SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011;

Mengingat

-24. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara ; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; Memperhatikan : Persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/307.1/M.PANRB/01/2012 tanggal 27 Januari 2012; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 2 Dalam memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dibantu oleh 2 (dua) Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan.

-3Pasal 3 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 4 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 5 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas: a. Sekretariat Jenderal; b. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; f. Direktorat Jenderal Kebudayaan; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan; n. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional; o. Staf Ahli Bidang Hukum; p. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; q. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; r. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan s. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan.

-4BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pasal 6 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Pendidikan Pasal 7 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang pendidikan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi pendidikan di lingkungan Kementerian. Pasal 8 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Kebudayaan Pasal 9 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang kebudayaan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi kebudayaan di lingkungan Kementerian. Pasal 10 Rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dan Pasal 8, yaitu: a. membantu Menteri dalam proses pengambilan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam melaksanakan program kerja dan kontrak kinerja;

h. Pasal 11 Bidang dan rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang belum diatur dalam Pasal 10 diatur lebih lanjut oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dalam hal tertentu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan tugas khusus yang diberikan langsung oleh Presiden atau melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. d. dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. Tugas. e.-5c. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. . melaksanakan pengendalian reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. melaksanakan pengendalian dan pemantauan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada acara tertentu dan/atau memimpin rapat sesuai dengan penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 13 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam penilaian dan penetapan pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan. g. dan Fungsi Pasal 12 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan i. memberikan rekomendasi dan pertimbangan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. e. kerumahtanggaan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 15 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. Biro Keuangan. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 17 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16. f. Biro Kepegawaian. keuangan. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. barang milik negara. ketatausahaan. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. c. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan.-6Pasal 14 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13. kepegawaian. program. d. Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. tata laksana. dan e. sinkronisasi. . Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. b. keuangan. d. kepegawaian. Biro Hukum dan Organisasi. Biro Umum. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. dan g. b. koordinasi. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. dan kerja sama. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 16 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. dan penyusunan rencana.

c. b. koordinasi. d. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. e. dan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan g.-7b. c. pengelolaan anggaran. dan anggaran Sekretariat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. c. program. anggaran. Pasal 19 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. dan keprotokolan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. program. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. ketatausahaan pimpinan. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. kepegawaian. dan d. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. f. pengolahan. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. Bagian Barang Milik Negara. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pengumpulan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. d. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. b. . pengelolaan urusan keuangan. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. Pasal 20 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19. e. dan penyusunan rencana. Pasal 18 Biro Umum terdiri atas: a. f. Bagian Tata Usaha dan Protokol. sinkronisasi.

Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. perhitungan anggaran. Pasal 25 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. dan penyusunan rencana. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sinkronisasi. Subbagian Persuratan. Pasal 24 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. pengeluaran. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. penyimpanan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. Subbagian Protokol. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan anggaran serta verifikasi. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran Sekretariat Jenderal. d. b. pertanggungjawaban anggaran. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. Subbagian Program dan Anggaran. b. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan dan wakil menteri. dan e. b. program. pengolahan.-8Pasal 21 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perbendaharaan. . Pasal 22 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. urusan tata usaha pimpinan. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 23 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. program.

pelaksanaan urusan perencanaan. c. dan f. pengadaan. Pasal 28 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27. (4) Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Wakil Menteri.-9c. . dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Tata Usaha Menteri. Staf Ahli Menteri. (2) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Tata Usaha Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri dan Sekretaris Jenderal serta penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. Pasal 27 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. dan Staf Khusus di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. inventarisasi. penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. b. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 26 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri.

disiplin. .-10Pasal 29 Bagian Barang a. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. e. dan f. ketatalaksanaan. Subbagian Milik Negara terdiri atas: Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. perundang-undangan. pengadaan. Subbagian b. c. Pasal 30 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta perencanaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan perencanaan. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian c. Pasal 31 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. pengadaan. d. hukum. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan Pendayagunaan dan Penghapusan. Pasal 32 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31. Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan pengembangan.

analisis dan penyempurnaan organisasi. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. pengadaan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian.-11Pasal 33 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. c. rencana. disiplin. kepangkatan. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. program. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. peningkatan kemampuan profesional dan karir. Subbagian Urusan Dalam. . penyusunan sistem dan prosedur kerja. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 35 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. ketertiban. dan evaluasi kebijakan. dan penyusunan rencana. pengangkatan. sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. b. koordinasi. Pasal 34 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. kesehatan. penghargaan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. sinkronisasi. penyusunan. sinkronisasi. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. pelindungan. Pasal 36 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35. kebersihan. penyusunan rancangan peraturan perundangundangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. program. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. pemindahan. b.

h. dan c. Pasal 40 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. Pasal 38 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. penyusunan bahan rencana. program. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. program. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. c. Bagian Kerja Sama Luar Negeri. b. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. g.-12d. b. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. c. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. rencana. koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. dan d. b. Pasal 37 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. e. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kerja sama luar negeri. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. Pasal 39 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38. dan penyusunan rencana. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. program. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. dan d. sinkronisasi. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. program. program. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. f. . dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Fasilitasi Internasional.

dan d. Pasal 42 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. dan kebudayaan. Sekretariat Jenderal. sinkronisasi. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Nonformal dan Informal. evaluasi pelaksanaan kebijakan. program. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. bahasa.-13Pasal 41 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. program. sinkronisasi. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. pendidikan informal. rencana. dan penjaminan mutu pendidikan. dan penyusunan rencana. Pasal 43 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar. program. c. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan data dan informasi perencanaan. program. dan penyusunan rencana. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. program. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. sinkronisasi. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Inspektorat Jenderal. b. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. penyusunan bahan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. pendidikan menengah. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. rencana. . dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan penyusunan rencana. pendidikan nonformal. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

b.-14Pasal 44 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. sinkronisasi. Subbagian Asia. b. dan multilateral. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan dan kebudayaan. dan c. dan c. b. Subbagian Amerika dan Eropa. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. program. Pasal 46 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan Afrika. Pasal 47 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Evaluasi Program. Pasal 48 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. regional. dan c. . Pasal 45 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbagian Informasi. Pasifik. Subbagian Kebijakan.

penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. Pasal 50 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. Pasifik. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. c. Pasifik. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Asia. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. Pasal 52 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. dan d. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan c. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. . (2) Subbagian Asia.-15Pasal 49 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. b. dan Afrika. b. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Pasal 51 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI.

sains. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . g. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. d. f. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pengujian. keuangan. b. Pasal 55 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 54 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. akuntansi. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sosial. dan h. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan budaya. kepegawaian. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaporan keuangan. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. (2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. teknologi. verifikasi. barang milik negara. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro.-16Pasal 53 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri.

Pasal 57 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta penyelesaian masalah kerugian negara. dan c. b. Subbagian Perbendaharaan. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan.-17Pasal 56 Biro Keuangan terdiri atas: a. barang milik negara. keuangan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. Bagian Perbendaharaan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. Pasal 59 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. dan d. Pasal 60 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 58 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57. b. Subbagian Kerugian Negara. c. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan dan kebudayaan. . pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan d. c. b. Subbagian Tata Usaha. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Pembiayaan. kepegawaian.

pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. b. Sekretariat Jenderal. dan c. Inspektorat Jenderal. b. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. . Subbagian Pembiayaan III. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Subbagian Pembiayaan I. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Nonformal dan Informal. verifikasi. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. verifikasi. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 62 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 63 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 64 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. verifikasi. Subbagian Pembiayaan II. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pusat-Pusat. verifikasi. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian.-18Pasal 61 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian.

pengelolaan sistem akuntansi. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. pengembangan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. d. pengembangan. perhitungan anggaran. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I.-19Pasal 65 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. . dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan e. Pasal 68 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. neraca. b. verifikasi. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. neraca. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 66 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65. Inspektorat Jenderal. c. Pasal 67 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. verifikasi. perhitungan anggaran. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. pengelolaan sistem akuntansi. pengelolaan. pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. pengembangan. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. dan Pusat-pusat. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.-20(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. neraca. b. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. evaluasi. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 70 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69. Pasal 69 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan. b. pengolahan. Inspektorat Jenderal. Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. verifikasi. Pasal 72 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. . pengembangan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. Pasal 71 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan c. Nonformal dan Informal. perhitungan anggaran. Sekretariat Jenderal. pengelolaan sistem akuntansi. c. dan d. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

Pasal 74 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73. dan Pusatpusat. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pensiun. b. e. dan k. tenaga fungsional lainnya. Disiplin. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. j. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. Nonformal dan Informal. pelaksanaan urusan mutasi dosen. evaluasi. pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 73 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Pengembangan. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Mutasi Dosen. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. b. c. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. . penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-21(3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Perencanaan dan Pengadaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 75 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. dan d. d. pengolahan. g. c. i. Sekretariat Jenderal. h. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. f. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro.

dan c. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. . penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Informasi Kepegawaian. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. Pasal 78 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. dan kerumahtanggaan Biro. rencana pengendalian formasi pegawai. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-22Pasal 76 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. keuangan. rencana formasi. b. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. barang milik negara. analisis kebutuhan. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. Subbagian Tata Usaha. Pasal 79 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 77 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76. dan g. pengadaan pegawai. c. b. e.

pemindahan. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pemberhentian. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. pendidikan dan pelatihan. izin belajar. Pasal 81 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80. Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. Bagian Pengembangan. pemindahan. Disiplin. . dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pensiun terdiri atas: a. tunjangan tugas belajar. kepangkatan. Subbagian Pengembangan. (3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. Disiplin. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. dan c. kepangkatan. b. c. ujian dinas. dan f. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. disiplin. d. Subbagian Disiplin dan Pensiun. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Disiplin. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-23Pasal 80 Bagian Pengembangan. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. Pasal 83 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. Pasal 82 Bagian Pengembangan.

dan jabatan dosen. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. penetapan angka kredit dan jabatannya. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Mutasi Dosen I. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. d. b.-24Pasal 84 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pemindahan. pembantuan. Pasal 86 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. Subbagian Mutasi Dosen II. pemekerjaan. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. c. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . Subbagian Mutasi Dosen III. b. dan c. pemekerjaan. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. dan f. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. kepangkatan. kepangkatan. dan pembantuan dosen. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pemindahan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. e. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. pemekerjaan. pembantuan. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. kepangkatan. pembantuan. pelaksanaan urusan pemindahan. pemindahan. penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. angka kredit. penetapan angka kredit dan jabatannya.

Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. pembantuan. kepangkatan. Pasal 91 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. Pasal 90 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89.-25(3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pemindahan. Subbagian Tenaga Fungsional Guru. c. pejabat Atase Pendidikan. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. b. kepangkatan. dan c. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. dan ayat (3). pemindahan. e. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. dan f. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain dosen di lingkungan Kementerian serta guru yang menjadi kewenangan Kementerian. ayat (2). pembantuan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pembebasan sementara. Subbagian Mutasi Jabatan. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. pemekerjaan. Pasal 88 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. pengaktifan kembali. . Dubes/Wakil RI pada UNESCO. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. Subbagian Mutasi Dosen II. pemindahan. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. pembebasan sementara dan pemberhentian. penetapan angka kredit dan jabatannya. pelaksanaan urusan pengangkatan. d. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Pasal 89 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. b. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas.

pemindahan. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. d. Pasal 94 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93. pengkajian. e. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundangundangan bidang pendidikan dan kebudayaan. (3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. kepangkatan. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pemindahan. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan di daerah. c. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan. pembebasan sementara dan pemberhentian. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. organisasi. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. . Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 93 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen.-26Pasal 92 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. b. dan guru Pembina tingkat I ke atas. f.

j. pengkajian. pembinaan. c. e. Bagian Bantuan Hukum. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. pengkajian. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Ketatalaksanaan. i. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Peraturan Perundang-undangan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. b. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. c. . Pasal 95 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan.-27g. b. pengkajian. Bagian Kelembagaan. pembinaan. d. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. Pasal 98 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. Pasal 96 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. dan c. Pasal 97 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96. h. dan f. dan d. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b.

dan e. pengawasan. data. pengkajian. Subbagian Bantuan Hukum II. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. teknologi informasi dan komunikasi. b. pendidikan menengah. c. dan c.-28Pasal 99 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengkajian. informasi. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. pendidikan nonformal. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. Pasal 101 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100. pengkajian. dan pengembangan. penelitian. Pasal 102 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. kebahasaan. kebudayaan. . Pasal 100 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan hubungan masyarakat. pendidikan informal. dan penjaminan mutu pendidikan. b. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. Subbagian Bantuan Hukum III. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. pelayanan administrasi. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. Subbagian Bantuan Hukum I. pengkajian kasus dan masalah hukum. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan.

. pemberian nasehat. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. b. penyusunan rancangan tugas. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.-29Pasal 103 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. dan ayat (3) ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. Direktorat Jenderal Kebudayaan. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Subbagian Bantuan Hukum III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 ayat (1). pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 106 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 105. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. ayat (2). pemberian nasehat. Subbagian Bantuan Hukum II. fungsi. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 104 Wilayah kerja Subbagian Bantuan Hukum I. Inspektorat Jenderal. dan Pusat-Pusat serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. Pasal 105 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian. Nonformal dan Informal. Sekretariat Jenderal. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan. pemberian nasehat.

penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. fungsi. g. Subbagian Kelembagaan I. pendidikan nonformal. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan. f. Nonformal. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. dan penyusunan rancangan tugas. penyiapan bahan usul pelembagaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pendidikan informal. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Kelembagaan II. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.-30c. b. Pasal 108 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . penyiapan bahan usul pelembagaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Inspektorat Jenderal. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan penyusunan rancangan tugas. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. Kebahasaan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. fungsi. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. penilaian. dan susunan organisasi unit kerja. penilaian. d. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan penyusunan rancangan tugas. e. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. dan c. penilaian. fungsi. Pasal 107 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. Sekretariat Jenderal. dan susunan organisasi unit kerja. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Subbagian Kelembagaan III. dan susunan organisasi unit kerja. dan Informal. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

d. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. analisis jabatan. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. pengkajian. Subbagian Analisis Jabatan. dan c. pengolahan data jabatan. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. . pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Subbagian Tata Usaha Pasal 112 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 110 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109.-31Pasal 109 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. keuangan. barang milik negara. pembinaan. Pasal 111 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. b. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. b. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundangundangan. pengembangan. c. dan g. f. pembinaan ketatalaksanaan. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. pengembangan. Subbagian Sistem dan Prosedur.

dan pendidikan informal. Nonformal. Sekretariat Direktorat Jenderal. b. pendidikan nonformal. Nonformal. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. dan pendidikan informal. . prosedur. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. d. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. dan e. Nonformal. c. penyusunan norma. dan pendidikan informal. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. Nonformal. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 116 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. NONFORMAL. standar. pendidikan nonformal. dan Informal terdiri atas: a. dan Informal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Tugas. dan Fungsi Pasal 113 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. Pasal 114 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.-32BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. dan pendidikan informal. Nonformal. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal.

e. Nonformal. Nonformal. dan Informal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. d. i. d. dan pendidikan informal. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. pendidikan nonformal. Pasal 118 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 117. dan Informal. Nonformal. g. dan pendidikan informal. e. dan Informal. c. dan Informal.-33b. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. rencana. program. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. c. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. rencana. Nonformal. dan pendidikan informal. h. . Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 117 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal. dan pendidikan informal. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. Nonformal. koordinasi penyusunan kebijakan. program. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. b. f. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal.

program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. program. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 120 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. k. dan c. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengumpulan. dan laporan Direktorat Jenderal. dan Informal. Bagian c. pengolahan. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. dan Umum. Bagian b. evaluasi. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. Pasal 119 Sekretariat a. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Hukum dan Kepegawaian. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. c. dan Informal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Keuangan. Bagian d. dan pendidikan informal.-34j. anggaran. Pasal 121 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120. Subbagian Program dan Anggaran. dan pendidikan informal. Pasal 122 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. program. dan e. . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. Nonformal. penyusunan rencana. Subbagian Data dan Informasi. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. d.

pendidikan nonformal. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan pendidikan informal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal.-35Pasal 123 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan c. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengolahan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. program. b. pengujian. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Pasal 127 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 124 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. Pasal 126 Bagian Keuangan terdiri dari: a. Pasal 125 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 124. dan c. . Subbagian Perbendaharaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pendidikan nonformal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Subbagian Pembiayaan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal.

c. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. . dan pendidikan informal. b. pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal.-36(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Pasal 129 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128. Subbagian Kerja Sama. melakukan urusan pembukuan. b. penyimpanan. pendidikan nonformal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. d. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan pendidikan informal. Subbagian Kepegawaian. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. verifikasi. kepegawaian. dan pendidikan informal. dan f. dan c. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 128 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. organisasi dan tata laksana. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 131 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pendidikan nonformal. pembayaran. Pasal 130 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan pendidikan informal. analisis jabatan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. evaluasi. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. e.

keamanan. dokumentasi. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. pengangkatan. dan c. Pasal 135 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pendidikan informal. publikasi. pendistribusian. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. b. Subbagian Barang Milik Negara. inventarisasi. keindahan. dan c. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. pengembangan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. kebersihan. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. disiplin. Pasal 133 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132. Subbagian Rumah Tangga. mutasi. penyimpanan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. b.-37(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penghapusan. Pasal 132 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. kearsipan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengadaan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. . Pasal 134 Bagian Umum terdiri atas: a. ketertiban.

dan kemitraan pendidikan anak usia dini. Pasal 137 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 136. standar. dan pelaporan Direktorat. b. standar. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. sarana dan prasarana. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. prosedur. kelembagaan. prosedur. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. program dan anggaran. c. d. dan f. . sarana dan prasarana. dan e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. b. evaluasi penerapan norma. e.-38Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 136 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. Pasal 139 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. Subbagian Tata Usaha. Kelompok Jabatan Fungsional. sarana dan prasarana. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. peserta didik. Pasal 138 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. peserta didik. peserta didik. dan kriteria pembelajaran. sarana dan prasarana. kelembagaan. kelembagaan. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. peserta didik. dan kriteria pembelajaran.

Pasal 143 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. taman penitipan anak. Seksi Evaluasi Program. dan anggaran taman kanak-kanak. dan b. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. c. pengolahan. kelompok bermain. serta penyusunan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kelompok bermain. Pasal 144 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 143. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. Pasal 141 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Pasal 142 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengumpulan. pengolahan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. kelompok bermain. dan d. kegiatan. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini. taman penitipan anak. . penyusunan laporan Direktorat. serta pendidikan anak usia dini informal.-39Pasal 140 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 139. dan anggaran Direktorat. pengumpulan. taman penitipan anak. penyusunan program. dan penyajian data dan informasi taman kanakkanak. kegiatan. kelompok bermain.

prosedur. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. Pasal 148 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. Pasal 147 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. prosedur. kelompok bermain. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. Seksi Peserta Didik. prosedur. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. standar. Pasal 146 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria peserta didik taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. . kelompok bermain. standar. taman penitipan anak. taman penitipan anak. kelompok bermain. dan b. d. fasilitasi. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 145 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. pemberian bimbingan teknis. standar. taman penitipan anak. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.-40b. kelompok bermain. c. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. Seksi Pembelajaran. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. standar.

kelompok bermain. c. dan b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. . taman penitipan anak. fasilitasi. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 152 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151. prosedur. kelompok bermain. fasilitasi. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 151 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan evaluasi penerapan norma. standar. taman penitipan anak. prosedur. taman penitipan anak. Seksi Sarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria prasarana taman kanak-kanak. kelompok bermain. kelompok bermain. Pasal 150 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan evaluasi penerapan norma.-41b. d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan kriteria sarana taman kanak-kanak. standar. Pasal 149 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. kelompok bermain. Seksi Prasarana. kelompok bermain.

taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. dan b. Pasal 155 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Seksi Kelembagaan. kelompok bermain. dan kriteria di bidang taman kanak-kanak. kepegawaian. standar. taman penitipan anak. dan kerumahtanggaan Direktorat. taman penitipan anak. fasilitasi. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 156 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. prosedur. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. c. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanakkanak. Pasal 154 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. standar. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Kemitraan. kelompok bermain. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. keuangan. . d. Pasal 153 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. standar. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. barang milik negara. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. fasilitasi.-42b.

program dan anggaran. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. penyusunan laporan Direktorat. prosedur. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. kelembagaan. pengolahan. d. dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan e. peserta didik. dan anggaran Direktorat. peserta didik. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. Pasal 160 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 159. Subbagian Tata Usaha. pengumpulan. kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. c. kriteria pembelajaran. dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan f. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kelembagaan. . d. peserta didik. b. e. evaluasi penerapan norma. d. dan kemitraan kursus dan pelatihan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan pelaporan Direktorat. standar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 159 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. sarana dan prasarana. peserta didik. sarana dan prasarana. c. kelembagaan. penyusunan program. b. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kegiatan. dan kriteria pembelajaran. dan kemitraan kursus dan pelatihan. sarana dan prasarana. dan anggaran Direktorat. Pasal 158 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. dan e.-43Pasal 157 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156. kegiatan. prosedur.

prosedur. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 165 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan anggaran Direktorat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 163 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. standar.-44Pasal 161 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. kegiatan. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Evaluasi Program. Seksi Peserta Didik. pengolahan. Pasal 164 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 163. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. standar. Seksi Pembelajaran. pengumpulan. prosedur. . dan b. Seksi Penyusunan Program. Pasal 162 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan d. b. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan.

dan kriteria sarana kursus dan pelatihan. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. Pasal 170 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. standar. Seksi Sarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Prasarana. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan b. prosedur. standar. evaluasi penerapan norma. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. . Pasal 169 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. prosedur.-45Pasal 166 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 168 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167. fasilitasi. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 167 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. prosedur. standar. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. c. dan d. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. standar. b. dan evaluasi penerapan norma.

(2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan.-46(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . fasilitasi. prosedur. Seksi Kelembagaan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. standar. dan b. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Seksi Kemitraan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. standar. Pasal 172 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171. dan kriteria prasarana kursus dan pelatihan. Pasal 173 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. standar. standar. Pasal 174 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan d. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. standar. fasilitasi. fasilitasi. prosedur. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. b. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 171 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan.

dan kemitraan pendidikan masyarakat. Pasal 179 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. kelembagaan. sarana dan prasarana. dan f. b. standar. peserta didik. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. Pasal 178 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kepegawaian. d. d. dan kemitraan pendidikan masyarakat. Pasal 177 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 176. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan kriteria pembelajaran. prosedur. dan e. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 176 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. barang milik negara. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. peserta didik. c. dan kriteria pembelajaran.-47Pasal 175 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kerumahtanggaan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kemitraan pendidikan masyarakat. sarana dan prasarana. standar. kelembagaan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. e. . Kelompok Jabatan Fungsional. c. sarana dan prasarana. kelembagaan. peserta didik. prosedur. dan kemitraan pendidikan masyarakat. dan pelaporan Direktorat. b. evaluasi penerapan norma. peserta didik. Subbagian Tata Usaha. keuangan.

dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. d. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan b. pengolahan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat. Seksi Evaluasi Program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan program.-48Pasal 180 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 179. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. dan anggaran Direktorat. kegiatan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 183 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. pendidikan kepemudaan. dan anggaran Direktorat. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Seksi Penyusunan Program. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan pemberdayaan perempuan. c. pendidikan kepemudaan. kegiatan. pengumpulan. pendidikan keorangtuaan. . pendidikan keorangtuaan. Pasal 182 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pendidikan keorangtuaan. dan anggaran Direktorat. Pasal 181 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. dan e. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.

pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. Seksi Peserta Didik. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. evaluasi penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. c. prosedur. Seksi Pembelajaran. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 185 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a.-49Pasal 184 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 183. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. dan b. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 186 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan d. fasilitasi. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. . pendidikan kepemudaan. pemberian bimbingan teknis.

pendidikan keorangtuaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pemberian bimbingan teknis. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Prasarana. Seksi Sarana. prosedur. b. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. dan d. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. Pasal 188 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. Pasal 190 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. . dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan.-50Pasal 187 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. Pasal 189 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. c. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan b.

Pasal 191 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. dan d. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. Pasal 192 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 191. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 193 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. . pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. Seksi Kemitraan. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. b. pendidikan pemberdayaan perempuan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan.-51(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan keorangtuaan. dan b. c. Seksi Kelembagaan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan.

standar. keuangan. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. kepegawaian. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Nonformal. fasilitasi. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pemberian bimbingan teknis. kursus dan pelatihan. Pasal 195 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan.-52Pasal 194 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 197 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196. Nonformal. prosedur. dan Informal Pasal 196 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan kepemudaan. pemberian bimbingan teknis. dan pendidikan masyarakat. standar. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Nonformal. dan pendidikan masyarakat. pendidikan keorangtuaan. . kursus dan pelatihan. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. pendidikan pemberdayaan perempuan.

c. program dan anggaran. kursus dan pelatihan. Nonformal. prosedur. Pasal 199 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. g. dan pendidikan masyarakat.-53b. i. Pasal 198 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. d. Subbagian Tata Usaha. kursus dan pelatihan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. b. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. f. dan pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat. d. kursus dan pelatihan. dan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. dan Informal. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan f. h. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. standar. c. dan pendidikan masyarakat. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. e. kursus dan pelatihan. Nonformal. . dan pelaporan Direktorat. dan pendidikan masyarakat. dan Informal terdiri atas: a. standar. e. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. . pendidikan nonformal. dan anggaran Direktorat. kegiatan. pengolahan. pengolahan. c. kegiatan. d. penyusunan program. dan f. kursus dan pelatihan. dan pendidikan informal. dan anggaran Direktorat. dan pendidikan informal. e.-54Pasal 200 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 199. pengembangan sistem. dan b. kursus dan pelatihan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. pendidikan nonformal. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. pengumpulan. Seksi Evaluasi Program. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. kegiatan. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. b. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 201 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 202 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pendidikan nonformal. anggaran. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program.

dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. rencana kebutuhan. d. dan g. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. f. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. taman penitipan anak. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. taman penitipan anak. standar. e. taman penitipan anak. standar. dan evaluasi penerapan norma. c. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. Pasal 206 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. prosedur. pengembangan sistem. kelompok bermain. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis.-55Pasal 204 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 203. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. kelompok bermain. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan b. . pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. taman penitipan anak. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a.

pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 209 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Seksi Tenaga Kependidikan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem. evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan.-56(2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 208 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207. c. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. b. kelompok bermain. . standar. prosedur. standar. dan g. rencana kebutuhan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. prosedur. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. d. dan b. e. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. f. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak. Seksi Pendidik.

pemberian bimbingan teknis. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. prosedur. standar. fasilitasi. Pasal 212 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 211. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem. rencana kebutuhan. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan g. rencana kebutuhan. standar. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat.-57Pasal 210 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. f. standar. b. c. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. pengembangan sistem. prosedur. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. Pasal 211 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. fasilitasi. e. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. prosedur. pengembangan sistem. . d. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat.

Pasal 215 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 214 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. barang milik negara. prosedur. dan Pasal 198 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Seksi Pendidik. dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 178 huruf f. pengembangan sistem. fasilitasi. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. . standar. fasilitasi. prosedur. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. dan b. kepegawaian. rencana kebutuhan. Pasal 158 huruf f. (5) Tugas. Pasal 216 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138 huruf f. pengembangan sistem. Seksi Tenaga Kependidikan. rencana kebutuhan. dan evaluasi penerapan norma. keuangan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. jenis. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis.-58Pasal 213 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. standar. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.

standar. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. dan e. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. c. . pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan e. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 220 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. b. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. c. d. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218.-59BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. d. b. dan Fungsi Pasal 217 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 218 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. prosedur. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. penyusunan norma. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. Tugas.

program. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. b.-60Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 221 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. e. anggaran. h. program. kerja sama. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. dan laporan Direktorat Jenderal. dan k. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. rencana. f. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. rencana. Keuangan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. d. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian b. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. evaluasi. program. Pasal 223 Sekretariat a. Pasal 222 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 221. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. Bagian c. dan Umum. Bagian d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. g. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. j. . penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. koordinasi pelaksanaan tugas. i. Hukum dan Kepegawaian. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. Pasal 224 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. c.

pengolahan. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. d. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 229 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 228. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. b. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 228 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. Pasal 226 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. Subbagian Data dan Informasi. pengolahan. Subbagian Progam dan Anggaran. dan e. dan c. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 227 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. penyusunan rencana. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. b. c. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. dan c. .-61Pasal 225 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 224. pengumpulan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar.

dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. pengujian. penyimpanan. c. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Pasal 231 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. verifikasi. Pasal 232 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. b. Pasal 233 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 232.-62Pasal 230 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. organisasi dan tata laksana. f. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar. Pasal 234 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. dan c. evaluasi. Subbagian Pembiayaan. d. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pembayaran. b. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. dan c. Subbagian Kepegawaian. Subbagian Perbendaharaan. kepegawaian. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. e. pembukuan. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. . Subbagian Kerja Sama.

dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. keamanan. . Subbagian Rumah Tangga. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. kearsipan. pengangkatan. ketertiban. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. publikasi. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. mutasi. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. dan c. Pasal 236 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. pengembangan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. Pasal 239 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.-63Pasal 235 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 238 Bagian Umum terdiri atas: a. Pasal 237 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236. pengadaan. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. analisis dan penyempurnaan organisasi. kebersihan. disiplin. keindahan. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pemberdayaan peran serta masyarakat. analisis jabatan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Barang Milik Negara. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. dokumentasi. b. b.

sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penghapusan. d. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. standar. . pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 242 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. inventarisasi. e. e. dan f. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. sarana dan prasarana. standar. dan kriteria pembelajaran. evaluasi penerapan norma. kelembagaan. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi.-64(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. pendistribusian. prosedur. Subbagian Tata Usaha. c. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Pasal 241 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 240 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. d. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria pembelajaran. dan f. b. penyimpanan. Subdirektorat Pembelajaran. prosedur. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. c. kelembagaan. sarana dan prasarana. b. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kelembagaan.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kerja sama. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. sarana dan prasarana. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kerja sama. kelembagaan. peserta didik Sekolah Dasar. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. . e. kelembagaan.-65Pasal 243 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 245 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. dan anggaran Direktorat. b. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan f. Pasal 244 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengolahan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kelembagaan. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Seksi Penyusunan Program. peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan anggaran Direktorat. kegiatan. anggaran. sarana dan prasarana. kegiatan. c. pengumpulan. program dan anggaran. penyusunan program. Pasal 246 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. Seksi Evaluasi Program.

dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. b. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 250 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kurikulum. standar. standar. standar. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kurikulum. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. penilaian. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 248 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 247. fasilitasi. penilaian. Pasal 249 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. . dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penilaian. c. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. prosedur. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. fasilitasi. standar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis.-66Pasal 247 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. prosedur. penilaian. dan evaluasi penerapan norma. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.

dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kriteria prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 255 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prestasi. Pasal 252 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251. prosedur. c. Seksi Sarana. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. b. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. pemberian bimbingan teknis. Seksi Prasarana. kriteria sarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. standar.-67Pasal 251 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 254 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 253 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. standar. dan b.

dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kelembagaan. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prestasi. standar. standar. dan evaluasi penerapan norma. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 260 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan sekolah. pemberdayaan sekolah. standar. keuangan. kepegawaian.-68Pasal 256 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 255. Pasal 257 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. b. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 258 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. Seksi Kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. c. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. prestasi. dan d. Pasal 259 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria pembinaan bakat. prosedur. dan pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prestasi. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. . barang milik negara. evaluasi penerapan norma. prestasi. Seksi Peserta Didik. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.

kelembagaan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. program dan anggaran. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kriteria pembelajaran. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Pembelajaran. e. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 262 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. c. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. Pasal 263 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kerja sama. dan f. Pasal 264 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263. dan f. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. standar.-69Pasal 261 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 260. dan kriteria pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. e. b. d. d. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. sarana dan prasarana. Subbagian Tata Usaha. b. . c. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. sarana dan prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

kelembagaan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. pengumpulan. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kerja sama. kegiatan. pengolahan. kegiatan. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. f. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kelembagaan. dan penyusunan laporan Direktorat. penyusunan program. pengumpulan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. kegiatan. sarana dan prasarana. dan b. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. Pasal 267 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. e. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. sarana dan prasarana. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program. penilaian. Pasal 266 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 265 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kelembagaan. . dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat.-70b. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Evaluasi Program. Seksi Penyusunan Program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. anggaran. d. pengolahan.

standar. b. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. penilaian. c. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.-71Pasal 268 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 267. Pasal 270 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. dan kriteria kurikulum. dan d. prosedur. Pasal 271 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 269 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Seksi Penilaian dan Akreditasi. fasilitasi. penilaian. prosedur. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. penilaian. dan kriteria kurikulum. . dan b. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penilaian.

evaluasi penerapan norma. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. Seksi Sarana. prosedur. Pasal 274 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. Seksi Prasarana. dan evaluasi penerapan norma. standar. prestasi. prosedur. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. standar. pemberian bimbingan teknis.-72Pasal 272 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 271. dan evaluasi penerapan norma. dan d. dan b. standar. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 273 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. . Pasal 275 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. b. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma.-73Pasal 276 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 275. keuangan. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. standar. Seksi Kelembagaan. . prestasi. dan kriteria pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan. Seksi Peserta Didik. b. dan pembinaan bakat. prestasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. barang milik negara. Pasal 279 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. dan d. prosedur. Pasal 278 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. dan b. pemberian bimbingan teknis. kepegawaian. pemberdayaan sekolah. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. c. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 277 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan sekolah. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur. standar. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi.

standar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Pembelajaran. e. dan f. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. d. kelembagaan. b. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria pembelajaran. b. sarana dan prasarana. . Pasal 282 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. e. Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kelembagaan. c. Pasal 281 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280. standar.-74Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 280 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. d. dan f. c. sarana dan prasarana. evaluasi penerapan norma. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pembelajaran. Kelompok Jabatan Fungsional. prosedur. prosedur. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelembagaan.

program dan anggaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan f. dan b. Pasal 286 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan. penyusunan laporan Direktorat. c. sarana dan prasarana. kelembagaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengumpulan. sarana dan prasarana. d. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. Seksi Evaluasi Program. sarana dan prasarana. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. penyusunan program. kelembagaan. e. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 285 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a.-75Pasal 283 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kerja sama. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. anggaran. kegiatan. penyusunan program. pengumpulan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. . kerja sama. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengolahan. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan anggaran Direktorat. Pasal 284 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 283. dan anggaran Direktorat. pengolahan. b. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. kelembagaan. kelembagaan.

b. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria kurikulum. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. penilaian. dan d. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur. penilaian. Seksi Penilaian dan Akreditasi. pemberian bimbingan teknis.-76Pasal 287 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. prosedur. . dan b. Pasal 289 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 288 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 287. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. c. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penilaian. Pasal 290 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. standar. Seksi Prasarana. prestasi. fasilitasi. Pasal 295 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a.-77Pasal 291 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. c. prosedur. Pasal 293 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Pasal 294 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. dan b. b. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan d. standar. fasilitasi. standar. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. Seksi Sarana. Pasal 292 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 291. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. .

dan kriteria pembinaan bakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. barang milik negara. keuangan. evaluasi penerapan norma. b. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. prestasi. prestasi. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prestasi. Seksi Peserta Didik. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 299 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. c. dan kriteria kelembagaan. dan d. standar. Pasal 297 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberdayaan sekolah. pemberian bimbingan teknis. prestasi.-78Pasal 296 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 295. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. fasilitasi. prosedur. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. pemberian bimbingan teknis. dan pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 298 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Seksi Kelembagaan. . dan b. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kepegawaian.

Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. c. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. g. h. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. b. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Pasal 301 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. d. evaluasi penerapan norma. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. prosedur. dan kesetaraan pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. standar.-79Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 300 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan i. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. standar. e. . prosedur. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. f. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kesetaraan pendidikan dasar.

dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. b. kerja sama. d. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. c. d. dan b. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. . koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Seksi Evaluasi Program. program dan anggaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan laporan Direktorat. penyusunan program. Subbagian Tata Usaha. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengumpulan. dan f. Pasal 304 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303. dan f. e. kegiatan.-80Pasal 302 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. c. kegiatan. b. dan anggaran Direktorat. Pasal 305 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. Seksi Penyusunan Program. Pasal 303 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pengolahan. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar.

Sekolah Menengah Pertama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. d. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan layanan khusus. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. anggaran. c. Pasal 308 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 307. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. .-81Pasal 306 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. pendidikan layanan khusus. pengumpulan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan khusus. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan khusus. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. kesetaraan pendidikan dasar. pengolahan. kerja sama. kegiatan. Sekolah Menengah Pertama. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan penyusunan program. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kegiatan. b.

Pasal 310 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. dan b. pengembangan sistem. g. standar. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Karir. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. standar.-82e. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. f. fasilitasi. rencana kebutuhan. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. . Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. standar. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

. prosedur. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 314 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. f. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 313 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan g. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. d. e. standar. dan b. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Karir. evaluasi penerapan norma. b.-83Pasal 312 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. standar. dan g. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. c. f. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. standar. standar. Pasal 316 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 315. . penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. evaluasi penerapan norma. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. d. Pasal 315 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.-84(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. e.

kepegawaian. Pasal 320 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 242 huruf f. dan evaluasi penerapan norma. keuangan. Pasal 282 huruf f. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 318 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pemberian bimbingan teknis. dan kerumahtanggaan Direktorat. (5) Tugas. dan Pasal 302 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.-85Pasal 317 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. jenis. rencana kebutuhan. Pasal 319 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. prosedur. Pasal 262 huruf f. standar. . (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. pengembangan sistem fasilitasi. a. barang milik negara. dan b. Seksi Karir. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. c. c. b. d. Pasal 322 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. d. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan e. dan e. penyusunan norma. . Sekretariat Direktorat Jenderal. prosedur. dan Fungsi Pasal 321 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.-86BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. b. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 324 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. standar. Tugas. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah.

dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. e. f. g. d. Pasal 326 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 325. i. c. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan.-87Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 325 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. rencana. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. koordinasi penyusunan kebijakan. Keuangan. h. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. . koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. Pasal 327 Sekretariat a. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. program. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Bagian b. dan Umum. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. j. koordinasi pelaksanaan tugas. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Bagian c. Hukum dan Kepegawaian. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Bagian d. program. dan k. rencana. kerja sama.

Subbagian Data dan Informasi. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. Pasal 332 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. b. Pasal 330 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. anggaran. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. pengumpulan. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. d. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. program. penyusunan rencana. program. c. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. dan e.-88Pasal 328 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan laporan Direktorat Jenderal. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. evaluasi. Subbagian Progam dan Anggaran. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 331 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Pasal 329 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 328. program. pengolahan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. b.

organisasi dan tata laksana. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengujian. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. pembayaran. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 336 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. dan c. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pembukuan. evaluasi. dan c. Subbagian Pembiayaan. b. kepegawaian. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. Pasal 335 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 337 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 336. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 334 Bagian Keuangan terdiri atas: a. b. . Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. verifikasi. penyimpanan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. c. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan. b.-89Pasal 333 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332.

serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. . pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. analisis jabatan. Subbagian Kerja Sama. Subbagian Kepegawaian. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal.-90d. pengadaan. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan c. mutasi. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. analisis dan penyempurnaan organisasi. disiplin. pengembangan. Pasal 341 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pengangkatan. pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 342 Bagian Umum terdiri atas: a. Pasal 340 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 338 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. publikasi. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. e. f. b. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan c. Pasal 339 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum.

b. ketertiban. dan Subbagian Barang Milik Negara.-91b. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. prosedur. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Pasal 343 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. sarana dan prasarana. kebersihan. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. keamanan. sarana dan prasarana. kearsipan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. kelembagaan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pendistribusian. c. Subbagian Rumah Tangga. dan kriteria pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. keindahan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. penyimpanan. sarana dan prasarana. penghapusan. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 344 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 345 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. . (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. inventarisasi.

dan anggaran Direktorat. Subbagian Tata Usaha. b. kelembagaan. e. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 346 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran. program dan anggaran. evaluasi penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. f. d. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. b. dan anggaran Direktorat. standar. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan f. pengumpulan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Pasal 348 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 347. Pasal 347 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengolahan. e. kegiatan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kerja sama. . dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberdayaan peran serta masyarakat. c. penyusunan program. d. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. dan f. e. c. sarana dan prasarana. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.-92d. sarana dan prasarana. dan pelaporan Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan laporan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran.

peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. prosedur. kegiatan. prosedur. pengumpulan.-93Pasal 349 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Pasal 351 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penilaian. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. dan b. pengolahan. standar. kelembagaan. penilaian. penilaian. sarana dan prasarana. dan kriteria kurikulum. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Seksi Evaluasi Program. Seksi Penyusunan Program. standar. Pasal 350 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kelembagaan. b. . kerja sama. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. Pasal 352 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. sarana dan prasarana. dan kriteria kurikulum. penilaian. dan d. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. peserta didik Sekolah Menengah Atas. anggaran. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan penyajian data dan informasi pembelajaran.

evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Prasarana. dan evaluasi penerapan norma. dan b. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. prosedur. fasilitasi. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. Pasal 357 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. c. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. dan b. standar. dan d. Pasal 356 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 355. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 355 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . Seksi Penilaian dan Akreditasi. Seksi Sarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.-94Pasal 353 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. prosedur. standar. Pasal 354 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar.

Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prestasi. standar. dan kriteria kelembagaan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Seksi Kelembagaan. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. . pemberdayaan sekolah. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah. b. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.-95Pasal 358 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan pembinaan bakat. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. prosedur. Pasal 361 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Peserta Didik. standar. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prestasi. Pasal 359 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. dan d. Pasal 360 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 359. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

perumusan kebijakan di bidang pembelajaran.-96Pasal 362 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 364 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 365 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 364. fasilitasi. d. keuangan. sarana dan prasarana. dan evaluasi penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. sarana dan prasarana. pemberian bimbingan teknis. prosedur. fasilitasi. kelembagaan. prosedur. c. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pembelajaran. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria pembinaan bakat. prestasi. barang milik negara. kelembagaan. sarana dan prasarana. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. Pasal 363 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. standar. kepegawaian. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. . standar.

Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. e. Subbagian Tata Usaha. kelembagaan. dan f. program dan anggaran. sarana dan prasarana. Seksi Evaluasi Program. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan b. dan f. Pasal 368 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 367. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan program.-97e. pengumpulan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. . evaluasi penerapan norma. e. b. Pasal 366 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. dan kriteria pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. prosedur. dan pelaporan Direktorat. d. kegiatan. kelembagaan. standar. kerja sama. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pengolahan. f. penyusunan laporan Direktorat. d. Pasal 367 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Pembelajaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. kelembagaan. Pasal 369 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. b. c. sarana dan prasarana.

Pasal 371 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. penilaian. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kurikulum. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penilaian. penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. kerja sama. Pasal 373 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Pasal 372 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 371.-98Pasal 370 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengumpulan. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi penerapan norma. sarana prasarana. kegiatan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan dan dan dan . penilaian. anggaran. dan kriteria kurikulum. dan penyusunan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. kelembagaan. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. pengolahan. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. prosedur. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan d. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penilaian. standar. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan b.

. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. fasilitasi. dan d. Pasal 376 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 375. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 377 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Seksi Prasarana. prosedur. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. Seksi Sarana. b. dan evaluasi penerapan norma. c. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan.-99Pasal 374 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 378 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. Pasal 375 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. prosedur.

prosedur. standar. standar. prestasi. dan kriteria pembinaan bakat. Seksi Peserta Didik.-100(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 379 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. fasilitasi. c. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. fasilitasi. prosedur. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan b. standar. standar. Seksi Kelembagaan. prestasi. Pasal 380 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 379. dan pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. pemberdayaan sekolah. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi penerapan norma. prosedur. prestasi. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. prosedur. b. dan d. . Pasal 381 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan. pemberdayaan sekolah. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 382 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. standar.

dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. evaluasi penerapan norma. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 384 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. b. . Pasal 386 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Pasal 385 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 384. dan kriteria pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. b. kelembagaan. sarana dan prasarana. d. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. sarana dan prasarana. kepegawaian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria pembelajaran.-101Pasal 383 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. kelembagaan. sarana dan prasarana. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan f. Subdirektorat Pembelajaran. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. keuangan. barang milik negara. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. c. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur. sarana dan prasarana. kelembagaan. prosedur. e.

penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengolahan. kegiatan. . kelembagaan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 390 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan program. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kegiatan. kegiatan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengumpulan. kelembagaan. d. pengumpulan. Pasal 389 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. d. kerja sama. sarana dan prasarana. c. Pasal 387 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. program dan anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 388 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 387. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan b. pengolahan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. e. sarana dan prasarana. e. f. dan anggaran Direktorat. dan Kelompok Jabatan Fungsional. Subbagian Tata Usaha. Seksi Evaluasi Program. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan program. dan anggaran Direktorat.-102c. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan f. dan pelaporan Direktorat. b.

penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. anggaran. standar. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 394 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. c. b. fasilitasi. sarana dan prasarana. dan kriteria kurikulum. Seksi Penilaian dan Akreditasi. standar. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. standar. prosedur. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 393 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. standar. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 392 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 391. dan d. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. penilaian. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. kerja sama.-103(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 391 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. prosedur. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. kegiatan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan kriteria kurikulum. . kelembagaan.

prosedur. prosedur. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 399 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. Pasal 398 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. prestasi. . dan evaluasi penerapan norma. standar. Seksi Prasarana. Pasal 396 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 395. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar.-104Pasal 395 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi. b. c. pemberian bimbingan teknis. Seksi Sarana. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan d. Pasal 397 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan b.

prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. dan pembinaan bakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. dan kriteria kelembagaan. prosedur. dan d. Seksi Kelembagaan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 401 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. barang milik negara. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. keuangan. b. prosedur. standar. pemberdayaan sekolah. standar. prosedur. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.-105Pasal 400 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 399. Pasal 402 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Peserta Didik. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. standar. pemberdayaan sekolah. kepegawaian. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. . c. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. dan b. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembinaan bakat. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 403 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.

Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. f. d. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus.-106Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 404 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan . Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. evaluasi penerapan norma. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. c. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. h. prosedur. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. pendidikan layanan khusus. e. dan b. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. g. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. Pasal 405 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 404. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas.

