SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011;

Mengingat

-24. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara ; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; Memperhatikan : Persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/307.1/M.PANRB/01/2012 tanggal 27 Januari 2012; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 2 Dalam memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dibantu oleh 2 (dua) Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan.

-3Pasal 3 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 4 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 5 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas: a. Sekretariat Jenderal; b. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; f. Direktorat Jenderal Kebudayaan; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan; n. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional; o. Staf Ahli Bidang Hukum; p. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; q. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; r. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan s. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan.

-4BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pasal 6 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Pendidikan Pasal 7 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang pendidikan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi pendidikan di lingkungan Kementerian. Pasal 8 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Kebudayaan Pasal 9 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang kebudayaan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi kebudayaan di lingkungan Kementerian. Pasal 10 Rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dan Pasal 8, yaitu: a. membantu Menteri dalam proses pengambilan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam melaksanakan program kerja dan kontrak kinerja;

dan i. Pasal 11 Bidang dan rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang belum diatur dalam Pasal 10 diatur lebih lanjut oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada acara tertentu dan/atau memimpin rapat sesuai dengan penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan. Tugas. memberikan rekomendasi dan pertimbangan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Fungsi Pasal 12 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. melaksanakan pengendalian reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dalam hal tertentu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan tugas khusus yang diberikan langsung oleh Presiden atau melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam penilaian dan penetapan pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 13 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas. dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. . h.-5c. f. g. e. d. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. melaksanakan pengendalian dan pemantauan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

program. Biro Kepegawaian. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ketatausahaan. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. Biro Keuangan. sinkronisasi. Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 15 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. e.-6Pasal 14 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13. barang milik negara. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. keuangan. dan penyusunan rencana. dan anggaran Sekretariat Jenderal. Biro Umum. keuangan. kepegawaian. Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan g. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 16 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. dan e. b. . koordinasi. c. Biro Hukum dan Organisasi. Pasal 17 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kerumahtanggaan. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. tata laksana. d. f. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. dan kerja sama. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. b. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. c. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. d.

Bagian Barang Milik Negara. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. sinkronisasi. b. d. Pasal 20 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. c. anggaran. c. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. .-7b. ketatausahaan pimpinan. f. Bagian Tata Usaha dan Protokol. koordinasi. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. d. e. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan. b. program. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan anggaran Sekretariat Jenderal. f. program. c. Pasal 19 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. dan penyusunan rencana. dan keprotokolan. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan g. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. pengumpulan. pengelolaan anggaran. kepegawaian. Pasal 18 Biro Umum terdiri atas: a. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan urusan keuangan. dan d. e.

pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. Pasal 22 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. urusan tata usaha pimpinan. Subbagian Protokol. Pasal 24 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23. Subbagian Persuratan.-8Pasal 21 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pertanggungjawaban anggaran. b. sinkronisasi. program. b. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. c. pengeluaran. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Perbendaharaan. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. pengolahan. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan dan wakil menteri. Pasal 25 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. dan penyusunan rencana. Subbagian Program dan Anggaran. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. program. perhitungan anggaran. d. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. penyimpanan. Pasal 23 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. . b. dan c. dan e. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. dan anggaran serta verifikasi. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a.

pengadaan. dan f. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-9c. d. dan Staf Khusus di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Staf Ahli Menteri. Pasal 27 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. (4) Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Wakil Menteri. e. Subbagian Tata Usaha Menteri. d. Pasal 28 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. (3) Subbagian Tata Usaha Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri dan Sekretaris Jenderal serta penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 26 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. b. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. (2) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. inventarisasi. penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan perencanaan. . dan Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri.

Subbagian Milik Negara terdiri atas: Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. c. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. d. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. . dan f. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 30 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta perencanaan. perundang-undangan. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan perencanaan. hukum. Subbagian b. disiplin. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pengadaan. Pasal 31 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. ketatalaksanaan. pengadaan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan pengembangan. Subbagian c. Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan Pendayagunaan dan Penghapusan. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-10Pasal 29 Bagian Barang a. Pasal 32 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e.

Subbagian Urusan Dalam. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 35 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. peningkatan kemampuan profesional dan karir. dan c. Pasal 34 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. disiplin. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. program. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. analisis dan penyempurnaan organisasi.-11Pasal 33 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. program. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. pelindungan. penyusunan rancangan peraturan perundangundangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. pengadaan. ketertiban. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. penyusunan sistem dan prosedur kerja. Pasal 36 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. sinkronisasi. dan penyusunan rencana. . penghargaan. sinkronisasi. sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. dan evaluasi kebijakan. rencana. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. pemindahan. kebersihan. kepangkatan. penyusunan. kesehatan. koordinasi. pengangkatan. b.

koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. f. Pasal 37 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. dan d. g. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. sinkronisasi. Pasal 39 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38. b. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. dan c. program. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. . Bagian Fasilitasi Internasional. Pasal 40 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. program. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. h. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. e. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-12d. Pasal 38 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. dan penyusunan rencana. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. dan d. program. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a. rencana. penyusunan bahan rencana. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kerja sama luar negeri. b. program. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. c. program. c. Bagian Kerja Sama Luar Negeri.

pendidikan menengah. c. Pasal 42 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. penyusunan bahan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. program. Sekretariat Jenderal. dan penjaminan mutu pendidikan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. pengelolaan data dan informasi perencanaan. b. Direktorat Jenderal Kebudayaan. program. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. evaluasi pelaksanaan kebijakan. Nonformal dan Informal. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. sinkronisasi. program. dan penyusunan rencana. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. dan penyusunan rencana. bahasa. sinkronisasi. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. rencana. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Inspektorat Jenderal. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. pendidikan nonformal. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. program. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar. rencana. Pasal 43 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42. pendidikan informal. dan kebudayaan. dan d. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. sinkronisasi. dan penyusunan rencana. .-13Pasal 41 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan multilateral. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. sinkronisasi. b. dan c. dan Afrika. . Pasal 46 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan dan kebudayaan. dan c. Pasal 48 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. Pasal 47 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46. b. Subbagian Evaluasi Program. dan c. Pasal 45 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. Subbagian Kebijakan. Subbagian Informasi. Subbagian Asia. b. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Amerika dan Eropa. Pasifik. program. regional.-14Pasal 44 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a.

Pasifik. Pasal 52 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. dan d. Pasal 51 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Asia. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Pasifik. dan Afrika. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. b. b. Subbagian Tata Usaha. Pasal 50 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. c. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Asia. .-15Pasal 49 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan c.

pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan h. kepegawaian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. g.-16Pasal 53 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. e. d. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. akuntansi. verifikasi. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. teknologi. Pasal 55 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. keuangan. b. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 54 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. pengujian. dan budaya. c. sains. . barang milik negara. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. sosial. f. pelaporan keuangan. (2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan.

Subbagian Kerugian Negara. b. . b. Pasal 59 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. b. dan d. Pasal 60 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-17Pasal 56 Biro Keuangan terdiri atas: a. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan dan kebudayaan. dan c. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. Subbagian Tata Usaha. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. barang milik negara. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. dan d. Subbagian Perbendaharaan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. Pasal 57 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta penyelesaian masalah kerugian negara. Pasal 58 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57. c. Bagian Perbendaharaan. keuangan. Bagian Pembiayaan.

. Direktorat Jenderal Kebudayaan. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. verifikasi. verifikasi. Subbagian Pembiayaan II. b. dan c. Pasal 64 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan.-18Pasal 61 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. dan c. Pasal 63 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian. Subbagian Pembiayaan III. b. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Inspektorat Jenderal. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal dan Informal. dan Pusat-Pusat. Sekretariat Jenderal. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. verifikasi. Subbagian Pembiayaan I. Pasal 62 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. verifikasi.

perhitungan anggaran. Pasal 67 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I. perhitungan anggaran. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. d. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a.-19Pasal 65 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan. neraca. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. verifikasi. pengelolaan sistem akuntansi. neraca. pengelolaan sistem akuntansi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. b. dan c. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. c. b. pengembangan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengembangan. verifikasi. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan. Inspektorat Jenderal. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan e. Pasal 68 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. Pasal 66 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

b.-20(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. Nonformal dan Informal. Sekretariat Jenderal. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. evaluasi. pengolahan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. perhitungan anggaran. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan c. pengolahan. Pasal 69 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan sistem akuntansi. Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. dan Pusat-pusat. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. c. Pasal 70 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69. verifikasi. Pasal 71 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. pengembangan. dan d. Pasal 72 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. . Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Inspektorat Jenderal. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. evaluasi. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. neraca. b. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. g. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. pelaksanaan urusan mutasi dosen. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 73 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. dan Pensiun. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Pengembangan. Nonformal dan Informal. Bagian Mutasi Dosen. Bagian Perencanaan dan Pengadaan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan k. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 75 Biro Kepegawaian terdiri atas: a.-21(3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. i. tenaga fungsional lainnya. pengolahan. b. Direktorat Jenderal Kebudayaan. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. f. dan d. j. c. c. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 74 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73. Disiplin. evaluasi. h. b. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Pusatpusat. d. Sekretariat Jenderal.

analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. pengadaan pegawai. barang milik negara. f. analisis kebutuhan. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Biro. b.-22Pasal 76 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 79 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. kepegawaian. dan c. d. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Tata Usaha. rencana formasi. Pasal 77 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76. b. Pasal 78 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. Subbagian Informasi Kepegawaian. c. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. . dan g. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. rencana pengendalian formasi pegawai. keuangan.

c. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. izin belajar. Disiplin. pemindahan. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. tunjangan tugas belajar. dan c. pemindahan. b. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. pemberhentian. Pasal 83 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. dan Pensiun terdiri atas: a. kepangkatan. kepangkatan. ujian dinas. Disiplin. Subbagian Disiplin dan Pensiun.-23Pasal 80 Bagian Pengembangan. dan f. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Pengembangan. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Disiplin. Pasal 81 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80. disiplin. pendidikan dan pelatihan. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. d. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. (3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. Pasal 82 Bagian Pengembangan. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. b. e. Subbagian Pengembangan. . pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan.

Pasal 86 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. b. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pembantuan dosen. . dan f. dan c. pemekerjaan. pembantuan. pemekerjaan. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembantuan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. angka kredit. pemekerjaan. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. Subbagian Mutasi Dosen III. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. c. e. penetapan angka kredit dan jabatannya. penetapan angka kredit dan jabatannya. d.-24Pasal 84 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pemindahan. b. pemindahan. pemindahan. pelaksanaan urusan pemindahan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. kepangkatan. penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. Subbagian Mutasi Dosen II. Subbagian Mutasi Dosen I. dan jabatan dosen. kepangkatan. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. kepangkatan. pembantuan.

Subbagian Tenaga Fungsional Guru. ayat (2). pembantuan. pelaksanaan urusan pengangkatan. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. b. e. pembantuan. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. c. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. Pasal 88 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. dan c. pemindahan. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain dosen di lingkungan Kementerian serta guru yang menjadi kewenangan Kementerian. Pasal 90 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89.-25(3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. Pasal 89 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. dan ayat (3). kepangkatan. kepangkatan. pembebasan sementara dan pemberhentian. Pasal 91 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. b. penetapan angka kredit dan jabatannya. pengaktifan kembali. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. pemindahan. Dubes/Wakil RI pada UNESCO. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pemekerjaan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). pejabat Atase Pendidikan. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. Subbagian Mutasi Dosen II. pemindahan. Subbagian Mutasi Jabatan. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. d. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. . dan f. pembebasan sementara.

Pasal 94 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. dan guru Pembina tingkat I ke atas. Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 93 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. (3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. pembebasan sementara dan pemberhentian. pemindahan.-26Pasal 92 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. e. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. pemindahan. pengkajian. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . kepangkatan. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan di daerah. f. c. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundangundangan bidang pendidikan dan kebudayaan. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pembinaan. b. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. d. organisasi. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

j. dan d. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pembinaan. dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pengkajian. h. Pasal 98 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. c. Bagian Peraturan Perundang-undangan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Kelembagaan.-27g. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. . b. Pasal 95 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. dan c. pengkajian. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. Bagian Bantuan Hukum. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. Bagian Ketatalaksanaan. dan f. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. d. c. pengkajian. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pembinaan. Pasal 97 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. i. Pasal 96 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. b. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I.

dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan penjaminan mutu pendidikan. Pasal 101 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. pengkajian. dan c. dan e. pendidikan informal. Subbagian Bantuan Hukum II. c. pengkajian kasus dan masalah hukum. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. data. d.-28Pasal 99 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. kebudayaan. pelayanan administrasi. pengawasan. b. kebahasaan. Pasal 102 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. pendidikan menengah. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. Subbagian Bantuan Hukum III. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan nonformal. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. pengkajian. Subbagian Bantuan Hukum I. penelitian. teknologi informasi dan komunikasi. koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. b. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. informasi. . dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. dan pengembangan. Pasal 100 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan hubungan masyarakat. pengkajian.

b. . fungsi. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Pusat-Pusat serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. Subbagian Bantuan Hukum II. Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian. pembinaan. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan ayat (3) ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. pemberian nasehat. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-29Pasal 103 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. Pasal 106 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 105. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. penyusunan rancangan tugas. Inspektorat Jenderal. dan Subbagian Bantuan Hukum III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 ayat (1). Sekretariat Jenderal. Direktorat Jenderal Kebudayaan. ayat (2). pemberian nasehat. Pasal 104 Wilayah kerja Subbagian Bantuan Hukum I. Pasal 105 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pemberian nasehat. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. Nonformal dan Informal. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

f. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pendidikan nonformal. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan pendidikan menengah. dan Informal. b. dan penyusunan rancangan tugas. penilaian. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Kelembagaan II. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kebahasaan dan Kebudayaan. Inspektorat Jenderal. fungsi. .-30c. Pasal 107 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Kelembagaan I. g. dan c. fungsi. penilaian. dan susunan organisasi unit kerja. penilaian. Nonformal. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. dan penyusunan rancangan tugas. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. e. dan susunan organisasi unit kerja. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Subbagian Kelembagaan III. penyiapan bahan usul pelembagaan. Pasal 108 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. penyiapan bahan usul pelembagaan. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan pendidikan informal. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan rancangan tugas. d. dan susunan organisasi unit kerja. Sekretariat Jenderal. fungsi. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

Pasal 110 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109. penyusunan sistem dan prosedur kerja. d. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. dan g. Pasal 111 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Analisis Jabatan. keuangan. Subbagian Sistem dan Prosedur. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. barang milik negara. pembinaan. dan c. pembinaan ketatalaksanaan. b. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan. b. e. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundangundangan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . f. c. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.-31Pasal 109 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. pengolahan data jabatan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. pengembangan. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Tata Usaha Pasal 112 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. analisis jabatan. pengkajian.

pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. . pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pendidikan nonformal. b. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. NONFORMAL. Sekretariat Direktorat Jenderal. Tugas. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. Nonformal. penyusunan norma. pendidikan nonformal. d. prosedur. dan Informal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. dan pendidikan informal.-32BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. dan Informal terdiri atas: a. standar. Pasal 114 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan e. Nonformal. c. Nonformal. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 116 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. dan Fungsi Pasal 113 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.

pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. koordinasi penyusunan kebijakan. dan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. Nonformal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. Pasal 118 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 117. Nonformal. e. dan pendidikan informal. d. rencana. i. dan Informal. pendidikan nonformal. e. dan Informal. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. Nonformal.-33b. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. dan Informal. dan pendidikan informal. Nonformal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. program. c. c. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. Nonformal. b. pendidikan nonformal. program. Nonformal. d. rencana. dan pendidikan informal. g. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. dan Informal. . Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 117 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. f. h. pendidikan nonformal. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal.

program. Nonformal. Bagian b. Bagian c. evaluasi. k. dan Informal. pendidikan nonformal. . pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. anggaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 120 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. penyusunan rencana. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. pengolahan. Nonformal. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. b. dan c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. program. Subbagian Program dan Anggaran. dan pendidikan informal. pengumpulan. dan laporan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. Pasal 121 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. c. dan Umum. b. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. Hukum dan Kepegawaian.-34j. dan Informal. dan pendidikan informal. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. program. dan e. Bagian d. Pasal 122 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. d. Subbagian Data dan Informasi. pendidikan nonformal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Keuangan. Pasal 119 Sekretariat a.

program. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 127 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 124 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. b. dan c. pendidikan nonformal. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. program. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pendidikan nonformal. dan c. pengujian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal.-35Pasal 123 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengolahan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. . Subbagian Pembiayaan. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 125 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 124. Pasal 126 Bagian Keuangan terdiri dari: a. Subbagian Perbendaharaan. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal.

. b. Subbagian Kepegawaian. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. d. dan pendidikan informal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. b. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. evaluasi. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Pasal 129 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128. verifikasi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 130 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pendidikan nonformal. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kerja Sama. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan f. analisis jabatan. e. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. organisasi dan tata laksana.-36(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. c. Pasal 128 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyimpanan. pendidikan nonformal. pembayaran. dan pendidikan informal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. kepegawaian. dan c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. melakukan urusan pembukuan. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 131 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum.

(2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. Subbagian Rumah Tangga.-37(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. ketertiban. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. penghapusan. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 134 Bagian Umum terdiri atas: a. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. kearsipan. mutasi. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 133 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. inventarisasi. penyimpanan. disiplin. dan c. dan pendidikan informal. keindahan. b. pengembangan. . pengadaan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. b. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. pendistribusian. keamanan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Pasal 132 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. kebersihan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengangkatan. Pasal 135 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan c. publikasi. dokumentasi. pendidikan nonformal. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal.

dan kriteria pembelajaran. dan e. c. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. c. peserta didik. standar. dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. d. kelembagaan. kelembagaan. b. d. standar. peserta didik. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. sarana dan prasarana.-38Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 136 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. Pasal 139 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 137 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 136. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subbagian Tata Usaha. e. evaluasi penerapan norma. . sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. program dan anggaran. b. prosedur. peserta didik. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. peserta didik. dan pelaporan Direktorat. prosedur. dan kriteria pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 138 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kelembagaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.

dan penyajian data dan informasi taman kanakkanak. dan d. pengumpulan. Seksi Evaluasi Program. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kegiatan. pengolahan. kelompok bermain. penyusunan laporan Direktorat. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Pasal 143 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. kegiatan. pengolahan. serta pendidikan anak usia dini informal. serta penyusunan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. b. penyusunan program. dan b. c. taman penitipan anak. dan anggaran taman kanak-kanak. kelompok bermain. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak.-39Pasal 140 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 139. Pasal 141 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 144 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 143. dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. kelompok bermain. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. taman penitipan anak. kelompok bermain. taman penitipan anak. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini. Pasal 142 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. . dan anggaran Direktorat. taman penitipan anak.

kelompok bermain.-40b. pemberian bimbingan teknis. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. standar. Pasal 146 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 145 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Peserta Didik. taman penitipan anak. kelompok bermain. fasilitasi. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. standar. taman penitipan anak. dan kriteria peserta didik taman kanak-kanak. Seksi Pembelajaran. Pasal 147 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan b. taman penitipan anak. taman penitipan anak. kelompok bermain. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 148 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. d. pemberian bimbingan teknis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. . standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. taman penitipan anak. kelompok bermain. prosedur. kelompok bermain. kelompok bermain. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. standar. prosedur. fasilitasi. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak.

Seksi Prasarana. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 149 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. dan kriteria prasarana taman kanak-kanak. standar. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. kelompok bermain. Seksi Sarana. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. taman penitipan anak. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . kelompok bermain. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. kelompok bermain. pemberian bimbingan teknis. taman penitipan anak. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. c. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. d. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan b. Pasal 150 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. kelompok bermain. fasilitasi. Pasal 152 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151. pemberian bimbingan teknis.-41b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. taman penitipan anak. dan kriteria sarana taman kanak-kanak. prosedur. Pasal 151 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. standar. taman penitipan anak. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan evaluasi penerapan norma. standar.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. keuangan. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanakkanak. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. barang milik negara. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. standar. taman penitipan anak. dan kriteria di bidang taman kanak-kanak. pemberian bimbingan teknis. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Seksi Kelembagaan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 154 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 156 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. Pasal 155 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kelompok bermain. kelompok bermain. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 153 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. kelompok bermain. kepegawaian. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. kelompok bermain. d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. taman penitipan anak. fasilitasi. . dan b. prosedur. kelompok bermain. taman penitipan anak. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.-42b. Seksi Kemitraan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. c. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak.

dan e. dan anggaran Direktorat. evaluasi penerapan norma. dan kemitraan kursus dan pelatihan. d. pengumpulan. b. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. program dan anggaran. peserta didik. d. Pasal 158 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. kegiatan. Pasal 159 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. standar. Pasal 160 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 159. dan kemitraan kursus dan pelatihan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional. prosedur. sarana dan prasarana. e. c. dan e. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. d. penyusunan laporan Direktorat. . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan kemitraan kursus dan pelatihan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. kelembagaan. peserta didik. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. dan kriteria pembelajaran. c. kriteria pembelajaran. standar. Subbagian Tata Usaha. peserta didik. peserta didik. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. dan f. sarana dan prasarana. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran.-43Pasal 157 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156. kelembagaan. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengolahan. dan anggaran Direktorat. penyusunan program.

evaluasi penerapan norma. pengolahan. Pasal 165 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.-44Pasal 161 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Peserta Didik. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. prosedur. dan d. Seksi Pembelajaran. b. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. standar. Seksi Evaluasi Program. Pasal 164 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 163. prosedur. Seksi Penyusunan Program. dan b. Pasal 163 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. standar. kegiatan. dan anggaran Direktorat. . dan b. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. Pasal 162 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. kegiatan.

fasilitasi. dan d. Pasal 168 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167. pemberian bimbingan teknis. Pasal 169 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. Seksi Sarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. . dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. dan kriteria sarana kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. Pasal 167 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan.-45Pasal 166 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. prosedur. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. c. dan b. b. standar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Prasarana. evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi. Pasal 170 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. prosedur.

pemberian bimbingan teknis. prosedur. Seksi Kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. Seksi Kemitraan. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. Pasal 174 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. . fasilitasi. standar. c. standar. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria prasarana kursus dan pelatihan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. standar. Pasal 172 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 171 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. Pasal 173 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan.-46(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. prosedur. prosedur. prosedur. standar. dan d. standar. fasilitasi. evaluasi penerapan norma.

dan f. Pasal 177 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 176. c. kelembagaan. evaluasi penerapan norma. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 176 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. barang milik negara. e. prosedur. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan pelaporan Direktorat. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. kepegawaian. c. keuangan. peserta didik. b. b.-47Pasal 175 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Kelompok Jabatan Fungsional. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan e. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. prosedur. sarana dan prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. sarana dan prasarana. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kemitraan pendidikan masyarakat. d. peserta didik. dan kemitraan pendidikan masyarakat. sarana dan prasarana. dan kemitraan pendidikan masyarakat. Pasal 178 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. dan kriteria pembelajaran. Pasal 179 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. peserta didik. dan kemitraan pendidikan masyarakat. kelembagaan. standar. standar. . d. Subbagian Tata Usaha. sarana dan prasarana.

dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. penyusunan laporan Direktorat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. pengumpulan. pengolahan. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. pendidikan pemberdayaan perempuan. . dan b. pendidikan pemberdayaan perempuan. kegiatan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. pendidikan keorangtuaan. d. b. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. pendidikan kepemudaan. pendidikan kepemudaan. Seksi Evaluasi Program. Pasal 182 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pendidikan pemberdayaan perempuan. c. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengolahan.-48Pasal 180 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 179. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengumpulan. pendidikan keorangtuaan. kegiatan. Pasal 181 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat. pendidikan kepemudaan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan e. Pasal 183 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. kegiatan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.

. Pasal 186 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan d. pendidikan keorangtuaan. Pasal 185 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. standar. fasilitasi. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. b. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. prosedur. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. prosedur. standar. Seksi Peserta Didik. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.-49Pasal 184 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 183. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. c. Seksi Pembelajaran. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma.

Pasal 189 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. c. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Seksi Prasarana. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. prosedur. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan d. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 190 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan b. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 188 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. standar. evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. b. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Sarana. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan.-50Pasal 187 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pemberian bimbingan teknis. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. standar. pendidikan keorangtuaan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi. . standar.

prosedur. pendidikan keorangtuaan. standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.-51(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. Pasal 193 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. evaluasi penerapan norma. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. . pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan b. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Seksi Kelembagaan. standar. c. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. Seksi Kemitraan. b. Pasal 192 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 191. pendidikan kepemudaan. pemberian bimbingan teknis. prosedur. fasilitasi. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 191 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. dan d. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a.

pemberian bimbingan teknis. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. . dan pendidikan masyarakat. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 197 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 195 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pendidikan masyarakat. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. kursus dan pelatihan. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. prosedur. Nonformal. dan evaluasi penerapan norma.-52Pasal 194 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan kepemudaan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kepegawaian. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan kerumahtanggaan Direktorat. pemberian bimbingan teknis. pendidikan keorangtuaan. fasilitasi. dan Informal Pasal 196 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. standar. keuangan. Nonformal. pendidikan keorangtuaan. barang milik negara. fasilitasi. kursus dan pelatihan. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini.

penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. c. c.-53b. d. prosedur. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan f. kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat. prosedur. b. Nonformal. standar. h. dan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e. dan pendidikan masyarakat. e. dan pendidikan masyarakat. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Pasal 199 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 198 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. kursus dan pelatihan. evaluasi penerapan norma. kursus dan pelatihan. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. program dan anggaran. dan Informal. dan pelaporan Direktorat. i. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. d. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. kursus dan pelatihan. Nonformal. kursus dan pelatihan. standar. dan pendidikan masyarakat. Subbagian Tata Usaha. f. dan Informal terdiri atas: a. dan pendidikan masyarakat. g. . dan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan f. penyusunan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. Pasal 201 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. . dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. dan pendidikan informal. dan anggaran Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan anggaran Direktorat. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. pengolahan. pengembangan sistem. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kegiatan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Pasal 202 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran. b. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. dan pendidikan informal. pengumpulan.-54Pasal 200 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 199. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan b. e. Seksi Evaluasi Program. d. kursus dan pelatihan. pengumpulan.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelompok bermain. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. . prosedur. kelompok bermain. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. d. dan b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. kelompok bermain. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. e. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. standar. pengembangan sistem.-55Pasal 204 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 203. standar. taman penitipan anak. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. rencana kebutuhan. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. f. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal. Pasal 206 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. taman penitipan anak. dan g. b. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. prosedur. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.

b. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. rencana kebutuhan. f. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. prosedur. standar. e. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Pasal 209 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. . kelompok bermain. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. d. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak.-56(2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan g. prosedur. dan b. Seksi Pendidik. Seksi Tenaga Kependidikan. pengembangan sistem. Pasal 208 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. prosedur. pengembangan sistem.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. prosedur. pengembangan sistem. evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem. fasilitasi. f. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. rencana kebutuhan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. rencana kebutuhan.-57Pasal 210 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. Pasal 212 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 211. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. b. . standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Pasal 211 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. e. d. standar. dan g. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis.

Pasal 158 huruf f. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. Seksi Tenaga Kependidikan. prosedur. Pasal 214 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 215 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. rencana kebutuhan. (5) Tugas. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. dan b. keuangan. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. kepegawaian. Seksi Pendidik. . jenis. fasilitasi. dan Pasal 198 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. barang milik negara. fasilitasi. rencana kebutuhan. pengembangan sistem. standar. pemberian bimbingan teknis. dan kerumahtanggaan Direktorat. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya.-58Pasal 213 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 216 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138 huruf f. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. Pasal 178 huruf f. pengembangan sistem.

dan e. d. standar. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. dan e. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Fungsi Pasal 217 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.-59BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. . c. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. prosedur. b. b. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Pasal 218 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. Tugas. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. d. penyusunan norma. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 220 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. c.

i. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan k. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. program. Bagian c. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. dan Umum. program. kerja sama. koordinasi pelaksanaan tugas.-60Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 221 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Keuangan. dan laporan Direktorat Jenderal. Hukum dan Kepegawaian. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian d. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. . pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. rencana. c. f. anggaran. Bagian b. koordinasi penyusunan kebijakan. j. d. h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. program. e. evaluasi. Pasal 222 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 221. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 223 Sekretariat a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. rencana. g. Pasal 224 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan dasar.

pengumpulan. Subbagian Progam dan Anggaran. Pasal 226 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a.-61Pasal 225 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 224. penyusunan rencana. dan c. dan e. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Subbagian Data dan Informasi. program. pengolahan. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. pengolahan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. c. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. program. Pasal 229 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 228. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan c. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 227 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. b. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. d. . program. Pasal 228 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar.

dan c. b. pembukuan. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Pembiayaan. pengujian. Subbagian Kepegawaian. e. d. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. penyimpanan. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. Subbagian Kerja Sama. Pasal 232 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. f. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. verifikasi. c. . (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. kepegawaian. Pasal 234 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar. Pasal 231 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. organisasi dan tata laksana. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. b. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal.-62Pasal 230 Bagian Keuangan terdiri atas: a. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. Pasal 233 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 232. dan c. pembayaran. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan. evaluasi. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar.

dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. pengadaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. kebersihan. Pasal 239 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.-63Pasal 235 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. analisis dan penyempurnaan organisasi. b. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. . Subbagian Barang Milik Negara. b. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. analisis jabatan. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Rumah Tangga. disiplin. kearsipan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. pengangkatan. keamanan. Pasal 237 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236. publikasi. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan c. ketertiban. Pasal 238 Bagian Umum terdiri atas: a. Pasal 236 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. pengembangan. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. dokumentasi. dan c. mutasi. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. keindahan.

-64(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. e. dan kriteria pembelajaran. evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. d. Subbagian Tata Usaha. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. pendistribusian. penghapusan. Subdirektorat Pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelembagaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. standar. d. c. penyimpanan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. inventarisasi. b. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan f. prosedur. kelembagaan. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. . Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Pasal 242 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 241 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240. Kelompok Jabatan Fungsional. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 240 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. e. dan f. dan kriteria pembelajaran. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. Subdirektorat Program dan Evaluasi. sarana dan prasarana. b. kelembagaan. kelembagaan. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. standar. c. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.

kegiatan. . kegiatan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 246 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. pengumpulan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. kelembagaan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. penyusunan program. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan laporan Direktorat. kerja sama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. e. kerja sama. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. sarana dan prasarana. dan b. sarana dan prasarana. kegiatan. pengolahan. peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. sarana dan prasarana. peserta didik Sekolah Dasar. program dan anggaran. b. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kegiatan. Pasal 244 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. c.-65Pasal 243 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Evaluasi Program. kelembagaan. d. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Pasal 245 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan f. anggaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. Seksi Penyusunan Program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran.

dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. fasilitasi. penilaian. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. standar. . dan kriteria kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. c. penilaian. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penilaian. penilaian. prosedur. dan kriteria kurikulum. prosedur. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan b. Pasal 250 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. prosedur. standar. standar. Pasal 248 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 247. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan d.-66Pasal 247 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 249 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a.

b. . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kriteria sarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan d. Seksi Sarana.-67Pasal 251 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. Pasal 254 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. c. standar. Pasal 253 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan b. prosedur. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. prestasi. Pasal 255 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 252 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251. standar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Prasarana. kriteria prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. standar.

fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan b. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 258 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kepegawaian. prosedur.-68Pasal 256 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 255. Pasal 259 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. prestasi. Seksi Kelembagaan. pemberdayaan sekolah. pemberdayaan sekolah. standar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 260 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. barang milik negara. dan pembinaan bakat. prestasi. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. keuangan. Pasal 257 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. prestasi. prestasi. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan. . standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan d. dan kriteria pembinaan bakat. Seksi Peserta Didik. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. c. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. b. standar. pemberian bimbingan teknis.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. d. standar. Pasal 262 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. . standar. dan kriteria pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan peran serta masyarakat. e. kerja sama. kelembagaan. sarana dan prasarana. kelembagaan. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. program dan anggaran. dan f.-69Pasal 261 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 260. b. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. Subbagian Tata Usaha. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. Pasal 264 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263. evaluasi penerapan norma. kelembagaan. d. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. c. sarana dan prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Kelompok Jabatan Fungsional. dan f. kelembagaan. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Pasal 263 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. b. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

kegiatan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan b. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. c. sarana dan prasarana. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. . sarana dan prasarana. Seksi Evaluasi Program. sarana dan prasarana. anggaran. f. pengumpulan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 265 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kegiatan. kelembagaan. penyusunan program. kelembagaan. kerja sama. sarana dan prasarana. pengolahan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. kegiatan. penilaian. pengumpulan.-70b. Pasal 267 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan anggaran Direktorat. Pasal 266 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. e. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. pengolahan. kelembagaan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan penyusunan laporan Direktorat. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 271 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. prosedur. penilaian. evaluasi penerapan norma. prosedur. c. prosedur. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan d. penilaian. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. penilaian. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penilaian. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 269 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. fasilitasi. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan b. Pasal 270 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kurikulum. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan kriteria kurikulum. standar.-71Pasal 268 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 267. b. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. . dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. standar. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan b. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. b. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 274 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Sarana. dan evaluasi penerapan norma. prestasi. Seksi Prasarana. pemberian bimbingan teknis.-72Pasal 272 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 271. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan d. prosedur. . Pasal 273 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. Pasal 275 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur.

dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kepegawaian. dan pembinaan bakat. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. standar. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Peserta Didik. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria pembinaan bakat. keuangan. standar. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. prestasi. Seksi Kelembagaan. dan kriteria kelembagaan. pemberdayaan sekolah. dan b. barang milik negara. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.-73Pasal 276 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 275. prosedur. Pasal 279 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. . prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 277 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. Pasal 278 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan d. pemberdayaan sekolah. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. pemberian bimbingan teknis.

Subbagian Tata Usaha. standar. dan f. . kelembagaan. kelembagaan. dan f. evaluasi penerapan norma. d. kelembagaan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. e.-74Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 280 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. Kelompok Jabatan Fungsional. sarana dan prasarana. c. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. c. b. dan kriteria pembelajaran. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 282 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. sarana dan prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. standar. d. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 281 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280.

dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. Seksi Evaluasi Program. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan anggaran Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan f. pengolahan. Seksi Penyusunan Program. b. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. sarana dan prasarana. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. kerja sama. kegiatan. e. penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. c. Pasal 284 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 283. Pasal 286 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-75Pasal 283 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberdayaan peran serta masyarakat. kelembagaan. kegiatan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. d. penyusunan program. pengolahan. kerja sama. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. program dan anggaran. sarana dan prasarana. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. anggaran. kegiatan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. . kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. dan b. Pasal 285 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan program. kegiatan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana.

dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. standar. . prosedur. evaluasi penerapan norma. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. fasilitasi. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. penilaian. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. penilaian. prosedur. penilaian. dan d. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. standar. Pasal 288 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 287. c.-76Pasal 287 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Penilaian dan Akreditasi. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. pemberian bimbingan teknis. penilaian. dan kriteria kurikulum. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. prosedur. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 289 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan kriteria kurikulum. Pasal 290 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

standar. prosedur. Seksi Prasarana. dan d. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 292 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 291. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.-77Pasal 291 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. Seksi Sarana. b. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. . standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. c. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prestasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 293 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Pasal 295 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. Pasal 294 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

standar. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. keuangan. pemberdayaan sekolah. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 297 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prestasi. Seksi Peserta Didik. evaluasi penerapan norma. Pasal 299 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kerumahtanggaan Direktorat. fasilitasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. pemberdayaan sekolah. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembinaan bakat. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prestasi. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prestasi. c. Pasal 298 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. standar. barang milik negara.-78Pasal 296 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 295. prosedur. prosedur. dan d. prosedur. kepegawaian. dan kriteria kelembagaan. dan pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. .

pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. f. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. c. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. prosedur. pendidikan layanan khusus. evaluasi penerapan norma.-79Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 300 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Pasal 301 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300. dan kesetaraan pendidikan dasar. b. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. . dan i. d. e. g. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. h. dan kesetaraan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. standar. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. standar. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus.

kegiatan. Pasal 305 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. kerja sama. dan b. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. c. dan anggaran Direktorat. dan f. b. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pengumpulan. Subbagian Tata Usaha. e. e. program dan anggaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Program dan Evaluasi. . Seksi Penyusunan Program. dan f. Pasal 303 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. dan anggaran Direktorat. b.-80Pasal 302 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. c. pemberdayaan peran serta masyarakat. d. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. Seksi Evaluasi Program. penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pengolahan. Pasal 304 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303. penyusunan laporan Direktorat.

dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan khusus. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kerja sama. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. kesetaraan pendidikan dasar. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan penyusunan program. Sekolah Menengah Pertama. anggaran. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. c. pengolahan. b. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar.-81Pasal 306 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. Pasal 308 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 307. dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pendidikan khusus. . pengumpulan. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. d.

fasilitasi. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. prosedur. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. rencana kebutuhan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. . prosedur. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. Pasal 310 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem. standar. standar. Seksi Karir. f. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar.-82e. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. g. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan b.

dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. Seksi Karir. b. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. . pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. standar. Pasal 314 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. e. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. rencana kebutuhan. dan g. f. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 313 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. prosedur. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.-83Pasal 312 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311. d.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan g.-84(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. pengembangan sistem. e. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. b. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. standar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 316 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 315. pemberian bimbingan teknis. c. dan evaluasi penerapan norma. f. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 315 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. d. prosedur. . evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

pemberian bimbingan teknis. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. kepegawaian. keuangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. . a. Pasal 319 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan evaluasi penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 262 huruf f. dan Pasal 302 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. barang milik negara. Pasal 282 huruf f. Pasal 318 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. rencana kebutuhan. standar. prosedur. prosedur. fasilitasi. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. pemberian bimbingan teknis.-85Pasal 317 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. pengembangan sistem fasilitasi. Pasal 320 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 242 huruf f. jenis. Seksi Karir. (5) Tugas. standar.

b. Tugas. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. c. d. Sekretariat Direktorat Jenderal. penyusunan norma. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah.-86BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. dan e. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. Pasal 322 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. b. dan Fungsi Pasal 321 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. standar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. d. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. . dan e. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. prosedur. c. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 324 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a.

. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. dan Umum. i. h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. Pasal 327 Sekretariat a. Hukum dan Kepegawaian. program. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. rencana. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Keuangan. j. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. koordinasi pelaksanaan tugas. e. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. d.-87Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 325 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. koordinasi penyusunan kebijakan. Bagian c. f. Bagian d. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. kerja sama. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Bagian b. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. Pasal 326 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 325. dan k. g. c. rencana. b. program. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.

dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. program. program. penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pengolahan. Pasal 332 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. Pasal 329 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 328. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah.-88Pasal 328 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Subbagian Data dan Informasi. anggaran. dan c. b. Subbagian Progam dan Anggaran. . program. dan laporan Direktorat Jenderal. evaluasi. pengumpulan. program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. d. dan e. Pasal 330 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Pasal 331 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. c. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal.

c. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. organisasi dan tata laksana. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 336 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal.-89Pasal 333 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332. Pasal 337 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 336. penyimpanan. pembukuan. pengujian. dan c. Pasal 334 Bagian Keuangan terdiri atas: a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. b. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. evaluasi. b. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. dan c. verifikasi. pembayaran. Subbagian Pembiayaan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. kepegawaian. Pasal 335 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. . pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal.

pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 341 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. Subbagian Kerja Sama. pengadaan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. f. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Kepegawaian. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. disiplin. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. b. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. analisis jabatan. e. Pasal 339 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 340 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 338 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pemberdayaan peran serta masyarakat. pengangkatan. b.-90d. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan c. . dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. dan c. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. publikasi. pengembangan. Pasal 342 Bagian Umum terdiri atas: a. mutasi.

standar. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. penghapusan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. sarana dan prasarana.-91b. Pasal 345 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. Subbagian Rumah Tangga. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. kelembagaan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 344 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. ketertiban. sarana dan prasarana. dan kriteria pembelajaran. pendistribusian. Pasal 343 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. keindahan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. inventarisasi. kebersihan. kearsipan. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. . dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. c. keamanan. dan Subbagian Barang Milik Negara. kelembagaan. penyimpanan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. sarana dan prasarana. b. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal.

d. pengolahan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. e. dan f. f. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria pembelajaran. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 346 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a.-92d. Pasal 348 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 347. Subbagian Tata Usaha. . kegiatan. dan pelaporan Direktorat. pengumpulan. program dan anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c. prosedur. b. kelembagaan. dan anggaran Direktorat. kerja sama. penyusunan program. sarana dan prasarana. c. Pasal 347 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan f. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kegiatan. sarana dan prasarana. b. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. sarana dan prasarana. d. Subdirektorat Pembelajaran. evaluasi penerapan norma. standar. pemberdayaan peran serta masyarakat.

kegiatan. Pasal 351 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. Pasal 352 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351. kegiatan. dan d. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.-93Pasal 349 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. prosedur. pengumpulan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penilaian. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan b. dan kriteria kurikulum. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. penilaian. . kerja sama. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penilaian. standar. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. b. Seksi Evaluasi Program. penilaian. c. standar. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. anggaran. sarana dan prasarana. evaluasi penerapan norma. Seksi Penyusunan Program. Pasal 350 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. sarana dan prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. peserta didik Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. dan kriteria kurikulum.

pemberian bimbingan teknis. dan d. Seksi Prasarana. dan evaluasi penerapan norma. dan b. prosedur. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Pasal 357 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 354 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Pasal 355 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. prosedur. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. standar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. b. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.-94Pasal 353 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Seksi Sarana. Pasal 356 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 355. standar. . dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

. prestasi. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. b. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Seksi Kelembagaan. Pasal 359 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan. fasilitasi. dan b. prosedur. prestasi. dan d. pemberdayaan sekolah. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. c.-95Pasal 358 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Peserta Didik. prosedur. prestasi. prosedur. Pasal 361 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 360 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 359. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan pembinaan bakat. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

prestasi. prosedur. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 363 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. . keuangan. standar. dan kriteria pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 365 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 364. pemberian bimbingan teknis. d. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. fasilitasi. kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran. dan kerumahtanggaan Direktorat. kepegawaian.-96Pasal 362 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. kelembagaan. fasilitasi. standar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 364 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. barang milik negara. b. standar. sarana dan prasarana.

pemberdayaan peran serta masyarakat. dan kriteria pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. pengumpulan. c. c. dan f. f. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. e. Pasal 368 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 367. d. Pasal 367 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kerja sama. b. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Pembelajaran. pengolahan. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 366 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. kelembagaan. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. kelembagaan. kegiatan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kelembagaan. dan anggaran Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. d. Kelompok Jabatan Fungsional. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. penyusunan program. prosedur. kegiatan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. b. Seksi Penyusunan Program. . Seksi Evaluasi Program. Pasal 369 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan b. e. dan f. dan anggaran Direktorat. standar. program dan anggaran.-97e.

dan penyusunan program. Pasal 373 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. anggaran. pengumpulan. penyusunan laporan Direktorat. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. prosedur. penilaian. dan kriteria kurikulum. prosedur. c.-98Pasal 370 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan d. dan dan dan dan . dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. penilaian. kegiatan. standar. Pasal 372 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 371. kelembagaan. penilaian. kelembagaan. b. sarana prasarana. kerja sama. Pasal 371 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengolahan. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. standar. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. dan kriteria kurikulum. evaluasi penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran.

dan d.-99Pasal 374 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Sarana. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan b. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. c. prosedur. fasilitasi. Seksi Prasarana. evaluasi penerapan norma. Pasal 375 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 376 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 375. standar. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 378 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. Pasal 377 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. standar. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. b. standar.

standar. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 382 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.-100(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pemberdayaan sekolah. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 379 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan kriteria pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. standar. prosedur. prestasi. Pasal 380 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 379. Seksi Peserta Didik. prestasi. Pasal 381 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. prosedur. pemberdayaan sekolah. dan kriteria kelembagaan. dan b. b. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. . prestasi. standar. dan d. fasilitasi.

Subdirektorat Program dan Evaluasi. sarana dan prasarana. dan kriteria pembelajaran. barang milik negara. c. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 384 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. sarana dan prasarana. kepegawaian. dan kerumahtanggaan Direktorat. b. e. kelembagaan. prosedur. prosedur. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. sarana dan prasarana.-101Pasal 383 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. . kelembagaan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. standar. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Pembelajaran. d. dan f. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. sarana dan prasarana. Pasal 386 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. kelembagaan. b. dan kriteria pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Pasal 385 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 384. keuangan. kelembagaan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

program dan anggaran.-102c. Subbagian Tata Usaha. d. kegiatan. kerja sama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Evaluasi Program. dan b. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. f. kelembagaan. Pasal 387 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 390 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. e. pengumpulan. dan Kelompok Jabatan Fungsional. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. c. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan pelaporan Direktorat. dan f. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. sarana dan prasarana. . Pasal 388 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 387. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. b. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. penyusunan program. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. pengolahan. penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. e. kegiatan. kelembagaan. Pasal 389 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kelembagaan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pengumpulan. d.

standar. b. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. c. dan evaluasi penerapan norma. standar. penilaian. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. standar. Pasal 391 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 394 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. sarana dan prasarana. Seksi Penilaian dan Akreditasi. standar. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi.-103(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. evaluasi penerapan norma. kegiatan. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. kerja sama. prosedur. dan b. anggaran. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. Pasal 392 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 391. . peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. prosedur. dan kriteria kurikulum. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan kriteria kurikulum. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. fasilitasi. Pasal 393 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. prosedur. dan d. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

pemberian bimbingan teknis. Pasal 398 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. fasilitasi. fasilitasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan b. standar. Seksi Prasarana.-104Pasal 395 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 399 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan d. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 396 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 395. evaluasi penerapan norma. . Pasal 397 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. standar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. b. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Sarana. c. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. standar. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma.

Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. prestasi. keuangan. pemberdayaan sekolah. standar. c. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Peserta Didik. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. Seksi Kelembagaan. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. Pasal 402 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . b. Pasal 401 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. prosedur. evaluasi penerapan norma.-105Pasal 400 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 399. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. pemberian bimbingan teknis. prestasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembinaan bakat. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. fasilitasi. Pasal 403 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kepegawaian. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberdayaan sekolah. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. fasilitasi. barang milik negara. dan pembinaan bakat. prestasi. dan d. standar. dan kriteria kelembagaan. standar.

pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas.-106Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 404 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. g. f. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. e. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. standar. prosedur. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. h. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. d. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan b. c. standar. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. dan . evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. pendidikan layanan khusus. Pasal 405 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 404. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus.

Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. dan b. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. Pasal 409 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. kegiatan. e. kerja sama. d. penyusunan laporan Direktorat. c. d. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. Pasal 406 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha. b. program dan anggaran. dan angggaran Direktorat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Pasal 407 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. . Pasal 408 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. e. dan f. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. penyusunan program. dan f. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pengolahan. pemberdayaan peran serta masyarakat. c. Seksi Evaluasi Program. b. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Seksi Penyusunan Program.-107i. dan pelaporan Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional.

e. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. kegiatan.-108Pasal 410 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 412 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 411. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan khusus. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. Sekolah Menengah Kejuruan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengolahan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. anggaran. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. kerja sama. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. d. pengumpulan. dan penyusunan program. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan layanan khusus. kegiatan. Sekolah Menengah Kejuruan. pendidikan layanan khusus. standar. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. c. . Pasal 411 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis.-109f. . standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. standar. Pasal 416 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 415. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. prosedur. prosedur. prosedur. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: g. dan evaluasi penerapan norma. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem. dan b. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. rencana kebutuhan. Pasal 414 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. Seksi Karir.

prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 419 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. Pasal 418 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. g. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. e. prosedur. d. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. fasilitasi. prosedur. Seksi Karir. Pasal 417 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. rencana kebutuhan. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. f. standar. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. standar. . dan b. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pengembangan sistem.-110a.

dan g. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 422 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 421 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. fasilitasi. dan b. rencana kebutuhan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan evaluasi penerapan norma. c. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. standar. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah.-111Pasal 420 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 419. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. standar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. . pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. f. standar. d. Seksi Karir. b.

dan Pasal 406 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. pemberian bimbingan teknis. kepegawaian. dan kerumahtanggaan Direktorat. jenis. (5) Tugas. Tugas. Pasal 424 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 346 huruf f. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. barang milik negara. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 423 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi. standar. Pasal 366 huruf f. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. prosedur. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. .-112(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan Fungsi Pasal 425 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan sistem. Pasal 426 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. keuangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan evaluasi penerapan norma. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 386 huruf f.

Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. dan e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. c. program. e. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. penyusunan norma. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. d. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 428 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. dan e. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 429 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. prosedur. . d.-113Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. b. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Pasal 430 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 429. d. b. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. f. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. c. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. standar. b. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. koordinasi penyusunan kebijakan. rencana. c.

j. b. penyusunan bahan kebijakan. b. i. Bagian c. dan c. program. Subbagian Keuangan. Pasal 432 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. rencana. Pasal 431 Sekretariat a.-114g. Hukum dan Kepegawaian. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. k. Bagian b. c. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Subbagian Program dan Anggaran. dan d. Informasi dan Pelaporan. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. anggaran. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Subbagian Akuntansi. rencana. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. program. dan Umum. Pasal 434 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 433 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 432. . Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. h. Bagian d. koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi.

-115Pasal 435 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan, rencana, program, dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan, penyimpanan, pembayaran, dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 436 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi, analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi, dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 437 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 436, Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data kelembagaan, ketenagaan, pembelajaran, dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi; c. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; d. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi; dan e. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 438 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Subbagian Pengolahan Data; b. Subbagian Analisis dan Evaluasi; dan c. Subbagian Layanan Informasi.

-116Pasal 439 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai informasi dan publikasi pendidikan tinggi. Pasal 440 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. Pasal 441 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 440, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi; b. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum; c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi; d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal; dan e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; Pasal 442 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Tata Laksana. Pasal 443 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan, penilaian, dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. tugas melakukan layanan

-117(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 444 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 445 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal; c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal; dan d. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 446 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Rumah Tangga; b. Subbagian Barang Milik Negara; dan c. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. Pasal 447 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan, sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal.

-118(3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 448 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Pasal 449 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 448, Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi; c. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi; d. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi; e. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi; f. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi, program studi, dan kerja sama; dan g. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Pasal 450 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan; c. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan; d. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 451 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat.

kegiatan. anggaran. penyusunan program. Pasal 454 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. pengkajian. standarisasi teknis. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan d. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a.-119Pasal 452 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 451. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. pengkajian dan penilaian usul pendirian. perubahan. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. prosedur. Pasal 456 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 455. dan anggaran Direktorat. penyusunan laporan Direktorat. d. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c. dan b. . Pasal 453 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Evaluasi. program. standar. kegiatan. b. Pasal 455 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. penyusunan bahan perumusan norma. dan e. kegiatan.

. Pasal 458 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. perubahan. standar. pemberdayaan. Pasal 461 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan penutupan perguruan tinggi. Seksi Evaluasi Kelembagaan. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. Seksi Pengembangan Program Studi. c.-120Pasal 457 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. prosedur. Seksi Tata Kelola Lembaga. kriteria. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. standar. dan d. dan penutupan program studi. penyusunan bahan perumusan norma. dan b. standar. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. dan b. norma. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. norma. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. perubahan. Pasal 460 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 459. b. standarisasi teknis. prosedur. Pasal 459 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

standar. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Pasal 463 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. pemberian bimbingan teknis. Seksi Kerja Sama Luar Negeri. prosedur. dan melakukan penyusunan prosedur. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga. dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga. dan b. norma. bimbingan teknis. Pasal 465 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi. dan kriteria.-121Pasal 462 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan. dan kriteria. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga. b. c. Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 466 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan e. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. standar. fasilitasi. standar. prosedur. norma. standar. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. standarisasi teknis. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan norma. pengembangan kerja sama. dan kriteria. Pasal 464 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 463. pengembangan kerja sama. melakukan penyusunan prosedur. norma. d. fasilitasi. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga. dan kriteria. dan . pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri.

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi pelaksanaan program. c. b. dan kemahasiswaan. Kelompok Jabatan Fungsional. d. b. pemberian bimbingan teknis. keuangan. dan kemahasiswaan. program dan anggaran. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. pengembangan.-122Pasal 467 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kepegawaian. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Subbagian Tata Usaha. d. Pasal 469 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 468. Subdirektorat Pembelajaran. standarisasi. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Pasal 471 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penjaminan mutu. Subdirektorat Kemahasiswaan. pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. penjaminan mutu. pelaporan di bidang pembelajaran. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 468 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. . e. perumusan norma. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. barang milik negara. anggaran. Pasal 470 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. c. e. dan f. prosedur. dan f. standar. dan pelaporan Direktorat. evaluasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Subdirektorat Penyelarasan.

kegiatan. dan anggaran Direktorat. d. dan b. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. dan kriteria di bidang kompetensi lulusan. b. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. program. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. Pasal 475 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. . kegiatan. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan. pengelolaan data bidang pembelajaran. penyusunan bahan perumusan norma. c. Pasal 476 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 475. Pasal 473 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat. penyusunan laporan Direktorat. penjaminan mutu. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 474 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Evaluasi. penyusunan program. b. dan e. d. standarisasi teknis. prosedur. dan anggaran Direktorat. standar.-123Pasal 472 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 471. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi. Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan. dan kemahasiswaan perguruan tinggi. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.

Pasal 480 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. dan penjaminan mutu. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan.-124e. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan fasilitasi di bidang pembelajaran. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. prosedur. d. norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. norma. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi. sarana dan prasarana pembelajaran. sarana dan prasarana pembelajaran. dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. dan b. standar. fasilitasi. dan f. . c. dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. standar. dan evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. e. f. pemberian bimbingan teknis. prosedur. standarisasi teknis. b. Pasal 479 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 478 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. standar. penyusunan bahan perumusan norma. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja. evaluasi pengembangan sistem. dan penjaminan mutu. Pasal 477 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a.

dan kriteria. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 483 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi. dan b. d. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. c. prosedur. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. dan kriteria. e. standarisasi teknis. standar. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. dan g. . Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. standar. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. prosedur. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. standar. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. f. prosedur. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. fasilitasi. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. dan b.-125Pasal 481 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. b. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 484 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 483. Pasal 482 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 485 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan norma. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. norma. norma. pemberian bimbingan teknis.

fasilitasi. prosedur. c. kepegawaian. g. b. (2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 489 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 488. pengembangan. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 488 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. perumusan norma. f. perencanaan. norma. standar. e. d. pengadaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi.-126Pasal 486 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. keuangan. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. . perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standarisasi. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. barang milik negara. standar. standar. Pasal 487 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. norma.

Pasal 491 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Kelompok Jabatan Fungsional. d. dan b. Seksi Evaluasi. Pasal 490 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. b. pengembangan. i. Pasal 493 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan anggaran Direktorat. pengadaan. kegiatan. b. Subbagian Tata Usaha. e. dan f. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penempatan. Pasal 492 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 491. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. c. dan pelaporan Direktorat. . Seksi Penyusunan Program. dan e. penyusunan laporan Direktorat. pembinaan profesi. penyusunan program. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. c. evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. Subdirektorat Karir. Pasal 494 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program.-127h. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Kualifikasi. kegiatan. d. dan anggaran Direktorat. anggaran. kegiatan. program dan anggaran.

Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. dan b.-128(2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. d. perencanaan. koordinasi. pengadaan. fasilitasi. Pasal 496 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 495. dan kriteria. kegiatan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. standar. prosedur. pengadaan. prosedur. rencana kebutuhan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. b. evaluasi perencanaan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standar. . dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. norma. koordinasi. pengadaan. dan kriteria. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. Seksi Tenaga Kependidikan. pengadaan. Pasal 498 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengadaan. Pasal 497 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. Pasal 495 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. e. norma. c. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. prosedur. penyusunan bahan perumusan norma. Seksi Pendidik. penyusunan rencana kebutuhan. dan f. fasilitasi. standar. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis.

c. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. d. karir. norma. e. f. karir. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi.-129Pasal 499 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standarisasi teknis. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. profesi. norma. pemberian bimbingan teknis. dan pengembangan kompetensi. dan kriteria. prosedur. b. pemberian bimbingan teknis. standar. promosi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. profesi. . kepangkatan. prosedur. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan b. dan pengembangan kompetensi. prosedur. Pasal 502 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pengembangan karir. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Seksi Pendidik. promosi. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. standar. kepangkatan. dan g. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 501 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria. Pasal 500 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 499. Seksi Tenaga Kependidikan. dan evaluasi pengembangan karir. dan profesi pendidik serta fasilitasi. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi.

prosedur. standarisasi teknis. prosedur. kepegawaian. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. . norma. barang milik negara. Pasal 507 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. norma. b. dan kriteria. keuangan. standar. dan kriteria. Seksi Pendidikan Luar Negeri. d. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. standar. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. c. fasilitasi. Pasal 505 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. dan b. dan kerumahtanggaan Direktorat.-130Pasal 503 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 506 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan e. fasilitasi. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 504 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 503. penyusunan bahan perumusan norma. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan.

publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. pemberian bimbingan teknis. b. f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.-131Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 508 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 512 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 511. b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pelaporan Direktorat. Subbagian Tata Usaha. d. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. standar. d. c. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. anggaran. program dan anggaran. evaluasi pelaksanaan program. Pasal 510 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. Pasal 511 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standarisasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. c. . Subdirektorat Penelitian. dan f. e. prosedur. perumusan norma. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 509 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 508. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.-132b. Pasal 513 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. . dan anggaran Direktorat. d. c. Seksi Penelitian Strategis. pengembangan program. Pasal 517 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian. standar. e. anggaran. kegiatan. dan kriteria di bidang penelitian. kegiatan. dan anggaran Direktorat. standarisasi teknis. Pasal 515 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program penelitian perguruan tinggi. prosedur. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Seksi Evaluasi. dan penyusunan laporan Direktorat. penyusunan program. dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. b. dan b. Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. d. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu. Pasal 514 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b. penyusunan bahan perumusan norma. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana. kegiatan. dan e. dan anggaran Direktorat. c. Pasal 516 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 515. program. Seksi Penyusunan Program. kegiatan.

prosedur. d. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. Pasal 522 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program. norma. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan b. penyusunan bahan perumusan norma. fasilitasi. standar. prosedur. (2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu. standar. dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. prosedur. dan e. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. standar. pengembangan program. c. b. dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria.-133Pasal 518 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. . Pasal 519 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program. norma. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat. Pasal 520 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 519. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. standarisasi teknis. Pasal 521 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. norma. Seksi Kreativitas dan Inovasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. standar. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria.

Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah. . pengembangan program. standar. penyusunan bahan perumusan norma. b. publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 525 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. prosedur. c. e. standar. Seksi Hak Kekayaan Intelektual. f. Seksi Publikasi. penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 524 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 523. d. fasilitasi. prosedur. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.-134(2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. fasilitasi. standar. dan b. standarisasi teknis. Pasal 523 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 526 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian. dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. norma. dan g.

prosedur. BAB VIII DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN Bagian Pertama Kedudukan. dan Pasal 510 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (5) Tugas. Pasal 470 huruf f. dan kriteria. Pasal 528 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 450 huruf f. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal.-135(2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 490 huruf f. standar. jenis. fasilitasi. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. barang milik negara. keuangan. promosi. norma. Pasal 530 Direktorat Jenderal Kebudayaan mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang kebudayaan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan Fungsi Pasal 529 Direktorat Jenderal Kebudayaan dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. serta . dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. Tugas. publikasi. kepegawaian. Pasal 527 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.

dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. dan e. koordinasi penyusunan kebijakan. b. kerja sama. rencana. . e. d. rencana. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kebudayaan. d. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. perumusan kebijakan di bidang kebudayaan. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang kebudayaan. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. b. pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kebudayaan. penyusunan norma. c. dan f. c. Sekretariat Direktorat Jenderal. c. program. d. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 532 Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas: a. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 533 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan kriteria di bidang kebudayaan. pengelolaan data dan informasi kebudayaan. Pasal 534 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 533. Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. koordinasi pelaksanaan tugas. program.-136Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. prosedur. standar. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. dan anggaran di bidang kebudayaan. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. b.

-137e. f. g. h. i. j. k. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Kebudayaan; penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan; pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 535 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran; b. Bagian Keuangan; c. Bagian Hukum dan Kepegawaian; dan d. Bagian Umum. Pasal 536 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 537 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 536, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; dan e. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 538 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Data dan Informasi; b. Subbagian Progam dan Anggaran; dan c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.

-138Pasal 539 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 540 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 541 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 540, Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal; dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 542 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan; b. Subbagian Perbendaharaan; dan d. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 543 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi, pengujian, dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan, penyimpanan, pembayaran, pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. melakukan urusan pembukuan, dan

(2)

-139(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi, verifikasi, evaluasi, dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 544 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 545 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 544, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang kebudayaan; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; e. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan; dan f. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 546 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Kerja Sama. Pasal 547 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal.

(2)

-140(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama, pemberdayaan peran serta masyarakat, publikasi, dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 548 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 549 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 548, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal; dan c. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 550 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan; b. Subbagian Rumah Tangga; dan c. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 551 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, dokumentasi, dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, penghapusan, dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal.

d. c. d. Subdit Pelindungan. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang registrasi nasional. f. e. penyusunan norma. dan i. standar. evaluasi penerapan norma. pengembangan dan pemanfaatan. standar. prosedur. Subdit Program dan Evaluasi Subdit Registrasi Nasional. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. pelaksanaan administrasi Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. pengembangan dan pemanfaatan. perumusan kebijakan di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. . Subdit Pengembangan dan Pemanfaatan. b. Subdit Eksplorasi dan Dokumentasi. prosedur. pengelolaan register nasional dan eksplorasi cagar budaya di air. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. Pasal 554 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman terdiri atas : a.-141Bagian Keempat Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Pasal 552 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. Subbagian Tata Usaha. f. pelindungan. serta eksplorasi dan dokumentasi. b. standar. e. dan kriteriadi bidang registrasi nasional. serta eksplorasi dan dokumentasi. h. g. dan Kelompok Jabatan Fungsional. koordinasi. pelindungan. Pasal 553 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dalam Pasal 552. pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. prosedur. c. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. g.

pengembangan dan pemanfaatan. pelindungan. e. serta eksplorasi dan dokumentasi. serta eksplorasi dan dokumentasi serta penyusunan laporan Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. serta penyusunan program. pengembangan dan pemanfaatan. dan anggaran Direktorat. Pasal 558 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengumpulan. serta eksplorasi dan dokumentasi. Pasal 556 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 555. Seksi Penyusunan Program. pelindungan. pengembangan dan pemanfaatan. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. kegiatan dan anggaran di bidang registrasi nasional. pengolahan. dan anggaran Direktorat. penyusunan program. pengumpulan. Pasal 557 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. serta eksplorasi dan dokumentasi. dan f. program dan anggaran. pengembangan dan pemanfaatan. kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. kegiatan. d. pelindungan. penyusunan laporan Direktorat. dan pelaporan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. dan penyajian data dan informasi di bidang registrasi nasional. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. c. dan anggaran kegiatan Direktorat. kegiatan. dan penyajian data dan informasi registrasi nasional. . Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pelindungan. Seksi Evaluasi Program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.-142Pasal 555 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang registrasi nasional. pengolahan. b.

pengelolaan register nasional. prosedur. dan evaluasi di bidang pelindungan. standar. e. standar. fasilitasi. dan kriteria di bidang registrasi nasional. perumusan norma. serta fasilitasi. standar. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria. dan pengelolaan data. dan kriteria. dan evaluasi penerapan norma. . dan kriteria serta pendaftaran dan penetapan cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. dan pengelolaan data. prosedur. c. pemberian bimbingan teknis. dan penghapusan register nasional cagar budaya dan koleksi museum. Pasal 563 Subdirektorat Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. standar. perumusan norma. d. evaluasi penerapan norma. penetapan. standar. standar. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. prosedur. dan f. fasilitasi. prosedur. pengelolaan register nasional serta fasilitasi. pemeringkatan. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendaftaran. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi di bidang registrasi nasional. Pasal 562 (1) Seksi Pendaftaran dan Penetapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan pengelolaan data registrasi nasional cagar budaya dan koleksi museum. b. prosedur.-143Pasal 559 Subdirektorat Registrasi Nasional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 560 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimasud dalam Pasal 559. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang registrasi nasional. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Registrasi Nasional menyelenggarakan fungsi : a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. Pasal 561 Subdirektorat Registrasi Nasional terdiri atas : a. dan kriteria serta pencatatan. b. Seksi Pendaftaran dan Penetapan. (2) Seksi Pengelolaan Data mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Seksi Pengelolaan Data.

Pasal 567 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. prosedur. (2) Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. dan kriteria. standar. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan menyelenggarakan fungsi: a. d. Subdirektorat Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a.-144Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. standar. pengamanan. . pemberian bimbingan teknis. dan pemugaran cagar budaya dan permuseuman. pemeliharaan. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang perijinan. dan kriteria di bidang perijinan. Pasal 565 Subdirektorat Pelindungan terdiri atas : a. serta fasilitasi. standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. standar. pengamanan. c. Seksi Perijinan dan Pengamanan. b. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi serta pengembangan dan pemanfaatan. Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelindungan. pemeliharaan. dan pemugaran. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan. pengamanan. Pasal 566 (1) Seksi Perijinan dan Pengamanan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria di bidang Pelindungan. standar. pemeliharaan. dan kriteria dibidang pemeliharaan dan pemugaran cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. b. dan kriteria di bidang perijinan. dan pemugaran. standar. dan kriteria di bidang perijinan dan pengamanan cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. pemberian bimbingan teknis. perumusan norma. Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran. norma.

standar. e. Pasal 569 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan terdiri atas : a. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. Pasal 570 (1) Seksi Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan e. b. prosedur. dan kriteria. dan kriteria serta pengembangan cagar budaya dan koleksi museum. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. prosedur.-145b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. (2) Seksi Pemanfaatan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. perumusan norma. standar. c. standar. dan kriteria serta pemanfaatan cagar budaya dan koleksi museum. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. d. . penyusunan norma. pemberian bimbingan teknis. d. b. Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi menyelenggarakan fungsi : a. standar. prosedur. Seksi Pengembangan. perumusan norma. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. standar. dan evaluasi penerapan norma. c. fasilitasi. prosedur. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 571 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi serta dokumentasi. pelaksanaan eksplorasi cagar budaya di air. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. standar. standar. Seksi Pemanfaatan. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. prosedur.

prosedur. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi.-146f. dan kriteria. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum serta fasilitasi. prosedur. prosedur. perumusan norma. penyusunan norma. Seksi Dokumentasi. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. keuangan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang seni pertunjukan. pemberian bimbingan teknis. standar. standar. prosedur. dan g. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum Pasal 575 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan b. Seksi Eksplorasi. c. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Pasal 576 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. . standar. standar. dan evaluasi di bidang eksplorasi cagar budaya. Pasal 574 (1) Seksi Eksplorasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kerumahtanggaan Direktorat. literasi dan apresiasi film. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. kepegawaian. serta dokumentasi dan publikasi. dan kriteria. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. (2) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. koordinasi. evaluasi penerapan norma. seni rupa. barang milik negara. Pasal 577 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 576. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman menyelenggarakan fungsi : a. b. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. perumusan norma. kearsipan. Pasal 573 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi terdiri atas: a.

Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film. seni rupa. g. penyusunan laporan Direktorat. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. serta dokumentasi dan publikasi.dan g. b. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. f. seni rupa. Pasal 578 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman terdiri atas: a. dan anggaran Direktorat. prosedur. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.-147d. d. h. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. evaluasi penerapan norma. Subbagian Tata Usaha. pengumpulan. dan kriteria di bidang seni pertunjukan. . b. program dan anggaran. e. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. serta dokumentasi dan publikasi. seni rupa. Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. c. c. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Subdirektorat Program dan Evaluasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. literasi dan apresiasi film. serta dokumentasi dan publikasi. standar. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. f. Pasal 579 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusankebijakan. e. e. Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa. prosedur. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan. d. kegiatan. pengolahan. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. standar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. literasi dan apresiasi film. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang seni pertunjukan. penyajian data dan informasi seni pertunjukan. f. literasi dan apresiasi film.

seni rupa. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan. standar. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran seni pertunjukan. prosedur. Pasal 584 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 583. dan penyajian data dan informasi seni pertunjukan. dan b. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. Pasal 585 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan terdiri atas : a. . seni rupa. dan e. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni pertunjukan. b. Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional. perumusan norma. standar.-148Pasal 581 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. dokumentasi dan publikasi. prosedur. dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan. pengolahan. standar. dan kriteria. Seksi Seni Pertunjukan Tradisional. Seksi Evaluasi Program. Pasal 583 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. prosedur. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. standar. d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. literasi dan apresiasi film. dan anggaran Direktorat. literasi dan apresiasi film. serta penyusunan laporan Direktorat. prosedur. Pasal 582 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. evaluasi penerapan norma. c. fasilitasi. b. pengumpulan. kegiatan.

dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. (2) Seksi Seni Rupa Terapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. perumusan norma.-149Pasal 586 (1) Seksi Seni Pertunjukan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni rupa. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. fasilitasi. standar. dan e. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan nontradisional. standar. d. serta fasilitasi. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 587 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Seni Rupa Terapan. fasilitasi. standar. prosedur. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. . (2) Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa terapan. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standar. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan tradisional. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa murni. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 590 (1) Seksi Seni Rupa Murni mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Subdirektorat Seni Rupa menyelenggarakan fungsi : a. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 589 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa terdiri atas : a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. standar. standar. perumusan norma. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. Pasal 588 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 587. b. standar. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Seni Rupa Murni. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni rupa. pemberian bimbingan teknis. standar. c.

standar. Pasal 592 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 591. standar. Pasal 594 (1) Seksi Literasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan.-150Pasal 591 Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur. fasilitasi. Seksi Apresiasi. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film menyelenggarakan fungsi : a. serta fasilitasi. standar. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. Pasal 593 Subdirektorat Literasi dan Aresiasi Film terdiri atas : a. dan evaluasi penerapan norma. dan e. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Apresiasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. c. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. standar. prosedur. prosedur. dan kriteria. b. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. . dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. Pasal 595 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. norma. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. Seksi Literasi. d. prosedur dan kriteria di bidang literasi. dan evaluasi di bidang literasi dan apresiasi perfilman. dan b. prosedur dan kriteria di bidang apresiasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang seni dan film. standar. prosedur. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang literasi dan apresiasi film. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. dan kriteria.

dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. standar. . keuangan. Seksi Dokumentasi. prosedur. kepegawaian. standar. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. prosedur. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi seni dan film. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi seni dan film. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. d. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. koordinasi. barang milik negara dan kerumahtanggaan Direktorat. pelaksanaan publikasi seni dan film serta fasilitasi. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. dan kriteria. dan f. standar. perumusan norma. penyusunan norma. Pasal 598 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. e. pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi. dan kriteria. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Pasal 600 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi mempunyai tugas melaksanakan perumusan. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi : a. standar. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi.-151Pasal 596 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 595. dan b. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. evaluasi penerapan norma. kearsipan. standar. Pasal 597 Sub Direktorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi seni dan film. Pasal 599 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. Seksi Publikasi. prosedur. prosedur.

g. Subdirektorat Program dan Evaluasi. c. . f. d. program dan anggaran. Pasal 603 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. ekspresi budaya tradisional. prosedur. prosedur. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi menyelenggarakan fungsi : a. lingkungan budaya dan pranata sosial. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. ekspresi budaya tradisional. f. Pasal 602 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi terdiri atas : a. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. Subbagian Tata Usaha. komunitas kepercayaan. b. standar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. e. pengetahuan tradisional. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. pengetahuan tradisional. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. c. e. dan kreteria di bidang kelembagaan kepercayaan. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi penerapan norma. prosedur. lingkungan budaya dan pranata sosial. ekspresi budaya tradisional. dan g. komunitas kepercayaan. standar. komunitas kepercayaan. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. standar.-152Pasal 601 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 600. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional. dan h. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. penyusunan norma. pengetahuan tradisional. b. kerja sama dan pemberdayaan peranserta masyarakat.

pengolahan. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. dan anggaran kelembagaan kepercayaan. pengumpulan. pengumpulan. pengetahuan tradisional. ekspresi budaya tradisional. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. kegiatan. dan b. Seksi Evaluasi Program. dan informasi kelembagaan kepercayaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. Pasal 606 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. b. komunitas kepercayaan. dan f. e. dan kriteria. dan penyajian data dan informasi kelembagaan kepercayaan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyajian data. pengetahuan tradisional. penyusunan laporan Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. pengetahuan tradisional. anggaran Direktorat. . koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kelembagaan kepercayaan. prosedur. Pasal 605 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. komunitas kepercayaan. ekspresi budaya tradisional. pengetahuan tradisional. ekspresi budaya tradisional. ekspresi budaya tradisional. komunitas kepercayaan.-153Pasal 604 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 603. Pasal 607 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. kegiatan. d. kegiatan. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. penyusunan program. standar. komunitas kepercayaan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan kepercayaan. dan anggaran Direktorat.

koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. pelaksanaan urusan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan.-154- Pasal 608 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana maksud dalam Pasal 607. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. standar. Seksi Pemberdayaan Lembaga. standar. perumusan norma. (2) Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan b. dan kriteria. standar. standar. prosedur dan kriteria. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. dan evaluasi di bidang pemberdayaan lembaga. c. Pasal 610 (1) Seksi Pemberdayaan Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. prosedur dan kriteria. dan f. pemberian bimbingan teknis. d. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. prosedur. prosedur. fasilitasi. dan evaluasi di bidang hubungan antar lembaga. perumusan norma. evaluasi penerapan norma. standar. Seksi Hubungan Antar Lembaga. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. . dan kriteria di bidang kelembagaan kepercayaan. pemberian bimbingan teknis. standar. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. Pasal 611 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. Pasal 609 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan terdiri atas : a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang komunitas kepercayaan. e. perumusan norma.

Pasal 616 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 615. standar. standar. c. Seksi Upacara Adat. dan kriteria. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional menyelenggarakan fungsi : a. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. perumusan norma. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. perumusan norma. prosedur dan kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar.-155Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang komunitas kepercayaan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang komunitas adat dan upacara adat. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. prosedur dan kriteria. dan f. . (2) Seksi Upacara Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. b. dan kriteria di bidang komunitas kepercayaan. standar. dan evaluasi di bidang upacara adat. fasilitasi. pelaksanaan urusan publikasi di bidang komunitas kepercayaan. Seksi Komunitas Adat. dan evaluasi di bidang komunitas adat. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. standar. e. d. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. Pasal 615 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. perumusan norma. Pasal 614 (1) Seksi Komunitas Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 613 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan terdiri atas: a. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. prosedur.

prosedur. perumusan norma. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. prosedur dan kriteria. pelaksanaan urusan publikasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan f. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. d. dan kriteria. perumusan norma. standar. e. dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. prosedur dan kriteria. standar. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial menyelenggarakan fungsi: a. c. standar. dan evaluasi di bidang ekspresi budaya tradisional. dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial.-156b. Pasal 620 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 619. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. Seksi Ekspresi Budaya Tradisional Pasal 618 (1) Seksi Pengetahuan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. . pemberian bimbingan teknis. Pasal 619 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. Pasal 617 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional terdiri atas : a. perumusan norma. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Pengetahuan Tradisional. dan b. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. (2) Seksi Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

dan kerumahtanggaan Direktorat. Seksi Pranata Sosial. . perumusan norma. Pasal 621 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial terdiri atas : a. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. perumusan norma. keuangan. e. Pasal 623 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. perumusan norma. dan f. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. standar. Seksi Lingkungan Budaya. Bagian Ketujuh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Pasal 624 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan pelaksanaan kebijakan dan fasilitasi penerapan standar teknis di bidang sejarah serta perumusan nilai budaya. (2) Seksi Pranata Sosial mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. dan evaluasi di bidang lingkungan budaya. d. dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. prosedur. standar. Pasal 622 (1) Seksi Lingkungan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.-157b. barang milik negara. prosedur dan kriteria. c. koordinasi. pelaksanaan urusan publikasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. standar. prosedur dan kriteria. standar. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi di bidang pranata sosial. kearsipan kepegawaian.

koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaaan sejarah dan perumusan nilai budaya. dan perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. Kelompok Jabatan Fungsional. dan g. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kepercayaan. f. b. prosedur. tradisi. pelaksanaan administrasi Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. prosedur. evaluasi penerapan norma. verifikasi. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai. e. standar. penyusunan norma. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang sejarah dan nilai budaya. seni. d. e. Pasal 628 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 627. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. f. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. b. Subdirektorat Sejarah. dan kriteria di bidang sejarah dan nilai budaya. dan i. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. program dan anggaran. Subdirektorat Pemetaan Nilai. pemetaan. standar.-158Pasal 625 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 624. dan cagar budaya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. film. Pasal 627 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. standar. h. prosedur. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. g. perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. c. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. Pasal 626 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya terdiri atas: a. .

dan kriteria. dan anggaran Direktorat. dan b. standar. Seksi Evaluasi Program. e. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah. kegiatan dan anggaran Direktorat. prosedur. pemetaan. dan penyajian data informasi di bidang pembinaaan sejarah. Pasal 631 Subdirektorat Sejarah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. pemetaan.-159b. kegiatan. pengumpulan. Pasal 630 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah. pengolahan. pemetaan. kegiatan dan anggaran Direktorat. c. penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Sejarah menyelenggarakan fungsi: a. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan laporan Direktorat. (2) . Pasal 632 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 631. dan f. d. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaaan sejarah. Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. pemetaan. pengumpulan. penggalian sumber dan penulisan sejarah serta fasilitasi. b. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran pembinaaan sejarah. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. penyusunan program. Pasal 629 Subdirektorat Progam dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi di bidang pembinaaan sejarah. pengolahan.

tradisi. dan kriteria di bidang sejarah. standar. Pasal 635 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. kepercayaan. dan g. pemetaan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. b. prosedur. c. standar. Pasal 634 (1) Seksi Penggalian Sumber Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai. f. prosedur. penulisan sejarah. seni. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 636 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 635. standar. dan evaluasi penerapan norma. serta fasilitasi. Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Penulisan Sejarah. pemetaan nilai budaya. dan cagar budaya. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan penggalian sumber sejarah pelaksanaan penulisan sejarah. pemberian bimbingan teknis. prosedur. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pemetaan nilai budaya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur dan kriteria di bidang penulisan sejarah.-160c. . dan b. d. Seksi Penggalian Sumber Sejarah. film. perumusan norma. e. standar. fasilitasi. dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. dan kriteria di bidang sejarah. penggalian sumber sejarah. prosedur dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah. Pasal 633 Subdirektorat Sejarah terdiri atas: a. (2) Seksi Penulisan Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan.

dan evaluasi pemetaan nilai budaya. dan cagar budaya. seni.-161d. Seksi Klasifikasi. klasifikasi nilai yang bersumber dari sejarah. serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis verifikasi dan perumusan nilai budaya. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. film. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai. film. Pasal 637 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai terdiri atas: a. Pasal 639 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan b. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi verifikasi nilai dan perumusan nilai. dan cagar budaya. verifikasi nilai budaya yang bersumber dari sejarah. kepercayaan. pemberian bimbingan teknis. klasifikasi nilai budaya. tradisi. pemetaan nilai budaya. tradisi. . pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi klasifikasi nilai budaya. kepercayaan. Pasal 640 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 639. serta fasilitasi. perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. (2) Seksi Klasifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. kepercayaan. b. verifikasi dan perumusan nilai. tradisi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai budaya. e. Seksi Pemetaan. dan f. evaluasi pelaksanaan pemetaan nilai. dan f. serta fasilitasi. d. film. Pasal 638 (1) Seksi Pemetaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan cagar budaya. e. seni. evaluasi pelaksanaan verifikasi dan perumusan nilai budaya. seni.

dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah dan nilai budaya. perumusan norma. dan evaluasi perumusan nilai budaya. standar. dan b. dan kriteria. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. serta fasilitasi. dan evaluasi verifikasi nilai budaya. standar. pemetaan nilai budaya. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 643 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Publikasi. serta fasilitasi. Pasal 645 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. (2) Seksi Perumusan Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. . evaluasi penerapan norma.-162Pasal 641 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai terdiri atas: a. standar. prosedur. c. prosedur. Pasal 642 (1) Seksi Verifikasi Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. b. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. Seksi Dokumentasi. prosedur. d. Seksi Verifikasi Nilai. Pasal 644 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 643. pemetaan nilai budaya. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan f. Seksi Perumusan Nilai. dan kriteria dii bidang dokumentasi dan publikasi. penyusunan norma. pemberian bimbingan teknis. dan b.

-163Pasal 646 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi sejarah dan nilai budaya. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi sejarah dan nilai budaya. Pasal 647 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kedelapan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Kebudayaan Pasal 648 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kekayaan dan warisan budaya serta internalisasi nilai dan diplomasi budaya. Pasal 649 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 648, Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan warisan budaya dunia, dan diplomasi budaya; c. pelaksanaan internalisasi nilai budaya; d. penetapan kekayaan budaya dan pengusulan warisan budaya; e. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia; f. pelaksanaan diplomasi budaya; g. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia;

-164h. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; i. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; j. evaluasi pelaksanaan internalisasi nilai dan diplomasi budaya; dan k. pelaksanaan administrasi Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 650 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya; c. Subdirektorat Kekayaan Budaya; d. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia; e. Subdirektorat Diplomasi Budaya; f. Subbagian Tata Usaha; dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 651 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat, evaluasi pelaksanaan program dan anggaran, dan pelaporan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 652 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 651, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan f. penyusunan laporan Direktorat.

-165Pasal 653 Subdirektorat Program dan Evaluasi Program terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 654 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 655 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, internalisasi nilai, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang internalisasi nilai budaya. Pasal 656 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; c. pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; dan e. evaluasi pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya. Pasal 657 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya terdiri atas: a. Seksi Pengemasan Nilai Budaya; dan b. Seksi Penanaman Nilai Budaya. 655, nilai dan

dan

-166Pasal 658 (1) Seksi Pengemasan Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pengemasan nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang pengemasan nilai budaya. (2) Seksi Penanaman Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penanaman nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang penanaman nilai budaya. Pasal 659 Subdirektorat Kekayaan Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pencatatan dan pengusulan kekayaan budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang kekayaan budaya. Pasal 660 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 659, Subdirektorat Kekayaan Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kekayaan budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; c. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kekayaan budaya; d. pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; dan f. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya. Pasal 661 Subdirektorat Kekayaan Budaya terdiri atas: a. Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya; dan b. Seksi Penetapan Kekayaan Budaya Pasal 662 (1) Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria serta pencatatan kekayaan budaya.

pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang warisan budaya nasional dan dunia dan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. Seksi Warisan Budaya Takbenda. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. prosedur.-167(2) Seksi Penetapan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. standar. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. dan kriteria serta penetapan kekayaan budaya. standar. dan kriteria. standar. Pasal 666 (1) Seksi Warisan Budaya Benda mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan evaluasi penerapan norma. c. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur. dan b. dan kriteria warisan budaya nasional dan dunia. dan kriteria serta warisan budaya benda dan ratifikasi konvensi warisan budaya benda. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Warisan Budaya Benda. fasilitasi. b. prosedur. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. (2) Seksi Warisan Budaya Takbenda melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pemberian bimbingan teknis. standar. perumusan norma. e. fasilitasi. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. dan kriteria serta warisan budaya takbenda dan ratifikasi konvensi warisan budaya takbenda . pemberian bimbingan teknis. perumusan norma. f. Pasal 665 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia terdiri atas: a. d. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. dan g. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 663 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 664 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 663. serta fasilitasi. prosedur.

koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang diplomasi budaya. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. (2) Seksi Diplomasi Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.kepegawaian. kearsipan. c. b. pelaksanaan diplomasi budaya. barang milik negara. pelaksanaan diplomasi budaya di dalam negeri dan luar negeri. serta fasilitasi. pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. serta fasilitasi. Pasal 669 Subdirektorat Diplomasi Budaya terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. dan evaluasi di bidang diplomasi budaya. keuangan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. dan e. d. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. Pasal 670 (1) Seksi Diplomasi Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. . dan b. Pasal 671 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. Seksi Diplomasi Luar Negeri.-168Pasal 667 Subdirektorat Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang diplomasi budaya. Seksi Diplomasi Dalam Negeri. evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. dan kerumahtanggaan Direktorat. serta fasilitasi. Subdirektorat Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi: a.

-169Pasal 672 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 554 huruf g, Pasal 578 huruf g, Pasal 602 huruf g, Pasal 626 huruf g, dan Pasal 650 huruf g mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB IX INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 673 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 674 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;

-170c. d. e. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal.

Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 676 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. Sekretariat Inspektorat Jenderal; b. Inspektorat I; c. Inspektorat II; d. Inspektorat III; e. Inspektorat IV; dan f. Inspektorat Investigasi. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 677 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 678 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 677, Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; b. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan; c. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan; d. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal; e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; f. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal;

-171h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan; i. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal; j. pemantauan, analisis, dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan; dan k. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 679 Sekretariat a. Bagian b. Bagian c. Bagian d. Bagian Inspektorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran; Hukum dan Kepegawaian; Pengolahan Laporan Pengawasan; dan Umum. Pasal 680 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 681 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 680, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; dan e. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 682 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran; dan b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 683 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan.

-172(2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 684 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. Pasal 685 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 684, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal; e. f. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan; dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di pengawasan. Pasal 686 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; dan b. Subbagian Kepegawaian. Pasal 687 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, penyusunan sistem dan prosedur kerja, penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. lanjut bidang

Pasal 691 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. dan b. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. c. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. dan keuangan Inpektorat Jenderal. b.-173Pasal 688 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. Pasal 689 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 688. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. b. dan c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. Pasal 692 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. analisis. analisis. pengolahan. Pasal 693 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 692. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. Pasal 690 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. pengelolaan barang milik negara. dan d. . analisis. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. kerumahtanggaan. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a.

dan anggaran Inspektorat. f. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. Subbagian Keuangan. penyusunan rencana. verifikasi. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. pembukuan. Pasal 695 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. perpustakaan. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. keamanan. e. pemeliharaan. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. d. dan b. . reviu. b. keindahan. Pasal 697 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 696. dan g. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikandan kebudayaan di daerah. perbendaharaan. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 696 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. kearsipan. c. pemantauan. dokumentasi.-174Pasal 694 Bagian Umum terdiri atas: a. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. evaluasi. ketertiban. program. penyusunan laporan hasil pengawasan. evaluasi. kebersihan serta pengadaan. perawatan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu. pelaksanaan audit. Subbagian Rumah Tangga. keprotokolan.

b.-175Pasal 698 Inspektorat terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. dan c. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. d. barang milik negara. Pasal 699 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 700 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. dan nepotisme di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Inspektorat. e. dan c. penyusunan laporan hasil pengawasan. b. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. kolusi. ketatausahaan. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan dan kebudayaan di daerah. f. kolusi. dan anggaran Inspektorat Investigasi. Inspektur. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. keuangan. dan g. Inspektur. kepegawaian. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. c. . b. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. Pasal 701 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 700. penyusunan rencana program. Subbagian Tata Usaha. Pasal 702 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a.

Pasal 704 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan.-176Pasal 703 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 698 huruf c dan Pasal 702 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. BAB X BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. . kepegawaian. (5) Tugas. Tugas. dan barang milik negara Inspektorat. dan Fungsi Pasal 706 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. kerumahtanggaan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. keuangan. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 705 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 691 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 696 ditetapkan oleh Inspektur Jenderal. perencanaan. jenis. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompok-kelompok sesuai dengan kebutuhan.

program. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. dan d. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. evaluasi.-177Pasal 707 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pusat Penilaian Pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. b. c. Pusat Penelitian Kebijakan. Sekretariat Badan. koordinasi penyusunan kebijakan. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 709 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. rencana. d. rencana. b. c. pemantauan. . Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 710 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. penyusunan kebijakan teknis. dan e. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 711 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 710. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Pasal 708 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 707. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan.

pengolahan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 712 Sekretariat a. i. dan Umum. b. Hukum dan Kepegawaian. g. d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. . Bagian d. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. c. f. Pasal 713 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian b. Bagian c. e. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. penyusunan laporan Badan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. program. penyusunan rencana. program. j. dan anggaran Badan. Keuangan. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. c.-178b. pengumpulan. anggaran. d. h. dan laporan Badan. program. e. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. evaluasi. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan.

program. dan anggaran Badan. Pasal 720 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Program dan Anggaran. . Subbagian Perbendaharaan. dan c. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717. pengujian. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. pengolahan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Subbagian Pembiayaan. Pasal 719 Bagian Keuangan terdiri atas: a. b. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai penyusunan rencana. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 716 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. program. tugas melakukan (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. dan c. Subbagian Data dan Informasi. Pasal 717 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan.-179Pasal 715 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. b.

Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. melakukan urusan pembukuan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. Pasal 722 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 721. dan kerja sama di lingkungan Badan. Subbagian Kerja Sama. analisis jabatan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. disiplin. dan penyusunan laporan keuangan Badan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. mutasi. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. b. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. d. Pasal 721 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. c. pengembangan. dan c. evaluasi. e. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. dan f. organisasi dan tata laksana. pengangkatan. Pasal 724 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. pengadaan. Subbagian Kepegawaian. Pasal 723 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. pertanggungjawaban keuangan Badan. penyimpanan. . kepegawaian.-180(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. pembayaran. b.

. pendistribusian. penghapusan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. keindahan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. dokumentasi. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. b. Pasal 728 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Pasal 726 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 725. dan c. inventarisasi. Pasal 727 Bagian Umum terdiri atas: a. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. dan c. Subbagian Rumah Tangga. penyimpanan. Pasal 725 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. kebersihan. Subbagian Barang Milik Negara. keamanan. publikasi. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 729 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan.-181(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. kearsipan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. ketertiban. b. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. dan perpustakaan di lingkungan Badan.

dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. c. fasilitasi. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan. b. Dasar. fasilitasi. f. e. pemantauan.-182Pasal 730 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 729. b. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan e. . Pasal 731 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a. Pasal 732 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Dasar. c. pemantauan. Pasal 734 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. dan g. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. Nonformal. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. program. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. program. pengembangan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pemantauan. pengelolaan. Kelompok Jabatan fungsional. dan Informal. Subbagian Tata Usaha. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. evaluasi. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Nonformal. pendidikan dasar. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. pelaksanaan. Pasal 733 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan. d. pendidikan nonformal.

pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. metodologi pembelajaran. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. b. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. kerumahtanggaan. dan ketatalaksanaan Pusat. persuratan dan kearsipan. c. pendidikan menengah. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. perbukuan. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. perbukuan. c. d. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. Nonformal. e. perbukuan. pendidikan nonformal. Pasal 738 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. Bagian Tata Usaha. metodologi pembelajaran. Pasal 737 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 736. keuangan. pendidikan dasar. metodologi pembelajaran. d. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. dan e. dan sumber pembelajaran lainnya. dan Informal. perbukuan. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. . kepegawaian. dan h. metodologi pembelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya.-183Pasal 735 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. barang milik negara. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. f. metodologi pembelajaran. dan pendidikan informal. Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. dan sumber pembelajaran lainnya. g. Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 736 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. pengembangan kurikulum. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. dan sumber pembelajaran lainnya.

Pasal 741 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. materi buku pelajaran. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. g. barang milik negara.-184Pasal 739 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan kepegawaian. pemantauan. f. serta pengelolaan informasi kurikulum. fasilitasi. materi buku pelajaran. dan ketatalaksanaan Pusat. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. kepegawaian. persuratan dan kearsipan. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. pelaksanaan urusan perencanaan. dan pendidikan informal. metodologi pembelajaran. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. d. metodologi pembelajaran. . metodologi pembelajaran. kerumahtanggaan. pengembangan model. Pasal 742 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. dan evaluasi kurikulum. e. buku pelajaran. pengembangan model. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar. c. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. serta pengelolaan informasi kurikulum. pemantauan. keuangan. fasilitasi. pengelolaan barang milik negara. dan evaluasi kurikulum. pengembangan model. pendidikan nonformal. dan h. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. buku pelajaran. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. pelaksanaan urusan keuangan. buku pelajaran. pemantauan. Nonformal. serta pengelolaan informasi kurikulum. fasilitasi. Pasal 740 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan evaluasi kurikulum. materi buku pelajaran.

f. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. Bidang Penilaian Akademik. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. g. keamanan. dan i. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 746 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. Pasal 745 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. dan b. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. b. d. h. b. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. Subbagian Rumah Tangga.-185Pasal 744 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. . Bidang Penilaian Non-Akademik. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. ketertiban. keindahan. e. Pasal 748 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. kebersihan. penelitian. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. c. keuangan. kearsipan. kepegawaian. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a.

pengembangan sistem. jenjang. dan Kelompok Jabatan Fungsional. c. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. fasilitasi. pengelolaan. Pasal 752 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan jalur pendidikan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. f. pelaksanaan urusan kepegawaian. pelaksanaan urusan keuangan.-186c. pengembangan sistem. d. dan jalur pendidikan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. dan penempatan serta koordinasi. d. e. dan pengukuran akademik serta koordinasi. b. Pasal 749 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengelolaan barang milik negara. h. . dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. e. Pasal 751 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. jenjang. evaluasi. jenjang. evaluasi. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. dan jalur pendidikan. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. persuratan dan kearsipan. Bagian Tata Usaha. keuangan. Pasal 753 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 752. kepegawaian. ketatalaksanaan. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. Pasal 750 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan perencanaan. pengembangan sistem. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. seleksi. dan g. fasilitasi. kerumahtanggaan. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis.

kearsipan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. kebersihan. dan b. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. g. penyusunan program penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. . pemantauan. f. keindahan.-187Pasal 754 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 755 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. d. keuangan. Subbagian Rumah Tangga. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. c. keamanan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. pelaksanaan urusan dokumentasi dan publikasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan h. ketertiban. kepegawaian. Bagian Ketujuh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Pasal 756 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. e. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.

dan penyusunan laporan hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. fasilitasi serta pelaksanaan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. Subbagian Tata Usaha. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. e. b. program. b. Subbidang Kerja Sama. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebudayaan. d. c. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi : a. dan g. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbidang Program. dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan.-188Pasal 758 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. program. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Dokumentasi dan Publikasi.fasilitasi. c. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 759 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 761 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaiman dimaksud dalam Pasal 759. Pasal 762 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan b. . Bidang Program dan Kerja Sama. dan d. fasilitasi. f. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.

Subbidang Publikasi. barang milik negara. dan b. Pasal 767 Subbagian tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kepegawaian. . Pasal 738 huruf e. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. dan Pasal 758 huruf d mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 748 huruf e. Pasal 766 (1) Subbidang Dokumentasi mempunyai tugas melakukan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 765 Bidang Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. publikasi. kearsipan. Bidang Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Dokumentasi. pelaksanaan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. (2) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. keuangan. Bagian Kedelapan Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 768 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 731 huruf e. pelaksanaan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan pelayanan informasi kegiatan penelitian dan pengembangan kebudayaan. dan kerumahtanggaan Pusat.-189Pasal 763 Bidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan urusan dokumentasi. dan b.

rencana dan program pengembangan. penyusunan kebijakan teknis. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 770 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan.-190(2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 771 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 770. evaluasi. pembinaan. pembinaan. Tugas. pembinaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan Fungsi Pasal 769 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pemantauan. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. jenis. pembinaan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pelaksanaan pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. c. (5) Tugas. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. b. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan d. . dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

rencana. program. e. h. dan c. koordinasi penyusunan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra.-191Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 772 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. b. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. b. d. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 774 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 773. f. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pusat Pengembangan dan Pelindungan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. . koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. c. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. g. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 773 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 775 Sekretariat Badan terdiri atas: a. dan i. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. Sekretariat Badan.

program. dan Bagian Umum. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 777 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 776. . dan c. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. program. b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. penyajian data. d. penyusunan rencana. Subbagian Data. Bagian Hukum dan Kepegawaian. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. b. dan laporan Badan. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengolahan. pengolahan. dan e. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a.-192b. Pasal 776 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. d. c. pengumpulan. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan anggaran Badan. evaluasi. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. anggaran. Pasal 779 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. c. penyusunan laporan Badan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Bagian Keuangan. dan penyajian data di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. program. Pasal 778 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. Subbagian Program dan Anggaran.

b. dan c. Pasal 782 Bagian Keuangan terdiri atas: a. organisasi dan tata laksana. kepegawaian. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 784. pengujian. pembayaran. pertanggungjawaban keuangan Badan. Subbagian Perbendaharaan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. Pasal 784 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. b. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. evaluasi. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Pembiayaan. dan c. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. melakukan urusan pembukuan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 783 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. dan kerja sama di lingkungan Badan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. . penyimpanan. dan penyusunan laporan keuangan Badan.-193Pasal 780 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan.

Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. analisis jabatan. dan c. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. Pasal 787 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan c. mutasi. Subbagian Kepegawaian. e. Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan.-194b. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 788 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. Pasal 786 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengadaan. b. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. disiplin. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. Subbagian Kerja Sama. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. f. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. . d. b. pengembangan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pengangkatan. c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan.

dan pelindungan bahasa dan sastra. penghapusan. f. g. dan pelindungan bahasa dan sastra. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. inventarisasi. ketertiban. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. dokumentasi. Subbagian Rumah Tangga. kebersihan. b. dan pelindungan bahasa dan sastra. keamanan. dan c. keindahan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. . Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Pasal 791 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pengembangan. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. b. dan perpustakaan di lingkungan Badan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. pengkajian. pemantauan. penyusunan program pengkajian. dan h. e. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan.-195Pasal 790 Bagian Umum terdiri atas: a. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 792 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. pendistribusian. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. pengembangan. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. Subbagian Barang Milik Negara. kearsipan. evaluasi. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian. penyimpanan. c. d. Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 792.

fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. . pemantauan. b. dokumentasi. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. perekaman. pemetaan. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. dan f. c. Pasal 795 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pengkajian.-196Pasal 794 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. Pasal 798 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. Pasal 796 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 795. Subbagian Tata Usaha. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. dan b. pengkajian. Bidang Pengkajian. perekaman. d. pengembangan. pengembangan. e. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dokumentasi. d. c. Pasal 797 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. b. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi. Subbidang Sastra. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan e. pemetaan. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. Bidang Informasi dan Publikasi. Subbidang Bahasa. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: a.

pedoman pelindungan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. pencatatan. evaluasi. pemantauan. Pasal 804 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 803. Pasal 801 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. istilah. e. Subbidang Pembakuan. c. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. d. Pasal 803 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. dan f. glosarium. penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan b. penyusunan kamus. pengelolaan informasi. pengembangan tata bahasa Indonesia. b. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. ensiklopedia. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pedoman pembakuan.-197Pasal 799 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Subbidang Pelindungan. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. perekaman. pemetaan. Pasal 800 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan publikasi bahasa dan sastra. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa. dan pengembangan kosa kata. Pasal 802 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. . konservasi.

c. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. persuratan. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan. evaluasi. dan pemantauan. e. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. . evaluasi. pengumpulan. keuangan. pengolahan. barang milik negara. pengumpulan. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. Pasal 805 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. Subbidang Informasi. pemasyarakatan. Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. Pasal 806 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. f. dan b. kepegawaian. Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 808 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. kearsipan. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. pendokumentasian bahasa dan sastra. pendokumentasian. kerumahtanggaan. Pasal 807 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.-198b. penyusunan bahan dan koordinasi. dan ketatalaksanaan Pusat. pengolahan.

e. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. pemantauan. dan f. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. h. Bidang Pemasyarakatan. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. Bidang Pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. c. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. pemantauan. Pasal 810 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. b. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. . Pasal 812 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 811. evaluasi. g. b. pemasyarakatan bahasa dan sastra. c. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. d. d. Pasal 811 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. peran. dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. d. evaluasi. Bidang Peningkatan dan Pengendalian.-199Pasal 809 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 808. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. pelaksanaan peningkatan mutu. dan e. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. e. f. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. dan i. c. pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. b.

evaluasi. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Proses Pembelajaran. e. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. . Pasal 817 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a.-200Pasal 813 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. dan b. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. c. Pasal 816 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 815. dan g. dan b. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. d. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. Pasal 814 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. f. Pasal 815 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemantauan. b. pengembangan. Subbidang Bantuan Teknis. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. Subbidang Penyuluhan. dan penyuluhan bahasa dan sastra.

evaluasi. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. Pasal 822 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. c. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. pemantauan. Pasal 821 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan.-201Pasal 818 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a. dan pengawasan penggunaan bahasa. dan e. Pasal 819 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. . peningkatan fungsi dan peran bahasa. Pasal 820 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 819. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. d. pengendalian. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. dan b. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing.

dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 824 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 794 huruf e dan Pasal 810 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. keuangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 823 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.-202(2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan Fungsi Pasal 825 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. kepegawaian. barang milik Negara. jenis. dan pengawasan penggunaan bahasa. Tugas. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. . dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat. BAB XII BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. kerumahtanggaan. (5) Tugas. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. persuratan dan kearsipan. pengendalian.

Sekretariat Badan. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. rencana. . pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. b. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 829 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 827 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 826. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. dan d. b. c. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pemantauan. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan. penyusunan kebijakan teknis. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. evaluasi. dan e. c.-203Pasal 826 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. d. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 828 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a.

penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. program. anggaran. g. d. i. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. b. dan Umum. Pasal 831 Sekretariat a. f. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian d. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. program. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. e. dan j. Bagian b. dan laporan Badan. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. koordinasi penyusunan kebijakan.-204Pasal 830 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 829. h. evaluasi. Pasal 832 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. rencana. c. Keuangan. Hukum dan Kepegawaian. Bagian c. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. .

Pasal 836 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. c. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. program. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 835 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan.-205Pasal 833 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 832. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. b. dan anggaran Badan. dan e. penyusunan rencana. dan c. . dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Data dan Informasi. pengumpulan. pengolahan. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. d. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Program dan Anggaran. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. program. pengolahan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. program. Pasal 834 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. penyusunan laporan Badan.

pengujian. Pasal 838 Bagian Keuangan terdiri atas: a. b. Subbagian Perbendaharaan. dan c. kepegawaian. organisasi dan tata laksana. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a.-206Pasal 837 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 836. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. c. Pasal 839 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. b. dan kerja sama di lingkungan Badan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. . evaluasi. Subbagian Pembiayaan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. melakukan urusan pembukuan. Pasal 841 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 840. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pertanggungjawaban keuangan Badan. penyimpanan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. pembayaran. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. dan c. Pasal 840 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. b. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan.

f. Subbagian Kepegawaian. pengadaan. Pasal 844 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. dan c. Pasal 845 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 844. pengangkatan. b. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. b. disiplin. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pengembangan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 843 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. e. Pasal 842 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. mutasi. Subbagian Kerja Sama. analisis jabatan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. . publikasi. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. dan c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan.-207d.

b. dan perpustakaan di lingkungan Badan. keindahan. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. penyimpanan. kebersihan. keamanan. ketertiban. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan f. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. Pasal 847 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b.-208Pasal 846 Bagian Umum terdiri atas: a. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. pendistribusian. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. d. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. dokumentasi. Pasal 849 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 848. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 848 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. . Nonformal. inventarisasi. c. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Pasal 850 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. b. e. pemantauan. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. Subbagian Rumah Tangga. penghapusan. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. kearsipan. dan Informal. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. evaluasi. dan c. Subbagian Barang Milik Negara.

evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. evaluasi. Pasal 851 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Subbidang Sertifikasi. e. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. Pasal 854 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. d. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Subbagian Tata Usaha. dan Kelompok Jabatan Fungsional. pendidikan nonformal. e. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. Nonformal. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. d.-209c. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan Informal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. b. Pasal 853 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Subbidang Peningkatan Kompetensi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. Pasal 852 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 851. c. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan f. pemantauan. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. fasilitasi. Nonformal. Nonformal. . fasilitasi.

fasilitasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. e. d. Subbidang Peningkatan Kompetensi. dan b. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan pendidikan informal. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi. fasilitasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. . evaluasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. Pasal 855 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. pemantauan. Subbidang Sertifikasi. fasilitasi. pemantauan. b. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. c. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 856 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 855.-210(2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. dan f. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 858 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. pemantauan. Pasal 857 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. evaluasi. pendidikan nonformal. evaluasi.

d. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. e. fasilitasi. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah.-211Pasal 859 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. dan b. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah. . Pasal 862 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. Subbidang Peningkatan Kompetensi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Pasal 861 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. evaluasi. evaluasi. pemantauan. c. Pasal 860 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 859. dan f. Subbidang Sertifikasi.

Pasal 866 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 864 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. dan d. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Bagian Tata Usaha. Pasal 865 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 864. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. keuangan. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 867 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. c. barang milik negara. dan f. pemantauan. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. d. persuratan dan kearsipan. Kelompok Jabatan Fungsional. e. evaluasi. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai. c.-212Pasal 863 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. b. koordinasi. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. kepegawaian. b. kerumahtanggaan. .

Pasal 869 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. evaluasi. Subbidang Evaluasi. Pasal 871 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. b. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. e. d. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. c.-213Pasal 868 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 867. Subbidang Program. dan b. . dan f. Pasal 870 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik.

dan ketatalaksanaan Pusat. Subbidang Evaluasi.-214Pasal 872 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 871. persuratan dan kearsipan. d. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 876 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 875. kerumahtanggaan. dan b. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 875 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. b. pelaksanaan urusan keuangan. Subbidang Program. barang milik negara. b. pelaksanaan urusan kepegawaian. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. pelaksanaan urusan perencanaan. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan f. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. . penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 874 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. evaluasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. e. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Pasal 873 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. kepegawaian. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. c. d.

Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. Subbagian Rumah Tangga. kearsipan. dan b. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dan f. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. kebersihan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan perpustakaan. Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. e. evaluasi. c. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan.-215e. Pasal 877 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. h. pengelolaan barang milik negara. pelaksanaan urusan persuratan. d. pemantauan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. . b. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. dokumentasi. keuangan. g. penyusunan program pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. ketertiban. keindahan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. f. kearsipan. kepegawaian. perpustakaan. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Bagian Ketujuh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan Pasal 879 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan Pasal 880 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 879. keamanan. Pasal 878 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.

b. evaluasi. Subbidang Evaluasi. e. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan b. pemantauan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 884 Bidang Peningkatan Kompetensi terdiri atas: a. Pasal 882 Bidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta koordinasi. Bidang Sertifikasi.-216Pasal 881 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha. Subbidang Program. . penyusunan program peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. c. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. dan f. dan d. Pasal 885 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 883 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 882. d. Bidang Peningkatan Kompetensi: b. c. Bidang Peningkatan Kompetensi menyelenggarakan fungsi: a.

evaluasi. Pasal 888 Bidang Sertifikasi terdiri atas: a. kepegawaian. evaluasi. d. fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan ketatalaksanaan Pusat. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. kerumahtanggaan. keuangan. dan b. penyusunan program sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. pemantauan. e. penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 889 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. evaluasi. Subbidang Program. Subbidang Evaluasi. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. persuratan dan kearsipan. Pasal 887 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 886. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 886 Bidang Sertifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. b. c. barang milik negara. Bidang Sertifikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan f.-217(2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. fasilitasi. Pasal 890 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. .

Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 892 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 891. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. . pendidikan nonformal. d. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Tata Usaha.-218Bagian Kedelapan Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 891 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. f. Nonformal. pemetaan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. bahan koordinasi. dan Informal. c. d. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. b. pemantauan. dan pendidikan informal. e. pendidikan nonformal. Nonformal. dan e. fasilitasi. c. dan pendidikan informal. dan g. Pasal 894 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 895 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 893. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. penjaminan mutu pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. evaluasi. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. Nonformal. Pasal 893 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. evaluasi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. b.

dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan Informal terdiri atas: a. c. Pasal 898 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. pemetaan. f. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Subbidang Sistem Informasi. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. evaluasi. Pasal 897 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. d. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. bahan koordinasi. pendidikan nonformal. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini.-219b. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. bahan koordinasi. dan pendidikan informal. b. g. Subbidang Pemetaan Mutu. pendidikan nonformal. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. pendidikan nonformal. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. . pemetaan mutu pendidikan. pendidikan nonformal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. Pasal 896 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. penjaminan mutu pendidikan. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. evaluasi. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pendidikan informal. Nonformal. dan b. pendidikan nonformal. Pasal 899 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 898. dan pendidikan informal.

Pasal 900 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. bahan koordinasi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. c. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. f. penjaminan mutu pendidikan. Subbidang Sistem Informasi. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pemetaan mutu pendidikan dasar. evaluasi. b. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. d. dan b. Subbidang Pemetaan Mutu. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pemetaan. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pemetaan mutu pendidikan. e. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. bahan koordinasi.-220c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. fasilitasi. Pasal 903 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 902. . d. g. Pasal 902 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. evaluasi. Pasal 901 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan.

Pasal 905 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. kerumahtanggaan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Subbidang Pemetaan Mutu. dan ketatalaksanaan Pusat. f. keuangan. bahan koordinasi. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. g. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. barang milik negara. Pasal 866 huruf d. dan Pasal 893 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 881 huruf d. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pasal 904 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. Subbidang Sistem Informasi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan b. Pasal 907 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 850 huruf e. persuratan dan kearsipan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. evaluasi. Pasal 906 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. .-221e. pemetaan mutu pendidikan. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. kepegawaian.

e. c. televisi.-222(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. multimedia. d. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. . pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. film. Pasal 909 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. jenis. pembinaan. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan web. b. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. BAB XIII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 908 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 910 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 909. (5) Tugas. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

d. Pasal 913 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 912. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. keuangan.-223f. persuratan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dan perpustakaan. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan urusan persuratan. c. pengelolaan keuangan. Pasal 914 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan ketatalaksanaan Pusat. dan e. kepegawaian. dan pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. kerumahtanggaan. e. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. b. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. pengelolaan kepegawaian. Televisi. penyusunan rencana. d. Bagian Tata Usaha. Subbagian Keuangan. g. Pasal 912 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kearsipan. dan Film. program. barang milik negara. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. Subbagian Rumah Tangga. c. b. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. kearsipan. dan c. f. . Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. Pasal 911 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. dan g. Bidang Pengembangan Jejaring.

pembelajaran berbasis radio. fasilitasi. dan film. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. . dan film. Televisi. Pasal 917 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 916. b. dan film. televisi. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio.-224Pasal 915 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Televisi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. pengembangan. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. keprotokolan. dan film. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. televisi. mutasi. sistem dan prosedur kerja. televisi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. kearsipan. televisi. kebersihan. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. dan film. pengadaan. keamanan. dan g. barang milik negara. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. dan film. dan film. perbendaharaan. televisi. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. televisi. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 916 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan keindahan di lingkungan Pusat. perancangan. dan laporan keuangan Pusat. analisis. televisi. dan pemberhentian pegawai. c. e. evaluasi. perpustakaan. program dan anggaran serta urusan pembiayaan. d. ketertiban. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. serta penyusunan laporan Pusat. dan film. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pertimbangan dan bantuan hukum. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan urusan perencanaan. evaluasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. pengembangan teknologi. dan f. televisi. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio.

Pasal 919 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. dan b. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. Pasal 921 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 920. e. dan f. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 920 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. d. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web.-225Pasal 918 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. analisis. dan film. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. analisis. dan film. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. televisi. evaluasi. Subbidang Perancangan dan Produksi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Televisi. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. perancangan. . dan Film terdiri atas: a. televisi. pengembangan teknologi. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. fasilitasi. evaluasi. pengembangan sistem. (2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. perancangan. b. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan g.

pengembangan sistem. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. evaluasi. Pasal 925 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 924. dan b. b. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. analisis. e. pengembangan. fasilitasi. c. Pasal 924 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 923 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Perancangan dan Produksi. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan f. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. . d. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. evaluasi. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan g. perancangan. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web.-226Pasal 922 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.

. Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 929 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. evaluasi. fasilitasi. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.-227Pasal 926 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. dan b. Pasal 927 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. jenis. (5) Tugas. pengembangan. Subbidang Pengkajian dan Perancangan. Pasal 928 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. pengkajian. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal.

. pengumpulan. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. dan pencitraan pendidikan dan kebudayaan. Pasal 933 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. media. dan j. persuratan. f. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. b. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan dan Kebudayaan. b. Bagian Tata Usaha. c. dan masyarakat. Bidang Informasi. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. i. d. kepegawaian. barang milik negara. g. Bidang Pengembangan Kemitraan. Bidang Pencitraan Publik. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. program. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat. Pasal 931 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 930. dan e. keuangan. Kelompok Jabatan Fungsional. pengembangan kemitraan dengan lembaga. publikasi. e. pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d.-228Pasal 930 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. pengolahan. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. kearsipan. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 934 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 933. publikasi dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan kemitraan. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan rencana. kerumahtanggaan. dan ketatalaksanaan Pusat. h. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. Pasal 932 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a.

Pasal 936 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 935 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan pemberhentian pegawai. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. Subbagian Keuangan. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. d. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. sistem dan prosedur kerja. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Pasal 938 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 937. . serta penyusunan laporan Pusat. pengolahan. b. barang milik negara. keprotokolan. Subbagian Rumah Tangga. keamanan. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. e. evaluasi. dan perpustakaan Kementerian. g. dan urusan perencanaan. pengembangan.-229b. perbendaharaan. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pengumpulan. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. dan keindahan di lingkungan Pusat. dan laporan keuangan Pusat. ketertiban. kebersihan. pengelolaan keuangan. c. pengelolaan kepegawaian. pertimbangan dan bantuan hukum. dan anggaran serta pembiayaan. perpustakaan. kearsipan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. program. pengadaan. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. mutasi. f. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan dan kebudayaan. dan c. dokumen. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 937 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. analisis dan penyempurnaan organisasi.

dan masyarakat. Pasal 940 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. Pasal 939 Bidang Informasi terdiri atas: a. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. e. dan pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. Subbidang Integrasi Informasi. media. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. dan masyarakat. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan masyarakat. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. b. Pasal 942 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 941. media. pengumpulan. Pasal 941 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. f. Subbidang Perpustakaan. c. pengelolaan . dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. d. media.-230b. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. dan c. b. pengembangan. pengolahan. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. c.

Pasal 944 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. d. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat. c. media. dan c. b. Pasal 946 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 945. bahan informasi. b. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 945 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. koordinasi. bahan informasi. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. rencana pengembangan. Subbidang Kemitraan Media. dan masyarakat. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. kajian aspirasi masyarakat.-231d. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. e. rencana pengembangan. koordinasi. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi. dan e. Pasal 943 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. . rencana pengembangan. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. bahan informasi. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.

-232Pasal 947 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. analisis. jenis. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan melalui media. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. . dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 948 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (5) Tugas. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan dan kebudayaan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Subbidang Publikasi. pengumpulan. pengolahan. dan c. Subbidang Pengelolaan Konten Media. Pasal 949 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan.

(2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. persuratan. Pasal 954 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. c. Pasal 952 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 951. kearsipan. Pasal 953 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. dan e. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. b. dan Tenaga Kependidikan. keuangan. Pasal 951 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai pengelolaan data dan statistik pendidikan. dan ketatalaksanaan Pusat. d. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. kepegawaian. Bidang Data Peserta Didik . c. Pendidik. d. b. tugas melaksanakan . pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan.-233- Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 950 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. Pusat Data dan Statistik Pendidikan meyelenggarakan fungsi: a. dan e. kerumahtanggaan. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. barang milik negara. Bagian Tata Usaha. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. Kelompok Jabatan Fungsional.

pelaksanaan urusan persuratan. Subbagian Rumah Tangga. Pasal 957 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. perpustakaan. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat.-234Pasal 955 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 954. pengelolaan keuangan. c. program. dan jalur pendidikan. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. pengelolaan kepegawaian. b. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. dan anggaran serta urusan pembiayaan. dan c. d. barang milik negara. Pasal 956 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. kebersihan. e. dan perpustakaan. kearsipan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. sistem dan prosedur kerja. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. pengadaan. koordinasi. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. f. kearsipan. mutasi. ketertiban. keamanan. pertimbangan dan bantuan hukum. program. dan laporan keuangan Pusat. perbendaharaan. pengembangan. Pendidik. jenjang. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pendidik. b. analisis dan penyempurnaan organisasi. Pasal 958 Bidang Data Peserta Didik. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Subbagian Keuangan. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. penyusunan rencana. keprotokolan. . dan keindahan di lingkungan Pusat. dan g. dan urusan perencanaan.

pendidik. validasi. dan b. dan jalur pendidikan. pelaksanaan kompilasi. jenjang. pendidik. Pasal 962 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. pendidik. kompilasi. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan d. jenjang. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. jenjang. pengelolaan data peserta didik. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. validasi.-235Pasal 959 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 958. kompilasi. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. dan jalur pendidikan. koordinasi. b. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 961 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. Pendidik. dan jalur pendidikan. dan fasilitasi pengelolaan data. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. Bidang Data Peserta Didik. Pendidik. jenjang. Pasal 960 Bidang Data Peserta Didik. . jenjang. koordinasi. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. pendidik. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. jenjang. dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. validasi dan integrasi data peserta didik. dan fasilitasi pengelolaan data. koordinasi. fasilitasi. c. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. dan jalur pendidikan.

dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. Pasal 965 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. jenjang.-236Pasal 963 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 962. validasi. dan fasilitasi pengelolaan data. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik menyelenggarakan fungsi: a. dan jalur pendidikan. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. . dan jalur pendidikan. statistik pendidikan. kompilasi. koordinasi. pelaksanaan kompilasi. jenjang. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. koordinasi. Pasal 967 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 966. Pasal 966 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. validasi. dan b. dan jalur pendidikan. validasi. jenjang. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. jenjang. dan jalur pendidikan. Pasal 964 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. c. d. dan fasilitasi pengelolaan data. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. dan jalur pendidikan. b. kompilasi. dan jalur pendidikan.

Pasal 970 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Dini. c. pendayagunaan data dan statistik pendidikan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.-237b. pendidikan anak usia dini. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah. dan pendidikan informal. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. jenis. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Nonformal. e. Usia. Pendidikan Anak Usia Dini. penyusunan statistik pendidikan. dan koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pelayanan data dan statistik pendidikan. Pendidikan Anak. d. dan b. dan Informal. Pasal 969 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. statistik pendidikan. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. pendidikan nonformal. dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemberian layanan data dan statistik pendidikan. (5) Tugas. pendayagunaan dan . statistik pendidikan. dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Nonformal. Pasal 968 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi.

-238Bagian Ke Empat Pusat Arkeologi Nasional Pasal 971 (1) Pusat Arkeologi Nasional adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang arkeologi. c. dan ketatalaksanaan Pusat. kerumahtanggaan. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. Pasal 974 Pusat Arkeologi Nasional terdiri atas: a. b. h. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi . yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian arkeologi. penyusunan . kepegawaian. Bidang Data dan Informasi. persuratan dan kearsipan. dan d. barang milik negara. Pasal 972 Pusat Arkeologi Nasional mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis dan penelitian di bidang arkeologi. dan i. g. f. Pusat Arkeologi Nasional menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. evaluasi. pelaksanaan administrasi Pusat Arkeologi Nasional .pengolahan dan penyajian data dan informasi di bidang arkeologi. Pasal 973 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 972. c. pengumpulan. d. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. pemantauan . (2) Pusat Arkeologi Nasional dipimpin oleh seorang Kepala. Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 975 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. e. Bagian Tata Usaha b. Bidang Program dan Kerja Sama. dan pelaporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi.

pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. b. keuangan. pelaksanaan konservasi dan arkeometri. dan ketatalaksanaan. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. ketertiban. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. b.-239Pasal 976 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 975. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. keprotokolan. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. . dan h. Pasal 979 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. e. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. g. pelaksanaan urusan persuratan. kepegawaian. kearsipan. pelaksanaan urusan kepegawaian. Pasal 978 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan melakukan urusan perencanaan. dan b. kebersihan. keindahan. pelaksanaan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. e. c. Pasal 980 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 979. c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. Subbagian Rumah Tangga. pengelolaan barang milik negara. kearsipan. d. dan perpustakaan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. f. Pasal 977 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pelaksanaan urusan keuangan. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. perpustakaan dan pengelolaan barang milik negara serta penyusunan laporan Pusat. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. f. d. g. program. dan h. fasilitasi serta kerja sama di bidang penelitian arkeologi. keamanan.

dan c. Pasal 983 Bidang Data dan Informasi mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. dan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian arkeologi. dan kerja sama di bidang penelitian di bidang arkeologi. pengolahan. (2) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. Bidang Data dan Informasi menyelenggarakan fungsi: a. dan b. Pasal 985 Bidang Data dan Informasi terdiri atas: a. b. Pasal 984 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 983. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Informasi.-240Pasal 981 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. Pasal 987 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Subbidang Program. program. penyajian data dan informasi hasil penelitian di bidang arkeologi. Pasal 986 (1) Subbidang Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. fasilitasi. dan b. Subbidang Data. pelaksanaan konservasi dan arkeometri serta fasilitasi dan penyusunan laporan hasil penelitian di bidang arkeologi. Subbidang Kerja Sama Pasal 982 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. .

yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal. . dan e. Direktorat Jenderal. b. jenis. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Badan. Pasal 991 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah hukum. d. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan Inspektorat Jenderal. Pasal 989 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya. c. BAB XIV STAF AHLI Pasal 988 Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional. Pasal 990 Staf Ahli terdiri atas: a.-241(2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Staf Ahli Bidang Hukum. (5) Tugas. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan.

Sekretaris Badan. (3) Kepala Biro. . BAB XV ESELONISASI Pasal 993 (1) Sekretaris Jenderal. (4) Kepala Bagian.b atau serendahrendahnya eselon II. dan Kepala Subbidang adalah jabatan struktural eselon IV. Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. dan Kepala Pusat adalah jabatan struktural eselon II.Kepala Subdirektorat. BAB XVI TATA KERJA Pasal 994 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri.a. Sekretaris Inspektorat Jenderal.a. Pasal 992 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 990 dan Pasal 991.-242(3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah kerja sama internasional.Inspektur Jenderal. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. dan Kepala Badan adalah jabatan struktural eselon I. (2) Staf Ahli Menteri adalah jabatan struktural eselon I. dan Kepala Bidang adalah jabatan struktural eselon III. Sekretaris Direktorat Jenderal. (5) Kepala Subbagian.a. Kepala Seksi. Direktur Jenderal.a.a. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah organisasi dan manajemen.

-243Pasal 995 Dalam melaksanakan tugas. integrasi. bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing. Pasal 996 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masingmasing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan tugasnya masing-masing. setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi. dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya. Pasal 998 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk. Pasal 1001 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. Pasal 1000 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan. tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 997 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. . Pasal 999 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.

ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan kebudayaan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi. Pasal 1005 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. . BAB XIX KETENTUAN PENUTUP Pasal 1004 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini.-244BAB XVII KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 1002 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. BAB XVIII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 1003 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku. (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambatlambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini.

H.. TTD. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. M. A. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. TTD. TTD.S. Dr. MOHAMMAD NUH Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 2 Maret 2012 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA.-245Pasal 1006 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. DFM NIP 196108281987031003 .H. AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 NOMOR 257 Salinan sesuai dengan aslinya. Agar setiap orang mengetahuinya.. Pangerang Moenta.

-246- .