Anda di halaman 1dari 3

1.

A) karena dilihat dari segi pengertian2 tentang Hukum Administrasi Negara yang dikatakan oleh para ahli mempunyai pengertian yang luas, banyak segi dan ragamnya, kesimpulannya bahwa hukum administrasi Negara adalah hukum mengenai pemerintah/eksekutif didalam kedudukannya, tugas2nya, fungsi dan wewenangnya sebagai administrator negara

B).

>> sumber hukum administrasi Negara

1> Sumber hukum materiil, faktor yang menentukan: Sejarah : UU dan sistem hukum yang tertulis yang berlaku pada masa lampauyang dianggap baik dan dapat dijadikan bahan untuk membuat UU (hukum positif) Sosiologis : faktor2 dalam masyarakat yang ikut menentukan materi hukum positif, antara lain: pandangan ekonomi, agama, psikologis. Fisiologis : ukuran untuk menentukan aturan itu bersifat adil atau tidak dan sejauh mana aturan itu ditaati oleh warga masyarakat atau mengapa masyarakat itu menaati aturan itu. 2> Sumber Hukum Formil a. Undang Undang Tercantum dalam UU No.10 tahun 2004, yaitu: 1) UUD Negara republic Indonesia tahun 1945 2) UU/ PP pengganti UU 3) Peraturan Pemerintah 4) Perpres 5) Perda ( perda prov, kabupaten/kota, perdes/peraturan yang setingkat) b. Kebiasaan/ praktek hukum AN Alat administrasi Negara dapat mengeluarkan kebijakan2 untuk menyelesaikan persoalan2 konkret yang terjadi diluar dari UU, serta dapat bertindak cepat menyelesaikan suatu masalah untuk kepentingan umum tanpa adanya suatu UU. c. Yurisprudensi

Keputusan hakim yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap dapat menjadi sumber hukum administrasi Negara, terutama keputusan hakim PERATUN d. Doktrin Karena pendapat dari para doktrin/ para ahli dapat melahirkan teori2 baru dalam lapangan Hukum Administrasi Negara yang dapat mendorong atau menimbulkan kaidah2 Hukum administrasi Negara. >> ruang lingkup Hukum administrasi Negara melingkupi: 1) Hukum Tata Negara -pemerntah -Peradilan -polisi -perundang undangan 2) Hukum perdata 3) hukum pidana 4) hukum administrasi Negara -hukum pemerintah -hukum peradilan(hukum acara pidana, HA perdata, H. peradilan AN) C) >> antara HTN dan HAN ada perbedaan prinsip ( HTN mengatur mengenai dasar2 daripada Negara, HAN mengenai pelaksanaan teknisnya >> menururut Romeign ) - Oppen Heim - Van Vollen Hoven - Romeign - Donner - Logemann >> antara HTN dan HAN tidak ada perbedaan prinsip, hanya pada titik berat/focus pembahasan HTN, fokusnya adalah hukum rangka dasar dari

Negara, sedangkan HAN adalah administrasi dari Negara, dengan demikian HAN merupakan hukum khusus dari HTN Kranenburg Verting Prius