Pasal 406 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Seksi Evaluasi Program. kegiatan. pengumpulan. b. e. b. Subbagian Tata Usaha. pengolahan. Kelompok Jabatan Fungsional. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan f. Pasal 408 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. Pasal 407 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Penyusunan Program. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan pelaporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. Pasal 409 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. . kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. c.-107i. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kerja sama. dan f. d. c. dan b. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. program dan anggaran. penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan angggaran Direktorat. penyusunan laporan Direktorat.

pendidikan layanan khusus. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. dan penyusunan program. pendidikan khusus. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c.-108Pasal 410 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pengolahan. standar. Pasal 411 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengumpulan. pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. Sekolah Menengah Kejuruan. kegiatan. d. e. . kerja sama. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 412 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 411. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. Sekolah Menengah Kejuruan. anggaran. kegiatan. b.

dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. rencana kebutuhan. standar. fasilitasi. Pasal 416 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 415. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. pemberian bimbingan teknis. . prosedur. Seksi Karir. dan b. prosedur. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma.-109f. Pasal 414 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: g. pengembangan sistem. pemberian bimbingan teknis. standar.

prosedur. pengembangan sistem. standar. standar. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 419 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 417 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. g. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. c. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. b. standar. prosedur. . f. Seksi Karir. Pasal 418 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. dan evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. standar. d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. e. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. fasilitasi. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma.-110a.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan g. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. f. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. c.-111Pasal 420 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 419. dan b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. b. evaluasi penerapan norma. Pasal 421 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. e. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. standar. standar. . Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. Pasal 422 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. Seksi Karir.

(3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. prosedur. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pengembangan sistem. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. . Pasal 423 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.-112(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. jenis. Pasal 424 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 346 huruf f. Pasal 366 huruf f. standar. Pasal 426 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. barang milik negara. keuangan. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 386 huruf f. (5) Tugas. kepegawaian. fasilitasi. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. Tugas. dan Pasal 406 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan Fungsi Pasal 425 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. Pasal 430 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 429.-113Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. b. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. koordinasi penyusunan kebijakan. . penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 428 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. rencana. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. standar. c. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. d. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. d. d. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. dan e. b. b. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. e. dan e. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 429 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. prosedur. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. c. penyusunan norma. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. program. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. f. Sekretariat Direktorat Jenderal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. c.

Informasi dan Pelaporan. k. anggaran. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 431 Sekretariat a. penyusunan bahan kebijakan. rencana. b. Pasal 432 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan.-114g. b. program. dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. dan d. i. c. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. program. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. rencana. Bagian d. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. h. j. Subbagian Akuntansi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Keuangan. Bagian b. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Subbagian Program dan Anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. Hukum dan Kepegawaian. Pasal 434 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. dan Umum. Bagian c. Pasal 433 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 432. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. . dan c.

-115Pasal 435 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan, rencana, program, dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan, penyimpanan, pembayaran, dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 436 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi, analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi, dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 437 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 436, Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data kelembagaan, ketenagaan, pembelajaran, dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi; c. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; d. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi; dan e. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 438 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Subbagian Pengolahan Data; b. Subbagian Analisis dan Evaluasi; dan c. Subbagian Layanan Informasi.

-116Pasal 439 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai informasi dan publikasi pendidikan tinggi. Pasal 440 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. Pasal 441 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 440, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi; b. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum; c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi; d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal; dan e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; Pasal 442 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Tata Laksana. Pasal 443 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan, penilaian, dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. tugas melakukan layanan

-117(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 444 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 445 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal; c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal; dan d. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 446 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Rumah Tangga; b. Subbagian Barang Milik Negara; dan c. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. Pasal 447 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan, sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal.

-118(3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 448 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Pasal 449 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 448, Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi; c. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi; d. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi; e. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi; f. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi, program studi, dan kerja sama; dan g. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Pasal 450 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan; c. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan; d. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 451 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat.

dan anggaran Direktorat. kegiatan. kegiatan. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. Seksi Evaluasi.-119Pasal 452 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 451. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. anggaran. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. b. prosedur. penyusunan bahan perumusan norma. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. Pasal 454 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 455 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. kegiatan. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. Seksi Penyusunan Program. dan b. penyusunan program. d. dan e. dan d. c. pengkajian dan penilaian usul pendirian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. program. perubahan. standarisasi teknis. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 453 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. b. penyusunan laporan Direktorat. pengkajian. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c. . standar. Pasal 456 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 455. dan anggaran Direktorat.

(2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standarisasi teknis. pemberdayaan. dan penutupan perguruan tinggi. kriteria. Pasal 461 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. Pasal 459 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. perubahan. prosedur. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. standar. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. pemberian bimbingan teknis. dan b. prosedur.-120Pasal 457 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. Pasal 460 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 459. standar. perubahan. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. . b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. norma. pemberian bimbingan teknis. kriteria. standar. dan b. Seksi Pengembangan Program Studi. Pasal 458 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. norma. evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. prosedur. c. dan penutupan program studi. Seksi Tata Kelola Lembaga. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. Seksi Evaluasi Kelembagaan. dan d.

-121Pasal 462 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. norma. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. penyusunan bahan perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga. standar. bimbingan teknis. standar. norma. b. Pasal 463 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. fasilitasi. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga. dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga. pengembangan kerja sama. melakukan penyusunan prosedur. d. prosedur. fasilitasi. standar. dan melakukan penyusunan prosedur. standar. norma. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. norma. c. fasilitasi. pengembangan kerja sama. dan e. prosedur. Pasal 466 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga. dan kriteria. dan . pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. bimbingan teknis. prosedur. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. dan b. Pasal 465 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. Seksi Kerja Sama Luar Negeri. pengembangan. standarisasi teknis. Pasal 464 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 463.

prosedur. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 468 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. dan f. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. e. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. penjaminan mutu. Pasal 471 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. perumusan norma. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan Direktorat. anggaran. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Subdirektorat Kemahasiswaan. evaluasi. kepegawaian. program dan anggaran.-122Pasal 467 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. d. dan kemahasiswaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. keuangan. b. pengembangan. Pasal 470 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. c. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi pelaksanaan program. Subbagian Tata Usaha. c. barang milik negara. standarisasi. dan kemahasiswaan. Subdirektorat Pembelajaran. dan f. Subdirektorat Penyelarasan. penjaminan mutu. d. dan kerumahtanggaan Direktorat. e. dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Pasal 469 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 468. pemberian bimbingan teknis. pelaporan di bidang pembelajaran. pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. . perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. standar.

d. Pasal 475 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. standarisasi teknis. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. dan anggaran Direktorat. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan. dan kemahasiswaan perguruan tinggi. Seksi Penyusunan Program. c. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 473 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 474 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. . Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. b. kegiatan. kegiatan.-123Pasal 472 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 471. dan b. penyusunan bahan perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi. Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. Seksi Evaluasi. c. d. standar. Pasal 476 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 475. dan kriteria di bidang kompetensi lulusan. penyusunan laporan Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat. prosedur. dan e. dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan. b. program. penyusunan program. penjaminan mutu. pengelolaan data bidang pembelajaran.

-124e. dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. prosedur. fasilitasi. b. dan penjaminan mutu. dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. dan b. c. dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. Pasal 480 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479. penyusunan bahan perumusan norma. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. d. standarisasi teknis. standar. dan penjaminan mutu. dan kriteria. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. sarana dan prasarana pembelajaran. dan evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. norma. prosedur. norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. dan fasilitasi di bidang pembelajaran. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi. evaluasi pengembangan sistem. standar. Pasal 478 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem. . standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. f. dan f. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. e. sarana dan prasarana pembelajaran. Pasal 477 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. Pasal 479 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur.

norma. dan b. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. e. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. d. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 482 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. f. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. dan kriteria. dan kriteria. Pasal 484 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 483. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. standar. fasilitasi. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. dan g. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 483 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. Pasal 485 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. prosedur. pemberian bimbingan teknis. b. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. standarisasi teknis. fasilitasi. prosedur. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. penyusunan bahan perumusan norma. c. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. standar. . norma.-125Pasal 481 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. standar.

Pasal 487 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi. dan kriteria. (2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. barang milik negara. standar. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. perumusan norma. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kerumahtanggaan Direktorat. kepegawaian. pengadaan. e. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standar. g. standarisasi. norma. b. prosedur. prosedur. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standar.-126Pasal 486 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. keuangan. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 488 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. c. Pasal 489 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 488. perencanaan. . dan kriteria. pengembangan. f. fasilitasi. d. norma.

Subbagian Tata Usaha. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 492 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 491. i. pengadaan. Seksi Penyusunan Program. Pasal 491 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan. dan anggaran Direktorat. Pasal 494 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. Subdirektorat Kualifikasi. dan f. e. Pasal 490 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. evaluasi pelaksanaan program. program dan anggaran. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. b. dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi. kegiatan. dan pelaporan Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional.-127h. . penyusunan laporan Direktorat. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. kegiatan. b. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Karir. kegiatan. c. penempatan. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan anggaran Direktorat. d. pembinaan profesi. dan e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. anggaran. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. Pasal 493 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a.

evaluasi perencanaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. dan f. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. c. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 496 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 495. prosedur. dan b. b. penyusunan bahan perumusan norma. pengadaan. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik. Seksi Pendidik. penyusunan rencana kebutuhan. prosedur. koordinasi. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. e. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. Pasal 498 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. rencana kebutuhan. perencanaan. pengadaan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengadaan. rencana kebutuhan. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 497 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. pengadaan.-128(2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. fasilitasi. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. Seksi Tenaga Kependidikan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. pengadaan. . Pasal 495 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. prosedur. standar. norma. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. koordinasi. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. norma. d. standar.

profesi. dan evaluasi pengembangan karir. standar. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standarisasi teknis. kepangkatan. promosi. c. profesi. norma. Pasal 500 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 499. standar. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 502 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. e. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. Seksi Tenaga Kependidikan. norma. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi.-129Pasal 499 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi pengembangan karir. penyusunan bahan perumusan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. karir. prosedur. dan b. kepangkatan. f. promosi. karir. prosedur. prosedur. standar. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. . dan pengembangan kompetensi. dan kriteria. dan profesi pendidik serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pengembangan kompetensi. dan g. d. Pasal 501 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. Seksi Pendidik. dan kriteria.

prosedur. Pasal 507 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. d. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. pemberian bimbingan teknis. standar. prosedur. dan b. standar. Pasal 506 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. dan kerumahtanggaan Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 505 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. c. b. dan kriteria. fasilitasi. fasilitasi. Pasal 504 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 503. norma. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pendidikan Luar Negeri. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. norma.-130Pasal 503 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kepegawaian. keuangan. barang milik negara. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. standar. penyusunan bahan perumusan norma. dan e. standarisasi teknis. dan kriteria. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. prosedur. .

anggaran. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. f. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. dan f. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. d. perumusan norma. program dan anggaran. e. Subdirektorat Penelitian. c. b. standarisasi. standar. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a.-131Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 508 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. Kelompok Jabatan Fungsional. . Pasal 511 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 512 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 511. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. c. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 509 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 508. prosedur. evaluasi pelaksanaan program. Pasal 510 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. d. b. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

dan anggaran Direktorat. kegiatan. b. dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 513 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian. kegiatan. standarisasi teknis. anggaran. c. Pasal 515 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan bahan perumusan norma. penyusunan program. Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana.-132b. dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. kegiatan. Pasal 516 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 515. Pasal 517 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. program. c. Pasal 514 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Seksi Penelitian Strategis. d. Seksi Evaluasi. pengembangan program penelitian perguruan tinggi. d. prosedur. pengembangan program. dan anggaran Direktorat. e. standar. program. . dan kriteria di bidang penelitian. dan b. dan e. dan b. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu.

pengembangan program. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. standar. b. Pasal 519 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria. Pasal 522 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu. prosedur. Pasal 520 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 519. fasilitasi. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. prosedur. norma. dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat. dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. pengembangan program. dan b. norma. dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. pemberian bimbingan teknis. standar. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. prosedur. pengembangan program.-133Pasal 518 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. (2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. dan e. norma. pengembangan program. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. fasilitasi. Seksi Kreativitas dan Inovasi. c. fasilitasi. prosedur. penyusunan bahan perumusan norma. standarisasi teknis. pemberian bimbingan teknis. Pasal 521 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. . dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat.

Pasal 526 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan norma.-134(2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 524 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 523. dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. pengembangan program. c. dan b. Pasal 523 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Seksi Publikasi. penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. d. Pasal 525 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian. b. prosedur. dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. fasilitasi. publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. e. norma. pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Seksi Hak Kekayaan Intelektual. standar. dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. prosedur. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria. prosedur. f. . pemberian bimbingan teknis. norma. dan g. standar. fasilitasi. standarisasi teknis.

dan kriteria. prosedur. Pasal 527 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. publikasi. norma. Pasal 528 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 450 huruf f. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. barang milik negara. Pasal 530 Direktorat Jenderal Kebudayaan mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang kebudayaan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 470 huruf f. fasilitasi. serta . dan Pasal 510 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. kepegawaian.-135(2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Tugas. dan kerumahtanggaan Direktorat. promosi. Pasal 490 huruf f. keuangan. jenis. (5) Tugas. dan Fungsi Pasal 529 Direktorat Jenderal Kebudayaan dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. BAB VIII DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN Bagian Pertama Kedudukan.

koordinasi penyusunan kebijakan. b. d. c. dan f. d. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan.-136Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. prosedur. e. perumusan kebijakan di bidang kebudayaan. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. dan anggaran di bidang kebudayaan. kerja sama. standar. program. program. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 533 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. pengelolaan data dan informasi kebudayaan. . Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 532 Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas: a. c. dan anggaran di bidang kebudayaan. c. rencana. b. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan kriteria di bidang kebudayaan. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 534 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 533. penyusunan norma. rencana. d. dan e. b. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kebudayaan. koordinasi pelaksanaan tugas.

-137e. f. g. h. i. j. k. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Kebudayaan; penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan; pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 535 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran; b. Bagian Keuangan; c. Bagian Hukum dan Kepegawaian; dan d. Bagian Umum. Pasal 536 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 537 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 536, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; dan e. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 538 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Data dan Informasi; b. Subbagian Progam dan Anggaran; dan c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.

-138Pasal 539 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 540 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 541 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 540, Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal; dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 542 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan; b. Subbagian Perbendaharaan; dan d. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 543 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi, pengujian, dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan, penyimpanan, pembayaran, pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. melakukan urusan pembukuan, dan

(2)

-139(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi, verifikasi, evaluasi, dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 544 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 545 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 544, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang kebudayaan; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; e. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan; dan f. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 546 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Kerja Sama. Pasal 547 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal.

(2)

-140(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama, pemberdayaan peran serta masyarakat, publikasi, dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 548 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 549 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 548, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal; dan c. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 550 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan; b. Subbagian Rumah Tangga; dan c. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 551 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, dokumentasi, dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, penghapusan, dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal.

