Anda di halaman 1dari 1

RENUNGAN FIRMAN TUHAN

Dalam Rangka Persiapan Ulangan Semester 1 Tahun Pelajaran 2012/2013


DOA PEMBUKAAN BACAAN FIRMAN TUHAN : Yesaya 33:15 16 : Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan, dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin. RENUNGAN : Secara teori semua orang mengajarkan untuk hidup jujur, tetapi lucunya dalam banyak keadaan dunia justru cenderung menolak kejujuran. Ada seorang teman yang justru tersingkir dari jabatannya justru karena ia memilih untuk tetap jujur, ada juga seorang murid yang dibenci temannya karena menolak untuk memberikan jawaban ulangan. Demikianlah potret yang kini semakin sering kita saksikan. Kita harus pintar mengikuti arus agar bisa bertahan pada posisi dalam karir atau diterima teman, berbohong, menutupi kebenaran atau ikut melakukan perbuatan tidak jujur. Semakin lama kejujuran semakin menjadi barang langka yang meski selalu diajarkan dimana-mana tetapi pada kenyataannya semakin dipinggirkan. Alkitab mengajarkan pentingnya hidup dengan berlaku jujur dalam begitu banyak kesempatan. Imbalan yang disediakan Tuhan bagi orang jujur pun bukan main besarnya. Lihatlah FIRMAN Tuhan dalam Yesaya 33:15-16: "Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan, dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin." . Firman Tuhan ini memberikan jaminan bahwa orang yang hidup dalam kebenaran akan memperoleh dua hal penting : 1. seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu Tuhan menjanjikan penyertaanNya secara luar biasa bagi orang-orang yang mau memilih untuk hidup jujur. Mudahkah untuk itu? Jelas tidak. Tetapi meskipun sulit dan mungkin menyulitkan atau malah mendatangkan kerugian, Tuhan tidak akan pernah menutup mataNya dari usaha dan keseriusan kita, dan itu semua tetap bisa kita lakukan. Ingat baik-baik bahwa "Tuhan tidak akan pernah menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela." 2. rotinya disediakan air minumnya terjamin . Ini merupakan jaminan pencukupan secara ekonomi. Kalau dunia mengatakan jujur itu ajur tapi sebaliknya Tuhan mengatakan bahwa orang jujur mendapat jaminan pencukupan atas kebutuhan hidupnya. Ada banyak siswa yang mencontek supaya nilai baik dan nantinya mendapat pekerjaan yang baik. Tetapi sebaliknya mungkin dengan mencontek memang nilai baik tetapi tidak ada jaminan bagi masa depannya karena tidak ada jaminan dari Tuhan. Dari bacaan firman Tuhan hari ini kita ditantang untuk membuat pilihan apakah kita memilih menyelesaikan ulangan semester 1 ini dengan jujur yang berarti mendapat penyertaan dan jaminan hidup dari Tuhan ataukah kita memilih untuk menyelesaikannya dengan kecurangan. Berharap kita membuat pilihan yang tepat karena DIA adalah Allah yang sanggup dan Allah yang sanggup itu adalah Allah yang mengasihi kita. Selamat melaksanakan Ulangan semester 1 bersama Tuhan. LAGU PUJIAN : SELIDIKI AKU DOA SYAFAAT PENGUMUMAN-PENGUMUMAN DAN PEMBAGIAN KARTU