Anda di halaman 1dari 1

Berhenti Merokok dengan Konsumsi Permen Berhenti merokok tidaklah mudah.

Paling tidak pengalaman sahabat saya yang berusaha menghentikan kebiasaan merokoknya ini bisa menjadi pelajaran. Jika memang berniat untuk berhenti merokok harus mempunyai keinginan dan tekad yang kuat. Sahabat saya yang pecandu rokok berniat untuk berhenti merokok. Sahabat saya yang pernah bersepeda bersama saya ini mulai sadar bahwa selain mengganggu kesehatan tubuh penghisapnya, rokok juga merugikan kesehatan orang-orang di sekitarnya. Bahkan mempunyai peran yang signifikan bagi meningkatnya pemanasan global. Bayangkan berapa banyak karbondioksida yang terlepas ke udara dari mulut-mulut para perokok, katanya. Dengan tiga pertimbangan itu, ia memutuskan untuk berhenti merokok. Permasalahannya, ketika tidak mengonsumsi rokok mulutnya terasa asam. Dan itu membuatnya tersiksa. Saya berusaha memberikan tips, biar mulutnya tidak terasa asam ganti saja dengan mengonsumsi permen. Dan ternyata tips saya tersebut dilaksanakan. Sahabat sayapun banting stir. Jika sebelumnya isi sakunya adalah bungkus rokok sekarang isi sakunya berganti menjadi permen. Sebulan kemudian saya bertemu kembali dengan sahabat saya tersebut. Iseng-iseng saya menanyakan usahanya untuk berhenti merokok. Jawabnya, Gila, tips kamu mantab. Sekarang saya mempunyai hobi baru; mengunyah permen sambil menghisap rokok. *Silahkan jika ada yang ingin menguji coba tips berhenti merokok ini. Jika dalam sebulan tidak berhasil silahkan menghubungi warung terdekat. berhenti merokok, pemanasan global, rokok, permen, tips, sahabat