Subdit Program dan Evaluasi Subdit Registrasi Nasional. koordinasi. standar. perumusan kebijakan di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. Subdit Pengembangan dan Pemanfaatan. Pasal 553 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dalam Pasal 552. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. dan Kelompok Jabatan Fungsional. prosedur. pengelolaan register nasional dan eksplorasi cagar budaya di air. d.-141Bagian Keempat Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Pasal 552 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. c. evaluasi penerapan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang registrasi nasional. pengembangan dan pemanfaatan. g. pengembangan dan pemanfaatan. standar. Subdit Pelindungan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. pelindungan. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman menyelenggarakan fungsi : a. dan i. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. serta eksplorasi dan dokumentasi. g. b. Subbagian Tata Usaha. h. d. e. pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. pelindungan. f. penyusunan norma. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. Subdit Eksplorasi dan Dokumentasi. standar. c. dan kriteriadi bidang registrasi nasional. e. Pasal 554 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman terdiri atas : a. . pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. f. prosedur. serta eksplorasi dan dokumentasi. prosedur.

b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. kegiatan. serta eksplorasi dan dokumentasi. pelindungan. d. kegiatan. koordinasi pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang registrasi nasional. penyusunan program. b. dan anggaran Direktorat. Seksi Penyusunan Program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengumpulan. dan pelaporan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. dan anggaran Direktorat. pengolahan. pelindungan. kegiatan.-142Pasal 555 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 558 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan dan pemanfaatan. dan anggaran kegiatan Direktorat. Pasal 557 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. e. penyusunan laporan Direktorat. pengembangan dan pemanfaatan. pengembangan dan pemanfaatan. pengumpulan. serta penyusunan program. Pasal 556 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 555. serta eksplorasi dan dokumentasi. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. . pelindungan. program dan anggaran. kegiatan dan anggaran di bidang registrasi nasional. dan penyajian data dan informasi di bidang registrasi nasional. dan penyajian data dan informasi registrasi nasional. pelindungan. pengolahan. dan f. serta eksplorasi dan dokumentasi. serta eksplorasi dan dokumentasi serta penyusunan laporan Direktorat. pengembangan dan pemanfaatan. Seksi Evaluasi Program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.

dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang registrasi nasional. dan pengelolaan data. prosedur. d. (2) Seksi Pengelolaan Data mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. perumusan norma. dan pengelolaan data registrasi nasional cagar budaya dan koleksi museum. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. perumusan norma. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendaftaran. Pasal 563 Subdirektorat Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. standar. standar. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan penghapusan register nasional cagar budaya dan koleksi museum. dan kriteria di bidang registrasi nasional. dan f. fasilitasi. Pasal 561 Subdirektorat Registrasi Nasional terdiri atas : a. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi di bidang pelindungan. prosedur. penetapan. prosedur. standar. dan kriteria serta pendaftaran dan penetapan cagar budaya dan koleksi museum. Subdirektorat Registrasi Nasional menyelenggarakan fungsi : a.-143Pasal 559 Subdirektorat Registrasi Nasional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pengelolaan register nasional serta fasilitasi. standar. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. b. e. prosedur. fasilitasi. c. pemeringkatan. standar. dan pengelolaan data. pengelolaan register nasional. prosedur. dan evaluasi di bidang registrasi nasional. Pasal 560 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimasud dalam Pasal 559. dan kriteria serta pencatatan. b. standar. Pasal 562 (1) Seksi Pendaftaran dan Penetapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. . Seksi Pendaftaran dan Penetapan. serta fasilitasi. Seksi Pengelolaan Data.

dan kriteria di bidang perijinan. fasilitasi. Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. (2) Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. d. dan pemugaran cagar budaya dan permuseuman. dan kriteria. pengamanan. Pasal 567 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. pengamanan. Pasal 565 Subdirektorat Pelindungan terdiri atas : a. dan kriteria di bidang Pelindungan. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria dibidang pemeliharaan dan pemugaran cagar budaya dan koleksi museum. dan evaluasi penerapan norma. dan pemugaran. . fasilitasi. standar. pemberian bimbingan teknis. pemeliharaan. b. Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria di bidang perijinan. prosedur. norma. standar. standar. prosedur. Pasal 566 (1) Seksi Perijinan dan Pengamanan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. c. dan pemugaran. dan e. Seksi Perijinan dan Pengamanan. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelindungan. evaluasi penerapan norma. pemeliharaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. b. pengamanan. Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi serta pengembangan dan pemanfaatan. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan. serta fasilitasi. prosedur. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang perijinan. pemberian bimbingan teknis.-144Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. dan kriteria di bidang perijinan dan pengamanan cagar budaya dan koleksi museum. pemeliharaan.

dan e. penyusunan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria. prosedur. b. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. (2) Seksi Pemanfaatan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. d. standar. c. dan kriteria serta pengembangan cagar budaya dan koleksi museum. . Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. d. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. standar. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pemanfaatan. e. standar. standar. fasilitasi. b. dan kriteria serta pemanfaatan cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi serta dokumentasi. standar. c. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi menyelenggarakan fungsi : a. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. pelaksanaan eksplorasi cagar budaya di air. perumusan norma. Pasal 569 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan terdiri atas : a. standar. Seksi Pengembangan. prosedur. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. Pasal 570 (1) Seksi Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. standar.-145b. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. Pasal 571 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

keuangan. perumusan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. c. kearsipan. literasi dan apresiasi film. Pasal 574 (1) Seksi Eksplorasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. barang milik negara. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum Pasal 575 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. standar. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Pasal 576 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. (2) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. standar. kepegawaian. perumusan norma. koordinasi. prosedur. standar. dan kriteria. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. Pasal 573 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi terdiri atas: a. prosedur. b. dan b. serta dokumentasi dan publikasi. prosedur. dan g. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. penyusunan norma. prosedur. . dan evaluasi di bidang eksplorasi cagar budaya. Pasal 577 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 576. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. evaluasi penerapan norma. dan kriteria. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum serta fasilitasi. Seksi Eksplorasi.-146f. seni rupa. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang seni pertunjukan. Seksi Dokumentasi. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman menyelenggarakan fungsi : a.

Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pengolahan. Pasal 579 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusankebijakan. seni rupa. e. h. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. literasi dan apresiasi film. literasi dan apresiasi film. f. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film. literasi dan apresiasi film. dan kriteria di bidang seni pertunjukan. kegiatan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. e. Pasal 578 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman terdiri atas: a. prosedur. pengumpulan. penyajian data dan informasi seni pertunjukan. g. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. seni rupa. f. d.dan g. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang seni pertunjukan. . standar. f. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. serta dokumentasi dan publikasi. b. penyusunan program. c. kegiatan. serta dokumentasi dan publikasi. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. standar. program dan anggaran. evaluasi penerapan norma. serta dokumentasi dan publikasi. Kelompok Jabatan Fungsional. d. e. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa. b.-147d. dan anggaran Direktorat. Subbagian Tata Usaha. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. prosedur. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. seni rupa. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.

Seksi Seni Pertunjukan Tradisional. Seksi Evaluasi Program. pengolahan. standar. Seksi Penyusunan Program. standar. dan anggaran seni pertunjukan. dan e. dan b. prosedur. d. serta penyusunan laporan Direktorat. seni rupa. fasilitasi. dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. prosedur. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan menyelenggarakan fungsi : a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni pertunjukan. dan penyajian data dan informasi seni pertunjukan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. literasi dan apresiasi film. standar. perumusan norma. dan anggaran Direktorat. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. c.-148Pasal 581 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. kegiatan. standar. pengumpulan. dokumentasi dan publikasi. evaluasi penerapan norma. Pasal 583 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. b. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan. prosedur. kegiatan. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. . seni rupa. Pasal 584 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 583. Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional. literasi dan apresiasi film. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 585 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan terdiri atas : a. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan. Pasal 582 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria.

standar. dan evaluasi penerapan norma. b. pemberian bimbingan teknis. prosedur. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa murni. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Seni Rupa Terapan. (2) Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. perumusan norma. c. serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. standar.-149Pasal 586 (1) Seksi Seni Pertunjukan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan tradisional. standar. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan nontradisional. Subdirektorat Seni Rupa menyelenggarakan fungsi : a. b. Pasal 588 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 587. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. standar. standar. fasilitasi. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni rupa. . dan e. Seksi Seni Rupa Murni. standar. (2) Seksi Seni Rupa Terapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. evaluasi penerapan norma. Pasal 590 (1) Seksi Seni Rupa Murni mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 587 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. prosedur. perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni rupa. prosedur. d. fasilitasi. dan kriteria. fasilitasi. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa terapan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 589 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa terdiri atas : a.

dan evaluasi penerapan norma. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film menyelenggarakan fungsi : a. prosedur. prosedur dan kriteria di bidang literasi. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang seni dan film. prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. Pasal 594 (1) Seksi Literasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. perumusan norma. Pasal 593 Subdirektorat Literasi dan Aresiasi Film terdiri atas : a. standar. serta fasilitasi. standar. d. standar. norma. dan kriteria. Pasal 595 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Literasi. dan e. b. fasilitasi. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang literasi dan apresiasi film. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. dan b. prosedur. standar. standar. standar. prosedur dan kriteria di bidang apresiasi. dan evaluasi di bidang literasi dan apresiasi perfilman.-150Pasal 591 Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. fasilitasi. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. perumusan norma. standar. dan kriteria. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. Pasal 592 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 591. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. pemberian bimbingan teknis. . (2) Seksi Apresiasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Seksi Apresiasi.

dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. e. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. prosedur. Pasal 598 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi seni dan film. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. keuangan. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Pasal 600 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi mempunyai tugas melaksanakan perumusan. perumusan norma. Seksi Publikasi. evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria. Pasal 597 Sub Direktorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. perumusan norma. Pasal 599 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. . prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.-151Pasal 596 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 595. b. standar. barang milik negara dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. kearsipan. d. penyusunan norma. dan b. prosedur. c. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi : a. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. koordinasi. Seksi Dokumentasi. standar. dan f. pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi. standar. dan kriteria. kepegawaian. standar. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi seni dan film. pelaksanaan publikasi seni dan film serta fasilitasi. prosedur. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi seni dan film.

ekspresi budaya tradisional. Kelompok Jabatan Fungsional. dan h. program dan anggaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 602 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi terdiri atas : a. lingkungan budaya dan pranata sosial. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. komunitas kepercayaan. kerja sama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. lingkungan budaya dan pranata sosial. pengetahuan tradisional. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional. pengetahuan tradisional. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. prosedur. b. e. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Subbagian Tata Usaha. f. dan kreteria di bidang kelembagaan kepercayaan. Pasal 603 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. e. ekspresi budaya tradisional. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi menyelenggarakan fungsi : a. g. standar. c. standar. Subdirektorat Program dan Evaluasi. lingkungan budaya dan pranata sosial. d. f. standar. dan g. b. ekspresi budaya tradisional. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan. pengetahuan tradisional. . evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. c.-152Pasal 601 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 600. penyusunan norma. komunitas kepercayaan. komunitas kepercayaan. d.

komunitas kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. anggaran Direktorat. pengetahuan tradisional. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. penyajian data. dan b. dan penyajian data dan informasi kelembagaan kepercayaan. komunitas kepercayaan. ekspresi budaya tradisional. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan penyusunan laporan Direktorat. Pasal 607 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma.-153Pasal 604 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 603. dan informasi kelembagaan kepercayaan. kegiatan. prosedur. ekspresi budaya tradisional. . pengolahan. Seksi Penyusunan Program. Pasal 605 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. Pasal 606 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. pengetahuan tradisional. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengolahan. b. standar. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kelembagaan kepercayaan. pengetahuan tradisional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. dan f. fasilitasi. ekspresi budaya tradisional. komunitas kepercayaan. e. dan anggaran Direktorat. penyusunan laporan Direktorat. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan kepercayaan. dan kriteria. dan anggaran Direktorat. pengumpulan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. pengumpulan. komunitas kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. dan anggaran kelembagaan kepercayaan. penyusunan program. ekspresi budaya tradisional. pengetahuan tradisional. d. c. kegiatan.

(2) Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. dan evaluasi di bidang hubungan antar lembaga. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. Pasal 609 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan terdiri atas : a. dan evaluasi di bidang pemberdayaan lembaga. standar. b. dan b. standar. Seksi Pemberdayaan Lembaga. Pasal 610 (1) Seksi Pemberdayaan Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. perumusan norma. e.-154- Pasal 608 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana maksud dalam Pasal 607. prosedur. . perumusan norma. c. standar. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. prosedur dan kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. perumusan norma. standar. fasilitasi. standar. pelaksanaan urusan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. prosedur dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. dan f. dan kriteria di bidang kelembagaan kepercayaan. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. Seksi Hubungan Antar Lembaga. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang komunitas kepercayaan. dan kriteria. Pasal 611 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. d.

publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. prosedur. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. Seksi Upacara Adat. perumusan norma. evaluasi penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. prosedur dan kriteria. Seksi Komunitas Adat. perumusan norma. Pasal 613 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan terdiri atas: a. dan kriteria. dan f. dan b. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. standar. c. standar. dan kriteria di bidang komunitas kepercayaan. prosedur. dan evaluasi di bidang upacara adat. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang komunitas adat dan upacara adat. standar. e. standar. Pasal 615 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang komunitas kepercayaan. perumusan norma.-155Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. Pasal 614 (1) Seksi Komunitas Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi di bidang komunitas adat. prosedur dan kriteria. (2) Seksi Upacara Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan urusan publikasi di bidang komunitas kepercayaan. d. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional menyelenggarakan fungsi : a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. Pasal 616 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 615. b. standar.

dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. perumusan norma. dan kriteria. Pasal 620 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 619. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial menyelenggarakan fungsi: a. perumusan norma. dan b. dan evaluasi di bidang ekspresi budaya tradisional. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. (2) Seksi Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. standar. prosedur. dan f. . prosedur. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. Pasal 617 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional terdiri atas : a. standar.-156b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. evaluasi penerapan norma. d. Seksi Ekspresi Budaya Tradisional Pasal 618 (1) Seksi Pengetahuan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. c. e. standar. dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional. Seksi Pengetahuan Tradisional. pelaksanaan urusan publikasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. prosedur dan kriteria. standar. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. Pasal 619 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional.

kearsipan kepegawaian. standar. standar. perumusan norma. (2) Seksi Pranata Sosial mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 622 (1) Seksi Lingkungan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur dan kriteria. e. dan b. c. . prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. pelaksanaan urusan publikasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. standar. Seksi Pranata Sosial. Pasal 621 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial terdiri atas : a. koordinasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan pelaksanaan kebijakan dan fasilitasi penerapan standar teknis di bidang sejarah serta perumusan nilai budaya. Pasal 623 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan evaluasi di bidang pranata sosial. evaluasi penerapan norma. prosedur. barang milik negara. dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. Bagian Ketujuh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Pasal 624 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan. standar. prosedur dan kriteria. dan kerumahtanggaan Direktorat. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. keuangan. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. dan evaluasi di bidang lingkungan budaya. Seksi Lingkungan Budaya. dan f. d. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. perumusan norma.-157b. standar. pemberian bimbingan teknis.

c. standar. Pasal 626 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya terdiri atas: a. pelaksanaan administrasi Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. dan pelaporan Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. Pasal 627 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. verifikasi. prosedur. evaluasi penerapan norma. e. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. kepercayaan. standar. Subdirektorat Sejarah. g. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan kriteria di bidang sejarah dan nilai budaya. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang sejarah dan nilai budaya. seni. Subbagian Tata Usaha. tradisi. prosedur. standar. dan perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. e. b. f. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaaan sejarah dan perumusan nilai budaya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. f. film. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. dan i. d. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. program dan anggaran. prosedur. Subdirektorat Pemetaan Nilai. . pemetaan. Kelompok Jabatan Fungsional. h. dan g. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi.-158Pasal 625 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 624. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai. Subdirektorat Program dan Evaluasi. b. d. penyusunan norma. c. dan cagar budaya. Pasal 628 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 627.

pemetaan. dan anggaran pembinaaan sejarah. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. Seksi Evaluasi Program. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. penggalian sumber dan penulisan sejarah serta fasilitasi. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. Pasal 629 Subdirektorat Progam dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi di bidang pembinaaan sejarah. Subdirektorat Sejarah menyelenggarakan fungsi: a. dan f. c. pengolahan. pengumpulan. pemetaan. dan penyajian data informasi di bidang pembinaaan sejarah. pemetaan. prosedur. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah. kegiatan. kegiatan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. kegiatan dan anggaran Direktorat. dan kriteria. b. kegiatan dan anggaran Direktorat. pemetaan.-159b. dan anggaran Direktorat. penyusunan program. Pasal 631 Subdirektorat Sejarah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 632 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 631. Pasal 630 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. e. dan b. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaaan sejarah. (2) . d. pengolahan.

Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai menyelenggarakan fungsi: a. penggalian sumber sejarah. dan evaluasi penerapan norma. dan cagar budaya. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai. penulisan sejarah. pemberian bimbingan teknis. Pasal 635 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 633 Subdirektorat Sejarah terdiri atas: a. prosedur. prosedur. standar. e. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. b. Pasal 634 (1) Seksi Penggalian Sumber Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. evaluasi penerapan norma. standar. c. tradisi. pemetaan nilai budaya. f. (2) Seksi Penulisan Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. d. prosedur. dan b. fasilitasi. Seksi Penulisan Sejarah. dan evaluasi penerapan norma. . prosedur dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah. dan g. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pemetaan nilai budaya. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. film. Seksi Penggalian Sumber Sejarah. serta fasilitasi. seni. prosedur dan kriteria di bidang penulisan sejarah. standar. dan kriteria di bidang sejarah. pemetaan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. kepercayaan.-160c. perumusan norma. dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. Pasal 636 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 635. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. standar. pelaksanaan penggalian sumber sejarah pelaksanaan penulisan sejarah. dan kriteria di bidang sejarah.

klasifikasi nilai budaya. kepercayaan. evaluasi pelaksanaan verifikasi dan perumusan nilai budaya. dan evaluasi klasifikasi nilai budaya. evaluasi pelaksanaan pemetaan nilai. kepercayaan. b. tradisi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi verifikasi nilai dan perumusan nilai. dan f. (2) Seksi Klasifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. serta fasilitasi. serta fasilitasi. dan b. Pasal 638 (1) Seksi Pemetaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai. film. c. tradisi. dan cagar budaya. serta fasilitasi. kepercayaan. Pasal 640 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 639. Pasal 637 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai terdiri atas: a. pemetaan nilai budaya. seni. pemberian bimbingan teknis. klasifikasi nilai yang bersumber dari sejarah.-161d. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai budaya. verifikasi dan perumusan nilai. dan f. seni. dan cagar budaya. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai menyelenggarakan fungsi: a. film. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis verifikasi dan perumusan nilai budaya. verifikasi nilai budaya yang bersumber dari sejarah. Pasal 639 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Klasifikasi. e. Seksi Pemetaan. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. seni. film. e. d. . tradisi. dan evaluasi pemetaan nilai budaya. dan cagar budaya. perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah.

prosedur. prosedur. dan kriteria. Seksi Verifikasi Nilai. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. pemetaan nilai budaya. standar. c. standar. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. dan evaluasi verifikasi nilai budaya. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. Seksi Dokumentasi. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. dan evaluasi perumusan nilai budaya. pemetaan nilai budaya.-162Pasal 641 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai terdiri atas: a. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. Pasal 644 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 643. Pasal 643 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan f. prosedur. Pasal 645 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. dan kriteria dii bidang dokumentasi dan publikasi. serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Seksi Perumusan Nilai. perumusan norma. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. Seksi Publikasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah dan nilai budaya. standar. (2) Seksi Perumusan Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. . e. d. Pasal 642 (1) Seksi Verifikasi Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. b. dan b. penyusunan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. serta fasilitasi.

-163Pasal 646 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi sejarah dan nilai budaya. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi sejarah dan nilai budaya. Pasal 647 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kedelapan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Kebudayaan Pasal 648 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kekayaan dan warisan budaya serta internalisasi nilai dan diplomasi budaya. Pasal 649 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 648, Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan warisan budaya dunia, dan diplomasi budaya; c. pelaksanaan internalisasi nilai budaya; d. penetapan kekayaan budaya dan pengusulan warisan budaya; e. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia; f. pelaksanaan diplomasi budaya; g. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia;

-164h. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; i. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; j. evaluasi pelaksanaan internalisasi nilai dan diplomasi budaya; dan k. pelaksanaan administrasi Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 650 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya; c. Subdirektorat Kekayaan Budaya; d. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia; e. Subdirektorat Diplomasi Budaya; f. Subbagian Tata Usaha; dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 651 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat, evaluasi pelaksanaan program dan anggaran, dan pelaporan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 652 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 651, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan f. penyusunan laporan Direktorat.

-165Pasal 653 Subdirektorat Program dan Evaluasi Program terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 654 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 655 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, internalisasi nilai, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang internalisasi nilai budaya. Pasal 656 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; c. pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; dan e. evaluasi pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya. Pasal 657 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya terdiri atas: a. Seksi Pengemasan Nilai Budaya; dan b. Seksi Penanaman Nilai Budaya. 655, nilai dan

dan

-166Pasal 658 (1) Seksi Pengemasan Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pengemasan nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang pengemasan nilai budaya. (2) Seksi Penanaman Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penanaman nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang penanaman nilai budaya. Pasal 659 Subdirektorat Kekayaan Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pencatatan dan pengusulan kekayaan budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang kekayaan budaya. Pasal 660 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 659, Subdirektorat Kekayaan Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kekayaan budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; c. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kekayaan budaya; d. pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; dan f. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya. Pasal 661 Subdirektorat Kekayaan Budaya terdiri atas: a. Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya; dan b. Seksi Penetapan Kekayaan Budaya Pasal 662 (1) Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria serta pencatatan kekayaan budaya.

dan kriteria serta warisan budaya benda dan ratifikasi konvensi warisan budaya benda. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. standar. prosedur. b. d. dan g. prosedur. (2) Seksi Warisan Budaya Takbenda melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan b. standar. prosedur. Pasal 666 (1) Seksi Warisan Budaya Benda mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang warisan budaya nasional dan dunia dan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. e. standar. Seksi Warisan Budaya Benda. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. Pasal 664 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 663. dan kriteria. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. f. fasilitasi. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. pemberian bimbingan teknis. Pasal 663 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. dan kriteria warisan budaya nasional dan dunia.-167(2) Seksi Penetapan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. evaluasi penerapan norma. serta fasilitasi. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria serta warisan budaya takbenda dan ratifikasi konvensi warisan budaya takbenda . Pasal 665 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia terdiri atas: a. standar. Seksi Warisan Budaya Takbenda. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. dan kriteria serta penetapan kekayaan budaya. perumusan norma. prosedur. c. perumusan norma. standar.

dan evaluasi di bidang diplomasi budaya.kepegawaian. pelaksanaan diplomasi budaya. . (2) Seksi Diplomasi Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan kerumahtanggaan Direktorat. keuangan. c. Pasal 670 (1) Seksi Diplomasi Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang diplomasi budaya. barang milik negara. Seksi Diplomasi Luar Negeri. pemberian bimbingan teknis. Pasal 669 Subdirektorat Diplomasi Budaya terdiri atas: a. Subdirektorat Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. b. serta fasilitasi.-168Pasal 667 Subdirektorat Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. serta fasilitasi. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. d. evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. kearsipan. dan e. pelaksanaan diplomasi budaya di dalam negeri dan luar negeri. pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. Seksi Diplomasi Dalam Negeri. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang diplomasi budaya. Pasal 671 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan b.

-169Pasal 672 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 554 huruf g, Pasal 578 huruf g, Pasal 602 huruf g, Pasal 626 huruf g, dan Pasal 650 huruf g mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB IX INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 673 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 674 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;

-170c. d. e. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal.

Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 676 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. Sekretariat Inspektorat Jenderal; b. Inspektorat I; c. Inspektorat II; d. Inspektorat III; e. Inspektorat IV; dan f. Inspektorat Investigasi. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 677 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 678 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 677, Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; b. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan; c. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan; d. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal; e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; f. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal;

-171h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan; i. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal; j. pemantauan, analisis, dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan; dan k. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 679 Sekretariat a. Bagian b. Bagian c. Bagian d. Bagian Inspektorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran; Hukum dan Kepegawaian; Pengolahan Laporan Pengawasan; dan Umum. Pasal 680 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 681 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 680, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; dan e. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 682 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran; dan b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 683 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan.

-172(2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 684 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. Pasal 685 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 684, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal; e. f. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan; dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di pengawasan. Pasal 686 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; dan b. Subbagian Kepegawaian. Pasal 687 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, penyusunan sistem dan prosedur kerja, penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. lanjut bidang

Pasal 692 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. . penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. dan b.-173Pasal 688 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. analisis. Pasal 690 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. analisis. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. kerumahtanggaan. Pasal 693 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 692. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. dan keuangan Inpektorat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. c. dan d. analisis. pengolahan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. dan c. Pasal 691 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. b. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. Pasal 689 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 688. b.

pemeliharaan. Pasal 697 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 696. kebersihan serta pengadaan. pembukuan. dokumentasi. program. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. . d. Subbagian Rumah Tangga. perpustakaan. f. keprotokolan. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. kearsipan. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 696 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. evaluasi. pemantauan. dan b. penyusunan laporan hasil pengawasan. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu.-174Pasal 694 Bagian Umum terdiri atas: a. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. perbendaharaan. dan anggaran Inspektorat. dan g. evaluasi. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. Pasal 695 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. reviu. keindahan. pelaksanaan audit. keamanan. penyusunan rencana. ketertiban. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikandan kebudayaan di daerah. verifikasi. b. c. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. perawatan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. Subbagian Keuangan.

b. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan dan kebudayaan di daerah. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. dan nepotisme di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 701 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 700. Pasal 702 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. ketatausahaan. dan c. d. f. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a. kolusi. Pasal 699 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan c. kolusi. barang milik negara. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. Inspektur. dan anggaran Inspektorat Investigasi.-175Pasal 698 Inspektorat terdiri atas: a. c. b. Kelompok Jabatan Fungsional. Subbagian Tata Usaha. kepegawaian. b. . penyusunan laporan hasil pengawasan. Subbagian Tata Usaha. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. keuangan. dan kerumahtanggaan Inspektorat. e. dan g. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. penyusunan rencana program. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 700 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. Inspektur.

. dan barang milik negara Inspektorat. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. (5) Tugas. kerumahtanggaan.-176Pasal 703 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 698 huruf c dan Pasal 702 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Tugas. Pasal 704 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompok-kelompok sesuai dengan kebutuhan. BAB X BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. kepegawaian. keuangan. perencanaan. Pasal 705 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 691 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 696 ditetapkan oleh Inspektur Jenderal. jenis. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan Fungsi Pasal 706 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

rencana. penyusunan kebijakan teknis. c. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 709 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. b. koordinasi penyusunan kebijakan. Pasal 708 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 707. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 710 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. pemantauan. Pasal 711 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 710. b. Sekretariat Badan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. evaluasi.-177Pasal 707 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pusat Penelitian Kebijakan. d. program. dan d. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. . rencana. dan e. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. c. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pusat Penilaian Pendidikan. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. h. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian d. Bagian b.-178b. evaluasi. c. f. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Keuangan. Pasal 712 Sekretariat a. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan Umum. penyusunan laporan Badan. i. program. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. dan anggaran Badan. program. pengumpulan. d. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. e. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. j. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. Hukum dan Kepegawaian. g. d. dan laporan Badan. program. pengolahan. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. anggaran. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. c. . Bagian c. penyusunan rencana. Pasal 713 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan.

. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.-179Pasal 715 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan c. Subbagian Program dan Anggaran. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai penyusunan rencana. program. Pasal 717 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. b. dan anggaran Badan. Pasal 719 Bagian Keuangan terdiri atas: a. b. Subbagian Pembiayaan. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. pengujian. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717. dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. b. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 720 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. pengolahan. tugas melakukan (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. dan c. Pasal 716 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Subbagian Data dan Informasi. program.

. melakukan urusan pembukuan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. analisis jabatan. dan kerja sama di lingkungan Badan. pengadaan. penyimpanan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. kepegawaian. organisasi dan tata laksana. pengembangan. pengangkatan. e. c. evaluasi. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Pasal 724 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. b. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kepegawaian. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Pasal 722 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 721. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan.-180(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. disiplin. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. b. Pasal 723 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pertanggungjawaban keuangan Badan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. Subbagian Kerja Sama. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Pasal 721 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pembayaran. mutasi. dan c. dan f. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. d.

(2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. publikasi. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 729 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. keindahan. dokumentasi. kearsipan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. Pasal 726 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 725. b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. kebersihan. pendistribusian. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. dan c. dan c. penghapusan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. penyimpanan. ketertiban. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. . Subbagian Barang Milik Negara. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan.-181(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. Pasal 727 Bagian Umum terdiri atas: a. keamanan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Pasal 728 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. inventarisasi. Pasal 725 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. b. Subbagian Rumah Tangga.

d. pemantauan. Pasal 734 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi. Pasal 732 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pendidikan informal. b. Nonformal. Nonformal. pelaksanaan. dan e. d.-182Pasal 730 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 729. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. pelaksanaan. fasilitasi. c. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pemantauan. pemantauan. Dasar. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. evaluasi. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. e. Pasal 733 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. pengembangan. Dasar. f. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. . Subbagian Tata Usaha. pengelolaan. pendidikan nonformal. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan g. dan Informal. pendidikan dasar. c. b. program. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. program. Kelompok Jabatan fungsional. Pasal 731 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a.

Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 737 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 736. f. dan h. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. . dan sumber pembelajaran lainnya. Bagian Tata Usaha. barang milik negara. d. perbukuan. dan pendidikan informal. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. metodologi pembelajaran. b. keuangan. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. metodologi pembelajaran. perbukuan. pendidikan dasar. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. c.-183Pasal 735 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. kepegawaian. dan sumber pembelajaran lainnya. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. pengembangan kurikulum. d. metodologi pembelajaran. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. Kelompok Jabatan Fungsional. Nonformal. dan Informal. metodologi pembelajaran. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. kerumahtanggaan. perbukuan. dan sumber pembelajaran lainnya. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. dan ketatalaksanaan Pusat. dan sumber pembelajaran lainnya. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. e. metodologi pembelajaran. b. c. pendidikan nonformal. Pasal 738 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. persuratan dan kearsipan. pendidikan menengah. dan e. perbukuan. Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 736 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. g.

pemantauan. serta pengelolaan informasi kurikulum. persuratan dan kearsipan. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. dan pendidikan informal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. Pasal 741 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. serta pengelolaan informasi kurikulum. keuangan. fasilitasi. Pasal 742 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan perencanaan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan model. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. buku pelajaran. dan h. pengelolaan barang milik negara. fasilitasi. fasilitasi. kerumahtanggaan. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar.-184Pasal 739 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. pemantauan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dan evaluasi kurikulum. buku pelajaran. barang milik negara. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pendidikan nonformal. kepegawaian. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. b. e. g. buku pelajaran. Nonformal. materi buku pelajaran. pelaksanaan urusan keuangan. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. dan evaluasi kurikulum. metodologi pembelajaran. materi buku pelajaran. pengembangan model. metodologi pembelajaran. pemantauan. c. pengembangan model. pelaksanaan urusan kepegawaian. metodologi pembelajaran. Pasal 740 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. f. . dan evaluasi kurikulum. serta pengelolaan informasi kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. materi buku pelajaran.

pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. dan i. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. b. ketertiban. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. keamanan. keuangan. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. kearsipan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. Pasal 748 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. keindahan. dan b. Bidang Penilaian Non-Akademik. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. . Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. e. kepegawaian.-185Pasal 744 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Subbagian Rumah Tangga. kebersihan. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 746 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. b. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. h. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 745 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penelitian. g. Bidang Penilaian Akademik. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. c. d. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. f.

kerumahtanggaan. Pasal 749 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 752 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan jalur pendidikan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. dan Kelompok Jabatan Fungsional. d. jenjang. dan pengukuran akademik serta koordinasi. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pelaksanaan urusan keuangan. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. Pasal 753 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 752. e. seleksi. evaluasi. pelaksanaan urusan perencanaan. dan penempatan serta koordinasi.-186c. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan sistem. b. persuratan dan kearsipan. f. e. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. . Pasal 750 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan sistem. dan jalur pendidikan. dan g. dan jalur pendidikan. c. keuangan. pengembangan sistem. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. h. pelaksanaan urusan kepegawaian. fasilitasi. dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. Bagian Tata Usaha. jenjang. Pasal 751 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. ketatalaksanaan. d. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. evaluasi. pengelolaan barang milik negara. jenjang. pengelolaan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kepegawaian. fasilitasi. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat.

pemantauan.-187Pasal 754 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Pasal 755 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. dan b. keuangan. pelaksanaan urusan dokumentasi dan publikasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. . pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. penyusunan program penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. keamanan. dan h. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. d. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. e. ketertiban. Bagian Ketujuh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Pasal 756 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. keindahan. kepegawaian. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. c. f. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. Subbagian Rumah Tangga. b. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. g. kebersihan. kearsipan. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan.

penyusunan laporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.-188Pasal 758 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan terdiri atas: a.fasilitasi. b. Kelompok Jabatan Fungsional. d. Bidang Program dan Kerja Sama. fasilitasi serta pelaksanaan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan b. Subbagian Tata Usaha. Pasal 759 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. . dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. Pasal 761 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. program. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi : a. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebudayaan. Bidang Dokumentasi dan Publikasi. dan d. Subbidang Program. Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaiman dimaksud dalam Pasal 759. dan penyusunan laporan hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. program. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbidang Kerja Sama. c. f. dan g. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. b. fasilitasi. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 762 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. e.

Pasal 738 huruf e. Subbidang Dokumentasi. Pasal 767 Subbagian tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan Pasal 758 huruf d mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. kepegawaian. (2) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan kerumahtanggaan Pusat. barang milik negara. . Pasal 766 (1) Subbidang Dokumentasi mempunyai tugas melakukan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. publikasi. keuangan. dan pelayanan informasi kegiatan penelitian dan pengembangan kebudayaan. dan b. dan b. kearsipan. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. Pasal 765 Bidang Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. Subbidang Publikasi. Bagian Kedelapan Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 768 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 731 huruf e.-189Pasal 763 Bidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan urusan dokumentasi. Bidang Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 748 huruf e. pelaksanaan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.

dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. evaluasi. dan Fungsi Pasal 769 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. pemantauan. Pasal 770 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. b. Tugas. pelaksanaan pengembangan. Pasal 771 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 770. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. . jenis. (5) Tugas. penyusunan kebijakan teknis. pembinaan.-190(2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. rencana dan program pengembangan. pembinaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan d. c. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

d. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan i. g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan c. h. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. e. program. b. b. Pusat Pengembangan dan Pelindungan. c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. koordinasi penyusunan kebijakan. Pasal 775 Sekretariat Badan terdiri atas: a.-191Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 772 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. rencana. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 773 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. f. Sekretariat Badan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. . Pasal 774 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 773.

. anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. program. dan Bagian Umum. program. pengolahan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. penyusunan rencana. dan laporan Badan. dan c. d. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 778 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Keuangan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Subbagian Data. program.-192b. penyusunan laporan Badan. evaluasi. dan penyajian data di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 776 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. c. Bagian Hukum dan Kepegawaian. Pasal 777 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 776. b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. c. dan e. program. pengumpulan. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 779 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Program dan Anggaran. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. penyajian data. pengolahan. b. dan anggaran Badan.

Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. organisasi dan tata laksana. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. melakukan urusan pembukuan. Pasal 782 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Subbagian Pembiayaan. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 784. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pertanggungjawaban keuangan Badan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. dan kerja sama di lingkungan Badan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Pasal 783 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Perbendaharaan. dan c. Pasal 784 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. kepegawaian.-193Pasal 780 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. evaluasi. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyimpanan. dan c. dan penyusunan laporan keuangan Badan. pengujian. . b. pembayaran. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. b.

dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. pengadaan. Pasal 786 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. dan c. Pasal 788 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. Subbagian Kepegawaian.-194b. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. e. mutasi. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. b. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. d. pengangkatan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. dan c. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. pengembangan. b. Pasal 787 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. . Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kerja Sama. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. c. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. disiplin. analisis jabatan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. f. Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788.

evaluasi. pengembangan.-195Pasal 790 Bagian Umum terdiri atas: a. Pasal 791 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 792 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pengembangan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dokumentasi. f. pengembangan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan pelindungan bahasa dan sastra. b. kearsipan. . c. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 792. pengkajian. ketertiban. pendistribusian. b. dan pelindungan bahasa dan sastra. d. e. inventarisasi. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. penghapusan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. penyusunan program pengkajian. keindahan. dan c. dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. Subbagian Barang Milik Negara. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan h. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Rumah Tangga. kebersihan. dan pelindungan bahasa dan sastra. keamanan. penyimpanan. g. pemantauan.

Pasal 797 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. pengembangan. pengkajian. . fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. Bidang Informasi dan Publikasi. evaluasi. dokumentasi. c. dan f. c. b. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pengkajian. pengembangan. d. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. b.-196Pasal 794 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. Subbidang Bahasa. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. e. perekaman. Pasal 796 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 795. perekaman. Subbagian Tata Usaha. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. dokumentasi. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan b. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pemetaan. Pasal 798 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: a. d. Subbidang Sastra. Pasal 795 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pemantauan. dan e. pemetaan. Bidang Pengkajian.

penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. istilah. dan publikasi bahasa dan sastra. konservasi. Pasal 803 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. pemetaan. Pasal 802 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pembakuan. c. pedoman pelindungan. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. Subbidang Pelindungan. pengembangan tata bahasa Indonesia. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa. dan b.-197Pasal 799 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. penyusunan kamus. pedoman pembakuan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra. pencatatan. Pasal 800 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799. Pasal 804 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 803. glosarium. b. penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. d. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. dan f. . perekaman. ensiklopedia. Pasal 801 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. pengelolaan informasi. dan pengembangan kosa kata. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. e.

kearsipan. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemasyarakatan. keuangan. evaluasi. pendokumentasian bahasa dan sastra. Pasal 806 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. barang milik negara. c. dan b. persuratan. kerumahtanggaan. Subbidang Informasi. d. dan ketatalaksanaan Pusat.-198b. pengolahan. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. . penyusunan bahan dan koordinasi. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. f. dan pemantauan. pengumpulan. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. kepegawaian. Pasal 805 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. evaluasi. Pasal 807 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. pendokumentasian. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. pengolahan. e. Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. pengumpulan. Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 808 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis.

penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. b. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. peran. Pasal 812 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 811. Bidang Pembelajaran. b. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. . evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. pemantauan. c. d. f. Subbagian Tata Usaha. g.-199Pasal 809 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 808. dan i. e. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pasal 810 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. Bidang Pemasyarakatan. e. dan e. Pasal 811 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. d. c. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. h. pemantauan. dan f. b. d. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. pelaksanaan peningkatan mutu. pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. pemasyarakatan bahasa dan sastra. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. evaluasi. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. c.

Pasal 817 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. d. Pasal 815 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. Pasal 816 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 815. f. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. Subbidang Penyuluhan. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. dan b. Subbidang Proses Pembelajaran. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. dan penyuluhan bahasa dan sastra. .-200Pasal 813 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. dan g. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. evaluasi. pengembangan. Pasal 814 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. e. pemantauan. Subbidang Bantuan Teknis. dan b. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. b. c.

Pasal 819 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. b. pengendalian. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. dan pengawasan penggunaan bahasa. peningkatan fungsi dan peran bahasa. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. Pasal 820 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 819. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra.-201Pasal 818 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. Pasal 822 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan e. pemantauan. c. d. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. dan b. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. evaluasi. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. Pasal 821 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. . koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing.

(3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. barang milik Negara. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. persuratan dan kearsipan. (5) Tugas. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 824 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 794 huruf e dan Pasal 810 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. kerumahtanggaan. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. dan pengawasan penggunaan bahasa. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. dan Fungsi Pasal 825 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. . BAB XII BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. kepegawaian. jenis. Tugas. pengendalian. keuangan. Pasal 823 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.-202(2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya.

evaluasi. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 827 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 826. c. b. . b. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan. d. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. dan e. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Sekretariat Badan. penyusunan kebijakan teknis. rencana. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 828 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. c.-203Pasal 826 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 829 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan d. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. pemantauan.

dan Umum. b. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran.-204Pasal 830 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 829. e. d. dan laporan Badan. Pasal 831 Sekretariat a. Hukum dan Kepegawaian. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 832 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Bagian b. program. c. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian c. g. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan j. program. Bagian d. Keuangan. anggaran. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. evaluasi. i. . f. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. koordinasi penyusunan kebijakan. rencana. h. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.

dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. c. program. pengolahan. d. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. b. penyusunan rencana. program. Subbagian Data dan Informasi. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. penyusunan laporan Badan. Subbagian Program dan Anggaran. Pasal 834 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan e. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 835 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan anggaran Badan. pengumpulan. pengolahan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 836 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. .-205Pasal 833 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 832. b. dan c. program. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan. program.

evaluasi. pembayaran. Pasal 838 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pengujian. kepegawaian. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. b. Pasal 840 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Pasal 839 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. organisasi dan tata laksana. Subbagian Perbendaharaan. b. Subbagian Pembiayaan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. dan kerja sama di lingkungan Badan. melakukan urusan pembukuan. Pasal 841 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 840. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pertanggungjawaban keuangan Badan. penyimpanan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. b. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan.-206Pasal 837 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 836. dan c. c. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. dan c. .

dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. analisis jabatan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. Pasal 843 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. b. Subbagian Kerja Sama. dan c. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 844 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. pengangkatan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. f. Pasal 842 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. e.-207d. mutasi. Subbagian Kepegawaian. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pengadaan. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 845 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 844. disiplin. pengembangan. dan c. . b. publikasi.

Pasal 849 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 848. kearsipan. dan Informal. e. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. keindahan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. d. inventarisasi. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. b. Subbagian Barang Milik Negara. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik.-208Pasal 846 Bagian Umum terdiri atas: a. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. c. dan perpustakaan di lingkungan Badan. evaluasi. Nonformal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dokumentasi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. Pasal 847 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. pemantauan. Pasal 850 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. pendistribusian. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. penghapusan. . Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. penyimpanan. keamanan. kebersihan. ketertiban. b. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. dan c. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 848 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. dan f. Subbagian Rumah Tangga. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. b. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik.

fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini.-209c. evaluasi. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Pasal 851 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. dan Kelompok Jabatan Fungsional. pendidikan nonformal. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan f. fasilitasi. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Nonformal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Pasal 854 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan pendidikan informal. e. Pasal 853 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. d. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Subbidang Sertifikasi. Nonformal. pendidikan nonformal. c. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. e. Nonformal. Subbidang Peningkatan Kompetensi. pendidikan nonformal. Subbagian Tata Usaha. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. b. pemantauan. dan b. Pasal 852 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 851. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. dan pendidikan informal. dan Informal terdiri atas: a. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. d. dan pendidikan informal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. . dan pendidikan informal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. fasilitasi.

pendidikan nonformal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. d. . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Subbidang Sertifikasi. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan f. dan b. e.-210(2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. evaluasi. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi. pemantauan. c. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. fasilitasi. Pasal 857 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. evaluasi. dan pendidikan informal. pemantauan. evaluasi. Subbidang Peningkatan Kompetensi. Pasal 856 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 855. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi. Pasal 858 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. pemantauan. b. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 855 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar.

b. evaluasi. Subbidang Sertifikasi. Pasal 860 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 859. Pasal 861 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. fasilitasi. fasilitasi. e. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. . penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. d. pemantauan. dan b. pemantauan.-211Pasal 859 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Subbidang Peningkatan Kompetensi. Pasal 862 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. c. dan f. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah.

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. persuratan dan kearsipan. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. b. dan ketatalaksanaan Pusat. pemantauan. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 864 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. fasilitasi. Pasal 867 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. . penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. kepegawaian. dan f. Bagian Tata Usaha. barang milik negara.-212Pasal 863 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. kerumahtanggaan. Pasal 865 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 864. c. Kelompok Jabatan Fungsional. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. c. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. evaluasi. d. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai. dan d. keuangan. e. b. koordinasi. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 866 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a.

Subbidang Evaluasi. . c. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. e. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. dan b. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik.-213Pasal 868 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 867. fasilitasi. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. b. Pasal 870 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 871 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. Pasal 869 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Subbidang Program. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. evaluasi. d. dan f.

evaluasi. Subbidang Evaluasi. d. dan b. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. c. e. kepegawaian. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 874 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pelaksanaan urusan perencanaan. c. b. dan ketatalaksanaan Pusat. kerumahtanggaan.-214Pasal 872 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 871. b. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. . Subbidang Program. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. d. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 875 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. dan f. barang milik negara. pelaksanaan urusan kepegawaian. pelaksanaan urusan keuangan. persuratan dan kearsipan. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 876 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 875. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. keuangan. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 873 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan.

kearsipan. dan perpustakaan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara.-215e. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. b. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. d. keindahan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. evaluasi. pengelolaan barang milik negara. Bagian Ketujuh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan Pasal 879 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan Pasal 880 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 879. ketertiban. g. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. perpustakaan. keamanan. dan b. Subbagian Rumah Tangga. keuangan. . Pasal 878 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 877 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. h. penyusunan program pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. kepegawaian. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. f. c. kebersihan. dan f. kearsipan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dokumentasi. pelaksanaan urusan persuratan. pemantauan. Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan. e. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan.

penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Evaluasi. dan f. . evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbagian Tata Usaha. penyusunan program peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Program. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 882 Bidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta koordinasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. b. e.-216Pasal 881 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan terdiri atas: a. c. Bidang Peningkatan Kompetensi: b. Pasal 884 Bidang Peningkatan Kompetensi terdiri atas: a. c. fasilitasi. Pasal 883 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 882. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 885 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. d. dan d. Bidang Sertifikasi. pemantauan. dan b. Bidang Peningkatan Kompetensi menyelenggarakan fungsi: a.

barang milik negara. Pasal 888 Bidang Sertifikasi terdiri atas: a. penyusunan program sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. fasilitasi. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. evaluasi. Bidang Sertifikasi menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. evaluasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. d. dan f. dan ketatalaksanaan Pusat. dan penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. e. pemantauan. kerumahtanggaan. persuratan dan kearsipan. Pasal 887 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 886. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan.-217(2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. Subbidang Program. kepegawaian. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. b. Pasal 886 Bidang Sertifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. Pasal 890 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan b. Subbidang Evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. . evaluasi. c. penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 889 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan.

dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. c. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. e. pendidikan nonformal. . dan pendidikan informal. Pasal 895 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 893. pemetaan. pemantauan. Nonformal. d. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. evaluasi. Pasal 892 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 891. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. Nonformal. evaluasi. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. penjaminan mutu pendidikan. bahan koordinasi. Pasal 894 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. d. dan g. f. pendidikan nonformal. b. Subbagian Tata Usaha. b. dan Informal. dan e. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 893 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. fasilitasi. c.-218Bagian Kedelapan Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 891 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini.

pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. penjaminan mutu pendidikan. Pasal 899 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 898. dan pendidikan informal. . dan pendidikan informal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. e. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. fasilitasi. Pasal 897 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan b. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. bahan koordinasi. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. evaluasi. b. pendidikan nonformal. dan Informal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Pasal 896 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. pemetaan mutu pendidikan. Pasal 898 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. g. Nonformal. d. bahan koordinasi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. dan pendidikan informal. pemetaan. f. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. Subbidang Sistem Informasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan nonformal. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini.-219b. Subbidang Pemetaan Mutu. c.

