Anda di halaman 1dari 4

NAMA : AGUNG WIBISONO NIM : 091510501046

Digitari cilliaris
Tinggi mencapai 1 1,2 m. Batangnya besar dan pipih semakin ke bawah rongganya semakin besar. Pelepah daunnya menyatu menjadi satu pada batang, helaian daun berbentuk garis lanset atau garis, bertepih kasar, warna agak keunguan, ukurannya 2-25 kali 0,3-1,3 cm. Bulirnya berjumlah 2-22 perkarang bunga, tumbuh pada ketinggian yang tidak sama. Anak bulir berselang seling kiri dan kanan dari porosnya, ukurannya 2-4 mm. Rambut tepi dari sekam pada buah saling menjauh. Jumlah benang sari 3, kepala sari berwarna kuning atau ungu. Tangkai putik berjumlah 2, kepala putik muncul diujung anak bulir warnanya ungu kemerahan, dan jarang berwarna putih Banyak dijumpai dipinggir jalan, pematang sawah, sepanjang aliran sungai atau parit dan hutan sekunder. Tumbuhnya pada ketinggian 1-1500 m dari permukaan laut. Menurut penelitian di lapangan yaitu, sistem perakaran serabut. Batang Berwarna hijau, tinggi 1 m-1,2 m, ruas 3 cm-4 cm, permukaan licin, batang rumput, merayap, berbentuk pipih dan berongga. Bangun daun garis, ujung runcing, pangkal berlekuk, tepi kasar, daging seperti kertas, warna hijau keunguan, permukaan berbulu. Bunga bulir, terdapat sekam, benang sari 3, putik 2 dan termasuk bunga lengkap. Rumput ini berfungsi sebagai penutup tanah, menambah estetika pada suatu lanskap dan sebagai penahan erosi tanah.

rumput yang berumpun, yang pada pangkalnya kerapkali dengan batang yang merayap; tinggi 1 1.2 m. Batang pipih yang besar semakin ke bawah berongga. Pelepah daun tertekan jadi satu pad bat ang. Lidah sangat pendek. Helaian daun berbetnuk garis lanset atau garis, bertepi kasar, kerapkali keunguan. Bulir 2 22 per karangan bunga, tertancap pad ketinggian yang tidak sama. Poros bulir berlunas, panjang 2 21 cm. Anak bullir berseling kiri dan kanan dari poros, berdiri sendiri dan berpasangan tetapi dengantangkai yang tidak sma panjang, ellips memanjang, rontok bersama-sama, panjang 2 4 mm. Rambut tepi dari sekam pada masaknya buah salling menjauh. Benang sari 3, kepala sari kuning atau ungu. Tangkai putik 2. kepala putik muncul dekat ujung daripada anak bulir, ungu merah, jarang putih. Tumbuh-tumbuhan agak mudah berubah tumbuh pada segala macam keadaan tanah pada ketinggian 1 1800 m.

4. A. Klasifikasi Kingdom Divisi Kelas Sub Kelas Ordo Famili Genus Spesies b. Ekologi

Digitaria ciliaris (Jalamparan)


:Plantae :Magnoliophyta :Liliopsida :Commelinidae :Cyperales :Poaceae :Digitaria :Digitaria ciliaris

Rumput yang berumpun, yang pada pangkalnya kerap kali dengan batang yang merayap; tinggi 1-1,2 m. Tumbuh-tumbuhan agak mudah berubah tumbuh pada segala macam keadaan tanah pada ketinggian 1- 1800 m. c. Morfologi Batang pipih yang besar semakin ke bawah berongga. Pelepah daun terletak jadi satu pada batang. Lidah sangat pendek. Daun :Helaian daun berbentuk garis lanset atau garis, bertepi kasar, keunguan. Bunga : Bulir 2-22 per karangan bunga, tertancap pada ketinggian yang tidak sama. Poros bulir bertunas, panjang 2-21 cm. Anak bulir berseling kiri dan kanan dari poros, berdiri sendiri dan berpasangan tetapi dengan tangkai yang tidak sama panjang, ellips memanjang, rontok bersama-sama, panjang 2-4 mm. Rambut tepi dari sekam pada masaknya buah saling menjauh. Benang sari 3, kepala sari kuning atau ungu. Tangkai putik 2. Kepala putik muncul dekat ujun daripada anak bulir, ungu merah.

SPESIES GULMA Sinonim ciliare DC. Nama Lokal Habitat yang tinggi.

: Digitaria ciliaris

: D. sanguinalis (non Scop.) ; D. adscendens Hen.t ; D. henryi Rendle ; D.

sanguinalis Scop.var. ciliaris Parl. ; Panicum adscendens H.B.K. ; Panicum ciliare Retz. ; Paspalum : Rumput kebo, putihan. : Tumbuh pada tanah berpasir serta tanah berlempung dengan tingkat kesuburan tanah