SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan Pasal 707 Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011;

Mengingat

-24. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara ; 5. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; Memperhatikan : Persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam surat Nomor B/307.1/M.PANRB/01/2012 tanggal 27 Januari 2012; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. BAB I KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, DAN SUSUNAN ORGANISASI Pasal 1 (1) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. (2) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 2 Dalam memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dibantu oleh 2 (dua) Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan.

-3Pasal 3 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan dan kebudayaan dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Pasal 4 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan; b. pengelolaan barang milik negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; c. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; d. pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di daerah; dan e. pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional. Pasal 5 Susunan organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas: a. Sekretariat Jenderal; b. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal; c. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar; d. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah; e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; f. Direktorat Jenderal Kebudayaan; g. Inspektorat Jenderal; h. Badan Penelitian dan Pengembangan; i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; j. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan; k. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan; l. Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat; m. Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan; n. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional; o. Staf Ahli Bidang Hukum; p. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan; q. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional; r. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen; dan s. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan.

-4BAB II WAKIL MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pasal 6 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Pendidikan Pasal 7 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang pendidikan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi pendidikan di lingkungan Kementerian. Pasal 8 Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, mempunyai tugas membantu Menteri dalam pelaksanaan tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang Kebudayaan Pasal 9 Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, yaitu: a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian di bidang kebudayaan; dan b. membantu Menteri dalam mengkoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi eselon I yang membidangi kebudayaan di lingkungan Kementerian. Pasal 10 Rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan dan Bidang Kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dan Pasal 8, yaitu: a. membantu Menteri dalam proses pengambilan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam melaksanakan program kerja dan kontrak kinerja;

mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada acara tertentu dan/atau memimpin rapat sesuai dengan penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. melaksanakan pengendalian reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. melaksanakan pengendalian dan pemantauan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 13 Sekretariat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas. dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dalam hal tertentu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan tugas khusus yang diberikan langsung oleh Presiden atau melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas. dan i. d. . dan Fungsi Pasal 12 Sekretariat Jenderal dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. memberikan rekomendasi dan pertimbangan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 11 Bidang dan rincian tugas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang belum diatur dalam Pasal 10 diatur lebih lanjut oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan.-5c. membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam penilaian dan penetapan pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. h. BAB III SEKRETARIAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan. e. g.

penyelenggaraan pengelolaan barang milik negara. program. b. Bagian Ketiga Biro Umum Pasal 16 Biro Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Biro Keuangan. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Biro Umum. d. kerumahtanggaan. barang milik negara. dan e. f. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri. c. Biro Hukum dan Organisasi. kepegawaian. c. Sekretariat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. sinkronisasi. Pasal 17 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16. dan kerumahtanggaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. koordinasi dan penyusunan rencana dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 15 Sekretariat Jenderal terdiri atas: a. dan g. . dan penyusunan rencana. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi. ketatausahaan. b. Biro Kepegawaian. keuangan. kepegawaian. koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. keuangan. dan anggaran Sekretariat Jenderal. koordinasi kegiatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. koordinasi.-6Pasal 14 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13. tata laksana. Biro Umum menyelenggarakan fungsi: a. dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal serta penyusunan bahan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerja sama.

dan penyajian data dan informasi program dan anggaran Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. e. program. dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penyusunan laporan Sekretariat Jenderal. Bagian Tata Usaha dan Protokol. f. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian. pengolahan. b. dan anggaran Sekretariat Jenderal. dan penyusunan rencana. c. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. c. sinkronisasi. pelaksanaan urusan perbendaharaan dan penerimaan negara bukan pajak Sekretariat Jenderal. dan keprotokolan. pengumpulan. dan pembinaan pengelolaan barang milik negara dan ketatausahaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 19 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. c. anggaran. f. Bagian Barang Milik Negara.-7b. ketatausahaan pimpinan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan Sekretariat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. b. kepegawaian. dan barang milik negara Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan. pengelolaan anggaran. Pasal 18 Biro Umum terdiri atas: a. dan g. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pelaksanaan pembukuan dan verifikasi pelaksanaan anggaran Sekretariat Jenderal. Pasal 20 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19. koordinasi. . d. d. program. dan d. pengelolaan urusan keuangan. e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal.

urusan tata usaha pimpinan. pertanggungjawaban anggaran. d. dan c. penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Program dan Anggaran. pengelolaan dan pembinaan persuratan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sinkronisasi. dan penyajian data dan informasi serta koordinasi. dan penyusunan rencana. dan keprotokolan serta kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan e. Subbagian Protokol. (3) Subbagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Evaluasi dan Pelaporan. pengeluaran. Pasal 24 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23. urusan gaji pegawai dan perjalanan dinas pimpinan serta penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Sekretariat Jenderal. perhitungan anggaran.-8Pasal 21 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. b. Pasal 23 Bagian Tata Usaha dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian. dan anggaran Sekretariat Jenderal. pengolahan. program. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Sekretariat Jenderal. penyimpanan. Pasal 25 Bagian Tata Usaha dan Protokol terdiri atas: a. pelaksanaan urusan tata usaha pimpinan dan wakil menteri. dan anggaran serta verifikasi. Subbagian Persuratan. dan penyusunan laporan pelaksanaan program dan anggaran Sekretariat Jenderal. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan penerimaan. program. Pasal 22 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. Bagian Tata Usaha dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. c. b. . pelaksanaan urusan keprotokolan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Perbendaharaan.

pengadaan. d. inventarisasi. Pasal 26 (1) Subbagian Persuratan mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan pembinaan persuratan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Sekretariat Jenderal. c. penyusunan bahan fasilitasi pengelolaan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan inventarisasi dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. (4) Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Wakil Menteri. dan Subbagian Tata Usaha Wakil Menteri. pemantauan dan evaluasi pendayagunaan barang milik negara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 28 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27. dan Staf Khusus di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. Bagian Barang Milik Negara menyelenggarakan fungsi: a. dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan barang milik negara Sekretariat Jenderal. penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan perencanaan. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 27 Bagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan pengendalian pengadaan barang dan jasa. dan f. pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Staf Ahli Menteri.-9c. Subbagian Tata Usaha Menteri. (2) Subbagian Protokol melakukan urusan keprotokolan dan penerimaan tamu di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. . (3) Subbagian Tata Usaha Menteri mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan Menteri dan Sekretaris Jenderal serta penyusunan risalah rapat pimpinan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

dan Pendayagunaan dan Penghapusan. Subbagian c. Subbagian b. dan mutasi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. (3) Subbagian Pendayagunaan dan Penghapusan mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pendayagunaan serta penghapusan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. hukum. dan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Sekretariat Jenderal. b. Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 31 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan urusan kerumahtanggaan. pelaksanaan urusan pengembangan. pengadaan. c. ketatalaksanaan. Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara. disiplin. Pasal 32 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31. perundang-undangan. e. pelaksanaan urusan perencanaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan pendistribusian barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pasal 30 (1) Subbagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta perencanaan. (2) Subbagian Inventarisasi dan Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan dan inventarisasi serta pelaporan barang milik negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-10Pasal 29 Bagian Barang a. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. pelaksanaan urusan organisasi dan ketatalaksanaan di lingkungan Sekretariat Jenderal. Subbagian Milik Negara terdiri atas: Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa. dan f. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. pengadaan. . pelaksanaan urusan kesehatan pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal.

b. koordinasi. Pasal 34 (1) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan analisis jabatan. program. (3) Subbagian Urusan Dalam mempunyai tugas melakukan urusan keamanan. rencana. penyusunan rancangan peraturan perundangundangan dan kajian hukum serta urusan perencanaan. sinkronisasi. Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan. dan c. dan anggaran Kementerian serta pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sinkronisasi. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. dan keindahan serta pengelolaan kendaraan dan rumah dinas di lingkungan Sekretariat Jenderal. Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. peningkatan kemampuan profesional dan karir. pengadaan. sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. dan penyusunan rencana. pelindungan. ketertiban. penyusunan. c. kebersihan. (2) Subbagian Perawatan dan Pemeliharaan mempunyai tugas melakukan perawatan dan pemeliharaan barang milik negara di lingkungan Sekretariat Jenderal. pemindahan. pengangkatan. penyusunan sistem dan prosedur kerja. b. Subbagian Urusan Dalam. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan evaluasi kebijakan. program. disiplin. kepangkatan. Pasal 36 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35. Bagian Keempat Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Pasal 35 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. kesehatan. analisis dan penyempurnaan organisasi. penghargaan.-11Pasal 33 Bagian Rumah Tangga dan Kepegawaian terdiri atas: a. .

pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program. e. rencana. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kerja sama luar negeri. Bagian Fasilitasi Internasional. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III. dan d. b. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran menyelenggarakan fungsi: a. h. dan c. Bagian Kerja Sama Luar Negeri. dan penyusunan rencana. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. program. penyusunan bahan sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. program. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan dan kebudayaan di pusat dan daerah. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 39 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38. f. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I. penyusunan bahan rencana. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Bagian Perencanaan Program dan Anggaran. program. b. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan d. penyusunan bahan dan koordinasi pembahasan rencana. c. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II. program. koordinasi dan sinkronisasi penyusunan rencana. Pasal 38 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. program. g. c. sinkronisasi.-12d. b. Pasal 37 Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. Pasal 40 Bagian Perencanaan Program dan Anggaran terdiri atas: a. .

(2) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. Direktorat Jenderal Kebudayaan. program. sinkronisasi. dan d. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan Pusat-Pusat serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan anak usia dini. dan penjaminan mutu pendidikan. bahasa. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan informal. Inspektorat Jenderal. . evaluasi pelaksanaan kebijakan.-13Pasal 41 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. rencana. dan penyusunan rencana. dan penyusunan rencana. pendidikan menengah. rencana. program. program. pengelolaan data dan informasi perencanaan. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 42 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan. Nonformal dan Informal. c. sinkronisasi. pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi penyusunan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang penelitian dan pengembangan. penyusunan bahan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan rencana. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta sinkronisasi penyusunan program pendidikan di pusat dan daerah bidang pendidikan dasar. dan kebudayaan. sinkronisasi. Pasal 43 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42. program. dan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. (3) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi. Sekretariat Jenderal. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan. program. dan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pengelolaan data dan informasi perencanaan. pendidikan nonformal. b. Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program menyelenggarakan fungsi: a.

Subbagian Informasi. b. dan anggaran di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan bahan kebijakan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Evaluasi Program. regional. b. . b. Subbagian Asia. Pasifik. Pasal 47 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46. dan multilateral. (2) Subbagian Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pelaksanaan urusan administrasi kerja sama luar negeri bilateral. (3) Subbagian Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem informasi perencanaan dan pengelolaan data dan informasi perencanaan pendidikan dan kebudayaan. program. dan c. dan c. dan c. Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral. Pasal 46 Bagian Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. sinkronisasi. Subbagian Amerika dan Eropa. Bagian Kerja Sama Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Kebijakan. Pasal 48 Bagian Kerja Sama Luar Negeri terdiri atas: a. penyusunan bahan pembinaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan.-14Pasal 44 Bagian Kebijakan dan Evaluasi Program terdiri atas: a. Pasal 45 (1) Subbagian Kebijakan mempunyai tugas melakukan koordinasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan Afrika.

penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Asia. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Regional dan Multirateral. Pasifik. Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Subbagian Tata Usaha. c. dan c. dan Afrika. dan d.-15Pasal 49 (1) Subbagian Amerika dan Eropa mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. dan Afrika mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia. Pasal 52 Bagian Fasilitasi Internasional terdiri atas: a. pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. (2) Subbagian Asia. b. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. . b. Pasal 51 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50. fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. Pasifik. pelaksanaan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. penyusunan bahan pembinaan serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bersifat bilateral di kawasan Amerika dan Eropa. Bagian Fasilitasi Internasional menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 50 Bagian Fasilitasi Internasional mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi dan pelayanan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri serta urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan ketatausahaan Biro. (3) Subbagian Kerja Sama Regional dan Multilateral mempunyai tugas melakukan urusan administrasi pelaksanaan kerja sama luar negeri.

keuangan. pengujian. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. b. dan budaya. Biro Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. . pelaporan keuangan.-16Pasal 53 (1) Subbagian Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia mempunyai tugas melakukan fasilitasi dan pembinaan Atase Pendidikan dan Sekolah Indonesia di luar negeri. dan kerumahtanggaan Biro serta pemberian layanan tamu asing dan beasiswa RI. sosial. g. f. verifikasi. (2) Subbagian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO mempunyai tugas melakukan urusan administrasi Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan informasi perkembangan dan peningkatan kerja sama UNESCO di bidang pendidikan. d. Pasal 55 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54. dan pembinaan pengelolaan keuangan serta penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. teknologi. barang milik negara. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. evaluasi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sains. Bagian Kelima Biro Keuangan Pasal 54 Biro Keuangan mempunyai tugas melaksanakan urusan pembiayaan. kepegawaian. pelaksanaan pembinaan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan akuntansi keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan h. pelaksanaan penyelesaian kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. akuntansi. c. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e.

Bagian Pembiayaan. penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan. (2) Subbagian Kerugian Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. c. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. Bagian Perbendaharaan. keuangan. c. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Pasal 58 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57. Pasal 59 Bagian Perbendaharaan terdiri atas: a. Bagian Perbendaharaan menyelenggarakan fungsi: a. dan d. Subbagian Perbendaharaan. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perbendaharaan.-17Pasal 56 Biro Keuangan terdiri atas: a. Pasal 57 Bagian Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pembinaan pejabat perbendaharaan dan pengelolaan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta penyelesaian masalah kerugian negara. kepegawaian. Subbagian Kerugian Negara. . Pasal 60 (1) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dan pembinaan pejabat perbendaharaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Biro serta pelaksanaan dan koordinasi pemberian bantuan kepada lembaga penyelenggara pendidikan dan kebudayaan. barang milik negara. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja. dan d. pelaksanaan tindaklanjut hasil pemeriksaan dan penyelesaian masalah kerugian negara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Subbagian Tata Usaha. b.

dan pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . Inspektorat Jenderal. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan c. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Sekretariat Jenderal. verifikasi dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 64 (1) Subbagian Pembiayaan I mempunyai tugas melakukan pengujian. verifikasi. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan pengujian dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 62 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61. Subbagian Pembiayaan III. Nonformal dan Informal. verifikasi. (2) Subbagian Pembiayaan II mempunyai tugas melakukan pengujian. Bagian Pembiayaan menyelenggarakan fungsi: a. verifikasi. Pasal 63 Bagian Pembiayaan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan I. dan c. dan Pusat-Pusat. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah.-18Pasal 61 Bagian Pembiayaan mempunyai tugas melaksanakan pengujian. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. b. pengesahan dokumen pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. Subbagian Pembiayaan II. verifikasi. (3) Subbagian Pembiayaan III mempunyai tugas melakukan pengujian.

dan c.-19Pasal 65 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan e. neraca. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. b. Pasal 66 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65. perhitungan anggaran. Inspektorat Jenderal. verifikasi. pelaksanaan verifikasi dokumen anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. penyusunan neraca anggaran dan laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. d. pengelolaan sistem akuntansi. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III. b. Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. perhitungan anggaran. . Pasal 67 Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan terdiri atas: a. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. pengembangan. neraca. pengembangan. (2) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. dan pembinaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan II. verifikasi. Pasal 68 (1) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan I mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. penyusunan bahan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan perhitungan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengelolaan. pengembangan. pengelolaan sistem akuntansi.

evaluasi. pengembangan. Pasal 69 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja mempunyai tugas melaksanakan penyusunan laporan dan pembinaan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 71 Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja terdiri atas: a. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Bagian Pembinaan Akuntabilitas Kinerja menyelenggarakan fungsi: a. dan d. pengelolaan sistem akuntansi. neraca. dan c. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. verifikasi. Inspektorat Jenderal. pengumpulan dan pengolahan data akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Sekretariat Jenderal. pengolahan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja III. Subbagian Akuntabilitas Kinerja II. b. dan Pusat-pusat. Pasal 70 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69. Pasal 72 (1) Subbagian Akuntabilitas Kinerja I mempunyai tugas melakukan pengumpulan. perhitungan anggaran. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Nonformal dan Informal. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan pelaporan keuangan serta pengelolaan penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Jenderal Kebudayaan. evaluasi. c. dan Badan Penelitian dan Pengembangan. . evaluasi laporan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Akuntabilitas Kinerja I. (2) Subbagian Akuntabilitas Kinerja II mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan. penyusunan laporan akuntabilitas kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-20(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan III mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pembinaan. b.

b. dan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja serta penyusunan bahan pembinaan dan fasilitasi akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. Sekretariat Jenderal. pembinaan dan pengembangan pegawai kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. i. dan d. Bagian Mutasi Dosen. d. h. evaluasi. Biro Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal dan Informal.-21(3) Subbagian Akuntabilitas Kinerja III mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Pasal 75 Biro Kepegawaian terdiri atas: a. . pelaksanaan urusan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan disiplin pegawai. pelaksanaan urusan pengangkatan dalam jabatan. dan Pensiun. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non Dosen. Bagian Keenam Biro Kepegawaian Pasal 73 Biro Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan kepegawaian di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. dan tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pelaksanaan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. Pasal 74 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73. dan k. penyusunan standar kualifikasi dan rencana formasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Perencanaan dan Pengadaan. Disiplin. b. pelaksanaan urusan mutasi dosen. pengelolaan data dan informasi serta dokumentasi kepegawaian. Direktorat Jenderal Kebudayaan. pengolahan. tenaga fungsional lainnya. e. dan Pusatpusat. c. g. Bagian Pengembangan. j. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bagian Perencanaan dan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. b. analisis kebutuhan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. penyusunan bahan rencana dan pengendalian formasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pelaksanaan urusan tata usaha Biro. . rencana pengendalian formasi pegawai. (2) Subbagian Informasi Kepegawaian mempunyai tugas melakukan pengembangan sistem dan pengelolaan data dan informasi pegawai serta penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 78 Bagian Perencanaan dan Pengadaan terdiri atas: a. rencana formasi. penyusunan bahan standar kualifikasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. e. barang milik negara. serta koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Informasi Kepegawaian. dan pemberian penghargaan pegawai serta pengelolaan sistem informasi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan g. penyusunan bahan pemberian penghargaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. b. dan kerumahtanggaan Biro.-22Pasal 76 Bagian Perencanaan dan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan standar kualifikasi. Pasal 77 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76. penyusunan bahan koordinasi pengadaan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. kepegawaian. pengelolaan data dan informasi pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai. analisis kebutuhan. d. Subbagian Tata Usaha. Pasal 79 (1) Subbagian Perencanaan dan Pengadaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan standar kualifikasi. keuangan. pengadaan pegawai.

penyusunan bahan pengembangan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2) Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. ujian dinas. pelaksanaan urusan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 81 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80. dan Pensiun terdiri atas: a. dan Pensiun menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. Disiplin. tunjangan tugas belajar. dan pengembangan kepegawaian lainnya serta penyusunan bahan pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan f. Bagian Pengembangan. Pasal 82 Bagian Pengembangan. rancangan dan penilaian pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. pemindahan.-23Pasal 80 Bagian Pengembangan. dan Pensiun mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan pengembangan. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. serta penyusunan bahan penetapan pemberhentian dan pemensiunan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan mutasi lainnya bagi tenaga administrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 83 (1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan tugas belajar. Disiplin. kepangkatan. e. dan c. b. Subbagian Mutasi Tenaga Administrasi. pemindahan. izin belajar. Disiplin. Subbagian Pengembangan. penetapan penjatuhan hukuman disiplin. penyusunan bahan penetapan pengangkatan. d. pemberhentian. . penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. pendidikan dan pelatihan. disiplin. (3) Subbagian Disiplin dan Pensiun mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pertimbangan hukum di bidang kepegawaian. Subbagian Disiplin dan Pensiun. dan pemensiunan pegawai serta mutasi tenaga administrasi. kepangkatan. c. pengembangan sistem dan pengukuran kinerja pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

pelaksanaan urusan pemindahan. penyusunan bahan penetapan pembebasan sementara dan pengangkatan kembali dari/dalam jabatan dosen. pemekerjaan. dan pembantuan dosen. Bagian Mutasi Dosen menyelenggarakan fungsi: a. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. Subbagian Mutasi Dosen I. Pasal 87 (1) Subbagian Mutasi Dosen I mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. penyusunan bahan penetapan pangkat dalam jabatan dosen. d. penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kepangkatan. pembantuan. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. penetapan angka kredit dan jabatannya. . pemindahan. b. (2) Subbagian Mutasi Dosen II mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. Pasal 86 Bagian Mutasi Dosen terdiri atas: a.-24Pasal 84 Bagian Mutasi Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan. pembantuan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen. penetapan angka kredit dan jabatannya. angka kredit. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. pembantuan. kepangkatan. pemindahan. Subbagian Mutasi Dosen II. penyusunan bahan penetapan mutasi lainnya bagi dosen. dan f. dan jabatan dosen. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. Subbagian Mutasi Dosen III. Pasal 85 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84. e. b. pemindahan. penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya serta perguruan tinggi kedinasan pada instansi lain. c. dan c. kepangkatan. pemekerjaan. pemekerjaan.

e. pejabat Atase Pendidikan. d. penetapan angka kredit dan jabatannya. Subbagian Mutasi Jabatan. Dubes/Wakil RI pada UNESCO. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru pembina tingkat I ke atas. Pasal 90 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 89. pembantuan. dan Subbagian Mutasi Dosen III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1).-25(3) Subbagian Mutasi Dosen III mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan penetapan pengangkatan dosen. pembantuan. dan Perwakilan RI di Luar Negeri. pemindahan. pembebasan sementara. Pasal 88 Wilayah kerja Subbagian Mutasi Dosen I. pelaksanaan urusan pembantuan guru dan kepala sekolah pada sekolah Indonesia di luar negeri. dan f. Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya. dan ayat (3). ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. Pasal 91 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen terdiri atas: a. kepangkatan. Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen menyelenggarakan fungsi: a. dan pemberhentian serta pembantuan dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan. b. pemberhentian serta alih fungsi dalam jabatan fungsional tertentu selain guru dan dosen. pembebasan dari dan/atau dalam jabatan. c. penyusunan bahan penetapan kepangkatan dan jabatan bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. Subbagian Mutasi Dosen II. pelaksanaan urusan pengangkatan. Pasal 89 Bagian Mutasi Jabatan dan Tenaga Fungsional Non-Dosen mempunyai tugas melaksanakan urusan pengangkatan dan pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. dan mutasi lainnya bagi tenaga dosen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di wilayah kerjanya. ayat (2). pemekerjaan. b. dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain dosen di lingkungan Kementerian serta guru yang menjadi kewenangan Kementerian. pengaktifan kembali. . pemindahan. pemindahan. Subbagian Tenaga Fungsional Guru. penyusunan bahan penetapan pangkat dan jabatan guru bukan PNS. pelaksanaan urusan pengangkatan pertama. pembebasan sementara dan pemberhentian. kepangkatan. dan c.

pembebasan sementara dan pemberhentian. Bagian Ketujuh Biro Hukum dan Organisasi Pasal 93 Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan. e. kepangkatan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. f. dan pengembangan kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-26Pasal 92 (1) Subbagian Mutasi Jabatan mempunyai tugas melakukan urusan pengangkatan. dan guru Pembina tingkat I ke atas. pembinaan. Pasal 94 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93. . pemindahan. pengkajian. pemindahan. Biro Hukum dan Organisasi menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan di daerah. penelaahan kasus dan masalah hukum serta pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penelaahan dan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. d. (2) Subbagian Tenaga Fungsional Guru mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan dalam jabatan dan pangkat guru bukan PNS. (3) Subbagian Tenaga Fungsional Lainnya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan penetapan angka kredit dan jabatannya. pembantuan dan mutasi lainnya bagi tenaga fungsional tertentu selain guru dan dosen. c. organisasi. dan ketatalaksanaan serta pemberian bantuan hukum di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemberhentian dari/dalam jabatan struktural dan pimpinan serta pembantuan Atase Pendidikan dan Dubes/Wakil RI pada UNESCO. b. penetapan pangkat guru pembantuan di luar negeri. pembinaan dan koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundangundangan bidang pendidikan dan kebudayaan.

dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. b. Pasal 97 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96. Subbagian Peraturan Perundang-undangan I. h. Bagian Bantuan Hukum. dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. pelaksanaan analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan. Subbagian Peraturan Perundang-undangan III. Subbagian Peraturan Perundang-undangan II. Bagian Kelembagaan. dan d. j. dan c. sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Ketatalaksanaan. koordinasi penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. pengkajian. penelaahan dan pengkajian peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Pasal 95 Biro Hukum dan Organisasi terdiri atas: a. Bagian Peraturan Perundang-undangan. Pasal 98 Bagian Peraturan Perundang-undangan terdiri atas: a. dan f. c. .-27g. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. c. pembinaan. pengkajian. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagian Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 96 Bagian Peraturan Perundang-undangan mempunyai tugas melaksanakan penelaahan. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. pengkajian. i. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan. b. e. pembinaan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dan kebudayaan.

pengkajian. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan anak usia dini. pendidikan informal. pengkajian. Pasal 102 Bagian Bantuan Hukum terdiri atas: a. dan pengembangan. dan hubungan masyarakat. inventarisasi perkara dan penyusunan yurisprudensi. Pasal 101 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100. pengkajian. pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan. b. Subbagian Bantuan Hukum III. koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. teknologi informasi dan komunikasi. b. Bagian Bantuan Hukum menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan menengah. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan tinggi. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. kebahasaan. dan sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang pendidikan dasar. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan.-28Pasal 99 (1) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. penelitian. Pasal 100 Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kasus serta masalah hukum. Subbagian Bantuan Hukum I. (2) Subbagian Peraturan Perundang-Undangan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. pengkajian kasus dan masalah hukum. Subbagian Bantuan Hukum II. informasi. dan penjaminan mutu pendidikan. pengawasan. c. dan c. pelayanan administrasi. pendidikan nonformal. pemberian nasihat dan/atau pertimbangan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . kebudayaan. d. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan. data. dan e. dan penyusunan rancangan serta pembinaan dan koordinasi penyusunan.

