SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011;

Mengingat

-24. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara ; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; Memperhatikan : Persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/307.1/M.PANRB/01/2012 tanggal 27 Januari 2012; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 2 Dalam memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dibantu oleh 2 (dua) Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan.

-3Pasal 3 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 4 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 5 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas: a. Sekretariat Jenderal; b. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; f. Direktorat Jenderal Kebudayaan; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan; n. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional; o. Staf Ahli Bidang Hukum; p. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; q. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; r. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan s. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan.

-4BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pasal 6 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Pendidikan Pasal 7 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang pendidikan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi pendidikan di lingkungan Kementerian. Pasal 8 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Kebudayaan Pasal 9 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang kebudayaan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi kebudayaan di lingkungan Kementerian. Pasal 10 Rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dan Pasal 8, yaitu: a. membantu Menteri dalam proses pengambilan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam melaksanakan program kerja dan kontrak kinerja;

f. Pasal 11 Bidang dan rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang belum diatur dalam Pasal 10 diatur lebih lanjut oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan. mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada acara tertentu dan/atau memimpin rapat sesuai dengan penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.-5c. dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. melaksanakan pengendalian dan pemantauan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. h. Tugas. dan i. Pasal 13 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. memberikan rekomendasi dan pertimbangan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. g. dalam hal tertentu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan tugas khusus yang diberikan langsung oleh Presiden atau melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. e. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam penilaian dan penetapan pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. dan Fungsi Pasal 12 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. . melaksanakan pengendalian reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

. Biro Hukum dan Organisasi. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. dan e. c.-6Pasal 14 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13. kerumahtanggaan. keuangan. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 16 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. f. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 17 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16. Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. c. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. barang milik negara. Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. tata laksana. e. penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. keuangan. kepegawaian. koordinasi. dan kerja sama. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 15 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. b. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Biro Kepegawaian. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. sinkronisasi. ketatausahaan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan penyusunan rencana. Biro Umum. Biro Keuangan. b. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. program. dan g. d.

e. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. dan d. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan g. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. f. dan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. dan penyusunan rencana. c. b. pengolahan. f. e. . pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. pengelolaan urusan keuangan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. program. sinkronisasi. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. dan keprotokolan. pengelolaan anggaran. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. d. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal.-7b. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. Bagian Barang Milik Negara. anggaran. ketatausahaan pimpinan. program. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Tata Usaha dan Protokol. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. d. pengumpulan. c. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. koordinasi. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. Pasal 20 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19. Pasal 18 Biro Umum terdiri atas: a. c. Pasal 19 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana.

d. . dan penyusunan rencana. Pasal 25 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan e. b. Subbagian Perbendaharaan. urusan tata usaha pimpinan. pengeluaran. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. sinkronisasi. penyimpanan. c. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran serta verifikasi. dan c. Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 22 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. pengolahan. b. Subbagian Protokol. Pasal 24 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23.-8Pasal 21 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Pasal 23 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan dan wakil menteri. perhitungan anggaran. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. b. pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pertanggungjawaban anggaran. urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Persuratan. Subbagian Program dan Anggaran. program. program. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan.

dan f. Subbagian Tata Usaha Menteri. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . e. dan Staf Khusus di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. dan Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri. (4) Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Wakil Menteri. (2) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan perencanaan. c. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 26 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. d. (3) Subbagian Tata Usaha Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri dan Sekretaris Jenderal serta penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Staf Ahli Menteri. Pasal 27 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. inventarisasi.-9c. pengadaan. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. Pasal 28 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27. d.

b. pengadaan. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan pengembangan.-10Pasal 29 Bagian Barang a. c. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. hukum. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan Pendayagunaan dan Penghapusan. pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 31 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. ketatalaksanaan. Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. Subbagian b. . d. pelaksanaan urusan perencanaan. perundang-undangan. e. Pasal 32 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31. disiplin. dan f. Pasal 30 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta perencanaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pengadaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Milik Negara terdiri atas: Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. Subbagian c.

penyusunan. pengangkatan. disiplin. Pasal 34 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan.-11Pasal 33 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. penghargaan. pemindahan. kebersihan. c. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepangkatan. program. . sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. pengadaan. sinkronisasi. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 35 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. ketertiban. koordinasi. sinkronisasi. kesehatan. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 36 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35. penyusunan rancangan peraturan perundangundangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. dan c. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Urusan Dalam. program. rencana. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. b. analisis dan penyempurnaan organisasi. penyusunan sistem dan prosedur kerja. dan penyusunan rencana. dan evaluasi kebijakan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. peningkatan kemampuan profesional dan karir. pelindungan.

penyusunan bahan rencana. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kerja sama luar negeri. e. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. Pasal 38 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. b. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. . Pasal 39 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38. dan d. program. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. rencana. program. dan penyusunan rencana. c. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. f. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Bagian Kerja Sama Luar Negeri. Pasal 40 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. Bagian Fasilitasi Internasional. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. dan d. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. program. Pasal 37 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. h. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. sinkronisasi. c. dan c. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. program. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. b. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. g. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-12d. b. program. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a.

dan d. sinkronisasi. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. program. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. (2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar.-13Pasal 41 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. pendidikan nonformal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. Nonformal dan Informal. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. pengelolaan data dan informasi perencanaan. c. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan penyusunan rencana. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. sinkronisasi. pendidikan menengah. evaluasi pelaksanaan kebijakan. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. . program. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. dan penyusunan rencana. rencana. Sekretariat Jenderal. dan kebudayaan. b. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 42 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. sinkronisasi. penyusunan bahan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pendidikan informal. program. program. program. dan penjaminan mutu pendidikan. Inspektorat Jenderal. bahasa. rencana. Pasal 43 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42. dan penyusunan rencana.

Pasal 46 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. sinkronisasi. b.-14Pasal 44 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. Subbagian Amerika dan Eropa. Pasal 47 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46. dan c. dan c. dan multilateral. b. Pasifik. Subbagian Kebijakan. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. regional. . Subbagian Informasi. dan Afrika. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan dan kebudayaan. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. b. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. dan c. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 48 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. Pasal 45 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. Subbagian Asia. Subbagian Evaluasi Program. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral.

penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. Pasal 50 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. (2) Subbagian Asia. dan c. Pasal 52 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Asia.-15Pasal 49 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan d. b. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. Pasal 51 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Pasifik. c. Pasifik. b. Subbagian Tata Usaha. dan Afrika. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia. . fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri.

e.-16Pasal 53 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 54 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. teknologi. dan budaya. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. . b. d. (2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. f. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan h. akuntansi. verifikasi. pengujian. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. sains. barang milik negara. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaporan keuangan. keuangan. kepegawaian. g. sosial. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 55 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.

c. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. b. Bagian Pembiayaan. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. . Subbagian Tata Usaha. kepegawaian. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan dan kebudayaan. Pasal 57 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta penyelesaian masalah kerugian negara. Subbagian Perbendaharaan. dan d. Bagian Perbendaharaan. Pasal 60 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Kerugian Negara. dan d. c. Pasal 59 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. barang milik negara. Pasal 58 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57. dan c. keuangan. b.-17Pasal 56 Biro Keuangan terdiri atas: a. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. b.

dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Pusat-Pusat. Inspektorat Jenderal. Subbagian Pembiayaan II. (2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. b. pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . b.-18Pasal 61 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. dan c. Pasal 63 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. Nonformal dan Informal. dan c. Pasal 64 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. verifikasi. Pasal 62 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61. Subbagian Pembiayaan I. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. verifikasi. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Subbagian Pembiayaan III. verifikasi. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. verifikasi. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sekretariat Jenderal.

pengembangan. Pasal 67 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. Pasal 68 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan. neraca. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. neraca. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. . dan c. b. c. verifikasi. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III.-19Pasal 65 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. perhitungan anggaran. Pasal 66 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65. pengelolaan sistem akuntansi. dan e. d. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. Inspektorat Jenderal. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan. pengelolaan sistem akuntansi. b. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pengembangan. perhitungan anggaran. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. verifikasi.

Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. Direktorat Jenderal Kebudayaan. evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. evaluasi. Pasal 69 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 71 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a.-20(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. pengelolaan sistem akuntansi. evaluasi. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 72 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. verifikasi. Pasal 70 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69. neraca. pengembangan. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. . dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Sekretariat Jenderal. Nonformal dan Informal. pengolahan. Inspektorat Jenderal. Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pusat-pusat. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. c. b. perhitungan anggaran. dan d. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Badan Penelitian dan Pengembangan.

c. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan d. pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Pengembangan. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan. j. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. . pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-21(3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan k. d. Pasal 74 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. f. evaluasi. Pasal 75 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 73 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nonformal dan Informal. g. c. b. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. h. Bagian Mutasi Dosen. b. tenaga fungsional lainnya. dan Pensiun. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan mutasi dosen. dan Pusatpusat. e. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. i. Disiplin. Sekretariat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Pengadaan.

Subbagian Informasi Kepegawaian. b. rencana formasi. . Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. d. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. keuangan. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 77 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 79 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepegawaian. rencana pengendalian formasi pegawai. pengadaan pegawai. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 78 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Tata Usaha. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. dan kerumahtanggaan Biro. analisis kebutuhan. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. barang milik negara.-22Pasal 76 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. dan g. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. f.

d. c. dan f. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Disiplin. dan c. Pasal 81 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80. ujian dinas. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. pendidikan dan pelatihan. b. Subbagian Disiplin dan Pensiun. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-23Pasal 80 Bagian Pengembangan. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. izin belajar. penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. kepangkatan. e. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemindahan. disiplin. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. dan Pensiun terdiri atas: a. pemberhentian. Disiplin. pemindahan. Pasal 82 Bagian Pengembangan. b. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. Bagian Pengembangan. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Pengembangan. kepangkatan. . tunjangan tugas belajar. (3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 83 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. Disiplin.

dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. d. Subbagian Mutasi Dosen II. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. dan f. pemindahan. Pasal 86 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a. b.-24Pasal 84 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. b. kepangkatan. pemindahan. Subbagian Mutasi Dosen I. e. pembantuan. kepangkatan. dan c. pembantuan. Subbagian Mutasi Dosen III. pemekerjaan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. pemindahan. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemekerjaan. penetapan angka kredit dan jabatannya. c. . penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. kepangkatan. angka kredit. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. pembantuan. dan pembantuan dosen. pemekerjaan. dan jabatan dosen. pelaksanaan urusan pemindahan. penetapan angka kredit dan jabatannya.

pemekerjaan. Subbagian Mutasi Dosen II. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas. pemindahan. d. dan f. Pasal 88 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain dosen di lingkungan Kementerian serta guru yang menjadi kewenangan Kementerian. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. pemindahan. pengaktifan kembali. pejabat Atase Pendidikan. pembantuan. kepangkatan. b. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. dan ayat (3). penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Dubes/Wakil RI pada UNESCO. ayat (2). pemindahan. Subbagian Tenaga Fungsional Guru. Pasal 89 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. e. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. pembebasan sementara dan pemberhentian. pelaksanaan urusan pengangkatan.-25(3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pembebasan sementara. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. c. Pasal 91 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. Subbagian Mutasi Jabatan. penetapan angka kredit dan jabatannya. b. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. Pasal 90 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1). . dan c. kepangkatan. ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. pembantuan.

fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan di daerah. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 93 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. pemindahan. pembebasan sementara dan pemberhentian. pengkajian. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS.-26Pasal 92 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundangundangan bidang pendidikan dan kebudayaan. (3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. . pemindahan. e. f. d. organisasi. kepangkatan. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. b. c. dan guru Pembina tingkat I ke atas. Pasal 94 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93. pembinaan. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan.

pengkajian. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. Bagian Bantuan Hukum. Bagian Peraturan Perundang-undangan. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. dan c. e. b. dan d. Pasal 97 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96. c. j. pembinaan. d. pengkajian. Bagian Ketatalaksanaan. Pasal 98 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. i. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Kelembagaan. . pembinaan. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. c. dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. h. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a.-27g. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pengkajian. Pasal 95 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 96 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. dan f. b.

pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Bantuan Hukum III. Subbagian Bantuan Hukum II. pendidikan nonformal. c. dan e. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan.-28Pasal 99 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. pengkajian. kebudayaan. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. Pasal 101 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100. pengawasan. dan penjaminan mutu pendidikan. dan pengembangan. pendidikan menengah. koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengkajian kasus dan masalah hukum. pelayanan administrasi. . d. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. teknologi informasi dan komunikasi. data. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. Pasal 102 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. pendidikan informal. informasi. dan hubungan masyarakat. penelitian. Subbagian Bantuan Hukum I. b. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengkajian. dan c. kebahasaan. b. Pasal 100 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengkajian.

Pasal 106 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 105. ayat (2). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. Nonformal dan Informal. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. . pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pemberian nasehat. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.-29Pasal 103 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. fungsi. Pasal 104 Wilayah kerja Subbagian Bantuan Hukum I. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. pemberian nasehat. pemberian nasehat. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Bantuan Hukum II. dan ayat (3) ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. Pasal 105 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. Inspektorat Jenderal. Sekretariat Jenderal. dan Subbagian Bantuan Hukum III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 ayat (1). penyusunan rancangan tugas. dan Pusat-Pusat serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. Direktorat Jenderal Kebudayaan.

(2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan c. dan penyusunan rancangan tugas. f. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. fungsi. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. g. Subbagian Kelembagaan III. pendidikan nonformal. d.-30c. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. penilaian. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan pendidikan menengah. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Kelembagaan II. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 108 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. Inspektorat Jenderal. dan pendidikan informal. b. dan Informal. dan susunan organisasi unit kerja. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. penilaian. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan penyusunan rancangan tugas. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. dan susunan organisasi unit kerja. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. Sekretariat Jenderal. e. fungsi. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan rancangan tugas. Kebahasaan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan. fungsi. Pasal 107 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. penyiapan bahan usul pelembagaan. . Subbagian Kelembagaan I. penilaian. penyiapan bahan usul pelembagaan. Nonformal. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. dan susunan organisasi unit kerja.

penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengolahan data jabatan. Pasal 111 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. Subbagian Tata Usaha Pasal 112 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. dan g. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 110 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109. pengembangan.-31Pasal 109 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. barang milik negara. Subbagian Analisis Jabatan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengkajian. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. d. dan c. pembinaan ketatalaksanaan. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Sistem dan Prosedur. pembinaan. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. pengembangan. . f. b. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. kepegawaian. penyusunan sistem dan prosedur kerja. pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundangundangan. keuangan. e. analisis jabatan.

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. penyusunan norma. perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. b. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. Nonformal. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. standar. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 114 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan e. . Nonformal. pendidikan nonformal. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 116 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. Nonformal. d.-32BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. dan Informal terdiri atas: a. Nonformal. Nonformal. dan Informal. c. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. NONFORMAL. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal. Tugas. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan Fungsi Pasal 113 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. prosedur.

c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. d. dan Informal. dan pendidikan informal. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 117 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan Informal. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. f. program. Nonformal. koordinasi penyusunan kebijakan. . program. i. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. e. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. dan Informal. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. Nonformal. Pasal 118 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 117. rencana. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. g. e. d. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. h.-33b. Nonformal. c. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal. dan pendidikan informal. Nonformal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. b. dan Informal. rencana. dan Informal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal.

Nonformal. dan laporan Direktorat Jenderal. Subbagian Data dan Informasi. Nonformal. Subbagian Program dan Anggaran. pendidikan nonformal. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. evaluasi. dan pendidikan informal. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. c. program. dan e. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. program. dan c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 121 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120. pengumpulan. pendidikan nonformal. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.-34j. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Pasal 120 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. anggaran. penyusunan rencana. Hukum dan Kepegawaian. dan pendidikan informal. program. dan Informal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 119 Sekretariat a. Keuangan. pendidikan nonformal. Bagian c. pengolahan. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Bagian b. Pasal 122 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. d. dan Umum. . b. k. dan Informal. dan pendidikan informal. Bagian d. b. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal.

dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 124 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengujian. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. . pengolahan. program. b. Pasal 126 Bagian Keuangan terdiri dari: a. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. program. Pasal 125 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 124. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Subbagian Pembiayaan.-35Pasal 123 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Perbendaharaan. dan pendidikan informal. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. dan c. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. b. Pasal 127 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pendidikan nonformal. dan c. pendidikan nonformal. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan.

dan f. b. Pasal 130 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. penyimpanan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. pendidikan nonformal. Pasal 129 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. Subbagian Kepegawaian. c. kepegawaian. e. dan pendidikan informal. Pasal 128 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 131 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. organisasi dan tata laksana. pembayaran. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal.-36(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. verifikasi. d. . dan pendidikan informal. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. analisis dan penyempurnaan organisasi. b. dan c. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. Subbagian Kerja Sama. analisis jabatan. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. melakukan urusan pembukuan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi.

pendidikan nonformal. dan c. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. . penyimpanan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. mutasi. Pasal 133 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. pengadaan. disiplin. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. inventarisasi. Pasal 135 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 132 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. pengangkatan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. publikasi. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 134 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Rumah Tangga. Subbagian Barang Milik Negara. dan c.-37(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. keamanan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. keindahan. dan pendidikan informal. b. kearsipan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. kebersihan. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. penghapusan. dan pendidikan informal. pendistribusian. b. ketertiban. pendidikan nonformal. dokumentasi. pengembangan.

sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. c. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. peserta didik. evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. Pasal 138 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. d. . dan kemitraan pendidikan anak usia dini. peserta didik. Subbagian Tata Usaha. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. standar. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. dan kriteria pembelajaran. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. d. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. dan kriteria pembelajaran. Pasal 139 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 137 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 136. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan f. dan pelaporan Direktorat. sarana dan prasarana. peserta didik. peserta didik. kelembagaan. b. sarana dan prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. program dan anggaran. dan e. prosedur.-38Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 136 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. e. kelembagaan. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan.

taman penitipan anak. dan d. Pasal 142 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan b. kegiatan. kelompok bermain. dan anggaran Direktorat. dan anggaran taman kanak-kanak. taman penitipan anak. dan anggaran Direktorat. pengolahan. taman penitipan anak. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. kelompok bermain. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. serta penyusunan program. taman penitipan anak. kegiatan. . pengumpulan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini. Seksi Evaluasi Program. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 143 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. kegiatan. kegiatan. c. kelompok bermain. penyusunan program. Seksi Penyusunan Program. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. serta pendidikan anak usia dini informal.-39Pasal 140 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 139. Pasal 144 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 143. Pasal 141 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi taman kanakkanak. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. pengolahan.

(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. fasilitasi. . koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. Seksi Peserta Didik. c. fasilitasi. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. standar. dan evaluasi penerapan norma. d. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Pasal 146 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. taman penitipan anak. prosedur. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. kelompok bermain. standar. taman penitipan anak. taman penitipan anak. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 147 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. taman penitipan anak. kelompok bermain. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. taman penitipan anak. Seksi Pembelajaran. kelompok bermain.-40b. dan kriteria peserta didik taman kanak-kanak. Pasal 145 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. kelompok bermain. prosedur. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 148 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147.

dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. d. kelompok bermain. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 152 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria prasarana taman kanak-kanak. standar. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. taman penitipan anak. standar. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. kelompok bermain. pemberian bimbingan teknis. Pasal 151 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. fasilitasi. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. Seksi Sarana. standar. dan evaluasi penerapan norma. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 149 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. kelompok bermain. prosedur. standar. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. Seksi Prasarana. dan b. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. taman penitipan anak. Pasal 150 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.-41b. taman penitipan anak. dan kriteria sarana taman kanak-kanak. taman penitipan anak. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. .

fasilitasi. . d. dan b. pemberian bimbingan teknis.-42b. prosedur. prosedur. Pasal 155 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanakkanak. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kemitraan. dan kriteria di bidang taman kanak-kanak. standar. prosedur. kelompok bermain. keuangan. c. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. Pasal 154 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelompok bermain. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan evaluasi penerapan norma. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. barang milik negara. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 156 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. Pasal 153 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. kepegawaian. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. standar. kelompok bermain. taman penitipan anak. fasilitasi. taman penitipan anak. pemberian bimbingan teknis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kelompok bermain. kelompok bermain. taman penitipan anak. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. Seksi Kelembagaan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kriteria pembelajaran. peserta didik. dan kriteria pembelajaran. standar. dan e. sarana dan prasarana. b. dan anggaran Direktorat. dan f. d. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan e. pengolahan. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. kelembagaan. pengumpulan. standar. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. kelembagaan. Subbagian Tata Usaha. dan kemitraan kursus dan pelatihan. program dan anggaran. peserta didik. peserta didik. penyusunan laporan Direktorat. e.-43Pasal 157 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156. dan kemitraan kursus dan pelatihan. Pasal 159 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 158 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. kelembagaan. prosedur. b. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. . dan pelaporan Direktorat. Pasal 160 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 159. prosedur. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. kelembagaan. d. penyusunan program. evaluasi penerapan norma. peserta didik. d. dan kemitraan kursus dan pelatihan. b. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. c. sarana dan prasarana. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. c. Kelompok Jabatan Fungsional. kegiatan. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. kegiatan.

pengolahan. dan b. prosedur. c. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. prosedur. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. dan d. Pasal 163 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 164 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 163. Pasal 162 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 165 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. Seksi Peserta Didik. dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi Program. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar.-44Pasal 161 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Pembelajaran. Seksi Penyusunan Program. evaluasi penerapan norma. pengumpulan. kegiatan. . b. standar.

prosedur. standar. fasilitasi. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan b. evaluasi penerapan norma. . dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan d. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Prasarana. prosedur. dan kriteria sarana kursus dan pelatihan. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 169 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. c.-45Pasal 166 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. Seksi Sarana. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. standar. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 168 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. fasilitasi. standar. Pasal 170 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Pasal 167 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. prosedur.

prosedur. Pasal 173 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. standar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. dan d. fasilitasi. . prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 172 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. Pasal 174 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. prosedur.-46(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. b. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan b. c. Pasal 171 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. standar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria prasarana kursus dan pelatihan. prosedur. standar. Seksi Kemitraan. dan evaluasi penerapan norma.

Kelompok Jabatan Fungsional. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. peserta didik. c. barang milik negara. Pasal 177 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 176. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. dan kemitraan pendidikan masyarakat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. b. evaluasi penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. e. d. dan kemitraan pendidikan masyarakat. dan pelaporan Direktorat. kelembagaan. standar. dan e. c. dan kemitraan pendidikan masyarakat. peserta didik. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. kepegawaian. Subdirektorat Program dan Evaluasi. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 176 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. sarana dan prasarana. kelembagaan. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. Pasal 178 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. sarana dan prasarana. . koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. peserta didik. dan kemitraan pendidikan masyarakat. keuangan. sarana dan prasarana. dan f. kelembagaan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. d. peserta didik. dan kriteria pembelajaran. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. standar. Pasal 179 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. Subbagian Tata Usaha. prosedur.-47Pasal 175 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.

dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan anggaran Direktorat. penyusunan program. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. d. dan b. pengumpulan. pengolahan. Pasal 182 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. . dan e.-48Pasal 180 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 179. pendidikan kepemudaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. c. pengolahan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 181 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pendidikan keorangtuaan. Seksi Evaluasi Program. kegiatan. dan anggaran Direktorat. dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 183 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan.

pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. Pasal 186 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan.-49Pasal 184 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 183. standar. standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. c. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan kepemudaan. dan b. fasilitasi. pendidikan kepemudaan. b. Pasal 185 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan d. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. standar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. Seksi Pembelajaran. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. pendidikan kepemudaan. Seksi Peserta Didik. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. . pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. prosedur.

dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pemberian bimbingan teknis. c. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. b.-50Pasal 187 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 189 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. prosedur. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan keorangtuaan. Pasal 188 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan pemberdayaan perempuan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. Seksi Sarana. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 190 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Seksi Prasarana. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan d. pendidikan kepemudaan. evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. prosedur. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. standar. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. . dan b. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar.

fasilitasi. Seksi Kemitraan. b. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. c. Pasal 192 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 191. prosedur.-51(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 191 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. pendidikan kepemudaan. Seksi Kelembagaan. standar. . pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Pasal 193 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. prosedur. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. standar. dan b. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan d. pemberian bimbingan teknis. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan kepemudaan.

pendidikan kepemudaan. prosedur. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. keuangan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. kepegawaian. Nonformal. . fasilitasi. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. dan pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. kursus dan pelatihan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 197 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196. barang milik negara. dan Informal Pasal 196 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pemberian bimbingan teknis. standar. Nonformal. Pasal 195 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan kepemudaan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. standar. kursus dan pelatihan. pendidikan keorangtuaan.-52Pasal 194 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Nonformal. dan pendidikan masyarakat. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. fasilitasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pemberian bimbingan teknis. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini.

i. dan Informal terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. d. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. Nonformal. dan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. dan f. prosedur. dan pendidikan masyarakat. f. b. h. g. evaluasi penerapan norma. prosedur. d. program dan anggaran.-53b. kursus dan pelatihan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. e. Subbagian Tata Usaha. dan pelaporan Direktorat. dan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Pasal 199 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. Pasal 198 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan masyarakat. standar. . kursus dan pelatihan. dan pendidikan masyarakat. kursus dan pelatihan. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. dan pendidikan masyarakat. kursus dan pelatihan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Nonformal. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan masyarakat. kursus dan pelatihan. dan Informal. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. c. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini.

pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 201 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pengembangan sistem. kursus dan pelatihan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. dan b. penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. pendidikan nonformal. . fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. c. dan f. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kegiatan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. pengolahan. kegiatan. pengumpulan. kegiatan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Pasal 202 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan.-54Pasal 200 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 199. dan anggaran Direktorat. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. e. d. Seksi Penyusunan Program. b. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan program. anggaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Evaluasi Program.

taman penitipan anak. evaluasi penerapan norma. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. pemberian bimbingan teknis. prosedur. kelompok bermain. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. prosedur. kelompok bermain. pengembangan sistem. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. c. taman penitipan anak. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. standar. kelompok bermain.-55Pasal 204 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 203. dan b. kelompok bermain. taman penitipan anak. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. Pasal 206 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. f. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. e. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. fasilitasi. prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan g. rencana kebutuhan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. . Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. taman penitipan anak. kelompok bermain. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. d. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal.

rencana kebutuhan. dan evaluasi penerapan norma. dan b. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. kelompok bermain. Seksi Pendidik. d. evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan g. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. prosedur. f.-56(2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 209 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. standar. standar. e. . standar. Seksi Tenaga Kependidikan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. c. b. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak. pengembangan sistem. Pasal 208 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207.

rencana kebutuhan. pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. Pasal 211 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 212 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 211. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. b. standar. f. e. dan evaluasi penerapan norma. standar. standar. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. prosedur. prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. d. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. pengembangan sistem. rencana kebutuhan. . c.-57Pasal 210 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. prosedur. pengembangan sistem. fasilitasi. dan g. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. standar.

Seksi Tenaga Kependidikan. dan b. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pemberian bimbingan teknis. barang milik negara. keuangan. dan Pasal 198 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (5) Tugas. kepegawaian. prosedur. standar. Seksi Pendidik. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. rencana kebutuhan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. . rencana kebutuhan. dan kerumahtanggaan Direktorat. Pasal 216 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138 huruf f. Pasal 178 huruf f. Pasal 158 huruf f. pengembangan sistem. dan evaluasi penerapan norma. jenis.-58Pasal 213 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. prosedur. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 215 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pengembangan sistem. Pasal 214 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

penyusunan norma. Pasal 218 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. standar. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. . pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. dan e. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar. d. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 220 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Sekretariat Direktorat Jenderal. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. c. b. dan Fungsi Pasal 217 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. prosedur. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. d. b. c. Tugas. dan e.-59BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a.

Hukum dan Kepegawaian. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran.-60Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 221 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. koordinasi pelaksanaan tugas. Bagian d. g. f. koordinasi penyusunan kebijakan. program. dan laporan Direktorat Jenderal. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 224 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. e. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 223 Sekretariat a. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. program. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. program. Pasal 222 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 221. dan k. i. Bagian b. . rencana. rencana. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Umum. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. b. d. Keuangan. kerja sama. evaluasi. anggaran. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. j. h. c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

b. program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. pengumpulan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 228 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. Pasal 229 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 228. program.-61Pasal 225 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 224. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. penyusunan rencana. b. dan c. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Subbagian Progam dan Anggaran. . d. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. c. Pasal 226 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan e. program. Subbagian Data dan Informasi. dan c. Pasal 227 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengolahan. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. b. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar.

pengujian. c. dan c. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. dan c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar. Pasal 231 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. b. b. evaluasi. Subbagian Kerja Sama. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 233 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 232. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. e. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. d. b. f. Pasal 232 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Pasal 234 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. verifikasi. . pembukuan. Subbagian Perbendaharaan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. organisasi dan tata laksana. Subbagian Pembiayaan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pembayaran. penyimpanan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. kepegawaian.-62Pasal 230 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Kepegawaian. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal.

Pasal 238 Bagian Umum terdiri atas: a. keamanan. Pasal 236 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. pengadaan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. analisis jabatan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. keindahan. b. dokumentasi.-63Pasal 235 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan c. pengangkatan. kearsipan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. b. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. . Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. mutasi. pengembangan. kebersihan. disiplin. ketertiban. Pasal 239 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Barang Milik Negara. publikasi. Pasal 237 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana.

dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. sarana dan prasarana. Pasal 241 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240. dan kriteria pembelajaran. dan f. . prosedur. Pasal 242 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. kelembagaan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kelembagaan. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. sarana dan prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Subbagian Tata Usaha. prosedur. kelembagaan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria pembelajaran. d. c. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 240 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.-64(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. b. sarana dan prasarana. standar. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. d. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pendistribusian. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. c. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan f. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. inventarisasi. sarana dan prasarana. e. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. penyimpanan. penghapusan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. b.

(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kelembagaan. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. sarana dan prasarana. Seksi Penyusunan Program. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. . peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. d. penyusunan program. pengolahan. Pasal 245 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Evaluasi Program. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan b. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. sarana dan prasarana. kelembagaan. dan anggaran Direktorat. Pasal 246 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran. dan anggaran Direktorat. kegiatan. kegiatan. pengolahan. penyusunan laporan Direktorat. e. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. kelembagaan. b. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan penyajian data dan informasi pembelajaran.-65Pasal 243 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kerja sama. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan. dan f. peserta didik Sekolah Dasar. pengumpulan. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kerja sama. Pasal 244 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243. program dan anggaran.

fasilitasi. evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria kurikulum. b. penilaian. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. penilaian. Pasal 250 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. . dan kriteria kurikulum. Pasal 249 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penilaian. penilaian. pemberian bimbingan teknis. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan d. Pasal 248 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 247. penilaian. prosedur. c.-66Pasal 247 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

standar. dan d. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. Seksi Prasarana. standar. prosedur. prosedur. fasilitasi. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. c. Pasal 252 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251. Pasal 253 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. dan b. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi. Pasal 254 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. prestasi.-67Pasal 251 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. standar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. . Seksi Sarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 255 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. b. kriteria prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kriteria sarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.

fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 257 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan kriteria kelembagaan. Pasal 258 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberdayaan sekolah. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. evaluasi penerapan norma. prestasi. prosedur. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. kepegawaian. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 260 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. b. barang milik negara. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Kelembagaan. prosedur. standar. prestasi. fasilitasi. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 259 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Seksi Peserta Didik. pemberdayaan sekolah. . standar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan pembinaan bakat. prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. keuangan. standar.-68Pasal 256 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 255. dan d. c. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan b. dan kriteria pembinaan bakat. fasilitasi.

b. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. program dan anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. Pasal 264 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263. sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria pembelajaran. dan f. c. d. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan peran serta masyarakat.-69Pasal 261 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 260. kerja sama. Pasal 263 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. kelembagaan. Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. prosedur. sarana dan prasarana. Pasal 262 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. dan kriteria pembelajaran. Subdirektorat Pembelajaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. evaluasi penerapan norma. kelembagaan. dan f. . dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. d. standar. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. b. e. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdirektorat Program dan Evaluasi. e.

dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan. d. Pasal 267 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. penilaian. kegiatan. pengolahan. Seksi Penyusunan Program. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kerja sama. kegiatan. sarana dan prasarana. Pasal 266 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. e. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. sarana dan prasarana. penyusunan program. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pengumpulan. kegiatan.-70b. c. Seksi Evaluasi Program. pengolahan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 265 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. f. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. dan penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan b. pengumpulan. . (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kelembagaan. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program.

c. fasilitasi. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kurikulum. dan kriteria kurikulum. Pasal 271 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. standar. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. . dan b. Seksi Penilaian dan Akreditasi. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur.-71Pasal 268 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 267. dan evaluasi penerapan norma. penilaian. b. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. standar. prosedur. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 269 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. fasilitasi. penilaian. Pasal 270 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. penilaian. penilaian. dan d. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

dan d. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. standar. Pasal 274 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma.-72Pasal 272 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 271. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan b. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Prasarana. b. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . prosedur. Seksi Sarana. Pasal 273 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Pasal 275 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. pemberian bimbingan teknis.

dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi. standar. prosedur. evaluasi penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. barang milik negara. kepegawaian. dan pembinaan bakat. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembinaan bakat. keuangan. prestasi. prosedur. dan kriteria kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Kelembagaan. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberdayaan sekolah. dan d. c. Pasal 277 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan b. . pemberdayaan sekolah. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 278 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. standar. Seksi Peserta Didik. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. b. pemberian bimbingan teknis.-73Pasal 276 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 275. Pasal 279 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. e. sarana dan prasarana. Pasal 282 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. d. Pasal 281 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280. standar. kelembagaan. kelembagaan. b. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Program dan Evaluasi. d. Kelompok Jabatan Fungsional. sarana dan prasarana. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Pembelajaran. sarana dan prasarana. dan kriteria pembelajaran.-74Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 280 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. c. c. kelembagaan. dan f. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan f. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. b. e. Subbagian Tata Usaha. . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar.

penyusunan laporan Direktorat. . dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. dan b. Pasal 284 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 283. kegiatan. kelembagaan. pengolahan. Seksi Evaluasi Program. anggaran. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan f. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. c. kerja sama. kegiatan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. b. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. program dan anggaran. dan anggaran Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. e. kelembagaan. Pasal 285 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pengumpulan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kelembagaan. pengolahan. kerja sama. pengumpulan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 286 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. sarana dan prasarana. kelembagaan. sarana dan prasarana. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan program. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program.-75Pasal 283 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan.

Seksi Pelaksanaan Kurikulum. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. penilaian. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan b. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. penilaian. prosedur. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. standar. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penilaian. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kurikulum. . dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penilaian.-76Pasal 287 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan d. Pasal 289 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. standar. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 290 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Pasal 288 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 287. penilaian. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. b. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria kurikulum. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi.

Pasal 295 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. fasilitasi. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan b. Seksi Sarana. prosedur. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. dan d. standar. standar. Pasal 294 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Pasal 293 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. prestasi. prosedur. Seksi Prasarana. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. b. dan evaluasi penerapan norma. .-77Pasal 291 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 292 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 291. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur.

Pasal 298 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. prestasi. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prestasi. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah.-78Pasal 296 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 295. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. b. standar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Seksi Kelembagaan. prosedur. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan b. dan evaluasi penerapan norma. c. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. standar. kepegawaian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kelembagaan. dan pembinaan bakat. Seksi Peserta Didik. dan kriteria pembinaan bakat. dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. prestasi. fasilitasi. keuangan. dan evaluasi penerapan norma. barang milik negara. Pasal 299 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan d. pemberdayaan sekolah. Pasal 297 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prestasi. prosedur.

c. pendidikan layanan khusus. dan i. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. prosedur. b. e. d. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. evaluasi penerapan norma. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Pasal 301 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. . pendidikan layanan khusus. f. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. g. dan kesetaraan pendidikan dasar. h. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus.-79Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 300 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. standar.

-80Pasal 302 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Seksi Evaluasi Program. c. e. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pemberdayaan peran serta masyarakat. d. kegiatan. e. Pasal 303 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. kegiatan. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan b. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. Pasal 305 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. pengumpulan. penyusunan laporan Direktorat. dan f. . Subbagian Tata Usaha. penyusunan program. Pasal 304 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303. pengolahan. dan f. c. b. Seksi Penyusunan Program. kerja sama. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. program dan anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar.

pendidikan layanan khusus. pengumpulan. dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. c. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. b. d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. kerja sama. anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 308 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 307. dan penyusunan program. Sekolah Menengah Pertama. kegiatan. Sekolah Menengah Pertama. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan khusus. pendidikan khusus. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar.-81Pasal 306 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. kesetaraan pendidikan dasar. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. . pendidikan layanan khusus. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. kegiatan.

Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. . (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. g. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan b. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. dan evaluasi penerapan norma. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem. prosedur. rencana kebutuhan. fasilitasi. fasilitasi. standar. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. standar.-82e. Pasal 310 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Karir. f. pemberian bimbingan teknis. standar.

pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Karir. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 313 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. dan b. d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.-83Pasal 312 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311. dan g. Pasal 314 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. c. f. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. standar. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. . standar. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. rencana kebutuhan. dan evaluasi penerapan norma. e. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. d. f. Pasal 315 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. b. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. standar. standar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 316 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 315. e. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.-84(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. standar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. c. prosedur. dan g. prosedur. evaluasi penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.

Pasal 262 huruf f. pemberian bimbingan teknis. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. standar. . Seksi Karir. prosedur. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas. Pasal 282 huruf f.-85Pasal 317 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. rencana kebutuhan. dan b. jenis. fasilitasi. kepegawaian. dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 320 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 242 huruf f. pengembangan sistem fasilitasi. keuangan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. pemberian bimbingan teknis. standar. Pasal 318 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan Pasal 302 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 319 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. barang milik negara. a. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur.

Tugas. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.-86BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. d. . Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. c. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. dan e. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah. b. penyusunan norma. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. b. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. Pasal 322 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. prosedur. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 324 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan Fungsi Pasal 321 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan e. standar. d. c. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

. b. rencana. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. program. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah.-87Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 325 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. g. i. dan Umum. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. d. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Hukum dan Kepegawaian. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 326 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 325. kerja sama. koordinasi penyusunan kebijakan. j. Bagian b. c. Bagian d. dan k. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. Pasal 327 Sekretariat a. f. e. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. Bagian c. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. koordinasi pelaksanaan tugas. Keuangan. rencana. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah.

c. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. Pasal 332 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan e. program. dan laporan Direktorat Jenderal.-88Pasal 328 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pengumpulan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. b. pengolahan. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. d. Subbagian Progam dan Anggaran. Pasal 331 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. . program. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. evaluasi. penyusunan rencana. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. anggaran. Pasal 330 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Pasal 329 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 328. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. program. Subbagian Data dan Informasi. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. pengolahan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana.

pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. verifikasi. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan c. c. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pembukuan. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. b. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengujian. penyimpanan. Subbagian Perbendaharaan. Pasal 337 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 336. kepegawaian. Subbagian Pembiayaan. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 334 Bagian Keuangan terdiri atas: a. b. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 335 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. evaluasi. pembayaran. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. organisasi dan tata laksana. . Pasal 336 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum.-89Pasal 333 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332.

(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. e. pengangkatan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan c. publikasi. Subbagian Kepegawaian. Subbagian Kerja Sama. Pasal 338 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pengembangan. analisis jabatan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. b. Pasal 339 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. f. Pasal 341 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. Pasal 340 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. mutasi. b. analisis dan penyempurnaan organisasi. Pasal 342 Bagian Umum terdiri atas: a.-90d. . pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. pengadaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. disiplin. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. dan c.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. keamanan. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. . kelembagaan. kelembagaan. inventarisasi. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Pasal 343 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. c.-91b. dan Subbagian Barang Milik Negara. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 344 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kebersihan. pendistribusian. kearsipan. kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. keindahan. dan kriteria pembelajaran. c. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. penghapusan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Pasal 345 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344. b. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. Subbagian Rumah Tangga. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. ketertiban. prosedur. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. penyimpanan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana.

penyusunan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pelaporan Direktorat. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan f. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. kegiatan. kelembagaan. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kegiatan. program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan laporan Direktorat. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. d. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Pasal 346 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. dan f. Pasal 348 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 347. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. sarana dan prasarana.-92d. Pasal 347 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Kelompok Jabatan Fungsional. c. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. e. kerja sama. e. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. d. dan anggaran Direktorat. f. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. standar. prosedur. Subdirektorat Pembelajaran. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. e. b. kelembagaan. . Subbagian Tata Usaha. pemberdayaan peran serta masyarakat. b. pengolahan. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan kriteria pembelajaran.

fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. peserta didik Sekolah Menengah Atas. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. kerja sama. kegiatan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan d. penilaian. Seksi Penyusunan Program. standar. kegiatan. prosedur. sarana dan prasarana. anggaran. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 351 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 352 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351. dan kriteria kurikulum. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengolahan. sarana dan prasarana.-93Pasal 349 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. kelembagaan. prosedur. penilaian. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. . standar. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengumpulan. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. penilaian. dan b. evaluasi penerapan norma. Seksi Evaluasi Program. kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan kriteria kurikulum. Pasal 350 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penilaian.

Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. . c. Pasal 356 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 355. b. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. fasilitasi. Seksi Sarana. standar. Seksi Prasarana. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi. Seksi Penilaian dan Akreditasi. pemberian bimbingan teknis.-94Pasal 353 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan d. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. pemberian bimbingan teknis. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. prosedur. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 355 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Pasal 354 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Pasal 357 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. standar.

dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. c. pemberdayaan sekolah.-95Pasal 358 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prestasi. fasilitasi. dan pembinaan bakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. dan d. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 360 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 359. prosedur. Pasal 361 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. prosedur. Pasal 359 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan b. standar. pemberdayaan sekolah. . dan kriteria kelembagaan. fasilitasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prosedur. Seksi Kelembagaan. prestasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Seksi Peserta Didik.

(2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. barang milik negara. prosedur. sarana dan prasarana. dan kriteria pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. standar. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. .-96Pasal 362 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. standar. Pasal 363 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 364 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. prosedur. keuangan. sarana dan prasarana. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 365 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 364. c. prestasi. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. b. fasilitasi. d. standar. kelembagaan. dan kriteria pembelajaran. prosedur. sarana dan prasarana. kepegawaian. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan.

sarana dan prasarana. Seksi Evaluasi Program. dan anggaran Direktorat. penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. kegiatan. Subdirektorat Pembelajaran. kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Pasal 367 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-97e. sarana dan prasarana. Pasal 369 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. b. evaluasi penerapan norma. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 368 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 367. pengumpulan. prosedur. d. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Kelompok Jabatan Fungsional. f. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan f. e. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan b. program dan anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 366 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan f. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan pelaporan Direktorat. sarana dan prasarana. standar. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. c. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. . penyusunan program. dan anggaran Direktorat. d. kerja sama. b. Seksi Penyusunan Program. c. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. kegiatan.

(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. sarana prasarana. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. b. anggaran. penilaian. penyusunan laporan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. kegiatan. penilaian. Seksi Penilaian dan Akreditasi. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan d. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. prosedur. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. Pasal 371 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kurikulum. sarana dan prasarana. pengumpulan. prosedur. pengolahan. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. standar. dan dan dan dan . standar. c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. kelembagaan. dan kriteria kurikulum. evaluasi penerapan norma. dan penyusunan program. Pasal 372 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 371. dan b. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan.-98Pasal 370 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penilaian. kelembagaan. Pasal 373 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. kerja sama.

pemberian bimbingan teknis. Pasal 376 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 375. c. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. . dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 378 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 375 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. b. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Prasarana. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. standar. fasilitasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan.-99Pasal 374 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Sarana. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. prosedur. standar. Pasal 377 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan b. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. dan d.

prosedur. prestasi. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. prosedur. Pasal 379 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. dan b. prestasi. standar. Pasal 381 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Kelembagaan. fasilitasi. c. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi.-100(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberdayaan sekolah. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. b. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 382 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan pembinaan bakat. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. standar. Seksi Peserta Didik. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria pembinaan bakat. prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pemberdayaan sekolah. Pasal 380 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 379. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. standar. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan d. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. . pemberian bimbingan teknis.

prosedur. kelembagaan. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kriteria pembelajaran. c. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kerumahtanggaan Direktorat. barang milik negara. sarana dan prasarana. b. kelembagaan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. . koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran.-101Pasal 383 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. Pasal 386 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan f. dan kriteria pembelajaran. Pasal 385 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 384. sarana dan prasarana. d. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. evaluasi penerapan norma. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. kepegawaian. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. prosedur. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 384 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. keuangan. e. standar. standar. kelembagaan. kelembagaan.

dan f. e. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kegiatan. pengumpulan. kelembagaan. penyusunan program. sarana dan prasarana. kerja sama. Pasal 388 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 387. pengolahan. Pasal 387 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. b. Subbagian Tata Usaha. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. d. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. sarana dan prasarana. pemberdayaan peran serta masyarakat. kelembagaan. Pasal 390 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. penyusunan laporan Direktorat. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan anggaran Direktorat. c. program dan anggaran. f. Seksi Evaluasi Program.-102c. kelembagaan. dan anggaran Direktorat. Seksi Penyusunan Program. dan Kelompok Jabatan Fungsional. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. . kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. kegiatan. pengumpulan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pengolahan. Pasal 389 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. d. dan b. dan pelaporan Direktorat. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

anggaran. dan kriteria kurikulum. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kerja sama. kegiatan. Seksi Penilaian dan Akreditasi. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. sarana dan prasarana. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. dan d. kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. standar. evaluasi penerapan norma. Pasal 394 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penilaian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . dan kriteria kurikulum. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. c. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 393 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. b. Pasal 392 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 391. dan b. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi. standar. fasilitasi. prosedur. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 391 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum.-103(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. prosedur.

-104Pasal 395 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. Pasal 399 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. fasilitasi. dan b. prosedur. c. b. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. prestasi. dan d. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 396 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 395. . standar. Pasal 397 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. standar. standar. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Sarana. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Prasarana. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. Pasal 398 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah.

evaluasi penerapan norma. kepegawaian. dan d. standar. prosedur. Seksi Peserta Didik. standar. standar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. c. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah. barang milik negara. Pasal 403 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kerumahtanggaan Direktorat. prestasi. Seksi Kelembagaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan b. pemberdayaan sekolah. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 402 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. keuangan. dan kriteria kelembagaan. fasilitasi. prosedur. fasilitasi. prosedur. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. prestasi. prestasi. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . dan kriteria pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. standar. dan pembinaan bakat.-105Pasal 400 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 399. Pasal 401 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a.

Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a.-106Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 404 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus. dan . d. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. h. c. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. e. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan b. g. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. standar. pendidikan layanan khusus. f. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. Pasal 405 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 404. prosedur. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus.

e. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan f. e. program dan anggaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.-107i. pengumpulan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan laporan Direktorat. b. Subbagian Tata Usaha. . dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. kegiatan. kegiatan. d. c. penyusunan program. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. pemberdayaan peran serta masyarakat. Kelompok Jabatan Fungsional. dan angggaran Direktorat. dan f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pengolahan. dan anggaran Direktorat. d. b. Pasal 407 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Evaluasi Program. Pasal 409 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kerja sama. Pasal 408 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407. Pasal 406 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. Seksi Penyusunan Program. dan b. Subdirektorat Program dan Evaluasi. c.

pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 412 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 411. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. b. pendidikan khusus. . dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. c. dan penyusunan program. pengolahan. d. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 411 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. anggaran. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a.-108Pasal 410 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan khusus. prosedur. kegiatan. kerja sama. kegiatan. pendidikan layanan khusus. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. e. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir.

Seksi Karir. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. . Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan b. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 414 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: g. rencana kebutuhan. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. standar. Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Pasal 416 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 415. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi. pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.-109f. standar. standar. pemberian bimbingan teknis.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Karir. fasilitasi. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. rencana kebutuhan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. g. Pasal 417 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. fasilitasi. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. b. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 418 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. d. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan b. pemberian bimbingan teknis.-110a. prosedur. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. e. f. pengembangan sistem. Pasal 419 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. .

prosedur. Pasal 421 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. e. rencana kebutuhan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. b. standar. standar. c. d. . f. standar. dan g. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan b. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 422 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pemberian bimbingan teknis. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. Seksi Karir. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. evaluasi penerapan norma. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma.-111Pasal 420 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 419.

pemberian bimbingan teknis. jenis. dan kerumahtanggaan Direktorat. kepegawaian. Pasal 386 huruf f. dan Fungsi Pasal 425 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas. Pasal 426 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. (5) Tugas. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. fasilitasi. prosedur. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 423 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. . pengembangan sistem. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan.-112(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. keuangan. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 366 huruf f. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 424 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 346 huruf f. barang milik negara. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan Pasal 406 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan.

dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. f. . Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. e. c. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi. d. d. d. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. dan e. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan e. Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 429 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 430 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 429. c. standar. c. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. program. b. koordinasi penyusunan kebijakan. b. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.-113Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 428 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. b. rencana. penyusunan norma. prosedur.

Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. rencana. dan c. program. i. Subbagian Akuntansi. Subbagian Keuangan. c. h. b. Bagian c. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. . Bagian d.-114g. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Program dan Anggaran. penyusunan bahan kebijakan. Bagian b. anggaran. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 434 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. j. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan d. Pasal 432 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. Hukum dan Kepegawaian. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. Informasi dan Pelaporan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. rencana. k. Pasal 433 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 432. b. dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. Pasal 431 Sekretariat a. dan Umum. program.

-115Pasal 435 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan, rencana, program, dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan, penyimpanan, pembayaran, dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 436 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi, analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi, dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 437 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 436, Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data kelembagaan, ketenagaan, pembelajaran, dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi; c. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; d. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi; dan e. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 438 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Subbagian Pengolahan Data; b. Subbagian Analisis dan Evaluasi; dan c. Subbagian Layanan Informasi.

-116Pasal 439 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai informasi dan publikasi pendidikan tinggi. Pasal 440 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. Pasal 441 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 440, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi; b. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum; c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi; d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal; dan e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; Pasal 442 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Tata Laksana. Pasal 443 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan, penilaian, dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. tugas melakukan layanan

-117(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 444 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 445 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal; c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal; dan d. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 446 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Rumah Tangga; b. Subbagian Barang Milik Negara; dan c. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. Pasal 447 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan, sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal.

-118(3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 448 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Pasal 449 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 448, Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi; c. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi; d. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi; e. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi; f. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi, program studi, dan kerja sama; dan g. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Pasal 450 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan; c. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan; d. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 451 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat.

(2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. d. Pasal 455 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan d. anggaran. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. Pasal 453 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. program. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. pengkajian dan penilaian usul pendirian. pengkajian. Seksi Evaluasi.-119Pasal 452 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 451. dan anggaran Direktorat. c. dan b. prosedur. Seksi Penyusunan Program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. Pasal 454 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan program. kegiatan. kegiatan. . b. kegiatan. dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. standar. c. penyusunan laporan Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan e. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Pasal 456 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 455. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. perubahan. b. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. standarisasi teknis. penyusunan bahan perumusan norma.

. norma. penyusunan bahan perumusan norma. evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan penutupan perguruan tinggi.-120Pasal 457 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. prosedur. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. c. standarisasi teknis. Seksi Pengembangan Program Studi. standar. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. perubahan. norma. dan b. Pasal 460 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 459. perubahan. prosedur. b. Pasal 459 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. Pasal 461 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. prosedur. Pasal 458 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan b. pemberian bimbingan teknis. standar. kriteria. standar. kriteria. dan penutupan program studi. Seksi Evaluasi Kelembagaan. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. Seksi Tata Kelola Lembaga. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. pemberian bimbingan teknis. dan d. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberdayaan.

pengembangan kerja sama. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga. fasilitasi. norma. Seksi Kerja Sama Luar Negeri. fasilitasi. dan . pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan kriteria. c. standar. dan kriteria. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri.-121Pasal 462 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan norma. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. Pasal 465 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. bimbingan teknis. prosedur. Pasal 464 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 463. dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga. pengembangan kerja sama. prosedur. standar. melakukan penyusunan prosedur. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. norma. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga. dan e. fasilitasi. standar. norma. dan melakukan penyusunan prosedur. standarisasi teknis. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. pengembangan. dan b. prosedur. Pasal 463 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. b. standar. d. dan kriteria. bimbingan teknis. Pasal 466 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga. Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. standar. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. pemberian bimbingan teknis.

perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. dan f. dan kemahasiswaan. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. e. pengembangan. kepegawaian. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. perumusan norma. keuangan. Subdirektorat Penyelarasan. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. Subdirektorat Kemahasiswaan. dan pelaporan Direktorat. c. pemberian bimbingan teknis. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. . b. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 468 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standarisasi. c. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. penjaminan mutu. Subdirektorat Pembelajaran. Subbagian Tata Usaha. evaluasi. Pasal 469 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 468. Pasal 470 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. dan kerumahtanggaan Direktorat. d. barang milik negara. b. evaluasi pelaksanaan program. Kelompok Jabatan Fungsional. dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. anggaran. dan kemahasiswaan. Pasal 471 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-122Pasal 467 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan f. pelaporan di bidang pembelajaran. d. prosedur. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. penjaminan mutu. program dan anggaran.

c. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. b. Pasal 476 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 475. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan. dan b. penyusunan bahan perumusan norma. dan e. penyusunan program. Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. pengelolaan data bidang pembelajaran. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. standarisasi teknis. d. c. dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan. penjaminan mutu. program. d. Pasal 473 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 475 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria di bidang kompetensi lulusan.-123Pasal 472 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 471. kegiatan. penyusunan laporan Direktorat. Seksi Evaluasi. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan kemahasiswaan perguruan tinggi. . standar. prosedur. b. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi. Pasal 474 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat.

pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem. dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. prosedur. . sarana dan prasarana pembelajaran. dan b. dan kriteria. standar. dan penjaminan mutu. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi. dan penjaminan mutu. norma. dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. b. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 479 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. f. dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. sarana dan prasarana pembelajaran. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. dan evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 480 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja. standar. Pasal 477 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan norma. dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. prosedur. norma. fasilitasi. Pasal 478 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi pengembangan sistem. standar. standarisasi teknis. d. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. c. dan fasilitasi di bidang pembelajaran.-124e. e. prosedur. dan f.

dan b. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan.-125Pasal 481 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan kriteria. fasilitasi. dan g. standar. standar. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. c. norma. Pasal 482 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. prosedur. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. . d. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. prosedur. dan b. standarisasi teknis. dan kriteria. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Pasal 483 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. penyusunan bahan perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. standar. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. Pasal 484 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 483. fasilitasi. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. e. pemberian bimbingan teknis. f. pemberian bimbingan teknis. norma. Pasal 485 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan.

pengadaan. e. kepegawaian. dan kriteria. g. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. norma. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standarisasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. pengembangan. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 488 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. dan kriteria. (2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. b. prosedur. Pasal 489 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 488. norma. . fasilitasi. Pasal 487 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a.-126Pasal 486 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standar. barang milik negara. standar. d. pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. f. keuangan. pemberian bimbingan teknis. perencanaan. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. perumusan norma. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. c. prosedur. standar. fasilitasi.

penempatan. Subdirektorat Kualifikasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengembangan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. c. Subbagian Tata Usaha. dan e. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. i. pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 490 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. pengadaan. . program dan anggaran. dan anggaran Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 494 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. b. d. penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. Subdirektorat Karir. Seksi Evaluasi. Seksi Penyusunan Program. b. dan anggaran Direktorat. kegiatan. Pasal 493 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 492 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 491. e. anggaran. c. dan b. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pembinaan profesi. kegiatan.-127h. dan f. dan pelaporan Direktorat. evaluasi pelaksanaan program. penyusunan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 491 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. kegiatan.

e. pengadaan. Seksi Pendidik. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standar. pengadaan. Pasal 496 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 495. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. koordinasi. b. prosedur. kegiatan. fasilitasi. Pasal 497 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. . perencanaan. norma. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. prosedur. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. penyusunan bahan perumusan norma. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. norma. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. standar. dan b. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik. Seksi Tenaga Kependidikan. d. evaluasi perencanaan. rencana kebutuhan. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan.-128(2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 498 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengadaan. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. standar. dan f. koordinasi. Pasal 495 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. pengadaan. dan kriteria. rencana kebutuhan. penyusunan rencana kebutuhan.

pemberian bimbingan teknis. Seksi Pendidik. dan kriteria. e. f. profesi. standar. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi.-129Pasal 499 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. karir. profesi. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. dan evaluasi pengembangan karir. dan profesi pendidik serta fasilitasi. Seksi Tenaga Kependidikan. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. prosedur. dan pengembangan kompetensi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. standarisasi teknis. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. kepangkatan. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 501 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. dan b. promosi. dan g. kepangkatan. prosedur. dan evaluasi pengembangan karir. promosi. standar. Pasal 500 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 499. standar. penyusunan bahan perumusan norma. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. karir. d. norma. norma. . c. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. Pasal 502 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pengembangan kompetensi. dan kriteria.

fasilitasi. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. fasilitasi.-130Pasal 503 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. kepegawaian. c. d. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. Pasal 505 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. dan kerumahtanggaan Direktorat. keuangan. prosedur. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. norma. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. barang milik negara. dan b. Pasal 504 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 503. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan e. prosedur. penyusunan bahan perumusan norma. dan kriteria. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. standar. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. . fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. standar. b. standarisasi teknis. prosedur. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. dan kriteria. Pasal 507 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Seksi Pendidikan Luar Negeri. norma. Pasal 506 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a.

Subdirektorat Penelitian. d. d. Pasal 511 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. . b. dan pelaporan Direktorat.-131Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 508 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. c. program dan anggaran. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. e. dan f. e. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 510 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. c. standarisasi. Subbagian Tata Usaha. Pasal 512 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 511. pemberian bimbingan teknis. anggaran. evaluasi pelaksanaan program. f. prosedur. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. b. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. perumusan norma. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 509 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 508.

program. Seksi Penyusunan Program. c. penyusunan bahan perumusan norma. standarisasi teknis. e. prosedur. b. kegiatan. Pasal 515 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria di bidang penelitian. dan b. kegiatan. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. penyusunan program.-132b. c. program. dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. dan anggaran Direktorat. pengembangan program penelitian perguruan tinggi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. Pasal 513 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 517 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. . dan penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian. anggaran. pengembangan program. dan e. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. kegiatan. d. Seksi Penelitian Strategis. Pasal 516 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 515. kegiatan. Pasal 514 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Evaluasi. dan anggaran Direktorat. standar. d.

dan b. Pasal 519 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. c. Pasal 522 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. Pasal 521 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. prosedur. Seksi Kreativitas dan Inovasi. standar. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat. standar. norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 520 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 519. standarisasi teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. norma. pengembangan program. pemberian bimbingan teknis. prosedur. dan e. penyusunan bahan perumusan norma. prosedur. norma. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu. standar. dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. pengembangan program. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. b. standar. pengembangan program. . dan kriteria. fasilitasi. (2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. prosedur.-133Pasal 518 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria.

fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian. standar. dan b. standar. Seksi Hak Kekayaan Intelektual. prosedur. b. prosedur. pengembangan program. e. pemberian bimbingan teknis. f. dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 523 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah. fasilitasi. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. norma. dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. norma. dan kriteria. c. . penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan g. fasilitasi. Pasal 526 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 525 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. standarisasi teknis. penyusunan bahan perumusan norma. dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standar. dan kriteria. prosedur. Pasal 524 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 523.-134(2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Publikasi. d. publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

dan Fungsi Pasal 529 Direktorat Jenderal Kebudayaan dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. norma. keuangan. (5) Tugas. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 527 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan Pasal 510 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan kerumahtanggaan Direktorat. promosi. Pasal 490 huruf f. jenis. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pasal 528 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 450 huruf f. standar. dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. kepegawaian. dan kriteria. barang milik negara. publikasi. Pasal 470 huruf f. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. BAB VIII DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 530 Direktorat Jenderal Kebudayaan mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang kebudayaan. fasilitasi. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.-135(2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Tugas. prosedur. serta .

dan anggaran di bidang kebudayaan. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 532 Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas: a. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 533 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. rencana. program. standar. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. koordinasi pelaksanaan tugas. c. program. b. dan anggaran di bidang kebudayaan. koordinasi penyusunan kebijakan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kebudayaan. kerja sama. perumusan kebijakan di bidang kebudayaan. pengelolaan data dan informasi kebudayaan. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. dan e. prosedur. b.-136Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. d. dan kriteria di bidang kebudayaan. penyusunan norma. Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. b. Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. rencana. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan f. c. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kebudayaan. e. Pasal 534 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 533. . c. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan. d. pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan. d. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman.

-137e. f. g. h. i. j. k. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Kebudayaan; penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan; pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 535 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran; b. Bagian Keuangan; c. Bagian Hukum dan Kepegawaian; dan d. Bagian Umum. Pasal 536 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 537 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 536, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; dan e. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 538 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Data dan Informasi; b. Subbagian Progam dan Anggaran; dan c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.

-138Pasal 539 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 540 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 541 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 540, Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal; dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 542 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan; b. Subbagian Perbendaharaan; dan d. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 543 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi, pengujian, dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan, penyimpanan, pembayaran, pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. melakukan urusan pembukuan, dan

(2)

-139(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi, verifikasi, evaluasi, dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 544 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 545 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 544, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang kebudayaan; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; e. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan; dan f. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 546 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Kerja Sama. Pasal 547 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal.

(2)

-140(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama, pemberdayaan peran serta masyarakat, publikasi, dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 548 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 549 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 548, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal; dan c. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 550 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan; b. Subbagian Rumah Tangga; dan c. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 551 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, dokumentasi, dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, penghapusan, dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal.

