Anda di halaman 1dari 10

MEMINDAHKAN RISIKO

Nama Kelompok : 1.Nadra Nikita ( C1B109405) 2.Rusdiyati ( C1B109416) 3.Noorlatifa (C1B109436)

Pengertian Memindahkan Risiko


Memindahkan atau mentransfer risiko terjadi apabila seseorang mengalami kerugian di mana akibat keuangan dari kerugian tersebut sebagian atau seluruhnya ditanggung oleh orang lain.

Alasan Memindahkan Risiko


Kerugian yang terjadi diperkirakan terlalu besar untuk ditanggung sendiri dan atau dapat menghambat tercapainya tujuan perusahaan. Sesuai dengan undang-undang atau peraturan yang berlaku yang mewajibkan perusahaan mentransfer kerugian tertentu kepada orang lain. Pemindahan kerugian telah diperhitungkan sebagai cara yang paling efisien, meskipun ada kewajiban menanggung sendiri dan tidak ada ketentuan yang mewajibkannya.

Pemindahan Risiko
Pemindahan risiko dapat digolongkan dalam dua cara, yaitu : 1. Pengendalian risiko 2. Risk financing

Pengendalian Risiko
Pemindahan risiko melalui cara pengendalian risiko, tidak memerlukan pengerahan dana karena dijalankan dengan : 1. Memindahkan harta atau kegiatan yang bersangkutan kepada pihak lain. 2. Memindahkan tanggung jawab kepada tranferee dengan maksud menghilangkan atau mengurangi tanggung jawab transferor terhadap kerugian yang bersangkutan. 3. Menganggap kerugian yang bersangkutan dipikul pihak lain.

Risk Financing
Risk financing transfer dapat dilakukan dengan cara : Transfer risiko kepada perusahaan asuransi. Transfer risiko kepada perusahaan lain yang bukan perusahaan asuransi ( nonisurance transfer).

Asuransi
Menurut KUHD pasal 246 disebutkan bahwa asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk penggantian kepadanya karena suatu kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tentu.

Nonisurance Transfer
Kontrak bukan asuransi adalah suatu perjanjian antara dua pihak yang banyak terjadi dalam kegiatan bisnis dengan tidak melibatkan perusahaan asuransi.

Contoh Noninsurance Risk Financing Transfer


Melalui suatu perjanjian leasing, lessor bisa memindahkan kepada penyewa tanggung jawab keuangan untuk kerusakan harta atau kecelakaan badan bagi pihak ketiga. Melalui suatu perjanjian lessing (lessee=penyewa) juga bisa menggeserkan kerugian potensialnya kepada lessor, tergantung atas bagaimana bunyi perjanjian. Pemindahan resiko juga terjadi pada kontrak pengiriman barang, kontrak penyimpanan barang, kontrak pembuatan suatu bangunan dan sebagainya. Surety bond Neutralization