Anda di halaman 1dari 2

3.2.4.7.

Safety Engineer Para safety engineer bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Kesehatandan Keselamatan Kerja Lingkungan (K3L) di lingkungan proyek seperti alat-alatperlengkapan dasar dapat berfungsi sebagaimana yang dibutuhkan ketika adabenda-benda terjatuh. Untuk mengatur kegiatan dan kebijakan K3L ini, project manager menunjuk seorang safety manager yang memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang sebagai berikut.

Tugas Safety Engineer 1.Mempersiapkan barikade, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), AlatPerlindungan Diri (APD), rambu, poster, dan spanduk K3L yangdiperlukan pada tempatnya. 2.Mempersiapkan lingkungan kerja yang aman. 3.Merencanakan kegiatan safety seperti inspeksi safety,meeting safety,laporansafety, dan penilaian K3L subkontraktor. 4.Memberikan briefing kepada pembantu pelaksana, mandor, dansubkontraktor.

Tanggung Jawab Safety Engineer

1.Menjamin kesuksesan implementasi dan terus terjaganya kualitas sistempengaturan keamanan.

2.Bertanggung jawab mengontrol kualitas sistem pengaturan keamananuntuk memastikan kebijakan dan prosedur yang telah dibuat diaplikasikandengan benar.

Apa itu Safety Engineer?? seperti apakah pekerjaan mereka?? Berikut penjelasan dari saya sebagai seorang Safety Engineer. Kecelakaan dapat terjadi kapanpun dan dimanapun. Di tempat kerja dan pabrik-pabrik yang menggunakan mesin, bahan kimia, dan bahan-bahan yang mempunyai potensi bahaya lainnya, selalu menjadi tempat yang dapat menyebabkan cedera bahkan kematian dan seorang safety engineer berupaya untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan. Sebagai seorang safety engineer, kita menggunakan seluruh aspek pengetahuan kita untuk mengidentifikasi dan meminimalkan resiko dalam suatu pekerjaan, baik dari segi engineering maupun segi keselamatan pekerja, juga dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar, serta harus familiar dengan peraturan-peraturan kesehatan dan keamanan. Tugas seorang safety engineer sangat bervariasi, terkadang kita bekerja di area proses suatu pabrik untuk mencari potensi bahaya dan mengembangkan prosedur untuk menghilangkannya, serta memastikan bahwa para pekerja mematuhi prosedur kerja dan prosedur keselamatan yang berlaku dalam suatu perusahaan. Ilmu engineering dapat diterapkan untuk menganalisa desain suatu peralatan, menilai dan mengurangi resiko kegagalan suatu alat yang mungkin terbukti mempunyai potensi bahaya, kita juga menggunakan software untuk memudahkan pekerjaan.

Sekian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat. Terima Kasih.