Anda di halaman 1dari 16

Oleh : EKO HERYANTO

Pendahuluan
Menurut tempat hidupnya genus Trichomonas pada manusia ada 3 spesies, yaitu: Trichomonas hominis pada usus Trichomonas tenax pada rongga mulut Trichomonas vaginalis terdapat pada saluran urogenital. Di antara ketiga spesies ini hanya Trichomonas vaginalis saja yang menimbulkan penyakit pada manusia, sedangkan dua spesies lainnya apatogen

Klasifikasi Trichomonas adalah sebagai berikut: Filum : Protozoa Subphylum : Sarcomastigophora Superclass : Mastigophora Class : Zoomastigophorea Family : Trichomonadidae Genus : Trichomonas Spesies :Trichomonas tenax Trichomonas hominis Trichomonas vaginalis

Gambar Trichomonas.Sp

A. Trichomonas tenax
1. Ekologi Trichomonas tenax terjadi di seluruh dunia Selain manusia, beberapa spesies primata non manusia merupakan host alami flagelata ini. Berhabitat dimulut, terutama mulut yang kotor, gigi yang berlubang dan pada penyakit periondontitis.

2. Morfologi Parasit ini hanya mempunyai stadium trofozoit dengan ukuran 5-12 mikron Mempunyai sitostoma kecil 4 flagel anterior 1 flagel posterior sepanjang membran bergelombang Membran bergelombang dengan ukuran 2/3 panjang tubuh Costa biasanya terletak di samping flagel posterior Sebuah axostyl disepanjang tubuh melengkung di sekitar inti Cytosome terletak disebelah axostyle berlawanan membran bergelombang.

Gambar Trichomonas tenax

3. Siklus Hidup Infeksi terjadi dengan bentuk trofozoit, terjadi secara kontak langsung atau melalui alat makan dan minum. Berkembang biak dengan cara belah pasang longitudinal.

4. Gejala klinis Parasit ini bersifat apatogen. Infeksi Trichomonas tenax tidak menimbulkan gejala yang berarti.
5. Diagnosis Diagnosis ditegakkan dengan menemukan parasit dalam bahan kerokan mulut

B. Trichomonas hominis
1. Epidemiologi Trichomonas hominis mempunyai habitat pada usus besar, terutama pada caecum. Diperkirakan bahwa prevalensi infeksi pada manusia mungkin hingga 25% di beberapa daerah.
2. Distribusi Cosmopolitan. Prevalensinya sanitasi lingkungan yang buruk

berhubungan

dengan

3. Morfologi Parasit ini berukuran 5-14 mikron mempunyai sitostom 3-5 flagel anterior 1 flagel posterior yang melekat pada tepi membran bergelombang dengan ujungnya yang bergerak bebas. Sitoplasma berbintik-bintik halus Membran inti terdiri dari granuler kromatin yang halus

4. Siklus Hidup Trichomonas hominis hidup di usus besar. Berkembang biak secara belah pasang longitudinal dan tidak membentuk kista, penularan terjadi dalam bentuk trofozoit. Parasit ini dikeluarkan bersama tinja. Umumnya penularan terjadi dengan menelan bentuk trofozoit melalui makanan atau minum yang terkontaminasi

Siklus Hidup Trichomonas hominis

5. Gejala Klinis Trichomonas hominis dianggap non-patogen. Namun kehadiran trofozoit dalam spesimen tinja dapat menjadi indikator kontaminasi kotoran pada sumber makanan atau air. 6. Diagnosis Diagnosis ditegakkan dengan menemukan parasit dalam tinja segar. 7. Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan mikroskop secara langsung(Giemsa) Polymerase Chain Reaction (PCR)

8. Pengobatan Sebagai spesies yang dianggap non-patogen, tidak ada rekomendasi pengobatan untuk organisme ini 9. Kontrol Pencegahan tergantung pada sanitasi masyarakat dan kebersihan pribadi.