Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

Latar Belakang Hemofilia merupakan suatu penyakit menurun yang ditandai dengan terjadinya pendarahan spontan dan pendarahan yang sukar berhenti. Hemofilia terjadi akibat kekurangan salah satu faktor pembekuan darah. Darah pada penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal. Hemofilian adalah kelompok gangguan perdarahan yang diturunkan dengan karakteristik defisiensi faktor pembekuan darah. Dua bentuk paling umum adalah defisiensi faktor VIII (hemofilia klasik, hemofilia A) dan defisiensi faktor IX (penyakit Christmas, hemofilia B). Bentuk klasik paling banyak ditemukan. Hemofilia diklasifikasikan menjadi ringan, sedang, atau berat, bergantung pada tingkat faktor yang dihasilkan tubuh. Pada makalah ini akan lebih dijelaskan mengenai defisiensi faktor Hemofilia A dan Hemofilia B (faktor VIII dan faktor IX).

ISI

Dasar Teori Hemofilia berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang terdiri dari dua kata yaitu haima yang berarti darah dan philia yang berarti cinta atau kasih sayang.Hemofilia adalah suatu penyakit yang diturunkan, yang artinya diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan. Kata hemofilia pertamakali muncul pada sebuah tulisan yang ditulis oleh Hopff di Universitas Zurich, tahun 1828. Dan menurut ensiklopedia Britanica, istilah hemofilia (haemophilia) pertama kali diperkenalkan oleh seorang dokter berkebangsaan Jerman, Johann Lukas Schonlein (1793 - 1864), pada tahun 1928. Buku fisiologi kedokteran

Pembahasan. Dari buku.

PENUTUP Kesimpulan.