Subbidang Sistem Informasi. penjaminan mutu pendidikan. d. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. Pasal 901 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. bahan koordinasi. fasilitasi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. f. g. bahan koordinasi. c. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan b. evaluasi.-220c. Pasal 900 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pasal 903 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 902. e. pemetaan. pemetaan mutu pendidikan. d. . dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. Subbidang Pemetaan Mutu. Pasal 902 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. pemetaan mutu pendidikan dasar. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. b. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Subbidang Pemetaan Mutu. kepegawaian. Pasal 905 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. pemetaan mutu pendidikan. Pasal 904 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a.-221e. Subbidang Sistem Informasi. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. dan b. Pasal 906 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. . Pasal 866 huruf d. dan ketatalaksanaan Pusat. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. f. evaluasi. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan Pasal 893 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. kerumahtanggaan. Pasal 881 huruf d. persuratan dan kearsipan. g. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. bahan koordinasi. keuangan. barang milik negara. Pasal 907 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 850 huruf e.

penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. multimedia. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pembinaan. Pasal 910 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 909. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. BAB XIII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 908 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. film. televisi. (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. jenis. . pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (5) Tugas. b. Pasal 909 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. e. d. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan web. c.-222(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

f. pengelolaan kepegawaian. penyusunan rencana. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. Televisi. c. Subbagian Rumah Tangga. kearsipan. b. d. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Pasal 913 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 912. dan pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. c. kearsipan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. kerumahtanggaan. Bagian Tata Usaha. barang milik negara. Pasal 912 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan.-223f. b. dan ketatalaksanaan Pusat. program. Pasal 914 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan perpustakaan. dan c. Subbagian Keuangan. pengelolaan keuangan. b. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. e. Pasal 911 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. . d. dan g. persuratan. keuangan. dan e. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. Bidang Pengembangan Jejaring. dan Film. pelaksanaan urusan persuratan. kepegawaian. g.

e. Pasal 916 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. perancangan. keprotokolan. dan film. pengembangan teknologi. . televisi. analisis. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. keamanan. kearsipan. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. televisi. dan film. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. televisi. Televisi. televisi. kebersihan. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. televisi. pengembangan. televisi.-224Pasal 915 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. program dan anggaran serta urusan pembiayaan. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pemberhentian pegawai. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. Pasal 917 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 916. dan urusan perencanaan. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan film. dan film. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan film. mutasi. c. evaluasi. televisi. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. perbendaharaan. b. fasilitasi. dan f. dan film. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. perpustakaan. dan laporan keuangan Pusat. televisi. pembelajaran berbasis radio. dan keindahan di lingkungan Pusat. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. evaluasi. analisis dan penyempurnaan organisasi. ketertiban. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. serta penyusunan laporan Pusat. barang milik negara. d. dan g. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. dan film. dan film. pengadaan. Televisi. sistem dan prosedur kerja. pertimbangan dan bantuan hukum. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan.

pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. evaluasi. pengembangan sistem. dan b. dan film. dan g. (2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. c. analisis. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Televisi. . dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. televisi. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. pengembangan teknologi. dan Film terdiri atas: a. evaluasi. Pasal 920 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. perancangan.-225Pasal 918 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan film. televisi. dan f. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Pasal 921 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 920. analisis. Pasal 919 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. perancangan. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. e. fasilitasi. Subbidang Perancangan dan Produksi.

perancangan. dan f. Pasal 923 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 925 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 924. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan g. evaluasi. pemantauan. c. d. pengembangan sistem. analisis. pengembangan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Pasal 924 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. . evaluasi. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbidang Perancangan dan Produksi.-226Pasal 922 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. e. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a.

pengembangan. fasilitasi. (5) Tugas. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.-227Pasal 926 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. Pasal 928 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. jenis. dan b. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 929 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. pemantauan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 927 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. pengkajian. evaluasi. Subbidang Pengkajian dan Perancangan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. .

publikasi dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 931 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 930. dan ketatalaksanaan Pusat. pengolahan. d. g. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. dan pencitraan pendidikan dan kebudayaan. persuratan. publikasi. Bidang Pencitraan Publik. Pasal 933 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. c. b. pengembangan kemitraan. pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kerumahtanggaan. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. barang milik negara. dan e. b. keuangan. pengumpulan. media. c. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. Pasal 932 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat. program. i. pengembangan kemitraan dengan lembaga. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan rencana. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Tata Usaha. dan j. kepegawaian. Pasal 934 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 933. kearsipan. h.-228Pasal 930 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. dan masyarakat. d. Bidang Informasi. Kelompok Jabatan Fungsional. e. Bidang Pengembangan Kemitraan. .

pengadaan. dan keindahan di lingkungan Pusat. dan anggaran serta pembiayaan. pertimbangan dan bantuan hukum. pengelolaan keuangan. perbendaharaan. evaluasi. keamanan. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. c. kearsipan. dan pemberhentian pegawai. mutasi. serta penyusunan laporan Pusat. Pasal 937 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. e. sistem dan prosedur kerja. Pasal 935 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan perpustakaan Kementerian. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. kebersihan. barang milik negara. program. pengumpulan. . dan urusan perencanaan. keprotokolan. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. b. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. dokumen. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. Pasal 936 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. ketertiban. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. dan c. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan dan kebudayaan. dan laporan keuangan Pusat. f. pengelolaan kepegawaian. pengolahan. perpustakaan. d.-229b. g. pengembangan. Pasal 938 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 937. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. analisis dan penyempurnaan organisasi. Subbagian Keuangan.

Pasal 942 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 941. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. dan pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. media. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. pengumpulan. dan masyarakat. c. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbidang Perpustakaan. pengolahan. c. Subbidang Integrasi Informasi. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 941 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan masyarakat. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. pengelolaan . pengembangan. e. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. b. dan masyarakat. b. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. f. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. media. media.-230b. Pasal 939 Bidang Informasi terdiri atas: a. Pasal 940 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.

dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat. media. b. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. Pasal 944 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. bahan informasi. dan c. rencana pengembangan. koordinasi. rencana pengembangan. Pasal 946 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 945. koordinasi. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. e. . b. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. rencana pengembangan. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. koordinasi. Subbidang Kemitraan Media. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. Pasal 945 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.-231d. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan masyarakat. dan e. bahan informasi. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. Pasal 943 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. kajian aspirasi masyarakat. bahan informasi. c.

(2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (5) Tugas.-232Pasal 947 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. . (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. jenis. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbidang Publikasi. Pasal 949 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. pengumpulan. Subbidang Pengelolaan Konten Media. pengolahan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. analisis. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. b. dan c. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 948 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan melalui media. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. keuangan. kepegawaian. dan e. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 952 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 951. (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. Kelompok Jabatan Fungsional. tugas melaksanakan . Bidang Data Peserta Didik . Pasal 953 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. dan Tenaga Kependidikan. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. kerumahtanggaan. Pasal 954 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. d. b. b.-233- Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 950 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. Pendidik. c. dan e. Pasal 951 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai pengelolaan data dan statistik pendidikan. Pusat Data dan Statistik Pendidikan meyelenggarakan fungsi: a. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. persuratan. c. barang milik negara. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. d. pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. Bagian Tata Usaha. kearsipan.

dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. sistem dan prosedur kerja. Pasal 957 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. c. Subbagian Rumah Tangga. e. kearsipan. dan urusan perencanaan. . dan c. pengelolaan kepegawaian. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. b. pengelolaan keuangan. f. dan perpustakaan. kearsipan. kebersihan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan rencana. d. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. perbendaharaan. pengembangan. dan jalur pendidikan. jenjang. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. b. pendidik. koordinasi. ketertiban. Subbagian Keuangan.-234Pasal 955 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 954. perpustakaan. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. program. keprotokolan. program. dan g. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. Pasal 958 Bidang Data Peserta Didik. Pendidik. evaluasi. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan persuratan. dan laporan keuangan Pusat. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan keindahan di lingkungan Pusat. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. dan anggaran serta urusan pembiayaan. Pasal 956 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. analisis dan penyempurnaan organisasi. pertimbangan dan bantuan hukum. pengadaan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. mutasi. keamanan.

pendidik. validasi. pendidik. validasi dan integrasi data peserta didik. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. koordinasi. Pendidik. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan jalur pendidikan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. Bidang Data Peserta Didik. b. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. validasi. jenjang. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 961 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. fasilitasi. koordinasi. kompilasi. jenjang. dan fasilitasi pengelolaan data. jenjang. jenjang. c. koordinasi.-235Pasal 959 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 958. pendidik. dan d. dan jalur pendidikan. dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. jenjang. . Pendidik. pengelolaan data peserta didik. pelaksanaan kompilasi. dan jalur pendidikan. dan fasilitasi pengelolaan data. dan b. jenjang. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. Pasal 962 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pendidik. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. Pasal 960 Bidang Data Peserta Didik. kompilasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. jenjang. dan tenaga kependidikan pada semua jenis.

dan jalur pendidikan. c. pelaksanaan kompilasi. Pasal 964 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. dan jalur pendidikan. validasi. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. b. jenjang. jenjang. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 966 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. validasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. dan b. jenjang. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. jenjang. jenjang. dan jalur pendidikan. kompilasi. koordinasi. statistik pendidikan. dan jalur pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. Pasal 965 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. validasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. d. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik menyelenggarakan fungsi: a. dan fasilitasi pengelolaan data. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. jenjang. koordinasi. dan fasilitasi pengelolaan data.-236Pasal 963 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 962. Pasal 967 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 966. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. . dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. kompilasi. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan.

Dini. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. jenis. (5) Tugas. dan Informal. dan b. dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 968 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a. Pendidikan Anak. Pasal 969 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pendidikan anak usia dini. Nonformal. penyusunan statistik pendidikan. Nonformal. d. e. statistik pendidikan. dan pendidikan informal. pendayagunaan dan . Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. Usia. pendayagunaan data dan statistik pendidikan. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah. statistik pendidikan. c. dan koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pelayanan data dan statistik pendidikan. pendidikan nonformal. pemberian layanan data dan statistik pendidikan. Pendidikan Anak Usia Dini. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Pasal 970 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.-237b.

Bidang Data dan Informasi. dan i. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian arkeologi. b. dan pelaporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. kerumahtanggaan. Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 975 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Bagian Tata Usaha b. c. h. barang milik negara. dan ketatalaksanaan Pusat. d. Pasal 974 Pusat Arkeologi Nasional terdiri atas: a. evaluasi.pengolahan dan penyajian data dan informasi di bidang arkeologi. keuangan. Pasal 972 Pusat Arkeologi Nasional mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis dan penelitian di bidang arkeologi. Pasal 973 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 972. persuratan dan kearsipan. penyusunan . yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. dan d. e. g. (2) Pusat Arkeologi Nasional dipimpin oleh seorang Kepala. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. pemantauan . pelaksanaan administrasi Pusat Arkeologi Nasional . pengumpulan. c. kepegawaian. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi . f. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. Bidang Program dan Kerja Sama. Pusat Arkeologi Nasional menyelenggarakan fungsi: a.-238Bagian Ke Empat Pusat Arkeologi Nasional Pasal 971 (1) Pusat Arkeologi Nasional adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang arkeologi.

e. f. Pasal 980 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 979. c. e. dan ketatalaksanaan. Pasal 977 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. program. pelaksanaan konservasi dan arkeometri. pengelolaan barang milik negara. g. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. dan perpustakaan. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kearsipan. Pasal 978 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan melakukan urusan perencanaan. keindahan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. c. . pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. d. fasilitasi serta kerja sama di bidang penelitian arkeologi. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan urusan keuangan. kebersihan. dan h. kearsipan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. keamanan. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. dan b. f. pelaksanaan urusan perencanaan. b. g. pelaksanaan urusan persuratan. perpustakaan dan pengelolaan barang milik negara serta penyusunan laporan Pusat. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. Pasal 979 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan kepegawaian. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. ketertiban. keuangan. dan h. kepegawaian. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi.-239Pasal 976 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 975. Subbagian Rumah Tangga. b. keprotokolan. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. d.

Pasal 986 (1) Subbidang Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. dan b. Subbidang Program. Subbidang Data. pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. Subbidang Informasi. . b. Pasal 987 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi. Subbidang Kerja Sama Pasal 982 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan kerja sama di bidang penelitian di bidang arkeologi. dan c. pelaksanaan konservasi dan arkeometri serta fasilitasi dan penyusunan laporan hasil penelitian di bidang arkeologi. Pasal 983 Bidang Data dan Informasi mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. Pasal 984 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 983. Bidang Data dan Informasi menyelenggarakan fungsi: a. penyajian data dan informasi hasil penelitian di bidang arkeologi. publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. (2) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. dan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian arkeologi. Pasal 985 Bidang Data dan Informasi terdiri atas: a. dan b. program. pengolahan.-240Pasal 981 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a.

-241(2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 989 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya. (5) Tugas. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Direktorat Jenderal. Pasal 990 Staf Ahli terdiri atas: a. dan Inspektorat Jenderal. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. BAB XIV STAF AHLI Pasal 988 Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Badan. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen. jenis. b. Staf Ahli Bidang Hukum. c. yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal. d. dan e. . Pasal 991 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah hukum.

BAB XV ESELONISASI Pasal 993 (1) Sekretaris Jenderal. (5) Kepala Subbagian. (2) Staf Ahli Menteri adalah jabatan struktural eselon I. dan Kepala Subbidang adalah jabatan struktural eselon IV. (4) Kepala Bagian. Direktur Jenderal.Inspektur Jenderal. (3) Kepala Biro. Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. Sekretaris Inspektorat Jenderal.a. . (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. dan Kepala Bidang adalah jabatan struktural eselon III. BAB XVI TATA KERJA Pasal 994 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri.a.a. dan Kepala Badan adalah jabatan struktural eselon I. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah organisasi dan manajemen.-242(3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah kerja sama internasional.Kepala Subdirektorat.a.a.b atau serendahrendahnya eselon II. Sekretaris Badan. dan Kepala Pusat adalah jabatan struktural eselon II. Pasal 992 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 990 dan Pasal 991. Kepala Seksi. Sekretaris Direktorat Jenderal.

Pasal 998 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk. . dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya.-243Pasal 995 Dalam melaksanakan tugas. setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi. integrasi. tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 997 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. Pasal 1001 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan tugasnya masing-masing. bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing. Pasal 999 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan. Pasal 996 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masingmasing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pasal 1000 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan.

. Pasal 1005 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. BAB XVIII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 1003 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. BAB XIX KETENTUAN PENUTUP Pasal 1004 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan kebudayaan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini.-244BAB XVII KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 1002 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambatlambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku.

H. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. M.. A. Agar setiap orang mengetahuinya.. DFM NIP 196108281987031003 . Dr. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. TTD. MOHAMMAD NUH Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 2 Maret 2012 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 NOMOR 257 Salinan sesuai dengan aslinya. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-245Pasal 1006 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. TTD.H. TTD.S. Pangerang Moenta.

-246- .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful