Anda di halaman 1dari 11

Pertemuan ke- 5 BAB IV METODE TRANSPORTASI

4.1.Definisi dan pengertian masalah transportasi

Permasalahan transportasi membahas masalah pendistribusian suatu komoditas atau produk dari sejumlah sumber (supply) ke sejumlah tujuan ( destination, demand), dengan tujuan meminimumkan ongkos pengangkutan yang terjadi.

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Ciri-ciri khusus permasalahan transportasi adalah :


1.

2.

3.

4.

Terdapat sejumlah sumber dan sejumlah tujuan tertentu. Kuantitas komoditas atau barang yang didistribusikan dari setiap sumber dan yang diminta oleh setiap tujuan, besarnya tertentu. Komoditas yang dikirim atau diangkut dari suatu sumber ke suatu tujuan, besarnya sesuai dengan permintaan dan atau kapasitas sumber. Ongkos pengangkutan komoditas dari suatu sumber ke suatu tujuan besarnya tertentu.

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Model masalah transportasi

Secara diagram
Sumber Tujuan

c11 ; x11 a1 a2 Unit penawaran am 1 2 m cmn ; xmn 1 2 n b1 b2 unit permintaan bn

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Rumus program liniernya: m n Minimum z = cij xij i=1 j=1 dgn kendala n xij ai ; i = 1, 2, , m j=1 m xij bj ; j = 1, 2, , n i=1 xij 0 ; untuk semua i dan j
4

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Suatu model transportasi dikatakan seimbang jika total supply (sumber) sama dengan total demand (tujuan) dengan kata lain: m n ai = bj i=1 j=1

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Tabel Awal Permasalahan

1 Sumber 1

...

Penawaran

c11
x11 c21 x21 . . .

c12
x12 c22 x22 . . .

...
. . . . . .

c1n
x1n c2n x2n ...

a1
a2 . . . am

2 . . . m

cm1
Permintaan xb1 m1

cm2

. . .
bn

cmn
xmn
6

b2 xm2 . . .

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Metode pemecahan masalah transportasi :

Tentukan solusi fisibel (mungkin) basis (dasar) awal Tentukan peubah yang masuk dari peubah nonbasis. Bila semua peubah sudah memenuhi kondisi optimum, STOP. Bila belum, lanjutkan langkah 3. Tentukan peubah yang keluar diantara peubah basis yang ada, kemudian hitung solusi yang baru. Kembali ke langkah 2.

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Langkah 1: pemecahan awal 4.2 North West Corner (metode sudut barat laut) Perhatikan peubah ujung kiri atas, x11 = min (a1,b1). Artinya jk b1 a1 maka x11 = b1; jk b1 a1, mk x11 = a1 . Kalau x11 = b1 giliran berikutnya x12 = min(a1-b1,b2) tetapi jika x11 = a1 maka yang mendapat giliran berikutnya x21 = (b1-a1,a2) dan seterusnya.

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Contoh: General Motor memiliki pabrik di Los Angles, Detroit, dan New Orleans. Pusat distribusinya terletak di Denver dan Miami. Kapasitas ketiga pabrik tersebut selama kwartal berikutnya adalah 1000, 1500, dan 1200 mobil. Permintaan kwartalan dikedua pusat distribusi itu adalah 2300 dan1400 mobil. Biaya transportasi darat per mobil per mil adalah sekitar 8 sen. Bagan jarak antara pabrik dan pusat distribusi tersebut adalah sebagai berikut :

TEKNIK RISET OPERASIONAL

Denver Los Angeles 1000 Detroit 1250 New Orleans 1275

Miami 2690 1350 850

Bagan jarak diatas dapat diterjemahkan menjadi biaya per mobil dengan tarif 8 sen per mil. Ini menghasilkan biaya berikut ini (yang dibulatkan ke dollar terdekat), yang mewakili cij dalam model umum Denver (1) Los ngeles (1) 80 Detroit (2) 100 New Orleans(3) 102 Miami (2) 215 108 68

TEKNIK RISET OPERASIONAL

10

4.3 Least cost corner (metode biaya terkecil) Prinsipnya adalah pemberian prioritas pengalokasian pada tempat yang mempunyai satuan ongkos terkecil. Jika ongkos terkecilnya lebih dari 1, pilih secara sembarang. Silang baris atau kolom yang dipenuhi (seperti metode sudut barat laut, jika baik kolom maupun baris dipenuhi secara berbarengan, hanya 1 yang disilang). Ulangi cara diatas sampai semua baris dan kolom tersilang. Dari contoh soal metode sudut barat laut bagaimana jika diselesaikan dengan metode biaya terkecil. Latihan soal

TEKNIK RISET OPERASIONAL

11