Anda di halaman 1dari 35

PENGEMBANGAN PRODUK

Oleh Harry S.Dachlan

harrysd@brawijaya.ac.id

PENGANTAR
Pengembangan produk berperan penting dalam menjamin eksistensi suatu perusahaan Pengembangan produk merupakan titik awal dari kegiatan produksi Dlp. pengembangan produk merupakan pengejawantahan dari suatu peluang usaha (business opportunity)
harrysd@brawijaya.ac.id 2

Perkembangan industri ditandai dengan perubahan-perubahan yang sangat cepat dan terus menerus Implikasi dari kecenderungan di atas: - masyarakat/ konsumen memiliki pilihan lebih banyak - perush industri sbg produsen didorong mengikuti arah kebutuhan masy dg memanfaatkan kesempatan yg tersedia dan melihat kemungkinan teknologi yg dimilikinya
harrysd@brawijaya.ac.id 3

Akibatnya tumbuh kesadaran baru dlm dunia usaha yg lebih berwawasan teknologi Dalam banyak sektor usaha, perush dpt menggunakan teknologi yg dimilikinya sbg faktor penentu keberhasilan usahanya (competitive tool) Pengembgn produk sbg suatu proses, bukan suatu kegiatan berdiri sdiri dan bersifat rutin mekanistik, tapi merupakan kegiatan yg mencakup berbgi fungsi yg ada dlm perush dan memerlukan pola pikir kreatif dan inovatif dari sgnp pelksananya
harrysd@brawijaya.ac.id 4

Pengembangan produk merupakan suatu proyek, suatu kegiatan yang mempunyai batas waktu Sbg proyek kegiatan ini tergantung pada 3 aspek,yaitu: - kualitas produk yg dihasilkan - ketepatan waktu - biaya
harrysd@brawijaya.ac.id 5

DUA HAL POKOK YANG HARUS DIPERHATIKAN


KEMAMPUAN TEKNOLOGIS peluang yg terbuka bagi perush dlm memanfaatkan keunggulan teknologi yg dimilikinya KEMAMPUAN MANAJERIAL menunjukkan tingkat unjuk kerja manajemen dlm menetapkan tujuan, merencanakan, melakukan pengelolaan sbr daya yg dimiliki, dan melakukan pengendalian
harrysd@brawijaya.ac.id 6

secara efektif dan efisien Pengertian lain pengembangan produk selalu dikaitkan dengan nilai guna dari suatu penemuan baru Dlp. selalu dikaitkan dengan industrialisasi dan komersialisasi hasil pengembangan tsb. Produk mencakup barang dan jasa

harrysd@brawijaya.ac.id

DIMENSI STRATEGIS TEKNOLOGI


TEKNOLOGI SEBAGAI DETERMINAN PERSAINGAN USAHA
Kesadaran ttg dampak teknologi dalam menentukan peran strategis usaha belum diterima secara luas, walaupun beberapa industri telah dikenal sebagai industri padat teknologi (kimia, elektronika, pswt terbang, dll) Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi munculnya teknologi baru bisa mengakibatkan kehilangan pasaran produknya
harrysd@brawijaya.ac.id 8

Suatu ilustrasi: Th. 60-an IBM memanfaatkan peran strategis teknologi dlm mengembangkan usahanya, yaitu dg mulai memasarkan sistem 360. Pengenalan sistem 360 ini menyebabkan bbrp jenis produk yg lain menjadi kadaluwarsa, tetapi dg strategi ini telah memungkinkan IBM mempertahankan kedudukannya sbg perusahaan terkemuka dlm industri komputer
harrysd@brawijaya.ac.id 9

Persaingan dunia usaha yg ketat telah menumbuhkan sikap dan pola pikir baru yang lebih berwawasan teknologi Berkaitan dengan hal di atas, kegiatan litbang (R & D) dibanyak industri telah mendapatkan prioritas yang tinggi
harrysd@brawijaya.ac.id 10

KARAKTERISTIK DINAMIKA TEKNOLOGI


Untuk dpt memantapkan posisi bersaing usahanya, perusahaan perlu mengkaji karakteristik teknologi yg dimilikinya, serta memproyeksikan kemungkinan pengaruhnya thd daur hidup produk Daur hidup produk menggambarkan pola permintaan (demand) terhadap produk sebagai fungsi waktu
harrysd@brawijaya.ac.id 11

Daur hidup produk (product life cycle)


E Permintaan terhadap produk G1 G2 M D

Waktu
harrysd@brawijaya.ac.id 12

Keterangan: E = tahap pengenalan produk G1 = tahap pertumbuhan permintaan dengan percepatan G2 = tahap pertumbuhan stabil M = tahap puncak D = tahap kemunduran

harrysd@brawijaya.ac.id

13

5 TAHAP DAUR HIDUP PRODUK


1. Tahap pengenalan produk di pasaran (emergence stage): dalam tahap ini laju per tumbuhan permintaan masih lambat 2. Tahap pertumbuhan permintaan dg percepatan (accelerating growth stage): permintaan thd produk meningkat dg laju pertumbuhan yg semakin tinggi
harrysd@brawijaya.ac.id 14

3. Tahap pertumbuhan stabil: tingkat permintaan thd produk mash terus meningkat tetapi dg laju pertumbuhan yg semakin menurun 4. Tahap puncak (maturity stage): dlm tahap ini tingkat permintaan mencapai tingkat maksimum 5. Tahap kemunduran permintaan (declining stage): dlm tahap ini permintaan thd produk semakin menurun
harrysd@brawijaya.ac.id 15

PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP DAUR HIDUP PRODUK


Karakteristik teknologi dapat dikelompokkan atas: 1. Teknologi yang stabil (stable technology) 2. Teknologi yang subur (fertile technology) 3. Teknologi yang sangat dinamis (turbulent technology)
harrysd@brawijaya.ac.id 16

Teknologi yang stabil


E Permintaan terhadap produk Teknologi Permintaan G1 G2 M D

Produk p1

Waktu
harrysd@brawijaya.ac.id 17

Teknologi stabil biasanya berumur panjang Produk dengan teknologi ini belum mengalami perubahan yang mendasar Pada thp G1 produk-produk yang ditawarkan perusahaan pesaing tidak mengalami perubahan, sehingga harga dan mutu produk menjadi faktor kunci persaingan usaha Pada thp G2, persaingan terletak pada bentuk dan rancang bangun produk, sedangkan teknologi yg digunakan masih tetap Akibatnya performansi produk tidak banyak mengalami peningkatan Contoh: industri otomotif
harrysd@brawijaya.ac.id 18

Teknologi yang subur


E Permintaan terhadap produk p4 p3 p2 G1 G2 M D

Permintaan Teknologi

p1

Waktu
harrysd@brawijaya.ac.id 19

Keberhasilan usaha lebih ditentukan oleh kegiatan pengembangan produk Produk baru dg performansi yg lebih baik akan menguasai pasar Keunggulan suatu perush di sektor ini tdk berlangsung lama krn perush pesaing akan selalu berusaha mengembangkan dan menciptakan produk baru yg lebih unggul dari produk sebelumnya Contoh: industri farmasi, pengolahan data
harrysd@brawijaya.ac.id

20

Umur produk dari jenis teknologi ini berumur relatif pendek, tetapi teknologi dasar yg digunakan tetap dan berumur panjang Karena teknologinya memungkinkan memunculkan produk-produk baru, maka perusahaan di sektor ini dituntut untuk selalu berinovasi Pada thp G1 dan G2 ditandai dg tingkat keuntungan yg rendah bahkan merugi
harrysd@brawijaya.ac.id 21

Teknologi yang sangat dinamis


E Permintaan terhadap produk T2 Teknologi T1 Permintaan T3 G1 G2 M D

Waktu
harrysd@brawijaya.ac.id 22

Selain terjadi pengembangan produk baru, teknologi dasar yg digunakan juga mengalami perubahan Contoh: industri elektronika, terjadi perubahan teknologi dari vacuum tube transistor - IC

harrysd@brawijaya.ac.id

23

KESIMPULAN
TEKNOLOGI YG STABIL DAPAT BERUBAH MENJADI TEKNOLOGI SUBUR, TERUTAMA PADA TAHAP PUNCAK (M) SETIAP TEKNOLOGI YANG STABIL DAPAT BERALIH SECARA DRASTIS MENJADI TEKNOLOGI YANG SANGAT DINAMIS, DAPAT TERJADI PADA SETIAP TAHAP DAUR HIDUP
harrysd@brawijaya.ac.id 24

Peran Litbang dan Fungsi yang lain


Tahap permintaan Teknologi Fungsi kritis E G1 G2 M D Pimpn Produksi Pemsrn Pimpin Pimpinn Perush & Perush& perush Litbang Litbang Inovasi Perbaikn Pengemb Inovasi Proses produk Pimpn Perush Litbang+Prod+Pemsrn Perbaikan proses Pengemb produk Pimpn Perush Litbang+Prod+Pemsrn Teknologi Substitusi Litbang Inovasi

Stabil

Peran Litbang Fungsi kritis Peran Litbang

Subur

Litbang Inovasi

Sangat dinamis

Fungsi kritis Peran Litbang

Litbang
Inovasi

Litbang
Inovasi
25

Perbaikan proses Pengemb produk harrysd@brawijaya.ac.id

Inovasi Produk Sebagai Satu Proses Satu Dimensi

- Sumber kebutuhan Konversi

- Produk Pemuasan kebutuhan

- Informasi

- Informasi

MODEL I

harrysd@brawijaya.ac.id

26

Model di atas menggambarkan pemenuhan kebutuhan melalui konversi sumber menjadi produk Sumber yang diperlukan: tenaga kerja, peralatan, bahan baku dan modal Jasa pihak luar yang mungkin diperlukan: konsultan, penelitian laboratorium, dsb. Masukan informasi mencerminkan gambaran kebutuhan konsumen dan kesempatan teknologi Keluaran informasi merupakan hasil rancang bangun dan penggunaan produk
harrysd@brawijaya.ac.id 27

Inovasi Produk Sebagai Suatu Proses Dengan Tiga Dimensi


Proses Pengendalian
Kebutuhan bertindak Strategi & Kebijaksanaan Tindakan

Transformasi

Proses Pengorganisasian MODEL II


harrysd@brawijaya.ac.id 28

Selain proses transformasi, inovasi produk juga terkait dengan proses pengendalian dan pengorganisasian (Model II) Jadi inovasi produk sebagai suatu proses dengan tiga dimensi Proses inovasi produk ditentukan oleh strategi dan kebijaksanaan perusahaan yang memberikan arah pada kegiatan yang akan dilakukan
harrysd@brawijaya.ac.id 29

Proses Inovasi Dalam Pengembangan Produk dibagi atas 4 tahap


Tahap pertumbuhan ide Tahap pemanfaatan ide Tahap persiapan Tahap implementasi
harrysd@brawijaya.ac.id 30

Tahap Pertumbuhan Ide


1. 2. 3. 4.

Identifikasi kebutuhan Identifikasi teknologi Studi pendahuluan Perumusan usulan proyek (project proposal)

harrysd@brawijaya.ac.id

31

Tahap Pemanfaatan Ide


1.

2. 3. 4. 5. 6.

Analisis proyek awal (preliminary project analysis) Riset pasar Estimasi ongkos Rancang bangun Evaluasi rancang bangun Kalkulasi rancang bangun
harrysd@brawijaya.ac.id 32

Tahap Persiapan
1. 2. 3. 4.

Pengujian kualitas Persiapan produksi Persiapan pemasaran Pengujian pemasaran

harrysd@brawijaya.ac.id

33

Tahap Implementasi
Merupakan awal dari pemasaran produk Proses ini berlanjut terus sejalan dengan daur hidup produk

harrysd@brawijaya.ac.id

34

PENUTUP
Kegagalan dari suatu proses inovasi dapat terjadi pada setiap tahap, sehingga proyek terpaksa harus dihentikan Pengulangan dari tahap yang telah dilakukan sebelumnya juga dapat terjadi jika ternyata ditemukan kekurangan-kekurangan yang sebelumnya belum terlihat
harrysd@brawijaya.ac.id 35