P. 1
Cara Menulis Daftar Pustaka

Cara Menulis Daftar Pustaka

|Views: 198|Likes:
Dipublikasikan oleh Arga Aditya
Untuk menunjang mengerjakan tugas-tugas
Untuk menunjang mengerjakan tugas-tugas

More info:

Published by: Arga Aditya on Jan 06, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2015

pdf

text

original

Artikel ini didasari oleh seringnya saya jumpai mahasiswa yang salah dalam menuliskan daftar referensi atau

acuan dalam skripsi atau laporan ilmiah. Eh… yang benar tuh daftar referensi/acuan atau daftar pustaka ya? sama nggak ya kedua istilah tersebut? janganjangan… keduanya beda. Hayoo sama nggak? Dulu saya sendiri menganggapnya sama. Tetapi setelah saya coba cari-cari di internet mengenai kedua hal tersebut, ternyata… keduanya beda. Daftar acuan berisi informasi yang diacu dari sumber lain yang dimanfaatkan dalam penelitian, dan dikutip baik esensinya maupun statement lengkapnya dalam teks penulisan tesis/disertasi atau laporan penelitian. Penulis dari sumber informasi yang diacu ini harus tercatat dalam Daftar Acuan pada halaman terakhir dari penulisannya. Nah… daftar acuan ini hanya terdapat dalam laporan penelitian, skripsi, tesis maupun disertasi. Sedangkan Daftar Pustaka adalah daftar bacaan yang disarankan untuk dibaca dan tidak diacu dalam tulisan, baik dalam tesis/disertasi/laporan, tetapi sekedar untuk memperluas wawasan bagi mereka yang ingin mengetahuinya lebih lanjut. Daftar Pustaka tidak disarankan dalam penulisan laporan penelitian, skripsi, tesis dan disertasi. Maksudnya tentu agar penelitian, skripsi, tesis dan disertasi memanfaatkan sumber informasi yang telah ada atau penelitian yang telah dilakukan orang lain untuk dikembangkan sebagai inspirasi penelitian baru atau membangun suatu informasi baru. Kedua statement di atas saya ambil dari apa yang ditulis oleh Jacub Rais (Anggota Dewan Riset Nasional). Tulisannya dapat dibuka melalui situs http://mit.biotrop.org OK setelah kita tahu keduanya ternyata beda, sekarang kita tinjau bagaimana cara menulis daftar acuan yang benar sesuai dengan aturan atau format ilmiah? Tentu kita tahu bahwa sumber referensi yang dapat dijadikan sebagai acuan kita dalam menuliskan laporan penelitian, skripsi, tesis maupun disertasi sangat banyak. Bisa berasal dari jurnal ilmiah, internet, email, artikel di koran dan majalah, dokumen resmi, makalah seminar dll, yang masing-masing sumber memiliki aturan yang berbeda dalam penulisannya dalam daftar acuan. Berikut ini beberapa contoh penulisan daftar acuan yang baku dari berbagai sumber referensi Buku: Anderson , D.W., Vault, V.D. & Dickson, C.E. 1999. Problems and Prospects for the Decades Ahead: Competency Based Teacher Education . Berkeley: McCutchan Publishing Co. Buku kumpulan artikel: Saukah, A. & Waseso, M.G. (Eds.). 2002. Menulis Artikel untuk Jurnal Ilmiah (Edisi ke-4, cetakan ke-1). Malang: UM Press. Artikel dalam buku kumpulan artikel: Russel, T. 1998. An Alternative Conception: Representing Representation. Dalam P.J. Black & A. Lucas (Eds.), Children’s Informal Ideas in Science (hlm. 62-84). London: Routledge.