Pasal 554 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman terdiri atas : a. prosedur. pengembangan dan pemanfaatan. pengelolaan register nasional dan eksplorasi cagar budaya di air. c. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. evaluasi penerapan norma. pelindungan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdit Pelindungan. standar. prosedur. Subbagian Tata Usaha. f. pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. standar. standar.-141Bagian Keempat Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Pasal 552 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. d. . perumusan kebijakan di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. pengembangan dan pemanfaatan. serta eksplorasi dan dokumentasi. koordinasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang registrasi nasional. g. c. Subdit Eksplorasi dan Dokumentasi. Pasal 553 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dalam Pasal 552. penyusunan norma. e. serta eksplorasi dan dokumentasi. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. f. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman menyelenggarakan fungsi : a. pelindungan. dan Kelompok Jabatan Fungsional. g. h. dan kriteriadi bidang registrasi nasional. dan i. b. Subdit Pengembangan dan Pemanfaatan. prosedur. Subdit Program dan Evaluasi Subdit Registrasi Nasional. d. b. e. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. pelaksanaan administrasi Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman.

pengolahan. Pasal 557 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi di bidang registrasi nasional. penyusunan program. Seksi Evaluasi Program. pengembangan dan pemanfaatan. dan penyajian data dan informasi registrasi nasional. dan pelaporan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. serta eksplorasi dan dokumentasi. kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. serta eksplorasi dan dokumentasi. kegiatan.-142Pasal 555 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pelindungan. pelindungan. Pasal 556 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 555. kegiatan dan anggaran di bidang registrasi nasional. serta eksplorasi dan dokumentasi. c. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. program dan anggaran. dan anggaran Direktorat. serta eksplorasi dan dokumentasi serta penyusunan laporan Direktorat. b. Pasal 558 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. pelindungan. serta penyusunan program. kegiatan. pengembangan dan pemanfaatan. . pengumpulan. pelindungan. pengolahan. pengembangan dan pemanfaatan. b. dan f. pengembangan dan pemanfaatan. dan anggaran kegiatan Direktorat. pengumpulan. koordinasi pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang registrasi nasional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Seksi Penyusunan Program. e. kegiatan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.

Subdirektorat Registrasi Nasional menyelenggarakan fungsi : a. perumusan norma. prosedur. b. Pasal 561 Subdirektorat Registrasi Nasional terdiri atas : a. b. dan f. dan evaluasi di bidang registrasi nasional. Pasal 560 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimasud dalam Pasal 559. prosedur. standar. fasilitasi. dan kriteria. Seksi Pengelolaan Data. prosedur. prosedur. evaluasi penerapan norma. Pasal 562 (1) Seksi Pendaftaran dan Penetapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan.-143Pasal 559 Subdirektorat Registrasi Nasional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendaftaran. standar. prosedur. dan kriteria serta pendaftaran dan penetapan cagar budaya dan koleksi museum. dan kriteria di bidang registrasi nasional. fasilitasi. dan pengelolaan data registrasi nasional cagar budaya dan koleksi museum. dan evaluasi penerapan norma. pengelolaan register nasional. pemberian bimbingan teknis. . pengelolaan register nasional serta fasilitasi. dan pengelolaan data. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. d. serta fasilitasi. perumusan norma. dan evaluasi di bidang pelindungan. standar. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. penetapan. standar. dan kriteria serta pencatatan. c. Seksi Pendaftaran dan Penetapan. Pasal 563 Subdirektorat Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. pemeringkatan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria. perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang registrasi nasional. pemberian bimbingan teknis. dan pengelolaan data. prosedur. dan penghapusan register nasional cagar budaya dan koleksi museum. standar. (2) Seksi Pengelolaan Data mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. e. standar. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. pemberian bimbingan teknis.

standar. dan pemugaran cagar budaya dan permuseuman. . pemberian bimbingan teknis. Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran. pemeliharaan.-144Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. dan kriteria di bidang perijinan dan pengamanan cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. prosedur. norma. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang perijinan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelindungan. evaluasi penerapan norma. serta fasilitasi. dan kriteria dibidang pemeliharaan dan pemugaran cagar budaya dan koleksi museum. Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. d. Pasal 567 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan pemugaran. pengamanan. c. dan evaluasi penerapan norma. standar. Pasal 565 Subdirektorat Pelindungan terdiri atas : a. standar. prosedur. (2) Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan kriteria di bidang perijinan. dan kriteria di bidang perijinan. standar. b. Pasal 566 (1) Seksi Perijinan dan Pengamanan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan evaluasi serta pengembangan dan pemanfaatan. standar. Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria di bidang Pelindungan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria. perumusan norma. fasilitasi. b. pemeliharaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi. prosedur. pengamanan. prosedur. dan e. Seksi Perijinan dan Pengamanan. standar. Subdirektorat Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. pemeliharaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan. dan pemugaran. pengamanan. pemberian bimbingan teknis.

prosedur. fasilitasi. Seksi Pengembangan. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. b. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. prosedur. dan kriteria serta pengembangan cagar budaya dan koleksi museum. pelaksanaan eksplorasi cagar budaya di air. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. dan e. standar. standar. standar. prosedur. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. penyusunan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. prosedur. (2) Seksi Pemanfaatan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. b. Pasal 570 (1) Seksi Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. . c. Pasal 571 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. perumusan norma. Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi menyelenggarakan fungsi : a. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria serta pemanfaatan cagar budaya dan koleksi museum. evaluasi penerapan norma.-145b. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. perumusan norma. d. Seksi Pemanfaatan. prosedur. c. standar. Pasal 569 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan terdiri atas : a. e. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. standar. d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi serta dokumentasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman.

prosedur. standar.-146f. dan evaluasi di bidang eksplorasi cagar budaya. c. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum serta fasilitasi. seni rupa. dan g. dan kriteria. standar. Seksi Eksplorasi. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. kearsipan. standar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Pasal 576 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. barang milik negara. dan kriteria. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. dan kerumahtanggaan Direktorat. evaluasi penerapan norma. koordinasi. prosedur. Seksi Dokumentasi. dan b. (2) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. serta dokumentasi dan publikasi. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. keuangan. pemberian bimbingan teknis. literasi dan apresiasi film. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang seni pertunjukan. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Pasal 574 (1) Seksi Eksplorasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. Pasal 573 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi terdiri atas: a. . kepegawaian. perumusan norma. b. perumusan norma. penyusunan norma. prosedur. prosedur. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. Pasal 577 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 576. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum Pasal 575 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.

penyajian data dan informasi seni pertunjukan. f. serta dokumentasi dan publikasi. Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. c. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan. prosedur. b. pengolahan. standar. e. h. Pasal 579 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusankebijakan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. kegiatan. standar. Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. dan anggaran Direktorat. f. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan laporan Direktorat. g. evaluasi penerapan norma. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan program. e. dan kriteria di bidang seni pertunjukan. program dan anggaran.-147d. kegiatan. serta dokumentasi dan publikasi. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Pasal 578 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman terdiri atas: a. f. . dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. Subdirektorat Program dan Evaluasi. seni rupa. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. prosedur. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. d. d.dan g. b. Subbagian Tata Usaha. literasi dan apresiasi film. seni rupa. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang seni pertunjukan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. pengumpulan. serta dokumentasi dan publikasi. literasi dan apresiasi film. seni rupa. literasi dan apresiasi film.

serta penyusunan laporan Direktorat. standar. evaluasi penerapan norma. Seksi Evaluasi Program. perumusan norma. fasilitasi. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan. Seksi Seni Pertunjukan Tradisional. . Pasal 582 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan e. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. seni rupa. dokumentasi dan publikasi. kegiatan. prosedur.-148Pasal 581 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. kegiatan. prosedur. standar. literasi dan apresiasi film. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan. Seksi Penyusunan Program. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan menyelenggarakan fungsi : a. d. dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. pengolahan. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. c. b. b. dan kriteria. pengumpulan. Pasal 583 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. seni rupa. dan anggaran Direktorat. prosedur. Pasal 585 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan terdiri atas : a. literasi dan apresiasi film. Pasal 584 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 583. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi seni pertunjukan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni pertunjukan. standar. Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional. standar. dan anggaran seni pertunjukan.

standar. dan e. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. pemberian bimbingan teknis. standar. standar. (2) Seksi Seni Rupa Terapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Subdirektorat Seni Rupa menyelenggarakan fungsi : a. perumusan norma. fasilitasi. Pasal 589 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa terdiri atas : a. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. Pasal 588 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 587. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni rupa. standar. Pasal 587 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. . prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan nontradisional. dan kriteria. Pasal 590 (1) Seksi Seni Rupa Murni mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Seksi Seni Rupa Murni. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa terapan. standar. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. (2) Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. Seksi Seni Rupa Terapan. fasilitasi. c. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni rupa. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. prosedur. perumusan norma. fasilitasi. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. prosedur. standar. b. d. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa murni. prosedur.-149Pasal 586 (1) Seksi Seni Pertunjukan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. b. pemberian bimbingan teknis. prosedur. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan tradisional. dan evaluasi penerapan norma. standar. serta fasilitasi.

standar. Pasal 593 Subdirektorat Literasi dan Aresiasi Film terdiri atas : a. fasilitasi. dan kriteria. dan b. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang seni dan film. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang literasi dan apresiasi film. standar. dan evaluasi di bidang literasi dan apresiasi perfilman. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. Seksi Apresiasi. norma. standar. d. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Pasal 595 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang literasi. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. prosedur. . prosedur. perumusan norma. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. serta fasilitasi.-150Pasal 591 Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 592 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 591. Pasal 594 (1) Seksi Literasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film menyelenggarakan fungsi : a. (2) Seksi Apresiasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. prosedur. prosedur dan kriteria di bidang apresiasi. dan e. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. perumusan norma. prosedur. Seksi Literasi. b. pemberian bimbingan teknis. standar. c.

-151Pasal 596 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 595. Pasal 599 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. Pasal 597 Sub Direktorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. koordinasi. Seksi Dokumentasi. . koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. b. pelaksanaan publikasi seni dan film serta fasilitasi. kepegawaian. penyusunan norma. prosedur. dan kriteria. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. standar. Seksi Publikasi. evaluasi penerapan norma. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Pasal 600 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi mempunyai tugas melaksanakan perumusan. barang milik negara dan kerumahtanggaan Direktorat. perumusan norma. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. perumusan norma. standar. kearsipan. dan b. prosedur. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. keuangan. prosedur. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi : a. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. standar. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi seni dan film. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi seni dan film. standar. c. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. standar. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi seni dan film. dan kriteria. d. pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi. dan f. prosedur. Pasal 598 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi.

-152Pasal 601 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 600. lingkungan budaya dan pranata sosial. lingkungan budaya dan pranata sosial. komunitas kepercayaan. Pasal 603 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi menyelenggarakan fungsi : a. dan h. g. c. Subbagian Tata Usaha. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. ekspresi budaya tradisional. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan. e. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. standar. Pasal 602 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi terdiri atas : a. f. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. ekspresi budaya tradisional. dan kreteria di bidang kelembagaan kepercayaan. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan. prosedur. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. lingkungan budaya dan pranata sosial. e. d. standar. komunitas kepercayaan. program dan anggaran. standar. . ekspresi budaya tradisional. f. pengetahuan tradisional. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial. komunitas kepercayaan. dan g. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. b. pengetahuan tradisional. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional. pengetahuan tradisional. prosedur. prosedur. kerja sama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. c. Kelompok Jabatan Fungsional. d. penyusunan norma. evaluasi penerapan norma.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan kepercayaan. Seksi Penyusunan Program. dan informasi kelembagaan kepercayaan. anggaran Direktorat. d. dan anggaran kelembagaan kepercayaan. e. pengolahan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. ekspresi budaya tradisional. c. dan penyajian data dan informasi kelembagaan kepercayaan. standar. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 606 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengetahuan tradisional. kegiatan. fasilitasi. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan penyusunan laporan Direktorat. komunitas kepercayaan. komunitas kepercayaan. pengetahuan tradisional. dan b. ekspresi budaya tradisional. ekspresi budaya tradisional. prosedur. pengumpulan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Pasal 605 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. kegiatan. komunitas kepercayaan. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. komunitas kepercayaan. kegiatan. .-153Pasal 604 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 603. pengumpulan. dan anggaran Direktorat. penyajian data. dan anggaran Direktorat. pengolahan. pengetahuan tradisional. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kelembagaan kepercayaan. Seksi Evaluasi Program. pengetahuan tradisional. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. kegiatan. Pasal 607 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. dan kriteria. ekspresi budaya tradisional. dan f. penyusunan program.

dan kriteria di bidang kelembagaan kepercayaan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang komunitas kepercayaan. pemberian bimbingan teknis. prosedur dan kriteria. . prosedur. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. prosedur. Pasal 611 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. dan kriteria. dan b. standar. standar. standar. Pasal 609 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan terdiri atas : a.-154- Pasal 608 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana maksud dalam Pasal 607. c. pelaksanaan urusan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. evaluasi penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. standar. dan evaluasi di bidang pemberdayaan lembaga. b. Seksi Hubungan Antar Lembaga. dan evaluasi di bidang hubungan antar lembaga. Pasal 610 (1) Seksi Pemberdayaan Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Pemberdayaan Lembaga. perumusan norma. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. (2) Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. e. perumusan norma. d. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. pemberian bimbingan teknis. dan f. standar. fasilitasi. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. perumusan norma. prosedur dan kriteria.

prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. prosedur. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. Pasal 613 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan terdiri atas: a. Seksi Upacara Adat. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional menyelenggarakan fungsi : a. standar.-155Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. dan evaluasi di bidang upacara adat. Pasal 615 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. Pasal 614 (1) Seksi Komunitas Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria di bidang komunitas kepercayaan. perumusan norma. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. dan evaluasi di bidang komunitas adat. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang komunitas adat dan upacara adat. standar. Pasal 616 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 615. dan kriteria. dan b. (2) Seksi Upacara Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. standar. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang komunitas kepercayaan. standar. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. fasilitasi. pelaksanaan urusan publikasi di bidang komunitas kepercayaan. . Seksi Komunitas Adat. standar. prosedur dan kriteria. e. dan f. standar. perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. c. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. d. prosedur dan kriteria. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. b.

prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. perumusan norma. pelaksanaan urusan publikasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. fasilitasi. (2) Seksi Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar.-156b. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. Pasal 620 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 619. dan kriteria. standar. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 619 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. perumusan norma. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi di bidang ekspresi budaya tradisional. dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. standar. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. perumusan norma. prosedur. dan b. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. . dan f. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. prosedur dan kriteria. standar. Seksi Pengetahuan Tradisional. e. dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Ekspresi Budaya Tradisional Pasal 618 (1) Seksi Pengetahuan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur dan kriteria. Pasal 617 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional terdiri atas : a. c.

Pasal 623 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. Pasal 621 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial terdiri atas : a. prosedur dan kriteria. dan evaluasi di bidang lingkungan budaya. prosedur dan kriteria. c. . dan kerumahtanggaan Direktorat. pemberian bimbingan teknis. standar. d. (2) Seksi Pranata Sosial mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. e. standar. dan evaluasi di bidang pranata sosial. dan pelaksanaan kebijakan dan fasilitasi penerapan standar teknis di bidang sejarah serta perumusan nilai budaya. standar. dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. Seksi Pranata Sosial. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. perumusan norma. Seksi Lingkungan Budaya. dan f. pemberian bimbingan teknis. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. kearsipan kepegawaian. Bagian Ketujuh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Pasal 624 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan. perumusan norma. keuangan. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. pelaksanaan urusan publikasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. barang milik negara. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. dan b. koordinasi. perumusan norma.-157b. Pasal 622 (1) Seksi Lingkungan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. evaluasi penerapan norma. standar.

Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. g. h. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. program dan anggaran. pemetaan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaaan sejarah dan perumusan nilai budaya. penyusunan norma. dan g. film. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang sejarah dan nilai budaya. tradisi. c. standar. dan perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. Pasal 628 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 627. dan kriteria di bidang sejarah dan nilai budaya. f. . Subdirektorat Program dan Evaluasi. kepercayaan. dan i. d. prosedur. Pasal 627 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. Kelompok Jabatan Fungsional. perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. e. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. seni. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. standar. Pasal 626 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya terdiri atas: a. c. evaluasi penerapan norma.-158Pasal 625 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 624. prosedur. Subbagian Tata Usaha. prosedur. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. b. dan pelaporan Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. pelaksanaan administrasi Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan cagar budaya. b. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. Subdirektorat Sejarah. Subdirektorat Pemetaan Nilai. verifikasi. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai. f. standar.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengumpulan. Subdirektorat Sejarah menyelenggarakan fungsi: a. pemetaan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. pemetaan. kegiatan. penyusunan program. penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. pengolahan. dan b. e. penggalian sumber dan penulisan sejarah serta fasilitasi. dan anggaran pembinaaan sejarah. dan penyajian data dan informasi di bidang pembinaaan sejarah. Seksi Evaluasi Program. pemetaan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. pemetaan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaaan sejarah. dan f. c. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. pengolahan. (2) . Pasal 632 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 631. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. dan kriteria. dan penyajian data informasi di bidang pembinaaan sejarah. d. prosedur. Seksi Penyusunan Program.-159b. Pasal 629 Subdirektorat Progam dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 631 Subdirektorat Sejarah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan laporan Direktorat. b. perumusan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah. pengumpulan. standar. kegiatan dan anggaran Direktorat. Pasal 630 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan dan anggaran Direktorat. kegiatan.

dan evaluasi penerapan norma. Pasal 633 Subdirektorat Sejarah terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma.-160c. dan cagar budaya. fasilitasi. (2) Seksi Penulisan Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah. f. pelaksanaan penggalian sumber sejarah pelaksanaan penulisan sejarah. serta fasilitasi. prosedur dan kriteria di bidang penulisan sejarah. dan kriteria di bidang sejarah. Seksi Penulisan Sejarah. standar. dan b. kepercayaan. standar. dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. prosedur. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. d. Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai menyelenggarakan fungsi: a. tradisi. standar. Pasal 636 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 635. dan kriteria di bidang sejarah. film. prosedur. pemberian bimbingan teknis. . pemetaan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. seni. c. Pasal 634 (1) Seksi Penggalian Sumber Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pemetaan nilai budaya. dan g. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai. standar. Pasal 635 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. perumusan norma. dan evaluasi penerapan norma. e. prosedur. fasilitasi. penulisan sejarah. standar. pemetaan nilai budaya. penggalian sumber sejarah. Seksi Penggalian Sumber Sejarah. b.

koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai budaya. klasifikasi nilai yang bersumber dari sejarah. evaluasi pelaksanaan pemetaan nilai.-161d. Seksi Klasifikasi. (2) Seksi Klasifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 637 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis verifikasi dan perumusan nilai budaya. . dan evaluasi klasifikasi nilai budaya. seni. dan b. tradisi. b. Seksi Pemetaan. verifikasi nilai budaya yang bersumber dari sejarah. serta fasilitasi. dan f. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai. perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. dan evaluasi pemetaan nilai budaya. Pasal 639 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. tradisi. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi verifikasi nilai dan perumusan nilai. pemetaan nilai budaya. seni. evaluasi pelaksanaan verifikasi dan perumusan nilai budaya. e. Pasal 640 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 639. dan cagar budaya. serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. serta fasilitasi. dan cagar budaya. e. tradisi. pemberian bimbingan teknis. kepercayaan. kepercayaan. verifikasi dan perumusan nilai. dan f. film. seni. Pasal 638 (1) Seksi Pemetaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. d. dan cagar budaya. klasifikasi nilai budaya. film. c. film. kepercayaan.

-162Pasal 641 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai terdiri atas: a. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria dii bidang dokumentasi dan publikasi. standar. pemberian bimbingan teknis. b. Pasal 642 (1) Seksi Verifikasi Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Publikasi. dan f. . dan kriteria. standar. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. serta fasilitasi. perumusan norma. Seksi Perumusan Nilai. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. e. pemetaan nilai budaya. serta fasilitasi. (2) Seksi Perumusan Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Dokumentasi. pemetaan nilai budaya. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah dan nilai budaya. dan b. c. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. Pasal 644 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 643. dan evaluasi perumusan nilai budaya. Pasal 645 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. standar. prosedur. prosedur. dan evaluasi verifikasi nilai budaya. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. penyusunan norma. prosedur. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. d. Pasal 643 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. standar. dan b. Seksi Verifikasi Nilai.

-163Pasal 646 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi sejarah dan nilai budaya. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi sejarah dan nilai budaya. Pasal 647 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kedelapan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Kebudayaan Pasal 648 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kekayaan dan warisan budaya serta internalisasi nilai dan diplomasi budaya. Pasal 649 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 648, Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan warisan budaya dunia, dan diplomasi budaya; c. pelaksanaan internalisasi nilai budaya; d. penetapan kekayaan budaya dan pengusulan warisan budaya; e. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia; f. pelaksanaan diplomasi budaya; g. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia;

-164h. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; i. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; j. evaluasi pelaksanaan internalisasi nilai dan diplomasi budaya; dan k. pelaksanaan administrasi Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 650 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya; c. Subdirektorat Kekayaan Budaya; d. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia; e. Subdirektorat Diplomasi Budaya; f. Subbagian Tata Usaha; dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 651 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat, evaluasi pelaksanaan program dan anggaran, dan pelaporan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 652 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 651, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan f. penyusunan laporan Direktorat.

-165Pasal 653 Subdirektorat Program dan Evaluasi Program terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 654 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 655 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, internalisasi nilai, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang internalisasi nilai budaya. Pasal 656 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; c. pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; dan e. evaluasi pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya. Pasal 657 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya terdiri atas: a. Seksi Pengemasan Nilai Budaya; dan b. Seksi Penanaman Nilai Budaya. 655, nilai dan

dan

-166Pasal 658 (1) Seksi Pengemasan Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pengemasan nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang pengemasan nilai budaya. (2) Seksi Penanaman Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penanaman nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang penanaman nilai budaya. Pasal 659 Subdirektorat Kekayaan Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pencatatan dan pengusulan kekayaan budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang kekayaan budaya. Pasal 660 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 659, Subdirektorat Kekayaan Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kekayaan budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; c. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kekayaan budaya; d. pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; dan f. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya. Pasal 661 Subdirektorat Kekayaan Budaya terdiri atas: a. Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya; dan b. Seksi Penetapan Kekayaan Budaya Pasal 662 (1) Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria serta pencatatan kekayaan budaya.

evaluasi penerapan norma. Pasal 664 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 663. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria serta warisan budaya benda dan ratifikasi konvensi warisan budaya benda. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia.-167(2) Seksi Penetapan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. f. dan kriteria serta warisan budaya takbenda dan ratifikasi konvensi warisan budaya takbenda . dan g. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. standar. dan evaluasi penerapan norma. serta fasilitasi. perumusan norma. dan kriteria serta penetapan kekayaan budaya. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. prosedur. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria warisan budaya nasional dan dunia. e. (2) Seksi Warisan Budaya Takbenda melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. fasilitasi. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. standar. Seksi Warisan Budaya Benda. prosedur. fasilitasi. dan b. standar. Pasal 666 (1) Seksi Warisan Budaya Benda mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. standar. prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang warisan budaya nasional dan dunia dan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. Pasal 663 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Warisan Budaya Takbenda. b. standar. standar. prosedur. perumusan norma. Pasal 665 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia terdiri atas: a. d. prosedur. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia.

Seksi Diplomasi Dalam Negeri. dan e. dan kerumahtanggaan Direktorat. serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. c. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. pelaksanaan diplomasi budaya di dalam negeri dan luar negeri. Seksi Diplomasi Luar Negeri. . barang milik negara. kearsipan. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. Subdirektorat Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. dan b. pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. Pasal 671 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. serta fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang diplomasi budaya. pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri.kepegawaian. d. b. Pasal 669 Subdirektorat Diplomasi Budaya terdiri atas: a. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. dan evaluasi di bidang diplomasi budaya. pelaksanaan diplomasi budaya. serta fasilitasi. (2) Seksi Diplomasi Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 670 (1) Seksi Diplomasi Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. pemberian bimbingan teknis. keuangan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang diplomasi budaya.-168Pasal 667 Subdirektorat Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

-169Pasal 672 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 554 huruf g, Pasal 578 huruf g, Pasal 602 huruf g, Pasal 626 huruf g, dan Pasal 650 huruf g mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB IX INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 673 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 674 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;

-170c. d. e. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal.

Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 676 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. Sekretariat Inspektorat Jenderal; b. Inspektorat I; c. Inspektorat II; d. Inspektorat III; e. Inspektorat IV; dan f. Inspektorat Investigasi. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 677 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 678 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 677, Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; b. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan; c. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan; d. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal; e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; f. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal;

-171h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan; i. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal; j. pemantauan, analisis, dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan; dan k. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 679 Sekretariat a. Bagian b. Bagian c. Bagian d. Bagian Inspektorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran; Hukum dan Kepegawaian; Pengolahan Laporan Pengawasan; dan Umum. Pasal 680 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 681 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 680, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; dan e. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 682 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran; dan b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 683 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan.

-172(2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 684 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. Pasal 685 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 684, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal; e. f. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan; dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di pengawasan. Pasal 686 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; dan b. Subbagian Kepegawaian. Pasal 687 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, penyusunan sistem dan prosedur kerja, penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. lanjut bidang

Pasal 689 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 688. Pasal 690 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. analisis. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. Pasal 692 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. . dan d. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. pengolahan. dan keuangan Inpektorat Jenderal. dan c. kerumahtanggaan. Pasal 691 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. analisis. pengelolaan barang milik negara. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a.-173Pasal 688 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan b. c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. b. analisis. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. Pasal 693 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 692.

evaluasi. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan laporan hasil pengawasan. . Subbagian Rumah Tangga. perbendaharaan. pembukuan. ketertiban. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. perpustakaan. keamanan. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu. pelaksanaan audit. kearsipan. dokumentasi. reviu.-174Pasal 694 Bagian Umum terdiri atas: a. Pasal 697 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 696. Pasal 695 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan g. dan b. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. kebersihan serta pengadaan. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. d. c. dan anggaran Inspektorat. penyusunan rencana. program. f. Subbagian Keuangan. evaluasi. keprotokolan. pemantauan. b. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikandan kebudayaan di daerah. perawatan. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. pemeliharaan. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 696 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. keindahan. verifikasi.

Inspektur. b. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri. d. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan dan kebudayaan di daerah. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. kepegawaian. dan kerumahtanggaan Inspektorat. penyusunan rencana program. kolusi. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a. Kelompok Jabatan Fungsional. b. Pasal 702 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. . pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. Subbagian Tata Usaha. dan g. keuangan. kolusi. barang milik negara. penyusunan laporan hasil pengawasan. e. Pasal 700 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. ketatausahaan. dan c. Pasal 701 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 700. Inspektur.-175Pasal 698 Inspektorat terdiri atas: a. Kelompok Jabatan Fungsional. b. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. dan c. Pasal 699 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. f. dan nepotisme di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan anggaran Inspektorat Investigasi.

BAB X BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 704 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. (5) Tugas. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.-176Pasal 703 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 698 huruf c dan Pasal 702 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan barang milik negara Inspektorat. kepegawaian. . perencanaan. dan Fungsi Pasal 706 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas. kerumahtanggaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. jenis. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompok-kelompok sesuai dengan kebutuhan. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 705 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 691 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 696 ditetapkan oleh Inspektur Jenderal. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. keuangan.

Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. penyusunan kebijakan teknis. . c. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. program. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pusat Penilaian Pendidikan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 710 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. b. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. evaluasi. dan e. c. Pasal 708 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 707. Sekretariat Badan. rencana. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. dan d. rencana. koordinasi penyusunan kebijakan. b. Pasal 711 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 710.-177Pasal 707 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 709 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. d. Pusat Penelitian Kebijakan.

penyusunan rencana. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Hukum dan Kepegawaian. e. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. pengolahan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. i. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. Keuangan. c. j. Pasal 713 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. dan laporan Badan. penyusunan laporan Badan. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. Bagian c. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. h. program. anggaran. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana.-178b. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. dan anggaran Badan. e. Pasal 712 Sekretariat a. b. c. g. Bagian d. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. d. evaluasi. Bagian b. program. f. . koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. pengumpulan. dan Umum. program. d. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a.

. tugas melakukan (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. Subbagian Program dan Anggaran. program. pengujian. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a.-179Pasal 715 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perbendaharaan. pengolahan. Subbagian Data dan Informasi. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. b. dan anggaran Badan. dan c. dan c. Pasal 716 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. b. program. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Pasal 719 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Pasal 717 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Pasal 720 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai penyusunan rencana. Subbagian Pembiayaan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717.

b. pengadaan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. Pasal 722 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 721. b. Subbagian Kepegawaian. penyimpanan.-180(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Subbagian Kerja Sama. c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 724 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. kepegawaian. pertanggungjawaban keuangan Badan. dan c. melakukan urusan pembukuan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengembangan. analisis jabatan. . Subbagian Hukum dan Tata Laksana. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Pasal 721 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengangkatan. mutasi. d. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. organisasi dan tata laksana. evaluasi. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. e. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. disiplin. dan penyusunan laporan keuangan Badan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. Pasal 723 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. pembayaran. dan kerja sama di lingkungan Badan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan f.

Subbagian Persuratan dan Kearsipan. penyimpanan. Pasal 726 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 725. dan c. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan perpustakaan di lingkungan Badan. keindahan. Pasal 727 Bagian Umum terdiri atas: a. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. publikasi. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. keamanan. kebersihan. b.-181(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. b. dokumentasi. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. pendistribusian. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. penghapusan. Pasal 725 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. inventarisasi. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Subbagian Rumah Tangga. Pasal 728 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan c. ketertiban. Subbagian Barang Milik Negara. kearsipan. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 729 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. . dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan.

. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pelaksanaan. Dasar. d. dan e. Nonformal. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. evaluasi. pengembangan. Pasal 734 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pendidikan nonformal. Pasal 733 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. c. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. f. pendidikan dasar.-182Pasal 730 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 729. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. dan pendidikan informal. fasilitasi. fasilitasi. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. pelaksanaan. c. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. b. dan g. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi. d. pengelolaan. program. pemantauan. Dasar. Pasal 732 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan Informal. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. program. pemantauan. pemantauan. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. e. b. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Nonformal. Subbagian Tata Usaha. Kelompok Jabatan fungsional. Pasal 731 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a.

Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. dan sumber pembelajaran lainnya. metodologi pembelajaran. . Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 736 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. dan sumber pembelajaran lainnya. dan e. Nonformal. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. pendidikan menengah. kerumahtanggaan. Pasal 738 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. b. pengembangan kurikulum. dan h. perbukuan. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. dan ketatalaksanaan Pusat. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. metodologi pembelajaran. f. dan pendidikan informal. dan Informal. c. perbukuan. pendidikan nonformal. g. d. c. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. b.-183Pasal 735 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. perbukuan. d. keuangan. e. Bagian Tata Usaha. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. persuratan dan kearsipan. metodologi pembelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya. barang milik negara. Pasal 737 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 736. metodologi pembelajaran. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. kepegawaian. pendidikan dasar. metodologi pembelajaran. perbukuan. Kelompok Jabatan Fungsional.

fasilitasi. e. pengelolaan barang milik negara. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. metodologi pembelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. pelaksanaan urusan perencanaan. metodologi pembelajaran. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar. g. f. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. buku pelajaran. dan h. barang milik negara. keuangan. Nonformal. pemantauan. pengembangan model. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. serta pengelolaan informasi kurikulum. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan keuangan. pemantauan. pengembangan model. metodologi pembelajaran. fasilitasi.-184Pasal 739 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pendidikan nonformal. buku pelajaran. materi buku pelajaran. c. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. b. Pasal 740 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. materi buku pelajaran. kerumahtanggaan. serta pengelolaan informasi kurikulum. dan evaluasi kurikulum. dan evaluasi kurikulum. dan evaluasi kurikulum. fasilitasi. pengembangan model. Pasal 742 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. materi buku pelajaran. pemantauan. dan pendidikan informal. buku pelajaran. persuratan dan kearsipan. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan ketatalaksanaan Pusat. d. serta pengelolaan informasi kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. . Pasal 741 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. kepegawaian.

Subbagian Rumah Tangga. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. d. b. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. kepegawaian. keamanan. Pasal 748 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. penelitian. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. Pasal 745 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. kebersihan. keuangan. dan i. Bidang Penilaian Akademik. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. ketertiban. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. h. f. kearsipan. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. g. Bidang Penilaian Non-Akademik. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. dan b. penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. keindahan. b. e. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. c. . Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 746 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis.-185Pasal 744 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat.

pengelolaan barang milik negara. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. c. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. jenjang. Pasal 753 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 752. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pelaksanaan urusan keuangan. kerumahtanggaan. pengelolaan. pengembangan sistem. pelaksanaan urusan perencanaan. d. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. Bagian Tata Usaha. keuangan. dan jalur pendidikan. pengembangan sistem. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan sistem. seleksi. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Pasal 752 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan jalur pendidikan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. fasilitasi. jenjang. Pasal 750 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. b. kepegawaian. Pasal 751 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. fasilitasi. ketatalaksanaan. f. dan g.-186c. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. dan penempatan serta koordinasi. dan jalur pendidikan. Pasal 749 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. pelaksanaan urusan kepegawaian. . dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. persuratan dan kearsipan. e. dan Kelompok Jabatan Fungsional. dan pengukuran akademik serta koordinasi. evaluasi. e. evaluasi. h.

dan h. evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. kebersihan. keamanan. keuangan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. ketertiban. b. d. Bagian Ketujuh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Pasal 756 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 755 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. . (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kepegawaian. g. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.-187Pasal 754 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. e. dan b. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. kearsipan. keindahan. pemantauan. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. c. f. pelaksanaan urusan dokumentasi dan publikasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbagian Rumah Tangga. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. penyusunan program penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.

pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbidang Program. Subbagian Tata Usaha. dan penyusunan laporan hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan d. b. Pasal 762 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. fasilitasi serta pelaksanaan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. c. e. dan g. c. program. Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaiman dimaksud dalam Pasal 759. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. Bidang Program dan Kerja Sama. dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. fasilitasi.-188Pasal 758 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan terdiri atas: a. Bidang Dokumentasi dan Publikasi. d. Pasal 761 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. dan b. Subbidang Kerja Sama. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. program. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi : a. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. f. Pasal 759 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebudayaan. Kelompok Jabatan Fungsional.fasilitasi. b. . pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan.

Pasal 748 huruf e. . Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. Pasal 766 (1) Subbidang Dokumentasi mempunyai tugas melakukan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbidang Dokumentasi. dan pelayanan informasi kegiatan penelitian dan pengembangan kebudayaan. kearsipan. barang milik negara.-189Pasal 763 Bidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan urusan dokumentasi. publikasi. dan kerumahtanggaan Pusat. Bidang Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan b. dan Pasal 758 huruf d mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Bagian Kedelapan Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 768 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 731 huruf e. Subbidang Publikasi. pelaksanaan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. keuangan. pelaksanaan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan b. Pasal 767 Subbagian tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kepegawaian. (2) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 765 Bidang Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. Pasal 738 huruf e.

pembinaan.-190(2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. pelaksanaan pengembangan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 771 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 770. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. jenis. c. evaluasi. dan Fungsi Pasal 769 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 770 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. dan d. pembinaan. Tugas. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. rencana dan program pengembangan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. . b. (5) Tugas. penyusunan kebijakan teknis. pemantauan.

. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. Pasal 774 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 773. b. dan c. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. f. rencana. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. koordinasi penyusunan kebijakan.-191Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 772 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. h. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. e. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 773 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan i. d. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. program. c. Sekretariat Badan. Pasal 775 Sekretariat Badan terdiri atas: a. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. g. Pusat Pengembangan dan Pelindungan.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rencana.-192b. Subbagian Program dan Anggaran. Pasal 776 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. penyajian data. c. dan e. Pasal 778 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. program. program. pengumpulan. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. anggaran. dan penyajian data di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. . dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Keuangan. dan Bagian Umum. program. pengolahan. Bagian Hukum dan Kepegawaian. dan laporan Badan. Subbagian Data. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran Badan. Pasal 777 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 776. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. program. dan c. d. program. evaluasi. d. b. penyusunan laporan Badan. c. b. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 779 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan.

pembayaran. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. b. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan penyusunan laporan keuangan Badan. pengujian. Pasal 784 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 782 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Perbendaharaan. dan c. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. pertanggungjawaban keuangan Badan. Subbagian Pembiayaan. kepegawaian. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. melakukan urusan pembukuan. evaluasi. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. organisasi dan tata laksana. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan kerja sama di lingkungan Badan. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 784. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a.-193Pasal 780 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. penyimpanan. b. Pasal 783 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. . dan c.

b.-194b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. . dan c. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Pasal 788 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. e. d. b. mutasi. pengadaan. disiplin. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Subbagian Kepegawaian. pengembangan. analisis jabatan. dan c. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. Subbagian Kerja Sama. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. pengangkatan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. c. f. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. Pasal 786 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 787 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum.

dan pelindungan bahasa dan sastra. f. dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. kearsipan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. g. evaluasi. dan pelindungan bahasa dan sastra. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian.-195Pasal 790 Bagian Umum terdiri atas: a. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. kebersihan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pengkajian. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. keamanan. dokumentasi. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. inventarisasi. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penghapusan. penyimpanan. Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 792. Subbagian Barang Milik Negara. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. pemantauan. ketertiban. Pasal 791 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. dan c. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pendistribusian. d. . Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 792 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. Subbagian Rumah Tangga. b. pengembangan. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. pengembangan. c. dan h. e. dan pelindungan bahasa dan sastra. penyusunan program pengkajian. b. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. keindahan.

Bidang Pengkajian. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. . pengkajian. Subbidang Bahasa. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. perekaman. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: a. dokumentasi. Subbagian Tata Usaha. Subbidang Sastra. d. Pasal 797 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. e. Pasal 795 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. evaluasi.-196Pasal 794 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. perekaman. Bidang Informasi dan Publikasi. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan e. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan b. pemetaan. d. pengembangan. c. Pasal 798 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. pengkajian. dan f. pemantauan. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. b. pemetaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dokumentasi. Pasal 796 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 795. b. pengembangan. c.

Subbidang Pelindungan. penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan publikasi bahasa dan sastra. glosarium. istilah. Pasal 802 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. e. . pedoman pelindungan. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa.-197Pasal 799 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pemetaan. penyusunan kamus. dan pengembangan kosa kata. ensiklopedia. Pasal 800 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799. d. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pemantauan. konservasi. Pasal 801 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. Subbidang Pembakuan. pengelolaan informasi. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. pedoman pembakuan. dan f. c. Pasal 804 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 803. evaluasi. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. perekaman. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. b. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan tata bahasa Indonesia. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 803 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. dan b. pencatatan. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra.

Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. pengolahan. . e. pemasyarakatan. persuratan.-198b. pendokumentasian bahasa dan sastra. Subbidang Informasi. Pasal 805 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. pengolahan. Pasal 806 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan bahan dan koordinasi. barang milik negara. kepegawaian. kerumahtanggaan. pengumpulan. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 808 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pendokumentasian. d. f. pengumpulan. evaluasi. keuangan. c. dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. evaluasi. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. kearsipan. Pasal 807 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan pemantauan. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. dan b. dan ketatalaksanaan Pusat.

dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. Bidang Pembelajaran. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pasal 812 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 811. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. e. peran. pemasyarakatan bahasa dan sastra. dan f. Bidang Pemasyarakatan. c. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. c. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. pemantauan. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Pasal 811 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. . c. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. b. b. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Subbagian Tata Usaha. d. pelaksanaan peningkatan mutu. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. e. d. pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan.-199Pasal 809 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 808. h. Pasal 810 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. evaluasi. Kelompok Jabatan Fungsional. g. b. d. f. evaluasi. dan i. dan e.

f. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan.-200Pasal 813 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. pengembangan. b. Subbidang Proses Pembelajaran. dan b. c. dan penyuluhan bahasa dan sastra. . penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. Subbidang Penyuluhan. evaluasi. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. Pasal 816 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 815. Pasal 815 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. e. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. Pasal 814 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. Pasal 817 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. pemantauan. dan g. Subbidang Bantuan Teknis. dan b. d.

pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. dan e. b. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. Pasal 819 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa.-201Pasal 818 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. c. peningkatan fungsi dan peran bahasa. Pasal 820 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 819. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. . pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. pemantauan. peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing. Pasal 821 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. dan b. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. evaluasi. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. dan pengawasan penggunaan bahasa. pengendalian. Pasal 822 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a.

persuratan dan kearsipan. Tugas. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 824 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 794 huruf e dan Pasal 810 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. . (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan.-202(2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengendalian. kepegawaian. Pasal 823 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. keuangan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. jenis. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. dan Fungsi Pasal 825 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB XII BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. barang milik Negara. dan pengawasan penggunaan bahasa. kerumahtanggaan. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat. (5) Tugas.

-203Pasal 826 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Sekretariat Badan. rencana. c. c. pemantauan. evaluasi. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 829 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. . pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 827 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 826. dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan d. b. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 828 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. d. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. penyusunan kebijakan teknis. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. b. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan e.

Hukum dan Kepegawaian. . dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. e. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. program. b. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. h. Keuangan. dan j. Pasal 831 Sekretariat a. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. d. rencana. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pasal 832 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. g. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan.-204Pasal 830 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 829. dan Umum. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. i. program. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. anggaran. c. evaluasi. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian c. f. Bagian d. Bagian b. koordinasi penyusunan kebijakan. dan laporan Badan. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.

d. penyusunan laporan Badan.-205Pasal 833 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 832. pengolahan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 835 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Program dan Anggaran. penyusunan rencana. program. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pengolahan. dan c. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. b. Pasal 834 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. pengumpulan. dan e. program. Pasal 836 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Subbagian Data dan Informasi. program. dan anggaran Badan. . b. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. program. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan.

b. . penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. pembayaran. dan kerja sama di lingkungan Badan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan.-206Pasal 837 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 836. c. Pasal 839 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. dan c. pertanggungjawaban keuangan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. evaluasi. Subbagian Perbendaharaan. b. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. penyimpanan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. kepegawaian. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. dan c. organisasi dan tata laksana. melakukan urusan pembukuan. pengujian. Pasal 841 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 840. b. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Pasal 838 Bagian Keuangan terdiri atas: a. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Pasal 840 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. Subbagian Pembiayaan.

Subbagian Kerja Sama. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. disiplin. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. b. pengangkatan. mutasi. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Pasal 842 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan c. e. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 843 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Pasal 844 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. publikasi. pengadaan. Pasal 845 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 844. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. . dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan c. Subbagian Kepegawaian. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pengembangan. analisis jabatan. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum.-207d. f.

b. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 848 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. inventarisasi. dan f. penghapusan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. Pasal 847 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Subbagian Barang Milik Negara. dokumentasi. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. evaluasi. kebersihan. dan Informal. keamanan. c. Pasal 850 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. Nonformal. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana.-208Pasal 846 Bagian Umum terdiri atas: a. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. e. kearsipan. dan perpustakaan di lingkungan Badan. . Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. d. pemantauan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. ketertiban. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. keindahan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. penyimpanan. Pasal 849 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 848. dan c. b. pendistribusian. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. b.

fasilitasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. pendidikan nonformal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. e. d. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. e. Subbidang Peningkatan Kompetensi. dan b. Pasal 854 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. dan Kelompok Jabatan Fungsional. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Nonformal. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. Nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan Informal terdiri atas: a. pendidikan nonformal. Pasal 853 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. pemantauan. pendidikan nonformal. fasilitasi. c. dan pendidikan informal.-209c. evaluasi. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. Pasal 852 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 851. Subbidang Sertifikasi. b. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. Subbagian Tata Usaha. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. Pasal 851 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. dan f. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. . d. dan pendidikan informal.

Pasal 855 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Subbidang Peningkatan Kompetensi. . evaluasi. fasilitasi. pemantauan. fasilitasi. Pasal 856 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 855. fasilitasi. evaluasi. evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. pemantauan. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar.-210(2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. dan f. dan b. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. pendidikan nonformal. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Subbidang Sertifikasi. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Pasal 858 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. b. c. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. dan pendidikan informal. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. Pasal 857 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. e. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini.

dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. b. Pasal 861 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Pasal 860 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 859. Subbidang Peningkatan Kompetensi. fasilitasi. Subbidang Sertifikasi. dan f. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah. pemantauan. evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. c. dan b.-211Pasal 859 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. Pasal 862 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. d. . Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. evaluasi. e. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah.

dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 867 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. persuratan dan kearsipan. kepegawaian. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. koordinasi. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. evaluasi. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. dan d. d. dan ketatalaksanaan Pusat. pemantauan. fasilitasi.-212Pasal 863 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. . barang milik negara. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 866 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. Bagian Tata Usaha. keuangan. kerumahtanggaan. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. b. dan f. c. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai. b. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. Pasal 865 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 864. c. e. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 864 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan.

dan f. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 869 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. c. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. evaluasi. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. b. Pasal 871 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. d. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 870 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik.-213Pasal 868 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 867. fasilitasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. e. Subbidang Evaluasi. Subbidang Program. dan b. . Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik.

Pasal 876 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 875. c. persuratan dan kearsipan. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai.-214Pasal 872 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 871. Subbidang Evaluasi. b. evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan f. Subbidang Program. kerumahtanggaan. dan ketatalaksanaan Pusat. pelaksanaan urusan kepegawaian. Pasal 874 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. d. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. Pasal 875 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. pelaksanaan urusan keuangan. keuangan. dan b. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. . b. d. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. c. barang milik negara. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. kepegawaian. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 873 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. e. pelaksanaan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan.

dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. . h. ketertiban. keamanan. e. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. f. pemantauan. Pasal 877 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan b. Pasal 878 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. kepegawaian. keuangan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. evaluasi.-215e. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. dan perpustakaan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan. Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. keindahan. kebersihan. d. pelaksanaan urusan persuratan. kearsipan. dan f. g. Bagian Ketujuh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan Pasal 879 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan Pasal 880 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 879. kearsipan. penyusunan program pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. b. Subbagian Rumah Tangga. pengelolaan barang milik negara. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. c. dokumentasi. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. perpustakaan.

Subbidang Evaluasi. Pasal 882 Bidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta koordinasi. fasilitasi. .-216Pasal 881 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan terdiri atas: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Bidang Peningkatan Kompetensi menyelenggarakan fungsi: a. dan d. Pasal 883 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 882. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Program. d. Pasal 884 Bidang Peningkatan Kompetensi terdiri atas: a. c. Pasal 885 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. b. penyusunan program peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. dan b. Subbagian Tata Usaha. Bidang Peningkatan Kompetensi: b. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. evaluasi. c. Bidang Sertifikasi. e. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. pemantauan. dan f.

fasilitasi. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. penyusunan program sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. persuratan dan kearsipan. b. dan f. dan ketatalaksanaan Pusat. evaluasi. evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Program. barang milik negara. pemantauan. evaluasi. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Subbidang Evaluasi. Pasal 886 Bidang Sertifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. dan penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. kerumahtanggaan. kepegawaian. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. keuangan. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. d. c.-217(2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan b. Pasal 889 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. Pasal 890 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. . Pasal 887 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 886. Pasal 888 Bidang Sertifikasi terdiri atas: a. e. Bidang Sertifikasi menyelenggarakan fungsi: a.

pemantauan. Kelompok Jabatan Fungsional. Nonformal. c. evaluasi. b. Nonformal. d. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. e. Pasal 893 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. Pasal 892 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 891. f. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. bahan koordinasi. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. Pasal 894 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. c. pendidikan nonformal. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. . dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. dan Informal. d. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. penjaminan mutu pendidikan. pemetaan. Subbagian Tata Usaha.-218Bagian Kedelapan Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 891 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. Nonformal. b. Pasal 895 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 893. pendidikan nonformal. dan e. fasilitasi. dan g. evaluasi. dan pendidikan informal. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a.

b. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. Pasal 897 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar. e. dan pendidikan informal. pemetaan. penjaminan mutu pendidikan. dan pendidikan informal. Pasal 899 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 898. . g. f.-219b. pendidikan nonformal. Subbidang Sistem Informasi. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. bahan koordinasi. c. pendidikan nonformal. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. Subbidang Pemetaan Mutu. dan pendidikan informal. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Pasal 896 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. d. Pasal 898 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. dan Informal terdiri atas: a. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. pendidikan nonformal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. Nonformal. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. pemetaan mutu pendidikan. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pendidikan informal. bahan koordinasi. fasilitasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. evaluasi.

d. evaluasi. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan b. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. f. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. e. Pasal 902 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. g. Pasal 903 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 902. . b. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. Pasal 901 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. bahan koordinasi. Subbidang Sistem Informasi. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. fasilitasi. d. c. Subbidang Pemetaan Mutu. Pasal 900 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. evaluasi. pemetaan mutu pendidikan. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pemetaan mutu pendidikan dasar. pemetaan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. penjaminan mutu pendidikan.-220c. bahan koordinasi.

Pasal 881 huruf d. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. keuangan. evaluasi. . pemetaan mutu pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pasal 907 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 850 huruf e. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. kepegawaian. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. Pasal 905 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. kerumahtanggaan. dan Pasal 893 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. bahan koordinasi. f. barang milik negara. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 904 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 906 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan b. Pasal 866 huruf d. Subbidang Pemetaan Mutu.-221e. persuratan dan kearsipan. g. Subbidang Sistem Informasi.

fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. jenis.-222(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. multimedia. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. pembinaan. televisi. (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. . Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. film. Pasal 909 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. b. e. (5) Tugas. Pasal 910 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 909. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan web. c. d. BAB XIII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 908 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan.

c. Subbagian Rumah Tangga. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. . Subbagian Keuangan. f. penyusunan rencana. e. dan g. dan Film. Televisi. Pasal 911 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. d. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. dan e.-223f. b. kerumahtanggaan. kepegawaian. dan c. Pasal 912 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. pelaksanaan urusan persuratan. dan ketatalaksanaan Pusat. c. pengelolaan kepegawaian. program. kearsipan. barang milik negara. pengelolaan keuangan. keuangan. g. kearsipan. b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. Bagian Tata Usaha. dan perpustakaan. dan pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. persuratan. d. Pasal 914 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Bidang Pengembangan Jejaring. Pasal 913 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 912. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio.

pertimbangan dan bantuan hukum. televisi. pengembangan. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. serta penyusunan laporan Pusat. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. kearsipan. dan film. c. pengembangan teknologi. dan film. kebersihan. dan film. perancangan. pembelajaran berbasis radio. mutasi. Televisi. dan film. e. televisi. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. perbendaharaan. televisi. evaluasi. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 916 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan f. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan urusan perencanaan. televisi. keamanan. pengadaan. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan laporan keuangan Pusat. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. Pasal 917 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 916. b. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. evaluasi. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan g. perpustakaan. fasilitasi. dan film. ketertiban. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. televisi. Televisi. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana.-224Pasal 915 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. televisi. program dan anggaran serta urusan pembiayaan. dan pemberhentian pegawai. televisi. . dan film. barang milik negara. keprotokolan. dan film. dan keindahan di lingkungan Pusat. d. analisis dan penyempurnaan organisasi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. analisis. televisi. dan film. sistem dan prosedur kerja.

Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. analisis. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. b. perancangan. evaluasi. dan f. pengembangan sistem. dan b. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. dan film. fasilitasi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. c. dan Film terdiri atas: a. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Pasal 920 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan film. (2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. Pasal 919 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. televisi. televisi. evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. e. analisis. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. d. perancangan. . dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Subbidang Perancangan dan Produksi. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. pengembangan teknologi. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. Televisi. Pasal 921 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 920. dan g.-225Pasal 918 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio.

-226Pasal 922 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a. . pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. Pasal 924 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. analisis. dan f. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. e. perancangan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. evaluasi. pengembangan. evaluasi. Subbidang Perancangan dan Produksi. Pasal 923 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. d. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan g. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 925 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 924. pemantauan. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. fasilitasi. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan sistem. c. dan b.

Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 929 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian. jenis. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. .-227Pasal 926 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. dan b. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. pengembangan. pemantauan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 927 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 928 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. fasilitasi. Subbidang Pengkajian dan Perancangan. evaluasi. (5) Tugas.

pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. Pasal 931 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 930. dan ketatalaksanaan Pusat. dan j. dan e. program. b. barang milik negara. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan. kepegawaian. pengembangan kemitraan dengan lembaga. dan masyarakat. . Kelompok Jabatan Fungsional. c. publikasi. Pasal 933 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. c. kerumahtanggaan.-228Pasal 930 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. h. Bagian Tata Usaha. persuratan. publikasi dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 932 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a. Bidang Informasi. f. b. penyusunan rencana. keuangan. Bidang Pencitraan Publik. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat. pengolahan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. d. Pasal 934 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 933. pengembangan kemitraan. i. media. g. Bidang Pengembangan Kemitraan. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. dan pencitraan pendidikan dan kebudayaan. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. e. pengumpulan. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kearsipan. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan dan Kebudayaan.

f. dan pemberhentian pegawai. .-229b. dan anggaran serta pembiayaan. e. Subbagian Rumah Tangga. keamanan. perbendaharaan. pengadaan. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. pengolahan. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. keprotokolan. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. program. pengelolaan keuangan. Pasal 936 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan laporan keuangan Pusat. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. evaluasi. dokumen. pengembangan. kearsipan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. pengelolaan kepegawaian. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. Pasal 935 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan urusan perencanaan. dan c. Pasal 938 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 937. dan perpustakaan Kementerian. dan keindahan di lingkungan Pusat. pengumpulan. sistem dan prosedur kerja. kebersihan. g. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. barang milik negara. analisis dan penyempurnaan organisasi. serta penyusunan laporan Pusat. perpustakaan. Pasal 937 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. c. ketertiban. b. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. mutasi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan dan kebudayaan. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Subbagian Keuangan. pertimbangan dan bantuan hukum. d.

dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan masyarakat. dan c. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. f. c. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. media. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. media. Pasal 941 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. c. Pasal 942 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 941. pengumpulan. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. dan masyarakat. dan masyarakat. dan pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. Subbidang Integrasi Informasi. pengelolaan . pengolahan. pengembangan. e. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 940 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. media.-230b. Pasal 939 Bidang Informasi terdiri atas: a. b. (2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbidang Perpustakaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan.

dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. kajian aspirasi masyarakat. bahan informasi. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. koordinasi. Pasal 943 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. dan e. d. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. bahan informasi. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. Pasal 945 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan masyarakat.-231d. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. c. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. b. b. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. koordinasi. rencana pengembangan. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. bahan informasi. koordinasi. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. e. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 946 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 945. rencana pengembangan. rencana pengembangan. media. Pasal 944 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Kemitraan Media. .

pengolahan. b.-232Pasal 947 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. Subbidang Publikasi. dan c. Pasal 948 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. analisis. (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 949 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan melalui media. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. jenis. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (5) Tugas. Subbidang Pengelolaan Konten Media. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. . pengumpulan. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan dan kebudayaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat.

pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Pasal 951 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai pengelolaan data dan statistik pendidikan. dan e. Pasal 952 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 951. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. b. tugas melaksanakan . persuratan. kepegawaian. (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. c. Pusat Data dan Statistik Pendidikan meyelenggarakan fungsi: a. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. keuangan. Kelompok Jabatan Fungsional. d. c. Bidang Data Peserta Didik . pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. dan e. Bagian Tata Usaha. Pasal 954 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Pendidik.-233- Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 950 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan. kerumahtanggaan. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. kearsipan. b. barang milik negara. dan ketatalaksanaan Pusat. Pasal 953 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. dan Tenaga Kependidikan. d.

dan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. c. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. dan keindahan di lingkungan Pusat. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a.-234Pasal 955 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 954. kearsipan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. keamanan. pengembangan. . pengadaan. e. Subbagian Keuangan. kearsipan. perbendaharaan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pertimbangan dan bantuan hukum. Pasal 956 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. dan g. kebersihan. pelaksanaan urusan persuratan. evaluasi. pengelolaan kepegawaian. f. dan jalur pendidikan. dan c. d. keprotokolan. barang milik negara. program. penyusunan rencana. b. program. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan anggaran serta urusan pembiayaan. Pasal 957 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Rumah Tangga. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. dan perpustakaan. dan laporan keuangan Pusat. mutasi. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. analisis dan penyempurnaan organisasi. ketertiban. Pendidik. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. perpustakaan. Pasal 958 Bidang Data Peserta Didik. pengelolaan keuangan. jenjang. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. b. koordinasi. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. sistem dan prosedur kerja. pendidik.

dan jalur pendidikan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. dan jalur pendidikan. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. . penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. dan d. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. jenjang. dan fasilitasi pengelolaan data. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. kompilasi. pendidik. jenjang. jenjang. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. jenjang. Bidang Data Peserta Didik. b. dan jalur pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. pendidik. pendidik. dan jalur pendidikan. validasi dan integrasi data peserta didik. dan b. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. validasi. dan fasilitasi pengelolaan data. dan jalur pendidikan. Pendidik. Pasal 960 Bidang Data Peserta Didik. kompilasi. pengelolaan data peserta didik. c.-235Pasal 959 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 958. jenjang. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 961 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 962 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan kompilasi. koordinasi. Pendidik. dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan jalur pendidikan. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. pendidik. koordinasi. jenjang. fasilitasi. dan jalur pendidikan. validasi. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. koordinasi.

statistik pendidikan. . pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. Pasal 966 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 965 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. validasi. b. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan fasilitasi pengelolaan data. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. validasi. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. kompilasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. jenjang. kompilasi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan.-236Pasal 963 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 962. koordinasi. koordinasi. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. Pasal 967 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 966. dan jalur pendidikan. dan b. dan jalur pendidikan. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. dan jalur pendidikan. jenjang. d. validasi. dan fasilitasi pengelolaan data. jenjang. jenjang. jenjang. c. jenjang. Pasal 964 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan kompilasi.

(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. Pasal 970 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. pendidikan anak usia dini. Dini. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Nonformal. (5) Tugas. dan pendidikan informal. dan b. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 969 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemberian layanan data dan statistik pendidikan. pendidikan nonformal. pendayagunaan data dan statistik pendidikan. jenis. Pendidikan Anak. Usia. dan Informal. dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Nonformal. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. c. statistik pendidikan. Pasal 968 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a. dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. penyusunan statistik pendidikan. e. pendayagunaan dan .-237b. statistik pendidikan. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. Pendidikan Anak Usia Dini. dan koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pelayanan data dan statistik pendidikan. d.

Pasal 973 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 972. (2) Pusat Arkeologi Nasional dipimpin oleh seorang Kepala. barang milik negara. e. kepegawaian. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian arkeologi. f. penyusunan . dan ketatalaksanaan Pusat. c. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi . pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. pemantauan . Bagian Tata Usaha b. c. dan pelaporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. Pasal 974 Pusat Arkeologi Nasional terdiri atas: a. g. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. Pasal 972 Pusat Arkeologi Nasional mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis dan penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. persuratan dan kearsipan. Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 975 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Bidang Program dan Kerja Sama. dan d. b. keuangan. Pusat Arkeologi Nasional menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Pusat Arkeologi Nasional . pengumpulan. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. h.pengolahan dan penyajian data dan informasi di bidang arkeologi. kerumahtanggaan. evaluasi. Bidang Data dan Informasi. d. dan i.-238Bagian Ke Empat Pusat Arkeologi Nasional Pasal 971 (1) Pusat Arkeologi Nasional adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang arkeologi.

dan perpustakaan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. . program. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. b. Pasal 977 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. keprotokolan. keamanan. f. keuangan. g. d. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. perpustakaan dan pengelolaan barang milik negara serta penyusunan laporan Pusat. Pasal 979 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan keuangan. c. pengelolaan barang milik negara. dan b.-239Pasal 976 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 975. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. d. dan h. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. Pasal 980 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 979. kearsipan. kebersihan. pelaksanaan urusan persuratan. ketertiban. kepegawaian. b. f. pelaksanaan urusan perencanaan. dan ketatalaksanaan. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. e. e. fasilitasi serta kerja sama di bidang penelitian arkeologi. keindahan. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. g. pelaksanaan konservasi dan arkeometri. c. kearsipan. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. dan h. pelaksanaan urusan kepegawaian. Pasal 978 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan melakukan urusan perencanaan.

. Subbidang Program. publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. pengolahan. Subbidang Data. pelaksanaan konservasi dan arkeometri serta fasilitasi dan penyusunan laporan hasil penelitian di bidang arkeologi. Pasal 983 Bidang Data dan Informasi mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. dan b. fasilitasi. pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. Subbidang Informasi. dan kerja sama di bidang penelitian di bidang arkeologi. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan b. Pasal 987 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Subbidang Kerja Sama Pasal 982 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. program. dan c. b. Bidang Data dan Informasi menyelenggarakan fungsi: a.-240Pasal 981 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian arkeologi. Pasal 984 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 983. Pasal 985 Bidang Data dan Informasi terdiri atas: a. Pasal 986 (1) Subbidang Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. (2) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. penyajian data dan informasi hasil penelitian di bidang arkeologi.

(3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 989 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. Badan. . (5) Tugas. Staf Ahli Bidang Hukum. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Direktorat Jenderal. Pasal 991 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah hukum. dan Inspektorat Jenderal. Pasal 990 Staf Ahli terdiri atas: a. d. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional. yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal.-241(2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. jenis. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen. dan e. c. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. b. BAB XIV STAF AHLI Pasal 988 Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan.

(4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah organisasi dan manajemen.Inspektur Jenderal. Pasal 992 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 990 dan Pasal 991.Kepala Subdirektorat. (3) Kepala Biro. Sekretaris Badan.a. Direktur Jenderal. dan Kepala Subbidang adalah jabatan struktural eselon IV. dan Kepala Badan adalah jabatan struktural eselon I.a.-242(3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah kerja sama internasional.b atau serendahrendahnya eselon II. BAB XVI TATA KERJA Pasal 994 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri. (2) Staf Ahli Menteri adalah jabatan struktural eselon I. BAB XV ESELONISASI Pasal 993 (1) Sekretaris Jenderal. Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. dan Kepala Pusat adalah jabatan struktural eselon II. dan Kepala Bidang adalah jabatan struktural eselon III.a. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. Sekretaris Direktorat Jenderal. (5) Kepala Subbagian. (4) Kepala Bagian. .a.a. Kepala Seksi. Sekretaris Inspektorat Jenderal.

Pasal 996 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masingmasing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. . bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing. setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi. Pasal 1001 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. Pasal 1000 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan. Pasal 999 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan. tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. Pasal 997 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan tugasnya masing-masing.-243Pasal 995 Dalam melaksanakan tugas. integrasi. dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya. Pasal 998 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk.

Pasal 1005 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku. ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan kebudayaan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi. BAB XIX KETENTUAN PENUTUP Pasal 1004 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambatlambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini. . BAB XVIII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 1003 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional.-244BAB XVII KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 1002 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini.

. MOHAMMAD NUH Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 2 Maret 2012 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 NOMOR 257 Salinan sesuai dengan aslinya.. Dr. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA.S. A. M. Pangerang Moenta. TTD. DFM NIP 196108281987031003 . memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.H.H. TTD. Agar setiap orang mengetahuinya.-245Pasal 1006 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. TTD.

-246- .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful