TUGAS

HACCP CUMI-CUMI BEKU

DISUSUN OLEH: NAMA NIM KELAS : ONGKY LASUARDI PANJAITAN : 105080301111006 : PENGENDALIAN KUALITAS HASIL PERIKANAN – T01

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012

Bahan baku disimpan dalam wadah dengan menggunakan es dengan suhu pusat bahan baku 0°C . Kenampakan yaitu utuh.5°C secara saniter dan higienis.) utuh segar yang belum mengalami pengolahan yang berasal dari perairan yang tidak tercemar. Tekstur yaitu elastis. Bau yaitu segar spesifik jenis. cemerlang. Bahan baku Bahan baku cumi-cumi beku adalah cumi-cumi (Loligo spp. Dalam penggunaannya.cumi-cumi beku merupakan produk olahan hasil perikanan dengan bahan baku cumi-cumi utuh segar yang mengalami perlakuan pembekuan. Secara organoleptik bahan baku mempunyai karakteristik kesegaran sebagai berikut. padat dan kompak. Bahan tambahan Air yang dipakai sebagai bahan penolong untuk kegiatan di unit pengolahan memenuhi persyaratan kualitas air minum sesuai dengan ketentuan tentang syarat untuk pengawasan kualitas air minum Es yang digunakan dibuat dari air yang memenuhi persyaratan muti air minum. tidak cacat. Dengan ukuran mesh size 8 yaitu 1kg berisi 8 ekor cumi-cumi. . es ditangani dan disimpan di tempat yang bersih agar terhindar dari kontaminasi.

dan terlindung dari sumber kontaminasi kemudian disimpan pada gudang penyimpanan yang saniter.1.Diagram alir proses cumi-cumi beku Penerimaan bahan baku kemasan dan label Pencucian I Sortasi Penyiangan Pencucian II Penimbangan I (block frozen) Penyusunan Pembekuan Penggelasan Penimbangan II (IQF) Pengemasan Penyimpanan Pemuatan Penyimpanan Penerimaan bahan Analisis Bahaya 1. Kemasan Kemasan yang diterima di unit pengolahan diverifikasi terkait keamanan pangan. . Penerimaan 1.

Potensi bahaya : non food grade karena tidak ada bukti untuk digunakan pada pangan dan kotor karena kesalahan penanganan. cermat dan saniter dengan mempertahankan suhu pusat antara 0°C-5°C. Potensi bahaya : kemunduran mutu karena kerusakan fisik dan kontaminasi bakteri patogen karena kurangnya sanitasi dan higiene. 2. 5. 4.3. Bahan baku diidentifikasi dan diberi kode untuk kemudahan dalam penelusuran traceability dan diperlukan sampai produk akhir. Potensi bahaya : kemunduran mutu karena kerusakan fisik dan kontaminasi bakteri patogen karena kurangnya sanitasi dan higiene. Sortasi Bahan baku dipisahkan berdasarkan ukuran secara cepat. 1. 6. kemudian disimpan pada gudang penyimpanan yang saniter. dilakukan dan saniter dengan mempertahankan suhu pusat 0°C-5°C. Pencucian II Cumi-cumi dicuci dengan menggunakan air dingin mengalir secara cepat cermat dan saniter dengan mempertahankan suhu pusat antara 0°C-5°C. Pencucian I bahan baku dicuci dengan menggunakan air dingin mengalir secara cepat. Bahan Baku Bahan baku diuji secara organoleptik kemudian ditangani secara cepat. cermat dan saniter dengan suhu pusat bahan baku antara 0°C-5°C. Penimbangan I khusus untuk block frozen . 1. Potensi bahaya : non food grade karena tidak ada bukti untuk digunakan pada pangan dan kotor karena kesalahan penanganan. Potensi bahaya : kemunduran mutu karena kesalahan penanganan dan kontaminasi bakteri patogen karena kurangnya sanitasi dan higiene. cermat dan saniter dengan mempertahankan suhu pusat antara 0°C-5°C. Penyiangan Cumi-cumi disiangi dengan cara membuang isi perut dan paruh. Potensi bahaya : kontaminasi bakteri patogen karena kurangnya sanitasi dan higiene.2. Label Label yang diterima di unit pengolahan diverif ikasi terkait peruntukan produknya. 3. Potensi bahaya : kemunduran mutu karena kerusakan fisik dan kontaminasi bakteri patogen karena kurangnya sanitasi dan higiene.

Penimbangan II khusus untuk Individual Quick Frozen (IQF) 12. Penyimpanan 14. secara cepat. Potensi bahaya : kontaminasi bakteri patogen karena kurangnya sanitasi dan higiene 9. Pembekuan 10. cermat dan saniter dengan mempertahankan suhu pusat 0°C . Pemuatan . Penggelasan 11.Cumi-cumi ditimbang dengan berat sesuai spesifikasi.5°C. Pengemasan 13. Potensi bahaya : kontaminasi bakteri patogen karena kurangnya sanitasi dan higiene 7. Penyusunan 8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful