Anda di halaman 1dari 4

KEMISKINAN

(Ditinjau Dari Aspek Ekonomi Dan Persepsi Diri) WAWANCARA DENGAN IBU SRI LESTARI (PENGAMEN) Disusun oleh : SYAIFULLAH NOER

A. Pengantar Penanggulangan kemiskinan tidak terlepas dari konteks Isu pembangunan nasional. Secara luas kemiskinan dapat diartikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan disini di artikan secara relatif sesuai dengan persepsi dirinya. Kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi teresebut mencakup berbagai aspek seperti kebutuhan ekonomi, sosial, politik, emosional dan spiritual. Pengertian miskin dalam arti luas tersebut tidak cukup operasional dalam menganalisis program kebijakan. Kalau kemiskinan diartikan dalam pengertian luas seperti itu maka akan mengalami kesulitan teknis ketika harus menentukan siapa sebenarnya yang masuk kategori penduduk miskin. Oleh karena itu kemiskinan lebih diartikan secara sempit yaitu miskin secara ekonomis. Dalam kaitan ini miskin diartikan sebagai ketidakmampuan ekonomis seseorang dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.
Dengan demikian yang disebut sebagai penduduk miskin adalah penduduk yg secara ekonomi tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya ( makanan maupun non makanan)

Dari pengertian dia atas bahwa yang menjadi tolak ukur kemiskinan di negara-ngera maju ataupun negara-negara berkembang adalah ditinjua dari segi ekonomi. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) pada bulan Maret tahun 2012 penduduk miskin1 yang ada di Indonesia berjumlah 29,13 juta orang (11,96 persen) yang berkuang 0,89 juta orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada Marer 2011 yang berjumlah 30,02 juta orang (12,49 persen). Konsep untuk mengukur kemiskinan BPS menggunakan konsep memenuhi kemampuan dasar (basic needs approach). Dengan konsep ini kemiskinan dipandang suatu ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan atau non makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Jadi menurut BPS penduduk miskin adalah Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah Garis Kemiskinan (GK)2.
1 2

Berita resmi statistik BPS (Badan Pusat Statistik), Jumlah penduduk miskin Maret 2012 mencapai 29,13 juta Konsep Garis Kemiskinan (GK) menurut BPS, merupakan penjumlahan dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Non Kemiskinan Makanan (GNKM). Rumus perhitungan GK = GKM + GNKM.

B. Kemiskinan Dari Aspek Ekonomi dan Persepsi Diri Melihat penegertian dan penjelasan kemiskinan diatas, maka sudah pasti yang dikategorikan penduduk miskin adalah mereka yang pendapatanya kurang dari Rp. 7.000,per hari (tolak ukur kemiskinan di Indonesia). Sedangkan menurut World Bank kategori penduduk miskin apabila pendapatan per hari minimal 1 US $. Sehingga berdasarkan data BPS Maret 2012, Penduduk miskin di Indonesia 29,13 juta orang. Berikut ini hasil wawancara dengan Ibu Sri Lestari (Pengamen Keliling)
Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri : : : : : : : : : : : : : : : : : : Asalamualaikum Walaikum Salam Saya ingin mengobrol sama ibu Iya.... Silahkan Mas Siapa nama ibu Sri Lestari mas Umur Ibu berapa 50 Tahun Kalo boleh saya tau pekerjaan rutin ibu apa Yaah Mas.. Pekerjaan rutin saya kayak gini (Jadi Pengamen Keliling) Apakah masih ibu ada suami Masih mas Apa pekerjaan suami ibu Ngebecak, Cari barang rongsokan, ngojek Ibu mempunyai berapa anak Anak saya ada 6 mas.. 2 sudah nikah dan 4 orang masih sekolah (2 orang SMA, 1 orang SMP, 1 orang SD) Rumah ibu dimana Saya tinggal di Boyolali mas (Kurang lebih 2.5 jam dari Yogya mas) Saya berangkat dari rumah jam 9 pagi, setelah pekerjaan rumah selesai dan Pulang lagi ke boyolali jam 8 atau 9 malam mas.. Udah berapa lama ibu melakukan rutinitas seperti ini Sudah lama mas, kurang lebih 10 tahunan Saya melakuakan ini agar membantu suami untuk mencukupi kebutuhan sehari hari dan kebutuhan anak sekolah. sebenarnya saya sudah capek mas, tapi hasil ngamen saya ini untuk uang saku anak sekolah Memangnya penghasilan suami ibu sehari berapa Yaaah gk tentu too mas (namanya saja bukan pegawai)... hehe Kalo suami saya kerja cari barang rongsokan sehari dapat uang 50 ribu, Klo ngojek dan tukan becak Cuma dapat 30 ribu mas.... Sementara penghasilan ibu perhari berapa Ndak tentu juga mas, biasanya 30-40 ribu, itu juga belum di potong ongkos perjalanan pulang pergi Boyolali-Yogya. Memangnya berapa ongkos ibu per hari 15 ribu mas Jadi ibu sehari hanya mengantongi uang kurang lebih 25 ribu yaaa.. Iya mas... Dengan pendapatan ibu ditambah bapak, apakah sudah cukup bu Klo cukup sii blum mas, tapi harus dicukup-cukupin buat makan sehari-hari dan uang saku anak sekolah... sehari-hari kami makan seadanya mas (yang penting ada nasi). Yang paling penting badan sehat mas.... Apakah ibu pernah mendapatkan BLT dari pemerintah Gk pernah mas.. katanya klo sudah ada motor tidak boleh dapat BLT....

Saya Ibu Sri

: :

Saya Ibu Sri

: :

Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri Saya Ibu Sri

: : : : : : : :

Saya Ibu Sri

: :

Saya Ibu Sri

: :

Apakah menurut ibu kedaan seperti ini, sudah membuat ibu dan kularga merasa cukup senang dan bahagia Bagi kami mas, yang penting selalu diberikan kesehatan agar bisa mencari rezeki untuk mencukupi makan sehari-hari dan uang saku sekolah bwat anak... Dan selebihnya kami hanya bisa pasrah sama Allah SWT... Dan kami pun mensyukuri apa yang ada saat ini.

Potret study kasus yang telah dikemukakan dia atas adalah cerminan dari kehidupan penduduk yang ada di Indonesia pada saat ini. Dimana hampir sebagaian penduduk Indonesia memiliki pendapatan dibawah rata-rata. Sehingga pendapatan yang diperoleh hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari saja. Ironis bila sebuah standar kemiskinan ditinjau dari aspek ekonomi semata. Dari hasil wawancara saya dengan Ibu Sri Lestari ada beberapa kesimpulan, ditinjau dari segi Ekonomi dan sebuah ilmu Pemahaman Diri tentang kemiskinan. 1. Kesimpulan yang pertama, Pemerintah harus mempunyai data yang valid mengenai penduduk miskin sebagai acuan menyusun strategi dan perencanaan yang akan di ambil untuk mengatasi kemiskinan yang ada di Indonesia. Ada beberapa program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan antara lain : a. Program Bantuan Sosial dan Jaminan Sosial, yang dilaksanakan dengan tujuan mengurangi beban masyarakat dan keluarga miskin dalam pemenuhan kebutuhan dasar melalui peningkatan akses pelayanan dasar antara lain melalui makanan, kesehatan dan pendidikan. b. Program Pemberdayaan Masyarakat (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat PNPM) yang dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian dan pemberdayaan masyarakat dalam proses pembangunan. c. Program Program Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang dilaksanakan dengan tujuan membantu usaha mikro dan kecil untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas usahanya agar kehidupan masyarakat miskin semakin stabil dan pendapatan meningkat. d. Program Pro Rakyat yang dilaksanakan dengan tujuan melengkapi berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan. Sebuah potret keluarga Ibu Sri Lestrai adalah keadaan nyata yang terjadi saat ini di Indonesia. Pemerintah sesuai dengan pembukaan Pancasila alenia ke empat mempunyai kewajiban yaitu Melindungi Segenap Bangsa Indonesia Dan Seluruh Tumpah Darah Indonesia Dan Untuk Memajukan Kesejahteraan Umum Dan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Dan Ikut Melaksanakan Ketertiban Dunia Yang Berdasarkan Kemerdekaan, Perdamaian Abadi, Dan Keadilan Sosial.

2. Kesimpulan yang kedua, Sebagai Pemahan Diri tentang apa yang dimaksud dengan Miskin bila ditinjau dari aspek sosial, spriritual dan emosional. Dari ringkasan diskusi saya dengan Ibu Sri Lestari terdapat sudut pandang yang berbeda mengenai pemahanan tentang kemiskinan itu sendiri. Bila kita terjemahkan Tidak ada satu orangpun yang mau digolongkan Miskin selagi dia mampu berusaha untuk mencukupi kebutuhan dirinya sendiri ataupun keluarganya. Dapat kita petik pelajaran dari sini, Kegigihan seorang istri dan suami berusaha untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga mereka dengan kemampuan yang ada pada diri mereka untuk kepentingan sebuah keluarga. Di akhir wawancara ada satu pesan Menurut Ibu Sri Lestari mensyukuri apa yang ada adalah kunci dari arti sebuah kehidupan dan terus berusaha adalah jalan yang terbaik tanpa harus mengeluh dan menyerah.

Anda mungkin juga menyukai