METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN Pembangunan Lanjutan Lantai 2 Ruang Belajar Upt Bpkb Bali DI JL.

GURITA SESETAN DENPASAR SELATAN

I. UMUM Metode pelaksanaan pekerjaan sangat berperan dalam suatu proyek konstruksi. Penggunaan metode yang tepat, praktis, cepat dan aman sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan, sehingga target waktu, biaya dan mutu sebagaimana diterapkan dapat tercapai. II. LOKASI PEKERJAAN Pekerjaan yang dilaksanakan pada pekerjaan ini adalah Pekerjaan Pembangunan Lanjutan Lantai 2 Ruang Belajar UPT BPKB Bali. UPT BPKB Bali terletak di Jalan Gurita, Sesetan – Denpasar Selatan III. LINGKUP PEKERJAAN Sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga, maka dapat diketahui lingkup pekerjaan yang dilaksanakan pada pekerjaan ini terdiri dari: a. PEKERJAAN GALIAN DAN URUGAN Pek. Galian Tanah Pondasi Kanofi Pek. Urugan Tanah Kembali Kanofi Pek. Urugan Tanah Peninggian Lantai Kanofi Pek. Urugan Pasir Bawah Lantai Kanofi Pek. Urugan Pasir Bawah Pondasi Kanofi b. PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN Pek. Pas. Batu Kosong Kanofi Pek. Pas. Batu Kali Kanofi ( 1 : 5 ) Pek. Pas. Batu Bata ( 1 : 5 ) Pek. Plesteran Tembok ( 1 : 5 ) Pek. Plesteran Pepalihan Kolom ( 1 : 2 ) Pek. Plesteran Pepalihan Tembok ( 1 : 2 ) Pek. Acian

1

c. PEKERJAAN BETON Pek. Beton Kolom 30/45 Cm Ka Fe : 178 kg/m³ Pek. Beton Kolom Kanofi 20/20 Fe : 220 kg/m³ Pek. Beton Kolom Praktis 15/15 Fe : 162 kg/m³ Pek. Beton Ring Balok 15/20 Fe : 129 kg/m³ Pek. Beton Balok Latai/Atas Kusen15/20Fe:129kg/m³ Pek. Beton Ring Kanofi 15/20 Fe : 129 kg/m³ Pek. Beton Sloof Kanofi 20/35 Fe : 169 kg/m³ Pek. Beton Rabat Kanofi ( 2:3:5) d. PEKERJAAN ATAP Pek. Baja Ringan Pek. Kap Expose Kamper Pada Kanofi Pek. Usuk Expose Kamper Pada Kanofi Pek. Reng Kamper Pada Kanofi Pek. Teakwood diatas Usuk Expose Pada Kanofi Pek. Lisplank Kamper Pek. Tatab Kamper Pas. Atap Genteng Plentong Pas. Genteng Bubungan Plentong Pas. Ikut Teledu Pas. Menur/Bentala Pas. Glas Blok e. PEKERJAAN PLAFOND Pek. Plapond Kalsiboard Rangka Usuk Kamper Pek. List Plapond Gypsum f. PEKERJAAN LANTAI Pas. Keramik Lantai (30x30) Pas. Keramik Plin (10x30) Pas. Keramik Lantai Km/Wc (30x30) Pas. Keramik Dinding Km/Wc (10x30)

2

g. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN JENDELA Pek. Kusen Pintu Pek. Daun Pintu Panil Di Ukir Pek. Daun Plyawood Aluminium Pek. Daun Jendela Kaca Pek. Kaca Mati Pek. Ram Di Ukir Pek. Reling Tangga h. PEKERJAAN KUNCI,ENGSEL DAN GRENDEL Pas. Kunci Pintu Pas. Engsel Pintu Pas. Engsel Jendela Pas. Grendel Pintu Pas. Grendel Jendela Pas. Kait Angin Jendela i. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK Pas. Instalasi Titik Lampu Pas. Instalasi Stop Kontak Pas. Lampu TL 20 Watt Pas. Lampu Pijar 20 Watt Pas. Figting Lampu Pas. Saklar Ganda Pas. Saklar Tunggal Pas. Saklar Triple Pas. Stop Kontak Pas. MCB Pas. Penangkal Petir j. PEKERJAAN INSTALASI AIR/WC Pas. Instalasi Air Kotor Km/Wc Pas. Instalasi Air Bersih Km/Wc Pas. Instalasi Air Kran Km/Wc Pas. Closet Jongkok

3

segera kami melakukan persiapan. Pekerjaan Persiapan Persiapan awal sebelum pelaksanaan Konstruksi. c) d) e) f) Menyediakan tempat kerja dan daerah kerja sebagai Kantor Direksikeet. Menghitung volume sesuai hasil pengukuran Mobilisasi peralatan yang diperlukan 4 . Pasangan Style Bali Pada Pintu Utama Pek. Pasangan Style Bali Tembok Balkon k. PEKERJAAN FINISHING/ PENGECATAN IV. Pasangan Style Bali Tembok Canopy Pek. Bak Mandi Keramik Pas. Pembuatan Papan Nama yang sesuai dengan spesifikasi teknis dan memasang pada tempat yang sesuai. Floor Drain Pas. METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN Setelah mendapat Surat Perintah Kerja. gudang atau barak kerja. PEKERJAAN STYLE BALI Pek. kantor pelaksana.. Kran Air Pas.Pas. Tahap prakonstruksi antara lain : a) b) Rekayasa lapangan ( Mengukur dan membuat Shop Drawing ) Pengukuran panjang pekerjaan dan pemasangan patok-patok dan papan bowplank pada posisi sesuai dengan hasil pengukuran yang telah diukur dan dilaksanakan oleh pemborong bersama dengan Direksi Teknis. Kran Wastafel Pas. menyampaikan Surat Permakluman kepada Penduduk dan Kepala Desa Setempat perihal rencana pelaksanaan pekerjaan dimaksud. Wastafel j. 1. Pasangan Style Bali Pilar Kanopy Pek.