Artikel dalam jurnal atau majalah: Kansil, C.L. 2002. Orientasi Baru Penyelenggaraan Pendidikan Program Profesional dalam Memenuhi Kebutuhan Dunia Industri. Transpor , XX (4): 57-61. Proceeding Konferensi atau Simposium Australian Association of Social Workers. 1969. Social issues of today. Proceedings of the Australian Association of Social Workers’ 11th Annual Conference. Hobart, Australia. pp 1734 Artikel dalam koran: Pitunov, B. 13 Desember, 2002. Sekolah Unggulan ataukah Sekolah Pengunggulan? Majapahit Pos , hlm. 4 & 11. Tulisan/berita dalam koran (tanpa nama pengarang): Jawa Pos. 22 April, 1995 . Wanita Kelas Bawah Lebih Mandiri, hlm. 3. Dokumen resmi: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1978. Pedoman Penulisan Laporan Penelitian . Jakarta: Depdikbud. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 tentang Sistem Pendidikan Nasional.1990. Jakarta: PT Armas Duta Jaya. Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Keppres Republik Indonesia. 1992. Undang-Undang No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang. Lembaran Negara RI Tahun 1992, No. 115. Sekretariat Negara. Jakarta. Buku terjemahan: Ary, D., Jacobs, L.C. & Razavieh, A. 1976. Pengantar Penelitian Pendidikan . Terjemahan oleh Arief Furchan. 1982. Surabaya: Usaha Nasional. Ensiklopedia Stafford-Clark, D. 1978. Mental disorders and their treatment. The New Encyclopedia Britannica. Encyclopedia Britannica. 23: 956-975. Chicago, USA . Kamus Echols, J.M. dan Shadily, H. (Eds). 1989. Kamus Inggris – Indonesia. PT Gramedia. Jakarta. Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian: Kuncoro, T. 1996. Pengembangan Kurikulum Pelatihan Magang di STM Nasional Malang Jurusan Bangunan, Program Studi Bangunan Gedung: Suatu Studi Berdasarkan Kebutuhan Dunia Usaha Jasa Konstruksi . Tesis tidak diterbitkan. Malang: PPS IKIP MALANG. Makalah seminar, lokakarya, penataran: Waseso, M.G. 2001. Isi dan Format Jurnal Ilmiah . Makalah disajikan dalam Seminar Lokakarya Penulisan Artikel dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah, Universitas Lambungmangkurat, Banjarmasin , 9-11 Agustus. Internet (karya individual): Hitchcock, S., Carr, L. & Hall, W. 1996. A Survey of STM Online Journals, 1990-1995: The

Calm before the Storm , (Online), (http://journal.ecs.soton.ac.uk/survey/survey.html , diakses 12 Juni 1996). Internet (artikel dalam jurnal online): Kumaidi. 1998. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan . (Online), Jilid 5, No. 4, (http://www.malang.ac.id , diakses 20 Januari 2000). Internet (forum diskusi online): Wilson, D. 20 November 1995 . Summary of Citing Internet Sites. NETTRAIN Discussion List , (Online), (NETTRAIN@ubvm.cc.buffalo.edu , diakses 22 November 1995). Internet (e-mail pribadi): Naga, D.S. (ikip-jkt@indo.net.id ). 1 Oktober 1997. Artikel untuk JIP . E-mail kepada Ali Saukah (jippsi@mlg.ywcn.or.id ). Kaset Video Burke, J. 1978. Distant Voices, BBC Videocasette , London, UK. 45 mins. Film (Movie) Oldfield, B. (Producer) 1977. On the edge of the forest. Tasmanian Film Corporation. Hobart, Austraalia,. 30 mins. Slides (Kumpulan Slides) Reidy, J.F. 1987. The Thorax Slides. Grave Medical Audiovisual Library. Chelmsford, UK. 54 mins. Sumber : http://leoriset.blogspot.com dan http://mit.biotrop.org

Berikut ini merupakan contoh dari bagaimana penulisan daftar pustaka pada penulisan makalah, skripsi atau penelitian dan lain sebagainya. 1. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari internet, pertama; tulis nama, kedua; tulis (tahun buku atau tulisan dibuat dalam tanda kurung) setelah itu beri (tanda titik), ketiga; tulis judul buku/tulisannya lalu beri (tanda titik) lagi, keempat; tulis alamat websitenya gunakan kata (from) untuk awal judul web dll setelah itu beri tanda koma, kelima; tulis tanggal pengambilan data tersebut ok. Seperti contoh dibawah ini:

Albarda (2004). Strategi Implementasi TI untuk Tata Kelola Organisasi (IT Governance). From http://rachdian.com/index2.php? option=com_docman&task=doc_view&gid=27&Itemid=30, 3 August 2008

2. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari buku, pertama; penulisan nama untuk awal menggunakan huruf besar terlebih dahulu setelah nama belakang ditulis beri (tanda koma), dimulai dari nama belakang lalu beri (tanda koma) dan dilanjutkan dengan nama depan, kedua; tahun pembuatan atau penerbitan buku, ketiga; judul bukunya ingat ditulis dengan mengunakan huruf miring setelah judul gunakan (tanda titik), keempat; tempat diterbitkannya setelah tempat penerbitan gunakan (tanda titik dua), dan kelima; penerbit buku tersebut diakhiri dengan (tanda titik). Seperti contoh dibawah ini:
• •

Peranginangin, Kasiman (2006). Aplikasi Web dengan PHP dan MySql. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset. Soekirno, Harimurti ( 2005). Cara Mudah Menginstall Web Server Berbasis Windows Server 2003. Jakarta: Elex Media Komputindo.

3. Penulisan daftar pustaka yang lebih dari satu/dua orang penulis dalam buku yang sama. Pertama tulis nama belakang dari penulis yang pertama setelah nama belakang beri (tanda koma) lalu tulis nama depan jika nama depan berupa singkatan tulis saja singkatan itu setelah nama pertama selesai beri (tanda titik) lalu beri (tanda koma) untuk nama kedua / ketiga ditulis sama seperti nama sali alis tidak ada perubahan, yang berubah penulisannya hanya orang pertama sedangkan orang kedua dan ketiga tetap. Setelah penulisan nama kedua selesai, nah jika tiga penulis gunakan tanda dan (&) pada nama terakhir begitupula jika penulisnya hanya dua orang saja, setelah penulisan nama selesai, Kedua; tahun pembuatan atau cetakan buku tersebut dengan diawali [tanda kurung buka dan kurung tutup/ ( )] setelah itu beri (tanda titik). Ketiga; judul buku atau karangan setelah itu beri (tanda koma) dan ditulis dengan huruf miring ok. keempat; yaitu penulisan tempat penerbitan/cetakan setelah itu beri (tanda titik dua : ) dan terakhir kelima; nama perusahaan penerbit buku atau tulisan tersebut dan diakhiri (tanda titik) ok. Untuk gelar akademik tidak ditulis dalam penulisan daftar pustaka. Nah ini contohnya Seperti dibawah ini:
• •

Suteja, B.R., Sarapung, J.A, & Handaya, W.B.T. (2008). Memasuki Dunia ELearning, Bandung: Penerbit Informatika. Whitten, J.L.,Bentley, L.D., Dittman, K.C. (2004). Systems Analysis and Design Methods. Indianapolis: McGraw-Hill Education.

Perlu diingat juga untuk penulisan daftar pustaka yang banyak harus berurutan penulisannya. Nama dari sumber yang diambil sebagai daftar putaka ditulis berdasarkan urutan Abjad.

Ketentuan Umum Penulisan Daftar Pustaka

1. Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabet nama pengarang 2. Nama pengarang susunannya dibalik, dimulai nama belakang atau nama keluarga (jika ada), nama kecil (jika perlu), diikuti nama depan, dan gelar (jika perlu) 3. Jarak antarbaris dalam satu pokok pustaka 1 spasi, sedangkan jarak antarpokok pustaka 2 spasi 4. Setiap pokok pustaka diketik dari margin sebelah kiri, sedangkan baris kedua dan seterusnya diketik 4 ketukan dari margin sebelah kiri 5. Jika ada dua karya tulis atau lebih oleh pengarang yang sama, maka nama pengarang pada pokok pustaka kedua, ketiga, dan seterusnya diganti dengan garis lurus 5-7 ketukan; 6. Jika ada dua atau lebih buku/karya tulis oleh pengarang yang sama pada tahun yang sama, maka penulisan tahun penerbitan ditam-bahkan huruf kecil di belakangnya (1990 a, 1990 b, dst.). 7. Tahun penerbitan yang dicantumkan dalam daftar pustaka adalah tahun penerbitan pada urutan terakhir (jika buku tersebut bukan merupakan terbitan pertama). 8. Judul buku diketik dengan huruf tebal, atau huruf biasa yang diberi garis bawah, atau huruf miring. 9. Jika ditulis oleh seorang pengarang, nama pengarang susunannya dibalik, dimulai dari nama belakang. 10. Jika buku yang dipakai terdiri dari dua jilid atau lebih, maka setelah penulisan judul dicantumkan (jilid ….) atau (edisi ….). 11. Jika ditulis oleh lembaga/komisi/organisasi/institusi, nama lembaga/komisi/organisasi/institusi sebagai pengganti nama penga-rang. Contoh: Departemen Pertambangan RI. 2001 (judul) ……. dst. 12. Jika ditulis oleh dua atau tiga orang pengarang: * Nama pengarang pertama susunannya dibalik; * Nama pengarang kedua (dan ketiga) susunannya tidak dibalik; * Urutan penulisan nama pengarang sesuai dengan urutan dalam buku/sumber referensi, nama penulis utama diletakkan paling depan. Contoh: Rahman, Andi; Rahmad Hidayat; dan Saiful Bahri. 1989. Termodinamika. Jakarta: Erlangga.243 halaman. 13. Jika satu buku/sumber referensi ditulis oleh lebih dari tiga orang: yang ditulis hanya nama pengarang pertama dengan susunan penulisan nama pengarang dibalik, diikuti (et.al.) atau

(dkk.) di belakangnya. Contoh: Hidayat, Rahmad (dkk.). 1990. Perpindahan Panas. .……dst. 14. Jika tanpa nama pengarang (anonim), maka langsung ditulis judul buku/referensi, diikuti data-data publikasi lain. Akan tetapi jika buku/sumber referensi tersebut tidak ada data publikasi sebagai data pendukung, sebaiknya tidak dipakai sebagai referensi dalam karya ilmiah kita. 15. Jika pada buku/sumber referensi tersebut sudah ada perubah-an/ralat/revisi, maka setelah judul buku dituliskan (edisi revisi) atau (ed.rev.), atau (rev.ed.). 16. Judul artikel atau karya ilmiah lain yang disejajarkan dengan artikel (misalnya makalah, skripsi, tesis, disertasi yang tidak dipublikasikan) penulisannya diapit tanda petik ganda (“). 17. Buku yang ada nama pengarang dan nama editor, maka: * Yang ditulis dalam daftar pustaka adalah nama editor, diikuti (ed.) atau (eds.) di belakangnya; * Jika editornya lebih dari seorang, cara penulisan nama editor sama dengan penulisan nama pengarang. Contoh: Syamsuri, dkk. (eds.). 2004. Motor Bakar. Surabaya: Bina Ilmu. 18. Sumber referensi berupa artikel dalam buku kumpulan karangan (antologi) yang ada editornya: * Nama penulis artikel, diikuti tahun penerbitan; * Judul artikel, ditulis di antara tanda petik ganda (“); * Nama editor, ditulis tanpa dibalik, diikuti (ed.) atau (eds.); * Judul buku/antologi, ditulis dengan huruf tebal/bergaris bawah/huruf miring; * Nomor halaman (jika perlu); diikuti data publikasi lain. Contoh: Hasan, M.Z. 1990. “Karakteristik Penelitian Kualitatif”, dalam Aminuddin (ed.), Pengembangan Penelitian Kualitatif, (hal. 216-217). Malang: HISKI dan YA3. 19. Jika buku referensi kita merupakan terjemahan/saduran: a) Cara pertama: nama pengarang asli, tahun penerbitan, judul (setelah diterje-mahkan), nama penerjemah, kata (terj.), data publikasi. Contoh: Bacon, Edmun N. 2000. Perancangan Kota. S. Gunadi, (terj.). Jakarta: Bina Pustaka. 413 hal. b) Cara kedua: nama pengarang asli, tahun penerbitan, judul (setelah diterje-mahkan), kata diterjemahkan oleh …/terjemahan oleh …, nama penerjemah, data publikasi. Contoh: Bacon, Edmun N. 2000. Perancangan Kota. diterjemahkan oleh S. Gunadi. Jakarta: Bina Pustaka. 413 hal. 20. Skripsi, tesis, dan disertasi yang belum dipublikasikan untuk umum, diperlakukan sama dengan artikel, kemudian dituliskan jenis karya ilmiah (skripsi/tesis/disertasi), diikuti nama jurusan, fakultas, perguruan tinggi, kota dan tahun penerbitan. Contoh: Kristanti, Ni Luh Putu M. 2000. “Sistem Informasi Pegawai Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya”. Skripsi: Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.

21. Sumber referensi/rujukan dari artikel/makalah dalam jurnal: Nama penulis artikel, tahun penerbitan, judul penerbitan, judul artikel (ditulis di antara tanda kurung), nama jurnal/majalah (ditulis dengan huruf tebal/bergaris bawah/huruf miring), data publikasi lain. Contoh: Suprijono, Agus dan M. Yusuf. 2002. “lodisasi Garam Rakyat dengan Cara Lapis Spray Kabut”, dalam Jurnal IPTEK Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, Volume 5 nomor 3 September 2002, hal. 47-54. 22. Rujukan berupa artikel/makalah dalam jurnal, dari CD-ROM, cara penulisannya sama dengan rujukan dari artikel dalam jurnal, ditambah keterangan CD-ROM dalam tanda kurung. Contoh: Khrasen, S. 1980. “Age, Rate, and Eventual Attainment in Second Language Acquisition” TESOL Quarterly, 12 (2): 26-28 (CD-ROM: TESOL Quarterly Digital, 2000). 23. Rujukan dari internet, yang merupakan karya individual, nama pengarang, tahun penerbitan, judul (dicetak miring/huruf tebal/bergaris bawah), selanjutnya diberi keterangan (online), diikuti alamat sumber rujukan serta keterangan kapan diakses, ditulis dalam tanda kurung. Contoh: Hitchcock, S. & W. Hall. 1996. A Survey of STM Online Journals: The Calm before the Storm, (online). (http://Journal.ecs. ac.uk/ survey/html, diakses 12 Juni 2005). 24. Rujukan dari internet berupa artikel dalam jurnal: Nama penulis, tahun penerbitan, judul artikel, judul jurnal, diikuti keterangan (online), volume dan nomor jurnal, alamat sumber rujukan, disertai keterangan kapan diakses ditulis dalam tanda kurung. Contoh: Kumaidi, N. 1998. “Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengem-bangan Tesnya”. Jurnal Ilmu Pendidikan. (online) jilid 5 nomor 4 (http:/www.malang.ac.id, diakses 20 Januari 2000). 25. Rujukan dari internet berupa bahan diskusi: Nama penulis, diikuti tanggal, bulan, dan tahun, topik bahan diskusi, nama bahan diskusi (dicetak miring) dan diberi keterangan (online), diakhiri alamat e-mail sumber rujukan, disertai keterangan kapan diakses dalam tanda kurung. Contoh: Wilson, D. 20 November 1995. “Summary of Citing Internet Sites”. NETTRAIN Discussion List. (online), (NETTRAIN @ ubvm. cc.buffalo.edu, diakses 20 November 2000). 26. Rujukan dari internet berupa E-mail pribadi: Nama pengirim (jika ada), disertai keterangan dalam tanda kurung (alamat e-mail pengirim), diikuti tanggal, bulan, tahun, diikuti topik isi bahan rujukan (dicetak miring/bergaris bawah), nama orang yang dikirimi dan alamat e-mail orang yang dikirimi ditulis dalam tanda kurung. Contoh: Davis, A. (a.davis @ uwts.edu.au). 10 Juni 1996. Learning to Use Web Authoring Tools. Email kepada Alison Hunter (huntera @ usq.edu.au). 27. Rujukan berupa makalah yang disajikan dalam seminar/ pertemu-an ilmiah: Nama penulis, tahun, judul makalah, diikuti pernyataan “Makalah disajikan dalam……..”, nama pertemuan ilmiah, lembaga penye-lenggara, tempat penyelenggaraan, tanggal dan bulan. Contoh: Winardi, Slamet dan Kunto Eko S. 2003. “Perancangan Alat Pengontrol Pintu Otomatis Menggunakan Bahasa Pemro-graman VHDL”, Makalah disajikan dalam Seminar Nasio-nal, ITATS, Surabaya, 3 Juli 2003.

28. Rujukan dari koran, tanpa nama penulis Jawa Pos 22 April 2000. “Penggunaan internet yang Efektif”, halaman 8., 29. Rujukan dari dokumen resmi pemerintah yang diterbitkan oleh penerbit, tanpa penulis atau tanpa lembaga: Undang-undang RI No. 20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasional). 2005. Bandung: Fokusmedia. 30. Rujukan dari artikel/makalah dalam koran atau majalah: Huda, Muh. 1998. “Mengantisipasi Bahaya Internet”. Surya. 13 November 1998. Halaman 4. (Gorys Keraf, 1980 dan Universitas Negeri Malang, 2000)

Media Source

Book by one author Sheril, R. D. (1956). The terrifying future: Contemplating color television. San Diego, CA: Halstead. Book by two authors Kurosawa, J., & Armistead, Q. (1972). Hairball: An intensive peek behind the surface of an enigma. Hamilton, Ontario, Canada: McMaster University Press. Chapter in an edited book Mcdonalds, A. (1993). Practical methods for the apprehension and sustained containment of supernatural entities. In G. L. Yeager (Ed.), Paranormal and occult studies: Case studies in application (pp. 42–64). London, England: Other World Books. Dissertation (PhD or masters) Mcdonalds, A. (1991). Practical dissertation title (Unpublished doctoral dissertation). University of Florida, Gainesville, FL. Article in a journal with continuous pagination (nearly all journals use continuous pagination) Rottweiler, F. T., & Beauchemin, J. L. (1987). Detroit and Narnia: Two foes on the brink of destruction. Canadian/American Studies Journal, 54, 66–146. Kling, K. C., Hyde, J. S., Showers, C. J., & Buswell, B. N. (1999). Gender differences in self-esteem: A meta-analysis. Psychological Bulletin, 125, 470–500. doi:10.1037/0033-2909.125.4.470 Article in a journal paginated separately (Journal Pagination) Crackton, P. (1987). The Loonie: God’s long-awaited gift to colourful pocket change? Canadian Change, 64(7), 34–37. Article in a weekly magazine Henry, W. A., III. (1990, April 9). Making the grade in today’s schools. Time, 135, 28–31. Article in a weekly magazine with DOI Hoff, K. (2010, March 19). Fairness in modern society. Science, 327, 1467–1468. doi:10.1126/science.1188537 Article in a print newspaper Wrong, M. (2005, August 17). “Never gonna give you up,” says mayor. Toronto Sol, p. 4.

Electronic sources

Online article based on a print source, with DOI (e.g., a PDF of a print source from a database) Krueger, R. F., Markon, K. E., Patrick, C. J., & Iacono, W. G. (2005). Externalizing psychopathology in adulthood: A dimensional-spectrum conceptualization and its implications for DSM-V. Journal of Abnormal Psychology, 114, 537-550. doi:10.1037/0021-843X.114.4.537 Online article based on a print source, without DOI (e.g., a PDF of a print source from a database) Marlowe, P., Spade, S., & Chan, C. (2001). Detective work and the benefits of colour versus black and white. Journal of Pointless Research, 11, 123–127.

Online article from a database, no DOI, available ONLY in that database (proprietary content—not things like Ovid, EBSCO, and PsycINFO) Liquor advertising on TV. (2002, January 18). Retrieved from http://factsonfile.infobasepublishing.com/ OR Liquor advertising on TV. (2002, January 18). Retrieved from Issues and Controversies database. Article in an Internet-only journal McDonald, C., & Chenoweth, L. (2009). Leadership: A crucial ingredient in unstable times. Social Work & Society, 7. Retrieved from http://www.socwork.net/2009/1/articles/mcdonaldchenoweth Article in an Internet-only newsletter (eight or more authors) Paradise, S., Moriarty, D., Marx, C., Lee, O. B., Hassel, E., Thyme, E. J., . . . Bradford, J. (1957, July). Portrayals of fictional characters in reality-based popular writing: Project update. Off the Beaten Path, 7. Retrieved from http://www.newsletter.offthebeatenpath.news/otr/complaints.html Article with no author identified (the title moves to the “author” position) Britain launches new space agency. (2010, March 24). Retrieved from http://news.ninemsn.com.au/technology/1031221/britain-launches-new-space-agency Article with no author and no date identified (e.g., wiki article) Harry Potter. (n.d.). In Wikipedia. Retrieved August 28, 2010, from http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Harry_Potter&oldid=380786432 Entry in an online dictionary or reference work, no date and no author identified Verisimilitude. (n.d.). In Merriam-Webster’s online dictionary (11th ed.). Retrieved from http://www.merriam-webster.com/dictionary/verisimilitude E-mail or other personal communication (cite in text only) (A. Monterey, personal communication, September 28, 2001) Book on CD Nix, G. (2002). Lirael, Daughter of the Clayr [CD]. New York, NY: Random House/Listening Library. Book on tape Nix, G. (2002). Lirael, Daughter of the Clayr [Cassette Recording No. 1999-19991999]. New York, NY: Random House/Listening Library. Movie Gilby, A. (Producer), & Schlesinger, J. (Director). (1995). Cold comfort farm [Motion picture]. Universal City, CA: MCA Universal.

Cara Menulis Daftar Pustaka di Ms. Word
Nah, seiring berjalannya waktu, dari beberapa pengalaman menulis saya di lomba essay, laporan kerja praktek, dan tugas akhir, saya menyadari bahwa format penulisan daftar pustakan itu banyak. Mungkin sebagian orang yang mengakses artikel ini sudah mengetahuinya, namun tidak mengetahui apa saja jenis-jenis/format penulisan daftar pustaka. Akhirnya, suatu saat saya menemukan sumber yang cukup terpercaya yang menjelaskan beberapa jenis format daftar pustaka. Sumber tulisan yang akan saya bahas di sini berasal dari sebuah ensiklopedia elektronik, Microsoft Encarta. Ada tiga jenis citation yang dijelaskan di Encarta (FYI: saya memakai program Microsoft Student "Encarta" 2009), yaitu APA style, Chicago style, dan MLA style. 1. APA style APA singkatan dari American Psychological Association. Asosiasi ini mengembangkan APA style untuk publikasi internalnya. Namun saat ini, APA telah dipakai sebagai standar editorial style untuk publikasi di bidang ilmu-ilmu sosial dan bidang kesehatan, diantaranya: psikologi, sosiologi, ekonomi, bisnis, kriminologi, keperawatan, dsb. Untuk informasi lebih lengkap tentang jenis sitasi ini, bisa di klik --> APA Web Site. 2. Chicago style Sitasi jenis ini ditebitkan pertama kali oleh University of Chicago Press pada tahun 1906. Jenis sitasi ini dipakai sebagai referensi standar oleh para editor profesional dan penerbit di banyak bidang. Untuk lebih lengkapnya, bisa ditelusuri di Chicago Manual of Style Web site. 3. MLA style MLA singkatan dari Modern Language Association. Adalah sebuah organisasi yang mempromosikan pelajaran bahasa dan literatur. MLA menjadi standar sitasi untuk berbagai macam paper dan laporan di sekolah menengah dan perguruan tinggi. Juga digunakan di beberapa jenis publikasi ilmiah. Untuk menelusuri lebih jauh, bisa di klik --> MLA Web site. Familiar dengan tiga istilah tersebut? Atau bahkan baru mendengar? Tapi ternyata masih banyak loh style-style lainnya...woow. Nah, pusing kan, bagaimana cara mengikuti aturannya? Ada loh sebenernya cara simpel mengikuti aturan-aturan penulisan daftar pustaka ini. Dan, setelah saya beritahu (mungkin udah banyak yang tahu juga sih) sepertinya tidak perlu lagi googling:"cara menulis daftar pustaka/citation" (btw, pengunjung blog saya ternyata banyak yang berasal dari googler yang mencari kata kunci yang jadi judul artikel ini, hehe...). Oke, yang dibutuhkan adalah software Microsoft Word 2007. Di software pengolah kata ini, ada fitur untuk me-manage referensi/pustaka yang kita gunakan.

Caranya: 1. Di Toolbar paling atas, klik "Reference" 2. Di bagian "Citations & Bibliography", klik "Manage Sources"

Toolbar utama MS Word 2007 3. Setelah jendela"Source Manager" terbuka, klik "New", dan masukkan data-data sumber yang akan kita pakai di dalam tulisan kita. Kita cukup mengisi form yang berisikan data-data: pengarang (author), judul (title), dll. Data-data yang perlu diisi disesuaikan dengan jenis sumber yang kita ambil. Apakah itu buku, jurnal ilmiah, hasil wawancara, CD, informasi dari internet, dsb. Kita juga dapat memilih bahasa yang akan kita gunakan dengan mengaturnya di kanan atas jendela "Create Source"

Contoh input sumber pustaka jenis Journal Article 4. Setelah kita meng-entry informasi pustaka yang kita gunakan, data tersebut akan tersimpan dan dapat kita munculkan dalam bentuk citation atau daftar pustaka (bibliography).

Contoh sumber pustaka yang sudah dimunculkan dalam bentuk bibliography

Setelah kita memasukkan citation atau bibliography, kita bisa memilih jenis style yang akan kita pakai. Cukup MUDAH kan ?? Terkadang jenis-jenis penulisan daftar pustaka yang dijelaskan guru-guru bahasa kita di Indonesia terlihat berbeda (Indonesian style mungkin). Tapi setelah saya sempat mengecek beberapa hasil 'ajaran' guru-guru kita, style-nya ternyata termasuk ke dalam salah satu style penulisan daftar pustaka/citation yang dikenal di dunia Internasional. Wah, pusing juga ya, harus pake yang mana... Namun, yang pasti, kita harus mematuhi aturan-aturan dimana dan untuk apa tujuan tulisan kita. Pasti pihak penyelenggara/institusi dimana kita diharuskan menulis sudah memiliki standar yang jelas. Namun terkadang beberapa institusi memiliki standar tulisan yang agak 'ga jelas'. Saya juga kebetulan menemui masalah serupa saat menulis laporan tugas akhir (TA). Fakultas saya mengeluarkan manual/ format penulisan TA, yang di dalamnya juga terdapat tata cara menulis daftar pustaka. Fuiihh...pusing banget. Saya rasa ngga mungkin fakultas mengeluarkan style baru. Pasti itu juga merujuk salah satu style yang dikenal di dunia. Coba dicantumin aja, pake style mana. Mungkin akan lebih mudah bagi kita untuk mengikutinya. Iya ngga, iya ngga?

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->