Anda di halaman 1dari 25

Aplikasi Metode Magnetik

Teori Dasar
Parameter yang diukur : Medan Magnet (B) Parameter yang dicari :

Susceptibilitas ()
Kemampuan suatu benda untuk termagnetisasi dengan cara melakukan perubahan dan pergeseran spin (arah orbitalnya)

Medan Magnet

Vektor medan magnet bumi

Susceptibilitas batuan

Magnetomet er

Peaks magnetic

Aplikasi Magnetik Mencari singkapan candi (benda dalam lingkungan


arkeologi) Mendeteksi keberadaan pipa logam Memetakan struktur pondasi pelabuhan

Candi Kedulan
Terletak di dusun kedulan. Tortomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta koordinat : Lintang Utara 07.44.33,7 Bujur Timur 110.28.11,1

Singkapan Candi

Terdiri dari batu andesit dan tertimbun oleh pasir

Diduga terdapat pipa irigasi yang melintas ada arah Utara Selatan

Interpretasi dan analisis


Pada area yang memiliki suscepbilitas tinggi

di duga pada daerah tersebut memiliki anomali medan magnet.


metode magnetik dapat digunakan untuk :
menentukan batas area benda arkeologi yang tersingkap menentukan letak pipa besi irigasi yang etrsingkap

Menentukan batas pipa saluran air, tanki yang terkubur dan batas pengukuran
Dari kontur magnetik, terdapat anomaly magnetik yang

menarik.
Pada grafik magnetik terlihat perbedaan anomaly magnetik

antara pipa saluran air, Tanki yang terkubur dan Batas pengukuran.
Pada tangki terkubur terlihat anomali magnetik lebih besar

dibanding pipa saluran air.

Anomaly Terlihat

Intepreta si

King Herod, Caesaria Maritimia, Israel, dengan menggunakan Metode Magnetik


pondasinya yang sangat besar (>300 m3) yang

terbuat dari hydraulic concrete.


Digunakanlah metode magnetik untuk memetakan

struktur pondasi pelabuhan ini.


Objek utama dari survey geologi ini adalah hydraulic

concrete yang diharapkan mampu memberikan kontras untuk deteksi magnetik.

Ballast mounds
Peta magnetik mengungkap bahwa adanya beberapa

anomaly magnetik di daerah laut pelabuhan Herod.


Yang paling menonjol adalah adanya anomali magnetik

yang berbentuk seperti cincin yang terdapat di 100 meter arah barat mole bagian selatan (Figure 3A, 5).
Struktur tersebut terbuat dari bermacam jenis batuan,

antara lain sandstone bedrock, limestone, volcanic dan banyak terdapat granite gneissic non-lokal.
Anomali magnetik seperti cincin ini berasal dari batuan beku

magnetite-rich dan metamorphic dengan lapisan yang telah rusak.

Kesimpul an
Metode magnetik dapat diaplikasikan pada

lingkungan.
Metode magnetik dapat digunakan untuk :
mendeteksi singkapan benda arkeologi. menetukan keberadaan pipa saluran air, tanki yang terkubur

dan batas pengukuran. memetakan struktur dari struktur concrete yang terkubur dalam lingkungan arkeologi marine.

Referen si