Anda di halaman 1dari 6

DARAH Darah janin berasal dari massa sel dalam, bersamaan dengan semua organ lain didalam tubuhnya.

Janin akan mewarisi gen yang menentukan golongan darahnya dari kedua orang tua, dengan demikian, golongan darah ABO dan factor Rhesusnya dapat sama atau berbeda dengan ibunya. Hemoglobin janin berbeda tipenya dengan hemoglobin dewasa yang disebut dengan HbF fetal haemoglobin).HbF mempunyai afinitas terhadap oksigen yang lebih besar dan ditemukan dalam konsentrasi yang lebih besar (18-20 g/dl pada bayi cukup bulan).Hal ini terjadi karena oksigen harus diambil dari darah ibu di sisi plasenta tempat tekanan oksigen lebih rendah daripada di dalam atmosfer.Menjelang akhir kehamilan, janin mulai membuat hemoglobin tipe dewasa (adult-type haemoglobin [HbA]). Di dalam uterus, sel darah merah mempunyai rentang hidup yang lebih singkat, yaitu sekitar 90 hari hingga waktu bayi lahir. SALURAN GINJAL Ginjal mulai berfungsi dan janin mengeluarkan urine sejak usia gestasi 10 minggu. Urine sangan encer dan buukan merupakan rute ekskresi karena ibu membuang produk zat sisa yang menembus placenta. Perlu diperhatikan bahwa arteri vesikalis superior muncul dari beberapa centimeter pertama arteri hipogastrika, yang menuju arteri umbilikalis sehingga jika hanya ditemukan satu arteri umbilikalis, dicurigai terdapat abnormalitas saluran ginjal. KELENJAR ADRENAL Kelenjar adrenal janin menghasilkan precursor untuk pembentukan entriol

plasenta.Kelenjar ini juga dianggap berperan dalam memulai persalinan meskipun mekanisme yang pasti belum dipahami sepenuhnya. HATI Hati janin termasuk besar ukurannya, memenuhi sebagian rongga abdomen, terutama pada bulan-bulan pertama. Dari bulan ke 3 hingga ke 6 kehidupan intrauterine, hati berperan

dalam pembentukan sel darah merah, yang setelah itu sebagin besar diproduksi di dalam sumsum tulang merah dan limpa. Menjelang akkhir kehamilan, zat besi disimpan di dalam hati. SALURAN CERNA Sebagian besar saluran cerna tidak berfungsi sebelum lahir. Saluran ini terbentuk dari yol sac seperti slang yang lurus, kemudian tumbuh dan masuk ke dasar tali pusar, dan kemudian berotasi kembali ke dalam abdomen. Mengisap dan menelan cairan amnion yang mengandung sel kulit yang terkelupas dan debris lain mulai terjadi sekitar 12 minggu setelah konsepsi. Sebagian besar getah digestif sudah ada sebelum lahir dan getah ini bekerja terhadap zat yang ditelan dan sel intestinal yang dibuang untuk membentuk meconium.Normalnya, meconium ditahan dalam usus hingga setelah lahir, yaitu saat meconium dikeluarkan sebagai feses pertama bayi baru lahir. PARU-PARU Paru-paru berasal dari tunas yang tumbuh dari faring, yang membelah secara berulang untuk membentuk struktur percabangan pohon bronkial. Proses ini berlanjut setelah lahir hingga berusia 8 tahun saat jumlah brokiolus dan alveoli yang lengkap sudah berkembang. Imaturitas paru-paru terutama mengurangi kemungkinan bertahan hidup bayi yang lahir sebelum usia gestasi 24 minggu karena terbatasnya area permukaan alveolar , imaturitas system kapiler pada paru-paru dan kurangnya surfaktan yang adekuat. Surfaktan adalah lipoprotein yang mengurangi tegangan permukaan pada alveoli dan membantu pertukaran gas. Surfaktan pertama kali diproduksi data usia gestasi sekitar 20 minggu dan jumlahnya meningkat hingga paru-paru matur pada usia gestasi kira-kira 30-34 minggu. Pada saat cukup bulan, paru-paru mengandung kirakira 100ml cairan paru. Sekitar sepertiga cairan tersebut dikeluarkan selama kelahiran dan sisanya diabsorbsi dan dibawa oleh pembuluh limfatik dan pembuluh darah dan tempatnya tersebut akan berisi udara. Terdapat beberapa gerakan toraks sejak bulan ketiga kehidupan janin dan gerakan diafragmatik yang lebih nyata sejak bulan ke 6. Pernapasan janin terjadi hingga setengan jam selama tidur fase episode gerak mata cepat.

SISTEM SYARAF PUSAT Sistem ini terbentuk dari ectoderm. Ectoderm terlipat-lipat ke dalam dengan proses yang rumit untuk membentuk tuba neural yang kemudian dilapisi oleh kulit. Proses ini terkadang tidak lengkap, menyebabkan terjadinya defek tuba neural terbuka. Janin mampu melihat cahaya yang kuat dan mendengar suara eksternal.Periode terjaga dan tidur terjadi, baik tidur dalam (gelombang lambat) maupun tidur REM. KULIT Sejak 18 minggu setelah konsepsi, janin tertutup zat berwarna putih seperti krim yang disebut dengan verniks kaseosa.Zat ini melindungi kulit dari cairan dan dari gesekan dengan tubuhnya sendiri. Pada usia gestasi 20 minggu, janin akan tertutup rambut halus yang diebut lanugo dan pada saat yang sama, rambut kepala dan alis mulai terbentuk. Lanugo menghilang kembali sejak usia gestasi 36 minggu dan hanya tersisa sedikit pada bayi cukup bulan. Kuku jaritangan terbentuk sejak usia gestasi 10 minggu, tetapi kuku jari kaki tidak terbentuk sampai usia gestasi sekitar 18 minggu. Pada saat cukup bulan, kuku biasanya sudah memanjang melebihi ujung jari, tetapi panjang kuku adalah petunjuk maturitas yang tidak dapat dipercaya. WAJAH Wajah terbentuk atara minggu ke 5 dan 12 dari arkus brakialis.Hidung tumbuh ke bawah sebagai pilar jaringan.Mata, yang terbentuk dari kombinasi jaringan saraf dan ekstoderm khusus, mula-mula terletak di lateral tetapi kemudian bergerak ke medial.Telinga mula-mula terletak rendah.Di bawah hidung, tonjolan maksilaris meluas untuk membentuk dasar hidung dan atap mulut.Bibir atas terbentuk dari tonjolan yang meluas untuk bertemu di bagian tengah. Fusi prosesus maksilaris yang tidak emadai menyebabkan malformasi kongenital mulut,misalnya bibir atau langit-langit sumbing. Fusi palatum sempurna pada minggu ke 11.

KARDIOVASKULAR Ini adalah salah satu system yang pertama kali dibentuk. Fungsinya sudah penting sejak awal perkembangan, tidak seperti bagian system lain yang tidak harus mencapai fungsi sempurna seperti setelah lahir. Hal ini disebabkan mudigah semakin besar dan difusi tidak lagi memadai. Beberapa sel di mesoderm yolk sac kehilangan perlengketan dan mulai bergerak, membentuk kelompok yang disebut pulau darah.Hemositoblas, precursor sel darah merah, memiliki inti sel dan mulai menghasilakn bentuk primitive hemoglobin.Sel bagian luar pulau darah, angioblas, membentuk ciri-ciri sel endotel, sel yang melapisi bagian dalam pembuluh darah.Pulau-pulau darah enyatu, membentuk saluran pembuluh darah yang akhirnya saling berhubungan untuk membentuk rute yang jelas.Organisasi rute melintasi yolk sac serupa dengan organisasi geografis delta sungau tempat arus lemah berkonvolusi dan bergabung, mengambil rute yang resistensinya paling rendah.Ekspansi dan resistensi elastic pada dinding pembuluh darah, yang menjadi berirama dan menghasilkan pola peristaltic, mendorong sel darah. Jantung primitive berkembang dari tapal kuda mesoderm embrionik, sebelah anterior dari lempeng prokordal. Jantung ini membentuk 2 saluran di tiap-tiap sisi usus depan yang menyatu membentuk sebuah tabung jantung tunggal. Atrium primitive terbentuk ketika aliran darah vena umbilicus dari plasenta menyatu dengan pembuluh darah dari kepala sehingga menghasilkan volume darah terbesar.Darah yang meninggalkan atrium primitive memicu perkembangan ventrikel primitive, yang menjadi sumber utama aktifitas pemompaan darah. Bentuk khas jantung dihasilkan oleh aliran sel darah di dalam saluran pembuluh, hal ini menyebabkan tabung jantung mengambil bentuk lengkung huruf S yang akhirnya akan berbentuk jantung. Pada hari ke 21 setelah pembuahan, sel yang mengelilingi jantung sudah berdiferensi menjadi sel miokardium yang mampu mengahsilkan respon terorganisasi sehingga jantung, yang terdiri atas empat rongga berurutan, mulai berdenyut. Pembentukan lapisan luar dinding pembuluh darah dirangsang oleh stress.Di daerah tempat banyak terjadi turbulensi, dinding pembuluh berespon dengan menjadi lebih elastis.Dengan demikian, struktur jantung dan arteri membentuk dinding yang lebih tebal dan elastic.Susunan matang rongga jantung tercapai oleh pertumbuhan ke dalam sputum kea rah bantalan atrioventrikel sentral di bagian tengah.Pertumbuhan jantung janin sebagian bergantung

pada afterload.Apabila afterload meningkat oleh factor yang menyebabkan vasokonstriksi perifer atau peningkatan indedansi plasenta, hasil akhir kehamilan kemungkinan adalah bayi yang pertumbuhannya terbatas dengan jantung membesar. Apabila janin mendapat nutrisi atau oksigenasi yang kurang memadai selama perkembangannya, aliran darah akan dialihkan ke otak dan jantung. Penurunan aliran ke pembuluh perifer menyebabkan perkmbangan jaringan elastic menurun, yang menjadi dasar hipotesisi bahwa kekurangan gizi pada ibu selama hamil akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada janin setelah ia dewasa. Respon awal terhadap gangguan nutrisi adalah meningkatnya pertumbuhan plasenta, apabila hal ini belum memadai, aliran darah dialihkan ke otak.Dengan demikian orang dewasa yang bertubuh kecil saat lahir, tetapi dengan placenta yang relative besar, memperlihatkan peningkatan resiko mengalami hipertensi karena kekurangan pembentukan jaringan elastic di pembuluh darah mereka selama perkembangan masa janin. TENGKORAK Tengkorak terbentuk dari jaringan mesenkim di sekitar otak.Tengkorak dibentuk dri neurokranium, yang melindungi otak, viserokranium yang membentuk kerangka wajah.Tiap-tiap elemen tengkorak ini memiliki komponen membranosa dan kartilaginosa.Osifikasi (penulangan) terjadi pada komponen membranosa dan bukan kartilaginosa dan dimulai dari dasar tengkorak. Tulang kalvaria (kubah cranium) belum menyelesaikan perkembangannya saat lahir. Pada janin, tulang datar pada kalvaria disatukan oleh sutura fibrosa lunak yang terbuat dari jaringan ikat padat, yang memungkinkan adanya fleksibilitas.Kepala janin dapat berubah bentuk sesuai bentuk panggul ibu dan mengalami distorsi sewaktu melewati jalan lahir.Selama persalinan, tulang frontal menjadi gepeng, tulang oksipital tertarik keluar, dan tulang parietal bertumpang tindih.Kepala biasanya kembali ke bentuk normal beberapa hari setelah persalinan.Di tempat sutura-sutura bertemu terbentuk enam fontanel (ubun-ubun) membranosa besar.Fontanel anterior menutup sekitar 3 bulan setelah lahir dan fontanel posterior menutup setelah bayu berumur sekitar 18 bulan. Tengkorak janin relative besar dibandingkan dengan kerangka. Tengkorak bayi baru lahir memiliki tulang yang relative tipis dibandingkan tengkorak pada usia yang lebih tua. Wajah relative kecil dan memiliki bentuk bulat khas neonates karena rahang kecil. Sinus paranasal (

yang memberi bentuk wajah individual dan resonansi udara) hampir tidak ada dan tulang wajah belum berkembang. Setelah lahir, pertumbuhan otak berlangsung pesat sehingga kalvaria meningkat secara bermakna selama 2 tahun pertama.Kalvaria terus tumbuh sampai anak berusia sekitar 16 tahun, tulang tengkorak kemudian menebal.