Anda di halaman 1dari 1

PROSES PEMBUATAN ROKET AIR

Roket air (gambar j) merupakan wahana baru dalam dunia pendidikan khususnya fisika yang prinsip kerjanya menggunakan hukum Newton III mengenai aksi reaksi. Untuk pembuatan badan roket air kita mempersiapkan dua buah botol bekas minuman bersoda yang bervolume 1,5 Liter seperti pada gambar (a). botol yang satu kita beri garis melingkar membagi botol menjadi 3 bagian. Selanjutnya digunting mengikuti garis yang telah dibuat seperti pada gambar (b). bagian atas botol digunakan sebagai nose, bagian tengah digunakan sebagai pelekat sayap. Sebagai pemberat roket dapat mengisinya dengan koran bekas yang dipadatkan dan diberi air sedikit dimasukkan kebagian ujung botol sebagai nose seperti pada gambar (c) dan (d). Selanjutnya direkatkan bagian nose pada bagian bawah botol yang masih utuh menggunakan plester atau solasi yang bisa merekat kuat seperti pada gambar (e). Selanjutnya rekatkan pula bagian tengah dari potongan botol gambar(b) ke bagian atas botol yang masih utuh sebagai tempat perekat sayap roket gambar (f). Sehingga akan menjadi badan roket yang ditunjukkan pada gambar (g). Untuk membuat sayap kita harus mendesain atau membuat pola pada karton plastik disesuaikan dengan ukuran botol supaya seimbang. Jumlah sayap minimal 2 dan maksimal 6 buah serta jarak antar sayap harus sama seperti pada gambar (h). Selanjutnya rekatkan sayapsayap yang telah dibuat pada bagian yang telah dipersiapkan seperti yang ditunjukkan gambar (i). Setelah semua sayap terekat, roket air bisa ditegakkan dan di isi air biasa sebanyak sepertiga dari badan roket yang telah dibuat pada gambar (j). Untuk menerbangkannya kita beri tekanan udara pada badan roket yang berisi air menggunakan pompa manual melalui ujung botol yang diberi noozle. Agar noozle tidak terlepas saat diberi tekanan, buat penghambat noozle dengan menggunakan tutup botol yang telah dilubangi. Selanjutnya tutup yang telah dilubangi dipasang ke bagian bawah botol sehingga noozle jadi tertahan saat udara dipompakan ke dalam botol. Untuk meluncurkan roket cukup menekan hendle rem sepeda pada pipa peluncur yang telah dibuat sembari mengatur sudut kemiringan roket dan tekanan udara seperti pada gambar (k). Saat roket meluncur diusahakan tak ada orang disekitar tempat peluncuran, karena akan terkena semburan air yang keluar dari roket air yang bertekanan seperti pada gambar (l).

BY : AYU WITA SARI (S2 FISIKA 339633)Page 2