Subbagian Bantuan Hukum II. dan pengembangan kelembagaan serta penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. Inspektorat Jenderal. Pasal 105 Bagian Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 106 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 105. dan Pusat-Pusat serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. dan ayat (3) ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal. fungsi. penyusunan rancangan tugas. . pemberian bantuan hukum kepada satuan organisasi dan pegawai serta koordinasi penyusunan nota kesepahaman dan/atau perjanjian kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. Sekretariat Jenderal. Direktorat Jenderal Kebudayaan.-29Pasal 103 (1) Subbagian Bantuan Hukum I mempunyai tugas melakukan pengkajian. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pemberian nasehat. dan Subbagian Bantuan Hukum III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 ayat (1). ayat (2). b. dan susunan organisasi unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pembinaan. pemberian nasehat. pemberian nasehat. Nonformal dan Informal. dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta Perguruan Tinggi di wilayah kerjanya. penelaahan dan penilaian usul pelembagaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 104 Wilayah kerja Subbagian Bantuan Hukum I. (2) Subbagian Bantuan Hukum II mempunyai tugas melakukan pengkajian. (3) Subbagian Bantuan Hukum III mempunyai tugas melakukan pengkajian.

pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. dan Informal. Subbagian Kelembagaan II. penyiapan bahan usul pelembagaan. fungsi. pembinaan dan pengembangan kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 107 Bagian Kelembagaan terdiri atas: a. fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dan kebudayaan. g. penyiapan bahan usul pelembagaan. Subbagian Kelembagaan I. dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Subbagian Kelembagaan III. penilaian.-30c. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Direktorat Jenderal Kebudayaan. dan susunan organisasi unit kerja. dan c. (3) Subbagian Kelembagaan III mempunyai tugas melakukan penelaahan. Kebahasaan dan Kebudayaan. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja. fungsi. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Nonformal. e. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Inspektorat Jenderal. dan penyusunan rancangan tugas. d. Sekretariat Jenderal. pengembangan sistem pengukuran dan penilaian kinerja lembaga unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . dan Badan Penelitian dan Pengembangan serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan tinggi. dan penyajian informasi kelembagaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. b. f. dan pendidikan informal. dan susunan organisasi unit kerja. penyiapan bahan usul pelembagaan. dan penyusunan rancangan tugas. dan penyajian informasi kelembagaan unit kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pendidikan nonformal. penyusunan bahan pembahasan usul pelembagaan unit organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penilaian. fungsi. dan Pusat-Pusat serta fasilitasi pengembangan kelembagaan pengelola pendidikan anak usia dini. dan penyusunan rancangan tugas. Pasal 108 (1) Subbagian Kelembagaan I mempunyai tugas melakukan penelaahan. (2) Subbagian Kelembagaan II mempunyai tugas melakukan penelaahan. penilaian. dan susunan organisasi unit kerja.

f. Pasal 110 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109. dan c. dan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. dan g. Subbagian Analisis Jabatan. pembinaan ketatalaksanaan. (2) Subbagian Sistem dan Prosedur mempunyai tugas melakukan pengkajian. barang milik negara. pengembangan. dan pembinaan ketatalaksanaan serta analisis jabatan dan penyajian informasi jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b.-31Pasal 109 Bagian Ketatalaksanaan mempunyai tugas melaksanakan pengkajian. Pasal 111 Bagian Ketatalaksanaan terdiri atas: a. pengolahan data jabatan. pelaksanaan urusan ketatausahaan Biro. dan pelayanan publik serta evaluasi sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . pengadministrasian dan pendokumentasian peraturan perundangundangan. penyusunan bahan dan pelaksanaan pembinaan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. (3) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kepegawaian. analisis jabatan. pengkajian. dan penyajian informasi jabatan serta fasilitasi analisis jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagian Ketatalaksanaan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan sistem dan prosedur kerja. pengembangan. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan ketatalaksanaan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan kerumahtanggaan Biro serta pengadministrasian dan dokumentasi peraturan perundang-undangan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. e. pembinaan. pelaksanaan dan fasilitasi analisis jabatan serta penyajian informasi jabatan. keuangan. Subbagian Sistem dan Prosedur. penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. Subbagian Tata Usaha Pasal 112 (1) Subbagian Analisis Jabatan mempunyai tugas melakukan pengumpulan.

Nonformal. standar. dan Informal terdiri atas: a. penyusunan norma. pendidikan nonformal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan pendidikan informal. Sekretariat Direktorat Jenderal. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. d. Nonformal. b. pendidikan nonformal. dan Informal dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. c. pendidikan nonformal. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal. Pasal 114 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. dan Fungsi Pasal 113 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan e. DAN INFORMAL Bagian Pertama Kedudukan. Tugas. NONFORMAL. dan Informal. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan kriteria di bidang pendidikan anak usia dini formal. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 116 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal.-32BAB IV DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. dan pendidikan informal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. Nonformal. . perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 115 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114. prosedur. dan Informal mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan anak usia dini formal.

h. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. . Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Nonformal. rencana. e. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengelolaan data dan informasi pendidikan anak usia dini formal. program. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. pendidikan nonformal. koordinasi penyusunan kebijakan. dan pendidikan informal. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. f. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. i. c. dan Informal. b. pendidikan nonformal. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. g. dan pendidikan informal. Nonformal. pendidikan nonformal. Nonformal. dan pendidikan informal. dan Informal. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. program. Nonformal. Nonformal. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. e. dan Informal. dan Informal. d. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 117 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal. dan pendidikan informal. dan Informal. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 118 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 117. c. Nonformal.-33b. dan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan pendidikan informal. rencana. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. d.

pendidikan nonformal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. dan Informal. dan pendidikan informal. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Subbagian Program dan Anggaran. b.-34j. program. Bagian c. Bagian d. dan pendidikan informal. penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan c. c. dan Informal. Nonformal. dan Umum. pendidikan nonformal. Nonformal. program. k. Bagian b. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. dan pendidikan informal. anggaran. d. program. Pasal 122 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. evaluasi. pengumpulan. Pasal 119 Sekretariat a. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. Hukum dan Kepegawaian. Subbagian Data dan Informasi. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. b. Pasal 120 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pendidikan nonformal. Pasal 121 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120. . Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan nonformal. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan anak usia dini formal. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. dan laporan Direktorat Jenderal. dan e. pengolahan. dan pendidikan informal. Keuangan.

pendidikan nonformal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan pendidikan informal. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Perbendaharaan. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pendidikan informal serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 125 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 124. pendidikan nonformal. dan anggaran di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 127 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Subbagian Pembiayaan. Pasal 126 Bagian Keuangan terdiri dari: a. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. program. program. pendidikan nonformal. dan c. . Pasal 124 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengujian.-35Pasal 123 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. b. dan pendidikan informal. pengolahan. b. dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini formal. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana.

Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. b.-36(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. kepegawaian. . c. penyusunan bahan koordinasi kerja sama di bidang pendidikan anak usia dini formal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kerja Sama. analisis jabatan. pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. organisasi dan tata laksana. dan pendidikan informal. b. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. pembayaran. Pasal 128 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 131 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. analisis dan penyempurnaan organisasi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan anak usia dini formal. verifikasi. pendidikan nonformal. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. e. melakukan urusan pembukuan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Pasal 130 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pendidikan nonformal. d. dan pendidikan informal. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. Pasal 129 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128. Subbagian Kepegawaian. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. dan pendidikan informal. dan f. dan c. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. penyimpanan. evaluasi. dan pendidikan informal.

dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. pendistribusian.-37(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. keindahan. pengangkatan. b. inventarisasi. Pasal 134 Bagian Umum terdiri atas: a. publikasi. . pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. kearsipan. dokumentasi. kebersihan. dan pendidikan informal. Subbagian Rumah Tangga. pengadaan. ketertiban. pendidikan nonformal. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal serta pemberian layanan umum di bidang pendidikan anak usia dini formal. disiplin. mutasi. Pasal 133 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 132. keamanan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. Pasal 135 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. penghapusan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Pasal 132 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. penyimpanan. dan c. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan anak usia dini formal. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan c. Subbagian Barang Milik Negara. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal.

Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. kelembagaan. standar. peserta didik. c. dan pelaporan Direktorat. kelembagaan.-38Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 136 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan anak usia dini. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. peserta didik. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. standar. Subbagian Tata Usaha. Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. kelembagaan. Pasal 138 Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. Pasal 139 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. program dan anggaran. sarana dan prasarana. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. b. . d. Pasal 137 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 136. d. dan e. peserta didik. sarana dan prasarana. prosedur. c. evaluasi penerapan norma. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. dan kriteria pembelajaran. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. Kelompok Jabatan Fungsional. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. e. dan kemitraan pendidikan anak usia dini. peserta didik. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Subdirektorat Program dan Evaluasi. sarana dan prasarana. b. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. dan f. dan kriteria pembelajaran.

taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan anggaran taman kanak-kanak. penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. b. Pasal 142 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 143 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan anak usia dini. pengumpulan. kelompok bermain. pengolahan. dan penyajian data dan informasi taman kanakkanak. Seksi Penyusunan Program. serta pendidikan anak usia dini informal. taman penitipan anak. kegiatan. pengolahan. satuan pendidikan anak usia dini sejenis. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. penyusunan program. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan anak usia dini. taman penitipan anak. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Seksi Evaluasi Program. dan anggaran Direktorat. kegiatan. dan b. . c. dan d. kelompok bermain. kelompok bermain. serta penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. taman penitipan anak.-39Pasal 140 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 139. satuan pendidikan anak usia dini sejenis dan pendidikan anak usia dini informal serta penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi taman kanak-kanak. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 144 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 143. kegiatan. Pasal 141 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kelompok bermain.

dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. prosedur. kelompok bermain. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.-40b. Pasal 147 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. dan kriteria pembelajaran taman kanak-kanak. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. kelompok bermain. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Seksi Peserta Didik. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik taman kanak-kanak. d. standar. standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. . fasilitasi. Pasal 145 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Seksi Pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. taman penitipan anak. kelompok bermain. prosedur. taman penitipan anak. c. taman penitipan anak. standar. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. taman penitipan anak. standar. Pasal 146 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 148 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. taman penitipan anak. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. dan b. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis serta pendidikan anak usia dini informal. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria peserta didik taman kanak-kanak. kelompok bermain.

standar. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. taman penitipan anak. dan kriteria sarana dan prasarana taman kanak-kanak. Seksi Sarana.-41b. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. standar. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. kelompok bermain. taman penitipan anak. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. kelompok bermain. kelompok bermain. dan b. prosedur. Pasal 149 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. standar. c. standar. . pemberian bimbingan teknis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 150 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria sarana taman kanak-kanak. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pemberian bimbingan teknis. kelompok bermain. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. fasilitasi. prosedur. kelompok bermain. Pasal 152 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. Seksi Prasarana. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana taman kanak-kanak. dan kriteria prasarana taman kanak-kanak. kelompok bermain. taman penitipan anak. d. Pasal 151 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal.

kelompok bermain. kelompok bermain. standar. fasilitasi. Pasal 155 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kelompok bermain. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanak-kanak. c. taman penitipan anak. dan evaluasi penerapan norma. . dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. kelompok bermain. Pasal 154 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kemitraan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan b. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. barang milik negara. keuangan. pemberian bimbingan teknis. dan kerumahtanggaan Direktorat.-42b. fasilitasi. dan kriteria di bidang taman kanak-kanak. d. standar. prosedur. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. pemberian bimbingan teknis. Pasal 153 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. dan kriteria kelembagaan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. kepegawaian. dan evaluasi penerapan norma. taman penitipan anak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. taman penitipan anak. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pasal 156 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kursus dan pelatihan. prosedur. kelompok bermain. standar. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang taman kanakkanak. Seksi Kelembagaan. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan taman kanak-kanak. prosedur.

dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Tata Usaha. b. penyusunan program. pengumpulan. kelembagaan. dan f. sarana dan prasarana. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. peserta didik. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. dan kriteria pembelajaran. penyusunan laporan Direktorat. dan kemitraan kursus dan pelatihan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. kegiatan. sarana dan prasarana. prosedur. prosedur. peserta didik. kriteria pembelajaran. Pasal 159 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-43Pasal 157 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi. peserta didik. kelembagaan. c. . c. dan kemitraan kursus dan pelatihan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. dan kemitraan kursus dan pelatihan. c. program dan anggaran. dan pelaporan Direktorat. peserta didik. dan e. d. Pasal 160 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 159. standar. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. dan e. b. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. Kelompok Jabatan Fungsional. d. kegiatan. pengolahan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. standar. sarana dan prasarana. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kursus dan pelatihan. kelembagaan. kelembagaan. Pasal 158 Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. dan kemitraan kursus dan pelatihan. b.

dan penyajian data dan informasi kursus dan pelatihan serta penyusunan program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. standar. dan d. prosedur. dan b. Pasal 162 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 163 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Seksi Penyusunan Program. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. standar. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Pembelajaran. dan b.-44Pasal 161 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. c. dan anggaran kursus dan pelatihan serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 164 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 163. b. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pengolahan. Seksi Peserta Didik. dan anggaran Direktorat. kegiatan. . koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik kursus dan pelatihan. Pasal 165 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. Seksi Evaluasi Program.

standar. Seksi Prasarana. dan d. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 169 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi. prosedur. c. Seksi Sarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan.-45Pasal 166 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 170 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. fasilitasi. dan kriteria peserta didik kursus dan pelatihan. evaluasi penerapan norma. b. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria pembelajaran kursus dan pelatihan. Pasal 167 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. . dan kriteria sarana kursus dan pelatihan. dan b. prosedur. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. Pasal 168 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167. standar. dan kriteria sarana dan prasarana kursus dan pelatihan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

c. b. standar. dan d. fasilitasi. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. fasilitasi. Seksi Kemitraan. Pasal 172 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 171. . evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria kelembagaan kursus dan pelatihan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi. dan kriteria prasarana kursus dan pelatihan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. dan b. Pasal 173 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan kriteria kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. Seksi Kelembagaan. pemberian bimbingan teknis. standar. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 174 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 171 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan kursus dan pelatihan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang kursus dan pelatihan. prosedur. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.-46(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan. peserta didik. sarana dan prasarana. Pasal 179 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran. kelembagaan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Pasal 176 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan masyarakat. c. Subbagian Tata Usaha. standar. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. keuangan.-47Pasal 175 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. sarana dan prasarana. kelembagaan. dan e. Kelompok Jabatan Fungsional. b. dan kemitraan pendidikan masyarakat. dan kriteria pembelajaran. d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. b. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. dan kerumahtanggaan Direktorat. peserta didik. standar. kelembagaan. . peserta didik. sarana dan prasarana. kelembagaan. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kemitraan pendidikan masyarakat. Pasal 177 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 176. dan kemitraan pendidikan masyarakat. dan kemitraan pendidikan masyarakat. barang milik negara. c. Pasal 178 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. prosedur. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. d. dan kriteria pembelajaran. dan pelaporan Direktorat. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. dan f. peserta didik. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. kepegawaian.

d. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan anggaran Direktorat. Seksi Penyusunan Program. pendidikan kepemudaan. penyusunan laporan Direktorat. pendidikan keorangtuaan. pengumpulan. pengumpulan. kegiatan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. penyusunan program. kegiatan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengolahan.-48Pasal 180 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 179. dan b. . dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan anggaran Direktorat. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. Seksi Evaluasi Program. pengolahan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. Pasal 181 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan laporan Direktorat. dan e. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan penyajian data dan informasi pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. c. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan anggaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 183 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis pembelajaran dan peserta didik pendidikan masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pendidikan kepemudaan. kegiatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan keorangtuaan. b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya serta penyusunan program. Pasal 182 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidikan masyarakat.

dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan kepemudaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . dan d. standar. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. pendidikan keorangtuaan. Pasal 186 (1) Seksi Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi. standar. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. c. prosedur. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. Seksi Pembelajaran. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi. pendidikan kepemudaan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 185 Subdirektorat Pembelajaran dan Peserta Didik terdiri atas: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan kepemudaan. standar. dan b. b. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. dan kriteria pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan.-49Pasal 184 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 183. prosedur. pendidikan kepemudaan. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pembelajaran pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. prosedur. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan peserta didik pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. Seksi Peserta Didik. pendidikan kepemudaan.

pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan.-50Pasal 187 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan masyarakat. pendidikan pemberdayaan perempuan. c. dan kriteria sarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. prosedur. fasilitasi. evaluasi penerapan norma. Pasal 189 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. prosedur. prosedur. dan d. standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. Seksi Prasarana. pendidikan kepemudaan. Pasal 188 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 187. Seksi Sarana. . pendidikan kepemudaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. b. standar. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. pendidikan keorangtuaan. dan b. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. pendidikan kepemudaan. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Pasal 190 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. pemberian bimbingan teknis. pendidikan kepemudaan.

dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan. pendidikan kepemudaan. pendidikan keorangtuaan. Pasal 191 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan kemitraan pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya.-51(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria prasarana pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. Seksi Kelembagaan. Pasal 193 Subdirektorat Kelembagaan dan Kemitraan terdiri atas: a. dan d. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan b. pendidikan kepemudaan. prosedur. Pasal 192 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 191. pendidikan kepemudaan. b. . pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. fasilitasi. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. standar. pemberian bimbingan teknis. Seksi Kemitraan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan pemberdayaan perempuan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan kepemudaan. standar. pendidikan keorangtuaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. pendidikan pemberdayaan perempuan. pendidikan keorangtuaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kemitraan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. pendidikan pemberdayaan perempuan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. standar. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. pendidikan keorangtuaan.

pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. prosedur. kursus dan pelatihan. pengarusutamaan gender di bidang pendidikan. dan kriteria kelembagaan pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. kepegawaian. pemberian bimbingan teknis. dan pendidikan masyarakat. pendidikan keorangtuaan. fasilitasi. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal. dan Informal Pasal 196 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 195 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kriteria kemitraan di bidang pendidikan keaksaraan dan pengembangan budaya baca. standar. dan evaluasi penerapan norma. dan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. barang milik negara. dan evaluasi penerapan norma. pendidikan keorangtuaan. pendidikan pemberdayaan perempuan. prosedur. kursus dan pelatihan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Kemitraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. pendidikan kepemudaan.-52Pasal 194 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pendidikan pemberdayaan perempuan. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan kerumahtanggaan Direktorat. Nonformal. . dan pendidikan masyarakat. keuangan. standar. Nonformal. Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 197 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan kepemudaan.

dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Nonformal. h. dan pendidikan masyarakat. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat. Kelompok Jabatan Fungsional. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. . d. c. prosedur. prosedur. kursus dan pelatihan. dan pendidikan masyarakat. dan pendidikan masyarakat. kursus dan pelatihan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. d. f. dan f. kursus dan pelatihan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. g. dan pelaporan Direktorat. dan pendidikan masyarakat. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan Informal terdiri atas: a. kursus dan pelatihan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan. dan pendidikan masyarakat. Pasal 198 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. i. kursus dan pelatihan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. standar. dan Informal. dan pendidikan masyarakat. program dan anggaran. evaluasi penerapan norma. Nonformal. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini.-53b. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 199 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kursus dan pelatihan. Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. e. dan pendidikan masyarakat. kursus dan pelatihan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. b. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. c.

dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. pengumpulan. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan b. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. dan anggaran Direktorat. b. Seksi Evaluasi Program. dan pendidikan informal. Pasal 203 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pendidikan nonformal. Pasal 201 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. pengolahan. Pasal 202 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-54Pasal 200 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 199. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. dan pendidikan informal. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. e. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan program. dan pendidikan masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kursus dan pelatihan. pendidikan nonformal. c. kegiatan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. d. pengolahan. penyusunan program. pengembangan sistem. . kegiatan. dan f. anggaran. dan koordinasi pelaksanaan kerja sama. kegiatan. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. kegiatan. kursus dan pelatihan.

penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak.-55Pasal 204 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 203. taman penitipan anak. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan fungsi: a. standar. Pasal 206 (1) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan g. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. prosedur. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Formal. kelompok bermain. kelompok bermain. standar. pemberian bimbingan teknis. b. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak dan yang sejenis. prosedur. kelompok bermain. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. prosedur. taman penitipan anak. . pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. pengembangan sistem. dan b. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan taman kanak-kanak. taman penitipan anak. taman penitipan anak. standar. Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini formal dan nonformal. d. rencana kebutuhan. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis. Pasal 205 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini terdiri atas: a. taman penitipan anak. e. f. kelompok bermain. c. kelompok bermain. fasilitasi. dan satuan pendidikan anak usia dini sejenis.

penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Seksi Tenaga Kependidikan. kelompok bermain. dan b. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan taman penitipan anak. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. Pasal 208 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207. d. f. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Kursus dan Pelatihan. Seksi Pendidik. prosedur. Pasal 207 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . prosedur. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. standar. pengembangan sistem.-56(2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. dan satuan pendidikan anak usia dini nonformal sejenis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 209 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kursus dan Pelatihan terdiri atas: a. e. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. c. dan g. evaluasi penerapan norma. rencana kebutuhan. b. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. standar. pengembangan sistem. standar.

pengembangan sistem. b. pengembangan sistem. pengembangan sistem. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 212 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 211. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat.-57Pasal 210 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. prosedur. f. . evaluasi penerapan norma. Pasal 211 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. standar. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. e. standar. fasilitasi. rencana kebutuhan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan kursus dan pelatihan. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. dan g. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik kursus dan pelatihan. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. standar. c. d. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Masyarakat. rencana kebutuhan.

prosedur. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan tenaga kependidikan pendidikan masyarakat. standar. . rencana kebutuhan. Pasal 215 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik pendidikan masyarakat. Pasal 216 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138 huruf f. keuangan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. kepegawaian. Pasal 178 huruf f. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. standar. fasilitasi. Pasal 158 huruf f. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 214 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan b. pengembangan sistem. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. jenis. Seksi Tenaga Kependidikan. rencana kebutuhan. (5) Tugas. dan kerumahtanggaan Direktorat. pengembangan sistem. fasilitasi. Seksi Pendidik.-58Pasal 213 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Masyarakat terdiri atas: a. dan Pasal 198 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. barang milik negara. dan evaluasi penerapan norma.

-59BAB V DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR Bagian Pertama Kedudukan. dan e. d. Tugas. perumusan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Pasal 218 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dasar. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. penyusunan norma. Sekretariat Direktorat Jenderal. dan kriteria di bidang pendidikan dasar. dan e. c. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 220 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. c. . Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Pasal 219 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 218. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. b. b. standar. d. dan Fungsi Pasal 217 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. prosedur. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan dasar.

pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan laporan Direktorat Jenderal. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan tugas. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. c.-60Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 221 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Bagian b. dan k. program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. b. pengelolaan data dan informasi pendidikan dasar. i. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Pasal 224 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. g. program. evaluasi. rencana. h. Pasal 222 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 221. Hukum dan Kepegawaian. j. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Bagian c. dan Umum. . rencana. Bagian d. koordinasi penyusunan kebijakan. d. program. Keuangan. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. f. kerja sama. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. Pasal 223 Sekretariat a. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. anggaran. e. dan anggaran di bidang pendidikan dasar.

program. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. program. . program. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. Pasal 229 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 228. Pasal 226 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. pengolahan. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. penyusunan rencana. c. Pasal 228 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. pengolahan. b. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Progam dan Anggaran. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana.-61Pasal 225 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 224. b. b. dan anggaran di bidang pendidikan dasar serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. dan e. program. pengumpulan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 227 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. dan c. Subbagian Data dan Informasi. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dasar. dan anggaran di bidang pendidikan dasar. dan c.

dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Subbagian Kerja Sama. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. pembukuan. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan.-62Pasal 230 Bagian Keuangan terdiri atas: a. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pembayaran. Pasal 233 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 232. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan dasar. c. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 234 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. b. verifikasi. dan c. evaluasi. e. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. . dan c. b. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. f. Pasal 232 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Perbendaharaan. organisasi dan tata laksana. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan dasar. Subbagian Kepegawaian. Subbagian Pembiayaan. b. penyimpanan. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. kepegawaian. d. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 231 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. pengujian. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan dasar.

dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan dasar. dan c. analisis jabatan. analisis dan penyempurnaan organisasi. b. kebersihan. pengangkatan. Pasal 237 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 236. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 238 Bagian Umum terdiri atas: a. . disiplin. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. Pasal 236 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. dokumentasi. ketertiban. kearsipan. Subbagian Rumah Tangga. publikasi. dan c. Pasal 239 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana.-63Pasal 235 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. keindahan. b. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. pengembangan. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pengadaan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. keamanan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. mutasi. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a.

sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan f. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. d.-64(3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. prosedur. dan f. inventarisasi. Pasal 241 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 240. e. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Pasal 240 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. . standar. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. dan kriteria pembelajaran. dan kriteria pembelajaran. c. penghapusan. sarana dan prasarana. Subbagian Tata Usaha. sarana dan prasarana. pendistribusian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. Subdirektorat Pembelajaran. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kelembagaan. Kelompok Jabatan Fungsional. b. kelembagaan. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. e. penyimpanan. b. evaluasi penerapan norma. Pasal 242 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar terdiri atas: a. prosedur. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. d. kelembagaan. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. standar.

peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar serta penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. anggaran. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 244 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 243. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.-65Pasal 243 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kesetaraan Sekolah Dasar dan penyusunan program. dan b. kegiatan. kegiatan. kelembagaan. kerja sama. pengolahan. . pengumpulan. pengolahan. e. dan anggaran Direktorat. Seksi Penyusunan Program. dan f. pengumpulan. b. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. c. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Pasal 246 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. sarana dan prasarana. kegiatan. kelembagaan. d. kelembagaan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 245 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar. penyusunan program. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. sarana dan prasarana. kerja sama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberdayaan peran serta masyarakat. peserta didik Sekolah Dasar. program dan anggaran. dan anggaran Direktorat.

prosedur. dan evaluasi penerapan norma. c. fasilitasi. dan kriteria kurikulum. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. penilaian. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria kurikulum. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan evaluasi penerapan norma. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. dan akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. Seksi Penilaian dan Akreditasi. prosedur. evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. pemberian bimbingan teknis. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. penilaian. Pasal 249 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. penilaian. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan d. fasilitasi. Pasal 248 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 247. dan b. prosedur. b. . penilaian. penilaian.-66Pasal 247 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. pemberian bimbingan teknis. Pasal 250 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

dan evaluasi penerapan norma. standar. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. standar. b. Pasal 252 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 251. . prosedur. Seksi Prasarana. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. dan b. prestasi. dan d. standar. Pasal 253 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. fasilitasi. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar.-67Pasal 251 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Dasar serta kesetaraan Sekolah Dasar. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Seksi Sarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. standar. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kriteria prasarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. kriteria sarana Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 255 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 254 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur.

standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. keuangan. dan kriteria kelembagaan. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Pasal 260 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pemberian bimbingan teknis.-68Pasal 256 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 255. dan kriteria pembinaan bakat. Pasal 257 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. standar. prosedur. prestasi. fasilitasi. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. standar. dan d. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. evaluasi penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 259 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Seksi Kelembagaan. pemberdayaan sekolah. dan pembinaan bakat. pemberdayaan sekolah. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Seksi Peserta Didik. . prosedur. dan karakter peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. prosedur. dan peserta didik Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. c. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. kepegawaian. prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 258 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Dasar dan kesetaraan Sekolah Dasar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. barang milik negara. standar. prestasi. dan b.

dan f. d. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan f. evaluasi penerapan norma. c. Pasal 263 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-69Pasal 261 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 260. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi. standar. c. sarana dan prasarana. kerja sama. d. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. Subbagian Tata Usaha. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. program dan anggaran. kelembagaan. sarana dan prasarana. Pasal 264 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263. Pasal 262 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. . Subdirektorat Pembelajaran. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kelembagaan. e. prosedur. sarana dan prasarana. prosedur. standar. dan kriteria pembelajaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. kelembagaan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan kriteria pembelajaran. e. b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama.

pengumpulan. Pasal 267 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. pengumpulan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. kegiatan. dan anggaran Direktorat. . dan anggaran Direktorat. kelembagaan. kegiatan. kelembagaan. sarana dan prasarana. pengolahan. anggaran. penyusunan program. Seksi Penyusunan Program. Seksi Evaluasi Program. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. c. kegiatan. sarana dan prasarana. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama serta penyusunan laporan Direktorat. dan penyusunan laporan Direktorat. e. kesetaraan Sekolah Menengah Pertama dan penyusunan program. kegiatan. dan b. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. f. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. d. pengolahan. Pasal 265 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penilaian. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. peserta didik Sekolah Menengah Pertama. Pasal 266 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-70b. kerja sama. kelembagaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. sarana dan prasarana. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. kelembagaan.

Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. dan b. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Seksi Penilaian dan Akreditasi.-71Pasal 268 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 267. prosedur. penilaian. penilaian. . fasilitasi. b. prosedur. pemberian bimbingan teknis. Pasal 271 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama serta kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. c. prosedur. standar. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. pemberian bimbingan teknis. penilaian. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 269 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. fasilitasi. prosedur. standar. penilaian. standar. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. Pasal 270 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. dan d. dan kriteria kurikulum. dan kriteria kurikulum. dan akreditasi Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

dan d. standar. standar. b. Seksi Sarana. evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prestasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan b. prosedur. standar. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma.-72Pasal 272 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 271. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 274 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 275 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 273 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. c. . prosedur. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

-73Pasal 276 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 275. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. Seksi Peserta Didik. b. dan kriteria pembinaan bakat. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 277 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. standar. dan d. prosedur. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. evaluasi penerapan norma. standar. keuangan. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Pasal 279 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prestasi. pemberdayaan sekolah. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. barang milik negara. prestasi. pemberdayaan sekolah. kepegawaian. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan b. dan pembinaan bakat. fasilitasi. prestasi. . Pasal 278 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Kelembagaan. dan kriteria kelembagaan. prosedur. dan peserta didik Sekolah Menengah Pertama dan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan kerumahtanggaan Direktorat. prosedur.

pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. Subdirektorat Pembelajaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 281 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan kriteria pembelajaran. dan f. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 282 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar terdiri atas: a. c. . c. dan kriteria pembelajaran. e. Subbagian Tata Usaha. standar. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kelembagaan. kelembagaan.-74Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar Pasal 280 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kelembagaan. e. d. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. standar. b. sarana dan prasarana. d. dan f. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. b. evaluasi penerapan norma. prosedur. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Kelompok Jabatan Fungsional. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. kelembagaan. prosedur. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a.

pengolahan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Seksi Evaluasi Program. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan anggaran Direktorat. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. b. Seksi Penyusunan Program. kelembagaan. anggaran. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar. pengumpulan. kelembagaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengolahan. pemberdayaan peran serta masyarakat. sarana dan prasarana. sarana dan prasarana. c. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran.-75Pasal 283 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 284 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 283. penyusunan laporan Direktorat. sarana dan prasarana. dan anggaran Direktorat. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. kelembagaan. penyusunan program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kerja sama. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 286 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengumpulan. kegiatan. kegiatan. Pasal 285 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. penyusunan program. kerja sama. program dan anggaran. d. kelembagaan. sarana dan prasarana. dan f. dan b. kegiatan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.

Pasal 288 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 287. penilaian. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penilaian. penilaian. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 290 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. standar. pemberian bimbingan teknis. Seksi Penilaian dan Akreditasi. dan evaluasi penerapan norma. evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.-76Pasal 287 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . prosedur. dan kriteria kurikulum. dan b. prosedur. fasilitasi. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. penilaian. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 289 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. prosedur. standar. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria kurikulum. standar. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. b. penilaian. standar. dan d. prosedur.

prestasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. fasilitasi. Pasal 293 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. Pasal 295 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.-77Pasal 291 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. prosedur. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 294 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Seksi Sarana. standar. dan b. b. standar. . dan d. standar. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 292 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 291. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. c. standar. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. fasilitasi.

b. kepegawaian. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prestasi. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan d. evaluasi penerapan norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar.-78Pasal 296 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 295. fasilitasi. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Peserta Didik. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. dan pembinaan bakat. standar. c. prestasi. pemberian bimbingan teknis. . standar. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. Pasal 299 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. pemberdayaan sekolah. Pasal 297 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. standar. dan kriteria kelembagaan. keuangan. pemberdayaan sekolah. Seksi Kelembagaan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 298 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. barang milik negara. prestasi. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan dasar. standar. fasilitasi. dan kriteria pembinaan bakat. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prosedur. prestasi. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.

Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Pasal 301 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300. . pendidikan layanan khusus. dan i. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar.-79Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Pasal 300 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. f. dan kesetaraan pendidikan dasar. b. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar. standar. h. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. e. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. prosedur. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. g. dan kesetaraan pendidikan dasar. d. standar. c. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. dan kesetaraan pendidikan dasar. pendidikan layanan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. pendidikan layanan khusus. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. Sekolah Menengah Pertama serta pendidikan khusus. dan kesetaraan pendidikan dasar.

Subbagian Tata Usaha. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar. kerja sama. . Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. penyusunan laporan Direktorat. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. c. b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan f. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar. e. pengumpulan. kegiatan. dan f. Pasal 305 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 304 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Seksi Penyusunan Program. dan b. penyusunan program. pemberdayaan peran serta masyarakat.-80Pasal 302 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar terdiri atas: a. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. b. program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Seksi Evaluasi Program. c. dan anggaran Direktorat. Pasal 303 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan anggaran Direktorat. e. pengolahan. kegiatan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan dasar. d.

dan kesetaraan pendidikan dasar serta penyusunan laporan Direktorat. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. d. pendidikan layanan khusus. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. dan penyusunan program.-81Pasal 306 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 307 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kegiatan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Sekolah Menengah Pertama. pendidikan khusus. pendidikan layanan khusus. pengolahan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama. pendidikan khusus. kegiatan. Pasal 308 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 307. anggaran. c. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. . pengumpulan. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. kesetaraan pendidikan dasar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. kerja sama.

standar. rencana kebutuhan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. f.-82e. standar. fasilitasi. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 311 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar dan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. Pasal 309 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar terdiri atas: a. prosedur. dan b. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. . dan evaluasi penerapan norma. Seksi Karir. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. pengembangan sistem. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Dasar serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Dasar. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. prosedur. Pasal 310 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. g.

e. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. rencana kebutuhan. Pasal 314 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. d. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. dan evaluasi penerapan norma. f. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur. standar. b. c. fasilitasi. dan b. Seksi Karir. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. standar.-83Pasal 312 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311. standar. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. Pasal 313 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama terdiri atas: a. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Pertama menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi penerapan norma. . dan g.

dan g. evaluasi penerapan norma. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar.-84(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. pengembangan sistem. f. b. standar. Pasal 315 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. . dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Pertama. prosedur. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. standar. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. prosedur. fasilitasi. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan evaluasi penerapan norma. d. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. Pasal 316 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 315.

pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan evaluasi penerapan norma. (5) Tugas. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. Pasal 319 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. a. jenis. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. standar. pengembangan sistem fasilitasi. Pasal 262 huruf f. . fasilitasi. dan b. Pasal 320 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 242 huruf f. barang milik negara. dan kriteria karir serta pelaksanaan dan evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. keuangan. Pasal 282 huruf f. standar. prosedur. Pasal 318 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan dasar. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. rencana kebutuhan.-85Pasal 317 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas. dan Pasal 302 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Seksi Karir. dan kerumahtanggaan Direktorat. kepegawaian.

Sekretariat Direktorat Jenderal. Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. b. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan menengah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. dan e. . b. Tugas. penyusunan norma. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan menengah. d. prosedur. c. standar.-86BAB VI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH Bagian Pertama Kedudukan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria di bidang pendidikan menengah. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 324 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah terdiri atas: a. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. dan Fungsi Pasal 321 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. d. perumusan kebijakan di bidang pendidikan menengah. dan e. Pasal 323 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 322. c. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 322 Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan menengah.

-87Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 325 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. b. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Hukum dan Kepegawaian. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. dan k. Bagian c. Bagian d. dan Umum. rencana. rencana. Bagian b. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. i. c. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. Keuangan. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. program. pengelolaan data dan informasi pendidikan menengah. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Pasal 327 Sekretariat a. j. f. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. Pasal 326 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 325. . e. koordinasi penyusunan kebijakan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. g. h. d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. koordinasi pelaksanaan tugas. program. kerja sama.

-88Pasal 328 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. Pasal 329 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 328. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Pasal 332 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 331 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. program. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. . Subbagian Progam dan Anggaran. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. c. pengumpulan. dan anggaran di bidang pendidikan menengah. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. anggaran. d. dan c. dan e. Subbagian Data dan Informasi. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kebijakan di bidang pendidikan menengah. program. evaluasi. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan menengah. penyusunan rencana. dan laporan Direktorat Jenderal. b. pengolahan. program. program dan anggaran di bidang pendidikan menengah. dan anggaran di bidang pendidikan menengah serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 330 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengolahan. program.

Subbagian Perbendaharaan. dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal.-89Pasal 333 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332. pengujian. penyimpanan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pendidikan menengah. penyusunan bahan pertimbangan dan bantuan hukum di bidang pendidikan menengah. organisasi dan tata laksana. b. pembukuan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas melakukan urusan penerimaan. Pasal 337 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 336. verifikasi. Subbagian Pembiayaan. dan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 336 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal. dan c. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. . b. dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. pembayaran. Pasal 335 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal. c. Pasal 334 Bagian Keuangan terdiri atas: a. kepegawaian. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. b. evaluasi.

publikasi. f. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. b. . (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. e. pemberdayaan peran serta masyarakat. Pasal 340 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. analisis dan penyempurnaan organisasi. Pasal 341 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340. Pasal 342 Bagian Umum terdiri atas: a. pengadaan. Subbagian Kerja Sama. b. analisis jabatan. dan c. dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah.-90d. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidikan menengah. Subbagian Kepegawaian. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. dan hubungan masyarakat di bidang pendidikan menengah. pengangkatan. serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. disiplin. Pasal 338 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 339 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. pengelolaan urusan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. mutasi. pengembangan. dan c.

sarana dan prasarana. ketertiban. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. prosedur. kelembagaan. dokumentasi dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. kearsipan. Pasal 345 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344. Pasal 343 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pendistribusian.-91b. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. sarana dan prasarana. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan Subbagian Barang Milik Negara. keamanan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. kelembagaan. penyimpanan. standar. Bagian Keempat Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Pasal 344 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. sarana dan prasarana. . Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. penghapusan. dan kriteria pembelajaran. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Rumah Tangga. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. b. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. c. keindahan. kelembagaan. dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal. pengaturan penggunaan sarana dan prasarana. inventarisasi. kebersihan.

b. dan kriteria pembelajaran. standar. e. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Subdirektorat Pembelajaran. kelembagaan. kelembagaan. dan f. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. penyusunan program. . penyusunan laporan Direktorat. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. sarana dan prasarana. Kelompok Jabatan Fungsional. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. c. e. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. kerja sama. pengolahan. dan f. b. pengumpulan. e. kegiatan. dan pelaporan Direktorat. kelembagaan. Pasal 348 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 347. program dan anggaran. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberdayaan peran serta masyarakat. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan anggaran Direktorat. evaluasi penerapan norma. Pasal 346 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 347 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. dan anggaran Direktorat. sarana dan prasarana. d. sarana dan prasarana. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. f. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik.-92d. Subbagian Tata Usaha. kegiatan.

c. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum.-93Pasal 349 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. evaluasi penerapan norma. standar. dan b. peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. pengumpulan. dan kriteria kurikulum. penilaian. b. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Penyusunan Program. kegiatan. kelembagaan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penilaian. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. penilaian. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan d. penilaian. kerja sama. Pasal 351 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kurikulum. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. sarana dan prasarana. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. kesetaraan Sekolah Menengah Atas dan penyusunan program. sarana dan prasarana. pengolahan. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. Pasal 352 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351. . Pasal 350 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. peserta didik Sekolah Menengah Atas. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanan program. anggaran. kegiatan. Seksi Evaluasi Program. penilaian. kelembagaan.

b. . dan evaluasi penerapan norma. Seksi Sarana. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan b. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. standar. standar. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Seksi Penilaian dan Akreditasi.-94Pasal 353 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. fasilitasi. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 355 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas serta kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. Pasal 357 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. Seksi Prasarana. Pasal 354 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 356 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 355. c. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan d. prosedur. dan b.

Pasal 360 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 359. fasilitasi. fasilitasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan pembinaan bakat. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prestasi.-95Pasal 358 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. pemberdayaan sekolah. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Pasal 359 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. prosedur. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberian bimbingan teknis. Seksi Peserta Didik. dan d. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prestasi. dan evaluasi penerapan norma. c. standar. evaluasi penerapan norma. standar. Seksi Kelembagaan. Pasal 361 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. standar. prosedur. dan b. dan kriteria kelembagaan. b. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pemberdayaan sekolah. dan peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a.

dan kerumahtanggaan Direktorat. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. sarana dan prasarana. barang milik negara. pemberian bimbingan teknis. prosedur. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. kelembagaan. fasilitasi. standar. c. prosedur. d. Pasal 365 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 364. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prestasi. prosedur. dan kriteria pembinaan bakat. . Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. kelembagaan. b. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Atas dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. kelembagaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan kriteria pembelajaran. standar. kepegawaian. Pasal 363 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan.-96Pasal 362 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Pasal 364 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana. fasilitasi.

penyusunan laporan Direktorat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.-97e. c. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan pelaporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Tata Usaha. b. kelembagaan. pengolahan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Kelompok Jabatan Fungsional. sarana dan prasarana. Seksi Penyusunan Program. kerja sama. c. dan f. Pasal 366 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. b. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. dan b. dan kriteria pembelajaran. Pasal 368 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 367. kelembagaan. pengumpulan. dan f. d. Seksi Evaluasi Program. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. kegiatan. penyusunan program. dan anggaran Direktorat. kegiatan. Pasal 369 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. sarana dan prasarana. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. kelembagaan. pemberdayaan peran serta masyarakat. Subdirektorat Pembelajaran. e. evaluasi penerapan norma. sarana dan prasarana. Subdirektorat Program dan Evaluasi. program dan anggaran. e. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. standar. f. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. Pasal 367 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. .

dan dan dan dan . penilaian. evaluasi penerapan norma. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. pengolahan. dan kriteria kurikulum. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kurikulum. dan b. c. dan d. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. standar. prosedur. Pasal 373 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan laporan Direktorat. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. penilaian. prosedur. peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penilaian. kerja sama. dan kriteria kurikulum. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 371 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 372 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 371. penilaian. kelembagaan. dan penyusunan program. dan fasilitasi akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. sarana dan prasarana.-98Pasal 370 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. anggaran. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. Seksi Penilaian dan Akreditasi. kelembagaan. sarana prasarana. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan. standar. kegiatan.

dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. standar. standar. c. Seksi Sarana. prosedur. Pasal 376 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 375. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. Pasal 377 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. dan d. dan kriteria pelaksanaan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis.-99Pasal 374 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. Seksi Prasarana. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria penilaian dan akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 375 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. . prosedur. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi. standar. dan kriteria sarana Sekolah Menengah Kejuruan. b. dan kriteria sarana dan prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 378 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. fasilitasi. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standar.

Seksi Kelembagaan. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan kriteria prasarana Sekolah Menengah Kejuruan. dan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Peserta Didik. pemberian bimbingan teknis. standar. dan kriteria kelembagaan. dan evaluasi penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. c. prosedur. pemberian bimbingan teknis. prosedur. pemberdayaan sekolah. standar. prosedur. dan b. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. fasilitasi. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. prestasi. pemberdayaan sekolah. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. standar.-100(2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. b. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan Sekolah Menengah Kejuruan. standar. dan karakter peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. evaluasi penerapan norma. Pasal 380 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 379. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. dan pembinaan bakat. dan kriteria pembinaan bakat. fasilitasi. Pasal 379 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan d. prosedur. . Pasal 381 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. standar. Pasal 382 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prestasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. pemberian bimbingan teknis. prestasi. prestasi.

prosedur. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Pasal 385 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 384. kelembagaan. sarana dan prasarana. Pasal 386 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah terdiri atas: a. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran. d.-101Pasal 383 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. . pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. sarana dan prasarana. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran. kepegawaian. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. b. kelembagaan. Subdirektorat Pembelajaran. b. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. dan f. prosedur. c. dan kriteria pembelajaran. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah Pasal 384 Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. evaluasi penerapan norma. keuangan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. sarana dan prasarana. dan kriteria pembelajaran. kelembagaan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. barang milik negara. e.

e. c. dan pelaporan Direktorat. Pasal 388 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 387. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. dan b. sarana dan prasarana. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. Seksi Evaluasi Program. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. Pasal 389 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. program dan anggaran. pengolahan. . pengumpulan. pengumpulan. dan Kelompok Jabatan Fungsional. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kelembagaan. dan anggaran Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. e. dan anggaran Direktorat. d. Pasal 390 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. f. Subbagian Tata Usaha. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik. dan anggaran Direktorat serta pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.-102c. penyusunan program. pengolahan. dan penyajian data dan informasi pembelajaran. kerja sama. kelembagaan. sarana dan prasarana. kegiatan. pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. penyusunan program. b. kegiatan. Pasal 387 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. sarana dan prasarana. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Subdirektorat Sarana dan Prasarana. dan f.

penilaian. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. c. . Pasal 392 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 391. Seksi Pelaksanaan Kurikulum. prosedur. prosedur. penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah serta penyusunan laporan Direktorat. kelembagaan. prosedur. fasilitasi. kerja sama. standar. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. anggaran. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. evaluasi penerapan norma. dan kriteria pelaksanaan penilaian dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. kegiatan. dan d. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. penilaian dan fasilitasi akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. (2) Seksi Penilaian dan Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kurikulum. Pasal 393 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. standar. dan akreditasi pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. b. sarana dan prasarana. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembelajaran. fasilitasi penerapan standar teknis kurikulum. dan kriteria kurikulum. Pasal 391 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan.-103(2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan kriteria pelaksanaan kurikulum pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. Seksi Penilaian dan Akreditasi. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pelaksanaan kurikulum. Pasal 394 (1) Seksi Pelaksanaan Kurikulum mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan b. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. dan evaluasi penerapan norma.

prosedur. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. c. dan b. fasilitasi. Subdirektorat Sarana dan Prasarana menyelenggarakan fungsi: a. dan kriteria sarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Sarana. b. Pasal 398 (1) Seksi Sarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. prosedur. dan d. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 397 Subdirektorat Sarana dan Prasarana terdiri atas: a. Pasal 399 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. evaluasi penerapan norma. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. Pasal 396 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 395. standar. .-104Pasal 395 Subdirektorat Sarana dan Prasarana mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sarana dan prasarana pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan evaluasi penerapan norma. Seksi Prasarana. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. (2) Seksi Prasarana mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standar. standar.

koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. prestasi. dan kriteria kelembagaan. dan pembinaan bakat. prestasi. pemberdayaan sekolah. Pasal 403 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pemberian bimbingan teknis. prestasi. dan evaluasi penerapan norma.-105Pasal 400 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 399. prosedur. kepegawaian. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 401 Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan. Seksi Kelembagaan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. b. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan sekolah serta pembinaan bakat. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. barang milik negara. standar. . fasilitasi. prosedur. standar. (2) Seksi Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kerumahtanggaan Direktorat. Seksi Peserta Didik. dan b. pemberdayaan sekolah. prosedur. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. standar. dan kriteria kelembagaan dan pemberdayaan pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. keuangan. dan peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik menyelenggarakan fungsi: a. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. prestasi. Pasal 402 (1) Seksi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. evaluasi penerapan norma. standar. c. dan d. dan karakter peserta didik pendidikan khusus dan layanan khusus pendidikan menengah. dan kriteria pembinaan bakat.

pendidikan layanan khusus. e. pendidikan layanan khusus. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. evaluasi penerapan norma. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. dan . c. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Pasal 405 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 404. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. g. f. pendidikan layanan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. h. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. standar. dan b. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. prosedur. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pendidikan layanan khusus. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus.-106Bagian Ketujuh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Pasal 404 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. d. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Sekolah Menengah Kejuruan serta pendidikan khusus. standar.

pengumpulan. c. program dan anggaran.-107i. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas. dan angggaran Direktorat. Pasal 407 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pemberdayaan peran serta masyarakat. dan f. Seksi Evaluasi Program. b. d. d. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah. dan anggaran Direktorat. Pasal 406 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah terdiri atas: a. kegiatan. Pasal 408 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 407. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. . penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. e. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pengolahan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan menengah. c. Pasal 409 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kerja sama. Subbagian Tata Usaha. penyusunan program. Kelompok Jabatan Fungsional. dan b. e. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus. dan f. Seksi Penyusunan Program.

Sekolah Menengah Kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan. anggaran. pengolahan. prosedur. e. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan khusus. b. dan kesetaraan Sekolah Menengah Atas serta penyusunan laporan Direktorat. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan layanan khusus. kerja sama. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. . c. pengumpulan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas menyelenggarakan fungsi: a. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan penyusunan program. kesetaraan Sekolah Menengah Atas. pendidikan khusus. kegiatan. kegiatan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan anggaran Direktorat serta penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. dan penyajian data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas. standar. Pasal 411 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. d. Pasal 412 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 411.-108Pasal 410 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

Pasal 414 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. standar. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. prosedur. Pasal 415 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir. rencana kebutuhan. . pengembangan sistem. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. dan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pasal 416 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 415. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 413 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Atas terdiri atas: a. fasilitasi. prosedur.-109f. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan fungsi: g. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas serta pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Seksi Karir. standar. dan evaluasi penerapan norma. standar. dan b. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Atas dan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan kesetaraan Sekolah Menengah Atas.

dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. dan evaluasi penerapan norma. (2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. prosedur. Pasal 417 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. f. pemberian bimbingan teknis. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. pengembangan sistem. g. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan.-110a. standar. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. . dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 419 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. Pasal 418 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. c. standar. d. prosedur. dan b. e. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. rencana kebutuhan. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Seksi Karir. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi penerapan standar teknis kualifikasi dan karir serta pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. standar. dan evaluasi penerapan norma. b. prosedur. standar. fasilitasi. fasilitasi.

e. evaluasi penerapan norma. dan kriteria kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. penyusunan rencana kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi. standar. pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. pengembangan sistem pembinaan peningkatan kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. rencana kebutuhan. Pasal 422 (1) Seksi Perencanaan Kebutuhan dan Peningkatan Kualifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. standar.-111Pasal 420 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 419. standar. dan b. koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. fasilitasi. prosedur. dan kriteria kualifikasi dan karir pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. . c. Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan kriteria kualifikasi dan karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. dan g. dan evaluasi penerapan norma. d. b. prosedur. Seksi Karir. f. Pasal 421 Subdirektorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus terdiri atas: a. pemberian bimbingan teknis.

dan kerumahtanggaan Direktorat. (5) Tugas. dan kriteria karir serta evaluasi pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus pendidikan menengah. keuangan. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 423 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. standar. . prosedur. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan Fungsi Pasal 425 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 426 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan tinggi. jenis. Tugas. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. kepegawaian. Pasal 366 huruf f. pemberian bimbingan teknis.-112(2) Seksi Karir mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. pengembangan sistem. barang milik negara. BAB VII DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Bagian Pertama Kedudukan. Pasal 424 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 346 huruf f. dan Pasal 406 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 386 huruf f.

-113Pasal 427 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 426. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. b. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 429 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pendidikan tinggi. program. c. rencana. penyusunan norma. b. perumusan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pendidikan tinggi. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. c. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 428 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. dan kriteria di bidang pendidikan tinggi. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 430 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 429. pengelolaan data dan informasi di bidang pendidikan tinggi. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. c. . b. e. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan tinggi. f. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. prosedur. koordinasi penyusunan kebijakan. d. d. standar. dan e. koordinasi pelaksanaan tugas dan kerja sama di bidang pendidikan tinggi. dan e. d. Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Sekretariat Direktorat Jenderal.

rencana. penyusunan bahan kebijakan. program. Informasi dan Pelaporan. rencana. dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. b. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. . Bagian c. Bagian Direktorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. Pasal 431 Sekretariat a. Hukum dan Kepegawaian. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. dan d. Pasal 432 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. j. b. dan evaluasi serta pengelolaan keuangan dan urusan akuntansi di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Program dan Anggaran. dan Umum. penyusunan bahan penetapan program dan anggaran di lingkungan pendidikan tinggi. koordinasi penyusunan bahan informasi dan publikasi serta hubungan masyarakat di bidang pendidikan tinggi. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal. anggaran. h.-114g. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. c. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 434 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. k. i. Bagian d. Bagian b. dan c. Subbagian Keuangan. Subbagian Akuntansi. Pasal 433 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 432.

-115Pasal 435 (1) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan, rencana, program, dan anggaran serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pendidikan tinggi. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penerimaan, penyimpanan, pembayaran, dan penyusunan pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Akuntansi mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 436 Bagian Informasi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi, analisis dan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja organisasi, dan layanan informasi di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 437 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 436, Bagian Informasi dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data kelembagaan, ketenagaan, pembelajaran, dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan pendidikan tinggi; c. analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program di lingkungan pendidikan tinggi; d. pemberian layanan informasi dan publikasi di bidang pendidikan tinggi; dan e. penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 438 Bagian Informasi dan Pelaporan terdiri atas: a. Subbagian Pengolahan Data; b. Subbagian Analisis dan Evaluasi; dan c. Subbagian Layanan Informasi.

-116Pasal 439 (1) Subbagian Pengolahan Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyusunan data pendidikan tinggi. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan rencana dan program serta penyusunan laporan di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Layanan Informasi mempunyai informasi dan publikasi pendidikan tinggi. Pasal 440 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal dan pendidikan tinggi. Pasal 441 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 440, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi; b. penilaian dan evaluasi pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum; c. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi; d. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan pendidikan tinggi dan Direktorat Jenderal; dan e. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; Pasal 442 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Tata Laksana. Pasal 443 (1) Subbagian Hukum mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan, penilaian, dan evaluasi pelaksanan peraturan perundang-undangan serta pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang pendidikan tinggi. tugas melakukan layanan

-117(2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Tata Laksana mempunyai tugas melakukan analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, dan penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 444 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pasal 445 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 444, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal; c. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal; dan d. pelaksanaan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan pendidikan tinggi. Pasal 446 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Rumah Tangga; b. Subbagian Barang Milik Negara; dan c. Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara. Pasal 447 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan, sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, dan penghapusan barang milik negara di lingkungan Direktoral Jenderal.

-118(3) Subbagian Pelaporan Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan akuntansi dan pelaporan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Perguruan Tinggi Negeri. Bagian Keempat Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama Pasal 448 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan, pengembangan, standarisasi, dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. Pasal 449 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 448, Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama pendidikan tinggi; b. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kelembagaan pendidikan tinggi dan program studi; c. penilaian dan pengkajian usul kelembagaan perguruan tinggi dan program studi; d. penilaian kinerja dan pemberdayaan lembaga pendidikan tinggi; e. pengembangan kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi; f. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan perguruan tinggi, program studi, dan kerja sama; dan g. pelaksanaan administrasi Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama. Pasal 450 Direktorat Kelembagaan dan Kerja Sama terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan; c. Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan; d. Subdirektorat Kerja Sama Antar Lembaga; e. Subbagian Tata Usaha; dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 451 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, evaluasi pelaksanaan program, anggaran, dan pelaporan Direktorat.

dan penutupan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. Pasal 456 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 455. b. prosedur. dan d. kegiatan. kegiatan. dan anggaran Direktorat. Pasal 454 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengkajian dan penilaian usul pendirian. dan pengelolaan data dan informasi di bidang kelembagaan dan kerja sama serta penyusunan laporan Direktorat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. standarisasi teknis. Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a.-119Pasal 452 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 451. penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. pengkajian. program. kegiatan. . dan b. dan penilaian pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. c. dan kriteria di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. perubahan. standar. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 453 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan norma. dan anggaran Direktorat. Pasal 455 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Evaluasi. b. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. d. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi. kegiatan. penyusunan program. dan e. pengelolaan data bidang kelembagaan dan kerja sama perguruan tinggi. penyusunan bahan pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan program studi. dan anggaran Direktorat. c. anggaran. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.

Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 459 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan d. pemberian bimbingan teknis. standar. . evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. dan evaluasi di bidang pengembangan serta pengkajian dan penilaian usul pembukaan. Seksi Tata Kelola Lembaga. prosedur. Pasal 461 Subdirektorat Pemberdayaan Kelembagaan terdiri atas: a. standar. dan b. Seksi Evaluasi Kelembagaan. norma. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. (2) Seksi Pengembangan Program Studi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. perubahan.-120Pasal 457 Subdirektorat Pengembangan Kelembagaan terdiri atas: a. prosedur. standarisasi teknis. c. dan b. dan penutupan program studi. pemberdayaan. prosedur. Seksi Pengembangan Program Studi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan kriteria di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. dan penutupan perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemberdayaan kelembagaan perguruan tinggi. Pasal 458 (1) Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. b. dan evaluasi di bidang pengembangan kelembagaan perguruan tinggi serta pengkajian dan penilaian usul pendirian. penyusunan bahan perumusan norma. perubahan. kriteria. Seksi Pengembangan Perguruan Tinggi. kriteria. Pasal 460 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 459. pemberian bimbingan teknis. norma.

pemberian bimbingan teknis. Pasal 464 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 463. Pasal 465 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga terdiri atas: a. Pasal 463 Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. b. Seksi Kerja Sama Dalam Negeri. Subdirektorat Kerja Sama Antar-Lembaga menyelenggarakan fungsi: a. bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. pengembangan. dan fasilitasi kerja sama antarlembaga. dan b. Pasal 466 (1) Seksi Kerja Sama Luar Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. norma. fasilitasi. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kerja sama antarlembaga.-121Pasal 462 (1) Seksi Tata Kelola Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. standar. standarisasi teknis. (2) Seksi Kerja Sama Dalam Negeri mempunyai tugas bahan perumusan kebijakan. prosedur. evaluasi pelaksanaan kerja sama antarlembaga. bimbingan teknis. melakukan penyusunan prosedur. penyusunan bahan perumusan norma. norma. standar. dan . fasilitasi. pengembangan kerja sama. standar. dan melakukan penyusunan prosedur. dan evaluasi kelembagaan perguruan tinggi. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama dalam negeri. fasilitasi. d. norma. pengembangan kerja sama. standar. Seksi Kerja Sama Luar Negeri. dan kriteria. dan kriteria. norma. dan kriteria di bidang kerja sama antarlembaga. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis kerja sama antarlembaga. pemberian evaluasi pelaksanaan kerja sama luar negeri. (2) Seksi Evaluasi Kelembagaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. prosedur. c. dan evaluasi tata kelola lembaga perguruan tinggi. penyusunan bahan pengembangan kerja sama antarlembaga. fasilitasi. dan e.

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. e. e. dan f. dan kemahasiswaan. pemberian bimbingan teknis. dan kerumahtanggaan Direktorat. pelaksanaan kebijakan di bidang pembelajaran.-122Pasal 467 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. program dan anggaran. b. Bagian Kelima Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pasal 468 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan pemberian bimbingan teknis serta evaluasi di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. dan pelaporan Direktorat. perumusan norma. evaluasi. standarisasi. evaluasi pelaksanaan program. pengembangan. anggaran. dan f. Pasal 470 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan terdiri atas: a. dan kriteria di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. kepegawaian. d. Subdirektorat Kemahasiswaan. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. barang milik negara. Pasal 469 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 468. penjaminan mutu. Pasal 471 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. c. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. d. perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan. penjaminan mutu. pelaporan di bidang pembelajaran. Subdirektorat Penyelarasan. . c. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Pembelajaran. b. dan kemahasiswaan. standar. Kelompok Jabatan Fungsional. keuangan. prosedur.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran Direktorat. penyusunan program. d. dan e. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. Seksi Penyusunan Program. c. standarisasi teknis. d. b. program. . penyusunan bahan pengembangan kompetensi lulusan. Pasal 476 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 475. prosedur. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan data bidang pembelajaran. b. standar. penyusunan laporan Direktorat. kegiatan. pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan b. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan perguruan tinggi. dan anggaran Direktorat. Seksi Evaluasi. kegiatan. Pasal 473 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. c. penyusunan bahan perumusan norma. dan kriteria di bidang kompetensi lulusan. dan anggaran Direktorat. kegiatan. penjaminan mutu. Pasal 475 Subdirektorat Penyelarasan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan.-123Pasal 472 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 471. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Subdirektorat Penyelarasan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 474 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kemahasiswaan perguruan tinggi. dan analisis kebutuhan dunia kerja serta pengembangan kompetensi lulusan.

pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi pengembangan kompetensi lulusan. fasilitasi penjaminan mutu pendidikan tinggi. prosedur. dan penjaminan mutu. fasilitasi. b. (2) Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. standar. penyusunan bahan dan pelaksanaan pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran.-124e. standar. Pasal 477 Subdirektorat Penyelarasan terdiri atas: a. prosedur. dan kriteria. standarisasi teknis. Pasal 479 Subdirektorat Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan kompetensi lulusan. pemberian bimbingan teknis pengembangan sistem. Subdirektorat Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. . dan f. norma. e. Pasal 480 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479. fasilitasi pemberian bimbingan teknis. f. evaluasi pengembangan sistem. dan evaluasi pelaksanaan pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. sarana dan prasarana pembelajaran. prosedur. Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja. dan b. dan fasilitasi di bidang pembelajaran. d. norma. dan kriteria di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. dan penjaminan mutu. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan sistem dan sarana dan prasarana pembelajaran. standar. dan kriteria pemetaan dan analisis kebutuhan dunia kerja. sarana dan prasarana pembelajaran. Seksi Pengembangan Kompetensi Lulusan. Pasal 478 (1) Seksi Analisis Kebutuhan Dunia Kerja mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan norma.

prosedur. standar. standar. pemberian bimbingan teknis. penyusunan bahan perumusan norma. dan kriteria pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. prosedur. c. penyusunan bahan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. dan g. dan kriteria. standarisasi teknis. dan b. f. norma. penyusunan bahan pelaksanaan pemberdayaan kemahasiswaan. dan fasilitasi pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. (2) Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran. dan kriteria. penyusunan bahan perumusan kebijakan pemberdayaan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Seksi Pengembangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran. Seksi Organisasi Kemahasiswaan. Pasal 485 Subdirektorat Kemahasiswaan terdiri atas: a. dan evaluasi pengembangan sarana dan prasarana pembelajaran. norma. standar. fasilitasi. b.-125Pasal 481 Subdirektorat Pembelajaran terdiri atas: a. evaluasi pembelajaran kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan. dan evaluasi pengembangan sistem pembelajaran dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. penyusunan bahan pembinaan organisasi kemahasiswaan. pemberian bimbingan teknis. Pasal 484 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 483. . fasilitasi. d. e. Pasal 483 Subdirektorat Kemahasiswaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. Subdirektorat Kemahasiswaan menyelenggarakan fungsi: a. dan b. Pasal 482 (1) Seksi Pengembangan Sistem Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan.

standar. (2) Seksi Organisasi Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. perumusan norma. d. pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pembinaan karir pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi pembinaan organisasi kemahasiswaan. . pengadaan. dan pembinaan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. standarisasi. fasilitasi. keuangan. standar. g. f. prosedur. peningkatan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. dan kriteria. norma. standar. norma. dan evaluasi pemberdayaan dan pemberian penghargaan kepada mahasiswa. Bagian Keenam Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 488 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. prosedur. fasilitasi. perumusan kebijakan dan perencanaan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur.-126Pasal 486 (1) Seksi Pemberdayaan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 487 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Pasal 489 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 488. barang milik negara. b. koordinasi pelaksanaan pemberian penghargaan dan pelindungan kepada pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kerumahtanggaan Direktorat. c. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pemberian bimbingan teknis. kepegawaian. perencanaan. pengembangan. dan kriteria. e. pemberian bimbingan teknis. koordinasi pelaksanaan pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi.

pengelolaan data dan informasi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 494 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan program. Subdirektorat Program dan Evaluasi. pengembangan. dan anggaran Direktorat. dan pelaksanaan administrasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. dan b. . Pasal 491 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. Seksi Evaluasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. Pasal 492 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 491. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan. penempatan. Seksi Penyusunan Program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. e. Subdirektorat Kualifikasi. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. d.-127h. pemberian penghargaan dan pelindungan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. anggaran. penyusunan program. dan pelaporan Direktorat. b. Pasal 493 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran Direktorat. c. d. i. dan e. dan anggaran Direktorat. dan f. b. Subbagian Tata Usaha. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perencanaan. pengadaan. pembinaan profesi. Pasal 490 Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. kegiatan. c. program dan anggaran. kegiatan. penyusunan laporan Direktorat. Kelompok Jabatan Fungsional. Subdirektorat Karir.

pengadaan. standar. . pengadaan. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis perencanaan. pengadaan. penyusunan bahan perumusan kebijakan perencanaan. dan f. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 496 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 495. Subdirektorat Perencanaan Pengadaan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 497 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan terdiri atas: a. rencana kebutuhan. pemberian bimbingan teknis. dan b. Pasal 495 Subdirektorat Perencanaan Pengadaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. d. pelaksanaan koordinasi pengadaan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Seksi Tenaga Kependidikan. dan kriteria. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. fasilitasi. kegiatan. prosedur. dan evaluasi pengadaan dan penempatan pendidik. perencanaan.-128(2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. evaluasi perencanaan. fasilitasi. koordinasi. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. pengadaan. prosedur. norma. pengadaan. koordinasi. Seksi Pendidik. c. standar. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. norma. penyusunan bahan perumusan norma. pemberian bimbingan teknis. Pasal 498 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan evaluasi pengadaan dan penempatan tenaga kependidikan. rencana kebutuhan. standar. anggaran serta pengelolaan data dan informasi dan penyusunan laporan Direktorat. prosedur. penyusunan rencana kebutuhan. dan kriteria pendidik dan tenaga kependidikan. e.

karir. f. prosedur. promosi. kepangkatan. Pasal 501 Subdirektorat Karir terdiri atas: a. dan profesi pendidik serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan. dan kriteria. . dan kompetensi pendidik perguruan tinggi. penyusunan bahan perumusan norma. norma. promosi. pemberian bimbingan teknis. standar. Seksi Tenaga Kependidikan. dan pengembangan kompetensi. karir.-129Pasal 499 Subdirektorat Karir mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan pembinaan profesi pendidik perguruan tinggi. prosedur. d. dan fasilitasi pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Pasal 502 (1) Seksi Pendidik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kepangkatan. (2) Seksi Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. e. dan profesi tenaga kependidikan serta fasilitasi. evaluasi pengembangan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. dan kriteria. dan evaluasi pengembangan karir. Seksi Pendidik. Subdirektorat Karir menyelenggarakan fungsi: a. profesi. penyusunan bahan pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. penyusunan bahan kepangkatan dan promosi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. profesi. dan g. norma. c. dan kompetensi tenaga kependidikan perguruan tinggi. standarisasi teknis. b. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan pembinaan karir dan profesi pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. prosedur. dan pengembangan kompetensi. dan b. standar. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi pengembangan karir. Pasal 500 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 499.

pemberian bimbingan teknis. standar. (2) Seksi Pendidikan Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. Pasal 506 (1) Seksi Pendidikan Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan e. Seksi Pendidikan Dalam Negeri. dan kriteria. dan b. prosedur. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. kepegawaian. dan kriteria di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. Pasal 505 Subdirektorat Kualifikasi terdiri atas: a. Seksi Pendidikan Luar Negeri. . c. b. Subdirektorat Kualifikasi menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di dalam negeri. standar. pemberian bimbingan teknis. dan fasilitasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. penyusunan bahan perumusan norma. evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan.-130Pasal 503 Subdirektorat Kualifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 504 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 503. prosedur. norma. barang milik negara. norma. dan kerumahtanggaan Direktorat. fasilitasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. penyusunan bahan dan pelaksanaan peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. d. keuangan. Pasal 507 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan evaluasi peningkatan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan di luar negeri. standarisasi teknis. prosedur. standar.

b. Pasal 509 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 508. f. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Subbagian Tata Usaha. prosedur.-131Bagian Ketujuh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pasal 508 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. c. program dan anggaran. e. evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. b. Subdirektorat Program dan Evaluasi. perumusan norma. evaluasi pelaksanaan program. d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. d. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi. e. c. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 511 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 510 Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. anggaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standarisasi. . pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Penelitian. publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 512 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 511. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pelaporan Direktorat. dan f. pelaksanaan administrasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Pasal 516 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 515. kegiatan. dan anggaran Direktorat. dan penyusunan laporan Direktorat. program. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penelitian. d. Seksi Evaluasi. kegiatan. Seksi Penyusunan Program. standar. prosedur. c. pengembangan program penelitian perguruan tinggi. dan e. Pasal 515 Subdirektorat Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. anggaran.-132b. program. dan anggaran Direktorat. c. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Seksi Penelitian Strategis. Pasal 513 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. kegiatan. . standarisasi teknis. Subdirektorat Penelitian menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 517 Subdirektorat Penelitian terdiri atas: a. (2) Seksi Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi pelaksanaan rencana. dan b. e. penyusunan bahan perumusan norma. penyusunan program. dan kriteria di bidang penelitian. evaluasi pelaksanaan penelitian perguruan tinggi. Pasal 514 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. dan fasilitasi penelitian perguruan tinggi. dan b. dan pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pengembangan program. b. Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu. d.

Seksi Kreativitas dan Inovasi. norma. dan kriteria. standar. evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat. dan evaluasi pelaksanaan penelitian strategis. dan kriteria. standarisasi teknis. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. pengembangan program kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. pengembangan program. dan kriteria di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. (2) Seksi Penelitian Strategis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. dan fasilitasi kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 520 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 519. prosedur. dan b. pengembangan program. fasilitasi. . standar. Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat. norma. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pengembangan kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. pengembangan program. Pasal 522 (1) Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pengembangan program. dan kriteria. d. b. standar. fasilitasi.-133Pasal 518 (1) Seksi Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. penyusunan bahan perumusan norma. c. dan evaluasi pelaksanaan penelitian dasar dan pengembangan ilmu. prosedur. standar. dan e. Pasal 521 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri atas: a. Pasal 519 Subdirektorat Kreativitas dan Pengabdian Kepada Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kreativitas mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat. norma.

fasilitasi. Pasal 524 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 523. fasilitasi. prosedur. pelaksanaan akreditasi berkala ilmiah. Seksi Publikasi. prosedur. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian. Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. standar. f. b. Pasal 523 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. standarisasi teknis. d. pemberian bimbingan teknis. evaluasi pelaksanaan perolehan hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual serta publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Seksi Hak Kekayaan Intelektual. Pasal 526 (1) Seksi Hak Kekayaan Intelektual mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. . publikasi dan promosi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. dan kriteria. dan evaluasi pengembangan kreativitas mahasiswa. Pasal 525 Subdirektorat Hak Kekayaan Intelektual dan Publikasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan norma. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang hak kekayaan intelektual dan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. c. e. penyusunan bahan pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. standar. norma. dan g. dan b.-134(2) Seksi Kreativitas dan Inovasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. prosedur. dan evaluasi perolehan hak kekayaan intelektual hasil penelitian serta pemberian penghargaan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. pengembangan program. norma.

(5) Tugas. Tugas. dan Fungsi Pasal 529 Direktorat Jenderal Kebudayaan dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 470 huruf f. dan Pasal 510 huruf f mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 490 huruf f. dan kriteria. Pasal 527 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. barang milik negara. BAB VIII DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN Bagian Pertama Kedudukan. dan kerumahtanggaan Direktorat. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Pasal 528 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 450 huruf f. Pasal 530 Direktorat Jenderal Kebudayaan mempunyai tugas merumuskan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang kebudayaan. jenis. kepegawaian.-135(2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. promosi. serta . norma. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. fasilitasi. publikasi. dan evaluasi pelaksanaan publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta akreditasi berkala ilmiah. keuangan. standar. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. prosedur.

Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. Bagian Ketiga Sekretariat Direktorat Jenderal Pasal 533 Sekretariat Direktorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. d. program. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kebudayaan. dan anggaran di bidang kebudayaan. koordinasi penyusunan kebijakan. pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan. dan e. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. dan anggaran di bidang kebudayaan. Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. d. b. penyusunan norma. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 532 Direktorat Jenderal Kebudayaan terdiri atas: a. program. b. c. Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. rencana. rencana. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kebudayaan. prosedur. dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman.-136Pasal 531 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 530. c. kerja sama. b. e. dan kriteria di bidang kebudayaan. pengelolaan data dan informasi kebudayaan. dan f. Sekretariat Direktorat Jenderal. . d. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Pasal 534 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 533. koordinasi pemantauan dan evaluasi kebijakan. perumusan kebijakan di bidang kebudayaan. c. standar. Sekretariat Direktorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi pelaksanaan tugas.

-137e. f. g. h. i. j. k. pengelolaan keuangan Direktorat Jenderal Kebudayaan; penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan; pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan; dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pasal 535 Sekretariat Direktorat Jenderal terdiri atas: a. Bagian Perencanaan dan Penganggaran; b. Bagian Keuangan; c. Bagian Hukum dan Kepegawaian; dan d. Bagian Umum. Pasal 536 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 537 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 536, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan; dan e. penyusunan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 538 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Data dan Informasi; b. Subbagian Progam dan Anggaran; dan c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran.

-138Pasal 539 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang kebudayaan. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang kebudayaan serta penyusunan bahan laporan Direktorat Jenderal. Pasal 540 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 541 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 540, Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Direktorat Jenderal; dan c. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 542 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Pembiayaan; b. Subbagian Perbendaharaan; dan d. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 543 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi, pengujian, dan pengesahan dokumen pencairan anggaran di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan, penyimpanan, pembayaran, pertanggungjawaban keuangan Direktorat Jenderal. melakukan urusan pembukuan, dan

(2)

-139(3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi, verifikasi, evaluasi, dan penyusunan laporan keuangan Direktorat Jenderal. Pasal 544 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, dan kerja sama di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 545 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 544, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang kebudayaan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di bidang kebudayaan; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Direktorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Direktorat Jenderal; e. penyusunan bahan koordinasi kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kebudayaan; dan f. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 546 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; b. Subbagian Kepegawaian; dan c. Subbagian Kerja Sama. Pasal 547 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Direktorat Jenderal. Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal.

(2)

-140(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan urusan penyusunan bahan koordinasi kerja sama, pemberdayaan peran serta masyarakat, publikasi, dan hubungan masyarakat di bidang kebudayaan. Pasal 548 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Direktorat Jenderal. Pasal 549 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 548, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Direktorat Jenderal; b. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Direktorat Jenderal; dan c. pengelolaan barang milik negara Direktorat Jenderal. Pasal 550 Bagian Umum terdiri atas: a. Subbagian Persuratan dan Kearsipan; b. Subbagian Rumah Tangga; dan c. Subbagian Barang Milik Negara. Pasal 551 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, dokumentasi, dan perpustakaan di lingkungan Direktorat Jenderal. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan, pengaturan penggunaan sarana dan prasarana, keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana, dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Direktorat Jenderal. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, inventarisasi, penghapusan, dan penyusunan laporan barang milik negara Direktorat Jenderal.

dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. pengembangan dan pemanfaatan. prosedur. evaluasi penerapan norma. f. pelaksanaan administrasi Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. c. e. Subdit Program dan Evaluasi Subdit Registrasi Nasional. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Subdit Pengembangan dan Pemanfaatan. perumusan kebijakan di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. Subbagian Tata Usaha. serta eksplorasi dan dokumentasi. Pasal 554 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman terdiri atas : a. penyusunan norma. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. serta eksplorasi dan dokumentasi. koordinasi. b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang registrasi nasional. prosedur. Subdit Eksplorasi dan Dokumentasi. pengelolaan register nasional dan eksplorasi cagar budaya di air. Pasal 553 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dalam Pasal 552. d. c. b. prosedur. h. standar. dan kriteria di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman.-141Bagian Keempat Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Pasal 552 Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan kriteriadi bidang registrasi nasional. f. g. . pengembangan dan pemanfaatan. pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat di bidang pelestarian cagar budaya dan permuseuman. Subdit Pelindungan. e. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman menyelenggarakan fungsi : a. standar. d. dan Kelompok Jabatan Fungsional. g. pelindungan. dan i. standar. pelindungan.

serta eksplorasi dan dokumentasi. kerjasama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. dan penyajian data dan informasi di bidang registrasi nasional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. pengumpulan. kegiatan. serta eksplorasi dan dokumentasi. Pasal 556 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 555. pelindungan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. b. koordinasi pelaksanaan kerjasama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang registrasi nasional. pengolahan. dan anggaran kegiatan Direktorat. pengembangan dan pemanfaatan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. program dan anggaran. serta eksplorasi dan dokumentasi serta penyusunan laporan Direktorat. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran Direktorat. dan pelaporan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. pengembangan dan pemanfaatan. . c. dan f. serta eksplorasi dan dokumentasi. kegiatan dan anggaran di bidang registrasi nasional. e. pelindungan. serta penyusunan program. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. d. Seksi Evaluasi Program. pengembangan dan pemanfaatan. kegiatan. Seksi Penyusunan Program.-142Pasal 555 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. kegiatan. pengembangan dan pemanfaatan. b. penyusunan laporan Direktorat. Pasal 557 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas: a. Pasal 558 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pelindungan. pengumpulan. pelindungan. dan penyajian data dan informasi registrasi nasional. pengolahan. dan anggaran Direktorat. penyusunan program.

dan evaluasi penerapan norma. . standar. dan kriteria serta pencatatan. prosedur. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi. standar. Subdirektorat Registrasi Nasional menyelenggarakan fungsi : a. pemberian bimbingan teknis. prosedur. prosedur. Seksi Pengelolaan Data. penetapan. dan kriteria. e. fasilitasi. pemeringkatan. dan pengelolaan data. c. pemberian bimbingan teknis. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang registrasi nasional. Pasal 562 (1) Seksi Pendaftaran dan Penetapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. perumusan norma. Pasal 563 Subdirektorat Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.-143Pasal 559 Subdirektorat Registrasi Nasional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan pengelolaan data registrasi nasional cagar budaya dan koleksi museum. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. perumusan norma. prosedur. b. standar. d. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan kriteria serta pendaftaran dan penetapan cagar budaya dan koleksi museum. dan evaluasi di bidang pelindungan. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. dan penghapusan register nasional cagar budaya dan koleksi museum. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pendaftaran. pengelolaan register nasional. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. b. (2) Seksi Pengelolaan Data mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan f. standar. Pasal 560 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimasud dalam Pasal 559. pengelolaan register nasional serta fasilitasi. perumusan norma. dan evaluasi di bidang registrasi nasional. serta fasilitasi. prosedur. dan kriteria di bidang pendaftaran dan penetapan. standar. Seksi Pendaftaran dan Penetapan. Pasal 561 Subdirektorat Registrasi Nasional terdiri atas : a. dan pengelolaan data. standar. dan kriteria di bidang registrasi nasional.

norma. (2) Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. . b. prosedur. dan kriteria dibidang pemeliharaan dan pemugaran cagar budaya dan koleksi museum. standar. dan kriteria di bidang Pelindungan. pengamanan. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. Seksi Perijinan dan Pengamanan. prosedur. Pasal 566 (1) Seksi Perijinan dan Pengamanan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. serta fasilitasi. perumusan norma. dan kriteria di bidang perijinan dan pengamanan cagar budaya dan koleksi museum. pemberian bimbingan teknis. evaluasi penerapan norma. pengamanan. Subdirektorat Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. standar.-144Pasal 564 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 563. dan evaluasi penerapan norma. Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan menyelenggarakan fungsi: a. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang Pelindungan. dan kriteria. Seksi Pemeliharaan dan Pemugaran. pemeliharaan. pemeliharaan. Pasal 568 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 567. prosedur. d. standar. dan pemugaran cagar budaya dan permuseuman. b. pengamanan. pemeliharaan. dan kriteria di bidang perijinan. prosedur. dan pemugaran. c. standar. Pasal 567 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. fasilitasi. dan pemugaran. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan. dan evaluasi serta pengembangan dan pemanfaatan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. dan e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 565 Subdirektorat Pelindungan terdiri atas : a. prosedur. dan kriteria di bidang perijinan. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang perijinan.

standar. standar. Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi menyelenggarakan fungsi : a. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. d. Pasal 569 Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan terdiri atas : a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. b. e. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. prosedur. fasilitasi. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. pelaksanaan eksplorasi cagar budaya di air. Pasal 572 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 571. standar.-145b. perumusan norma. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. prosedur. Seksi Pemanfaatan. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. pemberian bimbingan teknis. standar. prosedur. Seksi Pengembangan. d. standar. standar. evaluasi penerapan norma. prosedur. Pasal 570 (1) Seksi Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan kriteria serta pengembangan cagar budaya dan koleksi museum. prosedur. dan kriteria. pemberian bimbingan teknis. b. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. . dan evaluasi serta dokumentasi. fasilitasi. standar. dan kriteria di bidang pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya dan permuseuman. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang eksplorasi dan dokumentasi. standar. Pasal 571 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. c. prosedur. c. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria serta pemanfaatan cagar budaya dan koleksi museum. penyusunan norma. prosedur. perumusan norma. (2) Seksi Pemanfaatan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan e. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi.

penyusunan norma. perumusan norma. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum. koordinasi. keuangan. standar. barang milik negara. Pasal 573 Subdirektorat Eksplorasi dan Dokumentasi terdiri atas: a. prosedur. dan kerumahtanggaan Direktorat. standar. prosedur. eksplorasi cagar budaya bawah air serta fasilitasi. dan kriteria. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. prosedur. b. Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman menyelenggarakan fungsi : a. seni rupa. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum Pasal 575 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. pelaksanaan dokumentasi cagar budaya dan koleksi museum serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang eksplorasi dan dokumentasi. Bagian Kelima Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman Pasal 576 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan kriteria. prosedur. standar. literasi dan apresiasi film. dan b. Seksi Dokumentasi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang seni pertunjukan. dan evaluasi di bidang eksplorasi cagar budaya. Pasal 577 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 576. (2) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. perumusan norma. dan g. evaluasi penerapan norma. kearsipan. .-146f. kepegawaian. c. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Seksi Eksplorasi. Pasal 574 (1) Seksi Eksplorasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. serta dokumentasi dan publikasi. standar.

kegiatan. c. c. literasi dan apresiasi film. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan. d. dan kriteria di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. f. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. e. Subbagian Tata Usaha. . pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Kelompok Jabatan Fungsional. g. standar. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. Pasal 579 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusankebijakan. pengumpulan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 578 Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman terdiri atas: a. penyusunan laporan Direktorat. b. evaluasi penerapan norma. serta dokumentasi dan publikasi. seni rupa.-147d. dan anggaran Direktorat. program dan anggaran. e. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran.dan g. pengolahan. dan kriteria di bidang seni pertunjukan. seni rupa. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. prosedur. seni rupa. Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa. literasi dan apresiasi film. kegiatan. serta dokumentasi dan publikasi. dan anggaran Direktorat. penyusunan program. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kesenian dan perfilman. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kesenian dan Perfilman. standar. f. penyajian data dan informasi seni pertunjukan. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. serta dokumentasi dan publikasi. d. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. b. f. Pasal 580 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 579. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film. literasi dan apresiasi film. e. Subdirektorat Program dan Evaluasi. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang seni pertunjukan. h.

Pasal 585 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan terdiri atas : a. pengumpulan. kegiatan. prosedur. Pasal 583 Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. seni rupa. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni pertunjukan. Seksi Evaluasi Program. prosedur. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. standar. c. Pasal 582 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dokumentasi dan publikasi. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. perumusan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 584 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 583. dan penyajian data dan informasi seni pertunjukan. prosedur. dan b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. Seksi Penyusunan Program. prosedur. dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. standar. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni pertunjukan. seni rupa. Subdirektorat Pembinaan Seni Pertunjukan menyelenggarakan fungsi : a.-148Pasal 581 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. evaluasi penerapan norma. Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan tradisional dan nontradisional. pengolahan. literasi dan apresiasi film. b. kegiatan. dan anggaran seni pertunjukan. b. Seksi Seni Pertunjukan Tradisional. dan kriteria di bidang pembinaan seni pertunjukan. d. dan kriteria. dan anggaran Direktorat. dan e. standar. serta penyusunan laporan Direktorat. fasilitasi. literasi dan apresiasi film. .

standar. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa murni. standar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. b. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan nontradisional. Seksi Seni Rupa Murni.-149Pasal 586 (1) Seksi Seni Pertunjukan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. Pasal 589 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa terdiri atas : a. prosedur. Subdirektorat Seni Rupa menyelenggarakan fungsi : a. perumusan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. Pasal 588 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 587. standar. Pasal 590 (1) Seksi Seni Rupa Murni mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. Seksi Seni Rupa Terapan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan seni rupa. evaluasi penerapan norma. standar. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. (2) Seksi Seni Pertunjukan Nontradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. c. fasilitasi. prosedur dan kriteria di bidang seni pertunjukan tradisional. Pasal 587 Subdirektorat Pembinaan Seni Rupa mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi. standar. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. prosedur dan kriteria di bidang seni rupa terapan. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. standar. (2) Seksi Seni Rupa Terapan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. fasilitasi. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembinaan seni rupa. dan kriteria. standar. dan e. pemberian bimbingan teknis. perumusan norma. b. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. serta fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. prosedur. . d. dan kriteria di bidang pembinaan seni rupa. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi.

dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. perumusan norma. standar. dan e. b. prosedur. standar. dan evaluasi penerapan norma. Pasal 594 (1) Seksi Literasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur. standar. Pasal 592 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 591. d. Seksi Apresiasi. pemberian bimbingan teknis. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. norma. perumusan norma. standar. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. (2) Seksi Apresiasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. prosedur dan kriteria di bidang literasi. pemberian bimbingan teknis. Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film menyelenggarakan fungsi : a. fasilitasi. dan evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang seni dan film. Pasal 593 Subdirektorat Literasi dan Aresiasi Film terdiri atas : a. c. evaluasi penerapan norma. dan kriteria. dan evaluasi di bidang literasi dan apresiasi perfilman. prosedur dan kriteria di bidang apresiasi. prosedur. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang norma. Seksi Literasi. serta fasilitasi. prosedur. dan kriteria. prosedur. dan kriteria di bidang literasi dan apresiasi film. standar. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang literasi dan apresiasi film. fasilitasi. dan b. prosedur. standar. Pasal 595 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. standar. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis.-150Pasal 591 Subdirektorat Literasi dan Apresiasi Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

kepegawaian. pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi. c. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi : a. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. perumusan norma. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. Seksi Dokumentasi. keuangan. prosedur. . prosedur. prosedur. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi seni dan film. barang milik negara dan kerumahtanggaan Direktorat. e. dan kriteria. prosedur. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan publikasi seni dan film serta fasilitasi. standar. dan kriteria. Pasal 597 Sub Direktorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Pasal 598 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan b. dan f. prosedur. perumusan norma. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi seni dan film. standar. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi seni dan film. Bagian Keenam Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Pasal 600 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi mempunyai tugas melaksanakan perumusan. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi.-151Pasal 596 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 595. koordinasi. penyusunan norma. d. standar. kearsipan. Pasal 599 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Seksi Publikasi. b. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. standar.

komunitas kepercayaan. prosedur. b. lingkungan budaya dan pranata sosial. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial. penyusunan norma. dan pelaporan Direktorat Pembinaan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. ekspresi budaya tradisional. f. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan. standar. . dan kreteria di bidang kelembagaan kepercayaan. pengetahuan tradisional. ekspresi budaya tradisional. pengetahuan tradisional. prosedur. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. dan h.-152Pasal 601 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 600. komunitas kepercayaan. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Kelompok Jabatan Fungsional. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional. evaluasi penerapan norma. prosedur. pengetahuan tradisional. ekspresi budaya tradisional. d. Pasal 602 Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi terdiri atas : a. standar. f. dan g. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. pelaksanaan administrasi Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. Subdirektorat Program dan Evaluasi. komunitas kepercayaan. c. e. perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. b. Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi menyelenggarakan fungsi : a. kerja sama dan pemberdayaan peranserta masyarakat. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. e. d. dan kriteria di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. Subbagian Tata Usaha. Pasal 603 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. program dan anggaran. g. lingkungan budaya dan pranata sosial. lingkungan budaya dan pranata sosial. c.

fasilitasi. d. dan anggaran Direktorat. kegiatan. pengetahuan tradisional. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. dan anggaran kelembagaan kepercayaan. kegiatan. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang kelembagaan kepercayaan. anggaran Direktorat. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. pengetahuan tradisional. dan b. komunitas kepercayaan. pengetahuan tradisional. standar. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi. ekspresi budaya tradisional. penyusunan program. komunitas kepercayaan.-153Pasal 604 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 603. Seksi Evaluasi Program. kegiatan. ekspresi budaya tradisional. Pasal 606 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. Pasal 607 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. pengolahan. dan penyajian data dan informasi kelembagaan kepercayaan. pengumpulan. dan kriteria. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. ekspresi budaya tradisional. komunitas kepercayaan. dan f. e. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pembinaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan tradisi. b. dan informasi kelembagaan kepercayaan. pengetahuan tradisional. penyusunan laporan Direktorat. dan anggaran Direktorat. kegiatan. Pasal 605 Subdirektorat Program dan Evaluasi terdiri atas : a. Seksi Penyusunan Program. c. pengumpulan. . Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi : a. penyajian data. ekspresi budaya tradisional. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan kepercayaan. pengolahan. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. lingkungan budaya dan pranata sosial serta dokumentasi dan penyusunan laporan Direktorat. komunitas kepercayaan.

prosedur. standar. dan kriteria di bidang kelembagaan kepercayaan. Pasal 609 Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan terdiri atas : a. standar. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang komunitas kepercayaan. dan evaluasi di bidang pemberdayaan lembaga. standar. pelaksanaan urusan publikasi di bidang kelembagaan kepercayaan. fasilitasi. Pasal 610 (1) Seksi Pemberdayaan Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. (2) Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. Seksi Hubungan Antar Lembaga. b. standar. standar. dan f. . dan evaluasi di bidang hubungan antar lembaga. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kelembagaan kepercayaan. dan kriteria. prosedur. perumusan norma. Subdirektorat Kelembagaan Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. e. c. Seksi Pemberdayaan Lembaga. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. prosedur dan kriteria. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. pemberian bimbingan teknis. dan b. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. perumusan norma.-154- Pasal 608 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana maksud dalam Pasal 607. evaluasi penerapan norma. d. prosedur dan kriteria. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga. Pasal 611 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. perumusan norma. prosedur dan kriteria di bidang pemberdayaan lembaga dan hubungan antar lembaga.

pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. dan kriteria. dan evaluasi di bidang upacara adat. pemberian bimbingan teknis. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. c. dan b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang komunitas adat dan upacara adat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. b. Pasal 615 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. pelaksanaan urusan publikasi di bidang komunitas kepercayaan. standar. prosedur dan kriteria. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis. prosedur. e. perumusan norma. standar. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. Pasal 616 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 615. dan f. prosedur dan kriteria. Pasal 614 (1) Seksi Komunitas Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. prosedur dan kriteria di bidang komunitas adat dan upacara adat. d. perumusan norma. Seksi Upacara Adat. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.-155Pasal 612 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 611. prosedur. (2) Seksi Upacara Adat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional menyelenggarakan fungsi : a. Subdirektorat Komunitas Kepercayaan menyelenggarakan fungsi : a. fasilitasi. standar. dan evaluasi di bidang komunitas adat. Pasal 613 Subdirektorat Komunitas Kepercayaan terdiri atas: a. dan kriteria di bidang komunitas kepercayaan. perumusan norma. . penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang komunitas kepercayaan. Seksi Komunitas Adat.

publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. Seksi Ekspresi Budaya Tradisional Pasal 618 (1) Seksi Pengetahuan Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 617 Subdirektorat Pengetahuan dan Ekspresi Budaya Tradisional terdiri atas : a. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial.-156b. dan f. . prosedur dan kriteria. dan kriteria. prosedur. (2) Seksi Ekspresi Budaya Tradisional mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. perumusan norma. Pasal 619 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan serta perumusan norma. e. pelaksanaan urusan publikasi di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. perumusan norma. prosedur dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. evaluasi penerapan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. dan kriteria di bidang pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional. standar. standar. Seksi Pengetahuan Tradisional. prosedur dan kriteria. dan evaluasi di bidang ekspresi budaya tradisional. dan b. d. c. Pasal 620 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 619. standar. Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial menyelenggarakan fungsi: a. pemberian bimbingan teknis. pemberian bimbingan teknis. prosedur. standar. dan evaluasi di bidang pengetahuan tradisional. standar. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. perumusan norma. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma.

Pasal 623 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. standar. Bagian Ketujuh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Pasal 624 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan. . keuangan. d. kearsipan kepegawaian. (2) Seksi Pranata Sosial mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pelaksanaan urusan publikasi di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. barang milik negara. dan kerumahtanggaan Direktorat. evaluasi penerapan norma. standar. dan pelaksanaan kebijakan dan fasilitasi penerapan standar teknis di bidang sejarah serta perumusan nilai budaya. perumusan norma. prosedur. standar.-157b. prosedur dan kriteria. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. perumusan norma. dan evaluasi di bidang lingkungan budaya. dan evaluasi di bidang pranata sosial. Seksi Pranata Sosial. dan f. c. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. pemberian bimbingan teknis. standar. perumusan norma. publikasi pemberdayaan lembaga serta fasilitasi. prosedur dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. pemberian bimbingan teknis. dan b. prosedur dan kriteria. Pasal 621 Subdirektorat Lingkungan Budaya dan Pranata Sosial terdiri atas : a. Pasal 622 (1) Seksi Lingkungan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. standar. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Seksi Lingkungan Budaya. dan kriteria di bidang lingkungan budaya dan pranata sosial. e. koordinasi.

Subbagian Tata Usaha. e. perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya. seni. pemetaan. standar. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. Subdirektorat Pemetaan Nilai. Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. evaluasi penerapan norma. program dan anggaran. film. standar. prosedur. Pasal 628 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 627. kepercayaan. e. d. dan pelaporan Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. evaluasi pelaksanaan program dan anggaran. dan kriteria di bidang sejarah dan nilai budaya. Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. tradisi. f. Pasal 626 Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya terdiri atas: a. dan cagar budaya. f. c. standar. . prosedur. d. dan perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. h. dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan administrasi Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya. Subdirektorat Program dan Evaluasi. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai. c. b. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi. kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah dan nilai budaya.-158Pasal 625 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 624. prosedur. dan i. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. Pasal 627 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang sejarah dan nilai budaya. Subdirektorat Sejarah. verifikasi. b. penyusunan norma. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaaan sejarah dan perumusan nilai budaya. dan kriteria di bidang pembinaan sejarah. g.

Subdirektorat Sejarah menyelenggarakan fungsi: a. dan anggaran pembinaaan sejarah. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. dan penyajian data informasi di bidang pembinaaan sejarah. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. d. kegiatan. Pasal 629 Subdirektorat Progam dan Evaluasi terdiri atas: a. penggalian sumber dan penulisan sejarah serta fasilitasi. pengolahan. Pasal 632 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 631. c. Seksi Evaluasi Program. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang pembinaaan sejarah. pemetaan. Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. pemetaan. penyusunan laporan Direktorat. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah. b.-159b. e. (2) . dan f. kegiatan dan anggaran Direktorat. Seksi Penyusunan Program. pengumpulan. pemetaan. dan anggaran Direktorat. perumusan norma. prosedur. Pasal 631 Subdirektorat Sejarah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 630 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan. dan kriteria. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan laporan Direktorat. penyusunan program. standar. verifikasi dan perumusan nilai serta dokumentasi dan publikasi serta penyusunan program. pengolahan. dan penyajian data dan informasi di bidang pembinaaan sejarah. pemetaan. kegiatan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang sejarah. pengumpulan. dan b. kegiatan dan anggaran Direktorat.

Pasal 635 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. fasilitasi. Pasal 633 Subdirektorat Sejarah terdiri atas: a. Seksi Penulisan Sejarah. standar. dan kriteria di bidang sejarah. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi pemetaan nilai budaya. pelaksanaan penggalian sumber sejarah pelaksanaan penulisan sejarah. Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai menyelenggarakan fungsi: a. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. pemberian bimbingan teknis. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah dan penulisan sejarah. penggalian sumber sejarah. standar. Pasal 636 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 635. dan evaluasi penerapan norma.-160c. Pasal 634 (1) Seksi Penggalian Sumber Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. dan g. prosedur dan kriteria di bidang penggalian sumber sejarah. dan b. perumusan norma. pemetaan nilai budaya. serta fasilitasi. f. film. c. prosedur. tradisi. prosedur. (2) Seksi Penulisan Sejarah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. standar. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang pemetaan dan klasifikasi nilai. evaluasi penerapan norma. penulisan sejarah. Seksi Penggalian Sumber Sejarah. fasilitasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. d. b. dan cagar budaya. pemetaan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. e. dan kriteria di bidang sejarah. seni. prosedur dan kriteria di bidang penulisan sejarah. kepercayaan. standar. . pemberian bimbingan teknis.

tradisi. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai budaya. tradisi. film. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang verifikasi dan perumusan nilai. dan evaluasi pemetaan nilai budaya. dan cagar budaya. kepercayaan. . serta fasilitasi. serta fasilitasi. verifikasi dan perumusan nilai. Pasal 638 (1) Seksi Pemetaan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Klasifikasi. Pasal 640 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 639. film. evaluasi pelaksanaan pemetaan nilai. kepercayaan. evaluasi pelaksanaan verifikasi dan perumusan nilai budaya. serta fasilitasi. e. pemetaan nilai budaya. film. seni. c. dan cagar budaya. dan cagar budaya. Seksi Pemetaan. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi verifikasi nilai dan perumusan nilai. perumusan nilai budaya yang bersumber dari sejarah. dan f. b. Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai menyelenggarakan fungsi: a. kepercayaan. d. klasifikasi nilai yang bersumber dari sejarah.-161d. seni. dan f. Pasal 639 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. seni. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi klasifikasi nilai budaya. dan b. (2) Seksi Klasifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. verifikasi nilai budaya yang bersumber dari sejarah. Pasal 637 Subdirektorat Pemetaan dan Klasifikasi Nilai terdiri atas: a. e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis verifikasi dan perumusan nilai budaya. klasifikasi nilai budaya. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis pemetaan dan klasifikasi nilai budaya. pemberian bimbingan teknis. tradisi.

dan kriteria dii bidang dokumentasi dan publikasi. dan evaluasi perumusan nilai budaya. prosedur. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. pelaksanaan dokumentasi dan publikasi sejarah dan nilai budaya. e. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang sejarah dan nilai budaya. pemetaan nilai budaya. Pasal 642 (1) Seksi Verifikasi Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. prosedur. Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. Seksi Dokumentasi. Seksi Perumusan Nilai. (2) Seksi Perumusan Nilai mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Pasal 643 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. dan kriteria.-162Pasal 641 Subdirektorat Verifikasi dan Perumusan Nilai terdiri atas: a. Pasal 644 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 643. . penyusunan norma. Seksi Publikasi. standar. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang dokumentasi dan publikasi. dan b. dan b. pemberian bimbingan teknis. perumusan norma. standar. pemberian bimbingan teknis. dan kriteria di bidang dokumentasi publikasi. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. d. dan kriteria di bidang dokumentasi dan publikasi. serta fasilitasi. serta fasilitasi. b. standar. Pasal 645 Subdirektorat Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a. evaluasi penerapan norma. prosedur. standar. pemetaan nilai budaya. c. dan evaluasi verifikasi nilai budaya. dan f. Seksi Verifikasi Nilai. dokumentasi dan publikasi serta fasilitasi.

-163Pasal 646 (1) Seksi Dokumentasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang dokumentasi sejarah dan nilai budaya. (2) Seksi Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pelaksanaan dokumentasi seni dan film serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang publikasi sejarah dan nilai budaya. Pasal 647 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kearsipan, kepegawaian, keuangan, barang milik negara, dan kerumahtanggaan Direktorat. Bagian Kedelapan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Kebudayaan Pasal 648 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan perumusan, koordinasi, dan pelaksanaan kebijakan serta fasilitasi penerapan standar teknis di bidang kekayaan dan warisan budaya serta internalisasi nilai dan diplomasi budaya. Pasal 649 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 648, Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan warisan budaya dunia, dan diplomasi budaya; c. pelaksanaan internalisasi nilai budaya; d. penetapan kekayaan budaya dan pengusulan warisan budaya; e. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia; f. pelaksanaan diplomasi budaya; g. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia;

-164h. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; i. pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; j. evaluasi pelaksanaan internalisasi nilai dan diplomasi budaya; dan k. pelaksanaan administrasi Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 650 Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya terdiri atas: a. Subdirektorat Program dan Evaluasi; b. Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya; c. Subdirektorat Kekayaan Budaya; d. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia; e. Subdirektorat Diplomasi Budaya; f. Subbagian Tata Usaha; dan g. Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 651 Subdirektorat Program dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan, program dan anggaran, kerja sama, dan pemberdayaan peran serta masyarakat, evaluasi pelaksanaan program dan anggaran, dan pelaporan Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya. Pasal 652 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 651, Subdirektorat Program dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi nilai dan diplomasi budaya; b. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; c. penyusunan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; d. koordinasi pelaksanaan kerja sama dan pemberdayaan peran serta masyarakat di bidang internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia; e. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran Direktorat; dan f. penyusunan laporan Direktorat.

-165Pasal 653 Subdirektorat Program dan Evaluasi Program terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Program; dan b. Seksi Evaluasi Program. Pasal 654 (1) Seksi Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan kebijakan, pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. (2) Seksi Evaluasi Program mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran internalisasi budaya, kekayaan budaya, warisan budaya nasional dan dunia, dan diplomasi budaya, serta ratifikasi konvensi warisan budaya dunia serta penyusunan laporan Direktorat. Pasal 655 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, internalisasi nilai, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang internalisasi nilai budaya. Pasal 656 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang internalisasi budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; c. pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya; d. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang pengemasan penanaman nilai budaya; dan e. evaluasi pelaksanaan pengemasan dan penanaman nilai budaya. Pasal 657 Subdirektorat Internalisasi Nilai Budaya terdiri atas: a. Seksi Pengemasan Nilai Budaya; dan b. Seksi Penanaman Nilai Budaya. 655, nilai dan

dan

-166Pasal 658 (1) Seksi Pengemasan Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pengemasan nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang pengemasan nilai budaya. (2) Seksi Penanaman Nilai Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penanaman nilai budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang penanaman nilai budaya. Pasal 659 Subdirektorat Kekayaan Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pencatatan dan pengusulan kekayaan budaya, serta fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi di bidang kekayaan budaya. Pasal 660 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 659, Subdirektorat Kekayaan Budaya menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kekayaan budaya; b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; c. perumusan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang kekayaan budaya; d. pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; e. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya; dan f. evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pencatatan dan penetapan kekayaan budaya. Pasal 661 Subdirektorat Kekayaan Budaya terdiri atas: a. Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya; dan b. Seksi Penetapan Kekayaan Budaya Pasal 662 (1) Seksi Pencatatan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis, dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria serta pencatatan kekayaan budaya.

dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. pemberian bimbingan teknis. Pasal 665 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia terdiri atas: a. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. dan kriteria serta warisan budaya takbenda dan ratifikasi konvensi warisan budaya takbenda . dan b. prosedur. standar. c. Seksi Warisan Budaya Takbenda. prosedur. dan evaluasi penerapan norma. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang warisan budaya nasional dan dunia. prosedur. Seksi Warisan Budaya Benda. prosedur. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis penerapan norma. standar. f. evaluasi penerapan norma. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang warisan budaya nasional dan dunia dan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. d. Pasal 664 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 663. dan kriteria warisan budaya nasional dan dunia. penyusunan bahan ratifikasi konvensi warisan budaya dunia. serta fasilitasi.-167(2) Seksi Penetapan Kekayaan Budaya mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. fasilitasi. Pasal 663 Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi penerapan norma. prosedur. prosedur. fasilitasi. standar. perumusan norma. standar. dan kriteria. dan g. e. dan evaluasi penerapan norma. standar. fasilitasi. Pasal 666 (1) Seksi Warisan Budaya Benda mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. prosedur. pemberian bimbingan teknis. b. dan kriteria di bidang warisan budaya nasional dan dunia. perumusan norma. dan kriteria serta warisan budaya benda dan ratifikasi konvensi warisan budaya benda. Subdirektorat Warisan Budaya Nasional dan Dunia menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan warisan budaya nasional dan dunia. (2) Seksi Warisan Budaya Takbenda melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan perumusan. standar. dan kriteria serta penetapan kekayaan budaya.

kepegawaian. c. dan evaluasi di bidang diplomasi budaya. dan e. pemberian bimbingan teknis. serta fasilitasi. d. Pasal 671 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. . kearsipan. pemberian bimbingan teknis. pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. serta fasilitasi. dan b. evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. b. koordinasi dan pelaksanaan kebijakan di bidang diplomasi budaya. pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. pelaksanaan diplomasi budaya di dalam negeri dan luar negeri.-168Pasal 667 Subdirektorat Diplomasi Budaya mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang diplomasi budaya. Pasal 669 Subdirektorat Diplomasi Budaya terdiri atas: a. keuangan. Seksi Diplomasi Dalam Negeri. (2) Seksi Diplomasi Luar Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Seksi Diplomasi Luar Negeri. dan kerumahtanggaan Direktorat. serta fasilitasi. Subdirektorat Diplomasi Budaya menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 668 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 667. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya dalam negeri. Pasal 670 (1) Seksi Diplomasi Dalam Negeri mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan. pemberian bimbingan teknis. dan evaluasi pelaksanaan diplomasi budaya luar negeri. fasilitasi dan pemberian bimbingan teknis di bidang diplomasi budaya dalam negeri dan luar negeri. pelaksanaan diplomasi budaya. barang milik negara.

-169Pasal 672 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 554 huruf g, Pasal 578 huruf g, Pasal 602 huruf g, Pasal 626 huruf g, dan Pasal 650 huruf g mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas, jenis, dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. BAB IX INSPEKTORAT JENDERAL Bagian Pertama Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Pasal 673 Inspektorat Jenderal dipimpin oleh seorang Inspektur Jenderal yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 674 Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 675 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 674, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; b. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;

-170c. d. e. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal.

Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 676 Inspektorat Jenderal terdiri atas: a. Sekretariat Inspektorat Jenderal; b. Inspektorat I; c. Inspektorat II; d. Inspektorat III; e. Inspektorat IV; dan f. Inspektorat Investigasi. Bagian Ketiga Sekretariat Inspektorat Jenderal Pasal 677 Sekretariat Inspektorat Jenderal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 678 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 677, Sekretariat Inspektorat Jenderal menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; b. pengelolaan data dan informasi di bidang pengawasan; c. koordinasi pelaksanaan tugas di bidang pengawasan; d. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal; e. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; f. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; g. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal;

-171h. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengawasan; i. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal; j. pemantauan, analisis, dan evaluasi hasil dan tindak lanjut pengawasan; dan k. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Inspektorat Jenderal. Pasal 679 Sekretariat a. Bagian b. Bagian c. Bagian d. Bagian Inspektorat Jenderal terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran; Hukum dan Kepegawaian; Pengolahan Laporan Pengawasan; dan Umum. Pasal 680 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan evaluasi penyusunan rencana, program, anggaran, evaluasi, dan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 681 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 680, Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengawasan; c. penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan; dan e. penyusunan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 682 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran; dan b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. Pasal 683 (1) Subbagian Perencanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi serta penyiapan bahan penyusunan kebijakan, rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan.

-172(2) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan serta penyusunan bahan laporan Inspektorat Jenderal. Pasal 684 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, organisasi dan tata laksana, dan kepegawaian Inspektorat Jenderal. Pasal 685 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 684, Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengawasan; b. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Inspektorat Jenderal; c. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Inspektorat Jenderal; d. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Inspektorat Jenderal; e. f. pelaksanaan monitoring dan penyelesaian tindak pengaduan/pengawasan masyarakat dan auditan; dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di pengawasan. Pasal 686 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Subbagian Hukum dan Tata Laksana; dan b. Subbagian Kepegawaian. Pasal 687 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum, pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum, analisis jabatan, analisis dan penyempurnaan organisasi, penyusunan sistem dan prosedur kerja, penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di lingkungan Inspektorat Jenderal serta penyelesaian tindak lanjut pengaduan/pengawasan masyarakat. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan perencanaan, pengadaan, pengangkatan, mutasi, pengembangan, disiplin, dan pemberhentian pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal. lanjut bidang

Pasal 689 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 688. Pasal 690 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan terdiri atas: a. pengelolaan keuangan Inspektorat Jenderal. penyusunan laporan tindaklanjut hasil pengawasan. dan evaluasi laporan hasil pengawasan serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. dan b. Pasal 693 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 692. analisis. b. . penyusunan bahan pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Inspektorat Jenderal. Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A. Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B. (2) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B mempunyai tugas melakukan pengolahan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Inspektorat Jenderal. Pasal 692 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan Inspektorat Jenderal. b. dan d. pengolahan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. analisis. dan evaluasi laporan hasil pengawasan. kerumahtanggaan.-173Pasal 688 Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pengolahan dan analisis laporan hasil pengawasan serta pemantauan dan evaluasi tindaklanjut hasil pengawasan. dan c. dan evaluasi laporan hasil pengawasan dan pengawasan masyarakat serta penyusunan bahan laporan tindaklanjut hasil pengawasan sesuai wilayah kerjanya. Pasal 691 (1) Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A mempunyai tugas melakukan pengolahan. pengelolaan barang milik negara. analisis. c. dan keuangan Inpektorat Jenderal.

d. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat. pemantauan. (2) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan pembiayaan. dan penyusunan laporan keuangan Inspektorat Jenderal. Pasal 695 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. e. Inspektorat menyelenggarakan fungsi: a. pembukuan. evaluasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. penyusunan rencana. pemeliharaan. dan g.-174Pasal 694 Bagian Umum terdiri atas: a. penyusunan laporan hasil pengawasan. b. pelaksanaan audit. dan kegiatan pengawasan lainnya terhadap kinerja dan keuangan. keindahan. reviu. Subbagian Rumah Tangga. perbendaharaan. verifikasi. dan pengaturan penggunaan sarana dan prasarana di lingkungan Inspektorat Jenderal. . c. program. Subbagian Keuangan. dokumentasi. kebersihan serta pengadaan. dan b. Pasal 697 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 696. ketertiban. perpustakaan. f. dan anggaran Inspektorat. keamanan. Bagian Keempat Inspektorat Pasal 696 Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja dan keuangan dan pengawasan untuk tujuan tertentu di wilayah kerjanya. perawatan. evaluasi. keprotokolan. pelaksanaan fasilitasi terhadap pengelolaan pengawasan pendidikandan kebudayaan di daerah. kearsipan. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu.

Subbagian Tata Usaha.-175Pasal 698 Inspektorat terdiri atas: a. b. kepegawaian. barang milik negara. f. kolusi. penyusunan laporan hasil pengawasan. Pasal 701 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 700. dan nepotisme di lingkungan Kementerian. dan anggaran Inspektorat Investigasi. penyusunan bahan perumusan kebijakan pengawasan. Pasal 699 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. dan c. dan c. Inspektur. e. b. b. . Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan fasilitasi pengawasan investigasi terhadap aparat pengawasan bidang pendidikan dan kebudayaan di daerah. pelaksanaan urusan ketatausahaan Inspektorat Investigasi. penyusunan rencana program. dan nepotisme di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. d. Pasal 700 Inspektorat Investigasi mempunyai tugas penyusunan bahan perumusan kebijakan dan audit investigasi terhadap dugaan korupsi. kolusi. ketatausahaan. Inspektorat Insvestigasi menyelenggarakan fungsi: a. dan kerumahtanggaan Inspektorat. dan g. Inspektur. Pasal 702 Inspektorat Insvestigasi terdiri atas: a. pelaksanaan penemuan fakta (fact finding) dan audit investigasi serta pengusutan terhadap dugaan penyelewengan dan korupsi. keuangan. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pengelola pendidikan di pusat dan daerah serta pengawasan untuk tujuan tertentu. Subbagian Tata Usaha. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu berdasarkan petunjuk Menteri.

Tugas. . BAB X BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Bagian Pertama Kedudukan. (5) Tugas. dipimpin seorang tenaga fungsional sebagai ketua kelompok yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Inspektur. (3) Kelompok Jabatan Fungsional pada setiap Inspektorat dapat terdiri dari kelompok-kelompok sesuai dengan kebutuhan. jenis. kepegawaian. dan jenjang jabatan fungsional/auditor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan barang milik negara Inspektorat. keuangan.-176Pasal 703 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 698 huruf c dan Pasal 702 huruf c mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 704 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas Jabatan Fungsional Auditor dan atau jabatan fungsional lainnya yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 705 Wilayah kerja Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan A dan Subbagian Analisis dan Evaluasi Laporan Pengawasan B dan wilayah kerja Inspektorat I sampai dengan Inspektorat IV sebagaimana dimaksud dalam Pasal 691 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 696 ditetapkan oleh Inspektur Jenderal. dan Fungsi Pasal 706 Badan Penelitian dan Pengembangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. kerumahtanggaan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. perencanaan.

d. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan kebijakan teknis. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. pelaksanaan administrasi Badan Penelitian dan Pengembangan. dan anggaran di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. koordinasi penyusunan kebijakan. dan e. b. dan d. . Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 710 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Pasal 711 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 710. c. c. rencana. Badan Penelitian dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. Pusat Penelitian Kebijakan. dan program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Sekretariat Badan. Pasal 708 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 707. pemantauan. evaluasi. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. b. dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan.-177Pasal 707 Badan Penelitian dan Pengembangan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pusat Penilaian Pendidikan. program. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 709 Badan Penelitian dan Pengembangan terdiri atas: a. rencana.

pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. dan pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan penyajian data dan informasi di bidang penelitian dan pengembangan. program. Hukum dan Kepegawaian. penyusunan laporan Badan. Bagian d. d. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 713 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pengolahan. penyusunan rencana. h. d. g. program. dan anggaran Badan.-178b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. pengelolaan data dan informasi penelitian dan pengembangan. f. Keuangan. pengumpulan. e. c. Pasal 714 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 713. i. c. evaluasi. Bagian b. dan Umum. Pasal 712 Sekretariat a. e. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. Bagian c. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan. pengelolaan keuangan Badan Penelitian dan Pengembangan. anggaran. dan laporan Badan. j. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. b. . program.

Subbagian Perbendaharaan. Pasal 719 Bagian Keuangan terdiri atas: a. pengujian. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 718 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 717. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a.-179Pasal 715 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. pengolahan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. Pasal 716 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. Subbagian Pembiayaan. program. . b. Subbagian Data dan Informasi. penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang penelitian dan pengembangan. tugas melakukan (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai penyusunan rencana. dan anggaran di bidang penelitian dan pengembangan serta penyusunan bahan laporan Badan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. dan c. Pasal 720 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. b. dan c. b. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. program. Pasal 717 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. dan anggaran Badan. dan c. Subbagian Program dan Anggaran.

Subbagian Kerja Sama. . pembayaran.-180(2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. pertanggungjawaban keuangan Badan. pengadaan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. disiplin. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. pengembangan. analisis jabatan. Pasal 721 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. kepegawaian. melakukan urusan pembukuan. e. penyimpanan. pengangkatan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. dan kerja sama di lingkungan Badan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang penelitian dan pengembangan. organisasi dan tata laksana. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. Subbagian Kepegawaian. dan f. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. evaluasi. b. mutasi. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Pasal 722 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 721. penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. d. Pasal 723 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. Pasal 724 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. b. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. dan c. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c.

. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. kebersihan. pendistribusian. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. dokumentasi. penyimpanan. keamanan. Pasal 726 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 725. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. penghapusan. keindahan. dan hubungan masyarakat di bidang penelitian dan pengembangan. Pasal 728 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. Pasal 727 Bagian Umum terdiri atas: a. publikasi. ketertiban. Bagian Keempat Pusat Penelitian Kebijakan Pasal 729 Pusat Penelitian Kebijakan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. dan c. b. Pasal 725 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. Subbagian Rumah Tangga. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. Subbagian Barang Milik Negara.-181(3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. dan perpustakaan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. b. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. kearsipan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. inventarisasi. dan c.

. Pasal 732 Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. b. Kelompok Jabatan fungsional. Pasal 734 Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan. dan Informal. Nonformal. pengelolaan jaringan dan pangkalan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pusat Penelitian Kebijakan menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian Kebijakan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pemantauan. d. Pasal 733 Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. d. dan pendidikan informal. e. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pengelolaan. dan g. pendidikan dasar. program. dan pelaporan pelaksanaan penelitian kebijakan pendidikan dan kebudayaan. pemantauan. dan e. pelaksanaan. c. pendidikan nonformal. c. f. pemantauan. dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan anak usia dini. fasilitasi. Dasar. evaluasi. Dasar. fasilitasi. Subbagian Tata Usaha. dan fasilitasi pengembangan jaringan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. Bidang Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Pasal 731 Pusat Penelitian Kebijakan terdiri atas: a. Nonformal. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan.-182Pasal 730 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 729. pelaksanaan. program. Bidang Pembinaan dan Jaringan Penelitian. Bidang Penelitian Pendidikan Menengah dan Tinggi.

e. dan ketatalaksanaan Pusat. pengembangan model kurikulum dan metodologi pembelajaran. barang milik negara. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar. pengembangan materi buku pelajaran dan sumber pembelajaran lainnya. koordinasi dan fasilitasi pengembangan kurikulum. Bagian Tata Usaha. c. metodologi pembelajaran.-183Pasal 735 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan kurikulum. metodologi pembelajaran. Pusat Kurikulum dan Perbukuan menyelenggarakan fungsi: a. perbukuan. dan h. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan kurikulum. dan sumber pembelajaran lainnya. f. dan sumber pembelajaran lainnya. kepegawaian. pendidikan dasar. pendidikan menengah. persuratan dan kearsipan. b. . metodologi pembelajaran. c. Pasal 737 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 736. d. dan e. pelaksanaan administrasi Pusat Kurikulum dan Perbukuan. metodologi pembelajaran. dan perbukuan pendidikan anak usia dini. Nonformal. b. Kelompok Jabatan Fungsional. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan Informal. dan sumber pembelajaran lainnya. perbukuan. pengelolaan informasi kurikulum dan materi buku pelajaran serta sumber pembelajaran lainnya. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. pengembangan kurikulum. keuangan. Pasal 738 Pusat Kurikulum dan Perbukuan terdiri atas: a. metodologi pembelajaran. Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah. kerumahtanggaan. perbukuan. g. dan sumber pembelajaran lainnya. penyusunan kebijakan teknis pengembangan kurikulum. perbukuan. Bagian Kelima Pusat Kurikulum dan Perbukuan Pasal 736 Pusat Kurikulum dan Perbukuan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. d.

metodologi pembelajaran. Pasal 743 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 742. dan pendidikan informal. c. metodologi pembelajaran. fasilitasi. pengembangan model. pelaksanaan urusan keuangan. dan evaluasi kurikulum. materi buku pelajaran. serta pengelolaan informasi kurikulum. Pasal 741 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Anak Usia Dini. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan dasar. fasilitasi. dan evaluasi kurikulum. materi buku pelajaran. pemantauan. persuratan dan kearsipan. pengembangan model. pemantauan. pelaksanaan urusan perencanaan. keuangan. kerumahtanggaan. buku pelajaran. buku pelajaran. pengelolaan barang milik negara. dan h. materi buku pelajaran. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Pasal 740 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. g. f. pelaksanaan urusan kepegawaian. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan menengah. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. pendidikan nonformal. pengembangan model. d. dan evaluasi kurikulum. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. dan sumber pembelajaran lainnya pada pendidikan anak usia dini. dan ketatalaksanaan Pusat.-184Pasal 739 Bidang Kurikulum dan Perbukuan Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. serta pengelolaan informasi kurikulum. barang milik negara. b. pemantauan. Nonformal. fasilitasi. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. . Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. e. buku pelajaran. kepegawaian. Pasal 742 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. serta pengelolaan informasi kurikulum. metodologi pembelajaran.

penyusunan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. keamanan. dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. Bagian Keenam Pusat Penilaian Pendidikan Pasal 746 Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. penelitian. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. Pasal 745 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. Pusat Penilaian Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. c. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan. b. kepegawaian. pengembangan sistem dan pengelolaan informasi hasil penilaian pendidikan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. f. Pasal 748 Pusat Penilaian Pendidikan terdiri atas: a. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. evaluasi pelaksanaan penilaian pendidikan. dan b. dan i. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik. kebersihan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. b. ketertiban. keuangan. Bidang Penilaian Non-Akademik. d. Bidang Penilaian Akademik. pelaksanaan administrasi Pusat Penilaian Pendidikan. e.-185Pasal 744 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Pasal 747 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 746. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan. penyusunan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi. Subbagian Rumah Tangga. . g. kearsipan. keindahan. h.

dan penempatan serta koordinasi. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. Pasal 749 Bidang Penilaian Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. ketatalaksanaan. dan laporan pelaksanaan pengukuran nonakademik pada semua jenis. pengembangan sistem. pengelolaan. keuangan.-186c. f. Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian. persuratan dan kearsipan. kerumahtanggaan. dan g. jenjang. evaluasi. dan pengukuran akademik serta koordinasi. fasilitasi. e. jenjang. Pasal 750 Bidang Penilaian Non-Akademik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. jenjang. pelaksanaan urusan kepegawaian. pengembangan sistem. pengelolaan barang milik negara. Pasal 752 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. seleksi. dan laporan pelaksanaan pengukuran akademik pada semua jenis. Pasal 753 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 752. pelaksanaan urusan keuangan. dan Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan perencanaan. kepegawaian. h. dan pengukuran nonakademik untuk kepentingan diagnostik. Bagian Tata Usaha. dan penyebarluasan informasi hasil penilaian pendidikan pada semua jenis. d. serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Pusat. . e. dan jalur pendidikan. pengembangan sistem. Pasal 751 Bidang Analisis dan Sistem Informasi Penilaian mempunyai tugas melaksanakan analisis. evaluasi. d. fasilitasi. b.

e. . b. Pasal 755 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. keamanan. Pasal 757 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 756. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan. f. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. c. evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pemantauan. d. keindahan. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. pelaksanaan urusan dokumentasi dan publikasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan b. kearsipan. keuangan. ketertiban. penyusunan program penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbagian Rumah Tangga. kebersihan. g. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. kepegawaian. dan h.-187Pasal 754 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Ketujuh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Pasal 756 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan.

dan b. fasilitasi pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. program.fasilitasi. Kelompok Jabatan Fungsional. dan g. dan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. Subbidang Program. Pasal 761 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. b. b. pelaksanaan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Pasal 760 Dalam melaksanakan tugas sebagaiman dimaksud dalam Pasal 759. Bidang Dokumentasi dan Publikasi. fasilitasi. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. .-188Pasal 758 Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan terdiri atas: a. program. Pasal 759 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 762 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. fasilitasi serta pelaksanaan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan kebudayaan. Subbagian Tata Usaha. d. dan penyusunan laporan hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. f. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi : a. c. Subbidang Kerja Sama. dan d. Bidang Program dan Kerja Sama. penyusunan program penelitian dan pengembangan kebudayaan. e. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.

Bidang Dokumentasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. dan b. Pasal 738 huruf e. dan pelayanan informasi kegiatan penelitian dan pengembangan kebudayaan. kearsipan. Pasal 764 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 763. Pasal 766 (1) Subbidang Dokumentasi mempunyai tugas melakukan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. . dan kerumahtanggaan Pusat. barang milik negara. kepegawaian. pelaksanaan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. dan b. pelaksanaan urusan dokumentasi kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Subbidang Dokumentasi. Pasal 767 Subbagian tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Bagian Kedelapan Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 768 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 731 huruf e.-189Pasal 763 Bidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan urusan dokumentasi. (2) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan urusan publikasi dan pelayanan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. publikasi. Subbidang Publikasi. Pasal 748 huruf e. dan Pasal 758 huruf d mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 765 Bidang Dokumentasi dan Publikasi terdiri atas: a.

jenis. pembinaan. dan d. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. pembinaan. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (5) Tugas. pembinaan. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. Pasal 770 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mempunyai tugas melaksanakan pengembangan.-190(2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. pembinaan. Pasal 771 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 770. (3) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. pemantauan. . dan Fungsi Pasal 769 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan kebijakan teknis. BAB XI BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA Bagian Pertama Kedudukan. b. c. rencana dan program pengembangan. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Tugas. dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pelaksanaan pengembangan.

Pusat Pengembangan dan Pelindungan. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 773 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. c. dan c. h. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. koordinasi penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. koordinasi penyusunan kebijakan. Sekretariat Badan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. e. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. g. f.-191Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 772 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa terdiri atas: a. d. b. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. rencana. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. . koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. program. Bagian Perencanaan dan Penganggaran. pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Pasal 775 Sekretariat Badan terdiri atas: a. dan i. b. Pasal 774 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 773.

dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan anggaran Badan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. Subbagian Program dan Anggaran. dan penyajian data di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan laporan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian. pengumpulan. penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pengolahan. dan Bagian Umum. c. d. Pasal 777 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 776. Subbagian Data. b. . Pasal 776 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. b. program. c. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. pengolahan. penyajian data. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra serta penyusunan bahan laporan Badan. program. anggaran. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. program. penyusunan rencana. d. program. evaluasi. dan c. dan anggaran di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan e. program. Pasal 778 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a.-192b. penyusunan laporan Badan. Bagian Keuangan. Pasal 779 (1) Subbagian Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan. dan penyusunan bahan koordinasi kebijakan di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a.

dan c. dan c. b.-193Pasal 780 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. pembayaran. Pasal 785 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 784. Subbagian Pembiayaan. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. pertanggungjawaban keuangan Badan. b. dan penyusunan laporan keuangan Badan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. melakukan urusan pembukuan. evaluasi. dan kerja sama di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. Pasal 781 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 780. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. Pasal 784 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. organisasi dan tata laksana. pengujian. Pasal 782 Bagian Keuangan terdiri atas: a. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Pasal 783 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. penyimpanan. . Subbagian Perbendaharaan. kepegawaian. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a.

pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. d. . (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. f. Subbagian Hukum dan Tata Laksana.-194b. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. b. mutasi. disiplin. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. analisis jabatan. Pasal 786 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. c. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. dan c. dan penyusunan bahan hubungan masyarakat di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. Pasal 789 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 788. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengembangan. Pasal 788 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. Subbagian Kepegawaian. e. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan Badan. pengadaan. pengangkatan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan dan pembinaan bahasa dan sastra. dan c. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Pasal 787 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. Subbagian Kerja Sama.

pengembangan. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Bagian Keempat Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pasal 792 Pusat Pengembangan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. Subbagian Rumah Tangga. dan c. d. Pusat Pengembangan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan pelindungan bahasa dan sastra. pengembangan. b. pengembangan. dokumentasi. evaluasi. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan dan Pelindungan. dan pelindungan bahasa dan sastra. c. b. kearsipan. dan pelindungan bahasa dan sastra. e. dan pelindungan bahasa dan sastra. penghapusan.-195Pasal 790 Bagian Umum terdiri atas: a. . pendistribusian. pelaksanaan pemetaan dan dokumentasi bahasa dan sastra. penyimpanan. Pasal 791 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. keindahan. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian. ketertiban. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. Pasal 793 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 792. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Subbagian Barang Milik Negara. penyusunan program pengkajian. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. g. dan perpustakaan di lingkungan Badan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. keamanan. dan h. pemantauan. inventarisasi. pengkajian. f. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra. kebersihan. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. pengembangan.

dan f. pemetaan. penyusunan pedoman pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. Pasal 796 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 795. dokumentasi. Bidang Informasi dan Publikasi.-196Pasal 794 Pusat Pengembangan dan Pelindungan terdiri atas: a. pemetaan. d. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang bahasa. perekaman. Subbagian Tata Usaha. pengembangan. pengembangan. evaluasi. Subbidang Sastra. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. pengkajian. (2) Subbidang Sastra mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. pengkajian. c. pemantauan. b. . Kelompok Jabatan Fungsional. Pasal 798 (1) Subbidang Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pedoman pengkajian dan pengembangan serta pencatatan. Pasal 797 Bidang Pengkajian terdiri atas: a. c. pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. d. dan e. Subbidang Bahasa. Bidang Pengkajian. dan evaluasi pelaksanaan pengkajian dan pengembangan sastra serta fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual di bidang sastra. perekaman. dokumentasi. dan pelaporan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. fasilitasi perolehan hak kekayaan intelektual bahasa dan sastra. Bidang Pengkajian menyelenggarakan fungsi: a. e. Pasal 795 Bidang Pengkajian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengkajian dan pengembangan bahasa dan sastra. dan b. Bidang Pembakuan dan Pelindungan. b.

pengelolaan informasi. pengembangan tata bahasa Indonesia. pedoman pembakuan. evaluasi. Pasal 803 Bidang Informasi dan Publikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis. Subbidang Pelindungan. penyusunan pedoman pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan f. Bidang Informasi dan Publikasi menyelenggarakan fungsi: a. e. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 800 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 799. pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. dan b. dan publikasi bahasa dan sastra. dan revitalisasi bahasa dan sastra Indonesia serta evaluasi dan pelaporan pelindungan bahasa dan sastra. Pasal 801 Bidang Pembakuan dan Pelindungan terdiri atas: a. . (2) Subbidang Pelindungan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 802 (1) Subbidang Pembakuan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. ensiklopedia.-197Pasal 799 Bidang Pembakuan dan Pelindungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. b. d. perekaman. istilah. pemantauan. Pasal 804 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 803. c. pencatatan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. Subbidang Pembakuan. dan thesaurus serta evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pembakuan bahasa. Bidang Pembakuan dan Pelindungan menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan kamus. konservasi. glosarium. pemetaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi dan publikasi bahasa dan sastra. dan pengembangan kosa kata. dan pelaporan pelaksanaan pembakuan dan pelindungan bahasa dan sastra. pedoman pelindungan.

evaluasi. Pasal 807 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. c. pemberian layanan informasi kebahasaan dan kesastraan. kearsipan. Pasal 806 (1) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. kerumahtanggaan. e. pengumpulan. Pasal 805 Bidang Informasi dan Publikasi terdiri atas: a. kepegawaian. evaluasi. Bagian Kelima Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Pasal 808 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan serta pemberian layanan informasi bahasa dan sastra. pendokumentasian bahasa dan sastra. Subbidang Dokumentasi dan Publikasi. keuangan. dan b. penyusunan bahan dan koordinasi pelaksanaan publikasi kebahasaan dan kesastraan. . dan pelaporan pelaksanaan pengelolaan informasi dan publikasi bahasa dan sastra. pengumpulan. d. (2) Subbidang Dokumentasi dan Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan pelaporan pelaksanaan publikasi dan dokumentasi kebahasaan dan kesastraan. pemasyarakatan. dan ketatalaksanaan Pusat. peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra serta peningkatan peran dan pengendalian penggunaan bahasa dan sastra. pengolahan. penyusunan bahan dan koordinasi. dan pemantauan.-198b. persuratan. f. pengolahan. barang milik negara. pendokumentasian. Subbidang Informasi. dan penyajian informasi kebahasaan dan kesastraan.

pelaksanaan administrasi Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan. b. . Bidang Pemasyarakatan. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa Indonesia. penyusunan kebijakan teknis di bidang pembinaan bahasa dan sastra. evaluasi. dan e. d. penyusunan bahan pemberian penghargaan bahasa dan sastra. dan i. e. e. c. koordinasi dan fasilitasi pembinaan bahasa dan sastra. penyusunan bahan kebijakan teknis pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. Bidang Pembelajaran. dan f. Pasal 810 Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan terdiri atas: a. pemantauan.-199Pasal 809 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 808. Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. d. Kelompok Jabatan Fungsional. Subbagian Tata Usaha. b. Bidang Pemasyarakatan menyelenggarakan fungsi: a. c. Bidang Peningkatan dan Pengendalian. dan pelaporan pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. dan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. d. pelaksanaan pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. penyusunan program pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra. fasilitasi pemasyarakatan dan penyuluhan bahasa dan sastra. pemberian layanan dan bantuan teknis kebahasaan dan kesastraan. Pasal 811 Bidang Pemasyarakatan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pelaksanaan pemasyarakatan bahasa dan sastra. dan pelaporan pelaksanaan pembinaan bahasa dan sastra. c. evaluasi. penyusunan bahan peningkatan mutu penggunaan dan pembelajaran bahasa dan sastra. pelaksanaan peningkatan mutu. h. g. peran. b. Pasal 812 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 811. pemantauan. pemasyarakatan bahasa dan sastra. f.

e. c. pelaksanaan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. penyusunan bahan dan pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia. Subbidang Bantuan Teknis. pemantauan. evaluasi. Subbidang Proses Pembelajaran. Subbidang Penyuluhan. dan g. dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. pelaksanaan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. Bidang Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 816 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 815. dan penyuluhan bahasa dan sastra. . pemberian layanan dan bantuan teknis dan penghargaan di bidang bahasa dan sastra. Pasal 814 (1) Subbidang Penyuluhan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis.-200Pasal 813 Bidang Pemasyarakatan terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran bahasa dan sastra. (2) Subbidang Bantuan Teknis mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pengembangan. dan b. pelaksanaan dan evaluasi pemasyarakatan. pelaksanaan peningkatan apresiasi sastra. dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra. Pasal 815 Bidang Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. Pasal 817 Bidang Pembelajaran terdiri atas: a. Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan. d. dan b. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra dan peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. f.

peningkatan apresiasi sastra serta koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra.-201Pasal 818 (1) Subbidang Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan modul dan bahan ajar bahasa dan sastra. peningkatan fungsi dan peran bahasa. Pasal 822 (1) Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. evaluasi. d. Pasal 819 Bidang Peningkatan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra. b. pemantauan. Pasal 820 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 819. Bidang Peningkatan dan Pengendalian menyelenggarakan fungsi: a. (2) Subbidang Pembinaan Tenaga Kebahasaan dan Kesastraan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan b. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa dan sastra Indonesia untuk orang asing. pelaksanaan pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. dan uji kemahiran berbahasa Indonesia. peningkatan kompetensi tenaga kebahasaan dan kesastraan. dan e. Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran. Pasal 821 Bidang Peningkatan dan Pengendalian terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan fungsi dan peran serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. dan pengawasan penggunaan bahasa. . Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra serta pengendalian dan pengawasan penggunaan bahasa. koordinasi dan fasilitasi peningkatan mutu bahasa Indonesia untuk orang asing. pengendalian. peningkatan fungsi dan peran bahasa dan sastra.

Tugas. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. (4) Jenis dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. (3) Setiap kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikoordinasikan oleh pejabat fungsional yang ditunjuk oleh Sekretariat Badan. Pasal 823 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. dan ketatalaksanaan di lingkungan Pusat. Bagian Keenam Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 824 (1) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 794 huruf e dan Pasal 810 huruf e mempunyai tugas melakukan kegiatan fungsional mendukung pelaksanaan tugas pada Sekretariat Badan. dan Fungsi Pasal 825 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.-202(2) Subbidang Pengendalian Penggunaan Bahasa mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. keuangan. kerumahtanggaan. barang milik Negara. dan pengawasan penggunaan bahasa. (5) Tugas. jenis. BAB XII BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN Bagian Pertama Kedudukan. kepegawaian. dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. persuratan dan kearsipan. . pengendalian.

pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. rencana. b. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Pasal 827 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 826. . dan program pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Sekretariat Badan. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. evaluasi. dan d. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 828 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. d. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. c. dan e. Bagian Ketiga Sekretariat Badan Pasal 829 Sekretariat Badan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas unit organisasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan. penyusunan kebijakan teknis. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. c. b.-203Pasal 826 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan.

pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan anggaran di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. dan Umum. anggaran. d. rencana. b. i. koordinasi penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan pendidikan dan penjaminan mutu pendidikan. koordinasi pelaksanaan kegiatan dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. . evaluasi. e. dan laporan Badan. dan j. Bagian Badan terdiri atas: Perencanaan dan Penganggaran. c. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. f. program. Bagian b. pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.-204Pasal 830 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 829. Pasal 832 Bagian Perencanaan dan Penganggaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. koordinasi penyusunan kebijakan. Sekretariat Badan menyelenggarakan fungsi: a. Keuangan. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. pengelolaan data dan informasi sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Hukum dan Kepegawaian. Pasal 831 Sekretariat a. Bagian d. g. pengelolaan keuangan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. h. Bagian c. program.

penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. b. Pasal 834 Bagian Perencanaan dan Penganggaran terdiri atas: a. dan anggaran Badan. pengolahan. dan anggaran di bidang pengembangan sumberdaya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. c. Subbagian Program dan Anggaran.-205Pasal 833 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 832. penyusunan laporan Badan. dan c. pengumpulan. (3) Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana. Subbagian Data dan Informasi. program. Pasal 835 (1) Subbagian Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan. pengolahan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan serta penyusunan bahan laporan Badan. Pasal 836 Bagian Keuangan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan keuangan di lingkungan Badan. Subbagian Evaluasi Pelaksanaan Program dan Anggaran. dan penyajian data dan informasi di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan anggaran di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. program. d. program. dan penyajian data dan informasi serta penyusunan bahan kebijakan di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. b. (2) Subbagian Program dan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. penyusunan rencana. dan e. Bagian Perencanaan dan Penganggaran menyelenggarakan fungsi: a. program. .

pembayaran. Subbagian Perbendaharaan. pelaksanaan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Badan. dan c. Pasal 839 (1) Subbagian Pembiayaan mempunyai tugas melakukan urusan verifikasi. Pasal 838 Bagian Keuangan terdiri atas: a. organisasi dan tata laksana. pengujian.-206Pasal 837 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 836. pelaksanaan urusan perbendaharaan di lingkungan Badan. pelaksanaan urusan organisasi dan tata laksana di lingkungan Badan. b. melakukan urusan pembukuan. penyusunan bahan pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum di lingkungan Badan. b. Bagian Keuangan menyelengarakan fungsi: a. Pasal 841 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 840. kepegawaian. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. dan pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran di lingkungan Badan. dan (3) Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan mempunyai tugas melakukan akuntansi. Subbagian Pembiayaan. Bagian Hukum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. c. dan kerja sama di lingkungan Badan. . dan penyusunan laporan keuangan Badan. pelaksanaan urusan pembiayaan di lingkungan Badan. b. evaluasi. dan c. (2) Subbagian Perbendaharaan mempunyai tugas penerimaan. penyimpanan. pertanggungjawaban keuangan Badan. Pasal 840 Bagian Hukum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum.

pengelolaan barang milik negara di lingkungan Badan. dan c. publikasi. penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Kerja Sama. pengembangan. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan di lingkungan Badan. f. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. pengelolaan kepegawaian di lingkungan Badan. Pasal 842 Bagian Hukum dan Kepegawaian terdiri atas: a. (2) Subbagian Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. b. Pasal 844 Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan serta pengelolaan barang milik negara Badan. dan pemberhentian pegawai di lingkungan Badan.-207d. b. dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. pengadaan. pertimbangan dan fasilitasi bantuan hukum. . dan penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyarakat di bidang pengembangan sumber daya manusia pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu pendidikan. mutasi. dan c. disiplin. Pasal 843 (1) Subbagian Hukum dan Tata Laksana mempunyai tugas melakukan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. analisis dan penyempurnaan organisasi serta penyusunan sistem dan prosedur kerja di lingkungan Badan. Subbagian Hukum dan Tata Laksana. pengangkatan. (3) Subbagian Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan dan koordinasi kerja sama. Subbagian Kepegawaian. Pasal 845 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 844. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan Badan. analisis jabatan. e.

Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. b. pemantauan. pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana. Pusat Pengembangan Profesi Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. pendistribusian. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Profesi Pendidik. Subbagian Barang Milik Negara. evaluasi. dan pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Badan. keindahan. Pasal 849 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 848. penyimpanan. Pasal 847 (1) Subbagian Persuratan dan Kearsipan mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. kearsipan. Pasal 850 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik terdiri atas: a. d. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. c. dan c. e. dan penyusunan laporan barang milik negara di lingkungan Badan. keamanan. b. Nonformal. dan Informal. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik. Subbagian Persuratan dan Kearsipan. penyusunan program pengembangan profesi pendidik. inventarisasi. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik. ketertiban. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan profesi pendidik. kebersihan. (3) Subbagian Barang Milik Negara mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar. penghapusan. Subbagian Rumah Tangga. dan perpustakaan di lingkungan Badan. Bagian Keempat Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Pasal 848 Pusat Pengembangan Profesi Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pengembangan profesi pendidik. b. dokumentasi.-208Pasal 846 Bagian Umum terdiri atas: a. . (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan keprotokolan. dan f.

Subbagian Tata Usaha. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan anak usia dini. fasilitasi. dan pendidikan informal. Subbidang Peningkatan Kompetensi. pendidikan nonformal. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah. e. dan pendidikan informal. pemantauan. evaluasi. Pasal 852 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 851. c. fasilitasi. dan pendidikan informal. dan Informal terdiri atas: a. b. Pasal 851 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan Kelompok Jabatan Fungsional. pendidikan nonformal. Pasal 853 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini. Subbidang Sertifikasi. pendidikan nonformal. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. d. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan f. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. d.-209c. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. Nonformal. e. . Pasal 854 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. pendidikan nonformal. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan anak usia dini. Nonformal. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. dan pendidikan informal. dan b. Nonformal. evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini.

dan f. pendidikan nonformal. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. evaluasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Subbidang Sertifikasi. e.-210(2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. dan b. fasilitasi. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan bahan kordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. Subbidang Peningkatan Kompetensi. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. pemantauan. fasilitasi. evaluasi. b. Pasal 856 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 855. . fasilitasi. Pasal 858 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. evaluasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. c. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan dasar. fasilitasi. pemantauan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan anak usia dini. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan dasar. Pasal 855 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. dan pendidikan informal. pemantauan. Pasal 857 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Dasar terdiri atas: a. d. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan dasar.

Pasal 861 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah terdiri atas: a. fasilitasi. (2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. e. penyusunan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Pasal 862 (1) Subbidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi. pemantauan. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi pendidik pendidikan menengah. fasilitasi. d. Pasal 860 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 859. evaluasi. . fasilitasi. pemantauan. Subbidang Sertifikasi. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. c. Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. Subbidang Peningkatan Kompetensi. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan f. evaluasi.-211Pasal 859 Bidang Pengembangan Profesi Pendidik Pendidikan Menengah mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi serta koordinasi. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah. dan b. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan profesi pendidik pendidikan menengah. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik pendidikan menengah.

Pasal 867 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi. .-212Pasal 863 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. dan ketatalaksanaan Pusat. penyusunan program pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. koordinasi. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. Pasal 866 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. Bagian Tata Usaha. b. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. e. pemantauan. dan pelaporan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. b. barang milik negara. c. Pasal 865 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 864. c. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai. keuangan. Bagian Kelima Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Pasal 864 Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. dan d. Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. evaluasi. kerumahtanggaan. fasilitasi. dan f. Kelompok Jabatan Fungsional. penyusunan bahan pelaksanaan pengembangan tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kementerian. persuratan dan kearsipan. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai. kepegawaian. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik. d.

Pasal 869 Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik terdiri atas: a. Bidang Pengembangan Tenaga Teknis dan Fungsional Non-Pendidik menyelenggarakan fungsi: a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. e. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 870 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. Pasal 871 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi. c. d. Subbidang Program. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. evaluasi.-213Pasal 868 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 867. penyusunan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. . fasilitasi. b. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik. dan f. Subbidang Evaluasi. dan b. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. dan evaluasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga teknis dan fungsional nonpendidik.

b. . Pasal 873 Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai terdiri atas: a. Subbidang Evaluasi. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. keuangan. dan penyusunan laporan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. penyusunan bahan koordinasi dan pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. c. pelaksanaan urusan keuangan. barang milik negara. persuratan dan kearsipan. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. kepegawaian.-214Pasal 872 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 871. kerumahtanggaan. Pasal 876 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 875. penyusunan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan f. penyusunan laporan pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. c. b. Subbidang Program. Bidang Pengembangan Tenaga Pimpinan dan Pegawai menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. d. Pasal 874 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. e. Pasal 875 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. d. pelaksanaan urusan kepegawaian. evaluasi. (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan b. fasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga pimpinan dan pegawai. dan ketatalaksanaan Pusat. pelaksanaan urusan perencanaan.

(2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan b. kearsipan. . kebersihan. d. dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan program pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. dan keprotokolan serta pengelolaan barang milik negara. kearsipan. Bagian Ketujuh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kebudayaan Pasal 879 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan Pasal 880 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 879. c. pengelolaan barang milik negara. penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan sumberdaya manusia kebudayaan. fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi dan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. e. Pasal 877 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. pelaksanaan administrasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan. Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan menyelenggarakan fungsi: a. kepegawaian. keamanan. Pasal 878 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. perpustakaan. dan f. b. dokumentasi. h. Subbagian Rumah Tangga. dan perpustakaan. ketertiban. keuangan. g. pemantauan.-215e. f. dan ketatalaksanaan serta penyusunan laporan Pusat. pelaksanaan urusan persuratan. evaluasi. keindahan. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan.

fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Bidang Peningkatan Kompetensi: b. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. c. Pasal 885 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. dan pelaporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. b. Subbidang Program. Kelompok Jabatan Fungsional. evaluasi. c. d. Pasal 883 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 882. Subbagian Tata Usaha. e. . Subbidang Evaluasi. dan d. penyusunan program peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Bidang Peningkatan Kompetensi menyelenggarakan fungsi: a. dan b. pemantauan. Bidang Sertifikasi. Pasal 884 Bidang Peningkatan Kompetensi terdiri atas: a. Pasal 882 Bidang Peningkatan Kompetensi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program peningkatan kompetensi serta koordinasi. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. dan f.-216Pasal 881 Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Kebudayaan terdiri atas: a. fasilitasi.

dan penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan f. Pasal 890 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. b. evaluasi. penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. fasilitasi. d. Subbidang Evaluasi. dan ketatalaksanaan Pusat. dan penyusunan laporan pelaksanaan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia kebudayaan. Bidang Sertifikasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan laporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. kepegawaian. Pasal 886 Bidang Sertifikasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi. persuratan dan kearsipan. penyusunan program sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. dan b. evaluasi. kerumahtanggaan. Pasal 887 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 886. keuangan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. pemantauan. fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan.-217(2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan. Pasal 888 Bidang Sertifikasi terdiri atas: a. e. dan pelaporan pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. evaluasi. barang milik negara. c. Subbidang Program. Pasal 889 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program sertifikasi serta bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan sertifikasi sumberdaya manusia kebudayaan. . (2) Subbidang Evaluasi mempunyai tugas melakukan pemantauan.

f. pelaksanaan administrasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan Informal. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar. c. Nonformal. dan e. dan Informal mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. bahan koordinasi. d. Pasal 892 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 891. pemetaan. pemantauan. dan Informal menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 895 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 893. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan. evaluasi. b. Kelompok Jabatan Fungsional. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. b. c. fasilitasi. pendidikan nonformal. Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Nonformal. pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan. Pasal 894 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. evaluasi.-218Bagian Kedelapan Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Pasal 891 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan penjaminan mutu pendidikan. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. pendidikan nonformal. . dan pendidikan informal. penjaminan mutu pendidikan. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan. Subbagian Tata Usaha. d. Nonformal. e. dan pendidikan informal. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang penjaminan mutu pendidikan. Pasal 893 Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan terdiri atas: a. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan g.

pemetaan. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pemetaan mutu pendidikan anak usia dini. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan anak usia dini. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penjaminan mutu pendidikan. pendidikan nonformal. Pasal 898 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. g. Pasal 899 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 898. pemetaan mutu pendidikan. dan b. b. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan dasar.-219b. evaluasi. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. dan pendidikan informal. bahan koordinasi. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan dasar. pendidikan nonformal. Nonformal. Subbidang Pemetaan Mutu. evaluasi. d. f. Pasal 897 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. Pasal 896 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini. dan Informal terdiri atas: a. fasilitasi. bahan koordinasi. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. pendidikan nonformal. e. pendidikan nonformal. dan pendidikan informal. pendidikan nonformal. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. c. Subbidang Sistem Informasi. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan pendidikan informal. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan anak usia dini. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan dasar. Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar menyelenggarakan fungsi: a. . (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan.

f. Pasal 902 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program. Pasal 900 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar terdiri atas: a. b.-220c. d. bahan koordinasi. evaluasi. penyusunan program penjaminan mutu pendidikan menengah. pemetaan mutu pendidikan. Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan fungsi: a. g. bahan koordinasi. Subbidang Sistem Informasi. pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan dasar. pemetaan mutu pendidikan dasar. dan b. e. Pasal 903 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 902. evaluasi. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan serta pengembangan dan pengelolaan sistem informasi penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pemetaan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. penjaminan mutu pendidikan. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. Pasal 901 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan. c. penyusunan bahan kebijakan di bidang penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. d. Subbidang Pemetaan Mutu. . pemantauan dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. pemetaan. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan dasar. fasilitasi.

(3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 906 Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan. evaluasi. Pasal 904 Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi terdiri atas: a. dan b. kepegawaian. kerumahtanggaan. dan penyusunan laporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. barang milik negara. Pasal 905 (1) Subbidang Pemetaan Mutu mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis dan program penjaminan mutu pendidikan.-221e. Subbidang Sistem Informasi. Subbidang Pemetaan Mutu. Pasal 881 huruf d. persuratan dan kearsipan. g. pemetaan mutu pendidikan. (2) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan pelaporan pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. dan Pasal 893 huruf e mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masingmasing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan ketatalaksanaan Pusat. keuangan. Pasal 907 (1) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada Pasal 850 huruf e. . pengembangan dan pengelolaan sistem informasi mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. (2) Subbidang Sistem Informasi mempunyai tugas melakukan pengembangan dan pengelolaan sistem informasi serta pemantauan. Pasal 866 huruf d. bahan koordinasi. pemantaun dan evaluasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah. f. dan fasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

d. jenis. pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan evaluasi kegiatan di bidang teknologi pendidikan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan. Pasal 909 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan pengembangan. pengembangan dan pengelolaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. televisi. e. b. pemantauan dan evaluasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. penyusunan kebijakan teknis di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. BAB XIII PUSAT-PUSAT Bagian Pertama Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Pasal 908 (1) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 910 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 909. (5) Tugas. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. c. . multimedia. dan web.-222(4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. film. (2) Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. pembinaan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan.

kearsipan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. dan Film. penyusunan rencana. dan g. d. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. Kelompok Jabatan Fungsional. b. .-223f. c. dan c. barang milik negara. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. Televisi. persuratan. c. Pasal 913 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 912. b. b. dan ketatalaksanaan Pusat. f. Subbagian Rumah Tangga. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. program. kepegawaian. dan anggaran di bidang teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 912 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan persuratan. Subbagian Keuangan. Bidang Pengembangan Jejaring. Pasal 914 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. d. kearsipan. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web. kerumahtanggaan. dan pelaksanaan administrasi Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. dan perpustakaan. pengelolaan keuangan. g. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Pasal 911 Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan terdiri atas: a. pengelolaan kepegawaian. keuangan. dan e. e. Bagian Tata Usaha.

televisi. fasilitasi. perancangan. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. Pasal 916 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan keindahan di lingkungan Pusat. dan film. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. . fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis radio. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan laporan keuangan Pusat. televisi. ketertiban. analisis dan penyempurnaan organisasi. televisi. dan Film menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. pengembangan teknologi. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan film. televisi. mutasi. d. dan g. kearsipan. pertimbangan dan bantuan hukum. dan film. evaluasi. pembelajaran berbasis radio. Televisi. perpustakaan. pengadaan. keprotokolan. dan film. pengembangan. dan Film mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan film. penyiaran dan pengendalian program pembelajaran berbasis radio. dan f.-224Pasal 915 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. Televisi. kebersihan. televisi. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengembangan sistem pembelajaran berbasis radio. televisi. c. serta penyusunan laporan Pusat. keamanan. analisis. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. dan urusan perencanaan. dan film. b. televisi. dan film. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. Pasal 917 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 916. dan film. dan pemberhentian pegawai. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. perbendaharaan. sistem dan prosedur kerja. televisi. evaluasi. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. e. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pemantauan. program dan anggaran serta urusan pembiayaan.

pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. dan Film terdiri atas: a. c. aplikasi dan pengendalian program pembelajaran berbasis multimedia dan web. Televisi. penyusunan bahan kebijakan teknis pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Perancangan dan Produksi. fasilitasi. dan film. d. analisis. pengembangan sistem. perancangan. dan f. dan g. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis radio. (2) Subbidang Penyiaran dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan penyiaran dan pengendalian program. analisis. Pasal 919 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berabasis multimedia dan web. evaluasi. pengembangan sistem pembelajaran berbasis multimedia dan web. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. e. pengembangan teknologi. . dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. Pasal 920 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. televisi. evaluasi. Subbidang Penyiaran dan Pengendalian. dan b. dan produksi program pembelajaran berbasis radio. dan film. perancangan. b. Pasal 921 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 920. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. televisi.-225Pasal 918 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Radio. dan fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan.

analisis. dan produksi program pembelajaran berbasis multimedia dan web. Bidang Pengembangan Jejaring menyelenggarakan fungsi: a. Subbidang Perancangan dan Produksi. pengembangan. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pengkajian dan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Pasal 923 (1) Subbidang Perancangan dan Produksi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Aplikasi dan Pengendalian. perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. d. Pasal 924 Bidang Pengembangan Jejaring mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan b. evaluasi. penyusunan laporan pelaksanaan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. perancangan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. b. Pasal 925 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 924. c. fasilitasi pengembangan dan pendayagunaan teknologi serta pemantauan. e. (2) Subbidang Aplikasi dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan aplikasi dan pengendalian program. fasilitasi. dan g. dan pengelolaan jejaring serta fasilitasi. pemeliharaan dan pengendalian jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. dan penyusunan laporan pengembangan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dan web. dan f. . pemantauan. pengembangan sistem. evaluasi.-226Pasal 922 Bidang Pengembangan Teknologi Pembelajaran Berbasis Multimedia dan Web terdiri atas: a.

pemantauan. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan b. dan perancangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Bagian Kedua Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Pasal 929 (1) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang pengelolaan informasi dan publikasi pendidikan serta hubungan masyarakat. Subbidang Pengkajian dan Perancangan. Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian. fasilitasi. jenis. Pasal 927 (1) Subbidang Pengkajian dan Perancangan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (5) Tugas. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya.-227Pasal 926 Bidang Pengembangan Jejaring terdiri atas: a. (2) Subbidang Pemeliharaan dan Pengendalian mempunyai tugas melakukan pemeliharaan dan pengendalian. . (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. pengkajian. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. pengembangan. Pasal 928 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan penyusunan laporan pengembangan jejaring teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. (2) Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. evaluasi.

Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat menyelenggarakan fungsi: a. c. dan ketatalaksanaan Pusat. . i. media. penyusunan rencana. d. dan anggaran di bidang informasi dan hubungan masyarakat. dan masyarakat. pelaksanaan administrasi Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat. pengelolaan dan pembinaan kearsipan dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan j. publikasi. f. pengumpulan. b. persuratan. kearsipan. dan e. evaluasi dan penyusunan laporan pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat. Pasal 931 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 930. Bidang Pencitraan Publik. pengolahan. Pasal 934 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 933. kerumahtanggaan. program. barang milik negara. kepegawaian. e. Bidang Pengembangan Kemitraan. dan pencitraan pendidikan dan kebudayaan. d. penyusunan kebijakan teknis di bidang informasi dan hubungan masyarakat. keuangan. b. Bagian Tata Usaha.-228Pasal 930 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pengelolaan data dan informasi. pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. c. Pasal 933 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. Kelompok Jabatan Fungsional. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 932 Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat terdiri atas: a. pengembangan kemitraan. Bidang Informasi. h. koordinasi pelaksanaan publikasi kebijakan dan kegiatan strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyajian data dan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan. g. pemberian layanan informasi dan kehumasan bidang pendidikan dan Kebudayaan. publikasi dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan kemitraan dengan lembaga.

keamanan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang informasi pendidikan dan kebudayaan. Bidang Informasi menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan urusan kerumahtangaan dan barang milik negara. perpustakaan. ketertiban. c. Pasal 936 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. dan c. Pasal 935 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. pengadaan. g. Subbagian Keuangan. Pasal 937 Bidang Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis. pengolahan. pengelolaan kepegawaian. dan penyusunan bahan koordinasi kerja sama. d. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. sistem dan prosedur kerja. keprotokolan. pelaksanaan urusan persuratan dan kearsipan. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. serta penyusunan laporan Pusat. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. dan pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. mutasi. Subbagian Rumah Tangga. e. dan pemberhentian pegawai. dan perpustakaan Kementerian. f. perbendaharaan. . dan keindahan di lingkungan Pusat. analisis dan penyempurnaan organisasi. dan laporan keuangan Pusat. kebersihan. dan urusan perencanaan. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. b. pengembangan. Pasal 938 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 937. pengelolaan keuangan. program. penyajian data dan informasi pendidikan serta pengelolaan dan pembinaan arsip. kearsipan. evaluasi. pengumpulan. dan anggaran serta pembiayaan. dokumen.-229b. barang milik negara. pertimbangan dan bantuan hukum.

(2) Subbidang Arsip dan Dokumentasi mempunyai tugas melakukan pengelolaan dan penyusunan bahan pembinaan arsip dan dokumen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. pengembangan. Pasal 939 Bidang Informasi terdiri atas: a. e. dan pengelolaan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengembangan kemitraan. Pasal 942 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 941. media. pengolahan. Pasal 941 Bidang Pengembangan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Integrasi Informasi. dan masyarakat. penyusunan bahan informasi Kementerian dalam pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. dan fasilitasi kemitraan dengan lembaga negara. dan masyarakat. pengelolaan arsip dan dokumentasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b. pengumpulan. Subbidang Perpustakaan. (3) Subbidang Perpustakaan mempunyai tugas melakukan perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan c. Subbidang Arsip dan Dokumentasi. b. Pasal 940 (1) Subbidang Integrasi Informasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. c. c. f. d. Bidang Pengembangan Kemitraan menyelenggarakan fungsi: a.-230b. pengumpulan dan pengolahan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. media. dan masyarakat. media. penyusunan rencana pengembangan kemitraan dengan lembaga negara. penyusunan bahan pembinaan kearsipan dan dokumen di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyajian data dan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. penyajian dan layanan informasi bidang pendidikan dan kebudayaan. pengelolaan .

rencana pengembangan. d. Pasal 946 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 945. dan c. rencana pengembangan. (2) Subbidang Kemitraan Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. analisis dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan melalui media. bahan informasi. . pengumpulan dan pengolahan aspirasi masyarakat. Pasal 944 (1) Subbidang Kemitraan Lembaga Negara mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. publikasi di bidang pendidikan serta pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. koordinasi. Pasal 945 Bidang Pencitraan Publik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. e. Subbidang Kemitraan Lembaga Negara. dan masyarakat. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat. bahan informasi. Subbidang Kemitraan Media. koordinasi. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 943 Bidang Pengembangan Kemitraan terdiri atas: a. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan di lingkungan Kementerian. bahan informasi. dan fasilitasi pelaksanaan kemitraan dengan media. c. penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pencitraan publik. kajian aspirasi masyarakat. dan e. Bidang Pencitraan Publik menyelenggarakan fungsi: a. koordinasi. penyusunan tanggapan terhadap pengaduan masyarakat.-231d. rencana pengembangan. (3) Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Kemitraan Lembaga Masyarakat. media. koordinasi pelaksanaan kemitraan dengan lembaga negara. b.

dan c. Subbidang Publikasi. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. jenis. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 949 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan penyusunan bahan informasi di bidang pendidikan dan kebudayaan melalui media. Subbidang Pengelolaan Konten Media. (3) Subbidang Publikasi mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. (2) Subbidang Pengelolaan Konten Media mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat. (5) Tugas.-232Pasal 947 Bidang Pencitraan Publik terdiri atas: a. pengolahan. koordinasi dan penyusunan bahan publikasi di bidang pendidikan dan kebudayaan dan pencitraan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan penyusunan tanggapan aspirasi masyarakat di bidang pendidikan dan kebudayaan. analisis. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pasal 948 (1) Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. . pengumpulan. b.

Bidang Data Peserta Didik . Pasal 951 Pusat Data dan Statistik Pendidikan mempunyai pengelolaan data dan statistik pendidikan. c. tugas melaksanakan . (2) Pusat Data dan Statistik Pendidikan dipimpin oleh seorang Kepala. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data dan statistik pendidikan. b. persuratan. pelaksanaan administrasi Pusat Data dan Statistik Pendidikan. kerumahtanggaan. kepegawaian. Pasal 952 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 951. Kelompok Jabatan Fungsional. pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. dan e. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik. c. Pendidik. dan Tenaga Kependidikan. kearsipan. Bagian Tata Usaha. Pasal 954 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. penyusunan kebijakan teknis pengelolaan data dan statistik pendidikan. d. dan e. keuangan. b. d. dan ketatalaksanaan Pusat. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. Pasal 953 Pusat Data dan Statistik Pendidikan terdiri atas: a. Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran. Pusat Data dan Statistik Pendidikan meyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan.-233- Bagian Ketiga Pusat Data dan Statistik Pendidikan Pasal 950 (1) Pusat Data dan Statistik Pendidikan adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang data dan statistik pendidikan.

dan urusan perencanaan. dan anggaran serta urusan pembiayaan. c. dan g. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. Subbagian Keuangan. pengembangan. dan jalur pendidikan. jenjang. b. koordinasi. pengadaan. program. ketertiban. kearsipan. program. evaluasi. Pasal 957 (1) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. (2) Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan urusan analisis jabatan. perpustakaan. pendidik. Subbagian Rumah Tangga. keamanan. Pendidik. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan dan barang milik negara. pertimbangan dan bantuan hukum. Subbagian Tata Laksana dan Kepegawaian. analisis dan penyempurnaan organisasi. fasilitasi dan pengelolaan data dan statistik peserta didik. pengelolaan kepegawaian. dan c. penyusunan bahan koordinasi kerja sama. dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. e. perbendaharaan. pelaksanaan urusan persuratan. dan tenaga kependidikan tiap satuan pendidikan pada semua jenis. Pasal 958 Bidang Data Peserta Didik. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. kebersihan. mutasi. dan pemberhentian pegawai serta penyusunan laporan Pusat. . dan keindahan di lingkungan Pusat. dan laporan keuangan Pusat. penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan kajian hukum. (3) Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana. f. barang milik negara. sistem dan prosedur kerja. dan anggaran di bidang data dan statistik pendidikan. pengelolaan keuangan. kearsipan. Pasal 956 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. keprotokolan. penyusunan rencana. dan perpustakaan.-234Pasal 955 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 954. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. d. b.

dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan integrasi serta pengelolaan data pendidik dan tenaga kependidikan pada semua jenis. penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data peserta didik. dan Tenaga Kependidikan terdiri atas: a. jenjang. jenjang. pelaksanaan kompilasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik. validasi dan integrasi data peserta didik. kompilasi. Bidang Data Peserta Didik. dan fasilitasi pengelolaan data. dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan fungsi: a. dan jalur pendidikan. pendidik. c. Pendidik. pendidik. koordinasi. dan jalur pendidikan. b. fasilitasi. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. jenjang. jenjang. dan jalur pendidikan. Pasal 960 Bidang Data Peserta Didik. validasi. dan jalur pendidikan. koordinasi. dan d. jenjang. . penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data peserta didik. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. dan fasilitasi pengelolaan data. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pasal 961 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Peserta Didik mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan tenaga kependidikan setiap satuan pendidikan pada semua jenis. koordinasi. dan jalur pendidikan. jenjang. kompilasi. pendidik.-235Pasal 959 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 958. dan integrasi serta pengelolaan data peserta didik pada semua jenis. dan tenaga kependidikan pada semua jenis. jenjang. Pasal 962 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pendidik. validasi. pengelolaan data peserta didik. dan jalur pendidikan. dan b. pendidik. dan pengelolaan data dan statistik data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. dan jalur pendidikan.

Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran menyelenggarakan fungsi: a. statistik pendidikan. dan jalur pendidikan. Pasal 964 Bidang Data Satuan Pendidikan dan Proses Pembelajaran terdiri atas: a. pelaksanaan kompilasi. d. kompilasi.-236Pasal 963 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 962. Pasal 966 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. (2) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan jalur pendidikan. dan jalur pendidikan. jenjang. dan jalur pendidikan. koordinasi. dan integrasi serta pengelolaan data satuan pendidikan pada semua jenis. dan fasilitasi pengelolaan data. dan fasilitasi pengelolaan data. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan. dan integrasi serta pengelolaan data proses pembelajaran pada semua jenis. Pasal 965 (1) Subbidang Validasi dan Integrasi Data Satuan Pendidikan mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. b. penyusunan bahan koordinasi dan fasilitasi pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. validasi. dan jalur pendidikan. jenjang. jenjang. pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. . penyusunan bahan kebijakan teknis pengelolaan data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. jenjang. c. kompilasi. Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik menyelenggarakan fungsi: a. dan integrasi data satuan pendidikan dan proses pembelajaran pada semua jenis. validasi. koordinasi. Subbidang Validasi dan Integrasi Data Proses Pembelajaran. Pasal 967 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 966. penyusunan bahan kebijakan teknis pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. jenjang. validasi. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan. dan jalur pendidikan. dan b.

dan pemberian layanan data serta koordinasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan tinggi. dan Informal. Nonformal. (2) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. Dini. penyusunan statistik pendidikan. statistik pendidikan. (2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. pendidikan nonformal. e. c. dan koordinasi dan fasilitasi penyusunan program pelayanan data dan statistik pendidikan. pendayagunaan data dan statistik pendidikan. Pendidikan Anak. dan Informal mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. d. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Tinggi. Pasal 968 Bidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik terdiri atas: a.-237b. dan pendidikan informal. dan pemberian layanan data serta koordinasi dan fasilitasi pendayagunaan dan pelayanan data dan statistik pendidikan dasar dan pendidikan menengah. (5) Tugas. pemberian layanan data dan statistik pendidikan. pendidikan anak usia dini. Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah. Pasal 970 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Usia. Pendidikan Anak Usia Dini. statistik pendidikan. Nonformal. jenis. Pasal 969 (1) Subbidang Pendayagunaan dan Pelayanan Data dan Statistik Pendidikan Dasar dan Menengah mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. pendayagunaan dan . (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. dan b.

pemantauan . keuangan. Bidang Data dan Informasi. dan pelaporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi . Pasal 974 Pusat Arkeologi Nasional terdiri atas: a. (2) Pusat Arkeologi Nasional dipimpin oleh seorang Kepala. Pusat Arkeologi Nasional menyelenggarakan fungsi: a. barang milik negara. c. c. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. kepegawaian. f. persuratan dan kearsipan. g. penyusunan kebijakan teknis di bidang penelitian arkeologi. Pasal 972 Pusat Arkeologi Nasional mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis dan penelitian di bidang arkeologi. yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri melalui Sekretaris Jenderal. dan ketatalaksanaan Pusat. dan d. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi.-238Bagian Ke Empat Pusat Arkeologi Nasional Pasal 971 (1) Pusat Arkeologi Nasional adalah unsur pelaksana tugas Kementerian di bidang arkeologi. Pasal 973 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 972. e. pengumpulan. Kelompok Jabatan Fungsional Pasal 975 Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan. penyusunan . Bidang Program dan Kerja Sama. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. evaluasi. pelaksanaan administrasi Pusat Arkeologi Nasional . d.pengolahan dan penyajian data dan informasi di bidang arkeologi. h. kerumahtanggaan. Bagian Tata Usaha b. b. dan i. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi.

pelaksanaan urusan kepegawaian.-239Pasal 976 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 975. g. f. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. . penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang program dan kerja sama. pelaksanaan urusan ketatalaksanaan. g. (2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan persuratan. d. pelaksanaan urusan perencanaan. pelaksanaan konservasi dan arkeometri. dan ketatalaksanaan. pelaksanaan urusan keuangan. Pasal 977 Bagian Tata Usaha terdiri atas: a. b. f. dan b. kebersihan. pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. keamanan. penyusunan program penelitian di bidang arkeologi. pelaksanaan urusan persuratan. keuangan. pelaksanaan penyusunan laporan Pusat. Pasal 979 Bidang Program dan Kerja Sama mempunyai tugas melaksanakan penyusunan bahan kebijakan teknis. pemantauan dan evaluasi program dan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. pengelolaan barang milik negara. Bidang Program dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. fasilitasi serta kerja sama di bidang penelitian arkeologi. Pasal 978 (1) Subbagian Kepegawaian dan Keuangan melakukan urusan perencanaan. fasilitasi pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. kearsipan. dan perpustakaan. b. keindahan. dan h. e. c. dan h. Subbagian Rumah Tangga. pelaksanaan urusan kerumahtanggaan. perpustakaan dan pengelolaan barang milik negara serta penyusunan laporan Pusat. keprotokolan. ketertiban. kepegawaian. pelaksanaan konservasi dan arkeometri di bidang arkeologi. e. pelaksanaan kerja sama penelitian di bidang arkeologi. Pasal 980 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 979. program. d. penyusunan laporan pelaksanaan penelitian di bidang arkeologi. Subbagian Kepegawaian dan Keuangan. c. kearsipan.

. (2) Subbidang Informasi mempunyai tugas melakukan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. Pasal 984 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 983. Pasal 985 Bidang Data dan Informasi terdiri atas: a. pelaksanaan konservasi dan arkeometri serta fasilitasi dan penyusunan laporan hasil penelitian di bidang arkeologi. (2) Subbidang Kerja Sama mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. Pasal 987 (1) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan b. publikasi hasil penelitian di bidang arkeologi. dan kerja sama di bidang penelitian di bidang arkeologi. Bidang Data dan Informasi menyelenggarakan fungsi: a. dan c.-240Pasal 981 Bidang Program dan Kerja Sama terdiri atas: a. dan b. Subbidang Data. b. program. Pasal 983 Bidang Data dan Informasi mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan. Pasal 986 (1) Subbidang Data mempunyai tugas melakukan pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. fasilitasi. penyajian data dan informasi hasil penelitian di bidang arkeologi. pengolahan. pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian di bidang arkeologi. Subbidang Informasi. Subbidang Kerja Sama Pasal 982 (1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyusunan bahan kebijakan teknis. dan penyajian data dan informasi serta publikasi hasil penelitian arkeologi. Subbidang Program.

jenis. Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan. . (5) Tugas. dan e. Pasal 990 Staf Ahli terdiri atas: a. Direktorat Jenderal. b. (2) Staf Ahli Bidang Sosial dan Ekonomi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah sosial dan ekonomi pendidikan. (4) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja. Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen.-241(2) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri atas sejumlah jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang kegiatannya. dan jenjang fungsional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan. Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan. Staf Ahli Bidang Hukum. dan Inspektorat Jenderal. c. d. Pasal 991 (1) Staf Ahli Bidang Hukum mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah hukum. Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional. Badan. yang tidak menjadi bidang tugas Sekretariat Jenderal. (3) Kelompok Jabatan Fungsional dimaksud dalam ayat (1) dipimpin oleh tenaga fungsional sebagai koordinator yang ditunjuk oleh dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat. Pasal 989 Staf Ahli mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri mengenai masalah tertentu sesuai bidang keahliannya. BAB XIV STAF AHLI Pasal 988 Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang selanjutnya dalam Peraturan Menteri ini disebut Staf Ahli berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepala Seksi.a.Inspektur Jenderal.a. dan Kepala Pusat adalah jabatan struktural eselon II. dan Kepala Badan adalah jabatan struktural eselon I. Sekretaris Direktorat Jenderal. (4) Kepala Bagian. Direktur Jenderal. dan Kepala Subbidang adalah jabatan struktural eselon IV. .b atau serendahrendahnya eselon II.Kepala Subdirektorat. BAB XVI TATA KERJA Pasal 994 Setiap satuan kerja membantu pimpinan organisasi dalam melaksanakan tugas di bidang tugasnya masing-masing sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri. Staf Ahli secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal. Pasal 992 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 990 dan Pasal 991. Sekretaris Inspektorat Jenderal. (5) Staf Ahli Bidang Budaya dan Psikologi Pendidikan mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah budaya dan psikologi pendidikan. (4) Staf Ahli Bidang Organisasi dan Manajemen mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah organisasi dan manajemen.a.a.-242(3) Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional mempunyai tugas memberikan telaahan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai masalah kerja sama internasional. (5) Kepala Subbagian. BAB XV ESELONISASI Pasal 993 (1) Sekretaris Jenderal. (2) Staf Ahli Menteri adalah jabatan struktural eselon I. dan Kepala Bidang adalah jabatan struktural eselon III. Sekretaris Badan. (3) Kepala Biro.a.

Pasal 999 Setiap laporan yang diterima oleh pemimpin satuan organisasi dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan. Pasal 998 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk. Pasal 1001 Dalam melaksanakan tugasnya setiap pemimpin satuan organisasi dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan masing-masing wajib mengadakan rapat berkala. Pasal 996 Setiap pemimpin satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masingmasing dan bila terjadi penyimpangan agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. setiap satuan kerja wajib menerapkan prinsip koordinasi. dan sinkronisasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dengan instansi di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Pasal 997 Setiap pemimpin satuan organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertanggung jawab memimpin dan mengoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan. bertanggung jawab kepada atasannya masing-masing. integrasi. Pasal 1000 Dalam menyampaikan laporan masing-masing kepada atasan.-243Pasal 995 Dalam melaksanakan tugas. . tembusan wajib disampaikan pula kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja. dan menyampaikan laporan secara berkala tepat pada waktunya.

-244BAB XVII KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 1002 Rincian tugas masing-masing unit kerja eselon I sebagai penjabaran tugas dan fungsi dalam Peraturan Menteri ini ditetapkan lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. BAB XIX KETENTUAN PENUTUP Pasal 1004 Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini. (2) Penyesuaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan selambatlambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkannya Peraturan Menteri ini. masih tetap dilaksanakan sampai dengan ditetapkannya organisasi dan tata kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan ketentuan pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Menteri ini. Pasal 1005 Perubahan atas susunan organisasi dan tata kerja menurut Peraturan Menteri ini. . ditetapkan oleh Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan kebudayaan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional dinyatakan tidak berlaku. BAB XVIII KETENTUAN PERALIHAN Pasal 1003 (1) Semua tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional.

TTD.-245Pasal 1006 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.S.. Dr. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. AMIR SYAMSUDIN BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 NOMOR 257 Salinan sesuai dengan aslinya. A.H.H. M.. Agar setiap orang mengetahuinya. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. TTD. DFM NIP 196108281987031003 . Pangerang Moenta. TTD. MOHAMMAD NUH Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 2 Maret 2012 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

-246- .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful