Anda di halaman 1dari 20

LOCOMOTION

Oleh: Cherelia Dinar P.A., S.Ked G9911112036 Nugroho Jati Dwi N.L., S.Ked G9911112109 Nursanti S., S.Ked G9911112116 Titis Ummi Nur J., S.Ked G9911112135 Yusuf Allan P., S.Ked G9911112148 Click to edit Master subtitle style Shaumy Saribanon, S.Ked G9911112129 Rheza Setiawan, S.Ked G99121037

Kepaniteraan Klinik SMF Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik 1/4/13

Pendahuluan

1/4/13

Bergerak sifat dasar dari mahluk hidup. Manusia memiliki kemampuan daya gerak yang tinggi. Merangkak, berjalan, berlari, berjingkrak dan melompat pola koordinasi genetis Menari dan Olah raga merupakan hasil perkembangan pola kebudayaan. Manusia butuh bertahun2 untuk 1/4/13 berkembang.

Asal usul dari daya gerak pergerakan janin di rahim sejak usia 2 bulan kehamilan. Saat lahir, bayi mengalami tantangan gaya gravitasi tiga kali lebih besar dari dalam rahim. Dengan otot yang lemah namun tubuh yang berat (sekitar 3-4 kg), pergerakan nenonatus terbatas hanya pada kaki dan tangan. Menggerakkan dada dan kepala jauh lebih sulit. Tidak kurang dari 5 bulan 1/4/13

Fungsi dari daya gerak

1/4/13

Daya gerak tidak hanya mampu menhindarkan diri dari predator, namun mampu untuk memnjelajahi dunia. Barang-barang dan orang lain dapat terjangkau untuk disentuh, dipegang dan digerakkan. Daya gerak memberikan kekuasaan dan tindakan atas kesadaran sendiri, berpisah dari pengasuh, dan pandangan baru terhadap dunia yang dipercayai para peneliti telah 1/4/13 mengubah pandangan seorang bayi

Perubahan pandangan tentang perkembangan dari berjalan

1/4/13

1/4/13

1/4/13

1/4/13

Saat ini, hampir semua peneliti perkembangan setuju bahwa perkembangan sistem saraf mempunyai peran penting dalam kemampuan berjalan, tetapi banyak perkembangan sistem lain yang mempengaruhi pertumbuhan bayi.

Untuk dapat berdiri di atas dua kaki kecil dan menyangga tubuh yang berat adalah hal yang sulit.

Dengan dicapainya tiap tanda-tanda pertumbuhan gerak , bayi telah mengembangkan kontrol postur lebih lanjut untuk mempertahankan tubuh dan kepala dengan kaki.

1/4/13

Kontrol tubuh multisegmen

1/4/13

Berjalan melibatkan banyak segmen dari tubuh.


Tiap segmen ini memiliki ciri khas fisik yang unik yang mempengaruhi perilaku gerak bayi.

1/4/13

Pembekuan derajat kebebasan Pembekuan sistem rigid secara biomekanikal, dimana kepala-leherbadan bergerak sejajar dan tangan yang diangkat dan tidak bergerak.

Saat bayi berjalan, memindahkan berat tubuh dari kaki yang satu ke kaki lainnya, gaya memutar tercipta. pembekuan derajat kebebasan dapat menyederhanakan tugas dan mengurangi gaya.

Dengan latihan, bayi dapat memiliki 1/4/13 beberapa kebebasan, dan dapat

Jadi, walaupun bayi sudah melangkah untuk pertama kali, butuh bertahun2 untuk memanfaatkan dinamika tubuh.

Dimensi tubuh bayi berubah secara dramatis, khususnya dalam dua tahun pertama kehidupan tantangan perkembangan untuk bayi yang harus menyesuaikan perilaku lokomotor mereka terhadap perubahan fisik.

1/4/13

Later-emerges kemampuan lokomotor

1/4/13

Selain merangkak dan berjalan, manusia memiliki empat pola umum lainnya gerak (Clark & Whitall, 1989). Berjalan diduga muncul karena pertama terutama untuk sifat simetris yang memberikan stabilitas yang melekat. Runnig emerges, dan sekali lagi adalah pola simetris dengan koordinasi interlimb yang sama (yaitu, alternatif bilateral di mana langkah kaki satu kaki ini terjadi pada 50 persen dari siklus kaki lain). Kedua gaits berbeda 1/4/13

Kesimpulan

1/4/13

Seperti halnya dengan semua kemampuan, kognitif atau motor, anak-anak lebih mampu menyesuaikan gerak mereka untuk berbagai konteks dengan bertambahnya pengalaman. Melalui masa kanak-kanak, kemampuan lokomotor yang dikombinasikan dengan pola pergerakan lain seperti melempar dan mencolok. Bentukbentuk budaya spesifik gerak juga mengembangkan di awal masa 1/4/13 kanak-kanak akhir. Misalnya, anak-

Terima Kasih

1/4/13