SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011;

Mengingat

-24. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara ; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; Memperhatikan : Persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/307.1/M.PANRB/01/2012 tanggal 27 Januari 2012; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 2 Dalam memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dibantu oleh 2 (dua) Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan.

-3Pasal 3 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 4 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 5 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas: a. Sekretariat Jenderal; b. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; f. Direktorat Jenderal Kebudayaan; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan; n. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional; o. Staf Ahli Bidang Hukum; p. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; q. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; r. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan s. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan.

-4BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pasal 6 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Pendidikan Pasal 7 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang pendidikan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi pendidikan di lingkungan Kementerian. Pasal 8 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Kebudayaan Pasal 9 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang kebudayaan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi kebudayaan di lingkungan Kementerian. Pasal 10 Rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dan Pasal 8, yaitu: a. membantu Menteri dalam proses pengambilan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam melaksanakan program kerja dan kontrak kinerja;

mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada acara tertentu dan/atau memimpin rapat sesuai dengan penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. d. h. Pasal 11 Bidang dan rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang belum diatur dalam Pasal 10 diatur lebih lanjut oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 13 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dalam hal tertentu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan tugas khusus yang diberikan langsung oleh Presiden atau melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. memberikan rekomendasi dan pertimbangan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam penilaian dan penetapan pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. Tugas. dan Fungsi Pasal 12 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. melaksanakan pengendalian reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-5c. f. e. dan i. pembinaan. melaksanakan pengendalian dan pemantauan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. g. dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

dan anggaran Sekretariat Jenderal.-6Pasal 14 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13. keuangan. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. . kerumahtanggaan. d. Biro Umum. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. c. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. c. Biro Hukum dan Organisasi. d. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan g. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. dan penyusunan rencana. Biro Kepegawaian. dan kerja sama. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 16 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. ketatausahaan. program. f. b. tata laksana. Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. kepegawaian. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi. sinkronisasi. barang milik negara. Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. kepegawaian. Pasal 17 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. Biro Keuangan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 15 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. dan e. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. keuangan.

dan d. dan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengumpulan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. c. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal.-7b. Pasal 20 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19. e. dan keprotokolan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. b. anggaran. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. c. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. Pasal 19 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. f. dan anggaran Sekretariat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan g. dan penyusunan rencana. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. d. Bagian Tata Usaha dan Protokol. c. Pasal 18 Biro Umum terdiri atas: a. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. pengelolaan anggaran. koordinasi. . program. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. e. sinkronisasi. Bagian Barang Milik Negara. ketatausahaan pimpinan. d. pengelolaan urusan keuangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. b. f. kepegawaian. pengolahan.

pengolahan.-8Pasal 21 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengeluaran. Subbagian Program dan Anggaran. program. Subbagian Protokol. program. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 24 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23. b. Subbagian Persuratan. Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. perhitungan anggaran. . dan penyusunan rencana. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. penyimpanan. urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 23 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. dan e. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. d. Pasal 22 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan dan wakil menteri. b. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. dan c. Subbagian Perbendaharaan. c. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pertanggungjawaban anggaran. urusan tata usaha pimpinan. sinkronisasi. dan anggaran serta verifikasi. Pasal 25 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. b. dan anggaran Sekretariat Jenderal.

penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan perencanaan. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. (2) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 26 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Staf Ahli Menteri. dan Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri. (4) Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Wakil Menteri. b. (3) Subbagian Tata Usaha Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri dan Sekretaris Jenderal serta penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengadaan. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 27 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. d. d. Pasal 28 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. dan Staf Khusus di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. . dan f. Subbagian Tata Usaha Menteri.-9c. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. inventarisasi.

pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. disiplin. pelaksanaan urusan pengembangan. hukum. perundang-undangan. Pasal 30 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta perencanaan. dan Pendayagunaan dan Penghapusan. . dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. e. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal.-10Pasal 29 Bagian Barang a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Milik Negara terdiri atas: Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. d. Pasal 31 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian b. b. Pasal 32 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian c. ketatalaksanaan. pengadaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. pengadaan. c. pelaksanaan urusan perencanaan. Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan f.

c. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemindahan. rencana. penghargaan. penyusunan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. pengadaan. program. sinkronisasi. sinkronisasi. ketertiban. kepangkatan.-11Pasal 33 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan penyusunan rencana. . penyusunan sistem dan prosedur kerja. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. disiplin. koordinasi. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelindungan. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 35 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. pengangkatan. b. kesehatan. kebersihan. b. peningkatan kemampuan profesional dan karir. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 34 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. Pasal 36 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35. analisis dan penyempurnaan organisasi. Subbagian Urusan Dalam. dan c. penyusunan rancangan peraturan perundangundangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. dan evaluasi kebijakan. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. program.

program. g. f. Bagian Kerja Sama Luar Negeri. Pasal 40 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah.-12d. Pasal 38 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Bagian Fasilitasi Internasional. . dan c. koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. Pasal 39 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. program. e. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. rencana. dan penyusunan rencana. program. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. program. h. Pasal 37 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. c. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kerja sama luar negeri. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. sinkronisasi. penyusunan bahan rencana. dan d. program. dan d. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. b.

Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. bahasa.-13Pasal 41 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nonformal dan Informal. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan kebudayaan. program. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. b. Inspektorat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan penyusunan rencana. dan penyusunan rencana. Pasal 43 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. dan d. rencana. program. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan rencana. pengelolaan data dan informasi perencanaan. program. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Sekretariat Jenderal. program. dan penjaminan mutu pendidikan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pendidikan nonformal. Pasal 42 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. program. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. pendidikan informal. pendidikan menengah. rencana. sinkronisasi. sinkronisasi. c. sinkronisasi. . dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar. evaluasi pelaksanaan kebijakan. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi.

dan c. . Subbagian Amerika dan Eropa. Pasifik. b. dan c. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a.-14Pasal 44 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Evaluasi Program. dan c. regional. program. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan dan kebudayaan. Subbagian Informasi. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. Pasal 47 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46. b. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. dan Afrika. dan multilateral. Pasal 48 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 46 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Kebijakan. sinkronisasi. Subbagian Asia. b. Pasal 45 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi.

Pasal 50 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. b. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a.-15Pasal 49 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan Afrika. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Subbagian Tata Usaha. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. (2) Subbagian Asia. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Pasifik. c. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan d. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. Pasal 51 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. Pasifik. dan c. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Asia. . Pasal 52 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. b.

Pasal 55 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. sains. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. akuntansi. kepegawaian. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sosial. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . b. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. g. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. verifikasi. pengujian.-16Pasal 53 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. barang milik negara. teknologi. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 54 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. d. f. dan h. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. c. pelaporan keuangan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan budaya. e. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI.

Subbagian Perbendaharaan. kepegawaian. b. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan dan kebudayaan. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. Pasal 57 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta penyelesaian masalah kerugian negara. Bagian Perbendaharaan. Subbagian Tata Usaha. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. Bagian Pembiayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. dan c. Pasal 59 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. Pasal 60 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. dan d. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. keuangan. Subbagian Kerugian Negara. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.-17Pasal 56 Biro Keuangan terdiri atas: a. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. c. dan d. c. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. barang milik negara. Pasal 58 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. . Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a.

(2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. . Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. verifikasi. dan c. Sekretariat Jenderal. Subbagian Pembiayaan III. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. verifikasi. Pasal 62 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian. b. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. verifikasi.-18Pasal 61 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Inspektorat Jenderal. verifikasi. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nonformal dan Informal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan c. Pasal 64 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. Pasal 63 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Pembiayaan II. b. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Pembiayaan I. dan Pusat-Pusat. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a.

perhitungan anggaran. Inspektorat Jenderal. b. c. b. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan. dan c. pengelolaan sistem akuntansi. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. neraca. verifikasi. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan e. perhitungan anggaran. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. . dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. pengembangan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 68 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. pengembangan. Pasal 67 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. Pasal 66 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65. pengelolaan sistem akuntansi. pengelolaan. d. verifikasi. neraca.-19Pasal 65 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I.

Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. perhitungan anggaran. b. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. c. Pasal 72 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. dan d. pengembangan. evaluasi. Sekretariat Jenderal. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. neraca. Inspektorat Jenderal. verifikasi. Pasal 71 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. b. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Nonformal dan Informal. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja II.-20(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. . (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. Pasal 69 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 70 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan sistem akuntansi. dan c. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan Pusat-pusat.

Pasal 75 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Disiplin. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 73 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. pelaksanaan urusan mutasi dosen. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Bagian Mutasi Dosen. i. dan Pensiun. dan d. c. g. h. tenaga fungsional lainnya. Bagian Pengembangan. f. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.-21(3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. b. Pasal 74 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73. b. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. Sekretariat Jenderal. d. e. dan Pusatpusat. pengolahan. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan k. evaluasi. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. j. . Direktorat Jenderal Kebudayaan. Bagian Perencanaan dan Pengadaan. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. c. Nonformal dan Informal. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Tata Usaha. Pasal 77 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76. c. d. b. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. rencana formasi. rencana pengendalian formasi pegawai. Pasal 78 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. Subbagian Informasi Kepegawaian. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. dan kerumahtanggaan Biro. Pasal 79 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengadaan pegawai. f. keuangan. e. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. analisis kebutuhan. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-22Pasal 76 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. dan g. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. .

Bagian Pengembangan. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Pengembangan. e. Pasal 83 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. Pasal 81 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80. dan Pensiun terdiri atas: a. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. izin belajar. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Disiplin. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. tunjangan tugas belajar. b. b. pemberhentian. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. dan c. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian.-23Pasal 80 Bagian Pengembangan. pemindahan. Disiplin. Pasal 82 Bagian Pengembangan. Disiplin. disiplin. c. pendidikan dan pelatihan. kepangkatan. ujian dinas. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan f. kepangkatan. . Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. pemindahan. Subbagian Disiplin dan Pensiun. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. d. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian.

dan c. b. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. d. penetapan angka kredit dan jabatannya. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pembantuan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. pemekerjaan. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. Subbagian Mutasi Dosen II. penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan.-24Pasal 84 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pelaksanaan urusan pemindahan. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . kepangkatan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pemindahan. kepangkatan. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemekerjaan. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Mutasi Dosen I. pemindahan. pemekerjaan. dan f. b. pemindahan. Subbagian Mutasi Dosen III. pembantuan. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. dan pembantuan dosen. angka kredit. pembantuan. dan jabatan dosen. kepangkatan. Pasal 86 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. penetapan angka kredit dan jabatannya. c. e.

pembantuan. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. Pasal 90 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89. pemekerjaan. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. Subbagian Tenaga Fungsional Guru. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain dosen di lingkungan Kementerian serta guru yang menjadi kewenangan Kementerian. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). d. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. Pasal 91 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. pejabat Atase Pendidikan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. kepangkatan. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. Dubes/Wakil RI pada UNESCO. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. pemindahan. dan f. pembebasan sementara. Pasal 88 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. penetapan angka kredit dan jabatannya. e. . pemindahan. Subbagian Mutasi Dosen II. dan ayat (3). dan c. c. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pembebasan sementara dan pemberhentian. Pasal 89 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. kepangkatan. b. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. b. pemindahan. Subbagian Mutasi Jabatan.-25(3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. ayat (2). pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. pelaksanaan urusan pengangkatan. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. pengaktifan kembali. pembantuan. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen.

f. pemindahan. pembinaan. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan di daerah. pengkajian. . pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundangundangan bidang pendidikan dan kebudayaan. e. Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 93 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. pembebasan sementara dan pemberhentian. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan.-26Pasal 92 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. kepangkatan. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. organisasi. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Pasal 94 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. pemindahan. d. b. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan guru Pembina tingkat I ke atas. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c.

pengkajian. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. . c. Bagian Bantuan Hukum. Pasal 98 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. i. pembinaan. Pasal 96 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. j. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. e. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Kelembagaan. pengkajian. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. h. b. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. dan f.-27g. Pasal 97 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 95 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. b. dan d. c. Bagian Ketatalaksanaan. Bagian Peraturan Perundang-undangan. pengkajian. d. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. pembinaan. dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

kebahasaan. Pasal 101 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100. . dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. pendidikan informal. data. b. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 102 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. pengkajian kasus dan masalah hukum. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. penelitian. dan hubungan masyarakat. pengkajian. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. dan e. teknologi informasi dan komunikasi. Subbagian Bantuan Hukum II. pendidikan nonformal. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. Pasal 100 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. Subbagian Bantuan Hukum I. d. c. informasi. pengawasan. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengkajian. dan penjaminan mutu pendidikan. b. kebudayaan. pelayanan administrasi. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. pengkajian. pendidikan menengah. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan.-28Pasal 99 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. Subbagian Bantuan Hukum III. dan pengembangan.

pemberian nasehat. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. b. Pasal 104 Wilayah kerja Subbagian Bantuan Hukum I. pembinaan. Pasal 106 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 105. Pasal 105 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sekretariat Jenderal. dan ayat (3) ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. Subbagian Bantuan Hukum II. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Pusat-Pusat serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemberian nasehat. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. fungsi. dan Subbagian Bantuan Hukum III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 ayat (1). pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. penyusunan rancangan tugas. . Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Nonformal dan Informal. ayat (2). dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Inspektorat Jenderal. pemberian nasehat. Direktorat Jenderal Kebudayaan.-29Pasal 103 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya.

Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Subbagian Kelembagaan II.-30c. d. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. fungsi. dan Informal. e. dan penyusunan rancangan tugas. dan susunan organisasi unit kerja. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. Sekretariat Jenderal. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan penyusunan rancangan tugas. dan c. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Kelembagaan III. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. b. . dan susunan organisasi unit kerja. penilaian. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. Pasal 107 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. penilaian. dan susunan organisasi unit kerja. penyiapan bahan usul pelembagaan. f. Kebahasaan dan Kebudayaan. Nonformal. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penilaian. dan pendidikan informal. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. penyiapan bahan usul pelembagaan. Inspektorat Jenderal. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan. fungsi. pendidikan nonformal. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 108 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Kelembagaan I. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. g. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. fungsi. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan penyusunan rancangan tugas.

pembinaan. Subbagian Analisis Jabatan. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. pengkajian. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. kepegawaian. b. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. d. barang milik negara. b. . dan g. pengembangan. pengolahan data jabatan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Sistem dan Prosedur. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 110 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109. Pasal 111 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. analisis jabatan. keuangan. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundangundangan. c. f. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Tata Usaha Pasal 112 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. pengembangan. pembinaan ketatalaksanaan.-31Pasal 109 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. dan c.

c. b. . pendidikan nonformal. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. Nonformal. Nonformal. pendidikan nonformal. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. penyusunan norma. pendidikan nonformal. dan Fungsi Pasal 113 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. d. dan pendidikan informal. prosedur. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Tugas. NONFORMAL. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 116 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Sekretariat Direktorat Jenderal. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. Nonformal. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 114 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. standar. dan pendidikan informal.-32BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. dan Informal terdiri atas: a. dan e. dan pendidikan informal. Nonformal. dan Informal. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal.

h. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. g. dan Informal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. . dan Informal. dan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini.-33b. pendidikan nonformal. c. dan Informal. rencana. i. Nonformal. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 117 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. dan Informal. f. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. rencana. pendidikan nonformal. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. Nonformal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. e. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. dan pendidikan informal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. d. d. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. program. dan pendidikan informal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. e. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Informal. pendidikan nonformal. Nonformal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. dan pendidikan informal. Pasal 118 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 117. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. c. Nonformal. Nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. program. koordinasi penyusunan kebijakan.

dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan c. Subbagian Program dan Anggaran. b. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. k. Pasal 121 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120. anggaran. program. dan pendidikan informal. . b. c. Nonformal. Bagian b. Bagian c. d. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan e.-34j. pengumpulan. Pasal 122 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 120 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 119 Sekretariat a. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. program. dan Informal. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. evaluasi. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rencana. dan Informal. dan Umum. program. dan laporan Direktorat Jenderal. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Keuangan. Nonformal. Hukum dan Kepegawaian. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian d. pengolahan. Subbagian Data dan Informasi. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal.

pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 124 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. b. b. dan c. Subbagian Pembiayaan. program. pengujian. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 127 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. . dan pendidikan informal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengolahan. pendidikan nonformal. Pasal 125 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 124. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 126 Bagian Keuangan terdiri dari: a. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana.-35Pasal 123 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. program.

dan c. kepegawaian. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. Pasal 128 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. verifikasi.-36(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. b. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kepegawaian. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. c. penyimpanan. organisasi dan tata laksana. pembayaran. evaluasi. pendidikan nonformal. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 131 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. melakukan urusan pembukuan. dan pendidikan informal. d. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. analisis jabatan. pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Kerja Sama. . Pasal 130 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. analisis dan penyempurnaan organisasi. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. b. dan pendidikan informal. dan f. Pasal 129 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128. pendidikan nonformal. e.

Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengangkatan.-37(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. keamanan. publikasi. disiplin. pendidikan nonformal. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. penyimpanan. dan pendidikan informal. kebersihan. penghapusan. ketertiban. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. kearsipan. Pasal 132 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. keindahan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pengadaan. b. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dokumentasi. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 134 Bagian Umum terdiri atas: a. . pengembangan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. dan pendidikan informal. Pasal 133 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132. pendistribusian. pendidikan nonformal. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. dan c. inventarisasi. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. Subbagian Rumah Tangga. b. Pasal 135 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. mutasi.

Pasal 137 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 136. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan e. Kelompok Jabatan Fungsional. program dan anggaran. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. c. dan f. sarana dan prasarana. d. prosedur. sarana dan prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a.-38Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 136 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. prosedur. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. kelembagaan. e. dan pelaporan Direktorat. evaluasi penerapan norma. b. peserta didik. standar. peserta didik. peserta didik. sarana dan prasarana. kelembagaan. Pasal 139 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. Subbagian Tata Usaha. Pasal 138 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. dan kriteria pembelajaran. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. d. kelembagaan. peserta didik. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. sarana dan prasarana. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. standar. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. . b. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

pengolahan. taman penitipan anak. dan anggaran taman kanak-kanak. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pengumpulan. kegiatan. pengumpulan. serta penyusunan program. penyusunan program. dan b. Pasal 143 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. serta pendidikan anak usia dini informal. Seksi Evaluasi Program. kelompok bermain. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. Pasal 141 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 142 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. taman penitipan anak. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c. kelompok bermain. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. . dan penyajian data dan informasi taman kanakkanak. taman penitipan anak. kegiatan. kelompok bermain. dan d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini. dan anggaran Direktorat. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal.-39Pasal 140 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 139. pengolahan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. taman penitipan anak. Pasal 144 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 143. penyusunan laporan Direktorat.

. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. c. kelompok bermain. Seksi Peserta Didik. kelompok bermain. standar. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. pemberian bimbingan teknis. taman penitipan anak. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. taman penitipan anak. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 146 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Pasal 145 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. prosedur. taman penitipan anak. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelompok bermain. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. prosedur. dan kriteria peserta didik taman kanak-kanak. d. prosedur. taman penitipan anak. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. Pasal 147 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. Pasal 148 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. Seksi Pembelajaran. standar. dan b. prosedur. fasilitasi.-40b.

taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . standar. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. taman penitipan anak. c. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. prosedur. kelompok bermain. Seksi Prasarana. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.-41b. Pasal 151 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. taman penitipan anak. kelompok bermain. Pasal 149 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. Seksi Sarana. d. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana taman kanak-kanak. dan b. dan evaluasi penerapan norma. standar. standar. kelompok bermain. Pasal 150 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria prasarana taman kanak-kanak. fasilitasi. kelompok bermain. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 152 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151. fasilitasi. taman penitipan anak. taman penitipan anak. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. prosedur.

dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. dan kerumahtanggaan Direktorat. kelompok bermain. . fasilitasi. kelompok bermain. prosedur. kelompok bermain. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. taman penitipan anak. barang milik negara. Pasal 154 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kemitraan. standar. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. c. dan kriteria di bidang taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 156 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. standar. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. pemberian bimbingan teknis. Pasal 153 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. kepegawaian. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. prosedur. taman penitipan anak. taman penitipan anak. taman penitipan anak.-42b. d. prosedur. Pasal 155 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. keuangan. kelompok bermain. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanakkanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan b.

kelembagaan. evaluasi penerapan norma. dan kemitraan kursus dan pelatihan. prosedur. peserta didik. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. program dan anggaran. dan kriteria pembelajaran. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. b. pengumpulan. sarana dan prasarana. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. standar. Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. peserta didik. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan pelaporan Direktorat. penyusunan program. Kelompok Jabatan Fungsional. dan anggaran Direktorat. pengolahan. dan e. kelembagaan. dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan f. Pasal 159 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. sarana dan prasarana. peserta didik. Pasal 158 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran.-43Pasal 157 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. b. prosedur. b. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. . dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan e. dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. Pasal 160 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 159. standar. c. kelembagaan. c. d. e. penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kegiatan. c. kegiatan. kriteria pembelajaran. peserta didik. sarana dan prasarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan.

dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. standar. dan b. evaluasi penerapan norma. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. pengumpulan. dan d. Seksi Pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 162 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Peserta Didik. c. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. prosedur. standar. dan b. dan anggaran Direktorat. prosedur. .-44Pasal 161 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 165 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. kegiatan. pengolahan. b. Pasal 163 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 164 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 163.

dan evaluasi penerapan norma. prosedur. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. standar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. standar. prosedur. standar. c. b.-45Pasal 166 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. Pasal 167 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. Seksi Sarana. standar. Seksi Prasarana. prosedur. dan kriteria sarana kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. . dan b. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. Pasal 168 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. Pasal 170 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 169 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. dan d. standar. fasilitasi. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi.

standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan b. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kemitraan. dan d. dan kriteria prasarana kursus dan pelatihan. Pasal 172 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 171 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. b. c. prosedur. standar. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a.-46(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. . dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan. Pasal 173 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. standar. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi. Pasal 174 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kelembagaan.

keuangan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. e. dan kriteria pembelajaran. dan kemitraan pendidikan masyarakat. peserta didik. standar. prosedur. sarana dan prasarana. dan kemitraan pendidikan masyarakat. prosedur. kelembagaan. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 176 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. kepegawaian. dan kemitraan pendidikan masyarakat. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. kelembagaan. peserta didik.-47Pasal 175 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kelembagaan. peserta didik. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 177 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 176. sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan pelaporan Direktorat. dan f. Subbagian Tata Usaha. dan kemitraan pendidikan masyarakat. d. . b. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 179 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. c. evaluasi penerapan norma. d. dan kerumahtanggaan Direktorat. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. c. sarana dan prasarana. standar. Pasal 178 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan e. peserta didik. sarana dan prasarana.

pendidikan keorangtuaan. d. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat.-48Pasal 180 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 179. pengolahan. pengumpulan. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 181 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pendidikan kepemudaan. penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. pendidikan kepemudaan. Pasal 182 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat. penyusunan program. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengumpulan. Pasal 183 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. pendidikan keorangtuaan. dan b. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan keorangtuaan. kegiatan. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Evaluasi Program. kegiatan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. c. dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan e. kegiatan. dan anggaran Direktorat. b. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.

standar. prosedur. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan kepemudaan. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. . pemberian bimbingan teknis. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur. pendidikan keorangtuaan. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 185 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Pembelajaran. dan b. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 186 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. pemberian bimbingan teknis. pendidikan keorangtuaan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. b. fasilitasi. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. c. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.-49Pasal 184 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 183. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. dan d. Seksi Peserta Didik. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya.

evaluasi penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. b. standar. dan d. Seksi Prasarana. pendidikan kepemudaan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Pasal 190 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. fasilitasi. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan.-50Pasal 187 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 189 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. standar. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 188 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan kepemudaan. pendidikan kepemudaan. Seksi Sarana. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. . pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. c. pendidikan keorangtuaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pemberian bimbingan teknis. dan b. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca.

pendidikan keorangtuaan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. standar. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya.-51(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Seksi Kelembagaan. pendidikan kepemudaan. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pemberian bimbingan teknis. pendidikan pemberdayaan perempuan. Pasal 193 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. standar. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. b. c. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Seksi Kemitraan. pendidikan keorangtuaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 192 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 191. pendidikan kepemudaan. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. dan d. Pasal 191 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. pendidikan kepemudaan. standar.

dan Informal Pasal 196 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. prosedur. . dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. dan pendidikan masyarakat. pendidikan kepemudaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. pemberian bimbingan teknis. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Nonformal. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Nonformal. Pasal 197 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196. dan pendidikan masyarakat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. barang milik negara. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. fasilitasi. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. keuangan. Pasal 195 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan keorangtuaan. kepegawaian. pendidikan keorangtuaan. standar. dan evaluasi penerapan norma. kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya.-52Pasal 194 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Nonformal. pendidikan kepemudaan.

kursus dan pelatihan. h. prosedur. prosedur. dan pendidikan masyarakat. . dan pendidikan masyarakat. dan pelaporan Direktorat. kursus dan pelatihan. kursus dan pelatihan. dan f. dan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. d. Nonformal. b. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Pasal 198 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. c. dan Informal terdiri atas: a. Nonformal. Subdirektorat Program dan Evaluasi.-53b. c. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. kursus dan pelatihan. f. dan Informal. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. e. kursus dan pelatihan. evaluasi penerapan norma. g. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan pendidikan masyarakat. Pasal 199 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subbagian Tata Usaha. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. d. kursus dan pelatihan. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Kelompok Jabatan Fungsional. kursus dan pelatihan. program dan anggaran. i. standar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. dan pendidikan masyarakat. standar. dan pendidikan masyarakat.

dan pendidikan informal. pengumpulan. kegiatan. pendidikan nonformal. b. . Seksi Evaluasi Program. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. penyusunan program. pengolahan. e. dan pendidikan informal. kegiatan. kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan f. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan anggaran Direktorat. kursus dan pelatihan. c. dan b. Pasal 201 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. dan anggaran Direktorat. Seksi Penyusunan Program. Pasal 202 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini.-54Pasal 200 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 199. d. pengolahan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. pendidikan nonformal. kegiatan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. anggaran. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. pengembangan sistem.

e. Pasal 206 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. taman penitipan anak. b. kelompok bermain. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.-55Pasal 204 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 203. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. kelompok bermain. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. fasilitasi. dan b. d. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. taman penitipan anak. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. standar. standar. taman penitipan anak. kelompok bermain. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. . kelompok bermain. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. c. pengembangan sistem. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. f. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. standar. prosedur. dan g. dan evaluasi penerapan norma.

dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak. c. dan g. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. b. kelompok bermain. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan b. pengembangan sistem. rencana kebutuhan. standar. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. Seksi Pendidik. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. d. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. Pasal 209 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. . Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. prosedur. e. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. Pasal 208 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Tenaga Kependidikan. standar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan.-56(2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem.

d. pengembangan sistem. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. c. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. prosedur. standar. f. prosedur. evaluasi penerapan norma. b. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. fasilitasi. prosedur. e. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. dan g. pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. rencana kebutuhan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. fasilitasi. Pasal 212 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 211. rencana kebutuhan. standar. .-57Pasal 210 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 211 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat.

dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. barang milik negara. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. . pemberian bimbingan teknis. Pasal 178 huruf f. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem. Pasal 216 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138 huruf f. kepegawaian. prosedur. keuangan. dan kerumahtanggaan Direktorat. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan b.-58Pasal 213 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan Pasal 198 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. pengembangan sistem. Pasal 215 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (5) Tugas. Seksi Pendidik. pemberian bimbingan teknis. rencana kebutuhan. rencana kebutuhan. standar. jenis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. standar. fasilitasi. Pasal 158 huruf f. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Tenaga Kependidikan. Pasal 214 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. fasilitasi.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. penyusunan norma. c. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. d. Pasal 218 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. c. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. . b. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 220 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Sekretariat Direktorat Jenderal. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. Tugas. d. prosedur. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a.-59BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. dan e. dan e. b. standar. dan Fungsi Pasal 217 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan kriteria di bidang pendidikan dasar.

koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 222 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 221. dan k. dan Umum. Keuangan. b. kerja sama. Bagian c. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. g. koordinasi penyusunan kebijakan. i. j. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. d. rencana. f. h. Bagian d. program. koordinasi pelaksanaan tugas. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. Pasal 224 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. Hukum dan Kepegawaian. rencana. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. evaluasi. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. Pasal 223 Sekretariat a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian b. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. . dan anggaran di bidang pendidikan dasar. c. dan laporan Direktorat Jenderal. anggaran. program.-60Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 221 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

dan c. Pasal 227 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan. program. Subbagian Data dan Informasi. d. Subbagian Progam dan Anggaran. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. dan e. Pasal 228 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. penyusunan rencana. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. c. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal.-61Pasal 225 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 224. b. pengumpulan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. pengolahan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Pasal 229 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 228. program. . dan c. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Pasal 226 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a.

pembukuan. dan c. Subbagian Kepegawaian. Pasal 233 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 232. c. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. e. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar. pembayaran. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b. d. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. b. f. Subbagian Perbendaharaan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 231 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. dan c. b. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. organisasi dan tata laksana. . Subbagian Kerja Sama. Pasal 234 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 232 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Subbagian Pembiayaan. evaluasi. penyimpanan. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. pengujian. verifikasi. kepegawaian. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi.-62Pasal 230 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan.

pemberdayaan peran serta masyarakat. analisis jabatan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengadaan. Subbagian Barang Milik Negara. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. keindahan. Pasal 237 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. kebersihan. dokumentasi. mutasi. dan c. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan c. pengangkatan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. b. disiplin. ketertiban. Pasal 238 Bagian Umum terdiri atas: a.-63Pasal 235 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. keamanan. Pasal 239 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. b. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. publikasi. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. . Pasal 236 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. analisis dan penyempurnaan organisasi. Subbagian Rumah Tangga. pengembangan. kearsipan.

e. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria pembelajaran. . Subdirektorat Pembelajaran. dan f. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. b. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kelembagaan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan f. pendistribusian. b. prosedur. d. e. Pasal 241 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240. c. penyimpanan. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. kelembagaan. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana.-64(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Pasal 242 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penghapusan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. kelembagaan. sarana dan prasarana. inventarisasi. d. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 240 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi.

dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. peserta didik Sekolah Dasar. penyusunan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. d. Seksi Penyusunan Program. kerja sama. dan anggaran Direktorat. b. Pasal 246 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengumpulan. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 244 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243. dan f. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan b. Pasal 245 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kelembagaan. dan anggaran Direktorat. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kelembagaan. kelembagaan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. kegiatan. . koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. program dan anggaran. kelembagaan. kerja sama. e. Seksi Evaluasi Program. pengolahan. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. kegiatan. pengolahan. penyusunan laporan Direktorat.-65Pasal 243 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan. kegiatan. pemberdayaan peran serta masyarakat. c. anggaran. peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan.

pemberian bimbingan teknis. dan b. prosedur. penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. fasilitasi. Pasal 250 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penilaian. penilaian.-66Pasal 247 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. standar. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. prosedur. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. standar. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan kriteria kurikulum. Pasal 249 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. standar. penilaian. c. Seksi Penilaian dan Akreditasi. prosedur. b. Pasal 248 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 247. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. dan kriteria kurikulum. . penilaian. dan d. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.

prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan d. dan b. dan evaluasi penerapan norma. standar.-67Pasal 251 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. standar. prestasi. Seksi Prasarana. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. . Pasal 253 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. kriteria prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. kriteria sarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 252 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251. prosedur. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Sarana. evaluasi penerapan norma. Pasal 254 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Pasal 255 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. b.

dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan. pemberdayaan sekolah. prosedur. barang milik negara. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kepegawaian. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. c. Pasal 258 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Peserta Didik. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. pemberdayaan sekolah. Seksi Kelembagaan. standar. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pembinaan bakat. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. b.-68Pasal 256 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 255. prosedur. standar. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. prestasi. prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. standar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 260 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 257 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan d. . dan b. prestasi. Pasal 259 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan pembinaan bakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prestasi.

pemberdayaan peran serta masyarakat. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelembagaan. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Subbagian Tata Usaha. Pasal 263 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. e. dan f. sarana dan prasarana. dan f. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. d. dan kriteria pembelajaran. program dan anggaran. e. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.-69Pasal 261 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 260. . c. Pasal 262 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. b. b. sarana dan prasarana. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Pembelajaran. d. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. prosedur. sarana dan prasarana. evaluasi penerapan norma. kerja sama. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. Kelompok Jabatan Fungsional. c. sarana dan prasarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 264 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan.

dan anggaran Direktorat. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. Pasal 265 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. f. kelembagaan. Pasal 266 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengumpulan. dan penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi Program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. anggaran. e. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. sarana dan prasarana. d. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan b. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program. Pasal 267 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. penilaian. . kegiatan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kerja sama. kegiatan. kelembagaan. Seksi Penyusunan Program. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. c. pengolahan. penyusunan program.-70b. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran.

Seksi Penilaian dan Akreditasi. prosedur. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. penilaian. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis.-71Pasal 268 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 267. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 271 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penilaian. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. Pasal 269 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. dan kriteria kurikulum. dan kriteria kurikulum. Pasal 270 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. standar. prosedur. penilaian. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. dan b. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan d. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. .

dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. standar. Pasal 273 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. c. pemberian bimbingan teknis. Seksi Prasarana. dan d.-72Pasal 272 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 271. b. standar. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Sarana. Pasal 274 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. evaluasi penerapan norma. Pasal 275 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. . standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur.

Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan d. fasilitasi. Pasal 278 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan sekolah. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Peserta Didik. standar. Pasal 279 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. . c. dan kriteria kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan b. prosedur. prosedur. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prestasi. barang milik negara. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. keuangan. evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. kepegawaian. prestasi. Pasal 277 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan kerumahtanggaan Direktorat. prestasi. prestasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. standar. dan kriteria pembinaan bakat.-73Pasal 276 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 275. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

e. b. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subbagian Tata Usaha. e. . Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kelembagaan. Pasal 281 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280. sarana dan prasarana. c. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. prosedur.-74Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 280 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria pembelajaran. c. sarana dan prasarana. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. d. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 282 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. prosedur. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. standar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan f. Subdirektorat Program dan Evaluasi. b. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. d. sarana dan prasarana. dan f. kelembagaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. sarana dan prasarana.

kerja sama. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 285 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a.-75Pasal 283 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengumpulan. kerja sama. dan f. . sarana dan prasarana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. Seksi Evaluasi Program. pengolahan. penyusunan program. dan anggaran Direktorat. pengolahan. d. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan laporan Direktorat. sarana dan prasarana. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan anggaran Direktorat. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan b. kegiatan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. anggaran. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. b. kelembagaan. kegiatan. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 284 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 283. kelembagaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. sarana dan prasarana. Pasal 286 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kelembagaan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. program dan anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. kegiatan. penyusunan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pengumpulan. e.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. penilaian. dan kriteria kurikulum. penilaian. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. prosedur. b. dan b. standar. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penilaian. . Pasal 289 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Penilaian dan Akreditasi.-76Pasal 287 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. prosedur. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penilaian. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Pasal 288 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 287. fasilitasi. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. c. dan d. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. standar. dan kriteria kurikulum. penilaian. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 290 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 293 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. standar. pemberian bimbingan teknis. Seksi Prasarana. dan evaluasi penerapan norma. dan b. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. b. Pasal 294 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Pasal 292 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 291. prosedur. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 295 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan d. Seksi Sarana. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.-77Pasal 291 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. standar. . standar. prestasi. c.

standar. prestasi. pemberdayaan sekolah. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. pemberdayaan sekolah. barang milik negara. Seksi Peserta Didik. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 298 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. prosedur. dan kriteria pembinaan bakat. prosedur. standar. b. c. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. fasilitasi. dan b. keuangan. dan pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. kepegawaian. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan evaluasi penerapan norma. dan d. prestasi. prosedur.-78Pasal 296 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 295. evaluasi penerapan norma. Pasal 297 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 299 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kriteria kelembagaan. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. .

-79Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 300 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan kesetaraan pendidikan dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. . pendidikan layanan khusus. c. dan i. e. prosedur. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Pasal 301 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. evaluasi penerapan norma. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. h. f. pendidikan layanan khusus. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. d. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. prosedur. g. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. b. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar.

Seksi Evaluasi Program. e. Pasal 304 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303. penyusunan program. dan anggaran Direktorat. d. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. pengolahan. kegiatan. b. dan f. penyusunan laporan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. c. d. e. kerja sama. kegiatan. program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan f. . evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pengumpulan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subbagian Tata Usaha. Pasal 303 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b.-80Pasal 302 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. dan anggaran Direktorat. c. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. Seksi Penyusunan Program. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 305 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar.

dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. anggaran. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. kerja sama. b. kegiatan. pengumpulan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan layanan khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. kesetaraan pendidikan dasar. pengolahan. dan penyusunan program. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan khusus. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. pendidikan khusus. Sekolah Menengah Pertama. d. Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. . fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. c. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 308 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 307.-81Pasal 306 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar.

rencana kebutuhan. standar. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. fasilitasi. standar. prosedur. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 310 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. f. dan b.-82e. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. . fasilitasi. Seksi Karir. prosedur. g. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur.

Seksi Karir. . pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. d. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan b. e. standar. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. fasilitasi. standar. prosedur.-83Pasal 312 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311. evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. b. rencana kebutuhan. Pasal 313 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. f. c. dan g. Pasal 314 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

-84(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 316 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 315. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. f. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 315 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. prosedur. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pengembangan sistem. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan g. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. . evaluasi penerapan norma. d. b. standar. e. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.

Seksi Karir. standar. Pasal 282 huruf f. (5) Tugas. jenis. standar. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pengembangan sistem fasilitasi. rencana kebutuhan. Pasal 318 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 320 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 242 huruf f. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan Pasal 302 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. kepegawaian. barang milik negara. a. Pasal 262 huruf f. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. keuangan. prosedur. . dan b. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 319 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan evaluasi penerapan norma. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.-85Pasal 317 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas.

dan e. . pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan e. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan Fungsi Pasal 321 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 322 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. b. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. prosedur. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. standar. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. c. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. Tugas. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. d. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. d. c. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 324 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. b.-86BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. penyusunan norma.

dan Umum. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. rencana. koordinasi pelaksanaan tugas. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. koordinasi penyusunan kebijakan. . i. kerja sama.-87Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 325 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Bagian c. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. b. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Bagian d. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. d. f. c. j. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. Pasal 326 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 325. Keuangan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. e. Pasal 327 Sekretariat a. h. dan k. Hukum dan Kepegawaian. program. Bagian b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. rencana. g. program.

pengolahan. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. program. penyusunan rencana. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. b. program. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. b. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. pengolahan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Progam dan Anggaran. Pasal 329 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 328. pengumpulan.-88Pasal 328 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. dan e. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Data dan Informasi. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Pasal 330 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Pasal 332 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan laporan Direktorat Jenderal. anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. c. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. program. d. dan c. . penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. Pasal 331 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. program. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. evaluasi.

Subbagian Pembiayaan. pengujian. b. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. evaluasi. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 334 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. dan c. verifikasi. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan. . Pasal 336 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 337 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 336. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 335 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. dan c. b. c. penyimpanan. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pembayaran. b. kepegawaian. organisasi dan tata laksana. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. pembukuan.-89Pasal 333 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332.

Pasal 339 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan c. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. Pasal 341 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340. pengembangan. publikasi. b. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. dan c.-90d. f. . pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. mutasi. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 338 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 340 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. analisis dan penyempurnaan organisasi. disiplin. pengangkatan. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Subbagian Kepegawaian. analisis jabatan. pengadaan. Pasal 342 Bagian Umum terdiri atas: a. b. e. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. Subbagian Kerja Sama.

kelembagaan. sarana dan prasarana. keindahan. sarana dan prasarana. prosedur. kelembagaan.-91b. ketertiban. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. . (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 345 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan Subbagian Barang Milik Negara. b. penghapusan. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. kelembagaan. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Subbagian Rumah Tangga. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. penyimpanan. c. Pasal 343 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keamanan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. kearsipan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 344 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. inventarisasi. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pendistribusian. standar. kebersihan. dan kriteria pembelajaran. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran.

dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan laporan Direktorat. dan f. dan pelaporan Direktorat. e. penyusunan program. standar. sarana dan prasarana. c. c. e. d. prosedur. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. b. Subbagian Tata Usaha. . Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subdirektorat Pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. kelembagaan. program dan anggaran. e.-92d. d. kelembagaan. sarana dan prasarana. pengolahan. dan anggaran Direktorat. evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan f. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. Pasal 347 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kerja sama. kegiatan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 346 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi. f. sarana dan prasarana. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Pasal 348 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 347. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan anggaran Direktorat. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. Kelompok Jabatan Fungsional.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. dan kriteria kurikulum. evaluasi penerapan norma. penilaian. kerja sama. dan kriteria kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. peserta didik Sekolah Menengah Atas. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengolahan. b. kelembagaan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. prosedur. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. anggaran. standar. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. penilaian. . kelembagaan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum.-93Pasal 349 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. Pasal 352 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. penilaian. sarana dan prasarana. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. sarana dan prasarana. c. pengumpulan. penilaian. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penilaian. Pasal 351 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Evaluasi Program. Pasal 350 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. Seksi Prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 355 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas.-94Pasal 353 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. fasilitasi. Pasal 354 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. Seksi Sarana. c. dan b. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. prosedur. . Seksi Penilaian dan Akreditasi. prosedur. prosedur. Pasal 357 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan d. standar. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. Pasal 356 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 355. b.

dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. prosedur. . c. Pasal 360 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 359. dan pembinaan bakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Kelembagaan. prestasi. Seksi Peserta Didik. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. Pasal 361 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi. prestasi. evaluasi penerapan norma. prestasi. pemberdayaan sekolah. pemberian bimbingan teknis. Pasal 359 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. standar. dan kriteria kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. b. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma.-95Pasal 358 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. dan d. standar. prestasi. dan evaluasi penerapan norma.

keuangan. kepegawaian. sarana dan prasarana. kelembagaan.-96Pasal 362 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. standar. prestasi. sarana dan prasarana. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 364 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 363 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pembinaan bakat. barang milik negara. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. d. kelembagaan. b. prosedur. fasilitasi. kelembagaan. standar. sarana dan prasarana. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. prosedur. dan kriteria pembelajaran. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. standar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 365 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 364. pemberian bimbingan teknis. . c. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan.

f. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. Pasal 366 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. kelembagaan. d. pengumpulan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan f. kelembagaan. Pasal 367 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan f. sarana dan prasarana. dan pelaporan Direktorat. c. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. prosedur. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Subdirektorat Program dan Evaluasi. evaluasi penerapan norma. b. Seksi Penyusunan Program. penyusunan laporan Direktorat. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan b. . kelembagaan. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. c. program dan anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Evaluasi Program. Pasal 369 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan program.-97e. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Pasal 368 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 367. e. kegiatan. Subbagian Tata Usaha. e. kerja sama. Subdirektorat Pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria pembelajaran. standar.

kegiatan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengumpulan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penilaian. penilaian. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. Seksi Penilaian dan Akreditasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. pengolahan. b. anggaran. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. sarana prasarana. dan b. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan dan dan dan . Pasal 373 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. prosedur. kelembagaan. Pasal 371 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. standar.-98Pasal 370 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kerja sama. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. c. Pasal 372 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 371. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. penilaian. penilaian. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. standar. evaluasi penerapan norma. kelembagaan. dan penyusunan program. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan d. prosedur. dan kriteria kurikulum. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan laporan Direktorat. dan kriteria kurikulum.

dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Pasal 375 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. standar. Seksi Sarana. dan evaluasi penerapan norma.-99Pasal 374 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. Seksi Prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan d. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 376 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 375. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi. Pasal 378 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 377 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. standar. fasilitasi. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. b. standar. prosedur. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. .

standar. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Kelembagaan. dan kriteria pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi. dan pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. . prosedur. pemberdayaan sekolah. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 380 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 379. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 381 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. dan b. Pasal 379 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 382 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. dan d. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. b.-100(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. standar. standar. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prestasi. pemberian bimbingan teknis. prestasi. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prestasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. Seksi Peserta Didik. dan kriteria kelembagaan. standar. prosedur. pemberdayaan sekolah. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan.

kepegawaian. sarana dan prasarana. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. keuangan. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 386 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. evaluasi penerapan norma. d. sarana dan prasarana. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. . dan kerumahtanggaan Direktorat. kelembagaan. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 384 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. c. b. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. Subdirektorat Pembelajaran.-101Pasal 383 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan f. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelembagaan. sarana dan prasarana. standar. Pasal 385 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 384. standar. b. barang milik negara. prosedur. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. kelembagaan.

koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 388 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 387. dan anggaran Direktorat. kelembagaan. kegiatan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. Pasal 387 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengumpulan. c. sarana dan prasarana. dan b. kelembagaan. penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. . dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Seksi Penyusunan Program. e. d. f. d. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberdayaan peran serta masyarakat. pengolahan. b. e. Pasal 390 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kerja sama. Subbagian Tata Usaha. penyusunan program. Pasal 389 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pengumpulan. Seksi Evaluasi Program. pengolahan. dan anggaran Direktorat. program dan anggaran. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. penyusunan program. dan pelaporan Direktorat. dan Kelompok Jabatan Fungsional. kegiatan.-102c. dan f. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. prosedur. sarana dan prasarana. evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. standar. Pasal 394 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. kegiatan. anggaran. dan b. fasilitasi.-103(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 392 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 391. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kurikulum. Seksi Penilaian dan Akreditasi. kerja sama. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penilaian. Pasal 391 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 393 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. standar. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kurikulum. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. pemberian bimbingan teknis. dan d. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. c. prosedur. . b. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

-104Pasal 395 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. standar. standar. fasilitasi. prestasi. Pasal 396 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 395. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 397 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. c. standar. dan d. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. prosedur. standar. Pasal 398 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 399 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Sarana. . dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Prasarana. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. dan evaluasi penerapan norma.

dan d. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria pembinaan bakat. prestasi. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kelembagaan. Seksi Peserta Didik. barang milik negara. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. . prosedur.-105Pasal 400 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 399. dan b. standar. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. prestasi. pemberian bimbingan teknis. standar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 403 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi. kepegawaian. pemberdayaan sekolah. Pasal 401 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. pemberdayaan sekolah. dan pembinaan bakat. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. prestasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. keuangan. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. prestasi. Pasal 402 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. dan b. pendidikan layanan khusus. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. prosedur. prosedur. f. c. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. standar. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. d. e. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan . standar. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. h. g. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 405 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 404. evaluasi penerapan norma. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus.-106Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 404 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus.

Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Evaluasi Program. penyusunan program. c. kegiatan. Pasal 406 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. e. . evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.-107i. pengolahan. pemberdayaan peran serta masyarakat. d. penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kerja sama. b. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. e. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. c. kegiatan. Pasal 408 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. d. b. dan anggaran Direktorat. Pasal 409 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pengumpulan. dan pelaporan Direktorat. dan f. dan b. Subbagian Tata Usaha. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. program dan anggaran. Pasal 407 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan f. dan angggaran Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional.

penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. c. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. . Sekolah Menengah Kejuruan. kerja sama. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. pendidikan khusus. e. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 412 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 411. pendidikan layanan khusus. Pasal 411 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan layanan khusus. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pengumpulan.-108Pasal 410 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. Sekolah Menengah Kejuruan. anggaran. pengolahan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan khusus. standar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. b. d. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: g. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 416 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 415. . pemberian bimbingan teknis. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.-109f. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Karir. fasilitasi. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengembangan sistem. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. rencana kebutuhan. Pasal 414 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

Seksi Karir. c. Pasal 417 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. e.-110a. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. f. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. b. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengembangan sistem. fasilitasi. d. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan b. standar. Pasal 419 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. g. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi. standar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. . rencana kebutuhan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 418 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur.

standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 422 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. dan g. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. f. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. b. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan b. standar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur.-111Pasal 420 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 419. c. Seksi Karir. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. d. Pasal 421 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. rencana kebutuhan. standar. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. e. fasilitasi. . pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah.

(2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pengembangan sistem. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. (5) Tugas. . kepegawaian. Pasal 423 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan Pasal 406 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan.-112(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan Fungsi Pasal 425 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 366 huruf f. keuangan. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 424 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 346 huruf f. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 386 huruf f. jenis. fasilitasi. standar. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 426 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. barang milik negara. Tugas.

e. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. . c. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. b. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.-113Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. dan e. standar. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi. b. dan e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. koordinasi penyusunan kebijakan. program. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 429 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. f. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. d. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 428 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. prosedur. rencana. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. c. Pasal 430 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 429. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. d. Sekretariat Direktorat Jenderal. d. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. b. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. penyusunan norma. c.

c. h. Pasal 433 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 432. Subbagian Program dan Anggaran. Bagian b. program. b. dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. Bagian d. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. program. j. Pasal 431 Sekretariat a. Bagian c. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 434 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.-114g. Informasi dan Pelaporan. anggaran. Subbagian Akuntansi. rencana. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan d. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. . koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. Pasal 432 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. i. k. dan c. Hukum dan Kepegawaian. Subbagian Keuangan. b. dan Umum. penyusunan bahan kebijakan. rencana. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi.

-115Pasal 435 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan, rencana, program, dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan, penyimpanan, pembayaran, dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 436 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi, analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi, dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 437 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 436, Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data kelembagaan, ketenagaan, pembelajaran, dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi; c. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; d. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi; dan e. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 438 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Subbagian Pengolahan Data; b. Subbagian Analisis dan Evaluasi; dan c. Subbagian Layanan Informasi.

-116Pasal 439 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai informasi dan publikasi pendidikan tinggi. Pasal 440 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. Pasal 441 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 440, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi; b. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum; c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi; d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal; dan e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; Pasal 442 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Tata Laksana. Pasal 443 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan, penilaian, dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. tugas melakukan layanan

-117(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 444 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 445 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal; c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal; dan d. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 446 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Rumah Tangga; b. Subbagian Barang Milik Negara; dan c. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. Pasal 447 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan, sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal.

-118(3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 448 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Pasal 449 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 448, Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi; c. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi; d. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi; e. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi; f. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi, program studi, dan kerja sama; dan g. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Pasal 450 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan; c. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan; d. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 451 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat.

standar. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. dan anggaran Direktorat. Pasal 456 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 455. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. . kegiatan. Seksi Evaluasi. b. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. perubahan. anggaran. standarisasi teknis. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. pengkajian dan penilaian usul pendirian. dan anggaran Direktorat.-119Pasal 452 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 451. c. dan e. c. dan b. pengkajian. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. Pasal 455 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. kegiatan. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 454 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan program. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. program. dan d. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 453 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. prosedur. Seksi Penyusunan Program.

Pasal 458 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Evaluasi Kelembagaan. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan norma. standar. pemberian bimbingan teknis. evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan penutupan perguruan tinggi. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. b. Seksi Tata Kelola Lembaga. c. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi.-120Pasal 457 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. kriteria. pemberdayaan. kriteria. Seksi Pengembangan Program Studi. Pasal 460 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 459. standarisasi teknis. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. standar. dan d. prosedur. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan b. . dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan b. Pasal 461 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. standar. norma. perubahan. perubahan. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. norma. prosedur. dan penutupan program studi. Pasal 459 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

pemberian bimbingan teknis. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. norma. bimbingan teknis. dan kriteria. Seksi Kerja Sama Luar Negeri. Pasal 463 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga. Pasal 464 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 463. standar. fasilitasi.-121Pasal 462 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 465 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga. norma. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. standar. prosedur. dan kriteria. dan kriteria. dan melakukan penyusunan prosedur. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. prosedur. fasilitasi. d. pengembangan kerja sama. standarisasi teknis. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. norma. c. fasilitasi. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. pengembangan. Pasal 466 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. norma. dan b. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. melakukan penyusunan prosedur. bimbingan teknis. dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standar. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. dan e. penyusunan bahan perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga. dan kriteria. fasilitasi. dan . b. standar. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. pengembangan kerja sama. standar.

e. Subbagian Tata Usaha. d. evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Penyelarasan. dan kemahasiswaan. d. program dan anggaran. pemberian bimbingan teknis. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. . Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. b. standar. e. keuangan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Subdirektorat Pembelajaran. Subdirektorat Kemahasiswaan. Pasal 470 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 468 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. dan pelaporan Direktorat. Pasal 471 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penjaminan mutu. dan f. perumusan norma. pelaporan di bidang pembelajaran.-122Pasal 467 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. anggaran. kepegawaian. pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. dan f. penjaminan mutu. dan kerumahtanggaan Direktorat. evaluasi. Pasal 469 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 468. Subdirektorat Program dan Evaluasi. standarisasi. c. prosedur. dan kemahasiswaan. pengembangan. barang milik negara. c. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran.

(2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Pasal 473 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. prosedur. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan. dan anggaran Direktorat. standar. Pasal 476 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 475. b. pengelolaan data bidang pembelajaran. Seksi Evaluasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. b. penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. standarisasi teknis. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. dan kemahasiswaan perguruan tinggi. d. penyusunan program. . penjaminan mutu. dan kriteria di bidang kompetensi lulusan. c. penyusunan bahan perumusan norma. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat. Pasal 475 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. c. dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan. program. Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. dan anggaran Direktorat. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. dan b.-123Pasal 472 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 471. Pasal 474 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

f. . sarana dan prasarana pembelajaran. standar. b. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. sarana dan prasarana pembelajaran. fasilitasi. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi. prosedur. Pasal 478 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. prosedur. prosedur. dan fasilitasi di bidang pembelajaran. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria. e. Pasal 479 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem. standar. d. dan b. dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja.-124e. Pasal 477 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. standar. penyusunan bahan perumusan norma. standarisasi teknis. norma. norma. dan f. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja. dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. dan penjaminan mutu. c. dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. dan penjaminan mutu. dan evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. evaluasi pengembangan sistem. pemberian bimbingan teknis. Pasal 480 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479.

penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Pasal 484 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 483. prosedur. dan kriteria. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. pemberian bimbingan teknis. standar. d. c. norma. dan g. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. prosedur. b. norma. prosedur. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 482 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. standar. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. pemberian bimbingan teknis. dan b. e. f.-125Pasal 481 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. fasilitasi. Pasal 485 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. standar. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. standarisasi teknis. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. dan b. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. Pasal 483 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan norma. . penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. fasilitasi.

perencanaan. keuangan. barang milik negara. Pasal 489 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 488. fasilitasi. . pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kerumahtanggaan Direktorat. pemberian bimbingan teknis. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. c. fasilitasi. d. Pasal 487 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standarisasi. standar. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. kepegawaian. standar. e. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standar. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur.-126Pasal 486 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria. pengembangan. norma. pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 488 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. g. perumusan norma. (2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengadaan. dan kriteria. f. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. norma. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. b. prosedur.

kegiatan. dan anggaran Direktorat. evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. Subbagian Tata Usaha. d. dan e. c. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 492 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 491.-127h. program dan anggaran. Subdirektorat Karir. pengadaan. kegiatan. b. pengembangan. penyusunan laporan Direktorat. i. penyusunan program. b. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. c. Kelompok Jabatan Fungsional. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pelaporan Direktorat. Pasal 491 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 490 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. pembinaan profesi. penempatan. Pasal 493 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Evaluasi. Seksi Penyusunan Program. d. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan b. . pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. dan f. Pasal 494 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Kualifikasi. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. anggaran. e. dan anggaran Direktorat.

pemberian bimbingan teknis. norma. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. fasilitasi.-128(2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengadaan. Pasal 496 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 495. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. dan b. Seksi Tenaga Kependidikan. perencanaan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. koordinasi. standar. standar. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. rencana kebutuhan. koordinasi. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. norma. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik. penyusunan bahan perumusan norma. Pasal 498 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan rencana kebutuhan. Pasal 495 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. evaluasi perencanaan. fasilitasi. prosedur. dan f. e. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Seksi Pendidik. pengadaan. prosedur. rencana kebutuhan. dan kriteria. standar. . penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. c. Pasal 497 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. b. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. d. pengadaan.

pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi pengembangan karir. dan profesi pendidik serta fasilitasi. prosedur. b. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. standar. Pasal 500 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 499. d. Pasal 502 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan b. prosedur. dan evaluasi pengembangan karir. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. karir. Seksi Tenaga Kependidikan. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. karir. standarisasi teknis. profesi. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. Seksi Pendidik. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. . norma. Pasal 501 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. promosi. norma. kepangkatan. dan kriteria. kepangkatan. dan pengembangan kompetensi.-129Pasal 499 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan g. profesi. penyusunan bahan perumusan norma. f. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. e. dan kriteria. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. promosi. prosedur. standar. c. standar. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan pengembangan kompetensi.

prosedur. dan e. dan kerumahtanggaan Direktorat. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 505 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. Seksi Pendidikan Luar Negeri. dan b. barang milik negara. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 506 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. norma. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. c. penyusunan bahan perumusan norma. fasilitasi. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. standarisasi teknis.-130Pasal 503 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. standar. d. fasilitasi. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. b. Pasal 504 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 503. prosedur. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. kepegawaian. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. keuangan. dan kriteria. standar. . norma. Pasal 507 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. prosedur.

program dan anggaran. e. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. evaluasi pelaksanaan program. c. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. standarisasi. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 511 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subbagian Tata Usaha. dan pelaporan Direktorat.-131Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 508 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. Subdirektorat Penelitian. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. Pasal 509 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 508. Subdirektorat Program dan Evaluasi. b. d. c. Pasal 512 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 511. b. f. dan f. e. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. prosedur. anggaran. d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standar. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 510 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a.

Pasal 515 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Evaluasi. Seksi Penelitian Strategis.-132b. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana. pengembangan program penelitian perguruan tinggi. standarisasi teknis. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. dan anggaran Direktorat. Pasal 517 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. dan anggaran Direktorat. dan e. Pasal 513 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan norma. b. dan b. dan b. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu. program. kegiatan. d. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. prosedur. standar. program. pengembangan program. Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian. dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. c. . e. kegiatan. d. penyusunan program. Pasal 514 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran. dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. dan kriteria di bidang penelitian. dan penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Pasal 516 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 515.

pengembangan program. standarisasi teknis. standar. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan program. dan kriteria. fasilitasi. dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat. pengembangan program. prosedur. fasilitasi.-133Pasal 518 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan e. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 521 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. d. standar. dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. fasilitasi. norma. standar. norma. Pasal 522 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan norma. Pasal 519 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. . prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. norma. dan b. Seksi Kreativitas dan Inovasi. pengembangan program. Pasal 520 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 519. dan kriteria. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. standar. prosedur. (2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

standarisasi teknis. dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. norma. fasilitasi. dan g. f. standar. d. Pasal 523 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian. prosedur. standar. pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah. Pasal 524 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 523. dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. fasilitasi. norma. dan b. dan kriteria. c. Seksi Publikasi. Pasal 526 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa.-134(2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program. penyusunan bahan perumusan norma. Pasal 525 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standar. evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Seksi Hak Kekayaan Intelektual. prosedur. dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. . dan kriteria. e. pemberian bimbingan teknis. prosedur.

Pasal 470 huruf f. dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. fasilitasi. (5) Tugas. BAB VIII DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN Bagian Pertama Kedudukan. Tugas. publikasi.-135(2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. jenis. Pasal 528 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 450 huruf f. keuangan. standar. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. promosi. serta . dan Pasal 510 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 530 Direktorat Jenderal Kebudayaan mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang kebudayaan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 527 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. prosedur. barang milik negara. dan Fungsi Pasal 529 Direktorat Jenderal Kebudayaan dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. norma. dan kriteria. dan kerumahtanggaan Direktorat. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 490 huruf f. kepegawaian.

b. dan anggaran di bidang kebudayaan. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. . Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kebudayaan. Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. d. b. prosedur. c. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. perumusan kebijakan di bidang kebudayaan. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. e. koordinasi penyusunan kebijakan. standar. c. dan e. b. penyusunan norma. dan kriteria di bidang kebudayaan. koordinasi pelaksanaan tugas. c. dan anggaran di bidang kebudayaan. d. d. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 533 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan. rencana. pengelolaan data dan informasi kebudayaan. dan f. program. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kebudayaan. program. Pasal 534 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 533. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 532 Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas: a.-136Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan. rencana. Sekretariat Direktorat Jenderal. kerja sama.

-137e. f. g. h. i. j. k. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Kebudayaan; penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan; pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 535 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran; b. Bagian Keuangan; c. Bagian Hukum dan Kepegawaian; dan d. Bagian Umum. Pasal 536 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 537 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 536, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; dan e. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 538 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Data dan Informasi; b. Subbagian Progam dan Anggaran; dan c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.

-138Pasal 539 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 540 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 541 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 540, Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal; dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 542 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan; b. Subbagian Perbendaharaan; dan d. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 543 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi, pengujian, dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan, penyimpanan, pembayaran, pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. melakukan urusan pembukuan, dan

(2)

-139(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi, verifikasi, evaluasi, dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 544 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 545 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 544, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang kebudayaan; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; e. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan; dan f. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 546 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Kerja Sama. Pasal 547 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal.

(2)

-140(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama, pemberdayaan peran serta masyarakat, publikasi, dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 548 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 549 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 548, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal; dan c. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 550 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan; b. Subbagian Rumah Tangga; dan c. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 551 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, dokumentasi, dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, penghapusan, dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal.

b. . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdit Program dan Evaluasi Subdit Registrasi Nasional. f. Subdit Pelindungan. Subdit Pengembangan dan Pemanfaatan. c. dan Kelompok Jabatan Fungsional. h. g. d. serta eksplorasi dan dokumentasi. g. Subdit Eksplorasi dan Dokumentasi. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. pelindungan. e. Subbagian Tata Usaha. dan kriteriadi bidang registrasi nasional. dan i. pengembangan dan pemanfaatan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang registrasi nasional. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. koordinasi. standar.-141Bagian Keempat Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Pasal 552 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. prosedur. d. standar. prosedur. penyusunan norma. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman menyelenggarakan fungsi : a. pengelolaan register nasional dan eksplorasi cagar budaya di air. Pasal 553 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dalam Pasal 552. pengembangan dan pemanfaatan. b. pelindungan. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. standar. perumusan kebijakan di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. pelaksanaan administrasi Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. c. Pasal 554 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman terdiri atas : a. serta eksplorasi dan dokumentasi. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. e. f.

Seksi Evaluasi Program. dan penyajian data dan informasi registrasi nasional. pelindungan. serta eksplorasi dan dokumentasi serta penyusunan laporan Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pelindungan. pengolahan. b. dan penyajian data dan informasi di bidang registrasi nasional.-142Pasal 555 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. program dan anggaran. pelindungan. pengembangan dan pemanfaatan. pelindungan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. pengembangan dan pemanfaatan. penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. . Seksi Penyusunan Program. Pasal 556 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 555. kegiatan. Pasal 558 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. serta penyusunan program. d. pengumpulan. pengembangan dan pemanfaatan. koordinasi pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang registrasi nasional. c. serta eksplorasi dan dokumentasi. kegiatan. Pasal 557 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. serta eksplorasi dan dokumentasi. e. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. dan anggaran Direktorat. serta eksplorasi dan dokumentasi. dan f. dan pelaporan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. kegiatan dan anggaran di bidang registrasi nasional. dan anggaran kegiatan Direktorat. kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. pengumpulan. pengembangan dan pemanfaatan. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan.

Seksi Pengelolaan Data. pemberian bimbingan teknis. standar. perumusan norma. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. c. prosedur. dan pengelolaan data registrasi nasional cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. standar. pemeringkatan. perumusan norma. b. prosedur. prosedur. standar. dan kriteria serta pendaftaran dan penetapan cagar budaya dan koleksi museum. perumusan norma. Pasal 563 Subdirektorat Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi di bidang pelindungan. Seksi Pendaftaran dan Penetapan.-143Pasal 559 Subdirektorat Registrasi Nasional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. serta fasilitasi. Pasal 560 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimasud dalam Pasal 559. dan f. dan kriteria. dan pengelolaan data. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendaftaran. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. penetapan. standar. . prosedur. prosedur. dan pengelolaan data. pengelolaan register nasional serta fasilitasi. fasilitasi. standar. dan kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Registrasi Nasional menyelenggarakan fungsi : a. b. e. (2) Seksi Pengelolaan Data mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan penghapusan register nasional cagar budaya dan koleksi museum. dan kriteria serta pencatatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang registrasi nasional. dan kriteria di bidang registrasi nasional. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi di bidang registrasi nasional. pengelolaan register nasional. standar. Pasal 561 Subdirektorat Registrasi Nasional terdiri atas : a. prosedur. pemberian bimbingan teknis. d. fasilitasi. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 562 (1) Seksi Pendaftaran dan Penetapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan.

penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan. pemeliharaan. perumusan norma. dan pemugaran. dan kriteria dibidang pemeliharaan dan pemugaran cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. norma. pemeliharaan. Seksi Perijinan dan Pengamanan. d. dan evaluasi penerapan norma. b. prosedur. Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran. fasilitasi. prosedur. pengamanan. evaluasi penerapan norma. serta fasilitasi. standar. Pasal 566 (1) Seksi Perijinan dan Pengamanan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. dan kriteria di bidang perijinan dan pengamanan cagar budaya dan koleksi museum. dan e.-144Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. standar. pengamanan. Pasal 567 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan menyelenggarakan fungsi: a. standar. standar. Pasal 565 Subdirektorat Pelindungan terdiri atas : a. dan evaluasi penerapan norma. dan pemugaran. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang perijinan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelindungan. dan kriteria. (2) Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan evaluasi serta pengembangan dan pemanfaatan. c. prosedur. standar. prosedur. prosedur. Subdirektorat Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. dan pemugaran cagar budaya dan permuseuman. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang Pelindungan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. . dan kriteria di bidang perijinan. standar. pengamanan. pemeliharaan. dan kriteria di bidang perijinan.

Seksi Pemanfaatan. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. perumusan norma. fasilitasi. standar. Pasal 570 (1) Seksi Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. standar. Seksi Pengembangan. fasilitasi. standar. pelaksanaan eksplorasi cagar budaya di air. prosedur. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. prosedur. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. b. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. prosedur. (2) Seksi Pemanfaatan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. Pasal 569 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan terdiri atas : a. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi menyelenggarakan fungsi : a. prosedur. b. dan evaluasi penerapan norma. d. dan evaluasi serta dokumentasi. d. e. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. prosedur. perumusan norma. Pasal 571 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan kriteria serta pengembangan cagar budaya dan koleksi museum. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria. dan evaluasi penerapan norma. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. c. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan kriteria serta pemanfaatan cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. dan e.-145b. . pemberian bimbingan teknis. standar. penyusunan norma. standar. c.

standar. standar. (2) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. . Pasal 577 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 576. standar. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Seksi Eksplorasi. dan b. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur. dan kriteria. barang milik negara. dan g. b. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum Pasal 575 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keuangan. prosedur. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum serta fasilitasi. evaluasi penerapan norma. seni rupa. koordinasi. kepegawaian. c. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman menyelenggarakan fungsi : a.-146f. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Pasal 574 (1) Seksi Eksplorasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. literasi dan apresiasi film. prosedur. kearsipan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang seni pertunjukan. dan evaluasi di bidang eksplorasi cagar budaya. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 573 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi terdiri atas: a. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Pasal 576 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. penyusunan norma. serta dokumentasi dan publikasi. dan kriteria. perumusan norma. standar. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. Seksi Dokumentasi. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi.

literasi dan apresiasi film. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. b. Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa. f. e. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan. dan anggaran Direktorat. Pasal 579 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusankebijakan. standar. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. literasi dan apresiasi film. penyusunan laporan Direktorat. .dan g. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Subbagian Tata Usaha.-147d. dan anggaran Direktorat. serta dokumentasi dan publikasi. prosedur. f. seni rupa. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang seni pertunjukan. e. penyusunan program. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. seni rupa. h. dan kriteria di bidang seni pertunjukan. e. d. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film. d. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. prosedur. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. seni rupa. pengolahan. pengumpulan. standar. g. b. literasi dan apresiasi film. kegiatan. serta dokumentasi dan publikasi. Pasal 578 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman terdiri atas: a. f. penyajian data dan informasi seni pertunjukan. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. kegiatan. evaluasi penerapan norma. program dan anggaran. Kelompok Jabatan Fungsional. serta dokumentasi dan publikasi.

dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. literasi dan apresiasi film. c. serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. dan penyajian data dan informasi seni pertunjukan. prosedur. prosedur. pengumpulan. dan e. standar. dan anggaran seni pertunjukan.-148Pasal 581 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni pertunjukan. Pasal 584 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 583. kegiatan. dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. prosedur. standar. Seksi Evaluasi Program. Pasal 583 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. perumusan norma. fasilitasi. literasi dan apresiasi film. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. prosedur. d. Pasal 585 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan terdiri atas : a. b. pengolahan. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan. Seksi Seni Pertunjukan Tradisional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dokumentasi dan publikasi. evaluasi penerapan norma. dan anggaran Direktorat. kegiatan. b. . Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. seni rupa. standar. Pasal 582 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. dan b. standar. seni rupa.

pemberian bimbingan teknis. Seksi Seni Rupa Terapan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan nontradisional. standar. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. pemberian bimbingan teknis. . dan e. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa terapan. standar. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni rupa. fasilitasi. serta fasilitasi. prosedur. perumusan norma. standar. fasilitasi. Subdirektorat Seni Rupa menyelenggarakan fungsi : a. standar.-149Pasal 586 (1) Seksi Seni Pertunjukan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 588 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 587. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni rupa. b. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa murni. b. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. dan kriteria. d. fasilitasi. Pasal 587 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. (2) Seksi Seni Rupa Terapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 589 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa terdiri atas : a. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. Pasal 590 (1) Seksi Seni Rupa Murni mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. standar. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan tradisional. standar. standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. perumusan norma. Seksi Seni Rupa Murni. standar. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. prosedur. evaluasi penerapan norma.

b. standar. prosedur. dan b. Pasal 592 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 591. dan e. pemberian bimbingan teknis. prosedur dan kriteria di bidang literasi. standar. serta fasilitasi. standar. prosedur. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. standar. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. prosedur. pemberian bimbingan teknis. norma. c. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang seni dan film. standar. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. prosedur. fasilitasi. standar. Seksi Apresiasi. prosedur. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang literasi dan apresiasi film. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria. .-150Pasal 591 Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 593 Subdirektorat Literasi dan Aresiasi Film terdiri atas : a. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi di bidang literasi dan apresiasi perfilman. fasilitasi. Pasal 595 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. perumusan norma. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. (2) Seksi Apresiasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. Seksi Literasi. prosedur dan kriteria di bidang apresiasi. Pasal 594 (1) Seksi Literasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan.

prosedur. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. prosedur. kepegawaian. barang milik negara dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.-151Pasal 596 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 595. penyusunan norma. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Pasal 600 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi mempunyai tugas melaksanakan perumusan. prosedur. perumusan norma. pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi. b. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi seni dan film. c. perumusan norma. standar. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. evaluasi penerapan norma. dan f. dan kriteria. kearsipan. keuangan. standar. Pasal 599 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 598 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. e. koordinasi. d. pelaksanaan publikasi seni dan film serta fasilitasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. prosedur. standar. dan kriteria. Seksi Dokumentasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi seni dan film. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. Pasal 597 Sub Direktorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. . Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. Seksi Publikasi. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi seni dan film. dan b.

. pengetahuan tradisional. Pasal 603 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. prosedur. pengetahuan tradisional. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. kerja sama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional. penyusunan norma. program dan anggaran. e. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. ekspresi budaya tradisional. f. dan h. Subbagian Tata Usaha. b. dan kreteria di bidang kelembagaan kepercayaan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. standar. ekspresi budaya tradisional. e. Kelompok Jabatan Fungsional. c. standar. d. komunitas kepercayaan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. komunitas kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. pengetahuan tradisional. c. standar. evaluasi penerapan norma. prosedur. f. b. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. dan g. lingkungan budaya dan pranata sosial. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan. komunitas kepercayaan. prosedur.-152Pasal 601 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 600. ekspresi budaya tradisional. lingkungan budaya dan pranata sosial. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 602 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi terdiri atas : a. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. d. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. g.

pengetahuan tradisional. standar. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan kepercayaan. penyajian data. fasilitasi. Pasal 606 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. dan anggaran kelembagaan kepercayaan. Seksi Penyusunan Program. ekspresi budaya tradisional. pengumpulan. Pasal 607 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. komunitas kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. dan penyajian data dan informasi kelembagaan kepercayaan. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. dan b. Pasal 605 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. kegiatan. komunitas kepercayaan. ekspresi budaya tradisional. kegiatan. pengetahuan tradisional. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. pengolahan. ekspresi budaya tradisional. anggaran Direktorat. c. komunitas kepercayaan. dan anggaran Direktorat. komunitas kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan penyusunan laporan Direktorat. pengetahuan tradisional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. dan f. pengolahan. penyusunan laporan Direktorat. ekspresi budaya tradisional. d. kegiatan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. penyusunan program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kelembagaan kepercayaan. dan kriteria.-153Pasal 604 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 603. pengumpulan. e. dan informasi kelembagaan kepercayaan. pengetahuan tradisional. prosedur. .

prosedur. Pasal 610 (1) Seksi Pemberdayaan Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. fasilitasi. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. dan b. Seksi Pemberdayaan Lembaga. standar. perumusan norma. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria di bidang kelembagaan kepercayaan. pemberian bimbingan teknis. . b. perumusan norma. standar. c. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi.-154- Pasal 608 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana maksud dalam Pasal 607. standar. dan f. dan evaluasi di bidang pemberdayaan lembaga. (2) Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang komunitas kepercayaan. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. Seksi Hubungan Antar Lembaga. prosedur. Pasal 611 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. evaluasi penerapan norma. d. prosedur dan kriteria. pelaksanaan urusan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. e. Pasal 609 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan terdiri atas : a. perumusan norma. prosedur dan kriteria. standar. dan evaluasi di bidang hubungan antar lembaga.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. dan f. pemberian bimbingan teknis. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. Seksi Upacara Adat. pelaksanaan urusan publikasi di bidang komunitas kepercayaan. standar. (2) Seksi Upacara Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. c. standar. fasilitasi. standar. dan evaluasi di bidang komunitas adat. Pasal 615 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. dan kriteria di bidang komunitas kepercayaan. prosedur dan kriteria. dan evaluasi di bidang upacara adat. evaluasi penerapan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang komunitas adat dan upacara adat. prosedur dan kriteria. Pasal 613 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan terdiri atas: a. dan b. prosedur. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. Seksi Komunitas Adat. perumusan norma. . standar. Pasal 616 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 615. d. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. Pasal 614 (1) Seksi Komunitas Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. perumusan norma.-155Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang komunitas kepercayaan. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional menyelenggarakan fungsi : a. b. standar. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. prosedur. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi.

dan kriteria. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. dan b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. prosedur dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. Seksi Pengetahuan Tradisional. pemberian bimbingan teknis. standar. d. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. prosedur. standar. (2) Seksi Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan urusan publikasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. Pasal 619 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. dan f. standar. e. prosedur dan kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. Pasal 617 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional terdiri atas : a. perumusan norma. dan evaluasi di bidang ekspresi budaya tradisional. perumusan norma. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. standar. Pasal 620 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 619.-156b. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial menyelenggarakan fungsi: a. perumusan norma. standar. dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional. . evaluasi penerapan norma. standar. Seksi Ekspresi Budaya Tradisional Pasal 618 (1) Seksi Pengetahuan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. fasilitasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional.

koordinasi. Bagian Ketujuh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Pasal 624 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan. Seksi Lingkungan Budaya. dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. pemberian bimbingan teknis. Pasal 623 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan f. standar. dan evaluasi di bidang lingkungan budaya. dan b. kearsipan kepegawaian. Pasal 622 (1) Seksi Lingkungan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. Pasal 621 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial terdiri atas : a. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. standar. . d. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. e. evaluasi penerapan norma. c. dan evaluasi di bidang pranata sosial. pelaksanaan urusan publikasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. standar. barang milik negara. pemberian bimbingan teknis. perumusan norma.-157b. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur. perumusan norma. (2) Seksi Pranata Sosial mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur dan kriteria. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. dan pelaksanaan kebijakan dan fasilitasi penerapan standar teknis di bidang sejarah serta perumusan nilai budaya. prosedur dan kriteria. standar. perumusan norma. keuangan. Seksi Pranata Sosial.

prosedur. h. pemetaan. prosedur. penyusunan norma. c. d. dan perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. g. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. f. Subdirektorat Pemetaan Nilai. Pasal 627 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan i. d. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. Kelompok Jabatan Fungsional.-158Pasal 625 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 624. film. verifikasi. program dan anggaran. seni. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. tradisi. dan pelaporan Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. standar. kepercayaan. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. dan kriteria di bidang sejarah dan nilai budaya. standar. Pasal 628 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 627. b. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang sejarah dan nilai budaya. Subdirektorat Sejarah. . perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. dan g. c. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. evaluasi penerapan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaaan sejarah dan perumusan nilai budaya. f. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. prosedur. Subbagian Tata Usaha. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai. pelaksanaan administrasi Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. dan cagar budaya. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. Pasal 626 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya terdiri atas: a. standar. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.

d. Pasal 630 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. perumusan norma. penggalian sumber dan penulisan sejarah serta fasilitasi. pengolahan. Pasal 629 Subdirektorat Progam dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi di bidang pembinaaan sejarah. penyusunan program. pemetaan. kegiatan. pemetaan. dan penyajian data informasi di bidang pembinaaan sejarah. dan b. kegiatan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah. pemetaan. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan laporan Direktorat. b. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaaan sejarah. pemetaan. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. pengumpulan. dan anggaran pembinaaan sejarah. pengolahan. Pasal 631 Subdirektorat Sejarah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. kegiatan dan anggaran Direktorat. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. Pasal 632 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 631. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan dan anggaran Direktorat. standar. (2) . e. dan f. dan kriteria. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah. Seksi Evaluasi Program.-159b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. Subdirektorat Sejarah menyelenggarakan fungsi: a. prosedur.

(2) Seksi Penulisan Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Pasal 633 Subdirektorat Sejarah terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penggalian sumber sejarah. prosedur dan kriteria di bidang penulisan sejarah. dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. pemetaan nilai budaya. prosedur. serta fasilitasi. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. d. film. prosedur dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. b. standar. Seksi Penggalian Sumber Sejarah. dan cagar budaya. perumusan norma. kepercayaan. standar. dan b. Seksi Penulisan Sejarah. Pasal 635 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemetaan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. penulisan sejarah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai. standar. c. prosedur. dan kriteria di bidang sejarah. pemberian bimbingan teknis. dan g. standar. Pasal 636 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 635. e.-160c. Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 634 (1) Seksi Penggalian Sumber Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pemberian bimbingan teknis. seni. f. tradisi. pelaksanaan penggalian sumber sejarah pelaksanaan penulisan sejarah. fasilitasi. dan kriteria di bidang sejarah. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pemetaan nilai budaya. prosedur. dan evaluasi penerapan norma.

koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai budaya. perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. (2) Seksi Klasifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. d. klasifikasi nilai yang bersumber dari sejarah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis verifikasi dan perumusan nilai budaya. dan cagar budaya. Seksi Klasifikasi. seni. dan evaluasi pemetaan nilai budaya. dan f. klasifikasi nilai budaya. seni. Pasal 640 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 639. b. e. film. dan b. evaluasi pelaksanaan pemetaan nilai. serta fasilitasi. kepercayaan. pemetaan nilai budaya. pemberian bimbingan teknis. film. tradisi. c. pemberian bimbingan teknis. kepercayaan. dan evaluasi klasifikasi nilai budaya. . Pasal 637 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai. evaluasi pelaksanaan verifikasi dan perumusan nilai budaya. verifikasi nilai budaya yang bersumber dari sejarah. dan cagar budaya. Pasal 639 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. serta fasilitasi. tradisi. serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. tradisi.-161d. e. dan f. Seksi Pemetaan. Pasal 638 (1) Seksi Pemetaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. film. seni. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi verifikasi nilai dan perumusan nilai. verifikasi dan perumusan nilai. kepercayaan. dan cagar budaya. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai menyelenggarakan fungsi: a.

dan evaluasi verifikasi nilai budaya. Seksi Publikasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Perumusan Nilai. serta fasilitasi. Pasal 643 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria dii bidang dokumentasi dan publikasi. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan norma. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 645 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. Seksi Verifikasi Nilai. c. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. prosedur. Pasal 644 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 643. evaluasi penerapan norma. prosedur. pemetaan nilai budaya. dan b. serta fasilitasi. standar. b. prosedur. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi.-162Pasal 641 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai terdiri atas: a. d. Pasal 642 (1) Seksi Verifikasi Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan f. pemetaan nilai budaya. (2) Seksi Perumusan Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi perumusan nilai budaya. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. dan kriteria. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. standar. dan b. e. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah dan nilai budaya. Seksi Dokumentasi. . dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. standar. perumusan norma.

-163Pasal 646 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi sejarah dan nilai budaya. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi sejarah dan nilai budaya. Pasal 647 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kedelapan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Kebudayaan Pasal 648 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kekayaan dan warisan budaya serta internalisasi nilai dan diplomasi budaya. Pasal 649 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 648, Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan warisan budaya dunia, dan diplomasi budaya; c. pelaksanaan internalisasi nilai budaya; d. penetapan kekayaan budaya dan pengusulan warisan budaya; e. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia; f. pelaksanaan diplomasi budaya; g. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia;

-164h. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; i. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; j. evaluasi pelaksanaan internalisasi nilai dan diplomasi budaya; dan k. pelaksanaan administrasi Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 650 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya; c. Subdirektorat Kekayaan Budaya; d. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia; e. Subdirektorat Diplomasi Budaya; f. Subbagian Tata Usaha; dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 651 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat, evaluasi pelaksanaan program dan anggaran, dan pelaporan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 652 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 651, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan f. penyusunan laporan Direktorat.

-165Pasal 653 Subdirektorat Program dan Evaluasi Program terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 654 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 655 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, internalisasi nilai, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang internalisasi nilai budaya. Pasal 656 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; c. pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; dan e. evaluasi pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya. Pasal 657 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya terdiri atas: a. Seksi Pengemasan Nilai Budaya; dan b. Seksi Penanaman Nilai Budaya. 655, nilai dan

dan

-166Pasal 658 (1) Seksi Pengemasan Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pengemasan nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang pengemasan nilai budaya. (2) Seksi Penanaman Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penanaman nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang penanaman nilai budaya. Pasal 659 Subdirektorat Kekayaan Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pencatatan dan pengusulan kekayaan budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang kekayaan budaya. Pasal 660 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 659, Subdirektorat Kekayaan Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kekayaan budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; c. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kekayaan budaya; d. pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; dan f. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya. Pasal 661 Subdirektorat Kekayaan Budaya terdiri atas: a. Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya; dan b. Seksi Penetapan Kekayaan Budaya Pasal 662 (1) Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria serta pencatatan kekayaan budaya.

f. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 666 (1) Seksi Warisan Budaya Benda mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Pasal 664 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 663. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. Seksi Warisan Budaya Benda. standar. prosedur. standar. prosedur. (2) Seksi Warisan Budaya Takbenda melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang warisan budaya nasional dan dunia dan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. prosedur. dan kriteria serta warisan budaya benda dan ratifikasi konvensi warisan budaya benda. dan kriteria serta warisan budaya takbenda dan ratifikasi konvensi warisan budaya takbenda . evaluasi penerapan norma. perumusan norma. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. dan b. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. standar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. prosedur. standar. c. serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. pemberian bimbingan teknis. e. dan kriteria.-167(2) Seksi Penetapan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. dan kriteria serta penetapan kekayaan budaya. fasilitasi. b. Pasal 663 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. standar. perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. fasilitasi. Pasal 665 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia terdiri atas: a. Seksi Warisan Budaya Takbenda. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia menyelenggarakan fungsi: a. dan g. dan kriteria warisan budaya nasional dan dunia. d. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi.

pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang diplomasi budaya. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. kearsipan. pemberian bimbingan teknis. b. Pasal 669 Subdirektorat Diplomasi Budaya terdiri atas: a. Seksi Diplomasi Luar Negeri. .-168Pasal 667 Subdirektorat Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi di bidang diplomasi budaya. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan diplomasi budaya. pelaksanaan diplomasi budaya di dalam negeri dan luar negeri. Pasal 670 (1) Seksi Diplomasi Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kerumahtanggaan Direktorat. (2) Seksi Diplomasi Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. Subdirektorat Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi: a. c. Seksi Diplomasi Dalam Negeri. keuangan. pemberian bimbingan teknis. dan e. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. barang milik negara.kepegawaian. serta fasilitasi. pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. Pasal 671 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. d. dan b. serta fasilitasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang diplomasi budaya.

-169Pasal 672 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 554 huruf g, Pasal 578 huruf g, Pasal 602 huruf g, Pasal 626 huruf g, dan Pasal 650 huruf g mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB IX INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 673 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 674 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;

-170c. d. e. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal.

Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 676 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. Sekretariat Inspektorat Jenderal; b. Inspektorat I; c. Inspektorat II; d. Inspektorat III; e. Inspektorat IV; dan f. Inspektorat Investigasi. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 677 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 678 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 677, Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; b. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan; c. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan; d. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal; e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; f. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal;

-171h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan; i. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal; j. pemantauan, analisis, dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan; dan k. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 679 Sekretariat a. Bagian b. Bagian c. Bagian d. Bagian Inspektorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran; Hukum dan Kepegawaian; Pengolahan Laporan Pengawasan; dan Umum. Pasal 680 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 681 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 680, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; dan e. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 682 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran; dan b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 683 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan.

-172(2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 684 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. Pasal 685 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 684, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal; e. f. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan; dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di pengawasan. Pasal 686 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; dan b. Subbagian Kepegawaian. Pasal 687 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, penyusunan sistem dan prosedur kerja, penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. lanjut bidang

c. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. pengolahan. dan c. analisis. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. b. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. Pasal 690 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. pengelolaan barang milik negara. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. dan keuangan Inpektorat Jenderal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal.-173Pasal 688 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. dan b. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. dan d. Pasal 693 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 692. analisis. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. Pasal 689 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 688. b. analisis. Pasal 692 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. Pasal 691 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. kerumahtanggaan. .

evaluasi.-174Pasal 694 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Keuangan. kearsipan. Pasal 695 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. c. penyusunan rencana. program. b. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu. f. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikandan kebudayaan di daerah. penyusunan laporan hasil pengawasan. dan anggaran Inspektorat. keindahan. . evaluasi. pemantauan. Subbagian Rumah Tangga. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 696 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. pelaksanaan audit. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. keamanan. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. dokumentasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. perbendaharaan. dan b. pemeliharaan. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. dan g. ketertiban. verifikasi. perpustakaan. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. d. keprotokolan. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. kebersihan serta pengadaan. Pasal 697 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 696. pembukuan. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. e. reviu. perawatan.

c. b. kepegawaian. Inspektur. f. Pasal 702 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 699 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. . penyusunan rencana program. d. dan anggaran Inspektorat Investigasi.-175Pasal 698 Inspektorat terdiri atas: a. barang milik negara. ketatausahaan. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. penyusunan laporan hasil pengawasan. Pasal 700 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. dan c. b. b. Subbagian Tata Usaha. dan nepotisme di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Inspektorat. keuangan. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan dan kebudayaan di daerah. dan c. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. kolusi. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. dan g. Inspektur. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. Kelompok Jabatan Fungsional. e. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a. kolusi. Pasal 701 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 700.

(2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 704 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. perencanaan. dan Fungsi Pasal 706 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. keuangan. . Pasal 705 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 691 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 696 ditetapkan oleh Inspektur Jenderal. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompok-kelompok sesuai dengan kebutuhan.-176Pasal 703 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 698 huruf c dan Pasal 702 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. kerumahtanggaan. BAB X BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan barang milik negara Inspektorat. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. Tugas. kepegawaian. (5) Tugas. jenis.

dan d. Pasal 711 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 710. b. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. . Pusat Penilaian Pendidikan. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. penyusunan kebijakan teknis. dan e. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. program. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. d. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. c. evaluasi. b. Sekretariat Badan. c. Pusat Penelitian Kebijakan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. rencana. koordinasi penyusunan kebijakan. pemantauan.-177Pasal 707 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. rencana. Pasal 708 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 707. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 709 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 710 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan.

g. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. pengumpulan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. d. b. c. i. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan anggaran Badan. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan.-178b. Pasal 712 Sekretariat a. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 713 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. Keuangan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan laporan Badan. penyusunan rencana. Bagian c. . dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian b. Hukum dan Kepegawaian. pengolahan. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. program. penyusunan laporan Badan. program. d. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. j. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. e. Bagian d. dan Umum. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. h. evaluasi. program. anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. f. c.

Pasal 720 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. program. Subbagian Pembiayaan. program.-179Pasal 715 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Pasal 719 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Pasal 716 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. Subbagian Program dan Anggaran. b. b. dan anggaran Badan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Subbagian Data dan Informasi. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai penyusunan rencana. . pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. b. Pasal 717 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. dan c. dan c. Subbagian Perbendaharaan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. pengolahan. pengujian. tugas melakukan (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. dan c. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717.

Subbagian Kerja Sama. Pasal 722 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 721. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. c. kepegawaian. melakukan urusan pembukuan. organisasi dan tata laksana. pengembangan. e. evaluasi. disiplin. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. dan f.-180(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. analisis jabatan. penyimpanan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 721 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 723 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pembayaran. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. pengangkatan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. pengadaan. Subbagian Kepegawaian. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. b. . mutasi. d. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Pasal 724 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pertanggungjawaban keuangan Badan. dan c. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. dan kerja sama di lingkungan Badan. b.

ketertiban. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Pasal 726 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 725. . Pasal 727 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. inventarisasi. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. publikasi. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. b. dan perpustakaan di lingkungan Badan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. Pasal 728 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyimpanan. dan c. kebersihan. keamanan. penghapusan.-181(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. kearsipan. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 725 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. dan c. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. keindahan. Subbagian Rumah Tangga. dokumentasi. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 729 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. b. pendistribusian. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana.

Pasal 734 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pendidikan informal. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi.-182Pasal 730 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 729. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan. fasilitasi. c. c. Nonformal. b. pemantauan. program. pengembangan. d. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. evaluasi. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 733 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. b. Dasar. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. Pasal 731 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a. pendidikan dasar. pemantauan. Kelompok Jabatan fungsional. Dasar. dan g. pengelolaan. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. Nonformal. pelaksanaan. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. fasilitasi. Pasal 732 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. pemantauan. pelaksanaan. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. program. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. . f. Subbagian Tata Usaha. e. d. dan e. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan.

kepegawaian. dan pendidikan informal. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. pendidikan menengah. keuangan. perbukuan. dan e. b. metodologi pembelajaran. dan h. perbukuan. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. Pasal 738 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. g. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. dan sumber pembelajaran lainnya. f. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. Bagian Tata Usaha. dan sumber pembelajaran lainnya. Nonformal. c. barang milik negara.-183Pasal 735 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. perbukuan. dan sumber pembelajaran lainnya. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. metodologi pembelajaran. perbukuan. b. metodologi pembelajaran. metodologi pembelajaran. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. . d. Pasal 737 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 736. kerumahtanggaan. Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 736 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. metodologi pembelajaran. pendidikan nonformal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. pendidikan dasar. c. dan ketatalaksanaan Pusat. persuratan dan kearsipan. e. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. d. dan Informal. pengembangan kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran.

Pasal 741 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. metodologi pembelajaran. pelaksanaan urusan perencanaan. metodologi pembelajaran. buku pelajaran. pengelolaan barang milik negara. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. Nonformal. serta pengelolaan informasi kurikulum. dan h.-184Pasal 739 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. serta pengelolaan informasi kurikulum. b. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. buku pelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. fasilitasi. materi buku pelajaran. pendidikan nonformal. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. barang milik negara. metodologi pembelajaran. serta pengelolaan informasi kurikulum. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. . pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kerumahtanggaan. kepegawaian. pemantauan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan model. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. c. pelaksanaan urusan keuangan. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar. keuangan. materi buku pelajaran. dan pendidikan informal. dan evaluasi kurikulum. pemantauan. pengembangan model. fasilitasi. g. f. d. materi buku pelajaran. Pasal 740 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan model. buku pelajaran. Pasal 742 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. persuratan dan kearsipan. dan evaluasi kurikulum. e. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dan evaluasi kurikulum. pemantauan. fasilitasi. dan ketatalaksanaan Pusat.

penelitian. b. kearsipan. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. Bidang Penilaian Non-Akademik. g. e. Subbagian Rumah Tangga. keindahan. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. h. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. Pasal 748 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. ketertiban. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. keamanan. f. dan b. kepegawaian. . dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. b. Bidang Penilaian Akademik. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. d. keuangan. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 746 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis.-185Pasal 744 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. c. Pasal 745 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. dan i. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. kebersihan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a.

Pasal 752 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. dan penempatan serta koordinasi. pelaksanaan urusan keuangan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. dan Kelompok Jabatan Fungsional. dan jalur pendidikan. Pasal 750 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. jenjang. Pasal 751 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. ketatalaksanaan. pengelolaan barang milik negara. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. fasilitasi. seleksi. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. pengembangan sistem. evaluasi. c. h. pengelolaan. . jenjang. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. jenjang. pengembangan sistem. d. fasilitasi. dan jalur pendidikan. dan pengukuran akademik serta koordinasi. pengembangan sistem.-186c. f. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. e. Pasal 749 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. evaluasi. Bagian Tata Usaha. dan g. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. kerumahtanggaan. d. Pasal 753 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 752. persuratan dan kearsipan. pelaksanaan urusan perencanaan. dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. dan jalur pendidikan. keuangan. e. pelaksanaan urusan kepegawaian. b. kepegawaian.

pelaksanaan urusan dokumentasi dan publikasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. penyusunan program penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. kearsipan. keamanan. f. Subbagian Rumah Tangga. Bagian Ketujuh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Pasal 756 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. keuangan. kepegawaian. pemantauan. c. d. . fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan h.-187Pasal 754 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. e. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. keindahan. dan b. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. ketertiban. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. Pasal 755 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. kebersihan. evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. g. b.

c. fasilitasi. Subbidang Kerja Sama. c. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi : a. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebudayaan. Subbidang Program. Bidang Dokumentasi dan Publikasi. Kelompok Jabatan Fungsional. . program. Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaiman dimaksud dalam Pasal 759. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.fasilitasi. dan b. program. Bidang Program dan Kerja Sama. Subbagian Tata Usaha. Pasal 761 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. e. b. Pasal 762 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.-188Pasal 758 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan terdiri atas: a. Pasal 759 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. d. dan penyusunan laporan hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. b. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan d. f. dan g. fasilitasi serta pelaksanaan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan.

Pasal 765 Bidang Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. Pasal 738 huruf e. publikasi. Pasal 766 (1) Subbidang Dokumentasi mempunyai tugas melakukan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.-189Pasal 763 Bidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan urusan dokumentasi. dan Pasal 758 huruf d mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan pelayanan informasi kegiatan penelitian dan pengembangan kebudayaan. kepegawaian. keuangan. Subbidang Publikasi. pelaksanaan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 748 huruf e. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. Pasal 767 Subbagian tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. . kearsipan. dan b. Bidang Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Dokumentasi. dan kerumahtanggaan Pusat. Bagian Kedelapan Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 768 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 731 huruf e. dan b. barang milik negara. (2) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. b. Pasal 770 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. (5) Tugas. dan d. evaluasi.-190(2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pemantauan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. Pasal 771 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 770. pelaksanaan pengembangan. c. rencana dan program pengembangan. . dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan Fungsi Pasal 769 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Tugas. jenis. penyusunan kebijakan teknis. pembinaan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. pembinaan.

pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 775 Sekretariat Badan terdiri atas: a. e. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.-191Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 772 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. d. b. . Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 774 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 773. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. h. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan i. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 773 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pusat Pengembangan dan Pelindungan. rencana. dan c. f. koordinasi penyusunan kebijakan. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. program. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. g. c. Sekretariat Badan. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. b.

program. Bagian Keuangan. program. . b. pengolahan. Subbagian Program dan Anggaran. Pasal 779 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Pasal 778 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan e. Subbagian Data. dan laporan Badan. d. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Hukum dan Kepegawaian. d. c. Pasal 776 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. penyajian data. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan c. penyusunan rencana. program.-192b. Pasal 777 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 776. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengumpulan. c. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan penyajian data di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. evaluasi. program. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. dan anggaran Badan. b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. anggaran. penyusunan laporan Badan. pengolahan. dan Bagian Umum. program.

pertanggungjawaban keuangan Badan. evaluasi. b. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 784. Pasal 782 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Perbendaharaan. penyimpanan. b. kepegawaian. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Pembiayaan. Pasal 784 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan kerja sama di lingkungan Badan. melakukan urusan pembukuan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan c. Pasal 783 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. . dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a.-193Pasal 780 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. dan c. pengujian. pembayaran. organisasi dan tata laksana. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan.

pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan.-194b. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. pengembangan. Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788. Subbagian Kepegawaian. Pasal 786 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pengangkatan. f. b. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. pengadaan. Pasal 788 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. c. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. mutasi. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. disiplin. Subbagian Kerja Sama. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. . Pasal 787 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. b. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. e. dan c. d. dan c. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. analisis jabatan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan.

dan pelindungan bahasa dan sastra. b. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. penyimpanan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. Pasal 791 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keamanan. inventarisasi. f. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian. kearsipan. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. e. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. g. ketertiban. dan h. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan pelindungan bahasa dan sastra. dan c. d. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. dan pelindungan bahasa dan sastra. dokumentasi. kebersihan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra.-195Pasal 790 Bagian Umum terdiri atas: a. dan perpustakaan di lingkungan Badan. pemantauan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. pendistribusian. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Subbagian Barang Milik Negara. b. Subbagian Rumah Tangga. pengembangan. c. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. . penghapusan. keindahan. penyusunan program pengkajian. pengembangan. evaluasi. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 792 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra. pengkajian. Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 792.

Bidang Informasi dan Publikasi. perekaman. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan f. pengkajian. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan. dan e. b. pengkajian.-196Pasal 794 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. c. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. Subbidang Sastra. d. evaluasi. c. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. Subbagian Tata Usaha. pemetaan. pemantauan. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. e. dokumentasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. Pasal 796 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 795. Pasal 797 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. dan b. pemetaan. pengembangan. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. d. Kelompok Jabatan Fungsional. Subbidang Bahasa. Pasal 795 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. Pasal 798 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. dokumentasi. . perekaman. Bidang Pengkajian. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. b. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra.

-197Pasal 799 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pemantauan. istilah. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. pemetaan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. ensiklopedia. pedoman pelindungan. dan publikasi bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Subbidang Pelindungan. dan pengembangan kosa kata. penyusunan kamus. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. d. Pasal 802 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 801 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. pengelolaan informasi. dan b. Pasal 800 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799. . pencatatan. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra. pedoman pembakuan. e. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. glosarium. evaluasi. penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 803 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. b. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan f. c. Pasal 804 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 803. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. perekaman. Subbidang Pembakuan. pengembangan tata bahasa Indonesia. konservasi.

Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. dan pemantauan. pengumpulan. pengumpulan. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan. Pasal 806 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. evaluasi. kepegawaian. kerumahtanggaan. pengolahan. penyusunan bahan dan koordinasi. pendokumentasian. Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 808 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pemasyarakatan. dan b. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. pendokumentasian bahasa dan sastra. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. keuangan. Subbidang Informasi. e. Pasal 807 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. . penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. pengolahan. persuratan. evaluasi. kearsipan. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 805 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan.-198b. barang milik negara. d. f.

pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. pemantauan. c. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. b. dan f. pelaksanaan peningkatan mutu. Bidang Pembelajaran. Bidang Pemasyarakatan. d. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. h. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. evaluasi. dan e. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. d. evaluasi. pemantauan.-199Pasal 809 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 808. b. b. Pasal 811 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. dan i. e. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. d. e. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. c. g. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. Pasal 810 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. Pasal 812 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 811. c. f. . peran. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Subbagian Tata Usaha. pemasyarakatan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra.

. dan penyuluhan bahasa dan sastra. pengembangan. Subbidang Bantuan Teknis. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. e. Subbidang Proses Pembelajaran. Subbidang Penyuluhan. dan b. Pasal 814 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan g. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. d. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan.-200Pasal 813 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. c. dan b. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. Pasal 816 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 815. Pasal 815 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. f. Pasal 817 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. b. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. evaluasi. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. pemantauan.

c. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. pemantauan. Pasal 820 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 819. Pasal 819 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. . dan b. pengendalian. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. b. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 821 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. d. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing.-201Pasal 818 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a. dan pengawasan penggunaan bahasa. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. dan e. Pasal 822 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. peningkatan fungsi dan peran bahasa. evaluasi.

dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. pengendalian. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. kerumahtanggaan. (5) Tugas. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. persuratan dan kearsipan. dan pengawasan penggunaan bahasa. . Pasal 823 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 824 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 794 huruf e dan Pasal 810 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. keuangan. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. jenis. barang milik Negara. kepegawaian. BAB XII BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.-202(2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Tugas. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan Fungsi Pasal 825 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat.

rencana. . Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 829 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. b. penyusunan kebijakan teknis. Sekretariat Badan. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 828 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. c. Pasal 827 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 826. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan. c. dan e. b.-203Pasal 826 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. d. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. evaluasi. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan d.

e. Hukum dan Kepegawaian. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. program. Keuangan. Bagian c. evaluasi. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.-204Pasal 830 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 829. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. anggaran. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. . g. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. h. Bagian d. Bagian b. dan j. i. koordinasi penyusunan kebijakan. dan Umum. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 831 Sekretariat a. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 832 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. f. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan laporan Badan. c. d. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. b. program. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. rencana. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan.

pengolahan. dan c. Pasal 835 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Data dan Informasi. program. d. Pasal 834 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengolahan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. program. dan e. . penyusunan laporan Badan. b. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan.-205Pasal 833 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 832. penyusunan rencana. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. pengumpulan. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. program. b. dan anggaran Badan. c. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Program dan Anggaran. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 836 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan.

dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan.-206Pasal 837 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 836. Pasal 839 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. organisasi dan tata laksana. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. melakukan urusan pembukuan. Subbagian Pembiayaan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 840 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. b. c. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. evaluasi. pembayaran. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. kepegawaian. dan c. Pasal 841 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 840. pengujian. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. pertanggungjawaban keuangan Badan. Subbagian Perbendaharaan. b. . dan penyusunan laporan keuangan Badan. dan kerja sama di lingkungan Badan. b. Pasal 838 Bagian Keuangan terdiri atas: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. penyimpanan.

dan c. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. pengembangan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. dan c. Pasal 843 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. e.-207d. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. analisis jabatan. Pasal 845 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 844. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. mutasi. pengangkatan. f. . publikasi. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. b. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Kerja Sama. pengadaan. Pasal 844 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. Subbagian Kepegawaian. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. b. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. disiplin. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. Pasal 842 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana.

Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. b. e. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 847 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. dokumentasi. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Subbagian Barang Milik Negara. pemantauan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. b. keamanan. Nonformal. . inventarisasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. dan Informal. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. evaluasi. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. keindahan. pendistribusian. dan perpustakaan di lingkungan Badan.-208Pasal 846 Bagian Umum terdiri atas: a. dan f. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. c. ketertiban. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. kearsipan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Pasal 849 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 848. dan c. Subbagian Rumah Tangga. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. Pasal 850 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. penyimpanan. kebersihan. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 848 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. b. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. penghapusan. d.

dan pendidikan informal. Pasal 853 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. fasilitasi.-209c. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan b. . b. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Nonformal. pendidikan nonformal. pemantauan. d. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. dan f. Pasal 852 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 851. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. fasilitasi. Subbidang Sertifikasi. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. c. e. pendidikan nonformal. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Subbidang Peningkatan Kompetensi. evaluasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. Nonformal. Pasal 854 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan Informal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Subbagian Tata Usaha. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. Pasal 851 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. dan Kelompok Jabatan Fungsional. e. d. Nonformal.

. fasilitasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. Pasal 857 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. pemantauan. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. evaluasi. fasilitasi.-210(2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. fasilitasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. dan f. c. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Subbidang Sertifikasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 855 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. d. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 856 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 855. Subbidang Peningkatan Kompetensi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. pendidikan nonformal. evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. pemantauan. fasilitasi. Pasal 858 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. e. dan pendidikan informal. dan b. pemantauan. b.

penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah.-211Pasal 859 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. . pemantauan. evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. dan b. Pasal 861 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. fasilitasi. Subbidang Sertifikasi. c. dan f. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah. Subbidang Peningkatan Kompetensi. b. Pasal 860 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 859. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. d. Pasal 862 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. e. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah.

fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. c. b. evaluasi. Pasal 867 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. pemantauan. Pasal 866 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. d. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. c. Kelompok Jabatan Fungsional. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 864 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. kepegawaian. koordinasi. dan d. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. e. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai. Bagian Tata Usaha. dan f. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. keuangan. persuratan dan kearsipan. Pasal 865 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 864. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. b. barang milik negara.-212Pasal 863 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. kerumahtanggaan. . fasilitasi. dan ketatalaksanaan Pusat. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik.

-213Pasal 868 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 867. dan f. Pasal 870 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. e. d. fasilitasi. dan b. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. . evaluasi. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. c. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Subbidang Program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Subbidang Evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 869 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. Pasal 871 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. b. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik.

(2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. b. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. c. e. Subbidang Program. Pasal 873 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. Pasal 876 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 875. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. b. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan f. pelaksanaan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan kepegawaian. d. Subbidang Evaluasi. Pasal 874 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan ketatalaksanaan Pusat. pelaksanaan urusan keuangan. barang milik negara. kepegawaian. evaluasi. kerumahtanggaan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. keuangan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. c. dan b. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. d. persuratan dan kearsipan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai.-214Pasal 872 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 871. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. . Pasal 875 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan.

dokumentasi. kearsipan. . dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. Subbagian Rumah Tangga. d. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. e. dan f. keuangan. Pasal 878 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. evaluasi. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. perpustakaan. pelaksanaan urusan persuratan. b. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. kearsipan. ketertiban. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan program pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan.-215e. keamanan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. h. dan perpustakaan. g. f. dan b. pemantauan. kebersihan. Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. c. Bagian Ketujuh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan Pasal 879 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan Pasal 880 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 879. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 877 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. kepegawaian. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. keindahan. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. pengelolaan barang milik negara.

. Bidang Peningkatan Kompetensi: b. Subbagian Tata Usaha. Pasal 883 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 882. penyusunan program peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. dan d. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. c. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. dan b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan.-216Pasal 881 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan terdiri atas: a. fasilitasi. b. dan f. Subbidang Evaluasi. Bidang Peningkatan Kompetensi menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 884 Bidang Peningkatan Kompetensi terdiri atas: a. d. pemantauan. Pasal 885 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 882 Bidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta koordinasi. evaluasi. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Program. e. Bidang Sertifikasi. c.

-217(2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. persuratan dan kearsipan. evaluasi. Subbidang Program. evaluasi. pemantauan. Subbidang Evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. barang milik negara. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. kepegawaian. evaluasi. d. dan penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. keuangan. Pasal 886 Bidang Sertifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. c. Pasal 890 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. . dan f. penyusunan program sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. kerumahtanggaan. b. Pasal 889 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Bidang Sertifikasi menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. Pasal 888 Bidang Sertifikasi terdiri atas: a. dan ketatalaksanaan Pusat. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 887 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 886. e.

b. Pasal 895 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 893. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. dan pendidikan informal. e. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 892 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 891. c. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 894 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Kelompok Jabatan Fungsional. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. d. evaluasi. fasilitasi. dan g. Nonformal. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. evaluasi. f. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. bahan koordinasi. . dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. b. pendidikan nonformal. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. c. Pasal 893 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. dan e. Nonformal. pendidikan nonformal. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. dan Informal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal. penjaminan mutu pendidikan. pemetaan.-218Bagian Kedelapan Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 891 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. d. dan pendidikan informal.

pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. Subbidang Sistem Informasi. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. Nonformal. pendidikan nonformal. c. dan Informal terdiri atas: a. e. d. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. bahan koordinasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. f. penjaminan mutu pendidikan. pendidikan nonformal. pemetaan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Pasal 897 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. Pasal 898 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. dan pendidikan informal. g. pendidikan nonformal.-219b. bahan koordinasi. dan pendidikan informal. fasilitasi. evaluasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. pendidikan nonformal. . Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Subbidang Pemetaan Mutu. pemetaan. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. b. Pasal 896 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. evaluasi. Pasal 899 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 898. dan pendidikan informal. dan b.

d. c. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. . f. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. Subbidang Pemetaan Mutu. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. Pasal 902 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. bahan koordinasi. bahan koordinasi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.-220c. Pasal 900 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. pemetaan mutu pendidikan dasar. pemetaan. Pasal 901 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. g. d. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. evaluasi. b. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Sistem Informasi. e. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. Pasal 903 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 902. pemetaan mutu pendidikan. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. penjaminan mutu pendidikan. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. evaluasi. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. dan b.

Subbidang Pemetaan Mutu. keuangan. . f. kepegawaian. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pemetaan mutu pendidikan. g. Pasal 906 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. dan ketatalaksanaan Pusat. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. persuratan dan kearsipan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat.-221e. Pasal 904 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. bahan koordinasi. Pasal 866 huruf d. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pasal 881 huruf d. dan b. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. barang milik negara. evaluasi. Pasal 907 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 850 huruf e. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. dan Pasal 893 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 905 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. kerumahtanggaan. Subbidang Sistem Informasi.

televisi. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pembinaan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. d. BAB XIII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 908 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. multimedia. b. Pasal 910 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 909. (5) Tugas. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 909 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. film. dan web. . (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. jenis. e. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.-222(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. c. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan.

keuangan. . c. dan c. kearsipan. d. Subbagian Keuangan. f. dan g. persuratan. b. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. dan e. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 913 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 912. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. g. Bagian Tata Usaha. Pasal 912 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. c. Pasal 911 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. Pasal 914 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Bidang Pengembangan Jejaring. pengelolaan keuangan. kearsipan. penyusunan rencana. kerumahtanggaan. dan Film. dan perpustakaan. dan pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. barang milik negara. Televisi. Subbagian Rumah Tangga. d. pelaksanaan urusan persuratan. program. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. e. pengelolaan kepegawaian.-223f. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. kepegawaian. dan ketatalaksanaan Pusat. b.

dan urusan perencanaan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. televisi. pertimbangan dan bantuan hukum. dan film. televisi. program dan anggaran serta urusan pembiayaan.-224Pasal 915 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. televisi. dan keindahan di lingkungan Pusat. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan film. mutasi. Televisi. dan film. evaluasi. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. analisis dan penyempurnaan organisasi. pengadaan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. perbendaharaan. televisi. sistem dan prosedur kerja. dan g. kearsipan. televisi. barang milik negara. e. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. televisi. pengembangan. keamanan. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. dan film. dan film. fasilitasi. Televisi. dan film. dan f. keprotokolan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. pembelajaran berbasis radio. ketertiban. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. kebersihan. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. dan laporan keuangan Pusat. dan pemberhentian pegawai. televisi. dan film. c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan film. pengembangan teknologi. perpustakaan. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. perancangan. Pasal 917 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 916. evaluasi. Pasal 916 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. b. serta penyusunan laporan Pusat. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. . fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. televisi. analisis.

e. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. (2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. evaluasi. dan g. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Perancangan dan Produksi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan Film terdiri atas: a. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 920 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Televisi. fasilitasi. pengembangan teknologi. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. Pasal 919 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. televisi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan film. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan f. analisis. pengembangan sistem. perancangan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. b. c. . analisis. Pasal 921 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 920. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. evaluasi. dan film. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web.-225Pasal 918 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. perancangan. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. televisi. dan b. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web.

(2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program. dan b. pemantauan. Subbidang Perancangan dan Produksi. evaluasi. pengembangan sistem. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web.-226Pasal 922 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. d. analisis. pengembangan. Pasal 923 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 924 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 925 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 924. e. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. evaluasi. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a. c. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan g. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. perancangan. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan f. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. .

Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 929 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. fasilitasi. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. Pasal 927 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. . dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 928 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. jenis. pengkajian. Subbidang Pengkajian dan Perancangan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan b. evaluasi. pemantauan. pengembangan. (5) Tugas. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian.-227Pasal 926 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a.

f. dan j. kepegawaian. b. publikasi. Bidang Pengembangan Kemitraan. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. Pasal 934 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 933. Pasal 933 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. e. kearsipan. persuratan. Bidang Pencitraan Publik.-228Pasal 930 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rencana. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan kemitraan dengan lembaga. Pasal 931 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 930. d. dan e. barang milik negara. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. h. b. publikasi dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. program. pengembangan kemitraan. c. dan masyarakat. media. pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan ketatalaksanaan Pusat. pengolahan. c. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat. Bagian Tata Usaha. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. keuangan. dan pencitraan pendidikan dan kebudayaan. . pengumpulan. Kelompok Jabatan Fungsional. g. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. kerumahtanggaan. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan dan Kebudayaan. Bidang Informasi. i. Pasal 932 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a.

pertimbangan dan bantuan hukum. e. sistem dan prosedur kerja. f. keprotokolan. dan perpustakaan Kementerian. serta penyusunan laporan Pusat. g. perpustakaan. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. barang milik negara. mutasi. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. b. pengolahan. analisis dan penyempurnaan organisasi. program. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. kearsipan. Pasal 935 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan pemberhentian pegawai. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan dan kebudayaan. pengadaan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. perbendaharaan. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Pasal 936 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. evaluasi. kebersihan. pengelolaan kepegawaian. dan anggaran serta pembiayaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. ketertiban. Pasal 937 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. dan keindahan di lingkungan Pusat. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. keamanan. pengumpulan. pengembangan. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Subbagian Keuangan. c. dan c. . dokumen. dan laporan keuangan Pusat. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. dan urusan perencanaan. Pasal 938 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 937. pengelolaan keuangan. d. Subbagian Rumah Tangga.-229b.

Pasal 940 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan masyarakat. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 942 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 941. pengolahan. c. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. dan c. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. media. c. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. dan masyarakat. Subbidang Integrasi Informasi. media. b. media. pengumpulan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. Subbidang Perpustakaan. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. dan masyarakat. pengembangan. b.-230b. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 939 Bidang Informasi terdiri atas: a. dan pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. e. d. Pasal 941 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan .

dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat. koordinasi. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. Pasal 945 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. rencana pengembangan. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. bahan informasi. b. e. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. koordinasi. dan c. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. dan e. dan masyarakat. kajian aspirasi masyarakat. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. media. d. bahan informasi. . b. Pasal 946 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 945. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat.-231d. rencana pengembangan. Pasal 943 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. Subbidang Kemitraan Media. c. Pasal 944 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. bahan informasi. rencana pengembangan.

(3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengumpulan. jenis. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat. (5) Tugas. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. analisis. . dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan melalui media. (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 949 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Subbidang Pengelolaan Konten Media. b.-232Pasal 947 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Subbidang Publikasi. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 948 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan c. pengolahan.

Bagian Tata Usaha. c. dan Tenaga Kependidikan. Pasal 954 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. kepegawaian. dan e. kearsipan. c. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. dan ketatalaksanaan Pusat. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. d. persuratan. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. kerumahtanggaan. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. barang milik negara. Pasal 951 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai pengelolaan data dan statistik pendidikan. Pasal 953 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. b. d. pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. keuangan. Pendidik. Bidang Data Peserta Didik . Pusat Data dan Statistik Pendidikan meyelenggarakan fungsi: a. (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. Pasal 952 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 951. dan e. Kelompok Jabatan Fungsional. tugas melaksanakan . pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan.-233- Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 950 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. b.

evaluasi. pengembangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. penyusunan rencana. pendidik. dan anggaran serta urusan pembiayaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pengelolaan keuangan. Pasal 956 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan g. program. koordinasi. jenjang. e. . ketertiban. Pasal 958 Bidang Data Peserta Didik. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. dan jalur pendidikan. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. dan laporan keuangan Pusat. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. d. barang milik negara. pertimbangan dan bantuan hukum. kearsipan. keamanan. kearsipan. sistem dan prosedur kerja. Subbagian Rumah Tangga. pengelolaan kepegawaian. mutasi. perbendaharaan. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbagian Keuangan. b. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. dan c. dan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan persuratan. b. c. dan perpustakaan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. pengadaan. Pendidik. program. analisis dan penyempurnaan organisasi. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. perpustakaan. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan.-234Pasal 955 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 954. dan keindahan di lingkungan Pusat. Pasal 957 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. kebersihan. f. keprotokolan.

pendidik. validasi dan integrasi data peserta didik. pendidik. fasilitasi. validasi. b. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan jalur pendidikan. Pasal 960 Bidang Data Peserta Didik. pendidik. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan b. Pendidik. jenjang. kompilasi. koordinasi. dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan fasilitasi pengelolaan data. dan fasilitasi pengelolaan data. dan jalur pendidikan.-235Pasal 959 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 958. validasi. pengelolaan data peserta didik. kompilasi. . c. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. dan jalur pendidikan. jenjang. Pendidik. Bidang Data Peserta Didik. jenjang. koordinasi. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. jenjang. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 961 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. jenjang. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. Pasal 962 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. pendidik. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan d. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. dan jalur pendidikan. jenjang. dan jalur pendidikan. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. dan jalur pendidikan. koordinasi. pelaksanaan kompilasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik.

validasi. Pasal 967 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 966. jenjang. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik menyelenggarakan fungsi: a. d. dan jalur pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan fasilitasi pengelolaan data. jenjang. statistik pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. dan fasilitasi pengelolaan data. Pasal 965 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 964 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. kompilasi. validasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. dan jalur pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. jenjang. jenjang. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. koordinasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. dan b. validasi. dan jalur pendidikan. pelaksanaan kompilasi.-236Pasal 963 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 962. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. jenjang. Pasal 966 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. kompilasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. b. dan jalur pendidikan. koordinasi. . c. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.

dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi. dan koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pelayanan data dan statistik pendidikan. e. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. c. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. dan pendidikan informal. pendayagunaan data dan statistik pendidikan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 968 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a. Pendidikan Anak. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. jenis. penyusunan statistik pendidikan. Nonformal. (5) Tugas. dan b. pendayagunaan dan . pemberian layanan data dan statistik pendidikan. Pasal 969 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pendidikan nonformal. d. Pasal 970 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Nonformal. pendidikan anak usia dini.-237b. Pendidikan Anak Usia Dini. statistik pendidikan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Dini. statistik pendidikan. dan Informal. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah. Usia.

e. evaluasi. Pasal 972 Pusat Arkeologi Nasional mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis dan penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. d. persuratan dan kearsipan. pengumpulan. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. c. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan administrasi Pusat Arkeologi Nasional . dan pelaporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. Bagian Tata Usaha b. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi . pemantauan . keuangan. f. kepegawaian. dan i. Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 975 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. (2) Pusat Arkeologi Nasional dipimpin oleh seorang Kepala. barang milik negara.-238Bagian Ke Empat Pusat Arkeologi Nasional Pasal 971 (1) Pusat Arkeologi Nasional adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang arkeologi. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian arkeologi. c. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. Bidang Program dan Kerja Sama. Pasal 973 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 972.pengolahan dan penyajian data dan informasi di bidang arkeologi. dan d. g. dan ketatalaksanaan Pusat. Pusat Arkeologi Nasional menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 974 Pusat Arkeologi Nasional terdiri atas: a. b. penyusunan . kerumahtanggaan. h. Bidang Data dan Informasi.

f. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan perpustakaan. c. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. dan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan.-239Pasal 976 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 975. pelaksanaan konservasi dan arkeometri. d. pelaksanaan urusan perencanaan. kebersihan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. ketertiban. b. keprotokolan. e. . kearsipan. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. Pasal 978 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan melakukan urusan perencanaan. g. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. pelaksanaan urusan keuangan. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. kepegawaian. pelaksanaan urusan kepegawaian. Pasal 977 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. keindahan. d. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. pengelolaan barang milik negara. c. dan h. b. keamanan. Pasal 979 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. keuangan. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. f. Pasal 980 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 979. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. dan b. perpustakaan dan pengelolaan barang milik negara serta penyusunan laporan Pusat. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. dan h. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. g. e. fasilitasi serta kerja sama di bidang penelitian arkeologi. kearsipan. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. program. pelaksanaan urusan persuratan.

(2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. . b. program. Bidang Data dan Informasi menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. penyajian data dan informasi hasil penelitian di bidang arkeologi. Subbidang Data. (2) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. Pasal 985 Bidang Data dan Informasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian arkeologi. Pasal 983 Bidang Data dan Informasi mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. fasilitasi. Subbidang Informasi. dan b. Pasal 987 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan.-240Pasal 981 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. dan kerja sama di bidang penelitian di bidang arkeologi. Pasal 986 (1) Subbidang Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. dan b. pelaksanaan konservasi dan arkeometri serta fasilitasi dan penyusunan laporan hasil penelitian di bidang arkeologi. Subbidang Kerja Sama Pasal 982 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. Subbidang Program. pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. Pasal 984 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 983. dan c.

Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen. dan e. Direktorat Jenderal. Pasal 991 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah hukum.-241(2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. jenis. c. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. Pasal 990 Staf Ahli terdiri atas: a. yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal. b. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 989 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional. Badan. dan Inspektorat Jenderal. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. BAB XIV STAF AHLI Pasal 988 Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan. . (5) Tugas. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. d. Staf Ahli Bidang Hukum.

dan Kepala Subbidang adalah jabatan struktural eselon IV. Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. dan Kepala Bidang adalah jabatan struktural eselon III. Sekretaris Inspektorat Jenderal.b atau serendahrendahnya eselon II. Kepala Seksi. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan.Kepala Subdirektorat.a.a. (3) Kepala Biro. (2) Staf Ahli Menteri adalah jabatan struktural eselon I. Sekretaris Badan. dan Kepala Pusat adalah jabatan struktural eselon II. dan Kepala Badan adalah jabatan struktural eselon I. (5) Kepala Subbagian. BAB XV ESELONISASI Pasal 993 (1) Sekretaris Jenderal. Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 992 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 990 dan Pasal 991.a. BAB XVI TATA KERJA Pasal 994 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri. Direktur Jenderal. .Inspektur Jenderal.-242(3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah kerja sama internasional. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah organisasi dan manajemen.a.a. (4) Kepala Bagian.

integrasi. dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan tugasnya masing-masing. bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing. . setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi.-243Pasal 995 Dalam melaksanakan tugas. tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 996 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masingmasing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya. Pasal 1001 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. Pasal 997 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. Pasal 1000 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan. Pasal 998 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk. Pasal 999 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.

-244BAB XVII KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 1002 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. . masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku. BAB XVIII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 1003 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. BAB XIX KETENTUAN PENUTUP Pasal 1004 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. Pasal 1005 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan kebudayaan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi. (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambatlambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini.

MOHAMMAD NUH Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 2 Maret 2012 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA.H. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pangerang Moenta.S. A.. Dr.-245Pasal 1006 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.H. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. TTD. DFM NIP 196108281987031003 . TTD.. TTD. AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 NOMOR 257 Salinan sesuai dengan aslinya. M. Agar setiap orang mengetahuinya.

-246- .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful