SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011;

Mengingat

-24. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara ; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; Memperhatikan : Persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/307.1/M.PANRB/01/2012 tanggal 27 Januari 2012; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 2 Dalam memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dibantu oleh 2 (dua) Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan.

-3Pasal 3 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 4 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 5 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas: a. Sekretariat Jenderal; b. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; f. Direktorat Jenderal Kebudayaan; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan; n. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional; o. Staf Ahli Bidang Hukum; p. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; q. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; r. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan s. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan.

-4BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pasal 6 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Pendidikan Pasal 7 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang pendidikan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi pendidikan di lingkungan Kementerian. Pasal 8 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Kebudayaan Pasal 9 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang kebudayaan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi kebudayaan di lingkungan Kementerian. Pasal 10 Rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dan Pasal 8, yaitu: a. membantu Menteri dalam proses pengambilan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam melaksanakan program kerja dan kontrak kinerja;

dan i. pembinaan. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. melaksanakan pengendalian reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. melaksanakan pengendalian dan pemantauan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. g. dan Fungsi Pasal 12 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dalam hal tertentu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan tugas khusus yang diberikan langsung oleh Presiden atau melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. memberikan rekomendasi dan pertimbangan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-5c. Tugas. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam penilaian dan penetapan pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada acara tertentu dan/atau memimpin rapat sesuai dengan penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. f. d. Pasal 11 Bidang dan rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang belum diatur dalam Pasal 10 diatur lebih lanjut oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. h. Pasal 13 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas. e. .

Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. d. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. dan e. keuangan.-6Pasal 14 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13. kepegawaian. c. tata laksana. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 16 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. dan anggaran Sekretariat Jenderal. Biro Keuangan. e. dan kerja sama. b. Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 15 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. kerumahtanggaan. f. koordinasi. Biro Umum. Pasal 17 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16. sinkronisasi. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan g. b. Biro Hukum dan Organisasi. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. Biro Kepegawaian. barang milik negara. keuangan. dan penyusunan rencana. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. . koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. program. ketatausahaan. c.

pengolahan. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. pengelolaan anggaran. dan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. program. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. Pasal 19 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. anggaran. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. ketatausahaan pimpinan. pengelolaan urusan keuangan. c. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. dan keprotokolan. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Pasal 18 Biro Umum terdiri atas: a. e. b. dan d.-7b. pengumpulan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. f. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. Bagian Barang Milik Negara. d. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. Pasal 20 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan rencana. sinkronisasi. Bagian Tata Usaha dan Protokol. b. koordinasi. e. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. d. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. dan anggaran Sekretariat Jenderal. . pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. c. kepegawaian. c. dan g. f.

urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. dan c. Subbagian Perbendaharaan. penyimpanan. dan penyusunan rencana. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan. b. Subbagian Protokol. pengeluaran. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 24 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. program. Pasal 22 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan anggaran serta verifikasi.-8Pasal 21 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. perhitungan anggaran. pertanggungjawaban anggaran. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan dan wakil menteri. sinkronisasi. Pasal 25 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. dan e. Subbagian Program dan Anggaran. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. urusan tata usaha pimpinan. Pasal 23 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. c. Subbagian Persuratan. Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. . d. program. b. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana.

(3) Subbagian Tata Usaha Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri dan Sekretaris Jenderal serta penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 26 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-9c. d. dan Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri. dan f. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Staf Khusus di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 27 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. inventarisasi. Subbagian Tata Usaha Menteri. Pasal 28 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27. (4) Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Wakil Menteri. e. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengadaan. Staf Ahli Menteri. (2) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . pelaksanaan urusan perencanaan.

ketatalaksanaan.-10Pasal 29 Bagian Barang a. Subbagian c. dan Pendayagunaan dan Penghapusan. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pengembangan. disiplin. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. Pasal 32 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31. c. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. e. Pasal 31 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. b. pelaksanaan urusan perencanaan. pengadaan. hukum. d. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Milik Negara terdiri atas: Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. . pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 30 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta perencanaan. Subbagian b. pengadaan. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. perundang-undangan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan f.

sinkronisasi. penghargaan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. kepangkatan. program. pengangkatan. rencana. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. disiplin. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. c. pelindungan. b. b. sinkronisasi. . kesehatan. penyusunan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Urusan Dalam. dan penyusunan rencana.-11Pasal 33 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 36 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35. program. pemindahan. pengadaan. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. peningkatan kemampuan profesional dan karir. sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. dan c. Pasal 34 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. kebersihan. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 35 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundangundangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. dan evaluasi kebijakan. ketertiban.

h. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sinkronisasi. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kerja sama luar negeri. Pasal 40 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. b. rencana. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. g. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. c. dan penyusunan rencana. program. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. program. e. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. dan c. dan d. program. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. b. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III.-12d. b. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. program. program. penyusunan bahan rencana. Pasal 38 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Pasal 37 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. f. Pasal 39 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38. Bagian Kerja Sama Luar Negeri. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. dan d. c. Bagian Fasilitasi Internasional. . koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah.

dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar. Direktorat Jenderal Kebudayaan. sinkronisasi. rencana. dan kebudayaan.-13Pasal 41 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. program. Nonformal dan Informal. Pasal 43 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42. pendidikan menengah. program. penyusunan bahan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sinkronisasi. b. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. evaluasi pelaksanaan kebijakan. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. program. dan d. . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. sinkronisasi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. program. dan penyusunan rencana. pendidikan nonformal. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan rencana. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Inspektorat Jenderal. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Sekretariat Jenderal. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. program. c. dan penyusunan rencana. dan penjaminan mutu pendidikan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan data dan informasi perencanaan. pendidikan informal. bahasa. Pasal 42 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. rencana.

Subbagian Asia. b. sinkronisasi. Subbagian Informasi. Subbagian Amerika dan Eropa. dan c. Pasifik. dan Afrika. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan dan kebudayaan. b. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Evaluasi Program. Pasal 48 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. regional. Pasal 47 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46. Subbagian Kebijakan. dan c. dan multilateral. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. program. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. Pasal 46 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 45 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-14Pasal 44 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan c. .

Pasal 50 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. b. c. Pasifik. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Asia. Pasifik. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan Afrika. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri.-15Pasal 49 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. . Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Asia. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. dan c. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. dan d. b. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. Pasal 51 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50. Pasal 52 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia.

evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sosial. dan h. verifikasi. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. keuangan. d. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-16Pasal 53 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. barang milik negara. dan budaya. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sains. e. (2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. akuntansi. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 54 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. g. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 55 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54. pelaporan keuangan. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. b. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. c. pengujian. f. . teknologi.

b. c. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. Bagian Pembiayaan. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. dan d. dan c. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan dan kebudayaan. . (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.-17Pasal 56 Biro Keuangan terdiri atas: a. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. kepegawaian. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. Pasal 58 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57. Subbagian Kerugian Negara. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan d. Subbagian Tata Usaha. barang milik negara. b. Pasal 57 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta penyelesaian masalah kerugian negara. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Pasal 59 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. Bagian Perbendaharaan. c. b. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 60 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. b. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 62 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61. verifikasi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian. Subbagian Pembiayaan II. Inspektorat Jenderal. Pasal 63 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. dan c. verifikasi. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-18Pasal 61 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. . Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sekretariat Jenderal. Subbagian Pembiayaan III. pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. (2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. Nonformal dan Informal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. verifikasi. Pasal 64 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. dan Pusat-Pusat. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Pembiayaan I. verifikasi. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Inspektorat Jenderal. Pasal 68 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. dan c. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I. pengembangan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. perhitungan anggaran. Pasal 66 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. verifikasi. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . dan e. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b.-19Pasal 65 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. pengelolaan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. verifikasi. d. pengelolaan sistem akuntansi. pengembangan. neraca. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. neraca. pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan sistem akuntansi. pengembangan. perhitungan anggaran. c. Pasal 67 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a.

-20(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. pengelolaan sistem akuntansi. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengolahan. b. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. evaluasi. dan Pusat-pusat. Pasal 72 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan d. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. b. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. Inspektorat Jenderal. pengolahan. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. neraca. Sekretariat Jenderal. Pasal 71 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nonformal dan Informal. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Pasal 70 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69. verifikasi. . perhitungan anggaran. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 69 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan. c. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. evaluasi.

Bagian Perencanaan dan Pengadaan. c. f. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 73 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. b. Bagian Pengembangan. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 74 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nonformal dan Informal. tenaga fungsional lainnya. dan k. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. Direktorat Jenderal Kebudayaan.-21(3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. i. d. g. Pasal 75 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. Disiplin. pengolahan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. . Sekretariat Jenderal. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. dan d. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan mutasi dosen. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. e. evaluasi. Bagian Mutasi Dosen. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pensiun. j. h. dan Pusatpusat.

serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. b. b. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. rencana formasi. Pasal 79 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. pengadaan pegawai. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. c. dan kerumahtanggaan Biro. Pasal 77 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76. Pasal 78 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. barang milik negara. dan g. e. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Informasi Kepegawaian. Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. . keuangan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. rencana pengendalian formasi pegawai. kepegawaian. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. analisis kebutuhan. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Tata Usaha.-22Pasal 76 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi.

Subbagian Disiplin dan Pensiun. dan c. Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. disiplin. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Disiplin. pemindahan. Pasal 82 Bagian Pengembangan. b. dan f. Disiplin. izin belajar. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. b. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. ujian dinas. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pensiun terdiri atas: a. (3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemberhentian. Pasal 81 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. tunjangan tugas belajar. kepangkatan. Subbagian Pengembangan. pemindahan. pendidikan dan pelatihan. c. e. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. Disiplin. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepangkatan.-23Pasal 80 Bagian Pengembangan. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. d. Bagian Pengembangan. Pasal 83 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar.

b. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. angka kredit. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. . pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. kepangkatan.-24Pasal 84 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pemindahan. penetapan angka kredit dan jabatannya. kepangkatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. c. pembantuan. pemekerjaan. penetapan angka kredit dan jabatannya. kepangkatan. Subbagian Mutasi Dosen III. Pasal 86 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. dan f. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. pemekerjaan. dan pembantuan dosen. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. pemindahan. e. Subbagian Mutasi Dosen I. b. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. d. pemindahan. pembantuan. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pemekerjaan. Subbagian Mutasi Dosen II. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. dan jabatan dosen. pembantuan. pelaksanaan urusan pemindahan.

pembebasan sementara dan pemberhentian. dan f. pejabat Atase Pendidikan. ayat (2). pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. d. pemindahan. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. pemindahan. ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. kepangkatan. pengaktifan kembali. Pasal 89 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain dosen di lingkungan Kementerian serta guru yang menjadi kewenangan Kementerian. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. Dubes/Wakil RI pada UNESCO. pembantuan. pemekerjaan. pemindahan. dan ayat (3). Subbagian Tenaga Fungsional Guru. Subbagian Mutasi Dosen II. pelaksanaan urusan pengangkatan. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. b. Pasal 91 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. Pasal 88 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. Subbagian Mutasi Jabatan. e. penetapan angka kredit dan jabatannya. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). Pasal 90 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. b. . penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. kepangkatan. pembebasan sementara. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas.-25(3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. dan c. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pembantuan. c.

f. pembebasan sementara dan pemberhentian. pemindahan. . Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 93 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. organisasi. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. pemindahan.-26Pasal 92 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Pasal 94 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. d. kepangkatan. (3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. e. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundangundangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pengkajian. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pembinaan. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan di daerah. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. c. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan guru Pembina tingkat I ke atas.

dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pembinaan. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Pasal 97 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96. . sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Bantuan Hukum. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Peraturan Perundang-undangan. dan d. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 95 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. b. b. c. Bagian Ketatalaksanaan. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pengkajian. dan c. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. h. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. Bagian Kelembagaan. j. d. c. pengkajian. Pasal 96 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengkajian. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II.-27g. dan f. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. pembinaan. Pasal 98 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. i. b. e.

dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. dan e. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. d. Pasal 100 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. b. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. informasi. Subbagian Bantuan Hukum II. pengkajian kasus dan masalah hukum. kebahasaan. pengkajian. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan c. kebudayaan. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. pendidikan menengah. . pelayanan administrasi. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. b. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-28Pasal 99 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengkajian. Pasal 102 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. pendidikan nonformal. Subbagian Bantuan Hukum III. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Bantuan Hukum I. teknologi informasi dan komunikasi. dan penjaminan mutu pendidikan. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. pengkajian. data. Pasal 101 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100. pendidikan informal. dan hubungan masyarakat. penelitian. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. c. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. dan pengembangan. pengawasan. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. b. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 105 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan ayat (3) ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. Pasal 106 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 105. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pembinaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan rancangan tugas. dan Pusat-Pusat serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. Sekretariat Jenderal. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 104 Wilayah kerja Subbagian Bantuan Hukum I. Subbagian Bantuan Hukum II. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Nonformal dan Informal. ayat (2). pemberian nasehat. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Subbagian Bantuan Hukum III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 ayat (1). (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian.-29Pasal 103 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. pemberian nasehat. . pemberian nasehat. Inspektorat Jenderal. fungsi.

dan Informal. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Kelembagaan I. penilaian. f. penilaian. Subbagian Kelembagaan II. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. fungsi. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. penyiapan bahan usul pelembagaan. g. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan pendidikan menengah. dan penyusunan rancangan tugas. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pendidikan informal. . Subbagian Kelembagaan III. dan susunan organisasi unit kerja. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 107 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. dan c. e. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. Kebahasaan dan Kebudayaan. penilaian. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan susunan organisasi unit kerja. dan susunan organisasi unit kerja. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. Pasal 108 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. fungsi. d. pendidikan nonformal. Sekretariat Jenderal.-30c. Nonformal. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. fungsi. dan penyusunan rancangan tugas. dan penyusunan rancangan tugas. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. penyiapan bahan usul pelembagaan. Inspektorat Jenderal. Direktorat Jenderal Kebudayaan. b.

pengembangan. Pasal 110 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109. . (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. dan g. d. Subbagian Sistem dan Prosedur. pembinaan ketatalaksanaan. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. analisis jabatan. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundangundangan. kepegawaian. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengkajian. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. b. Subbagian Analisis Jabatan. c. pengembangan. keuangan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Subbagian Tata Usaha Pasal 112 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan data jabatan. pembinaan.-31Pasal 109 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. Pasal 111 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. barang milik negara. dan c.

-32BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. dan pendidikan informal. Sekretariat Direktorat Jenderal. NONFORMAL. prosedur. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. dan Informal terdiri atas: a. dan Fungsi Pasal 113 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. Nonformal. dan pendidikan informal. Nonformal. c. standar. d. dan Informal. dan pendidikan informal. Nonformal. Tugas. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 114 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. . dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pendidikan nonformal. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. dan e. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 116 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. Nonformal. pendidikan nonformal. b. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. penyusunan norma.

pendidikan nonformal. g. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. rencana. dan Informal. rencana. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. Nonformal. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. dan Informal. koordinasi penyusunan kebijakan. b. c. Nonformal. dan pendidikan informal.-33b. Nonformal. dan Informal. h. Nonformal. e. pendidikan nonformal. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. c. pendidikan nonformal. Nonformal. d. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. i. program. f. dan Informal. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. Pasal 118 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 117. d. . penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. pendidikan nonformal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. program. dan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 117 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. e. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. Nonformal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan Informal.

dan e. Keuangan. dan Informal. dan pendidikan informal. penyusunan rencana. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 121 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120. Pasal 120 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana.-34j. program. Bagian c. dan pendidikan informal. Nonformal. Bagian d. evaluasi. pengumpulan. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. program. dan c. Subbagian Program dan Anggaran. dan pendidikan informal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Nonformal. program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan Umum. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Data dan Informasi. Bagian b. Pasal 119 Sekretariat a. dan pendidikan informal. anggaran. pendidikan nonformal. b. b. Pasal 122 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengolahan. d. pendidikan nonformal. c. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. k. pendidikan nonformal. dan Informal. Hukum dan Kepegawaian. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. . penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan laporan Direktorat Jenderal.

Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. dan pendidikan informal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. pengolahan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 126 Bagian Keuangan terdiri dari: a. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pengujian. Pasal 125 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 124. dan c. Pasal 124 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. b. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana.-35Pasal 123 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. . dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. Subbagian Pembiayaan. dan pendidikan informal. Pasal 127 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. b.

kepegawaian. dan pendidikan informal. dan c. Subbagian Kepegawaian. dan pendidikan informal. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal.-36(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. dan f. melakukan urusan pembukuan. analisis dan penyempurnaan organisasi. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. organisasi dan tata laksana. dan pendidikan informal. analisis jabatan. . evaluasi. b. pembayaran. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. d. verifikasi. Pasal 130 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Pasal 128 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 131 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 129 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. e. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pendidikan nonformal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. penyimpanan. Subbagian Kerja Sama. c. b. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal.

pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. . dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. keindahan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. b. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal.-37(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penyimpanan. kearsipan. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 133 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132. disiplin. kebersihan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. Pasal 135 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. pendidikan nonformal. dan c. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan pendidikan informal. pendistribusian. ketertiban. dan c. mutasi. dan pendidikan informal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. penghapusan. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Subbagian Barang Milik Negara. Subbagian Rumah Tangga. pengangkatan. inventarisasi. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. Pasal 132 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 134 Bagian Umum terdiri atas: a. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pengadaan. pengembangan. pendidikan nonformal. publikasi. keamanan. dokumentasi.

kelembagaan. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. d. Pasal 138 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. prosedur. prosedur. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. kelembagaan. e. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. dan kriteria pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. d. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. standar. Pasal 139 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-38Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 136 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. peserta didik. program dan anggaran. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. sarana dan prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. sarana dan prasarana. b. b. sarana dan prasarana. c. dan pelaporan Direktorat. Pasal 137 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 136. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. peserta didik. . peserta didik. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. kelembagaan. kelembagaan. dan e. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. c. evaluasi penerapan norma. peserta didik. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. dan f. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik.

taman penitipan anak. dan anggaran Direktorat. kegiatan. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. dan d. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 141 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. pengumpulan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. taman penitipan anak. Seksi Evaluasi Program. pengolahan. penyusunan program. Pasal 144 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 143. kelompok bermain. Pasal 143 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. kegiatan. serta penyusunan program. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. taman penitipan anak. . kelompok bermain. kelompok bermain. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. serta pendidikan anak usia dini informal. dan penyajian data dan informasi taman kanakkanak. Seksi Penyusunan Program. pengolahan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.-39Pasal 140 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 139. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. dan b. c. kegiatan. kelompok bermain. Pasal 142 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. dan anggaran taman kanak-kanak. dan anggaran Direktorat.

dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. Seksi Pembelajaran. Pasal 148 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147. d. prosedur. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Seksi Peserta Didik. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pemberian bimbingan teknis. taman penitipan anak. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. Pasal 145 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. fasilitasi. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. dan evaluasi penerapan norma. taman penitipan anak. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan b. kelompok bermain. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. kelompok bermain. Pasal 147 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. kelompok bermain. kelompok bermain. standar. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. fasilitasi. taman penitipan anak.-40b. dan kriteria peserta didik taman kanak-kanak. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. taman penitipan anak. taman penitipan anak. . kelompok bermain. Pasal 146 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. taman penitipan anak.

standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Sarana. standar. Pasal 150 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. d. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 152 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. kelompok bermain. kelompok bermain. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 149 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan kriteria sarana taman kanak-kanak. standar. prosedur. dan kriteria prasarana taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Seksi Prasarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. pemberian bimbingan teknis.-41b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. c. kelompok bermain. taman penitipan anak. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pemberian bimbingan teknis. standar. fasilitasi. . fasilitasi. prosedur. prosedur. taman penitipan anak. taman penitipan anak. Pasal 151 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. kelompok bermain.

keuangan. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. dan kriteria di bidang taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. kelompok bermain. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanakkanak. prosedur. . dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 153 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. standar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 156 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. Seksi Kemitraan. standar. taman penitipan anak. d. kelompok bermain. Seksi Kelembagaan. Pasal 155 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.-42b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. kepegawaian. kelompok bermain. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 154 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. taman penitipan anak. standar. fasilitasi. barang milik negara. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. dan b.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik. prosedur. kriteria pembelajaran. kelembagaan. pengumpulan. dan f. penyusunan program. . Kelompok Jabatan Fungsional. peserta didik. d. prosedur. d. peserta didik. dan kemitraan kursus dan pelatihan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c. dan e. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. e. kelembagaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. program dan anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. kelembagaan. peserta didik. b. Pasal 159 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengolahan. b. kelembagaan. d. c. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan kemitraan kursus dan pelatihan. standar.-43Pasal 157 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156. dan anggaran Direktorat. b. Pasal 158 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. standar. c. dan kemitraan kursus dan pelatihan. penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. dan e. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. sarana dan prasarana. dan kriteria pembelajaran. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. kegiatan. Subbagian Tata Usaha. Pasal 160 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 159. dan kemitraan kursus dan pelatihan.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. prosedur. pengumpulan. kegiatan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Seksi Peserta Didik. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengolahan. Pasal 164 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 163. prosedur. Pasal 165 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan b. dan anggaran Direktorat. Seksi Penyusunan Program. Pasal 163 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 162 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c.-44Pasal 161 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. standar. . standar. b. Seksi Pembelajaran. dan d. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. dan b. kegiatan. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Evaluasi Program.

standar. dan evaluasi penerapan norma. dan d. Pasal 168 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. Pasal 169 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma.-45Pasal 166 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. c. Pasal 170 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 167 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. Seksi Sarana. evaluasi penerapan norma. dan b. dan kriteria sarana kursus dan pelatihan. fasilitasi. standar. fasilitasi. . b. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. Seksi Prasarana. prosedur. standar. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. prosedur.

Seksi Kelembagaan. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. Seksi Kemitraan. dan kriteria prasarana kursus dan pelatihan. standar. Pasal 172 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171. pemberian bimbingan teknis. b. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan d. dan b. standar. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. c. fasilitasi. standar. prosedur. prosedur. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan. Pasal 173 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. fasilitasi. Pasal 174 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur.-46(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 171 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan.

Pasal 179 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. peserta didik.-47Pasal 175 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. kelembagaan. dan kemitraan pendidikan masyarakat. . Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. c. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik. kepegawaian. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 176 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. kelembagaan. Pasal 178 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. dan f. standar. dan pelaporan Direktorat. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. peserta didik. prosedur. dan kemitraan pendidikan masyarakat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan kriteria pembelajaran. keuangan. d. b. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e. Kelompok Jabatan Fungsional. b. c. dan kriteria pembelajaran. dan kemitraan pendidikan masyarakat. peserta didik. dan kerumahtanggaan Direktorat. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. barang milik negara. dan e. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. d. Subbagian Tata Usaha. evaluasi penerapan norma. dan kemitraan pendidikan masyarakat. Pasal 177 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 176.

Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. kegiatan. dan anggaran Direktorat. dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. pengumpulan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengolahan. pendidikan kepemudaan. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. kegiatan.-48Pasal 180 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 179. dan anggaran Direktorat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat. Pasal 182 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. b. Seksi Evaluasi Program. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengolahan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengumpulan. pendidikan kepemudaan. dan e. Pasal 183 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. kegiatan. dan b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 181 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan program. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. d.

pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Seksi Peserta Didik. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 185 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. Pasal 186 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. b. standar. Seksi Pembelajaran. pendidikan keorangtuaan. c. pendidikan kepemudaan. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan kepemudaan. prosedur. . pemberian bimbingan teknis. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. pendidikan kepemudaan. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan d. prosedur. standar. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan.-49Pasal 184 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 183. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.

-50Pasal 187 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. c. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. pemberian bimbingan teknis. pendidikan pemberdayaan perempuan. fasilitasi. pendidikan keorangtuaan. Pasal 188 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan b. standar. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. . dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Seksi Prasarana. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. b. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. evaluasi penerapan norma. Seksi Sarana. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 189 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. standar. dan d. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 190 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.

pendidikan kepemudaan. dan b. pendidikan pemberdayaan perempuan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 193 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan kepemudaan. c. Pasal 192 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 191. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 191 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. dan d. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. . pendidikan kepemudaan. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. prosedur. standar.-51(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. standar. Seksi Kemitraan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Seksi Kelembagaan. pendidikan keorangtuaan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur.

dan evaluasi penerapan norma. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Nonformal. dan Informal Pasal 196 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. barang milik negara. keuangan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 195 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. dan pendidikan masyarakat. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. kursus dan pelatihan. pendidikan kepemudaan. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi. kursus dan pelatihan. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. kepegawaian. Pasal 197 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196. pendidikan kepemudaan. . (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur.-52Pasal 194 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. Nonformal. Nonformal.

Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. e.-53b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pendidikan masyarakat. f. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan f. i. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. . b. kursus dan pelatihan. c. standar. program dan anggaran. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. e. g. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat. Pasal 199 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pendidikan masyarakat. Pasal 198 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat. Subbagian Tata Usaha. standar. d. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Nonformal. dan pendidikan masyarakat. kursus dan pelatihan. dan pelaporan Direktorat. d. dan Informal terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kursus dan pelatihan. h. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kursus dan pelatihan. c. dan pendidikan masyarakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan Informal. prosedur. dan pendidikan masyarakat. Nonformal. kursus dan pelatihan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini.

. penyusunan program. c. Pasal 201 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. dan anggaran Direktorat. d. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. penyusunan laporan Direktorat. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. dan f. Seksi Evaluasi Program.-54Pasal 200 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 199. pengembangan sistem. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengumpulan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. pengolahan. pendidikan nonformal. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. dan pendidikan informal. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. b. dan anggaran Direktorat. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. kursus dan pelatihan. dan b. kegiatan. pengolahan. Pasal 202 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. anggaran. e. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. kursus dan pelatihan.

pemberian bimbingan teknis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. e. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. fasilitasi. dan b. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. kelompok bermain. kelompok bermain. evaluasi penerapan norma. taman penitipan anak. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. kelompok bermain. . kelompok bermain. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. prosedur. f. d. standar. prosedur. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. dan evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan g. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.-55Pasal 204 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 203. prosedur. pengembangan sistem. kelompok bermain. taman penitipan anak. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 206 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. c. taman penitipan anak. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a.

dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. standar. standar. dan b. c. f. Seksi Pendidik. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . d. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. prosedur. Pasal 209 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. Pasal 208 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207. pengembangan sistem. e. pengembangan sistem. Seksi Tenaga Kependidikan. prosedur. b. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.-56(2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. rencana kebutuhan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak. kelompok bermain. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. dan g. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan.

fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. pemberian bimbingan teknis. f.-57Pasal 210 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. prosedur. e. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. standar. prosedur. d. standar. fasilitasi. standar. prosedur. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan g. rencana kebutuhan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. fasilitasi. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. evaluasi penerapan norma. standar. c. pengembangan sistem. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 212 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 211. . pengembangan sistem. Pasal 211 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. b. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan evaluasi penerapan norma.

Pasal 214 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis.-58Pasal 213 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 215 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. fasilitasi. . rencana kebutuhan. pengembangan sistem. Seksi Tenaga Kependidikan. standar. barang milik negara. keuangan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. dan Pasal 198 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. pengembangan sistem. dan kerumahtanggaan Direktorat. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. jenis. Pasal 216 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138 huruf f. Pasal 178 huruf f. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 158 huruf f. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pendidik. rencana kebutuhan. (5) Tugas. prosedur. dan b. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. kepegawaian.

pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan Fungsi Pasal 217 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan e. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. b. dan e. Tugas. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan norma.-59BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. c. Pasal 218 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. d. c. . standar. prosedur. b. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 220 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. d.

pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. dan k. e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. program.-60Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 221 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. rencana. program. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. program. dan laporan Direktorat Jenderal. anggaran. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. g. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. rencana. kerja sama. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. i. Pasal 224 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. d. Pasal 223 Sekretariat a. Bagian c. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. j. Bagian d. Hukum dan Kepegawaian. b. evaluasi. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. koordinasi penyusunan kebijakan. Keuangan. f. c. Pasal 222 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 221. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. dan Umum. . h. koordinasi pelaksanaan tugas. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Bagian b.

dan c. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. Pasal 227 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. d. c. . Pasal 228 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 229 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 228. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. pengolahan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Progam dan Anggaran. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. b. Pasal 226 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan c. dan e. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rencana. pengolahan.-61Pasal 225 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 224. Subbagian Data dan Informasi. program. program. b. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. pengumpulan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal.

b. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pengujian. b.-62Pasal 230 Bagian Keuangan terdiri atas: a. verifikasi. evaluasi. penyimpanan. pembayaran. c. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. f. Pasal 234 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pembukuan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar. dan c. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 231 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Perbendaharaan. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 232 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. b. . e. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. dan c. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. organisasi dan tata laksana. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. Pasal 233 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 232. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Subbagian Pembiayaan. kepegawaian. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian. Subbagian Kerja Sama. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar.

dan c. b. b. ketertiban. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. keamanan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Rumah Tangga.-63Pasal 235 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. dokumentasi. . pengadaan. Pasal 238 Bagian Umum terdiri atas: a. analisis dan penyempurnaan organisasi. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. disiplin. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. publikasi. Pasal 239 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. mutasi. Pasal 236 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subbagian Barang Milik Negara. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. keindahan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. kebersihan. Pasal 237 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. pengangkatan. dan c. analisis jabatan. pengembangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. kearsipan.

dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan f. sarana dan prasarana. kelembagaan. standar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria pembelajaran. sarana dan prasarana. c. inventarisasi. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. penghapusan. d. Subdirektorat Pembelajaran. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 240 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. standar. . pendistribusian. evaluasi penerapan norma. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana.-64(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. sarana dan prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. e. kelembagaan. Pasal 241 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240. penyimpanan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria pembelajaran. d. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. b. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan f. Subdirektorat Program dan Evaluasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subbagian Tata Usaha. kelembagaan. sarana dan prasarana. e. Pasal 242 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a.

Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi Program. dan f. Pasal 245 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengumpulan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan b.-65Pasal 243 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan program. kelembagaan. peserta didik Sekolah Dasar. b. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengolahan. sarana dan prasarana. pengumpulan. kerja sama. Pasal 246 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. kelembagaan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kerja sama. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 244 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kegiatan. . koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. pengolahan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. sarana dan prasarana. anggaran. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kelembagaan. dan anggaran Direktorat. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. d. peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. c. sarana dan prasarana. e.

evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. penilaian. penilaian. prosedur. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan b. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penilaian. standar. c. Pasal 249 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. . dan kriteria kurikulum. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kurikulum. penilaian. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum.-66Pasal 247 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. standar. penilaian. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. Pasal 250 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Pasal 248 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 247. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan d. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. prosedur.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar.-67Pasal 251 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. b. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan d. prosedur. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Sarana. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 252 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251. prestasi. pemberian bimbingan teknis. dan b. standar. Pasal 253 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Pasal 254 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. c. standar. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. . dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. prosedur. Seksi Prasarana. kriteria sarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kriteria prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. Pasal 255 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. dan evaluasi penerapan norma. standar.

dan b. fasilitasi. Pasal 259 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. kepegawaian. prestasi. prestasi. barang milik negara. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. pemberdayaan sekolah. c. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. Seksi Peserta Didik. Pasal 257 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. b.-68Pasal 256 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 255. prosedur. dan kriteria kelembagaan. dan d. prestasi. standar. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 260 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pembinaan bakat. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberdayaan sekolah. . dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 258 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. keuangan. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.

sarana dan prasarana. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. program dan anggaran. dan kriteria pembelajaran. kerja sama. Subdirektorat Program dan Evaluasi. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. kelembagaan. Pasal 264 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. . kelembagaan. Kelompok Jabatan Fungsional. sarana dan prasarana. e.-69Pasal 261 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 260. kelembagaan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 263 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. dan f. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. d. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. c. sarana dan prasarana. dan f. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. d. b. Subdirektorat Pembelajaran. standar. Pasal 262 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Subbagian Tata Usaha.

kelembagaan. c. . pengolahan. Pasal 266 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. kegiatan. penyusunan program. dan b. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 265 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. sarana dan prasarana. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. kelembagaan. anggaran. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Penyusunan Program. sarana dan prasarana. pengolahan. kegiatan. Pasal 267 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penilaian. kelembagaan. sarana dan prasarana.-70b. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. e. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. kegiatan. dan penyusunan laporan Direktorat. f. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kelembagaan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kerja sama. Seksi Evaluasi Program. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program.

dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan d. Pasal 269 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penilaian. Pasal 270 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. c. Seksi Penilaian dan Akreditasi. b. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kurikulum. prosedur. fasilitasi. penilaian. .-71Pasal 268 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 267. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. evaluasi penerapan norma. Pasal 271 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. prosedur. prosedur. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. penilaian. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. penilaian. fasilitasi. dan kriteria kurikulum.

Pasal 274 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. b. dan b. fasilitasi. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 273 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. standar. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 275 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. dan d. fasilitasi. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. Seksi Sarana. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c.-72Pasal 272 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 271. . standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar.

Pasal 278 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan pembinaan bakat. . dan evaluasi penerapan norma. dan b. prestasi. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. kepegawaian. prosedur. dan kriteria pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan sekolah. c. Pasal 279 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prestasi. standar. Pasal 277 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kerumahtanggaan Direktorat. pemberian bimbingan teknis. Seksi Peserta Didik. keuangan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan d. prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. pemberian bimbingan teknis. barang milik negara. prestasi. fasilitasi. b. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Kelembagaan. pemberdayaan sekolah. evaluasi penerapan norma.-73Pasal 276 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 275.

c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. standar. d. Subdirektorat Pembelajaran. evaluasi penerapan norma. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria pembelajaran. c. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. kelembagaan. Pasal 282 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. . e. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. standar. prosedur. kelembagaan. d. b. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. e. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. b. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a.-74Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 280 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. dan f. dan f. prosedur. Pasal 281 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

kerja sama. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kelembagaan. pengolahan.-75Pasal 283 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kerja sama. dan b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kelembagaan. sarana dan prasarana. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. b. Pasal 286 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. pengumpulan. penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. d. kelembagaan. kegiatan. program dan anggaran. c. penyusunan program. pemberdayaan peran serta masyarakat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Pasal 285 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. sarana dan prasarana. Seksi Evaluasi Program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengolahan. . dan f. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. penyusunan laporan Direktorat. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. e. Pasal 284 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 283. kelembagaan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. anggaran. pengumpulan. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Seksi Penyusunan Program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran.

Seksi Pelaksanaan Kurikulum. penilaian. penilaian. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan kriteria kurikulum. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. b. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan d. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. fasilitasi. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. prosedur. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan b. penilaian. .-76Pasal 287 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. penilaian. penilaian. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. standar. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. Pasal 289 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan kriteria kurikulum. c. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Pasal 290 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 288 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 287.

prestasi. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 292 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 291. dan b. Seksi Sarana. prosedur. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. c. pemberian bimbingan teknis. . dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. Pasal 294 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 295 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. fasilitasi. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 293 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Seksi Prasarana. dan d. standar. standar. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur.-77Pasal 291 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

Pasal 299 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. standar. dan pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pemberian bimbingan teknis. Seksi Peserta Didik. keuangan. prosedur. fasilitasi. standar. dan d. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kerumahtanggaan Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembinaan bakat. standar. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. dan kriteria kelembagaan. dan b. prosedur. kepegawaian.-78Pasal 296 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 295. Pasal 298 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. . koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. Pasal 297 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. c. prosedur. prestasi. prestasi. pemberdayaan sekolah. pemberdayaan sekolah. Seksi Kelembagaan. fasilitasi.

Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. prosedur. pendidikan layanan khusus.-79Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 300 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. g. . Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. f. d. c. h. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Pasal 301 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300. evaluasi penerapan norma. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan i. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. b. standar. pendidikan layanan khusus. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. prosedur. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. e. dan kesetaraan pendidikan dasar.

Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan program. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. b. Pasal 303 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. Pasal 305 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. . d. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. Seksi Evaluasi Program. Subbagian Tata Usaha. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan laporan Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional.-80Pasal 302 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. pengumpulan. kegiatan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan b. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. e. dan f. kerja sama. dan anggaran Direktorat. pengolahan. b. dan f. d. kegiatan. Pasal 304 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303. c. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi.

(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. kerja sama. . dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar.-81Pasal 306 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. kegiatan. Pasal 308 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 307. pengolahan. pendidikan layanan khusus. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama. pendidikan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan khusus. kegiatan. c. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kesetaraan pendidikan dasar. d. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. pengumpulan. anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan penyusunan program. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat.

Pasal 310 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. standar. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pengembangan sistem. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Karir. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis.-82e. dan b. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. g. rencana kebutuhan. prosedur. f. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. standar.

b. f. prosedur. Pasal 314 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. rencana kebutuhan. standar. dan g.-83Pasal 312 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. e. pemberian bimbingan teknis. c. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. d. Pasal 313 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. standar. Seksi Karir. .

f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. c. Pasal 316 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 315. b. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi penerapan norma. e. prosedur.-84(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. standar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pemberian bimbingan teknis. . fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan g. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. d. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pengembangan sistem. Pasal 315 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.

barang milik negara. standar. keuangan. Pasal 282 huruf f. . Pasal 319 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan Pasal 302 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. Pasal 262 huruf f. dan evaluasi penerapan norma. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. pemberian bimbingan teknis. Pasal 320 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 242 huruf f. rencana kebutuhan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Seksi Karir. a. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan kerumahtanggaan Direktorat. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. jenis. prosedur. pemberian bimbingan teknis. (5) Tugas.-85Pasal 317 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. pengembangan sistem fasilitasi. standar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 318 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. kepegawaian.

Sekretariat Direktorat Jenderal. dan Fungsi Pasal 321 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. b. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. c. . pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. c. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 324 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. dan e. standar. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. b. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. d. penyusunan norma. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. Pasal 322 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. d.-86BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. dan e. Tugas. prosedur. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah.

b. Bagian d. Pasal 327 Sekretariat a. koordinasi pelaksanaan tugas. Keuangan. dan Umum. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. Pasal 326 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 325. f. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. program. e. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. i. Bagian b. g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. d. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. program. rencana. Bagian c. Hukum dan Kepegawaian. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. h. koordinasi penyusunan kebijakan. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. kerja sama. rencana. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. dan k. . pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. j.-87Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 325 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. c.

(2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. anggaran. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 332 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal.-88Pasal 328 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. dan laporan Direktorat Jenderal. program. pengolahan. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Subbagian Progam dan Anggaran. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. d. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 329 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 328. b. dan e. program. Subbagian Data dan Informasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 330 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. c. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. evaluasi. program. b. . program. Pasal 331 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengumpulan. pengolahan. dan c. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. penyusunan rencana.

(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Pasal 336 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. organisasi dan tata laksana. Subbagian Pembiayaan. dan c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. kepegawaian. verifikasi. b.-89Pasal 333 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. penyimpanan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pembukuan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pembayaran. Pasal 337 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 336. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. evaluasi. pengujian. Pasal 335 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. dan c. Pasal 334 Bagian Keuangan terdiri atas: a. c. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. . b. Subbagian Perbendaharaan.

pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. publikasi. Pasal 341 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 339 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pemberdayaan peran serta masyarakat. b. dan c. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Pasal 340 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. f. dan c. disiplin. Subbagian Kerja Sama. analisis dan penyempurnaan organisasi. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Subbagian Kepegawaian. pengadaan. pengembangan. analisis jabatan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. b. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. Pasal 342 Bagian Umum terdiri atas: a. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. .-90d. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. e. pengangkatan. mutasi. Pasal 338 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal.

sarana dan prasarana. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. b. kelembagaan. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 344 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria pembelajaran. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. kearsipan. pendistribusian. c. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. penyimpanan. c. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. ketertiban. keindahan. keamanan. Subbagian Rumah Tangga. Pasal 343 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 345 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran.-91b. standar. inventarisasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . prosedur. kelembagaan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. kebersihan. sarana dan prasarana. dan Subbagian Barang Milik Negara. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penghapusan. sarana dan prasarana.

dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 348 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 347. program dan anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. b. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. . Subdirektorat Pembelajaran. c. Pasal 346 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. kegiatan. pengolahan. d. dan anggaran Direktorat. kegiatan. d. dan f. kerja sama. e. b. Pasal 347 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengumpulan. dan kriteria pembelajaran. sarana dan prasarana. penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.-92d. prosedur. kelembagaan. penyusunan laporan Direktorat. f. dan pelaporan Direktorat. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. e. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subbagian Tata Usaha. dan f. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. sarana dan prasarana. dan anggaran Direktorat. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. sarana dan prasarana.

dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penilaian. penilaian. penilaian. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. c. sarana dan prasarana. Pasal 350 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kegiatan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. b. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 351 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. pengumpulan. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kerja sama. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. dan kriteria kurikulum. dan b. standar. penilaian. kelembagaan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. . sarana dan prasarana. dan kriteria kurikulum. kelembagaan. penilaian. dan d. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Seksi Evaluasi Program.-93Pasal 349 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. anggaran. kegiatan. prosedur. standar. Pasal 352 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. evaluasi penerapan norma. prosedur. peserta didik Sekolah Menengah Atas.

Seksi Prasarana. standar. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 357 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a.-94Pasal 353 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. prosedur. Pasal 355 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. prosedur. dan d. Seksi Sarana. pemberian bimbingan teknis. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. fasilitasi. Pasal 356 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 355. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 354 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. b. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan b. .

fasilitasi.-95Pasal 358 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. Seksi Kelembagaan. Pasal 359 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. c. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan d. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kelembagaan. standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. prestasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prestasi. Seksi Peserta Didik. Pasal 361 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. prosedur. evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah. prestasi. pemberian bimbingan teknis. prestasi. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. Pasal 360 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 359. prosedur.

pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. barang milik negara. sarana dan prasarana. c. keuangan. fasilitasi. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelembagaan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. sarana dan prasarana. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 364 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan.-96Pasal 362 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. standar. standar. . dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. b. kepegawaian. dan kriteria pembinaan bakat. dan kriteria pembelajaran. d. dan kerumahtanggaan Direktorat. kelembagaan. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 365 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 364. sarana dan prasarana. prosedur. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 363 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. program dan anggaran. pengumpulan. Kelompok Jabatan Fungsional. f. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran.-97e. b. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. kelembagaan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Seksi Evaluasi Program. penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. Pasal 366 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. d. kegiatan. kelembagaan. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan pelaporan Direktorat. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 368 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 367. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Subbagian Tata Usaha. kegiatan. c. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. d. kerja sama. kelembagaan. Seksi Penyusunan Program. Pasal 369 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Subdirektorat Pembelajaran. dan f. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. b. e. dan anggaran Direktorat. dan b. c. standar. prosedur. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi. sarana dan prasarana. Pasal 367 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengolahan. dan f.

(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan dan dan dan . dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 373 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Seksi Penilaian dan Akreditasi. kelembagaan.-98Pasal 370 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. kerja sama. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. standar. dan b. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kurikulum. Pasal 372 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 371. dan penyusunan program. prosedur. kegiatan. prosedur. dan kriteria kurikulum. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. penilaian. penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. anggaran. sarana prasarana. Pasal 371 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penilaian. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. evaluasi penerapan norma. dan d. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. sarana dan prasarana. penilaian. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. pengumpulan. penilaian. standar. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c.

standar. standar. pemberian bimbingan teknis. dan b. prosedur.-99Pasal 374 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 377 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. evaluasi penerapan norma. b. c. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Sarana. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 376 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 375. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 375 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. . pemberian bimbingan teknis. Seksi Prasarana. fasilitasi. standar. fasilitasi. standar. dan d. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Pasal 378 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur.

pemberdayaan sekolah. standar. prosedur. Pasal 379 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. Pasal 380 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 379. standar. prosedur. Seksi Kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kelembagaan. fasilitasi. dan kriteria pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. b. pemberian bimbingan teknis. dan d. prosedur. Seksi Peserta Didik. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi. pemberian bimbingan teknis. Pasal 381 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. c. standar. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan.-100(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan b. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. . prestasi. evaluasi penerapan norma. dan pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 382 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. prestasi. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. prestasi.

evaluasi penerapan norma. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. sarana dan prasarana. d. dan kriteria pembelajaran.-101Pasal 383 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. . kelembagaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran. keuangan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 384 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kepegawaian. barang milik negara. sarana dan prasarana. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pembelajaran. c. kelembagaan. Pasal 386 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. prosedur. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kerumahtanggaan Direktorat. b. prosedur. kelembagaan. standar. Pasal 385 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 384. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan f. sarana dan prasarana.

f. d. . peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan anggaran Direktorat. penyusunan laporan Direktorat. c. Pasal 387 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. b. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subbagian Tata Usaha. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran.-102c. kelembagaan. dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi Program. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan program. kelembagaan. Pasal 389 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. e. Pasal 390 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan Kelompok Jabatan Fungsional. dan b. kerja sama. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. penyusunan program. d. sarana dan prasarana. kegiatan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. e. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. pengolahan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengumpulan. sarana dan prasarana. program dan anggaran. Pasal 388 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 387. pengolahan. sarana dan prasarana. dan f. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a.

peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 391 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. b. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. c. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. Pasal 393 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Pasal 394 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kurikulum. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. penilaian. sarana dan prasarana. kerja sama. dan b. kegiatan. dan d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. Pasal 392 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 391. fasilitasi.-103(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. evaluasi penerapan norma. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. prosedur. kelembagaan. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Seksi Penilaian dan Akreditasi. pemberian bimbingan teknis. standar. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. . dan kriteria kurikulum.

fasilitasi. evaluasi penerapan norma. prosedur. Seksi Prasarana. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 399 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Sarana. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. standar. c. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. Pasal 398 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. .-104Pasal 395 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan d. Pasal 397 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Pasal 396 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 395. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. fasilitasi. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. standar. prestasi. prosedur. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

standar. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 401 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan kriteria pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Peserta Didik. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kelembagaan. . prestasi. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan pembinaan bakat. prosedur. standar. standar.-105Pasal 400 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 399. dan d. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Kelembagaan. prestasi. Pasal 402 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. barang milik negara. keuangan. dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 403 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kepegawaian. b. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a.

c. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. standar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.-106Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 404 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. standar. pendidikan layanan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Pasal 405 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 404. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan . h. f. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. e. d. g. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. penyusunan program. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pengumpulan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 408 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407. . Subbagian Tata Usaha. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. dan f. e. d. pemberdayaan peran serta masyarakat. program dan anggaran. d. c. dan pelaporan Direktorat. dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Seksi Evaluasi Program. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 409 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan b. Pasal 406 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. Pasal 407 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. c. pengolahan.-107i. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. kegiatan. kerja sama. dan angggaran Direktorat. b. Seksi Penyusunan Program.

dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan khusus. standar. dan penyusunan program.-108Pasal 410 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pendidikan layanan khusus. b. prosedur. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. Sekolah Menengah Kejuruan. c. anggaran. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan. d. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. e. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengolahan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. . koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan khusus. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengumpulan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. kerja sama. Pasal 412 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 411. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kegiatan. pendidikan layanan khusus. Pasal 411 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: g.-109f. rencana kebutuhan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 414 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Karir. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. standar. fasilitasi. dan b. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis. . pengembangan sistem. pemberian bimbingan teknis. Pasal 416 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 415. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a.

fasilitasi. g. fasilitasi. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. b. Pasal 418 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Karir. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. f. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur.-110a. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. e. . pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. c. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pengembangan sistem. rencana kebutuhan. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. standar. Pasal 419 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 417 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a.

dan b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. standar. rencana kebutuhan. prosedur.-111Pasal 420 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 419. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. dan g. Pasal 421 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. . dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. b. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 422 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. standar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Karir. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. f. prosedur. fasilitasi. d. c.

dan Pasal 406 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 366 huruf f. jenis. dan Fungsi Pasal 425 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. fasilitasi. . (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 424 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 346 huruf f. Pasal 426 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 423 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. barang milik negara. prosedur. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. standar. Pasal 386 huruf f. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. keuangan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.-112(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Tugas. (5) Tugas. dan kerumahtanggaan Direktorat. kepegawaian. pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem.

d. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. . d. b. penyusunan norma. program. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 428 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. c. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. b. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. c. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. c. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. d. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. rencana. Pasal 430 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 429.-113Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. e. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. dan e. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. b. standar. prosedur. koordinasi penyusunan kebijakan. dan e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 429 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. f. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi.

koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal.-114g. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. i. Subbagian Program dan Anggaran. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. k. dan Umum. penyusunan bahan kebijakan. rencana. dan d. . rencana. Bagian d. Pasal 434 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. b. b. Bagian c. Pasal 432 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. c. Informasi dan Pelaporan. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Bagian b. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan c. Pasal 431 Sekretariat a. Pasal 433 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 432. Hukum dan Kepegawaian. anggaran. Subbagian Keuangan. program. Subbagian Akuntansi. j. dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. program. h. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a.

-115Pasal 435 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan, rencana, program, dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan, penyimpanan, pembayaran, dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 436 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi, analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi, dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 437 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 436, Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data kelembagaan, ketenagaan, pembelajaran, dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi; c. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; d. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi; dan e. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 438 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Subbagian Pengolahan Data; b. Subbagian Analisis dan Evaluasi; dan c. Subbagian Layanan Informasi.

-116Pasal 439 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai informasi dan publikasi pendidikan tinggi. Pasal 440 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. Pasal 441 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 440, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi; b. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum; c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi; d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal; dan e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; Pasal 442 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Tata Laksana. Pasal 443 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan, penilaian, dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. tugas melakukan layanan

-117(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 444 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 445 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal; c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal; dan d. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 446 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Rumah Tangga; b. Subbagian Barang Milik Negara; dan c. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. Pasal 447 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan, sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal.

-118(3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 448 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Pasal 449 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 448, Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi; c. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi; d. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi; e. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi; f. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi, program studi, dan kerja sama; dan g. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Pasal 450 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan; c. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan; d. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 451 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat.

dan e. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. prosedur. Pasal 456 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 455. . c. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. standarisasi teknis.-119Pasal 452 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 451. Pasal 454 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. c. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan d. kegiatan. Seksi Evaluasi. kegiatan. b. standar. pengkajian dan penilaian usul pendirian. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. perubahan. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. d. program. dan anggaran Direktorat. Pasal 455 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. kegiatan. dan b. anggaran. Pasal 453 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. pengkajian. kegiatan. penyusunan program.

dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. dan b. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. standar. prosedur. c. perubahan. standar. evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan d. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. Seksi Evaluasi Kelembagaan. Pasal 460 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 459. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. kriteria. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. dan b. pemberian bimbingan teknis. norma. pemberdayaan. prosedur. standar. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. Pasal 458 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 459 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. norma. kriteria. Seksi Tata Kelola Lembaga. Seksi Pengembangan Program Studi. dan penutupan perguruan tinggi. Pasal 461 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. . perubahan. dan penutupan program studi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi.-120Pasal 457 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. standarisasi teknis.

Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. standar. b. standarisasi teknis. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga. dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. norma. norma.-121Pasal 462 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. d. pengembangan kerja sama. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. standar. Pasal 465 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. standar. Seksi Kerja Sama Luar Negeri. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. pengembangan. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. bimbingan teknis. melakukan penyusunan prosedur. penyusunan bahan perumusan norma. c. fasilitasi. standar. Pasal 466 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. pengembangan kerja sama. dan melakukan penyusunan prosedur. Pasal 464 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 463. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan e. dan b. bimbingan teknis. dan kriteria. norma. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. prosedur. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga. norma. prosedur. fasilitasi. Pasal 463 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan . dan kriteria.

Kelompok Jabatan Fungsional. dan f. Pasal 471 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pelaporan di bidang pembelajaran. Pasal 469 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 468. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. evaluasi. Subdirektorat Penyelarasan. evaluasi pelaksanaan program. c. Subdirektorat Kemahasiswaan. perumusan norma. pengembangan. Subdirektorat Pembelajaran. dan pelaporan Direktorat. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. b. pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. b. d. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 468 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. dan kemahasiswaan. dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. c. anggaran. penjaminan mutu. standar. Pasal 470 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. penjaminan mutu. Subbagian Tata Usaha. dan kemahasiswaan. e. e. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan f. standarisasi. keuangan. kepegawaian.-122Pasal 467 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. barang milik negara. dan kerumahtanggaan Direktorat. d. program dan anggaran. .

dan kriteria di bidang kompetensi lulusan. kegiatan. c. Pasal 474 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. penyusunan bahan perumusan norma. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi.-123Pasal 472 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 471. kegiatan. dan e. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan. d. prosedur. Pasal 473 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. b. dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. pengelolaan data bidang pembelajaran. penyusunan laporan Direktorat. dan kemahasiswaan perguruan tinggi. Seksi Penyusunan Program. d. standarisasi teknis. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. b. dan b. Pasal 475 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. program. dan anggaran Direktorat. penjaminan mutu. dan anggaran Direktorat. standar. . Pasal 476 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 475. Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a.

dan penjaminan mutu. Pasal 479 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. f. sarana dan prasarana pembelajaran.-124e. dan b. dan evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. Pasal 478 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan norma. dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. sarana dan prasarana pembelajaran. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. standarisasi teknis. norma. e. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. b. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. standar. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi. prosedur. . norma. Pasal 480 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479. dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja. prosedur. d. Pasal 477 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. dan kriteria. dan fasilitasi di bidang pembelajaran. dan penjaminan mutu. dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. standar. dan f. evaluasi pengembangan sistem. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan.

norma. Pasal 482 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. dan kriteria. norma. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. prosedur. d. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. prosedur. dan b. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. fasilitasi. b. fasilitasi. dan g. Pasal 485 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. standar. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. e. . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. dan b. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. c. Pasal 484 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 483. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 483 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. f. standarisasi teknis. penyusunan bahan perumusan norma. dan kriteria. prosedur. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan.-125Pasal 481 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis.

-126Pasal 486 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standarisasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. d. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 488 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. standar. standar. dan kriteria. Pasal 487 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kriteria. f. dan kerumahtanggaan Direktorat. perencanaan. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. . dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pemberian bimbingan teknis. c. fasilitasi. pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 489 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 488. e. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. norma. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. (2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. keuangan. pengembangan. g. kepegawaian. norma. barang milik negara. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. perumusan norma. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. fasilitasi. b. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.

Pasal 492 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 491. Pasal 494 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. Subdirektorat Kualifikasi. kegiatan. Subbagian Tata Usaha. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Karir. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan pelaporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. dan e. d.-127h. i. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. Pasal 490 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. Seksi Evaluasi. dan anggaran Direktorat. evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. pembinaan profesi. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. program dan anggaran. b. pengadaan. c. d. anggaran. penyusunan laporan Direktorat. pengembangan. dan anggaran Direktorat. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan program. dan b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. b. e. Pasal 493 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program. . c. dan f. kegiatan. Pasal 491 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penempatan.

pengadaan.-128(2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. standar. dan f. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. fasilitasi. norma. kegiatan. dan kriteria. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. koordinasi. fasilitasi. rencana kebutuhan. norma. prosedur. Pasal 496 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 495. standar. Seksi Pendidik. standar. pemberian bimbingan teknis. evaluasi perencanaan. dan b. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 498 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. c. prosedur. koordinasi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. . pengadaan. dan kriteria. e. penyusunan bahan perumusan norma. perencanaan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. Pasal 497 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan rencana kebutuhan. rencana kebutuhan. pengadaan. pengadaan. d. Pasal 495 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. b. Seksi Tenaga Kependidikan.

c. dan profesi pendidik serta fasilitasi. dan evaluasi pengembangan karir. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. dan g. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 501 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. karir. . dan b. standar. kepangkatan. f. Seksi Tenaga Kependidikan. standarisasi teknis. pemberian bimbingan teknis. promosi. standar. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. profesi. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. norma. d. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. norma. dan evaluasi pengembangan karir. Pasal 500 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 499. promosi. penyusunan bahan perumusan norma. prosedur. dan kriteria. e. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. profesi. dan pengembangan kompetensi. Seksi Pendidik. kepangkatan. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan pengembangan kompetensi. standar.-129Pasal 499 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 502 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. b. pemberian bimbingan teknis. karir. dan kriteria.

Pasal 506 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. pemberian bimbingan teknis. standarisasi teknis. Pasal 504 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 503. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. c. prosedur. standar. dan kriteria. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. standar. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 505 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. Seksi Pendidikan Luar Negeri. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan kriteria. b. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. dan kerumahtanggaan Direktorat. norma. prosedur. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. fasilitasi. prosedur. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. pemberian bimbingan teknis. barang milik negara. norma. Pasal 507 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. . dan e. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a.-130Pasal 503 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kepegawaian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. keuangan. dan b. standar. penyusunan bahan perumusan norma.

Subdirektorat Program dan Evaluasi. evaluasi pelaksanaan program. pemberian bimbingan teknis. Pasal 511 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. e. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subbagian Tata Usaha. c. d. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. program dan anggaran. Pasal 512 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 511. . dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. c. dan pelaporan Direktorat. dan f. Pasal 510 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. b. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. d. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Penelitian. perumusan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 509 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 508. anggaran. prosedur.-131Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 508 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. b. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. standarisasi. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. f. e.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian. dan b. dan anggaran Direktorat. anggaran. Pasal 515 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan e. Pasal 513 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. standar. dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. pengembangan program penelitian perguruan tinggi. Pasal 517 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program. program. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu. penyusunan bahan perumusan norma. b. d. standarisasi teknis. dan penyusunan laporan Direktorat. . evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. e. Seksi Penelitian Strategis. d. Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. program. kegiatan. dan kriteria di bidang penelitian. c. dan anggaran Direktorat. kegiatan. pengembangan program. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana. dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. dan b. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. kegiatan. Pasal 514 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan program. dan anggaran Direktorat. Pasal 516 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 515. prosedur. Seksi Evaluasi.-132b.

standar. Pasal 519 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. penyusunan bahan perumusan norma. dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat. Seksi Kreativitas dan Inovasi. . dan b. norma. pengembangan program. prosedur. Pasal 522 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. standar. prosedur. d. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan e. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. prosedur. b. Pasal 521 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. fasilitasi. standar. pengembangan program. prosedur. c. pemberian bimbingan teknis.-133Pasal 518 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. pengembangan program. Pasal 520 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 519. pemberian bimbingan teknis. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. pengembangan program. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. standarisasi teknis.

pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah. dan b. fasilitasi. Pasal 525 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. dan kriteria. standar.-134(2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. prosedur. publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. prosedur. standar. standar. Pasal 523 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan norma. . f. penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. fasilitasi. Seksi Publikasi. dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. pemberian bimbingan teknis. norma. c. prosedur. dan kriteria. standarisasi teknis. dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian. Pasal 526 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program. dan g. Pasal 524 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 523. d. norma. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Hak Kekayaan Intelektual. b. e.

prosedur. Pasal 528 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 450 huruf f. Pasal 490 huruf f. promosi. standar. BAB VIII DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 527 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. publikasi. Pasal 470 huruf f. fasilitasi. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tugas. keuangan. kepegawaian. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan Pasal 510 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan kriteria. dan Fungsi Pasal 529 Direktorat Jenderal Kebudayaan dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. norma. serta . (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. barang milik negara. (5) Tugas. jenis. Pasal 530 Direktorat Jenderal Kebudayaan mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang kebudayaan.-135(2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

b. standar. d. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan. c. c. pengelolaan data dan informasi kebudayaan. dan anggaran di bidang kebudayaan. b. Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. perumusan kebijakan di bidang kebudayaan. pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan. Sekretariat Direktorat Jenderal. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kebudayaan. rencana. rencana. penyusunan norma. program. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman.-136Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. kerja sama. c. Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 534 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 533. d. . koordinasi penyusunan kebijakan. dan anggaran di bidang kebudayaan. d. dan e. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 533 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan kriteria di bidang kebudayaan. e. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. program. koordinasi pelaksanaan tugas. b. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kebudayaan. prosedur. dan f. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 532 Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas: a.

-137e. f. g. h. i. j. k. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Kebudayaan; penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan; pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 535 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran; b. Bagian Keuangan; c. Bagian Hukum dan Kepegawaian; dan d. Bagian Umum. Pasal 536 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 537 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 536, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; dan e. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 538 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Data dan Informasi; b. Subbagian Progam dan Anggaran; dan c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.

-138Pasal 539 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 540 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 541 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 540, Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal; dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 542 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan; b. Subbagian Perbendaharaan; dan d. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 543 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi, pengujian, dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan, penyimpanan, pembayaran, pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. melakukan urusan pembukuan, dan

(2)

-139(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi, verifikasi, evaluasi, dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 544 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 545 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 544, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang kebudayaan; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; e. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan; dan f. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 546 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Kerja Sama. Pasal 547 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal.

(2)

-140(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama, pemberdayaan peran serta masyarakat, publikasi, dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 548 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 549 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 548, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal; dan c. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 550 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan; b. Subbagian Rumah Tangga; dan c. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 551 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, dokumentasi, dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, penghapusan, dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal.

pelaksanaan administrasi Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Subdit Pelindungan. e. prosedur. Subdit Eksplorasi dan Dokumentasi. b. Pasal 554 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman terdiri atas : a. pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman.-141Bagian Keempat Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Pasal 552 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. dan Kelompok Jabatan Fungsional. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang registrasi nasional. Subdit Pengembangan dan Pemanfaatan. standar. c. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. dan kriteriadi bidang registrasi nasional. b. pengembangan dan pemanfaatan. standar. dan i. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. prosedur. Pasal 553 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dalam Pasal 552. d. e. pelindungan. evaluasi penerapan norma. f. pengembangan dan pemanfaatan. g. h. prosedur. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman menyelenggarakan fungsi : a. g. serta eksplorasi dan dokumentasi. Subbagian Tata Usaha. f. Subdit Program dan Evaluasi Subdit Registrasi Nasional. koordinasi. perumusan kebijakan di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. penyusunan norma. c. . pelindungan. serta eksplorasi dan dokumentasi. d. pengelolaan register nasional dan eksplorasi cagar budaya di air.

dan penyajian data dan informasi registrasi nasional. program dan anggaran. pengumpulan. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. . Pasal 557 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pengembangan dan pemanfaatan.-142Pasal 555 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan f. serta eksplorasi dan dokumentasi. pengembangan dan pemanfaatan. dan anggaran Direktorat. Pasal 556 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 555. serta eksplorasi dan dokumentasi serta penyusunan laporan Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang registrasi nasional. pelindungan. Seksi Penyusunan Program. dan pelaporan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. kegiatan. serta eksplorasi dan dokumentasi. kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. kegiatan. pelindungan. penyusunan laporan Direktorat. penyusunan program. Seksi Evaluasi Program. pelindungan. pengembangan dan pemanfaatan. kegiatan dan anggaran di bidang registrasi nasional. b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. c. b. pelindungan. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. serta eksplorasi dan dokumentasi. pengembangan dan pemanfaatan. dan penyajian data dan informasi di bidang registrasi nasional. serta penyusunan program. Pasal 558 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengolahan. dan anggaran kegiatan Direktorat. e. pengumpulan.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang registrasi nasional. dan evaluasi di bidang registrasi nasional. prosedur. perumusan norma. dan kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur. d. e. fasilitasi. Pasal 563 Subdirektorat Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Registrasi Nasional menyelenggarakan fungsi : a. . prosedur. Seksi Pendaftaran dan Penetapan. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. pemberian bimbingan teknis. prosedur. b. Pasal 561 Subdirektorat Registrasi Nasional terdiri atas : a. pengelolaan register nasional. pemeringkatan. pemberian bimbingan teknis. standar. pemberian bimbingan teknis. penetapan. standar. dan penghapusan register nasional cagar budaya dan koleksi museum. dan evaluasi di bidang pelindungan. dan kriteria di bidang registrasi nasional. standar. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Pengelolaan Data mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. dan evaluasi penerapan norma. perumusan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria. fasilitasi. b. prosedur. pengelolaan register nasional serta fasilitasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendaftaran. dan kriteria serta pencatatan. Pasal 560 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimasud dalam Pasal 559. serta fasilitasi. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. Seksi Pengelolaan Data. Pasal 562 (1) Seksi Pendaftaran dan Penetapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan.-143Pasal 559 Subdirektorat Registrasi Nasional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan f. perumusan norma. c. dan pengelolaan data. dan pengelolaan data registrasi nasional cagar budaya dan koleksi museum. standar. dan pengelolaan data. dan kriteria serta pendaftaran dan penetapan cagar budaya dan koleksi museum. standar.

Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. Pasal 567 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. standar. fasilitasi. dan kriteria di bidang Pelindungan. Seksi Perijinan dan Pengamanan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang perijinan. prosedur. dan e. standar. Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran. d. prosedur. standar. Pasal 565 Subdirektorat Pelindungan terdiri atas : a. pemberian bimbingan teknis. pengamanan. prosedur. serta fasilitasi. dan kriteria di bidang perijinan.-144Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. c. pemeliharaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan. pemberian bimbingan teknis. pemeliharaan. standar. dan evaluasi serta pengembangan dan pemanfaatan. pemberian bimbingan teknis. b. Subdirektorat Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 566 (1) Seksi Perijinan dan Pengamanan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. (2) Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. dan pemugaran. pengamanan. dan kriteria dibidang pemeliharaan dan pemugaran cagar budaya dan koleksi museum. . pemeliharaan. perumusan norma. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelindungan. b. dan pemugaran. dan kriteria di bidang perijinan dan pengamanan cagar budaya dan koleksi museum. dan kriteria di bidang perijinan. pengamanan. dan pemugaran cagar budaya dan permuseuman. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. norma. prosedur. prosedur. fasilitasi.

koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. standar. standar. dan e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria. prosedur. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. prosedur. c. prosedur. Pasal 569 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan terdiri atas : a. pelaksanaan eksplorasi cagar budaya di air. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. prosedur. b. e. Seksi Pengembangan. d. (2) Seksi Pemanfaatan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kriteria serta pengembangan cagar budaya dan koleksi museum. Pasal 570 (1) Seksi Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. c. standar. . dan evaluasi serta dokumentasi.-145b. dan kriteria serta pemanfaatan cagar budaya dan koleksi museum. b. Pasal 571 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. d. standar. perumusan norma. penyusunan norma. perumusan norma. standar. Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. Seksi Pemanfaatan. fasilitasi. fasilitasi. prosedur. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. standar. standar. dan evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. prosedur.

standar. dan g. kearsipan. seni rupa. . serta dokumentasi dan publikasi. Pasal 574 (1) Seksi Eksplorasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan kriteria. perumusan norma. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum Pasal 575 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. Pasal 577 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 576. dan kriteria. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. barang milik negara. standar. Seksi Dokumentasi. keuangan. prosedur. standar. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum serta fasilitasi. kepegawaian. pemberian bimbingan teknis. penyusunan norma. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Pasal 576 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. perumusan norma. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman menyelenggarakan fungsi : a. (2) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. Seksi Eksplorasi. b. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. koordinasi. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. literasi dan apresiasi film. c. dan b. Pasal 573 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi terdiri atas: a. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan evaluasi di bidang eksplorasi cagar budaya. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang seni pertunjukan. prosedur.-146f. dan kerumahtanggaan Direktorat.

e. kegiatan. serta dokumentasi dan publikasi. serta dokumentasi dan publikasi. Subbagian Tata Usaha. b. literasi dan apresiasi film. d. d. g. standar. Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa. b. standar. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. program dan anggaran. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan. dan anggaran Direktorat.dan g. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. evaluasi penerapan norma. Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. Kelompok Jabatan Fungsional. . Pasal 578 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. f. seni rupa. c. literasi dan apresiasi film. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang seni pertunjukan. seni rupa. f. penyusunan program. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. f. seni rupa. pengolahan. dan anggaran Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. c. prosedur. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. serta dokumentasi dan publikasi. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. penyajian data dan informasi seni pertunjukan. h. Pasal 579 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusankebijakan. prosedur. dan kriteria di bidang seni pertunjukan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. e.-147d. pengumpulan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. literasi dan apresiasi film. Subdirektorat Program dan Evaluasi.

dan kriteria. evaluasi penerapan norma. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan. Pasal 584 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 583. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan. dokumentasi dan publikasi. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. seni rupa. Pasal 583 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. prosedur. prosedur. fasilitasi. literasi dan apresiasi film. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni pertunjukan. prosedur. dan penyajian data dan informasi seni pertunjukan. dan anggaran Direktorat.-148Pasal 581 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. literasi dan apresiasi film. Seksi Penyusunan Program. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. dan e. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. c. b. standar. Pasal 582 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. perumusan norma. Pasal 585 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan terdiri atas : a. dan b. pengumpulan. Seksi Evaluasi Program. seni rupa. kegiatan. kegiatan. Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional. standar. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran seni pertunjukan. . serta penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. Seksi Seni Pertunjukan Tradisional. d. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni rupa. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 587 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan e. b. standar. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa murni. pemberian bimbingan teknis. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 588 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 587. standar. fasilitasi. (2) Seksi Seni Rupa Terapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. b. (2) Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan.-149Pasal 586 (1) Seksi Seni Pertunjukan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan nontradisional. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan tradisional. standar. standar. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Seni Rupa Murni. c. d. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa terapan. Pasal 589 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa terdiri atas : a. standar. fasilitasi. . prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni rupa. Pasal 590 (1) Seksi Seni Rupa Murni mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Seni Rupa Terapan. standar. Subdirektorat Seni Rupa menyelenggarakan fungsi : a. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. perumusan norma. evaluasi penerapan norma. serta fasilitasi.

prosedur. Pasal 594 (1) Seksi Literasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan.-150Pasal 591 Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. norma. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. d. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. prosedur. perumusan norma. . dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. prosedur dan kriteria di bidang literasi. standar. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film menyelenggarakan fungsi : a. Pasal 595 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. dan evaluasi di bidang literasi dan apresiasi perfilman. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. dan e. Seksi Apresiasi. prosedur. dan kriteria. evaluasi penerapan norma. Seksi Literasi. perumusan norma. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. dan kriteria. prosedur. Pasal 593 Subdirektorat Literasi dan Aresiasi Film terdiri atas : a. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 592 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 591. b. standar. pemberian bimbingan teknis. serta fasilitasi. dan b. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang seni dan film. standar. prosedur. c. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. (2) Seksi Apresiasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang literasi dan apresiasi film. fasilitasi. standar. prosedur dan kriteria di bidang apresiasi. standar. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. standar.

dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. keuangan. prosedur. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.-151Pasal 596 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 595. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. dan kriteria. penyusunan norma. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. kearsipan. pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi. prosedur. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi seni dan film. Seksi Dokumentasi. pelaksanaan publikasi seni dan film serta fasilitasi. Seksi Publikasi. prosedur. Pasal 597 Sub Direktorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. perumusan norma. dan f. evaluasi penerapan norma. kepegawaian. barang milik negara dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi seni dan film. koordinasi. dan b. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi seni dan film. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. b. dan kriteria. e. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi : a. . Pasal 598 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Pasal 600 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi mempunyai tugas melaksanakan perumusan. standar. perumusan norma. d. c. Pasal 599 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.

-152Pasal 601 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 600. c. f. standar. dan g. Subbagian Tata Usaha. komunitas kepercayaan. Pasal 602 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi terdiri atas : a. b. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi menyelenggarakan fungsi : a. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial. standar. d. ekspresi budaya tradisional. Subdirektorat Program dan Evaluasi. prosedur. lingkungan budaya dan pranata sosial. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan. c. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial. b. evaluasi penerapan norma. komunitas kepercayaan. kerja sama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. Pasal 603 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. d. . prosedur. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Kelompok Jabatan Fungsional. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. e. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. g. e. pengetahuan tradisional. ekspresi budaya tradisional. pengetahuan tradisional. program dan anggaran. penyusunan norma. dan h. pengetahuan tradisional. f. dan kreteria di bidang kelembagaan kepercayaan. ekspresi budaya tradisional. prosedur. lingkungan budaya dan pranata sosial. komunitas kepercayaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi.

dan anggaran Direktorat. dan b. . komunitas kepercayaan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kelembagaan kepercayaan. pengetahuan tradisional. pengetahuan tradisional. kegiatan. kegiatan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan penyusunan laporan Direktorat. dan f. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Penyusunan Program. penyajian data. pengolahan. pengumpulan. Seksi Evaluasi Program. pengetahuan tradisional. Pasal 607 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma.-153Pasal 604 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 603. komunitas kepercayaan. pengolahan. ekspresi budaya tradisional. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan kepercayaan. d. standar. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. anggaran Direktorat. ekspresi budaya tradisional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. ekspresi budaya tradisional. dan anggaran kelembagaan kepercayaan. kegiatan. dan kriteria. dan anggaran Direktorat. dan informasi kelembagaan kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. penyusunan program. pengumpulan. pengetahuan tradisional. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. Pasal 605 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. Pasal 606 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. komunitas kepercayaan. e. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. komunitas kepercayaan. dan penyajian data dan informasi kelembagaan kepercayaan. ekspresi budaya tradisional. b. prosedur. kegiatan. fasilitasi. penyusunan laporan Direktorat.

dan evaluasi di bidang pemberdayaan lembaga. (2) Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur. perumusan norma.-154- Pasal 608 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana maksud dalam Pasal 607. standar. standar. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. e. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. Pasal 609 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan terdiri atas : a. evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. prosedur dan kriteria. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur dan kriteria. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. Pasal 611 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. perumusan norma. Seksi Pemberdayaan Lembaga. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. d. dan kriteria. c. Pasal 610 (1) Seksi Pemberdayaan Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang komunitas kepercayaan. pelaksanaan urusan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. perumusan norma. standar. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. pemberian bimbingan teknis. dan b. dan f. dan kriteria di bidang kelembagaan kepercayaan. Seksi Hubungan Antar Lembaga. dan evaluasi di bidang hubungan antar lembaga. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. b.

(2) Seksi Upacara Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 614 (1) Seksi Komunitas Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang komunitas adat dan upacara adat. Seksi Upacara Adat. dan f. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. prosedur. Pasal 616 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 615. dan b. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a.-155Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. Pasal 615 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. . Pasal 613 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan terdiri atas: a. dan evaluasi di bidang komunitas adat. standar. standar. e. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Seksi Komunitas Adat. d. prosedur. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. perumusan norma. prosedur dan kriteria. b. dan evaluasi di bidang upacara adat. standar. dan kriteria di bidang komunitas kepercayaan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang komunitas kepercayaan. prosedur dan kriteria. c. perumusan norma. pelaksanaan urusan publikasi di bidang komunitas kepercayaan. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. standar. standar. evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. perumusan norma. dan kriteria. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional menyelenggarakan fungsi : a.

dan evaluasi di bidang ekspresi budaya tradisional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. Pasal 619 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. perumusan norma. perumusan norma. perumusan norma. dan kriteria. dan b. c. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. standar. pemberian bimbingan teknis. . evaluasi penerapan norma. pelaksanaan urusan publikasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. e. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. prosedur dan kriteria. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial menyelenggarakan fungsi: a. standar. Seksi Pengetahuan Tradisional. dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional. Pasal 617 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional terdiri atas : a. standar. (2) Seksi Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 620 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 619. fasilitasi. standar. prosedur dan kriteria. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur.-156b. dan f. Seksi Ekspresi Budaya Tradisional Pasal 618 (1) Seksi Pengetahuan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. d. prosedur.

prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. perumusan norma. evaluasi penerapan norma. standar. dan evaluasi di bidang pranata sosial. e. standar. Pasal 623 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kearsipan kepegawaian. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi di bidang lingkungan budaya. dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.-157b. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. standar. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. (2) Seksi Pranata Sosial mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. . standar. standar. Pasal 621 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial terdiri atas : a. Seksi Pranata Sosial. prosedur dan kriteria. Pasal 622 (1) Seksi Lingkungan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan f. d. dan b. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. Bagian Ketujuh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Pasal 624 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan kerumahtanggaan Direktorat. c. keuangan. Seksi Lingkungan Budaya. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. pelaksanaan urusan publikasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. barang milik negara. dan pelaksanaan kebijakan dan fasilitasi penerapan standar teknis di bidang sejarah serta perumusan nilai budaya. perumusan norma. prosedur dan kriteria. koordinasi.

f. dan pelaporan Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. c. b. standar. c. d. dan i. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. kepercayaan. prosedur. seni. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai. Subdirektorat Pemetaan Nilai. prosedur. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. Subbagian Tata Usaha. evaluasi penerapan norma.-158Pasal 625 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 624. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria di bidang sejarah dan nilai budaya. dan g. h. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. film. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. Pasal 627 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaaan sejarah dan perumusan nilai budaya. program dan anggaran. g. pemetaan. b. f. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan norma. tradisi. perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. standar. Subdirektorat Sejarah. d. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang sejarah dan nilai budaya. Pasal 628 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 627. verifikasi. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. Pasal 626 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya terdiri atas: a. prosedur. standar. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. . e. dan cagar budaya. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. e.

pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan laporan Direktorat. kegiatan dan anggaran Direktorat. Pasal 629 Subdirektorat Progam dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. pemetaan. dan anggaran pembinaaan sejarah. e. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. standar. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. pengumpulan. (2) .-159b. pemetaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah. kegiatan. pengolahan. dan f. penyusunan program. dan penyajian data dan informasi di bidang pembinaaan sejarah. Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 632 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 631. Seksi Penyusunan Program. kegiatan dan anggaran Direktorat. pengumpulan. dan penyajian data informasi di bidang pembinaaan sejarah. Subdirektorat Sejarah menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. perumusan norma. dan anggaran Direktorat. kegiatan. pemetaan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaaan sejarah. b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 631 Subdirektorat Sejarah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. penggalian sumber dan penulisan sejarah serta fasilitasi. dan kriteria. pengolahan. c. dan b. pemetaan. Pasal 630 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program.

Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Penggalian Sumber Sejarah. Seksi Penulisan Sejarah. prosedur dan kriteria di bidang penulisan sejarah. c. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. kepercayaan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang sejarah. standar. standar. prosedur. dan b.-160c. serta fasilitasi. dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. seni. Pasal 636 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 635. standar. pemberian bimbingan teknis. pemetaan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. prosedur dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah. tradisi. pemetaan nilai budaya. standar. d. e. Pasal 633 Subdirektorat Sejarah terdiri atas: a. pelaksanaan penggalian sumber sejarah pelaksanaan penulisan sejarah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 634 (1) Seksi Penggalian Sumber Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. b. prosedur. fasilitasi. perumusan norma. dan cagar budaya. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pemetaan nilai budaya. Pasal 635 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. . fasilitasi. penggalian sumber sejarah. (2) Seksi Penulisan Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan evaluasi penerapan norma. dan g. prosedur. evaluasi penerapan norma. f. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang sejarah. penulisan sejarah. film. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai.

c. film. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai. serta fasilitasi. (2) Seksi Klasifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. kepercayaan. dan evaluasi klasifikasi nilai budaya. kepercayaan. . Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis verifikasi dan perumusan nilai budaya. evaluasi pelaksanaan verifikasi dan perumusan nilai budaya. tradisi. pemberian bimbingan teknis. verifikasi dan perumusan nilai. b. evaluasi pelaksanaan pemetaan nilai. dan b. tradisi. dan evaluasi pemetaan nilai budaya.-161d. Pasal 637 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai terdiri atas: a. Seksi Klasifikasi. seni. verifikasi nilai budaya yang bersumber dari sejarah. dan cagar budaya. kepercayaan. dan cagar budaya. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. Pasal 639 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. tradisi. klasifikasi nilai budaya. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi verifikasi nilai dan perumusan nilai. Pasal 638 (1) Seksi Pemetaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. d. film. serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan f. dan cagar budaya. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai budaya. seni. klasifikasi nilai yang bersumber dari sejarah. film. dan f. perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. seni. Pasal 640 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 639. pemetaan nilai budaya. e. Seksi Pemetaan. serta fasilitasi.

Seksi Perumusan Nilai.-162Pasal 641 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai terdiri atas: a. standar. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. standar. pemberian bimbingan teknis. serta fasilitasi. dan f. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah dan nilai budaya. prosedur. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 643 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. . prosedur. b. pemetaan nilai budaya. standar. Pasal 642 (1) Seksi Verifikasi Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. pemetaan nilai budaya. prosedur. Pasal 645 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. serta fasilitasi. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. Seksi Verifikasi Nilai. evaluasi penerapan norma. dan kriteria. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi perumusan nilai budaya. Seksi Publikasi. Seksi Dokumentasi. d. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. c. dan evaluasi verifikasi nilai budaya. dan b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. prosedur. dan kriteria dii bidang dokumentasi dan publikasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. penyusunan norma. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 644 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 643. dan b. (2) Seksi Perumusan Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

-163Pasal 646 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi sejarah dan nilai budaya. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi sejarah dan nilai budaya. Pasal 647 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kedelapan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Kebudayaan Pasal 648 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kekayaan dan warisan budaya serta internalisasi nilai dan diplomasi budaya. Pasal 649 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 648, Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan warisan budaya dunia, dan diplomasi budaya; c. pelaksanaan internalisasi nilai budaya; d. penetapan kekayaan budaya dan pengusulan warisan budaya; e. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia; f. pelaksanaan diplomasi budaya; g. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia;

-164h. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; i. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; j. evaluasi pelaksanaan internalisasi nilai dan diplomasi budaya; dan k. pelaksanaan administrasi Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 650 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya; c. Subdirektorat Kekayaan Budaya; d. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia; e. Subdirektorat Diplomasi Budaya; f. Subbagian Tata Usaha; dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 651 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat, evaluasi pelaksanaan program dan anggaran, dan pelaporan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 652 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 651, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan f. penyusunan laporan Direktorat.

-165Pasal 653 Subdirektorat Program dan Evaluasi Program terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 654 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 655 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, internalisasi nilai, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang internalisasi nilai budaya. Pasal 656 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; c. pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; dan e. evaluasi pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya. Pasal 657 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya terdiri atas: a. Seksi Pengemasan Nilai Budaya; dan b. Seksi Penanaman Nilai Budaya. 655, nilai dan

dan

-166Pasal 658 (1) Seksi Pengemasan Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pengemasan nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang pengemasan nilai budaya. (2) Seksi Penanaman Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penanaman nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang penanaman nilai budaya. Pasal 659 Subdirektorat Kekayaan Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pencatatan dan pengusulan kekayaan budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang kekayaan budaya. Pasal 660 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 659, Subdirektorat Kekayaan Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kekayaan budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; c. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kekayaan budaya; d. pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; dan f. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya. Pasal 661 Subdirektorat Kekayaan Budaya terdiri atas: a. Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya; dan b. Seksi Penetapan Kekayaan Budaya Pasal 662 (1) Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria serta pencatatan kekayaan budaya.

standar. e. Pasal 664 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 663. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. Pasal 663 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Warisan Budaya Benda. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 666 (1) Seksi Warisan Budaya Benda mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. dan kriteria serta warisan budaya benda dan ratifikasi konvensi warisan budaya benda. prosedur. d. evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria. b. standar. dan kriteria serta warisan budaya takbenda dan ratifikasi konvensi warisan budaya takbenda .-167(2) Seksi Penetapan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. (2) Seksi Warisan Budaya Takbenda melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Seksi Warisan Budaya Takbenda. dan g. perumusan norma. standar. f. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. prosedur. perumusan norma. prosedur. dan b. standar. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. fasilitasi. serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang warisan budaya nasional dan dunia dan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 665 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia terdiri atas: a. prosedur. fasilitasi. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. dan kriteria serta penetapan kekayaan budaya. c. dan kriteria warisan budaya nasional dan dunia. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. dan evaluasi penerapan norma. standar.

Pasal 670 (1) Seksi Diplomasi Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. . serta fasilitasi. pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. b. barang milik negara. pemberian bimbingan teknis. serta fasilitasi. Seksi Diplomasi Luar Negeri. Pasal 671 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. pelaksanaan diplomasi budaya di dalam negeri dan luar negeri.-168Pasal 667 Subdirektorat Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. d. (2) Seksi Diplomasi Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan e. serta fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang diplomasi budaya. dan evaluasi di bidang diplomasi budaya. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. c. Pasal 669 Subdirektorat Diplomasi Budaya terdiri atas: a.kepegawaian. keuangan. kearsipan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang diplomasi budaya. Seksi Diplomasi Dalam Negeri. Subdirektorat Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi: a. dan b. pemberian bimbingan teknis. evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan diplomasi budaya.

-169Pasal 672 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 554 huruf g, Pasal 578 huruf g, Pasal 602 huruf g, Pasal 626 huruf g, dan Pasal 650 huruf g mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB IX INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 673 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 674 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;

-170c. d. e. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal.

Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 676 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. Sekretariat Inspektorat Jenderal; b. Inspektorat I; c. Inspektorat II; d. Inspektorat III; e. Inspektorat IV; dan f. Inspektorat Investigasi. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 677 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 678 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 677, Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; b. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan; c. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan; d. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal; e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; f. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal;

-171h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan; i. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal; j. pemantauan, analisis, dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan; dan k. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 679 Sekretariat a. Bagian b. Bagian c. Bagian d. Bagian Inspektorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran; Hukum dan Kepegawaian; Pengolahan Laporan Pengawasan; dan Umum. Pasal 680 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 681 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 680, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; dan e. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 682 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran; dan b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 683 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan.

-172(2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 684 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. Pasal 685 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 684, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal; e. f. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan; dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di pengawasan. Pasal 686 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; dan b. Subbagian Kepegawaian. Pasal 687 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, penyusunan sistem dan prosedur kerja, penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. lanjut bidang

penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. analisis. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. Pasal 690 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. Pasal 691 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. b. analisis. Pasal 689 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 688. c. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. b. kerumahtanggaan. Pasal 693 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 692. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. dan b. dan keuangan Inpektorat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal.-173Pasal 688 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. pengolahan. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. dan d. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. dan c. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. . pengelolaan barang milik negara. analisis. Pasal 692 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan.

pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu. pembukuan. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. . Pasal 695 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keprotokolan. dokumentasi. Subbagian Rumah Tangga. program. pemeliharaan. e. pemantauan. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. verifikasi. perpustakaan. c. f. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. Subbagian Keuangan. kearsipan. kebersihan serta pengadaan. dan g. penyusunan rencana. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. dan b. penyusunan laporan hasil pengawasan. d. evaluasi. Pasal 697 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 696. perbendaharaan. evaluasi. keamanan. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. b.-174Pasal 694 Bagian Umum terdiri atas: a. ketertiban. pelaksanaan audit. keindahan. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 696 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan anggaran Inspektorat. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. perawatan. reviu. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikandan kebudayaan di daerah.

Inspektur. f. b.-175Pasal 698 Inspektorat terdiri atas: a. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. barang milik negara. Pasal 701 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 700. b. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. dan kerumahtanggaan Inspektorat. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. kolusi. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. ketatausahaan. dan c. Pasal 699 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. e. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan dan kebudayaan di daerah. Subbagian Tata Usaha. dan anggaran Inspektorat Investigasi. dan c. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. keuangan. . kepegawaian. Inspektur. dan g. penyusunan rencana program. penyusunan laporan hasil pengawasan. Subbagian Tata Usaha. Pasal 700 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. Kelompok Jabatan Fungsional. d. dan nepotisme di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. kolusi. Pasal 702 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. b.

-176Pasal 703 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 698 huruf c dan Pasal 702 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan barang milik negara Inspektorat. kepegawaian. dan Fungsi Pasal 706 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. . (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. (5) Tugas. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. BAB X BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. Tugas. Pasal 704 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. jenis. Pasal 705 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 691 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 696 ditetapkan oleh Inspektur Jenderal. perencanaan. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. keuangan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompok-kelompok sesuai dengan kebutuhan. kerumahtanggaan.

koordinasi penyusunan kebijakan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 709 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. Pasal 708 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 707. dan d. rencana. b. b. penyusunan kebijakan teknis. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. program. c. Pusat Penelitian Kebijakan. d. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. evaluasi. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan.-177Pasal 707 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. rencana. c. Pusat Penilaian Pendidikan. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 711 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 710. pemantauan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 710 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. . dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Sekretariat Badan. dan e. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan.

penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. b. e. e. anggaran. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. penyusunan laporan Badan. Pasal 712 Sekretariat a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. d. Bagian d. j. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan Umum. Hukum dan Kepegawaian. d. g. Pasal 713 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. Keuangan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. h. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. i. c. program. . program. penyusunan rencana. dan laporan Badan. Bagian c. pengumpulan. program. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian b. f. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. dan anggaran Badan.-178b. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. evaluasi. c. pengolahan.

tugas melakukan (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengolahan. dan c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. . Pasal 716 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Data dan Informasi. program. b. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan.-179Pasal 715 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan anggaran Badan. dan c. b. Subbagian Program dan Anggaran. Subbagian Perbendaharaan. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. Pasal 720 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. dan c. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. Subbagian Pembiayaan. pengujian. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. program. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Pasal 717 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai penyusunan rencana. Pasal 719 Bagian Keuangan terdiri atas: a.

d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. pengadaan. organisasi dan tata laksana. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. disiplin. penyimpanan. pertanggungjawaban keuangan Badan. c. pembayaran. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. e. Subbagian Kerja Sama. melakukan urusan pembukuan. dan f. Pasal 722 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 721. dan c. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Pasal 721 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Pasal 723 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. pengembangan. b. pengangkatan. analisis jabatan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan.-180(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. dan kerja sama di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. mutasi. . pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. evaluasi. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. kepegawaian. Subbagian Kepegawaian. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. Pasal 724 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum.

Subbagian Barang Milik Negara. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. penyimpanan. . (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 729 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. kebersihan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. inventarisasi. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. ketertiban. Pasal 727 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. pendistribusian. b. dan c. keamanan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. kearsipan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. Subbagian Rumah Tangga. Pasal 725 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. Pasal 726 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 725. dan c. b. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. keindahan. Pasal 728 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penghapusan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dokumentasi. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan.-181(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. publikasi.

f. d. dan Informal. Pasal 733 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. d. Nonformal. dan e. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi. . Dasar. c. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. pemantauan. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pemantauan. pelaksanaan. dan pendidikan informal. Nonformal. pemantauan. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan. pengembangan. pendidikan nonformal. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. pengelolaan. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. program. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pasal 734 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. fasilitasi. Pasal 732 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. evaluasi. b. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi. pendidikan dasar. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. Pasal 731 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a.-182Pasal 730 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 729. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. e. Dasar. dan g. program. Subbagian Tata Usaha. c. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Kelompok Jabatan fungsional. b.

d. metodologi pembelajaran. d. dan sumber pembelajaran lainnya. metodologi pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. Kelompok Jabatan Fungsional. perbukuan. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. dan h. pendidikan nonformal. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. perbukuan. dan sumber pembelajaran lainnya. Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. pengembangan kurikulum. kepegawaian. b. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. Pasal 738 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. dan e. perbukuan. dan sumber pembelajaran lainnya. pendidikan dasar. barang milik negara. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya. Bagian Tata Usaha.-183Pasal 735 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 736 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. metodologi pembelajaran. c. pendidikan menengah. f. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. kerumahtanggaan. g. Nonformal. dan ketatalaksanaan Pusat. dan Informal. metodologi pembelajaran. Pasal 737 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 736. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. c. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. perbukuan. keuangan. e. metodologi pembelajaran. persuratan dan kearsipan. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. .

Nonformal. materi buku pelajaran. materi buku pelajaran. dan evaluasi kurikulum. pengembangan model. buku pelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. Pasal 741 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar. pengembangan model. dan evaluasi kurikulum. pelaksanaan urusan keuangan. materi buku pelajaran. keuangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. dan h. buku pelajaran. Pasal 742 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. kerumahtanggaan. serta pengelolaan informasi kurikulum. metodologi pembelajaran. pelaksanaan urusan perencanaan. fasilitasi. pemantauan. Pasal 740 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemantauan. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan pendidikan informal.-184Pasal 739 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. . e. pengelolaan barang milik negara. buku pelajaran. dan evaluasi kurikulum. serta pengelolaan informasi kurikulum. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. g. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. fasilitasi. metodologi pembelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. dan ketatalaksanaan Pusat. f. b. kepegawaian. pemantauan. d. persuratan dan kearsipan. serta pengelolaan informasi kurikulum. pendidikan nonformal. metodologi pembelajaran. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. barang milik negara. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pengembangan model.

Bidang Penilaian Akademik. ketertiban. Pasal 745 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. d. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. g. kearsipan. penelitian. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. kepegawaian. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan.-185Pasal 744 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Bidang Penilaian Non-Akademik. kebersihan. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. b. c. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. e. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. f. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. keuangan. keindahan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. dan b. dan i. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 746 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. b. h. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. . keamanan. Pasal 748 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a.

e.-186c. evaluasi. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. persuratan dan kearsipan. d. Pasal 749 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. e. kepegawaian. pengembangan sistem. pelaksanaan urusan keuangan. dan pengukuran akademik serta koordinasi. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. c. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. seleksi. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. pelaksanaan urusan perencanaan. Bagian Tata Usaha. kerumahtanggaan. h. pengembangan sistem. jenjang. jenjang. pengembangan sistem. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. Pasal 751 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan jalur pendidikan. dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. d. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. fasilitasi. ketatalaksanaan. dan Kelompok Jabatan Fungsional. dan penempatan serta koordinasi. f. evaluasi. Pasal 753 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 752. fasilitasi. Pasal 750 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pengelolaan. dan g. pengelolaan barang milik negara. dan jalur pendidikan. . keuangan. dan jalur pendidikan. Pasal 752 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.

f. dan h. penyusunan program penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. kearsipan. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. ketertiban. kepegawaian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. d. Bagian Ketujuh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Pasal 756 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 755 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. keindahan. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. keuangan. kebersihan.-187Pasal 754 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. . pemantauan. pelaksanaan urusan dokumentasi dan publikasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. e. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. g. dan b. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. b. keamanan. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. c.

-188Pasal 758 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan terdiri atas: a. e. b. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan b. Pasal 759 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 761 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi : a. c. program. fasilitasi serta pelaksanaan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. Subbidang Program. dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. dan penyusunan laporan hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. . penyusunan program penelitian dan pengembangan kebudayaan. Subbagian Tata Usaha. Bidang Program dan Kerja Sama. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. program. Pasal 762 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. f. Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaiman dimaksud dalam Pasal 759.fasilitasi. d. Kelompok Jabatan Fungsional. Subbidang Kerja Sama. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Dokumentasi dan Publikasi. fasilitasi. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. b. dan g. dan d.

barang milik negara. dan b. kepegawaian. Pasal 748 huruf e. Pasal 767 Subbagian tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Bidang Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a.-189Pasal 763 Bidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan urusan dokumentasi. keuangan. (2) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 766 (1) Subbidang Dokumentasi mempunyai tugas melakukan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbidang Dokumentasi. Pasal 738 huruf e. pelaksanaan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 765 Bidang Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. . publikasi. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. Subbidang Publikasi. dan Pasal 758 huruf d mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. kearsipan. dan kerumahtanggaan Pusat. pelaksanaan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Bagian Kedelapan Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 768 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 731 huruf e. dan b. dan pelayanan informasi kegiatan penelitian dan pengembangan kebudayaan.

dan d. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. pembinaan. Pasal 771 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 770. dan Fungsi Pasal 769 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas. jenis. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. b. pembinaan. evaluasi. rencana dan program pengembangan. pelaksanaan pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. penyusunan kebijakan teknis. . pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 770 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. pembinaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pemantauan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. c.-190(2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pembinaan. (5) Tugas. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a.

program. b. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. e. d. . b. h. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. f. Sekretariat Badan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Pusat Pengembangan dan Pelindungan.-191Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 772 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan i. c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan c. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 775 Sekretariat Badan terdiri atas: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. rencana. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 773 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 774 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 773. koordinasi penyusunan kebijakan. g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

program. c. . penyusunan rencana. b. Pasal 778 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengumpulan. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. Pasal 777 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 776. dan laporan Badan. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. program. program. Pasal 776 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. dan e. Subbagian Data. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. c. Subbagian Program dan Anggaran. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. b. penyajian data. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. anggaran. Bagian Keuangan. program. evaluasi. dan penyajian data di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra.-192b. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan anggaran Badan. Pasal 779 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan. Bagian Hukum dan Kepegawaian. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. d. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengolahan. dan Bagian Umum. d. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan laporan Badan. dan c.

dan penyusunan laporan keuangan Badan. Pasal 782 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 784. organisasi dan tata laksana. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pembayaran. dan c. b. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. dan kerja sama di lingkungan Badan. dan c. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Subbagian Pembiayaan. melakukan urusan pembukuan. Pasal 784 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pertanggungjawaban keuangan Badan. evaluasi. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. Pasal 783 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. penyimpanan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Subbagian Perbendaharaan. . penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. pengujian.-193Pasal 780 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. kepegawaian.

d. Pasal 788 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan.-194b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. dan c. b. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. . disiplin. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 787 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Kepegawaian. dan c. c. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengangkatan. analisis jabatan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. pengembangan. mutasi. b. f. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. Pasal 786 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. e. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Subbagian Kerja Sama. pengadaan.

dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. evaluasi. dan perpustakaan di lingkungan Badan. dan pelindungan bahasa dan sastra. ketertiban. keindahan. Subbagian Barang Milik Negara. pemantauan. kearsipan. pengembangan. dan c. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. g. d. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Subbagian Rumah Tangga. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. b. keamanan. pendistribusian. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penghapusan. dan pelindungan bahasa dan sastra. dan pelindungan bahasa dan sastra. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. penyusunan program pengkajian. inventarisasi. pengembangan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 792. Pasal 791 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dokumentasi. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. dan pelindungan bahasa dan sastra. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian.-195Pasal 790 Bagian Umum terdiri atas: a. pengkajian. c. dan h. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. . pengembangan. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 792 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. kebersihan. b. penyimpanan. f. e.

Pasal 796 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 795. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. evaluasi. e. b. . penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. Kelompok Jabatan Fungsional. c. Bidang Informasi dan Publikasi. d. Pasal 795 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pengkajian. dokumentasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra.-196Pasal 794 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha. Pasal 798 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. dan b. dokumentasi. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. Pasal 797 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. pengkajian. dan f. Subbidang Bahasa. pemetaan. perekaman. b. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. pemetaan. d. c. pengembangan. dan e. Bidang Pengkajian. pemantauan. Subbidang Sastra. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. pengembangan. perekaman. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra.

dan pengembangan kosa kata. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan f. Pasal 800 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799. istilah. . pengelolaan informasi. e. Pasal 804 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 803. Pasal 803 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa. pedoman pelindungan. konservasi. pedoman pembakuan. c. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 802 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pelindungan. perekaman. pemantauan. evaluasi. pemetaan. glosarium. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan b. d. pengembangan tata bahasa Indonesia. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 801 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra.-197Pasal 799 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pencatatan. penyusunan kamus. dan publikasi bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. b. Subbidang Pembakuan. ensiklopedia.

dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan. dan b. Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. dan pemantauan. c. penyusunan bahan dan koordinasi. barang milik negara. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. persuratan. pengumpulan. evaluasi. pemasyarakatan. e. Pasal 807 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.-198b. evaluasi. keuangan. d. kearsipan. pengolahan. pendokumentasian bahasa dan sastra. Pasal 805 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. f. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. pengumpulan. . kepegawaian. pendokumentasian. Pasal 806 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 808 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. dan ketatalaksanaan Pusat. kerumahtanggaan. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. pengolahan. Subbidang Informasi.

e. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. b. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. g. pemantauan. pelaksanaan peningkatan mutu. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. . c. peran. pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. Kelompok Jabatan Fungsional. pemasyarakatan bahasa dan sastra. dan e. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. f. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. pemantauan. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. Pasal 812 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 811. evaluasi. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra.-199Pasal 809 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 808. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pasal 811 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. b. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. e. h. d. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 810 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. dan f. c. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. Bidang Pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. d. Bidang Pemasyarakatan. evaluasi. b. d. c. dan i.

dan b. pemantauan. Subbidang Penyuluhan. pengembangan. dan g. Pasal 814 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Bantuan Teknis. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra.-200Pasal 813 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. e. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan b. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. c. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. d. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 816 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 815. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. dan penyuluhan bahasa dan sastra. b. Pasal 815 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. . penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. f. Pasal 817 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. evaluasi. Subbidang Proses Pembelajaran. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan.

-201Pasal 818 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. c. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. pengendalian. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. Pasal 822 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. evaluasi. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. . dan e. Pasal 821 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing. peningkatan fungsi dan peran bahasa. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. pemantauan. b. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. Pasal 820 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 819. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. dan b. Pasal 819 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. dan pengawasan penggunaan bahasa.

(4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. . Pasal 823 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengendalian. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 824 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 794 huruf e dan Pasal 810 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. keuangan. BAB XII BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. dan pengawasan penggunaan bahasa. dan Fungsi Pasal 825 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. kerumahtanggaan.-202(2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. barang milik Negara. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. Tugas. (5) Tugas. persuratan dan kearsipan. jenis. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. kepegawaian. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat.

Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. rencana. dan e. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. . Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 828 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan.-203Pasal 826 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. c. pemantauan. evaluasi. Pasal 827 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 826. dan d. c. b. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Sekretariat Badan. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 829 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. b. penyusunan kebijakan teknis. d.

anggaran. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Bagian d. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. h. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan.-204Pasal 830 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 829. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. . d. dan j. Bagian c. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. e. Hukum dan Kepegawaian. Pasal 831 Sekretariat a. dan Umum. dan laporan Badan. koordinasi penyusunan kebijakan. c. Pasal 832 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. Keuangan. b. g. program. rencana. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Bagian b. f. i. evaluasi. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. program.

b. dan c. pengumpulan. Pasal 835 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 834 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. program. penyusunan laporan Badan. dan e. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan. penyusunan rencana. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. b. pengolahan. . c.-205Pasal 833 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 832. Subbagian Data dan Informasi. Subbagian Program dan Anggaran. program. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. d. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan anggaran Badan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. Pasal 836 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. program.

c. dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan.-206Pasal 837 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 836. Pasal 839 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. b. pembayaran. dan c. dan kerja sama di lingkungan Badan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. kepegawaian. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. Pasal 840 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Perbendaharaan. Subbagian Pembiayaan. organisasi dan tata laksana. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Pasal 838 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan penyusunan laporan keuangan Badan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. b. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. evaluasi. pertanggungjawaban keuangan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 841 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 840. . penyimpanan. pengujian. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. melakukan urusan pembukuan. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan.

pengadaan. analisis jabatan. e. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. . pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. b. b. disiplin. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Kepegawaian. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. mutasi. Subbagian Kerja Sama. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. publikasi. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 844 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. Pasal 845 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 844. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengangkatan.-207d. Pasal 843 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 842 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pengembangan. dan c. f. dan c. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan.

b. . ketertiban. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. inventarisasi. Pasal 850 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. Pasal 847 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kearsipan. d. Subbagian Rumah Tangga. b. evaluasi. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan f. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. e. dokumentasi. dan c. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. pemantauan. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. pendistribusian. penghapusan. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 848 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. keamanan. Subbagian Barang Milik Negara.-208Pasal 846 Bagian Umum terdiri atas: a. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. penyimpanan. Pasal 849 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 848. Nonformal. kebersihan. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. keindahan. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. b. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. dan perpustakaan di lingkungan Badan. c. dan Informal.

Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. Subbidang Peningkatan Kompetensi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan f. Subbidang Sertifikasi. dan pendidikan informal. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Nonformal. dan b. Pasal 852 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 851. fasilitasi. pemantauan. Pasal 854 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Nonformal. dan pendidikan informal. evaluasi. d. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal.-209c. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. dan Kelompok Jabatan Fungsional. fasilitasi. d. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. . dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. b. e. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Pasal 851 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 853 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. e. dan Informal terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha.

Pasal 856 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 855. Pasal 855 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Subbidang Peningkatan Kompetensi. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. pemantauan. e. dan f. Pasal 857 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. c. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi. Subbidang Sertifikasi. fasilitasi. Pasal 858 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan b. evaluasi.-210(2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. fasilitasi. evaluasi. b. dan pendidikan informal. pemantauan. pendidikan nonformal. evaluasi. . pemantauan. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. d. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar.

dan b. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. c. e. Subbidang Peningkatan Kompetensi.-211Pasal 859 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Pasal 860 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 859. dan f. . fasilitasi. Pasal 862 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. pemantauan. d. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Subbidang Sertifikasi. Pasal 861 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. b. evaluasi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. evaluasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi.

Bagian Tata Usaha. barang milik negara. . fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan ketatalaksanaan Pusat. d. persuratan dan kearsipan. dan f. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai. keuangan. Pasal 867 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. Kelompok Jabatan Fungsional. dan d. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian.-212Pasal 863 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pemantauan. kepegawaian. e. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. c. kerumahtanggaan. b. fasilitasi. koordinasi. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 864 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. evaluasi. b. Pasal 866 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. c. Pasal 865 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 864.

penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. evaluasi. Subbidang Program. . c. Pasal 869 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. e.-213Pasal 868 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 867. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 871 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. Subbidang Evaluasi. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan f. b. Pasal 870 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan b. d. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik.

Pasal 875 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Pasal 874 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan ketatalaksanaan Pusat. dan b. c.-214Pasal 872 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 871. b. Subbidang Evaluasi. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. dan f. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. e. keuangan. kepegawaian. d. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. persuratan dan kearsipan. d. . kerumahtanggaan. Pasal 876 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 875. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan keuangan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. c. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. b. pelaksanaan urusan perencanaan. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 873 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. Subbidang Program. evaluasi. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai.

dan b. Pasal 878 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. d. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. keindahan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. Subbagian Rumah Tangga. b. kebersihan.-215e. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dokumentasi. ketertiban. pengelolaan barang milik negara. penyusunan program pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. pelaksanaan urusan persuratan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. kearsipan. h. Pasal 877 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pemantauan. keamanan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. keuangan. dan f. Bagian Ketujuh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan Pasal 879 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan Pasal 880 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 879. g. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan. f. kepegawaian. evaluasi. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. e. . c. kearsipan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. dan perpustakaan. perpustakaan.

Pasal 883 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 882. penyusunan program peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Program. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. . Bidang Sertifikasi. fasilitasi. b. dan f. dan b. Pasal 884 Bidang Peningkatan Kompetensi terdiri atas: a. pemantauan. Subbagian Tata Usaha. Pasal 885 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi. c. dan d. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan.-216Pasal 881 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan terdiri atas: a. Bidang Peningkatan Kompetensi: b. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. e. d. Subbidang Evaluasi. c. Bidang Peningkatan Kompetensi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 882 Bidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta koordinasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan.

b. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 886 Bidang Sertifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. barang milik negara. Pasal 889 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 887 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 886. . pemantauan. kerumahtanggaan. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 890 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Evaluasi. Pasal 888 Bidang Sertifikasi terdiri atas: a. evaluasi.-217(2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. c. penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. d. dan b. persuratan dan kearsipan. kepegawaian. evaluasi. fasilitasi. evaluasi. penyusunan program sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan f. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Program. Bidang Sertifikasi menyelenggarakan fungsi: a. keuangan.

dan g. penjaminan mutu pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. c. fasilitasi. Nonformal. d. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. dan e. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. dan Informal. Subbagian Tata Usaha. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. c. bahan koordinasi. dan pendidikan informal. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 892 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 891. pendidikan nonformal. Pasal 895 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 893. pemantauan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. Pasal 894 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. pemetaan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. Pasal 893 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. evaluasi. f. . b. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. Nonformal. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. e. d. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. evaluasi. Kelompok Jabatan Fungsional. b.-218Bagian Kedelapan Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 891 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. Nonformal. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. pendidikan nonformal.

evaluasi. dan Informal terdiri atas: a. dan pendidikan informal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar.-219b. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. fasilitasi. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. dan b. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Pasal 896 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. bahan koordinasi. f. evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. pendidikan nonformal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Pemetaan Mutu. c. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. e. dan pendidikan informal. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. b. Pasal 899 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 898. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. pemetaan. dan pendidikan informal. Nonformal. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. bahan koordinasi. pendidikan nonformal. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. penjaminan mutu pendidikan. d. g. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. . dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar. Pasal 898 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. pemetaan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. Pasal 897 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. Subbidang Sistem Informasi.

e. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar.-220c. fasilitasi. evaluasi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. Pasal 901 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan b. Pasal 902 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. d. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Subbidang Pemetaan Mutu. Subbidang Sistem Informasi. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. bahan koordinasi. Pasal 903 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 902. pemetaan mutu pendidikan dasar. g. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. pemetaan mutu pendidikan. . f. d. evaluasi. pemetaan. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. penjaminan mutu pendidikan. Pasal 900 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. b. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. bahan koordinasi. c. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar.

barang milik negara. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan Pasal 893 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 866 huruf d.-221e. dan b. evaluasi. Pasal 907 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 850 huruf e. g. f. Pasal 905 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Subbidang Sistem Informasi. persuratan dan kearsipan. Pasal 904 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. Pasal 906 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. keuangan. kerumahtanggaan. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. bahan koordinasi. pemetaan mutu pendidikan. Pasal 881 huruf d. Subbidang Pemetaan Mutu. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. kepegawaian. . dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

jenis. b. televisi. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pembinaan. Pasal 910 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 909. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 909 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan.-222(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. film. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. e. dan web. d. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. BAB XIII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 908 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. multimedia. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (5) Tugas. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. . c. (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal.

Bagian Tata Usaha. dan e. Subbagian Keuangan. persuratan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Subbagian Rumah Tangga. g. dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Pengembangan Jejaring. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. e. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. pengelolaan kepegawaian. dan perpustakaan. Televisi. dan Film. b. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. barang milik negara. dan pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. d. c. program. keuangan. pengelolaan keuangan. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. kerumahtanggaan. . c. Pasal 913 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 912. f. dan c. Pasal 911 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. Pasal 914 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a.-223f. penyusunan rencana. b. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dan ketatalaksanaan Pusat. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. kepegawaian. kearsipan. pelaksanaan urusan persuratan. d. Pasal 912 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. kearsipan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.

televisi. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan film. Televisi. pengembangan teknologi. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. . sistem dan prosedur kerja. Pasal 917 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 916. dan film. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana.-224Pasal 915 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kebersihan. d. pembelajaran berbasis radio. dan film. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. keprotokolan. pengadaan. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. televisi. televisi. b. fasilitasi. analisis dan penyempurnaan organisasi. Televisi. pertimbangan dan bantuan hukum. serta penyusunan laporan Pusat. dan f. dan pemberhentian pegawai. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. keamanan. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. televisi. dan laporan keuangan Pusat. dan keindahan di lingkungan Pusat. dan g. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. barang milik negara. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. perancangan. analisis. televisi. evaluasi. perpustakaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 916 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. kearsipan. televisi. ketertiban. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. dan film. dan film. televisi. perbendaharaan. dan film. evaluasi. c. dan film. dan film. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan urusan perencanaan. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. mutasi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. program dan anggaran serta urusan pembiayaan. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. e. pengembangan. televisi.

televisi. (2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. televisi. dan film. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. dan Film terdiri atas: a. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan g. analisis. fasilitasi. dan film. e. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. pengembangan sistem. Televisi. evaluasi. perancangan. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan f. Subbidang Perancangan dan Produksi. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan produksi program pembelajaran berbasis radio.-225Pasal 918 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. Pasal 920 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. . b. evaluasi. d. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 921 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 920. Pasal 919 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. perancangan. analisis. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan b. c. pengembangan teknologi.

dan f. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. c. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 925 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 924. d. dan g. pengembangan. Pasal 923 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. analisis. Pasal 924 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan sistem. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. evaluasi. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a.-226Pasal 922 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. perancangan. e. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan b. b. Subbidang Perancangan dan Produksi. fasilitasi. evaluasi. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. .

fasilitasi. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. pengkajian. Pasal 927 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. evaluasi. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. pemantauan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pengembangan. . (5) Tugas. Subbidang Pengkajian dan Perancangan.-227Pasal 926 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan b. jenis. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 929 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. Pasal 928 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan.

b. pengembangan kemitraan dengan lembaga. Bagian Tata Usaha. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat. media. . pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. penyusunan rencana. Bidang Pengembangan Kemitraan. Kelompok Jabatan Fungsional.-228Pasal 930 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. f. b. dan pencitraan pendidikan dan kebudayaan. d. program. persuratan. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. d. Bidang Informasi. c. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan. i. Pasal 931 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 930. h. Bidang Pencitraan Publik. g. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengumpulan. keuangan. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. publikasi. kepegawaian. kerumahtanggaan. dan e. pengembangan kemitraan. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 932 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a. dan masyarakat. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. kearsipan. Pasal 934 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 933. dan j. pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 933 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. e. publikasi dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan ketatalaksanaan Pusat. barang milik negara. c.

b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. program. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. e. pertimbangan dan bantuan hukum. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. f. mutasi. g. Subbagian Keuangan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. kebersihan. dan keindahan di lingkungan Pusat. sistem dan prosedur kerja. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. keamanan. ketertiban. pengadaan. pengembangan. pengelolaan kepegawaian. dan perpustakaan Kementerian. dan pemberhentian pegawai. dan urusan perencanaan. dokumen. Pasal 938 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 937. Pasal 937 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. evaluasi. d. perbendaharaan. dan c. Subbagian Rumah Tangga. c. kearsipan. barang milik negara. serta penyusunan laporan Pusat.-229b. dan anggaran serta pembiayaan. dan laporan keuangan Pusat. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan dan kebudayaan. pengelolaan keuangan. . (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. perpustakaan. keprotokolan. pengumpulan. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 936 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 935 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pengolahan. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat.

Subbidang Integrasi Informasi. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. pengelolaan . c. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbidang Perpustakaan. dan masyarakat. media. pengolahan. media. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. dan masyarakat. Pasal 939 Bidang Informasi terdiri atas: a. pengumpulan. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e.-230b. Pasal 940 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 941 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. b. f. dan c. b. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan masyarakat. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. pengembangan. dan pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 942 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 941. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. media.

koordinasi. . Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 944 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. rencana pengembangan. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. koordinasi. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. Subbidang Kemitraan Media. Pasal 945 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan c. dan masyarakat. rencana pengembangan. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. b. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. d. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara.-231d. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. bahan informasi. rencana pengembangan. dan e. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat. bahan informasi. koordinasi. Pasal 946 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 945. b. bahan informasi. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. e. Pasal 943 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. media. kajian aspirasi masyarakat. c.

dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan melalui media. . (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan c. b. (5) Tugas. Pasal 949 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat. pengolahan.-232Pasal 947 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan dan kebudayaan. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 948 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenis. analisis. pengumpulan. Subbidang Publikasi. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbidang Pengelolaan Konten Media.

tugas melaksanakan . pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. d. Pendidik. persuratan. dan e. kearsipan. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. dan ketatalaksanaan Pusat. b. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. keuangan. (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. Kelompok Jabatan Fungsional. dan Tenaga Kependidikan. Bagian Tata Usaha. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. d. kerumahtanggaan. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. Pasal 952 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 951. Pasal 954 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. b.-233- Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 950 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. c. Pasal 951 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai pengelolaan data dan statistik pendidikan. Pasal 953 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. Pusat Data dan Statistik Pendidikan meyelenggarakan fungsi: a. dan e. c. Bidang Data Peserta Didik . kepegawaian. barang milik negara.

pertimbangan dan bantuan hukum. Pasal 958 Bidang Data Peserta Didik. dan laporan keuangan Pusat. dan perpustakaan. penyusunan rencana. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. mutasi. b.-234Pasal 955 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 954. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. dan anggaran serta urusan pembiayaan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. kebersihan. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. f. Pendidik. dan c. ketertiban. program. e. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pengadaan. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. Pasal 957 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. perbendaharaan. b. evaluasi. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. pengelolaan keuangan. sistem dan prosedur kerja. Pasal 956 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Subbagian Keuangan. dan urusan perencanaan. koordinasi. dan g. kearsipan. pelaksanaan urusan persuratan. pengelolaan kepegawaian. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. . jenjang. dan keindahan di lingkungan Pusat. program. keamanan. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. pengembangan. barang milik negara. kearsipan. Subbagian Rumah Tangga. analisis dan penyempurnaan organisasi. keprotokolan. perpustakaan. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. d. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dan jalur pendidikan. pendidik.

penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. b. dan b. kompilasi. pelaksanaan kompilasi. validasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 961 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 962 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. c. dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. kompilasi. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. jenjang. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. fasilitasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. dan jalur pendidikan. koordinasi. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. pendidik. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. validasi.-235Pasal 959 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 958. jenjang. jenjang. dan fasilitasi pengelolaan data. dan jalur pendidikan. Bidang Data Peserta Didik. jenjang. koordinasi. dan jalur pendidikan. pengelolaan data peserta didik. dan jalur pendidikan. pendidik. Pasal 960 Bidang Data Peserta Didik. koordinasi. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan d. pendidik. dan jalur pendidikan. . Pendidik. jenjang. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan jalur pendidikan. dan fasilitasi pengelolaan data. Pendidik. pendidik. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. validasi dan integrasi data peserta didik. dan jalur pendidikan.

dan jalur pendidikan. pelaksanaan kompilasi. dan jalur pendidikan. jenjang. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. b. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. jenjang. dan fasilitasi pengelolaan data. d. . (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. jenjang. validasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. koordinasi. dan fasilitasi pengelolaan data. kompilasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. validasi. Pasal 966 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. Pasal 964 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. validasi. dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. Pasal 965 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan b. jenjang. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis.-236Pasal 963 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 962. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. koordinasi. kompilasi. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik menyelenggarakan fungsi: a. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. statistik pendidikan. Pasal 967 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 966. dan jalur pendidikan. jenjang.

Pendidikan Anak. e. pendidikan anak usia dini. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. penyusunan statistik pendidikan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. pendidikan nonformal. pendayagunaan dan . Usia. Pendidikan Anak Usia Dini. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. d. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dini. pendayagunaan data dan statistik pendidikan. jenis. statistik pendidikan. statistik pendidikan.-237b. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah. dan pendidikan informal. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. pemberian layanan data dan statistik pendidikan. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. dan Informal. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 970 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (5) Tugas. dan b. Nonformal. dan koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pelayanan data dan statistik pendidikan. Nonformal. dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi. Pasal 969 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. Pasal 968 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a.

Pasal 974 Pusat Arkeologi Nasional terdiri atas: a. c. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. d. pelaksanaan administrasi Pusat Arkeologi Nasional . kepegawaian. Bidang Data dan Informasi. c. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi . kerumahtanggaan. e. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. Pasal 972 Pusat Arkeologi Nasional mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis dan penelitian di bidang arkeologi. dan pelaporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. pemantauan . penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian arkeologi. dan ketatalaksanaan Pusat. f. dan i. b. g.-238Bagian Ke Empat Pusat Arkeologi Nasional Pasal 971 (1) Pusat Arkeologi Nasional adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang arkeologi. Pasal 973 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 972. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. dan d. Bagian Tata Usaha b. Bidang Program dan Kerja Sama. Pusat Arkeologi Nasional menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. barang milik negara. pengumpulan. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi.pengolahan dan penyajian data dan informasi di bidang arkeologi. h. persuratan dan kearsipan. penyusunan . (2) Pusat Arkeologi Nasional dipimpin oleh seorang Kepala. Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 975 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. evaluasi. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi.

pelaksanaan urusan keuangan. Pasal 980 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 979. pengelolaan barang milik negara. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan urusan perencanaan. keindahan. kepegawaian. dan h. ketertiban. e. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan urusan kepegawaian. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. f. kearsipan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. f. program. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kearsipan. dan h. keamanan. keprotokolan. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan konservasi dan arkeometri. Pasal 978 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan persuratan. b. c. d. g. c. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. kebersihan.-239Pasal 976 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 975. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. dan b. fasilitasi serta kerja sama di bidang penelitian arkeologi. . Pasal 977 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan perpustakaan. dan ketatalaksanaan. Pasal 979 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. keuangan. perpustakaan dan pengelolaan barang milik negara serta penyusunan laporan Pusat. e. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. b. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. g. d.

Subbidang Informasi. Bidang Data dan Informasi menyelenggarakan fungsi: a. . Pasal 985 Bidang Data dan Informasi terdiri atas: a. pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. Pasal 986 (1) Subbidang Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. dan kerja sama di bidang penelitian di bidang arkeologi. b. (2) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan konservasi dan arkeometri serta fasilitasi dan penyusunan laporan hasil penelitian di bidang arkeologi. dan b. Subbidang Program. fasilitasi. Pasal 984 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 983. dan b. Subbidang Data. Pasal 983 Bidang Data dan Informasi mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. pengolahan. dan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian arkeologi. program.-240Pasal 981 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. penyajian data dan informasi hasil penelitian di bidang arkeologi. Pasal 987 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan c. Subbidang Kerja Sama Pasal 982 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.

. c. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen. Direktorat Jenderal. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. d. BAB XIV STAF AHLI Pasal 988 Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.-241(2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Badan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Staf Ahli Bidang Hukum. Pasal 991 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah hukum. b. (5) Tugas. yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal. dan e. Pasal 989 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya. dan Inspektorat Jenderal. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. jenis. Pasal 990 Staf Ahli terdiri atas: a. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan.

(5) Kepala Subbagian. . Sekretaris Badan. dan Kepala Bidang adalah jabatan struktural eselon III. Kepala Seksi.a. dan Kepala Subbidang adalah jabatan struktural eselon IV. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. (2) Staf Ahli Menteri adalah jabatan struktural eselon I.a. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah organisasi dan manajemen. Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. dan Kepala Pusat adalah jabatan struktural eselon II. dan Kepala Badan adalah jabatan struktural eselon I.b atau serendahrendahnya eselon II.Kepala Subdirektorat. (3) Kepala Biro.a.Inspektur Jenderal. Sekretaris Direktorat Jenderal. BAB XV ESELONISASI Pasal 993 (1) Sekretaris Jenderal. Direktur Jenderal. Sekretaris Inspektorat Jenderal.a. BAB XVI TATA KERJA Pasal 994 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri. Pasal 992 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 990 dan Pasal 991.-242(3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah kerja sama internasional.a. (4) Kepala Bagian.

dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan tugasnya masing-masing. setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi. integrasi. Pasal 1001 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing. Pasal 997 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan.-243Pasal 995 Dalam melaksanakan tugas. Pasal 999 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan. . dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya. Pasal 996 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masingmasing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pasal 1000 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan. tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 998 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk.

-244BAB XVII KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 1002 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. BAB XIX KETENTUAN PENUTUP Pasal 1004 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. BAB XVIII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 1003 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku. (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambatlambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini. Pasal 1005 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. . ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan kebudayaan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi.

Agar setiap orang mengetahuinya. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.S.H. A. Pangerang Moenta. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA.H. TTD. TTD. TTD. DFM NIP 196108281987031003 . MOHAMMAD NUH Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 2 Maret 2012 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. Dr. AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 NOMOR 257 Salinan sesuai dengan aslinya. M. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia...-245Pasal 1006 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

-246- .