2. dan kedalamannya sesuai dengan rencana kebutuhan di lapangan.Tahap Pelaksanaan Konstruksi : Dari hasil pengukuran . Pekerjaan Galian Tanah Pondasi Pekerjaan ini meliputi : Galian tanah pondasi kanofi. Tahap Akhir Konstruksi : Pekerjaan yang telah selesai sepenuhnya dan mendapat persetujuan oleh Direksi Teknis dapat dihentikan. lebar. Waktu Pelaksanaan : Time Schedule dibuat dengan perencanaan yang sesuai dengan lingkup pekerjaan dalam pekerjaan ini jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 105 hari kalender dengan jangka waktu pemeliharaan 180 hari kalender. Demobilisasi peralatan dari lokasi proyek kembali ke tempat penyimpanan peralatan pemborong. Semua sisa material dibersihkan dari lokasi pekerjaan dengan menggunakan tenaga manual. Penggalian untuk pondasi yang akan dilakukan mempunyai lebar yang cukup untuk pembangunan dan juga untuk mengadakan pembersihan. lantai dan lain-lain yang dipersyaratkan atau diperlihatkan maupun di indikasikan pada gambar-gambar dengan cara yang sedemikian sehingga pekerjaan ini dapat selesai dengan baik. Shop Drawing dan perhitungan estimasi yang telah mendapat persetujuan oleh Direksi secara bertahap dimulai pelaksanaan Konstruksi. Urutan kerja : a) Lahan yang akan digali dipersiapkan sebelumnya dengan melakukan pemasangan patok elevasi panjang. Pekerjaan Administrasi proyek seperti laporan-laporan yang diperlukan dikerjakan dari minggu awal proyek sampai minggu akhir pelaksanaan. Penggalian dilakukan untuk mencapai garis elevasi permukaan dan kedalaman-kedalaman yang perlu untuk pondasi. 5 .

e) Penggalian akan dilakukan sesuai dengan kedalaman yang ditetapkan pada gambar perencanaan. dengan tenaga tukang. = 1 Orang = 3 Orang Pekerjaan Urugan Tanah Pekerjaan ini meliputi : Urugan tanah kembali dan Urugan Tanah Peninggian Lantai. Urutan kerja : a) Bagian-bagian yang yang akan diurug sampai mencapai ketinggian yang ditentukan.b) Melakukan pemasangan rambu keamanan untuk menjaga hal-hal yang tidak diharapkan pada saat pelaksanaan pekerjaan. Urugan dilakukan dengan cara bertahap. kemudian dipadatkan. Hal ini dilakukan sampai didapat ketinggian urugan sesuai dengan yang terdapat pada gambar.095 m3 = 2 hari = 3 m3 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja 3. Volume galian Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Alat Bantu = 3 bh = 1 ls = 4. d) Hasil galian dibuang ke lokasi proyek dengan menggunakan kereta dorong. tanah urugan dalam kondisi cukup baik. selapis-demi selapis dengan tebal perlapis maksimal 30 cm. bebas dari sisa (rumput/akar-akar lain-lainnya). f) Sekelompok pekerja akan merapikan hasil galian. 6 . c) Penggalian dilakukan secara manual.

Volume urugan kembali= 1.2 m3 Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Stamper Alat bantu = 3 bh = 1 bh = 1 unit = 1 hari = 1.5 m3 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja = 1 Orang = 3 Orang 7 . c) Semua urugan kembali dibawah atau disekitar bangunan dan pengerasan sesuai dengan gambar rencana. kemudian tanah tersebut dilembabkan sebelum dilakukan pemadatan menggunakan alat stamper.024 m3 Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Alat bantu = 3 bh = 1 unit = 1 hari = 2 m3 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja = 1 Orang = 3 Orang Volume urugan peninggian lantai = 1.b) Pengurugan dilakukan lapis demi lapis tebal maksimal hamparan 30 cm setiap lapisan. d) Tanah sisa urugan atau tanah yang tidak dapat dipakai dibuang keluar site atau atas petunjuk Direksi Pekerjaan.

pekerjaan dilaksanakan dengan tenaga manual. Pengadaan. dengan lokasi tersebut disepanjang jalan sesuai dengan Gambar Rencana yang telah ditetapkan dan disetujui oleh direksi teknik. d) Pasangan batu kosong(aanstamping) dipasang dengan ketebalan sesuai gambar kerja kemudian diisi pasir dan disiram dengan air sampai semua lubang batukarang penuh berisi pasir. batu kali kanofi (1:5) .4. urugan pasir di bawah pondasi. Material batu yang akan disupply adalah batu yang keras. c) Batu yang akan dipasang dibersihkan dan dibasahi seluruh permukaannya. batu dibasahi seluruh permukaannya sehingga bisa melekat dengan material campuran untuk melekatkan antara batu. padat dan tahan terhadap udara dan air . Pasangan Batu Kosong dan Pasangan Batu Kali Pekerjaan ini meliputi : Urugan pasir di bawah lantai kanofi. Pas. b) Pondasi dialasi dengan pasir urug yang bersih dengan ketebalan sesuai dengan gambar. sedangkan untuk semen / Pc dikirim secara bertahap dari gudang sesuai kebutuhan lapangan. e) Semen / Pc. Urutan Kerja : a) Pemasangan patok-patok profil dimensi bentuk pasangan batu yang sesuai dengan kondisi lahan yang akan dipasang pasangan batu dan sesuai dengan gambar pasangan batu pada shop drawing. pasir langsung disuplay kelokasi pekerjaan oleh suplayer. material batu. Pekerjaan Urugan Pasir. pasir dan air di campur kemudian diaduk menjadi pasangan dengan menggunakan alat Concrete Mixer dengan adukan campuran 1 PC : 5 Psr. batu kosong kanofi dan Pas. f) Batu kali terpasang padat dan diantara batukali harus dilapisi adukan serta pasangan permukaan atasnya harus datar/rata dan waterpas 8 . Kemudian disiram dengan air secukupnya hingga jenuh. Sebelum pasangan batu dikerjakan.

5 m3 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Tukang Batu Pekerja = 1 Orang = 1 Orang = 3 Orang Volume pas.g) Pekerjaan pemasangan dilakukan oleh tukang batu dengan jumlah tukang sesuai dengan pengerjaan harian dilapangan serta dibantu oleh beberapa tenaga kerja.6 m3 Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Alat Bantu = 3 bh = 1 ls = 1 hari = 1. Volume urugan pasir bawah lantai kanofi = 0.63 m3 Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Alat Bantu = 3 bh = 1 ls = 1 hari = 1.260 m3 Waktu pelaksanaan = 1 hari 9 .5 m3 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Tukang Batu Pekerja = 1 Orang = 1 Orang = 3 Orang Volume urugan pasir bawah pondasi kanofi = 0. Penyelesaian dan perapian dikerjakan setelah pemasangan selesai dilaksanakan. batu kosong kanofi = 1.

