Anda di halaman 1dari 1

SHAUM, secara bahasa berarti menahan diri,sedang menurut istilah Syari adalah menahan diri dari makan, minum,

dan bersetubuh serta segala hal yang dapat membatalkan shiyam itu dengan niat ibadah, dari sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari HUKUM SHAUM, Allah mewajibkan kepada kaum Muslimin untuk melaksanakan shaum pada bulan Ramadhan selama satu bulan penuh. (Tercantum dalam Al-Baqarah : 183. Bagi mereka yang meninggal karena udzur (safar, sakit, menyusui, haidh dan nifas) maka mereka diharuskan untuk menggantinya pada hari yang lain. Sedang bagi mereka yang tidk mampu ( orang tua yang lemah, orang sakit menahun ) maka mereka diperbolehkan untuk membayar fidyah. Sedang bagi mereka yang meninggalkan shaum Ramadhan dengan sengaja, atau bersetubuh di siang hari dengan sengaja, maka mereka terkena kaffarah (denda) berupa shaum selama dua blan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin aau memerdekakan budak.

PEMBATAL SHAUM, diantaranya adalah makan, minum, berzina, murtad, dan sengaja muntah. AMALAN-AMALAN SUNNAH DI BULAN RAMADHAN, para salaf menjadikan Ramadhan sebagai media meningkatkan amalan sunnah. Diantara amalan yang paling banyak dilakukan di bulan ini adalah : membaca Al Quran, bangun malam (tarawih), bersedekah, berbuat kebaikan, melakukan Umrah dan Itikaf. It ikaf,yaitu berdiam diri di dalam masjid dengan niat untuk beribadah kepada allah dan mendekatkan diri kepadanya.yang selalu dilakukan oleh nabi ,adalah sepuluh malam terakhir pada bulan ramadhan. Lailatul qadar,salah satu malam yang terdapat pada bulan ramadhan,di mana malam itu lebih baik dari seribu bulan.pada malam itu malaikat jibril turun ke dunia dengan membawa rahmat dan berkah kepada orang mukmin .tentang waktunya ,rasulullah memberikan sinyal paada malam ganjil di bulan ramadhan,yaitu di sepuluh malam terakhir.