Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN PRAKTEK PROFESI GERONTIK PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS HASANUDDIN KELURAHAN

RAPPOKALLING MAKASSAR 2012 Hari/Tanggal Pukul Tempat Topik : Kamis/5 Januari 2012 : 11.00-12.00 WITA : Rumah warga RT 2 Kelurahan Rappokalling : Obat Tradisional

A. Persiapan 1. Pada hari Senin, tanggal 2 Januari 2012 dilakukan rapat koordinasi antara anggota kelompok untuk membahas persiapan pelaksanaan penyuluhan kesehatan terkait topik, tempat, waktu pelaksanaan, media yang akan digunakan serta mekanisme penyuluhan, dan dalam rapat tersebut disepakati bahwa topik yang akan diangkat adalah tentang Obat Tradisional dengan pertimbangan bahwa karakteristik lansia di lingkup tanggungjawab kelompok I memiliki keluhan utama yang berbedabeda sehingga kami mempertimbangkan topik penyuluhan yang kiranya dapat mencakup semua permasalahan lansia yaitu bagaimana memanfaatkan sayuran yang tersedia di lingkungan untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit khususnya penyakit hipertensi. Penyuluhan direncanakan akan dilaksanakan pada hari Kamis, 5 Januari 2012 di rumah warga RT 2 Kelurahan Rappokalling dengan didampingi pembimbing institusi. Media yang akan digunakan adalah poster/flip chart untuk memberikan penjelasan langsung kepada peserta penyuluhan dan leaflet yang berisikan materi dari penyuluhan yang akan dibagikan kepada para peserta penyuluhan untuk dibawa pulang, dengan tujuan peserta penyuluhan dapat membaca materi penyuluhan berulangkali. Untuk mekanisme penyuluhan yang akan dibagi dalam dua sesi yaitu Sesi Penyampaian Materi dan Sesi Tanya Jawab. 2. Pada hari Selasa, tanggal 3 Januari 2012 anggota kelompok mengkonsultasikan SAP penyuluhan kepada pembimbing institusi yang membahas tentang persiapan

pelaksanaan penyuluhan dan Job Description masing-masing anggota kelompok. Dari rapat tersebut disepakati bahwa yang akan bertindak sebagai MC adalah Selviana Anwar, S.Kep, sebagai Presenter (pembawa materi) adalah

Anugrahwati, S. Kep dan Nurfitri, S. kep dan sebagai Observer adalah Febriyang Elake Hakka, S.Kep. Sementara anggota kelompok lainnya bertugas sebagai fasilitator dan bagian pendokumentasian kegiatan (absensi peserta, foto dan rekaman kegiatan) 3. Pelaksanaan Penyuluhan berlangsung sesuai dengan perencanaan awal yaitu Hari Kamis tanggal 5 Januari 2012. Namun, penyuluhan yang sedianya dilaksanakan pada pukul 08.00 WITA diundur menjadi pukul 11.00 WITA dengan didampingi oleh Pembina puskesmas Kelurahan Rappokalling Makassar. Kegiatan dimulai dengan penyampaian oleh MC kepada audiens dalam hal ini para lansia yang merupakan warga RW 2 Kelurahan Rappokalling, selanjutnya MC mempersilahkan Presenter/penyaji untuk meyampaikan materi penyuluhan. Presenter menyampaikan materi tentang pengertian obat tradisional, kemudian berlanjut menyampaikan materi tentang manfaat dan keunggulan obat tradisional, kemudian presenter menjelaskan secara singkat mengenai penyakit hipertensi, kemudian berlanjut menjelaskan sayuran yang baik untuk dikonsumsi bagi para lansia yang mengalami hipertensi, dan terakhir menjelaskan dan mendemonstrasikan secara langsung mengenai langkah-langkah mengolah sayuran tersebut menjadi sebuah jus. Penyampaian tersebut menggunakan media berupa poster/flip chart dan para fasilitator menjalankan tugasnya saat penyuluhan berlangsung. Setelah sesi penyampaian materi selesai, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini ada 2 orang audiens yang bertanya yaitu : 1. Ny.A : Selain sayuran yang tadi dijelaskan, sayuran apa lagi yang bermanfaat menurunkan tekanan darah? 2. Ny.D : Apakah daun sop (daun seledri) sangat baik juga bagi penderita asam urat?

C. Evaluasi 1. Evaluasi Struktur a. Jumlah peserta yang mengikuti penyuluhan sebanyak 15 orang dengan. Jumlah ini sudah melebihi target yang direncanakan (100%) b. Acara berlangsung tidak tepat waktu seperti yang direncanakan

2. Evaluasi proses a. 20% dari audiens yang hadir dapat berperan secara aktif dalam sesi tanya jawab b. Selama acara berlangsung perhatian audiens cukup fokus dan antusias c. Selama acara berlangsung, bagian materi yang paling menarik perhatian audiens adalah tentang sayuran-sayuran yang dapat menjadi obat tradisional menurunkan tekanan darah dan bagaimana cara mengolah sayuran-sayuran tersebut menjadi obat tradisional menurunkan tekanan darah d. Sesi tanya jawab terkoordinir dengan baik oleh karena audiens bertanya satu persatu dan menyampaikan pertanyaan pada saat diberi kesempatan oleh MC serta peran fasilitator yang dapat membantu mengarahkan pertanyaan audiens e. Pada akhir kegiatan, Pembawa materi mengevaluasi pemahaman audiens tentang materi yang dibawakan dan audiens dapat menyebutkan kembali materi yang telah disampaikan meskipun tidak sama persis (70%)

3. Evaluasi Hasil Dari pelaksanaan penyuluhan ini dapat diperoleh hasil bahwa lansia yang pada awalnya belum mengetahui tentang sayuran-sayuran apa saja yang bermanfaat untuk dapat diolah menjadi obat tradisional menurunkan tekanan darah dan bagaimana cara mengolah sayuran-sayuran tersebut menjadi obat tradisional dalam bentuk yang nikmat untuk dikonsumsi. Setelah mengikuti penyuluhan telah dapat mengetahui sayuran-sayuran yang dapat dijadikan obat tradisional dan dapat mengetahui langkah-langkah mengolah sayuran-sayuran menjadi obat tradisional.

Secara umum pelaksanaan penyuluhan kesehatan ini bisa dikategorikan baik dengan pertimbangan bahwa audiens yang mengikuti penyuluhan adalah lansia sehingga dibutuhkan trik-trik khusus dalam menyampaikan materi penyuluhan agar informasi dapat ditangkap oleh lansia. Tentunya hal ini adalah merupakan kerja sama yang baik antar anggota kelompok sesuai dengan tugasnya masing-masing.

LAPORAN PENYULUHAN KESEHATAN OBAT TRADISIONAL

Oleh : KELOMPOK I LAODE ANDREAS ANUGRAHWATI SULFIANI ZAKARIA SELVIANI ANWAR RASMAWATI NURFITRI MUSDALIFA A.S FEBRIYANG ELAKE NISRINAH NAOPAL AINUN RIZKA HAJERAH ILHAM NURINSANY RIFATUNNISA ABD. RAHMAN MUSLIM

PROGRAM PROFESI KEPERAWATAN GERONTIK PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2012