TUGAS PENGANTAR EKONOMI MAKRO

Nama : LIA PIPIT SUHARMI, S.Si

Dosen : dra. TITIK SULISTYOWATI, MM

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI YAPAN SURABAYA 16 SEPTEMBER 2012

Si SOAL : 1. Pendapatan Nasional b.105 triliun. Subsidi Perusahaan 2.120 triliun.Pengantar Ekonomi Makro . S. konsumsi sebesar Rp.Lia Pipit Suharmi. Pada tingkat Pendapatan Nasional per tahunnya sebesar Rp. Pengeluaran Konsumsi c. BEP (Break Even Point) tercapai pada tingkat pendapatan nasional berapa ? 5. b. Produk Domestik Bruto dengan Produk Nasional Bruto b. konsumsi sebesar Rp. Susunlah sebuah kerangka perkiraan pendapatan dan produk nasional lengkap dengan semua pos-posnya. Ditanya : 1. Carilah fungsi konsumsinya 2.130 triliun.75Y Berdasarkan data di atas. hitunglah fungsi saving masyarakat tersebut. Transfer Perusahaan e. Tunjukkan apakah yang membedakan antara : a. Berilah definisi istilah-istilah ekonomi berikut : a. Pengeluaran Investasi d. Pendapatan Nasional atas Biaya Faktor dengan Pendapatan Nasional atas Harga Pasar 3.Si 1 .100 triliun.Lia Pipit Suharmi. Pengantar Ekonomi Makro . 4. Pada tingkat Pendapatan Nasional per tahunnya sebesar Rp. a. S. Fungsi konsumsi suatu masyarakat mempunyai persamaan C = 40 + 0.

Stok barang modal adalah jumlah barang modal dalam suatu perekonomian pada saat tertentu.com/2012/06/15/pendapatan-nasional-ii) d. dimana Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor produksi yang digunakan untuk memproduksikan barang dan jasa dalam suatu tahun tertentu (Sukirno. Pengertian berbeda dituliskan dengan huruf besar P dan N. Pendapatan nasional atau national income adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh masyarakat atau pemilik faktor produksi suatu negara selama kurun waktu tertentu. 3) Perubahan nilai barang cadangan sebagai akibat perubahan jumlah maupun harga pada tahun itu. Termasuk dalam pengertian pengeluaran investasi ini adalah: 1) Pembelian bensin. S. Pengantar Ekonomi Makro . peralatan pabrik dan barang modal lain yang akan digunakan dalam proses produksi (jadi tidak untuk diperdagangkan). S. pabrik dan semua jenis konstruksi baru pada tahun yang sama. Definisi : a.Lia Pipit Suharmi. p36). 2008. b.shvoong. Contoh: bantuan perusahaan kepada lembaga-lembaga social/korban bencana alam.Si 2 . Pendapatan nasional Pendapatan nasional dapat diartikan sebagai nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara (Sukirno. p36). Pengeluaran Investasi Pengeluaran investasi merupakan pengeluaran-pengeluaran yang meningkatkan stok barang modal.Lia Pipit Suharmi. Transfer Perusahaan Dalam arti luas transfer perusahaan adalah produk atau jasa yang ditransfer antar pusat pertanggung jawaban dalam perusahaan. pengeluaran investasi hanya menyangkut pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. sehingga investasi selalu berupa penambahan barang modal riil pada stok barang modal yang sudah ada. c. biasanya digunakan ukuran waktu 1 tahun (http://id. (http://andreasutomo. Secara khusus. penghapusan piutang perusahaan.Si JAWABAN : 1.com/social-sciences/economics/2174728-pengertianpendapatan-nasional). 2) Pembuatan rumah. atau suatu kegiatan untuk memindahkan sejumlah dana/produk/jasa tertentu sesuai dengan perintah si pemberi amanat yang ditujukan untuk keuntungan seseorang yang ditunjuk sebagai penerima transfer.wordpress. 2008. Pengeluaran Konsumsi Meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa yang langsung dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.Pengantar Ekonomi Makro . Jadi Transfer Perusahaan meliputi semua pengeluaran perusahaan kepada sektor swasta dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. Jadi pengeluaran konsumsi yaitu pengeluaran total untuk memperoleh barangbarang dan jasa dalam suatu perekonomian dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun).

Rp............ Rp..... Pengeluaran Konsumsi Pengeluaran Infestasi Pengeluaran Pemerintah Ekspor Netto Rp.. Sehingga Produk Domestik Bruto hanya menghitung total produksi dari suatu negara tanpa memperhitungkan apakah produksi itu dilakukan dengan memakai faktor produksi dalam negeri atau tidak.... .......... Pengantar Ekonomi Makro ...... kedua faktor tersebut beda dari segi asal usul barang dan jasa yang dihitung secara total... Rp.. mesin-mesin dan perlengkapannya... .. dan laba (Yp)........ bunga (Yi)..Lia Pipit Suharmi.. . .......Lia Pipit Suharmi............... kerusakan aktiva tetap perusahaan yang tidak terduga dalam perkiraan pendapatan nasional.......Si 3 .. Pendapatan Nasional atas Biaya Faktor dengan Pendapatan Nasional atas Harga Pasar Pendapatan Nasional atas Harga Pasar apabila penghitungan nilai barang itu didasarkan kepada harga yang dibayar oleh pembeli... S.. ....Pengantar Ekonomi Makro ...... jadi Pendapatan Nasional atas Biaya Faktor berasal dari total upah dan gaji (Yw). Y at faktor = Yw + Yr + Yi + Yp 3 Upah dan Gaji (Yw) Sewa (Yr) Bunga (Yi) Laba (Yp) PENDAPATAN NASIONAL ATAS DASAR BIAYA FAKTOR PRODUKSI + Transfer Perusahaan + Pajak Tidak Langsung ........ ......... . b........ Produk Domestik Bruto dengan Produk Nasional Bruto Produk Domestik Bruto memasukkan pendapatan faktor produksi dari luar negeri yang bekerja di negara tersebut. Rp. .............. 2.. Rp.. Sebaliknya......... Rp.. Rp..Si e..... S.. Pendapatan Nasional atas Biaya Faktor bergantung kepada faktor-faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang tersebut. PRODUK NASIONAL ATAS DASAR HARGA PASAR __________ Rp..Subsidi + Penyusutan PENDAPATAN NASIONAL ATAS DASAR HARGA PASAR PERKIRAAN PENDAPATAN DAN PRODUK NASIONAL Rp.. ..... ...... .. Produk Nasional Bruto memperhatikan asal usul faktor produksi yang digunakan............. Rp.... Penyusutan terhadap bangunan-bangunan. Subsidi Perusahaan Subsidi/bantuan yang diberikan sebagai pengurang terhadap angka pendapatan nasional at factor cost untuk memperoleh angka pendapatan at market price. .............. . Rp.... ...... Rp.... ... Rp... sewa (Yr). Rp....... Yang membedakan antara : a.... Jadi.........

konsumsi sebesar Rp.100 120 = 0.Lia Pipit Suharmi.8Y = 15. BEP (Break Even Point) Y=C Saat a Ya = Ca Y = 15.120 triliun.8) 105 + 0.2 Y = 78 Jadi BEP tercapai pada tingkat pendapatan Rp.75 0.105 120 . 100 triliun Ca+1 = Yb = Rp.Ca = 130 . konsumsi sebesar Rp.75 + 0.92 = 0.75 Jadi BEP tercapai pada tingkat pendapatan Rp.130 triliun.75 triliun per tahun Saat b Yb = Cb Y = 15.95 Ya 105 Cb APCb = Yb ΔC MPC = ΔY = Ya+1 .6 + 0.Ya = 130 Ca+1 .Pengantar Ekonomi Makro .Si 4 . fungsi konsumsi Ca = (APCa – MPC) Ya + MPC Y = (0.75 + 0.Si 4. 120 triliun Perhitungan dalam triliun rupiah : Ca 100 APCa = = = 0. b.75/0.Cb Cb . S. Fungsi Konsumsi Diketahui : Ya = Rp.95 – 0. 130 triliun Ya+1 = Cb = Rp.2 Y = 78.8Y 2.6 + 0.Lia Pipit Suharmi.8Y = 15.8Y fungsi konsumsi Cb = (APCb – MPC) Yb + MPC Y = (0.92 – 0.8 Y Y – 0. a.8Y = 15. S. 78.8) 130 + 0. 78 triliun per tahun Pengantar Ekonomi Makro .2Y = 15.75 Y = 15.100 triliun. Pada tingkat Pendapatan Nasional per tahunnya sebesar Rp.8Y = 15. Pada tingkat Pendapatan Nasional per tahunnya sebesar Rp.Ca = Yb . 1.6 Y = 15.8 Jadi.6/0.8 Y Y – 0. 105 triliun Ca = Rp.6 0.2Y = 15.105 triliun.

Lia Pipit Suharmi.75Y) = Y – 40 – 0.75Y Ditanya fungsi saving (S) Y=S+C S=Y–C = Y – (40 + 0.Si 5. Diketahui C = 40 + 0.Pengantar Ekonomi Makro .Lia Pipit Suharmi. S.75)Y – 40 = 0.25Y – 40 *** Pengantar Ekonomi Makro . S.25Y – 40 Jadi fungsi saving : S = 0.75Y = (1-0.Si 5 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful