Anda di halaman 1dari 2

Bilasan bronkhoalveolar

Tehnik Pengambilan Bahan Untuk Pemeriksaan Mikro Organisme Alat:Fiber optik bronkoskopi memegang peranan penting dalam diagnosa kelainankelainan anatomi, baik kelainan anatomi, neoplasma serta proses inflamasi. penggunaan bronkoskopi didalam mendiagnosa infeksi paru Bilasan bronkus Teknik lama:sudah digunakan sejak lebih 40 tahun yang lalu dengan melakukan aspirasi sekret bronkus didaerah lesi melalui bronkoskopi. Dengan cara ini meskipun kuman penyebab infeksi saluran nafas bawah mungkin diperoleh, namun cara ini belum mampu menghindari kontaminasi kuman dari orofaring Teknik sekarang:bilasan bronkoalveolar dengan melakukan pencucian berulang-ulang daerah lesi dengan sejumlah cairan garam fisiologis menurut 20-60 ml saja,tetapi menurut Weimberger 100-150 ml, bahkan Haslan 200-300 ml peringatan Hal yang perlu diperhatikan ialah bahwa pada tehnik bilasan bronkoaveolar yang melakukannya harus memiliki keahlian khusus agar dapat dicegah kontaminasi dengan darah dan mukus dan juga sedapat mungkin menghindari terjadinya batuk dan trauma Keuntunganya nilai diagnostik yang cukup tinggi Pewarnaan Gram Setelah aspirasi sekret bronkus Pewarnaan Gram digunakan untuk menentukan jenis bakteri Gram positif dan bakteri Gram negatif Teknik terbaru perkembangan Sikatan bronkus. Wimberley dan Faling memperkenalkan suatu instrumen dan tehnik untuk mendapatkan spesimen dari saluran napas bawah yang bebas dari kontaminasi

dikenal sebagai sikatan bronkus kateter ganda terlindung, yang sering dibicarakan adalah sikatan bronkus kareter ganda terlindung polietilen glikol. Tehnik ini merupakan pengembangan dari cara bilasan bronkus yang tujuannya untuk menghindari semaksimal mungkin kontaminasi kuman daerah orofaring terhadap bahan aspirat. Keungulan Jenis sikatan bronkus yang terunggul dalam arti kata mampu mendapatkan bahan aspirat yang bebas sama sekali darii kontaminasi kuman orofaring adalah sikatan bronkus dengan karakter ganda terlindung polietilen glikol