Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Program Semester

: : : :

SMA Matematika XII / IPA Ganjil

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: 2.

Menyelesaikan masalah program linear.

: 2.1. Menyelesaikan sistem pertidaksamaan linear dua variabel. : 1. 2. Mengenal arti sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Menentukan penyelesaian sistem pertidaksamaan linear dua variabel.

Alokasi Waktu A.

: 2 x 45

Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, diharapkan siswa dapat: Mendefinisikan program linier Membuat grafik sistem pertidaksamaan linier dua variabel. Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksaman linier dua variabel dari grafik yang telah dibuat. Menentukan titik optimum Materi Ajar Definisi program linier Program linier adalah suatu cara atau metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah optimasi. Dengan kata lain, program linier merupakan suatu teknik dalam mendapatkan nilai optimum (maksimum atau minimum) suatu fungsi objektif dengan kendala-kendala tertentu. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan linier dua variabel contoh : Berbentuk bangunan apakah sistem pertidaksamaan linear berikut 1. 2x + y 40; x + 2y 40; x 0 ; y 0 masing-masing pertidaksamaan digambarkan pada satu sistem koordinat cartesius. Jawab: Pertidaksamaanya 2x + y 40 x + 2y 40 x0 y0 y Persamaan garisnya l : 2x + y = 40 g : x + 2y = 40 sb. y sb. x Daerah yang diarsir Sebelah kiri garis sebelah kiri garis sebelah kanan garis sebelah atas garis

B.

berbentuk segiempat

o l g Tentukan himpunan (daerah) penyelesaian dari sistem pertidaksamaan berikut 2. x + y 5; 3x + 8y 24; x 0; y 0; x, y R x+y5 titik potong garis x + y = 5 dengan sumbu koordinat: X 0 5 Y 5 0 (x, y) (0, 5) (5,0) Ambil titik uji (0, 0), diperoleh 0 + 0 = 0 5 (benar). Jadi daerah yang memuat titik (0, 0) merupakan daerah penyelesaian. 3x + 8y 24 titik potong garis 3x + 8y = 24 dengan sumbu koordinat: X 0 8 Y 3 0 (x, y) (0, 3) (8, 0) Grafik melalui titik (0, 3) dan (8, 0). Dengan mengambil titik uji (0, 0) diperoleh bahwa daerah dibawah garis 3x + 8y =2 4 merupakan daerah penyelesaian. Untuk x 0 dan y 0 daerah penyelesaian merupakan daerah dikanan sumbu Y dan diatas sumbu X. Grafik kedua persamaan dapat digambarkan dalam satu bidang cartesius disamping.

6 5 4 3 2 HP 1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 x+y5 3x + 8y 24

3. Terjemahkan syarat-syarat berikut kedalam model matematika, kemudian tetntukan himpunan penyelesaian yang memenuhi (i) x dan y masing-masing sama atau lebih dari nol, (ii) jumlah 2x dan y tidak boleh melebihi 6 (iii) jumlah 3y dan 2x kurang dari 12 jawab: model matematika dalam bentuk sistem pertidaksamaan linear (i) x 0 dan y 0 (ii) 2x + y 6 (iii) 2x + 3y < 12

2x + y = 6 2x + 3y < 12 X 0 3 1 0 6 3 Y 6 0 4 4 0 2 Ambil titik selidik (1, 2) maka untuk x010 y020 2x + y 6 2(1) + 2 6 46 2x + 3y < 12 2(1) + 3(2) < 12 8 < 12 y

6 2x + y = 6

2x + 3y = 12

2 4 6 x Jadi himpunan penyelesaian adalah daerah yang diarsir. Menentukan titik optimum 4. Tentukan HP dari 2x + 5y 10 dan 4x + 6y 12 Menentukan titik optimum sama halnya dengan mencari irisan dari kedua pertidaksamaan, caranya kedua pertidaksamaan diubah menjadi persamaan dengan dua variabel. Jawaban: 2x + 5y = 10...(1) |x2| => 4x + 10y = 20 4x + 6y = 12...(2) |x1| => 4x + 6y = 12 4y = 8 y=2 Y = 2 subtitusikan ke-(1) 2x + 5(2) = 10 2x = 10 10 x = 2 jadi titik optimal (2, 2) 5. Nilai maksimum untuk 20x + 30y yang memenuhi sisitem pertidaksamaan x + y 4; x + 3y 6; x 0; y 0 adalah jawaban: titik b diperoleh dengan memotong garis x + y = 4 dan x + 3y = 6 x + 3y = 6 x+ y=4 2y = 2 => y = 1 x=3 titik b(3,1)

y 4 a 3 b c x 4 6 Titik-titik ekstrimnya adalah a(0, 2);b(3, 1);c(4, 0) a(0, 2) => f(a) = 20.0 + 30.2 = 60 b(3, 1) => f(b) = 20.3 + 30.1 = 90 c(4, 0) => f(c) = 20.4 + 30.0 = 80 nilai maksimum f(x, y) = 20x + 30y adalah 90 C. Metode Pembelajaran Ceramah, tanya, jawab, diskusi D. Langkah-langkah Pembelajaran (i) Pembuka Guru menyiapkan mental dan fisik peserta didik (cek kebersihan, kerapian, salam, doa dan cek kehadiran). Guru melakukan appersepsi: Guru mengingatkan kembali tentang pertidaksamaan linier Melalui media (papan tulis) guru menjelaskan dengan singkat tujuan pembelajaran/indikator yang akan dicapai. (ii) Inti Eksplorasi: Siswa mencari soal-soal cerita yang berhubungan dengan sistem pertidaksamaan linier. Elaborasi: Guru dan siswa mendiskusikan cara menyelesaikan sistem pertidaksamaan linier satu variabel dengan grafik kemudian menentukan himpunan penyelesaiannya Guru dan siswa mendiskusikan cara menyelesaikan sistem pertidaksamaan linier dua variabel dengan grafik kemudian menentukan himpunan penyelesaiannya Siswa mengerjakan soal latihan tentang grafik himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan linier dari buku sumber. Guru dan siswa mendiskusikan cara menentukan nilai optimum pertidaksamaan linier dua variabel Konfirmasi: Guru mencek latihan siswa (iii) Penutup a. Peserta didik membuat rangkuman dari materi mengenai sistem pertidaksamaan linear khususnya sistem pertidaksamaan linear dua variabel. b. Peserta didik dan guru melakukan refleksi.

E.

Alat dan Sumber Belajar Sumber : - Buku paket, yaitu buku Matematika SMA Kelas XII Semester Ganjil Jilid 3A, karangan B.K. Noormandiri - Buku referensi lain. Alat : - Laptop - LCD - OHP

F.

Penilaian Teknik Bentuk Instrumen : : tugas kelompok, ulangan harian. uraian singkat.

1. Gambarlah grafik dari penyelesaian dari x + y = -2 y

x -3 -2 -1 -1 -2 -3 x + y = -2

2. Tentukan daerah penyelesaian dari pertidaksamaan dengan x + y 3; x - 3y - 3 0, dan x 0 jawab: Daerah yang diarsir merupakan daerah penyelesaian dari pertidaksamaan linear x + y 3; x - 3y - 3 0, dan x 0

y 3 2 x- 3y - 3 0 1 HP x 0 -1 x+y3 -2 1 2 3 4

3. Diketahui sistem pertidaksamaan: A = {(x, y) | x y + 6 0} B = {(x, y) | 5x + 6y + 30 0} C = {(x, y) | 3x + 2y -12 < 0} D = {(x, y) | 7x - 5y 35 < 0} Tunjukan dengan arsiran, daerah yang memenuhi ABCD y xy+6=0 6 3x + 2y -12 = 0

-6

-4

-2

-2 5x + 6y + 30 = 0 -5 -6 7x - 5y 35 = 0

4. Nilai maksimum f(x,y) = 3x + 4y didaerah yang diraster adalah.....

2 a 1

b c 1

Jawaban Persamaan garis melalui titik (1, 0) dan (0, 2) adalah 2x + y = 2 Persamaan garis melalui titik (3, 0) dan (0, 1) adalah x + 3y = 3 2x + y = 2 |x1| 2x + y = 2 x + 3y = 3 |x2| 2x + 6y = 6 -5y = -4 y = 4/5 x = 3/5 titik B (3/5, 4/5) titik a(0, 1); b(3/5, 4/5); c(1, 0) a(0, 1) => f(a) = 3.0 + 4.1 = 4 b(3/5, 4/5) => f(b) = 3.3/5 + 4.4/5 = 5 c(1, 0) => f(c) = 3.1 + 4.0 =3 nilai maksimum f(x, y) = 5 5. Fungsi f(x, y) = 2x + 2y -5 yang didefinisikan pada daerah yang diraster, mencapai maksimum pada..... y 4 d 2 a b x -2 -2 1 4 c

A. B. C. D. E.

{(x, y) | x =1 ; y = 3} {(x, y) | x =2 ; y = 2} {(x, y) | x =0 ; y = 2} {(x, y) | y x = 2} {(x, y) | x + y = 4} 7

Jawaban: Garis melalui titik (4, 0) dan (0, 4) adalah 4x + 4y = 16 atau x + y = 4 Garis melalui titik (4, 0) dan (0, 2) adalah 2x + 4y = 8 atau x + 2y = 4 Garis melalui titik (-2, 0) dan (0, 2) adalah 2x - 2y = -4 atau x y = -2 Garis melalui titik (1, 0) dan (0, -2) adalah -2x + y = -2 atau 2x y = 2 Titik titik ekstrimnya A, B, C, D Titik A (0, 2) Titik B (perpotongan garis x + 2y = 4 dan 2x y = 2) x + 2y = 4 |x2| 2x + 4y = 8 2x y = 2 |x1| 2x y = 2 5y = 6 => y = 6/5 x = 8/5 titik B (8/5, 6/5) Titik C (perpotongan garis x + y = 4 dan 2x y = 2) x+y=4 2x y = 2 3x = 6 => x =2 y=2 titik C(2, 2) Titik D (perpotongan garis x + y = 4 dan x-y = -2) x+y=4 x y = -2 2x = 2 => x = 1 y=3 titik D (1, 3) A (0, 2) => f(A) = 2.0 + 2.2 5 = -1 B (8/5, 6/5) => f(B) = 2.(8/5) + 2.(6/5) -5 = 3/5 C (2, 2) => f(C) = 2.2 + 2.2 -5 = 3 D (1, 3) => f(D) = 2.1 + 2.3 -5 = 3 f(x, y) maksimum = 3 dititik C(2, 2) dan D(1, 3) atau pada segmen garis CD yaitu {(x, y) | x + y = 4}

Mengetahui, Kepala SMA

Surabaya, 14 November 2012 Guru Mata Pelajaran Matematika

.............................. NIP

........................................

NIP..........................