Produksi harian = 1. Batu bata 1:5. Plesteran pepalihan kolom 1:2. Pleteran tembok 1:5. Batu Kali Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Concrete mixer Kereta dorong Alat Bantu = 2.5 m3 Alat yang digunakan Kereta Dorong Alat Bantu = 3 bh = 1 ls Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Tukang Batu Pekerja = 1 Orang = 1 Orang = 3 Orang Volume Pas. Plesteran pepalihan tembok 1:2 dan Pek. Plesteran dan Acian Pekerjaan ini meliputi : Pek. Pas. = 1 Orang = 2 Orang = 3 Orang Pekerjaan Pasangan Batu Bata. Material batu bata yang akan disupply adalah batu bata dengan kualitas baik tidak 10 .053 m3 = 2 hari = 1. acian.5 m3 = 1 bh = 3 bh = 1 ls Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Tukang Batu Pekerja 5.

pekerjaan dilaksanakan dengan tenaga manual. dengan lokasi pemasangan sesuai dengan Gambar Rencana yang telah ditetapkan dan disetujui oleh direksi teknik. Sebelum pasangan bata dikerjakan.retak dan cacat. bata dibasahi seluruh permukaannya sehingga bisa melekat dengan material campuran untuk melekatkan antara batako. d) batu bata kali terpasang padat dan diantara batu bata harus dilapisi adukan serta pasangan permukaan atasnya harus datar/rata dan waterpas Setiap panjang pasangan tertentu sesuai gambar akan dipasang kolom praktis dengan jarak pasangan sesuai dengan yang terdapat pada gambar. sedangkan untuk semen / Pc dikirim secara bertahap dari gudang sesuai kebutuhan lapangan. material batako. pasir langsung disuplay kelokasi pekerjaan oleh suplayer. Pengadaan. 11 . b) Tempat yang akan dipasangi batu bata yang dibersihkan dan dibasahi seluruh permukaannya. e) Setelah pasangan kering dengan umur pasangan tertentu. pasir dan air di campur kemudian diaduk menjadi pasangan dengan menggunakan alat Concrete Mixer dengan adukan campuran 1 PC : 5 Psr. dilakukan pekerjaan plesteran. Urutan Kerja : a) Pemasangan patok-patok profil dimensi bentuk pasangan batu bata yang sesuai dengan kondisi lahan yang akan dipasang pasangan batu bata dan sesuai dengan gambar pasangan batu bata pada shop drawing. c) Semen / Pc.

supaya mortar plesteran mau menempel.33 m2 = 10 hari = 40 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Kepala Tukang Batu Tukang Batu Pekerja = 1 Orang = 1 Orang = 5 Orang = 12 Orang 12 . g) Awal pelaksanaan dibuat kepala plesteran dengan jarak 1-1.f) Sebelum dilakukan pasangan plesteran. Batu Bata Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Concrete Mixer Alat Bantu = 3 bh = 1 bh = 1 ls = 375. Volume Pas. i) Setelah pekerjaan plesteran selesai maka dilakukan pekerjaan acian dengan menggunakan campuran pc dengan air j) Pekerjaan pemasangan dan plesteran dilakukan oleh tukang batu sedangkan acian dilakukan oleh tukang cat dengan jumlah tukang sesuai dengan pengerjaan harian dilapangan serta dibantu oleh beberapa tenaga kerja. tembok batu bata dibasahi terlebuh dahulu. Kepala plesteran berfungsi untuk menyamakan ketebalan dan memnugkinkan untuk menutupi pasangan batu bata yang tidak lurus.5 m. Penyelesaian dan perapian dikerjakan setelah pemasangan selesai dilaksanakan. h) Setelah kepala plesteran kering kemudian. dilanjutkan dengan plesteran seluruh bidang secara merata dan lurus.

Volume Plesteran Tembok= 751.065 m2 Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Concrete Mixer Alat Bantu = 3 bh = 2 bh = 1 ls = 20 hari = 37 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Kepala Tukang Batu Tukang Batu Pekerja = 1 Orang = 1 Orang = 10 Orang = 12 Orang Volume Plesteran Pepalihan Tembok= 30.00 m2 Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Concrete Mixer Alat Bantu = 3 bh = 2 bh = 1 ls = 4 hari = 7.5 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Kepala Tukang Batu Tukang Batu Pekerja = 1 Orang = 1 Orang = 5 Orang = 12 Orang 13 .

300 m2 Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Concrete Mixer Alat Bantu = 3 bh = 2 bh = 1 ls = 10 hari = 15 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Kepala Tukang Batu Tukang Batu Pekerja = 1 Orang = 1 Orang = 10 Orang = 12 Orang Volume Acian Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Kereta Dorong Concrete Mixer Alat Bantu = 927.365 m2 = 10 hari = 95 m2 = 3 bh = 2 bh = 1 ls Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Kepala Tukang Cat Tukang Cat = 1 Orang = 1 Orang = 20 Orang 14 .Volume Plesteran Pepalihan Kolom = 146.

dan kemudian diratakan dan diukur ketebalannya disesuaikan dengan yang tertuang pada gambar kerja. Urutan Kerja : a) Pengecakan peil atau elevasi yang ditentukan sesuai gambar rencana dan membuat penandaan/ patokan sesuai hasil pengukuran. 15 . Pengecoran akan dilakukan setelah seluruh pekerjaan yang menyertai selesai dilaksanakan Pembuatan campuran/ adukan dengan menggunakan concrete mixer dengan proporsi campuran 1:3:5 sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen lelang dan disetujui oleh direksi pekerjaan.B.I. Pasir Beton yang digunakan merupakan pasir berbutir halus yang komposisi gradasi butiran merata sesuai yang dicantumkan dalam P. 1971.B. Pekerjaan Beton Rabat 2pc : 3 ps : 5 krl Pekerjaan ini meliputi : Pek.. Sebelum beton dicor. Semen yang digunakan merupakan Semen Portland dengan mutu yang baik. Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis.6. bermutu baik. b) Bekisting atau Cetakan sederhan akan disesuaikan dengan bentuk. Pengadaan material koral. Koral Beton/Split yang digunakan koral yang bersih. pasir urug yang berada di bawah beton rabat disiram hingga jenuh. c) d) e) f) Sebelum adukan dituang ke lokasi pekerjaan akan di cek kekentalan campuran dengan pengujian nilai slump dari campuran g) Adukan yang telah memenuhi syarat kemudian dituangkan ke lokasi pekerjaan. pasir langsung disuplay kelokasi pekerjaan oleh suplayer.I. dan ukuran yang ditentukan dalam gambar rencana. 1971. sedangkan untuk semen / pc dikirim secara bertahap dari gudang sesuai kebutuhan lapangan. tidak berpori serta mempunyai gradasi kekerasan sesuai dengan syarat-syarat P. Beton lantai kerja 2pc : 3 ps : 5krl lantai kanopi.

bermutu baik.h) Pelaksanaan pengecoran beton akan dilakukan pada satu hari kerja tanpa penghentian per item pekerjaan.I. Besi dalam kondisi bersih dari lapisan minyak/lemak dan bebas dari cacat seperti serpih-serpih.3 m3 = 1 hari = 1 m3 = 1 unit = 2 unit = 1 ls Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Kepala tukang batu 7. Pasir Beton yang digunakan merupakan pasir berbutir halus yang komposisi gradasi butiran merata sesuai yang dicantumkan dalam P. tidak berpori serta mempunyai gradasi kekerasan sesuai dengan syarat-syarat P.24 bila = Ø 12 dan U. Penampang besi bulat serta memenuhi persyaratan NI-2 (PBI 1971). 1971. Koral Beton/Split yang digunakan koral yang bersih. Untuk menghindari kekurangan mutu seperti yang disyaratkan. Besi tulangan yang digunakan mutu U. . i) Selama proses pengeringan beton akan dilaksanakan proses perawatan (curing) dan dilakukan proteksi terhadap kerusakan-kerusakan yang bisa terjadi • Volume Beton Rabat Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Concrete Mixer Kereta dorong Alat Bantu = 0.B.39 bila = Ø 13.I. Pengadaan 16 . Semen yang digunakan merupakan Semen Portland dengan mutu yang baik. = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 1 Orang Pekerjaan Beton Bertulang Campuran Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis. 1971.B.

d) Jumlah dan ukuran tulangan yang terpasang sesuai dengan gambar Apabila dipakai dimensi tulangan yang berbeda akan diminta persetujuan terlebih dahulu dari direksi pekerjaan e) Bekisting atau Cetakan akan disesuaikan dengan bentuk. untuk menempatkan tulangan tetap tepat ditempatnya maka tulangan diikat kuat dengan kawat beton ( binddraat ) dengan bantalan blok-blok beton cetak ( beton decking ) untuk besi beton yang horizontal harus digunakan penunjang yang tepat sehingga tidak akan ada batang yang turun.material besi. koral. Bahan yang dipakai untuk cetakan harus mendapatkan persetujuan dari direksi pekerjaan. f) Semua cetakan dibuat dengan teliti kuat dan aman pada kedudukannya sehingga dapat dicegah pengembangan atau lain gerakan selama dan sesudah pengecoran beton. dengan Alat-alat dan usaha-usaha yang sesuai dan cocok untuk membuka cetakan cetakan tanpa merusak permukaan dari beton yang telah selesai harus tersedia. 17 . Pengaplikasian minyak ini dilakukan dengan hati-hati untuk tidak terjadi kontak dengan besi beton yang menyebabkan penurunan daya lekat. sedangkan untuk semen / pc dikirim secara bertahap dari gudang sesuai kebutuhan lapangan. pasir langsung disuplay kelokasi pekerjaan oleh suplayer. h) Sebelum beton dicor. permukaan dari cetakan-cetakan akan diminyaki dengan minyak yang biasa diperdagangkan untuk mencegah secara efektif lekatnya beton pada cetakan dan akan memudahkan melepas cetakan beton. b) Baja tulangan beton dibengkok / dibentuk dengan teliti sesuai dengan bentuk dan ukuran-ukuran yang tertera pada gambar-gambar konstruksi. dan ukuran yang ditentukan dalam gambar rencana. c) Besi beton dipasang dengan teliti sesuai dengan gambar kerja. g) Cetakan beton dibuat kokoh. Urutan Kerja : a) Pengecakan peil atau elevasi yang ditentukan sesuai gambar rencana dan membuat penandaan/ patokan sesuai hasil pengukuran.

i) Pengecoran akan dilakukan setelah seluruh pekerjaan besi dan bekisting selesai dilaksanakan j) Sebelum penuangan beton. ukuran dan jarak besi terpasang serta pengecekan bekisting terkait ukuran dan kebersihan cetakan. l) Sebelum adukan dituang ke lokasi pekerjaan akan di cek kekentalan campuran dengan pengujian nilai slump dari campuran m) Adukan yang telah memenuhi syarat kemudian dituangkan ke lokasi pekerjaan. Beton kolom kanopi 30/45 Fe 178 Volume Beton kolom Volume Beton kolom kaki = 9. dilakukan pengecekan kembali terkait pembesian yaitu jumlah. dan kemudian digetarkan dengan menggunakan concrete vibrator sehingga tidak terjadi kantong-kantong kerikil yang menyebabkan hambatan dalam aliran adukan beton. k) Pembuatan campuran/ adukan dengan menggunakan concrete mixer dengan proporsi campuran sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen lelang dan disetujui oleh direksi pekerjaan.72 m3 = 1730. n) Pelaksanaan pengecoran beton akan dilakukan pada satu hari kerja tanpa penghentian per item pekerjaan.16 kg 18 . Untuk menghindari kekurangan mutu seperti yang disyaratkan akibat sambungan antara adukan yang tidak menyatu. o) Apabila tidak memungkinkan untuk dilaksanakan pengecoran dalam satu hari kerja sambungan pengecoran ini akan dipakai perekat beton yang terlebih dahulu akan dikonsultasikan dengan pihak direksi pekerjaan p) Selama proses pengeringan beton akan dilaksanakan proses perawatan (curing) dan dilakukan proteksi terhadap kerusakan-kerusakan yang bisa terjadi q) Pembukaan cetakan akan dilakukan setelah beton benar-benar kering dengan meminta persetujuan direksi pekerjaan terkait akan dilaksanakannya pembukaan cetakan/bekisting • Pek.

Volume Bekisting Beton kolom kaki Waktu pelaksanaan Produksi harian beton Produksi harian besi Produksi harian bekisting Alat yang digunakan Concrete Mixer Kereta dorong Bar Cutting Alat Bantu = 1 unit = 2 unit = 1 unit = 1 ls = 90.72 m2 = 13 hari = 3 m3 = 400 kg = 25 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Tukang besi Tukang kayu Kepala tukang batu Kepala tukang besi Kepala tukang kayu • = 1 Orang = 8 Orang = 5 Orang = 5 Orang = 5 Orang = 1 Orang = 1 Orang = 1 Orang Pek. Beton kolom kanopi 20/20 Fe 2020 Volume Beton kolom Volume Beton kolom kaki Waktu pelaksanaan Produksi harian beton Produksi harian besi Produksi harian bekisting Alat yang digunakan Concrete Mixer = 1 unit Volume Bekisting Beton kolom kaki = 0.304 m3 = 112 kg = 3.04 m2 = 5 hari = 2 m3 = 200 kg = 10 m2 19 .

170 m3 = 190 kg = 11.7 m2 = 4 hari = 2 m3 = 200 kg = 10 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Tukang besi = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 2 Orang 20 .Kereta dorong Bar Cutting Alat Bantu = 2 unit = 1 unit = 1 ls Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Tukang besi Tukang kayu Kepala tukang batu Kepala tukang besi Kepala tukang kayu • = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 2 Orang = 2 Orang = 1 Orang = 1 Orang = 1 Orang Pek. Beton kolom praktis 15/15 Fe 162 Volume berton kolom praktis Volume besi kolom praktis Volume bekisting kolom praktis Waktu pelaksanaan Produksi harian beton Produksi harian besi Produksi harian bekisting Alat yang digunakan Concrete Mixer Kereta dorong Bar Cutting Alat Bantu = 1 unit = 2 unit = 1 unit = 1 ls = 1.

65 m3 = 600 kg = 46.990 m3 21 .Tukang kayu Kepala tukang batu Kepala tukang besi Kepala tukang kayu • = 2 Orang = 1 Orang = 1 Orang = 1 Orang Pek.5 m2 = 11 hari = 2 m3 = 200 kg = 10 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Tukang besi Tukang kayu Kepala tukang batu Kepala tukang besi Kepala tukang kayu • = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 2 Orang = 2 Orang = 1 Orang = 1 Orang = 1 Orang Pek. Ring balok 15/20 Fe 129 Volume Beton Ring balok Volume Besi Ring balok Volume Bekisting Ring balok Waktu pelaksanaan Produksi harian beton Produksi harian besi Produksi harian bekisting Alat yang digunakan Concrete Mixer Kereta dorong Bar Cutting Alat Bantu = 1 unit = 2 unit = 1 unit = 1 ls = 4. Balok Lantai/ Atas Kusen 15/20 Fe 129 Volume Beton Ring balok = 0.

Volume Besi Ring balok Volume Bekisting Ring balok Waktu pelaksanaan Produksi harian beton Produksi harian besi Produksi harian bekisting Alat yang digunakan Concrete Mixer Kereta dorong Bar Cutting Alat Bantu = 1 unit = 2 unit = 1 unit = 1 ls = 129 kg = 9.2 m2 = 3 hari = 2 m3 = 200 kg = 10 m2 22 .99 m2 = 3 hari = 2 m3 = 200 kg = 10 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Tukang besi Tukang kayu Kepala tukang batu Kepala tukang besi Kepala tukang kayu • = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 2 Orang = 2 Orang = 1 Orang = 1 Orang = 1 Orang Pek.420 m3 = 55 kg = 4. Beton Ring Kanofi 15/20 Fe 129 Volume Beton Ring balok Volume Besi Ring balok Volume Bekisting Ring balok Waktu pelaksanaan Produksi harian beton Produksi harian besi Produksi harian bekisting Alat yang digunakan = 0.

7 m2 = 3 hari = 2 m3 = 200 kg = 10 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor = 1 Orang 23 . Beton Sloof Kanofi 20/35 Fe 129 Volume Beton Ring balok Volume Besi Ring balok Volume Bekisting Ring balok Waktu pelaksanaan Produksi harian beton Produksi harian besi Produksi harian bekisting Alat yang digunakan Concrete Mixer Kereta dorong Bar Cutting Alat Bantu = 1 unit = 2 unit = 1 unit = 1 ls = 0.Concrete Mixer Kereta dorong Bar Cutting Alat Bantu = 1 unit = 2 unit = 1 unit = 1 ls Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Tukang besi Tukang kayu Kepala tukang batu Kepala tukang besi Kepala tukang kayu • = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 2 Orang = 2 Orang = 1 Orang = 1 Orang = 1 Orang Pek.368 m3 = 48 kg = 3.

vertikal dan horizontal untuk mendapatkan bidang atap yang rata. c) Pemasangan lisplank lurus. 24 . dan disimpan di gudang tertutup untuk mengindari rusak dan penurunan mutu bahan akibat pengaruh kondisi luar. Untuk Kap ekspose kayu menggunakan kayu kamper dengan detail ukuran dan pemasangan disesuaikan dengan gambar. Pengadaan material disuplay langsung ke lokasi pekerjaan oleh suplayer. rata. Pada pertemuan lisplank dengan genteng dipasang tatab kayu kamper. Pekerjaan Atap = 6 Orang = 3 Orang = 2 Orang = 2 Orang = 1 Orang = 1 Orang = 1 Orang Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis. Baja Ringan yang digunakan memiliki spesifikasi yang disyaratkan sesuai dengan dokumen lelang. Usuk. Untuk penutup atap menggunakan Genteng Plentong dan Bubungan Plentong dan Pada Atas dan ujung bubungan dipasangan Bentala dan juga Ikut Celedu. Pemasangan reng berdasarkan kepada tarikan benang diagonal.Pekerja Tukang batu Tukang besi Tukang kayu Kepala tukang batu Kepala tukang besi Kepala tukang kayu 8. b) Pemasangan jarak antar reng dari profil baja ringan menyesuaikan bahan penutup atap yang dipakai. reng dan kayu listplank menggunakan kayu kamper sesuai dengan yang tertuang dalam BQ. tidak bergelombang dan benar-benar horisontal sesuai dengan gambar. d) Pemasangan genteng mulai dari kanan bawah dan harus diperhatikan detail interlacking. Urutan Kerja : a) Rangka baja ringan dan kuda-kuda dipasang sesuai dengan gambar rencana.

e) Pada pertemuan antar bubungan dipasang murda paras ukir.148 m3 = 5 hari = 0.16 m2 = 9 hari = 40 m2 • Pek. • Pek.03 m3 25 . Kap Ekspose kamper kanopi Volume Baja Ringan Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Ketam listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 3 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 0. Baja Ringan Volume Baja Ringan Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang baja ringan Kepala tukang = 1 Orang = 5 Orang = 8 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 320.

• Pek.436 m2 = 3 hari = 7 m2 • Pek. Usuk Ekspose kamper kanopi Volume usuk Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Ketam listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 3 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 20.436 m2 = 3 hari = 7 m2 26 . reng Ekspose kamper kanopi Volume reng Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Ketam listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 3 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 20.

4 m1 = 3 hari = 32 m1 27 . Teakwood Ekspose kamper kanopi Volume teakwood Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Ketam listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 3 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 20.436 m2 = 3 hari = 7 m2 • Pek. Listplank kamper Volume listplank Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Ketam listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 95.• Pek.

Tatab kamper Volume tatab Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Ketam listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 95.5 m2 28 .4 m1 = 3 hari = 32 m1 • Pek.• Pek.725 m2 = 4 hari = 107. Atap genteng Volume tatap genteng Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 6 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 426.

Ikut Teledu Volume ikut teledu Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 7 bh = 1 hari = 7 bh 29 . Bubungan Genteng Volume bubungan genteng Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 67.• Pek.959 m1 = 4 hari = 17 m1 • Pek.

Menur/ bentala Volume bentala Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 3 Orang = 2 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 2 bh = 1 hari = 2 bh • Pek. Glas Block Volume Glas Blok Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 60 bh = 4 hari = 15 bh 30 .• Pek.

d) Konstruksi dan posisi rangka seperti lampu. diikatkan pada dinabolt atau raam set yang tertanam kuat pada beton pelat lantai. Pekerjaan Lantai dan Plafond Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis. dan disimpan di gudang tertutup untuk mengindari rusak dan penurunan mutu bahan akibat pengaruh kondisi luar. Plafond terpasang menggunakan kalsiboard dengan rangka usuk kamper dan list plafond menggunakan list gypsum. b) c) Jarak rangka maximal 60 x 60 cm.9. pemasangan skrup harus diputar dengan mata bor eks Philip (+) sampai kepala skrup harus tertanam minimal 3 mm ke dalam permukaan papan tanpa merusak kertas permukaannya. 31 . e) Rangka plafond digantung dengan baik dan kokoh. i) Diameter dan jarak skrup harus sesuai spesifikasi teknis dimana pada bagian tengah jarak pasangan skrup 400 mm dan bagian ujung 200 mm. Untuk lantai menggunakan keramik lantai 30x30 dan keramik dinding 10x30 Pengadaan material disuplay langsung ke lokasi pekerjaan oleh suplayer. dipasang rata. Sebelum pemasangan penutup plafond akan dilakukan kontrol elevasi permukaaan rangka plafond terhadap benang acuan yang telah terpasang pada saat pekerjaan pekerjaan rangka. DiPasang benang acuan pada arah sumbu X dan memotongkannya dengan benang acuan kearah sumbu Y yang sesuai dengan elevasi pada gambar rencana. f) Ukuran dan pola plafond disesuaikan dengan gambar atau mendapat persetujuan Direksi. exsourse fan dll sesuaikan dengan gambar kerja. Urutan Kerja : Pekerjaan Plafond a) DiBuat garis elevasi/marking garis elevasi permukaan plafond sesuai dengan gambar. tidak bergelombang. g) h) Buat marking jarak pasangan/naat dengan memasang benang lurus pada sumbu X dan Y.

dengan bentuk dan type sesuai gambar kerja atau atas persetujuan Direksi. Pekerjaan Lantai : a) Buatkan gambar kerja yang sesuai dengan kondisi lapangan. f) Pasangan keramik menggunakan adukan campuran 1 pc : 4 ps. rapi dan seragam. Pola sesuai gambar rencana atau petunjuk Direksi. b) Pastikan pekerjaan ME&P dan yang terkait telah selesai dikerjakan. l) Pemasangan kompon selebar 400 mm lapisan ketiga sebagai penutup pertemuan sambungan. n) Guratan kompon tidak boleh terlihat pada permukaan. pertemuan dari tepi ke tepi pasangan dan dilanjutkan dengan membuat kepala/kop pasangan. c) Bidang yang dipasang keramik supaya dibasahi dan dibersihkan dari kotoran yang dapat mengurangi daya rekat keramik. 32 . yang harus rata dan bersih.j) Penyambungan pada bagian pinggir. list lurus. m) Semua kepala paku/skrup harus tertutup dengan kompom sampai rata dengan permukaan. ujung dan pada bagian sudut dalam harus menggunakan pita kertas dan kompon sabagai lapisan pertama dengan lebar 250 mm. o) Antara penutup plafond dengan tembok diberi list plafond lebar 12 cm. e) Tentukan dan pastikan awal pemasangan (Starting Point). k) Lakukan pemasangan kompon pada lapisan kedua dengan lebar 300 mm untuk meratakan permukaan sambungan. p) Pasangan plafond rata dan tidak retak. d) Cek elevasi agar sesuai dengan rencana dan pasang acuan benang lurus ke arah sumbu X pada kedua sisi bidang dan memotongkannya terhadap benang searah sumbu Y yang terpasang di kedua sisi dengan berpedoman terhadap garis marking yang telah dipersiapkan.

Plafond Kalsiboard Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 306. dengan menggunakan tekukan kawat kabel yang padat.230 m1 = 10 hari = 31 m1 • Pek. lebar rata tidak lebih dari 3 mm dan segera bersihkan naat keramik dari semen sebelum kering. untuk meja adalah 70 cm dari keramik meja atau disesuaikan dengan gambar.400 m1 = 10 hari 33 . List Plafond Gypsum Volume Waktu pelaksanaan = 290. h) Bahan seperti pasir. dan bersih. k) Pengisian naat/grouting baru dapat dilaksanakan setelah pasangan berumur 1 hari. i) Sebelum dipasang keramik harus direndam air sampai jenuh. j) Naat keramik harus lurus. • Pek. semen dan air adukan untuk pekerjaan plesteran mengikuti ketentuan yang digunakan dalam pekerjaan beton. l) Bersihkan bidang pasangan keramik sehingga tampak rapi.g) Tinggi pasangan untuk keramik dinding KM/WC adalah 175 cm termasuk border dari lantai. campuran grouting tidak boleh terlalu cair/encer.

Produksi harian Alat yang digunakan Scaffolding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang • = 30 m1 = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 6 Orang = 6 Orang = 1 Orang Pek.88 m2 = 2 hari = 26 m2 34 . Keramik lantai 30x30 Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 252. Plin Keramik lantai 10x30 Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian = 19.295 m1 = 10 hari = 26 m1 • Pek.

Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Kepala tukang • = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang Pek. Keramik dinding km/wc 30x30 Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian = 27 m2 = 3 hari = 26 m2 35 . Keramik lantai km/wc 30x30 Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 6 m2 = 2 hari = 26 m2 • Pek.

dan diberi angker/pengaku diameter 10 mm panjang 15 cm dan tiap jarak vertikal 60 cm. Pintu dan Jendela terpasang dengan menggunakan pengunci dan penggantung seperti engsel. b) Ukuran. dicor ke tembok dengan adukan beton 1 Pc : 2 Psr : 3 Krk. tipe. betuk dan penempatan kusen harus sesuai dengan gambar.Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu Kepala tukang 10. Material Kusen. Kunci kait angin dan grendel jendela. = 1 Orang = 6 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls Pekerjaan Kusen Pintu dan Jendela serta Kunci Engsel dan Grendel Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis. c) Elevasi kusen yang baru dipasang harus sesuai dengan yang telah ada atau sesuai dengan gambar. Urutan Kerja : Pekerjaan Plafond a) Dilaksanakan oleh tenaga yang spesialis dan profesional dibidangnya dan atas persetujuan Direksi. e) Semua 36 . d) Semua aluminium harus dikerjakan dengan rapi kusen mempunyai alur/sponeng Kapur. dan disimpan di gudang tertutup untuk mengindari rusak dan penurunan mutu bahan akibat pengaruh kondisi luar. Pengadaan material disuplay langsung ke lokasi pekerjaan oleh suplayer. Pintu dan Jendela menggunakan kayu kamper.

e) Jarak antara pintu dengan lantai keramik dibuat antara 3 mm s/d 5 mm. Pekerjaan Daun Pintu dan Jendela a) Sebelum daun pintu. Pekerjaan Daun Pintu dan Jendela a) Engsel kupu-kupu dipasang pada daun jendela dan ventilasi baru menggunakan engsel stainless 3” setara Elite untuk semua daun jendela dan dipasang 2 buah untuk masing-masing daun. d) Gerendel dipasang 1 buah pada setiap daun jendela dan ventilasi. Tidak dperkenankan memasang dengan paku biasa atau sejenisnya. f) Perekatan engsel. gerendel dan kait angin menggunakan paku ulir atau rivert. cek daun tersebut dengan lebar kusen dengan lebar alur antara kusen dengan daun maximal 2 cm. b) Jarak pemasangan engsel jendela dari tepi kiri/kanan daun adalah 15 cm ke as engsel. engsel dan kunci. c) Posisi dudukan engsel pada alur kusen dibuat satu garis lurus vertikal dan sesuaikan dengan tebal pelat engsel. e) Kait angin siku jendela/ventilasi. daun jendela/ventilasi dipasang. f) Lakukan pengecekan akhir terhadap oprasional. kelengkapan pasangan paku ulir/rivert. c) Posisi dudukan engsel jendela pada alur kusen dibuat satu garis lurus horisontal dan sesuaikan dengan tebal pelat engsel. dipasang sebanyak 2 buah untuk masing-masing 37 . b) Jarak pemasangan engsel dari tepi atas/bawah daun adalah 20 cm ke as engsel. d) Pasangan engsel ke kusen maupun ke daun direkatkan dengan paku ulir atau revert.f) Selama pekerjaan berlangsung kusen-kusen akan dilindungi dari benturan-benturan benda keras dan kerusakan atau cacat-cacat harus diganti oleh Pelaksana atas biaya sendiri.

Daun Pintu Panil di Ukir Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Ketam Listrik Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja = 1 Orang = 6 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 17.3 m3 • Pek. Kusen Pintu Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Ketam Listrik Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 6 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1.206 m2 = 3 hari = 6 m2 38 .g) Pasangan engsel. • Pek.61 m3 = 7 hari = 0. gerendel dan kait angin harus cukup kuat agar hasil pekerjaan yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.

Tukang kayu Kepala tukang

= 6 Orang = 1 Orang = 2.606 m2 = 1 hari = 6 m2

Pek. Daun Plywood Alumunium Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Ketam Listrik Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 6 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 unit = 1 ls

Pek. Daun kaca mati Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Ketam Listrik Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu = 1 Orang = 6 Orang = 6 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 6.404 m2 = 2 hari = 6 m2

39

Kepala tukang

= 1 Orang

Pek. Daun Jendela Kaca Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Ketam Listrik Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 6 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 15.695 m2 = 3 hari = 6 m2

Pek. Ram di ukir Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Ketam Listrik Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja = 1 Orang = 6 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 10.560 m2 = 3 hari = 6 m2

40

Tukang kayu Kepala tukang

= 6 Orang = 1 Orang

Pek. Ram di ukir Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Ketam Listrik Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 6 Orang = 6 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 10.560 m2 = 3 hari = 6 m2

Pek. Railing Tangga Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Ketam Listrik Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja = 1 Orang = 6 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 13 m2 = 3 hari = 6 m2

41

Engsel jendela 42 . Engsel Pintu Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 4 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 22 ps = 2 hari = 12 ps • Pek.Tukang kayu Kepala tukang = 6 Orang = 1 Orang • Pek. Kunci Pintu Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 4 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 8 bh = 2 hari = 4 bh • Pek.

Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang • = 22 ps = 2 hari = 12 ps = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 4 Orang = 4 Orang = 1 Orang Pek. Grendel Jendela Volume = 22 bh 43 . Grendel Pintu Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 4 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 10 bh = 2 hari = 5 bh • Pek.

Kait Angin Pintu Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang = 1 Orang = 4 Orang = 4 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 44 bh = 2 hari = 24 bh 11. Pekerjaan Instalasi listrik 44 .Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang kayu Kepala tukang • = 2 hari = 12 bh = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 4 Orang = 4 Orang = 1 Orang Pek.

• Pek. Instalasi titik lampu Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 25 bh = 3 hari = 9 bh • Pek.Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis. Pemasangan Instalasi Listrik didalam yang mencakup jumlah titik lampu. Pengadaan material disuplay langsung ke lokasi pekerjaan oleh suplayer. Untuk bahan pekerjaan instalasi digunakan memenuhi peraturan dan persyaratan dari AKLI atau PLN. penempatannya serta disesuaikan dengan gambar. Instalasi stop kontak Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 3 bh = 1 hari = 9 bh 45 . dan disimpan di gudang tertutup untuk mengindari rusak dan penurunan mutu bahan akibat pengaruh kondisi luar. Pemasangan saklar dan stop kontak.

Figting lampu 46 . Lampu TL 20 watt Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 12 bh = 2 hari = 9 bh • Pek.Mandor Pekerja Tukang listrik • = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang Pek. Lampu Pijar 20 watt Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 13 bh = 2 hari = 9 bh • Pek.

Saklar Ganda Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 6 bh = 1 hari = 9 bh • Pek. Saklar Tunggal Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian = 5 bh = 1 hari = 9 bh 47 .Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik • = 13 bh = 2 hari = 9 bh = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang Pek.

Saklar Triple Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 2 bh = 1 hari = 9 bh • Pek. MCB Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 bh = 1 hari = 1 bh 48 .Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik • = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 6 Orang = 3 Orang Pek.

dan disimpan di gudang tertutup untuk mengindari rusak dan penurunan mutu bahan akibat pengaruh kondisi luar. • Pek.Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik • = 1 Orang = 2 Orang = 1 Orang Pek. Instalasi air kotor km/wc Volume = 8 m’ 49 . Penyediaan tenaga kerja. Pengadaan material disuplay langsung ke lokasi pekerjaan oleh suplayer. Pekerjaan Instalasi Air/wc Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis. Penangkal Petir Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang listrik = 1 Orang = 3 Orang = 2 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 bh = 1 hari = 1 bh 12. fasilitas/peralatan pelaksanaan dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan Pekerjaan Sanitair yang sesuai dengan gambar dan spesifikasi.

Instalasi air bersih km/wc Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang pipa = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 8 m’ = 1 hari = 12 m’ • Pek. Instalasi air kran km/wc Volume Waktu pelaksanaan = 8 m’ = 1 hari 50 .Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang pipa • = 1 hari = 12 m’ = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang Pek.

Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang pipa • = 12 m’ = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang Pek. Closet Jongkok Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 2 bh = 1 hari = 2 bh • Pek. Bak mandi keramik Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian = 2 bh = 1 hari = 2 bh 51 .

Kran air Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian = 2 bh = 1 hari = 2 bh 52 . Floor Drain Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 2 bh = 1 hari = 2 bh • Pek.Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Batu • = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang Pek.

washtafel Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan = 2 bh = 1 hari = 2 bh 53 . Kran washtafel Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 2 bh = 1 hari = 2 bh • Pek.Alat yang digunakan Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu • = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang Pek.

Gerinda Bor Listrik Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang batu 13. • Pek. Pekerjaan Style bali = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 4 Orang = 2 Orang Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis Paras Sarwagenep dengan kwalitas I dan Paras palimanan dengan kwalitas I. Style Bali Pintu Utama Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Kereta dorong Alat Bantu = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 41. fasilitas/peralatan pelaksanaan dan kebutuhankebutuhan lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan Pekerjaan Style Bali yang sesuai dengan gambar dan spesifikasi. Pengadaan material disuplay langsung ke lokasi pekerjaan oleh suplayer sedangkan pc akan disuplai ke proyek sesuai dengan kebutuhan.425 m2 = 4 hari = 12 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Style Bali Kepala Tukang = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang 54 . Penyediaan tenaga kerja.

055 m2 = 3 hari = 12 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Style Bali Kepala Tukang • = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang Pek. Style Bali Tembok Canopy Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Kereta dorong Alat Bantu = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 11. Style Bali Pilar Canopy Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Kereta dorong Alat Bantu = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 13.• Pek.775 m2 = 3 hari = 12 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Style Bali Kepala Tukang = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang 55 .

• Pek. Wood Filler dan bahan yang lainnya. Cat Tembok Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan = 927. Penyediaan tenaga kerja. Pekerjaan Pengecatan dan Finishing Material akan disupply adalah material yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi teknis Untuk pengecatan dinding digunakan cat setara dulux. Plamur tembok ex.800 m2 = 6 hari = 12 m2 14. Untuk pengecatan plafond dan list plafond digunakan cat setara dulux. Untuk pengecatan kusen digunakan cat kayu setara Emco. Style Bali Tembok balkon Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Gerinda Kereta dorong Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Style Bali Kepala Tukang = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 unit = 1 ls = 64. fasilitas/peralatan pelaksanaan dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan Pekerjaan Finishing yang sesuai dengan gambar dan spesifikasi.365 m2 = 14 hari = 67 m2 56 . • Pek.Politur digunakan untuk bagian kayu yang expose dengan material setara Ultran dan Waterproofing setara Aquaproof. Tartar.

Scafholding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang • = 1 unit = 1 ls = 1 Orang = 7 Orang = 12 Orang = 1 Orang Pek. Cat plafond Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scafholding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang = 1 Orang = 7 Orang = 12 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 306.08 m2 = 2 hari = 10 m2 57 .230 m2 = 5 hari = 67 m2 • Pek. Cat Lisplank Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scafholding = 1 unit = 19.

54 m2 = 1 hari = 10 m2 • Pek.Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang • = 1 ls = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang Pek.520 m2 = 2 hari = 10 m2 58 . Cat Tatab Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scafholding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 9. Cat list plafond Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scafholding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 14.

Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang • = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang Pek. Politur Kusen Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scafholding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 57.116 m2 = 6 hari = 10 m2 • Pek.898 m2 = 2 hari = 10 m2 59 . Politur Daun Jendela Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scafholding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 11.

Vernis Daun Pintu Plywood Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scafholding Alat Bantu = 1 unit = 1 ls = 2.606 m2 = 1 hari = 10 m2 Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang 15. Pekerjaan Akhir = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang 60 .• Pek. Politur Daun Pintu Volume Waktu pelaksanaan Produksi harian Alat yang digunakan Scafholding Alat Bantu Tenaga kerja yang diperlukan Mandor Pekerja Tukang Cat Kepala Tukang = 1 Orang = 7 Orang = 5 Orang = 1 Orang = 1 unit = 1 ls = 34.411 m2 = 4 hari = 10 m2 • Pek.

Membuat As Built Drawing Pekerjaan Seandainya terdapat perubahan-perubahan saat pelaksanaan di lapangan Denpasar. BUANA ASRI I PUTU EKA ADNYANA Direktur 61 . 12 Juni 2012 CV.Membersihkan sisa pekerjaa yang sudah tidak terpakai lagi dibersihkan dan diangkut ke luar proyek.