Anda di halaman 1dari 12

BAB 7 PARITAS SUKU BUNGA DAN ARBITRASE INTERNASIONAL

Arbitrase Internasional Arbitrasi dapat didefinisikan secara luas sebagai upaya mengambil untung dari ketidaksesuaian dalam harga-harga aktual. Arbitrasi adalah suatu tindakan yang dilakukan para pemain Valuta Asing (Arbitrageur), memanfaatkan adanya perbedaan kurs mata uang, dalam kenyataan tidak ada suatu investasi pun yang dimaksudkan untuk jangka panjang. Arbitrase tidak memerlukan investasi dana selama suatu periode tertentu dan tidak memiliki risiko apa pun. Contoh : Toko X ingin menjual suatu koin tertentu seharga $150 sedangkan toko Y bersedia membeli seharga $170, maka seseorang dapat melakukan arbitrase dengan membeli uang logam tersebut di toko X seharga $150 dan kemudian menjualnya ke toko Y dengan harga $170. Peluang terjadinya arbitrase karena kondisi permintaan di berbagai toko berbeda dimana kedua toko tersebut tidak mengetahui harga di toko lain. Tindakan arbitrase akan menyebabkan harga akan berubah. Bentuk arbitrase yang dilakukan pada valuta asing dan pasar uang internasional dapat dilakukan dalam 3 bentuk umum yaitu: 1. Arbitrase lokal (locational arbitrage) Merupakan proses pembelian mata uang di lokasi tertentu dimana harganya murah dan dengan segera menjual mata uang tersebut pada lokasi lain dengan harga yang lebih tinggi. Keuntungan locationalarbitrage tergantung dari jumlah uang yang digunakan untuk memanfaatkan perbedaan kurs nilai tukar, serta nilai perbedaan tersebut. Contoh: kurs nilai tukar Poundsterling Inggris pada Bank Mega adalah Rp.16000 per Poundsterling, sementara kurs nilai tukar di bank Permata adalah Rp.16100 per Poundsterling. Anda dapat melakukan arbitrase lokasi dengan membeli Poundsterling di Bank Mega seharga Rp. 16000 dan kemudian menjualnya di Bank Permata seharga Rp 16100 per pounsterling. Poundsterling. Keuntungan yang dapat di peroleh adalah Rp 100 per

Keuntungan ini bebas risiko karena anda mengetahui kapan harus

membeli poundsterling dan berapa jumlahnya serta berapa yang dapat dijual.

2. Arbitrase segitiga (triangular arbitrage) Arbitrase segitiga dapat digunakan bilamana transaksi mata uang dilakukan pada pasar spot untuk memanfaatkan perbedaan kurs lintas mata uang antara dua mata uang tertentu. Arbitrase segitiga tidak mengikat dana. Strategi ini juga bebas risiko, karena tidak ada ketidakpastian harga beli dan harga jual mata uang yang digunakan. Arbitrase segitiga merupakan strategi yang hanya dapat dimanfaatkan sedikit pihak karena teknologi komputer yang tersedia saat ini untuk pialang valuta asing dengan segera mendeteksi ketidakseimbangan kurs lintas nilai tukar. Contoh: jika Pound sterling Inggris berharga $1,60 sementara dollar Kanada berharga $0,80, maka nilai Pound Sterling Inggris terhadap Dollar Kanada dapat dihitung sebagai berikut: Nilai dalam satuan C$ = $ 1,60 / $ 0,80 = 2,0

3. Arbitrase perlindungan suku bunga (covered interest arbitrage) Arbitrase perlindungan suku bunga merupakan proses untuk memanfaatkan perbedaan suku bunga antara dua negara untuk melindungi dari risiko kurs nilai tukar. Arbitrase perlindungan suku bunga terbagi menjadi dua bagian : arbitrase suku bunga yang mengacu pada proses untuk memanfaatkan perbedaan suku bunga di antara dua negara; perlindungan mengacu pada lindung nilai atas risiko kurs nilai tukar. Arbitrase perlindungan suku bunga kadang diartikan bahwa dana yang digunakan untuk investasi diperoleh dari pinjaman lokal. Contoh: anda berminat untuk memanfaatkan suku bunga yang relative tinggi di Inggris dan anda memiliki dana yang tersedia untuk 90 hari. Suku bunga ini sudah pasti; anda dapat menggunakan kontrak forward penjualan Poundsterling untuk memastikan kurs saat Poundsterling ditukar menjadi dollar pada suatu waktu dimasa depan.

Perbandingan Dampak Arbitrase Ancaman dilakukan arbitrase lokasi membuat nilai tukar antar bank pada lokasi berbeda akan sama. Arbitrase segitiga mengancam memastikan bahwa kurs lintas mata uang di tetapkan dengan layak. Adanya perbedaan yang menimbulkan arbitrase karena arbitrase cenderung mendorong adanya pasar pertukaran valuta asing yan lebih teratur.

Paritas Suku Bunga Ketika kekuatan pasar memaksa perubahan suku bunga dan kurs nilai tukar sedemikian rupa sehingga arbitrase perlindungan suku bunga tidak dapat dilakukan lagi dan terjadi keseimbangan yang dinamakan paritas suku bunga (interest rate parity-IRP). Pada saat keseimbangan tersebut, kurs forward berbeda kurs spot pada jumlah tertentu yang dapat mengkompensasi perbedaan suku bunga antara dua mata uang.

Menentukan Premi Forward Premi forward dapat diukur berdasarkan perbedaan suku bunga dalam kondisi IRP. Contohnya: asumsikan bahwa peso meksiko memperlihatkan suku bunga 6 bulan sebesar 6 persen, sementara dollas AS memiliki suku bunga 6 bulan sebesar 5 persen. Dari sudut pandang investor AS Dollar AS adalah mata uang asal. Sesuai IRP premi forward Peso atas dollar AS seharusnya: P= = -0,0094 atau -0,94%

Paritas Suku Bunga: Analisis Grafik Perbedaan suku bunga dapat dibanfingkan dengan premi (diskon) forward melalui penggunaan grafik.

Grafik yang mencerminkan diskon Pada setiap situasi dimana suku bunga asing melebihi suku bunga asal, kurs forward seharusnya memiliki diskon kira-kira sebesar perbedaan tersebut. Jika suku bunga asing melebihi suku bunga asal sebesar 1% maka kurs forward seharusnya memiliki diskon sebesar 1%.

Grafik yang mencerminkan premi Pada setiap situasi dimana suku bunga asing melebihi suku bunga asal, kurs forward seharusnya memiliki premi sebesar perbedaan tersebut. Jika suku bunga asing melebihi suku bunga asal sebesar 1% maka kurs forward seharusnya memiliki premi sebesar 1%.

Interpretasi Paritas Suku Bunga Interpretasi Paritas Suku Bunga harus dilakukan secara hati-hati. Paritas suku bunga tidak menyatakan bahwa investor dari negara berbeda akan mendapatkan pengembalian yang sama. Hukum ini hanya membandingkan investasi asing dengan investasi domestik atas paritas berbasis bunga yang dilakukan seorang investor tertentu. Contoh: diasumsikan suku bunga di AS adalah 10%, sementara suku bunga di Inggris adalah 14%. Investor AS akan memperoleh hasil sebesar 10% dari investasi domestic dan mencoba menggunakan arbitrase perlindungan suku bunga. Jika investor AS tersebut berusaha

melakukan arbitrase perlindungan suku bunga dalam kondisi IRP, maka hasilnya adalah pengembalian sebesar 10% sama seperti yang diperoleh di AS. Jika investor Inggris

berupaya menggunakan arbitrase perlindungan suku bunga dalam kondisi IRP maka hasilnya adalah 14% sama seperti yang diperoleh di Inggris.

Apakah Paritas Suku Bunga Berlaku? Untuk menentukan secara tepat apakah IRP berlaku, perlu membandingkan kuotasi kurs forward dan kuotasi suku bunga pada suatu waktu tertentu. Jika kuotasi kurs forward dan suku bunga berasal dari waktu yang berbeda, hasilnya bisa mengalami distorsi. Karena terbatasnya data, sulit untuk mendapatkan kuotasi yang mencerminkan waktu yang sama. Konsekuensinya, pengujian IRP bisa mengandung sejumlah kesalahan.

Pertimbangan-Pertimbangan Pada Saat Menilai Paritas Suku Bunga Jika IRP tidak eksis, belum tentu covered interest arbitrage cukup berharga untuk dilakukan. Hal ini disebabkan adanya biaya-biaya potensial yang muncul jika berinvestasi di dalam negeri. Biaya-biaya tersebut meliputi : 1. 2. 3. Biaya transaksi Kebijakan restriksi valuta (Pembatasan Pertukaran Valuta) Undang-undang pajak

BAB 8 HUBUNGAN ANTARA NILAI TUKAR, INFLASI, DAN SUKU BUNGA

Paritas Daya Beli Salah satu teori terkenal dan controversial dalam keuangan internasional adalah teori paritas daya beli (purchasing power parity-PPP), yang berupaya untuk melihat hubungan antara inflasi dengan nilai tukar secara kuantitatif.

Interpretasi Paritas Daya Beli Terdapat dua bentuk yang popular antara lain: 1) Bentuk Absolut PPP, dibentuk berdasarkan asumsi bahwa tanpa adanya hambatan internasional, pelanggan akan mengubah permintaan mereka ke tempat dimana harga lebih rendah. Bentuk ini menyatakan bahwa harga dari sejumlah produk yang sama pada dua Negara yang berbeda seharusnya setara jika diukur dalam mata uang yang sama. Contoh : Jika sejumlah produk yang sama diproduksi oleh AS dan Inggris dan harga di Inggris lebih rendah jika diukur pada mata uang yang sama, maka permintaan produk tersebut di Inggris akan meningkat dan permintaan di AS akan turun. 2) Bentuk Relatif PPP, mempertimbangkan kemungkinan pasar yang tidak sempurna seperti: biaya transportasi, bea masuk dan kuota. Versi ini menyatakan bahwa karena adanya ketidaksempurnaan pasar, harga vsejumlah produk pada Negara yang berbeda tidak selalu sama jika diukur menggunakan mata uang yang sama.

Latar Belakang Teori Paritas Daya Beli Jika dua Negara menghasilkan produk yang merupakan subsitusi satu sma lain, permintaan produk tersebut akan berubah saat terjadi perbedaan tingkat inflasi. Pada contoh sebelumnya inflasi AS yang relative tinggi menyebabkan konsumen AS meningkatkan impor dari Inggris, sebaliknya konsumen Inggris menurunkan permintaan untuk barang AS. Kekuatan tersebut mendorong kenaikan nilai Poundsterling Inggris.

Turunan Paritas Daya Beli Asumsikan bahwa indeks harga pada Negara asal (h) daan Negara asing (f) adalah setara. Karena inflasi, indeks harga barang Negara asal konsumen (Ph) adalah : Ph(I+Ih)

Kelemahan Uji PPP Kelemahan dalam pengujian teori PPP adalah bahwa hasilnya berbeda tergantung dari periode dasar yang digunakan. Misalnya, jika periode yang digunakan adalah tahun 1978 maka sebagian besar periode berikutnya memperlihatkan penilaian dolar yang terlalu tinggi; sebaliknya jika menggunakan tahun dasar tahun 1984 maka akan memperlihatkan penilaian dolar yang terlalu rendah. Paritas daya beli tidak terjadi karena paritas daya beli tidak terjadi secara konsisten karena adanya pengaruh hal lain dank arena tersedia barang subsitusi untuk beberapa barang yang diperdagangkan.

Paritas Daya Beli dalam jangka panjang Paritas daya beli dapat diuji pada jangka panjang dengan menilai kurs riil diantara dua mata uang sepanjang waktu. Kurs riil merupakan kurs nilai tukar actual setelah disesuaikan dengan dampak inflasi pada dua Negara bersangkutan. Dengan cara ini, nilai tukar merupakan ukuran daya beli. Jika kurs ril mendekati tingkat rata-rata tertentu seiring waktu, maka dapat

dianggap nilai ini akan konstan pada jangka panjang, dan penyimpangan dari rata-rata berlangsung sementara waktu.

Dampak Fisher International Teori ini menggunakan tingkat suku bunga sebagai pengganti perbedaan inflasi, untuk menjelaskan mengapa kurs berubah sepanjang waktu. Menurut dampak Fisher, tingkat suku bunga bebas resiko nominal mencakup tingkat pengembalian riil dan taksiran inflasi.

Kaitan dengan Paritas Daya Beli Teori PPP menyatakan bahwa pergerakan nilai tukar disebabkan oleh perbedaan tingkat inflasi. Jika suku bunga riil antarnegara sama, maka perbedaan suku bunga nominal

diakibatkan oleh perbedaan taksiran inflasi. Teori IFE menyatakan bahwa matauang asing dengan suku bunga yang relative tinggi akan terdepresiasi karena suku bunga nominal yang tinggi mencerminkan taksiran inflasi.

Aplikasi IFE bagi Investor Asing Aplikasi IFE bagi investor asing yang berupaya memanfaatkan suku bunga AS yang relative tinggi akan sama. Investor asing akan terkena dampak negatif dari tingkat inflasi AS yang relative lebih tinggi jika mereka berusaha memanfaatkan suku bunga AS yang relative tinggi.

Turunan Dampak Fisher International Hubungan yang tepat antara perbedaan suku bunga diantara dua Negara dan taksiran perubahan nilai kurs menurut IFE dapat diturunkan sebagai berikut. Pertama, pengembalian aktul bagi para investor yang melakukan investasi pada sekuritas pasar uang di Negara asal mereka adalah berupa suku bunga yang ditawarkan deposito tersebut. Namun, pengembalian actual bagi investor yang melakukan investasi pada sekuritas pasar uang asing tergantung dari suku bunga asing (if) serta persentase perubahan nilai mata uang asing (ef) yang digunakan pada sekuritas tersebut. r=(1+if)(1+ef)-1

Perbandingan Teori IRP, PPP, dan IFE Meskipun ketiga teori tersebut terkait dengan penentuan kurs, mereka memiliki implikasi yang berbeda. Teori IRP membahas mengapa kurs forward berbeda dengan kurs spot dan tingkat perbedaan yang seharusnya terjadi. Teori ini digunakan pada suatu titik tertentu. Sebaliknya, teori PPP dan IFE membahas bagaimana kurs spot mata uang berubah sepanjang waktu. Jika teori PPP menyatakan bahwa kurs spot akan berubah sesuai dengan perbedaan inflasi, maka teori IFE menyatakan bahwa kurs spot akan berubah sesuai dengan perbedaan suku bunga. Meskipun begitu, PPP terkait dengan IFE karena taksiran perbedaan inflasi mempengaruhi perbedaan suku bunga nominal antara dua Negara.

Negara dengan inflasi tinggi cenderung memiliki suku bunga tinggi (karena dampak fisher). Mata uang Negara tersebut cenderung melemah sepanjang waktu (karena PPP dan IFE), serta kurs forward atas mata uangnya biasanya memiliki diskon yang tinggi (karena IRP).

Jawaban Soal Latihan Bab. 7 14. Arbitrase Perlindungan Suku Bunga Beal Bank Kurs beli dolar Selandia Baru Kurs jual dolar Selandia Baru $0,401 $0,404 Yardley Bank $0,398 $0,400

Dari informasi tersebut maka dapat dilakukan arbitrase lokasi. sebesar $1.000.000, tahap untuk melakukan arbitrase adalah:

Apabila memiliki dana

Anda dapat membeli dolar Selandia Baru di Yardley Bank dengan kurs jual $0,40 dan kemudian menjual dolar Selandia Baru tersebut ke Beal Bank dengan kurs beli $0,401. Maka jumlah dana $1.000.000 akan dikonversikan menjadi NZ $2.500.000 ($1.000.000/$0,400 per dolar Selandia Baru) pada Yardley Bank dan kemudian NZ $2.500.000 akan dijual seharga $0,401 di Beal Bank dan memperoleh hasil $1.002.500 sehingga keuntungan yang diperoleh dari arbitrase lokasi adalah $2.500.

16. Arbitrase Perlindungan Suku Bunga Kurs spot peso Meksiko Kurs Forward peso Meksiko berjangka 180 hari Suku bunga di Meksiko untuk 180 hari Suku bunga AS untuk 180 hari = $0,100 = $0,098 = 6% = 5%

Asumsikan bahwa dana yang dimiliki adalah $10.000 maka: Pada hari pertama, $10.000 di tukar menjadi 100.000 Peso Meksiko

($10.000/$0,100) Pada hari pertama, jual kontrak forward berjangka 180 hari atas 105.000 Perso Meksiko (100.000+( 100.000*5%)). saat deposito jatuh tempo, anda akan

memperoleh 105.000 Peso Meksiko (termasuk bunga) Setelah 180 hari saat deposito jatuh tempo, anda dapat memenuhi kontrak forward dengan mengkonversi 105.000 Peso Meksiko yang diperoleh menjadi $10.290 (berdasarkan kurs kontrak forward sebesar $0,098 per peso meksiko) Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa investor meksiko akan mendapatkan keuntungan dari strategi arbitrase perlindungan suku bunga sebesar $290.

17. Arbitrase Perlindungan Suku Bunga

Kurs spot dolar Kanada Kurs forward dolar Kanada Suku bunga Kanada untuk 90 hari Suku bunga AS untuk 90 hari

= $0,80 = $0,79 = 4% = 2.5%

Asumsikan bahwa investor berinvestasi sebesar $1.000.000 maka hasil yang diperoleh investor AS yang melakukan arbitrase perlindungan suku bunga adalah: a) Tukar $1.000.000 menjadi dolar Kanada $1.000.000/$0,80 = 1.250.000 dolar Kanada b) Dolar Kanada yang akan diperoleh setelah 90 hari dengan bunga 4% 1.250.000+(1.250.000*4%) = 1.300.000 dolar Kanada c) Kemudia menukar kembali dolar Kanada menjadi dolar setelah 90 hari (dengan kurs forward sebesar $0,79) 1.300.000 $0,79 = $1.027.000 d) Hasil yang diperoleh dari arbitrase perlindungan suku bunga: ($1.027.000 - $1.000.000)/ $1.000.000 = 0,027 atau 2,7%

18. Arbitrase Perlindungan Suku Bunga Dua Arah Diasumsikan bahwa suku bunga AS untuk satu tahun saat ini adalah 10 persen dan suku bunga satu tahun Kanada adalah 11 persen maka premi forward Kanada atas AS adalah P= = - 0,0091 atau 0,91 Hal ini berarti, investor AS akan menerima dolar sebesar 0,91% lebih kecil saat menjual dolar Kanada untuk satu tahun yang akan datang dibandingkan dengan dolar yang ditukarkan untuk dolar Kanada pada hari ini berdasarkan kurs spot. Apabila kurs spot kanada $0,80, diskon forward sebesar 0,91 persen, maka kurs forward untuk satu tahun yang akan datang: F = S(1+p) = $0,80(1-0,0091) = $ 0,79 Asumsikan investor AS melakukan arbitrase perlindungan suku bunga dengan dana sebesar $10.000 maka

a) Tukar $100.000 menjadi dolar Kanada $100.000/$0,80 = 12.500 dolar Kanada b) Dolar Kanada yang akan diperoleh setelah satu tahun dengan bunga 10% 12500+(12.500*10%) = 13.750 dolar Kanada c) Kemudian menukar kembali dolar Kanada menjadi dolar setelah satu tahun (dengan kurs forward sebesar $0,79) 13.750 $0,79 = $10.862,5 d) Hasil yang diperoleh dari arbitrase perlindungan suku bunga: ($10.862,5 - $10.000)/ $10.000 = 0,086 atau 8,6%

Jawaban Soal Latihan Bab. 8

11. Menggabungkan IRP dan IFE AS Tingkat Suku bunga nominal Taksiran Inflasi Kurs Spot Kurs forward satu tahun 4% 2% EROPA 6% 5% $1,13 $1,10

a) Dari informasi tersebut IRP akan berlaku karena kurs forward dan kurs spot berbeda pada jumlah tertentu yang dapat mengkompensasi perbedaan suku bunga antar dua mata uang. b) Taksiran kurs spot euro dalam satu tahun menurut PPP yaitu p= = -0,029 S= = = $1,13 c) Taksiran kurs spot euro dalam satu tahun menurut IFE yaitu p= = -0,019 S= = = $1,12

12. IRP. Suku bunga bebas resiko berjangka satu tahun di Meksiko adalah 10 persen. Suku bunga bebas resiko berjangka satu tahun di AS adalah 2 persen. Asumsikan terjadi paritas suku bunga. Kurs spot peso Meksiko adalah $0,14 a. Premi kurs forward: p= = -0,073 atau -7,3% b. Kurs forward satu tahun atas peso yaitu F = S (1+p) = $0,14 (1 0,073) = S 0,13 c. Taksiran perubahan kurs spot dalam 1 tahun menurut dampak fisher internasional

ef =
= 1,078 = 0,078 atau 7,8% d. Kurs spot satu tahun mendatang menurut IFE yaitu S= = = $ 0,12

13. Menurut saya, tingkat pengembalian investasi Ed bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah dengan tingkat pengembalian investasi Maria. Apabila Ed membeli peso Meksiko pada hari ini dengan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat ini selama jangka waktu tertentu, kemudian menjual peso Meksiko setelah jatuh tempo dengan kurs yang berlaku pada saat deposito jatuh tempo yang kemungkinan kurs nya lebih tinggi atau lebih rendah saat pembelian peso Meksiko. Bila kurs setelah jatuh tempo lebih rendah dari awal pembelian peso Meksiko, maka Ed akan mengalami kerugian sehingga Ed tidak mendapatkan pengembalian investasinya. Sedangkan pada investasi Maria, kurs

forwardnya sudah ditentukan dari awal dengan suku bunga yang berlaku pada saat itu,sehingga apapun yang terjadi dengan kondisi ekonomi Meksiko dia tetap mendapatkan kurs yang telah ditetapkan (resiko lebih kecil) / hedging.

TUGAS RESUME DAN SOAL LATIHAN BAB 7 & 8 MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL

oleh:

RICKY JOHNSON HUTABARAT 100521159

DEPARTEMEN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2012