Anda di halaman 1dari 15

LANDASAN IDEOLOGIS GERAKAN MUHAMMADIYAH (2)

Disusun oleh : Juni Trianto.N Yolan Sanjani

A. Sifat Muhammadiyah
Muhammadiyah adalah suatu gerakan islam dakwah amar maruf nahi munkar. Yang mempunyai suatu tujuan yaitu mewujudkan manusia yang sebenarbenarnya atau manusia yang kembali kepada Al-Quran dan Hadits. Muhammadiyah memiliki dasar amal usaha Muhammadiyah yang berprinsip beberapa diantaranya adalah hidup manusia yang bermasyarakat, menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam dalam masyarakat adalah kewajiban sebagai ibadah kepada Allah dan ibadah kepada manusia, ittiba (mengikuti dan tau dasar-dasarnya) suatu perjuangan Nabi Muhammad saw terutama dalam menyebarkan agama Islam dan dalam hidup bermasyarakat.

Muhammadiyah Memiliki dan Wajib Memelihara Sifat Sifatnya, antara lain :


Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan

kesejahteraan masyarakat Memperbanyak teman dan mengamalkan ukhuwah Islamiyah Lapang dada, luas pandangan, dengan memegang teguh ajaran Islam

Berpegang teguh pada agama dan hidup

bermasyarakat Membiasakan untuk melaksankan segala hukum, undang-undang, peraturan, dasar dan falsafah yang yang sah. Amar maruf nahi munkar dan menjadi teladan yang baik dalam bermasyarakat Aktif dalam perkembangan masyarakat dengan maksud ishlah dan pembangunan, sesuai ajaran Islam

Kerjasama dengan golongan Islam mana pun

juga dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan serta membela kepentingan agama Islam Membantu pemerintah dan bekerjasama dengan golongan lain dalam memelihara dan membangun Negara untuk mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT Bersifat adil dan korektif kedalam dan keluar dengan bijkasana.

B. Keyakinan dan Cita Cita Hidup Muhammadiyah

Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah adalah kumpulan cita-cita Muhammadiyah yang menjelaskan tentang hakikat Muhammadiyah, faham agama menurut Muhammadiyah dan misi Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Matan Keyakinan dan Cita Cita Hidup Muhammadiyah Ada Lima Yaitu :
Muhammadiyah adalah Gerakan Islam amar maruf nahi munkar, yang bertujuan hidup untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-

benarnya, dan cara yang dilakukan dengan melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi. Menurut MKCHM agama Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, sejak nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada nabi penutup Muhammad saw, sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia untuk terjaminnya kesejahteraan hidup manusia didunia dan akhirat.

Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam

berasaskan Al-Quran (kitab Allah yang diwahyukan kepada nabi Muhammad saw) dan Sunnah Rasul (penjelasan dan pelaksanaan ajaran-ajaran Al-Quran yang diberikan oleh nabi Muhammad saw dengan menggunakan akal pikiran sesuai dengan ajaran Islam). Muhammadiyah bekerja dengan melaksanakan ajaran-ajaran Islam yang meliputi: aqidah, akhlaq, ibadah, muamalah duniawiyah.

Muhammadiyah

mengajak semua lapisan bangsa Indonesia yang mempunyai sumber kekayaan, kemerdekaan bangsa Indonesia, dan semua kesejahteraan yang telah dijamin Allah SWT untuk bersama-sama menjadikan suatu Negara Indonesia yang adil, makmur, dan diridhai Allah SWT. Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur.

C. Faham Agama Muhammadiyah


1) Agama

Islam adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Rasul-Nya, dari nabi Adam sampai nabi terakhir yaitu nabi Muhammad saw untuk kesejahteraan dan keselamatan ummat manusia di dunia dan akhirat. 2) Dasar Agama Islam : Al Quran : Kitab Allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw dengan perantara malaikat jibril. Yang sampai saat ini dijadikan pedoman hidup untuk kesejahteraan dan keselamatan manusia di dunia dan akhirat.

Sunnah Rasul : Suatu bentuk perkataan, perbuatan,

dan pikiran nabi Muhammad saw tentang penjelasan dan pelaksanaan ajaran al Quran, yang biasanya dilakukan dengan cara dakwah Islamiyah. Akal pikiran : Akal merupakan suatu daya yang dimiliki manusia. Peningkatan akal dapat menjadi dasar pembinaan budi pekerti yang akan menjadikan kebahagiaan dalam kehidupan suatu bangsa. Keharusan manusia mempergunakan akalnya, bukanlah hanya merupakan ilham yang terdapat dalam dirinya, tetapi juga adalah ajaran AIQuran. Kitab suci ini, memerintahkan kita untuk berpikir dan mempergunakan akal serta melarang kita memakai sikap taklid. Oleh sebab itu akal yang dipergunakan dengan baik akan dapat digunakan untuk membuka pintu ijtihad dalam agama Islam.

3). Al Quran dan Sunnah Rasul dapat menjelaskan dasar hukum ajaran Islam yang mengandung ajaran yang benar. Oleh sebab itu diperlukan akal pikiran mempunyai peranan yang dinamis dalam mencari maksud-maksud yang terkandung dalam Al Quran. 4). Pintu Ijtihad Tetap Terbuka 5). Aspek ajaran Islam atau suatu kesatuaan ajaran islam, antara lain : Aqidah, Akhlaq, Ibadah, dan Muamalat Duniawiyat.

D. Fungsi Kehidupan

dan Misi Berbangsa

Muhammadiyah dalam dan Bernegara

1). Muhammadiyah mempunyai keyakinan dan citacita hidup yang bersumber pada ajaran Islam yang murni berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah, sehingga melakukan kewajiban untuk berjuang dan mengajak segenap golongan dan bangsa Indonesia yang telah mandapat kekayaan, kemerdekaan bangsa dan negara republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan UUD 1945 untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridlai Allah SWT: Baldantun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

2). Keyakinan dan cita-cita yang dilakukan Muhammadiyah adalah bukan hal yang baru dan merupakan sesuatu yang wajar, jika kita melihat perkembangan sejarah bangsa Indonesia samapi saat ini. 3). Dakwah Islam dan amar maruf nahi munkar adalah suatu bentuk perjuangan Muhammadiyah dalam melaksanakan dan memcapai keyakinan dan cita-cita hidupnya pada masyarakat Indonesia.

4). Menyebarluaskan Ajaran Islam yang bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah 5). Mewujudkan Islam dalam kehidupan Pribadi, Keluarga, dan Masyarakat.