Anda di halaman 1dari 1

Manusia di persimpangan

Dia adalah manusia yang selalu bingung menentukan arah belok kanan belok kiri atau lurus saja, dia hanya tau dia harus terus berjalan tidak boleh berhenti, sampai di satu titik ketika sebuah kebuntuan menghadang.y. Dari pada memilih untuk berhenti dia memilih untuk mundur lagi ke belakang karena yg penting bagi.y adalah terus dan terus berjalan. dia adalah manusia yang selalu merasa melewati jalan yang asing, mencari entah apa, berlalri entah untuk apa, ratusan persimpangan di lewati lalu di abaikan, hingga kerinduan menjelma menjadi bayangan sepanjang jalan. Dan dia terus berjalan tanpa tahu kapan dia harus berhenti.