa menit setelah injury, lapisannya tipis dan berisi cairan, akan pecah / remove, nerve ending expose. Kemerahan-pucat, permukaannya basah. 21-28 hari / 43-4 minggu (jika luka dipelihara teratur dan tidak ada komlikasi lainnya). Mungkin ada / terbentuk ; insiden rendah jika dipengaruhi oleh factor genetic.

Intact (utuh) tapi berkurang. Terlihat blister yang berisi cairan, lapisannya flat, terjadi dehidrasi, tissue paper terangkat beberapa helai. Bercak-bercak (mottled) dengan area waxy white, permukaannya kering. 30 hari-beberapa bulan. Insiden tinggi, karena healing yang lambat dapat meningkatkan pertumbuhan jaringan parut, juga dapat dipengeruhi factor genetic.

Absent (tidak ada). Blister jarang ; biasanya lapisannya flat, terjadi dehidrasi, tissue paper mudah terangkat. White, cherry red, blak ; banyak terdiri dari trombosit vein ; permukannya kering dan kasar (tidak basah lagi). Tidak ada penyembuhan, karena daerah sudah rusak berat dan fungsi pada kulit rusak. Dilakukan skin graft ; untuk meminimalisir jaringan parutnya dengan melakukan pembedahan excision, dipengaruhi oleh factor genetic.

Appearance of wound after initial debridement Healing time Scaring