Anda di halaman 1dari 12

Pembangkit listrik tenaga DIESEL

Kelompok 5 : Mohammad Sholichudin Floriyanto Nugroho Aji Kresnanto

6909040006 6909040023 6909040031

BAGIAN-BAGIAN pembangkit listrik tenaga DIESEL (PLTD)


Pembangkit Listrik Tenaga Diesel biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam jumlah beban kecil, terutama untuk daerah baru yang terpencil atau untuk listrik pedesaan. Kegunaan utama PLTD adalah menyediakan daya listrik yang berfungsi untuk : Pusat pembangkit Beban puncak Cadangan untuk keadaan darurat. (emergency)

Bahan bakar (sumber energi primer) yang digunakan : High speed diesel (HSD/Solar) Gas MFO (lagi populer-populernya di Indonesia, karena harganya yg relatif murah)

Catatan : Pada umunya PLTD di Indonesia menggunakan bahan bakar HSD/ Solar atau MFO Penambahan MFO pada minyak solar mengakibatkan nyala api menjadi lebih panjang

Pertimbangan pertimbangan untuk mendirikan PLTD antara lain : Jarak dari beban dekat Pesediaan areal tanah dan air Pondasi Pengangkutan bahan bakar Kebisingan dan kesulitan lingkungan Bagian-bagian utama PLTD adalah mesin (motor) diesel dan generator. Mesin diesel berfungsi menghasilkan tenaga mekanis yang dipergunakan untuk memutar rotor generator.

Keuntungan dari PLTD : dapat beroperasi sepanjang waktu selama masih tersediannya bahan bakar. tidak bergantung pada alam. waktu start-nya yang cepat. Ongkos pembangunannya lebih rendah jika dibandingkan dengan pembangkit listrik yang lain. Kelemahan PLTD : Biaya bahan bakar yg mahal. Polusi udara. kebisingan suara.

Komponen-komponen penting mesin PLTD adalah : Mesin / motor diesel Sistem bahan bakar Sistem udara masuk Sistem pembuangan gas Sistem pendinginan Sistem pelumasan

sebagai pendukung pusat listrik tenaga diesel ini digunakan beberapa alat bantu (auxiliary equipments) untuk membantu proses motor diesel berjalan dengan baik, seperti: a. Sistem pelumas (lube oil system). b. Sistem bahan bakar (fuel system). c. Sistem pendingin (cooler system). d. Sistem udara kontrol (air control system). e. Sistem hidrolik (hydraulic system). f. Sistem udara tekan (air pressure system).

Prinsip kerja dari sebuah PLTD didasarkan pada siklus udara tekanan konstan (siklus Diesel) sebagai berikut: a. Fluida kerja dianggap sebagai gas ideal dengan kalor spesifik yang konstan. b. Langkah isap (0 1) merupakan proses tekanan konstan. c. Langkah kompresi (1 2) ialah proses isentropic. d. Proses pembakaran pada tekanan konstan (2 3) dianggap sebagai proses pemasukan kalor. e. Langkah kerja (3 4) ialah proses isentropic. f. Proses pembuangan (4 1) dianggap sebagai proses pengeluaran kalor pada volume konstan. g. Langkah buang (1 0) ialah proses tekanan konstan. h. Siklus dianggap tertutup artinya siklus berlangsung dengan fluida kerja yang sama

Skema dasar PLTD

DATA TEKNIK SPESIFIKASI DARI BEBERAPA MESIN DIESEL

MESIN BUATAN DATA DAN ASPEK MTU Daya (kW) Konsumsi bahan bakar (lt kWh) Konsumsi minyak pelumas (lt/J) 664 0,25 1,8 DEUTZ 720 0,25 0,57 MWM 735 0,23 0,57 CATERPILLAR 703 0,27 4 NIGATA 660 0,26 0,95

SPESIFIKASI DIESEL GENSET BEBERAPA MERK


Bahan bakar (lt/kWh)
0,278 0,247 0,231
0,227 0,286

No.

Merk/Tipe Mesin
Caterpillar/3312 TA MAN-AEG/AVK 7 L 20/27 MWM-AEG/Siemens TBD 604 BV 8 MWM-AEG/Siemens TBD 604 BV 12 DETZAEG/Siemens/AVK BA 16 M 816 U Nigata 4 PA 5L

Daya (kVA)
875 814 854
997 865

Berat (ton)
9,55 8,50 5,30
8,50 8,00

Volume (m3)
21,90 9,30 12,45
24,36 13,26

Putaran (rpm)
1500 1000 1500
1000 1500

1000

0,252

16

22,30

1000

Minyak Bakar (MFO) Minyak Bakar bukan merupakan produk hasil destilasi tetapi hasil dari jenis residu yang berwarna hitam. Minyak jenis ini memiliki tingkat kekentalan yang tinggi dibandingkan minyak diesel. Pemakaian BBM jenis ini umumnya untuk pembakaran langsung pada industri besar dan digunakan sebagai bahan bakar untuk steam power station dan beberapa penggunaan yang dari segi ekonomi lebih murah dengan penggunaan minyak bakar